BANJARBARU – Capaian vaksinasi kota Banjarbaru secara umum sudah melebihi target Nasional. Meski begitu vaksinasi lansia di kota ini masih berada di bawah 60 persen.
Agar penyebaran vaksin dapat merata, Pemko Banjarbaru memiliki beberapa program untuk dapat melakukan sasaran vaksin terutama kepada warga lansia.
Salah satunya dengan sistem “Jemput Bola” atau dengan mendatangi langsung ke tempat warga yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Guntung Manggis pada Kamis (30/12) pagi, tepatnya di Jalan Guntung Manggis RT 19, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
“Sesuai dengan arahan pemerintah, kita sudah melakukan ini sejak beberapa minggu terakhir, sasaran utamanya kepada lansia. Jadi setelah dari sini kita akan langsung melakukan vaksinasi juga di RT 39,” ungkap Koordinator Imunisasi Puskesmas Guntung Manggis, Norhidayah, kepada Abdi Persada FM di sela kegiatan.
Norhidayah mengaku, terdapat 14 orang lansia yang turut berpatisipasi untuk mendapatkan dosis vaksin pertamanya.
“Kalau dihitung secara keseluruhan, dari anak hingga lansia, kita sudah menyuntikkan 103 vaksin jenis Sinovac, dan 12 vaksin jenis Pfizer untuk yang ingin mendapatkan dosis kedua,” bebernya.
Sementara itu Ketua RT setempat, Abdullah, tidak menyangka dengan antusiasi warganya yang sangat tinggi untuk mendapatkan vaksin ini.
Ketua RT 19, Abdullah
“Awalnya saya memperkirakan hanya akan ada kurang lebih 50 orang yang akan mengikuti vaksinasi ini. Namun sejak pagi hingge menjelang siang, nomor antriannya sudah seratus lebih,” ucapnya.
Selain penyuntikkan vaksin, dalam kegiatan ini juga dilakukan pengecekan kesehatan dan pemberian obat gratis kepada warga. (TR21-01/RDM/RH)
BANJARBARU – Al-Qur’an dengan terjemahan Bahasa Banjar akan menjadi salah satu souvenir pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tahun 2022 mendatang. Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalsel juga akan menyematkan Kitab Sabilal Muhtadin sebagai souvenir, yang rencananya akan dibagikan kepada tamu-tamu undangan VIP pada perhelatan MTQ nanti.
Demikian disampaikan Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Selatan Mustajab kepada Abdi Persada FM belum lama tadi. Mustajab menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menyiapkan souvernir- souvenir Khas banua untuk para peserta dan pendamping MTQ Nasional tahun 2022 mendatang.
“Rencananya Al-Qur’an dengan terjemahan bahasa banjar dan Kitab Sabilal Muhtadin akan dibagikan kepada para tamu VIP,” ungkap Mustajab.
Mustajab menambahkan, souvenir-souvenir yang merupakan khas di banua ini dan sudah sangat langka beredar di pasaran. Sehingga sangat dianjurkan dijadikan sebagai cinderamata. Pada pelaksanaan MTQ Nasional tahun 2022 nantinya, pihaknya juga akan mengupayakan souvenir yang dibagikan kepada seluruh tamu undangan merupakan produk khas UMKM Banua.
“Selain tas purun khas Kota Banjarbaru, salah satu souvenir khas banua yang direncanakan, yakni makanan rabuk haruan yang dibagikan kepada seluruh para tamu undangan,” ungkap Mustajab.
Mustajab melanjutkan, selain souvenir – souvenir khas Banua yang masih dalam tahap perencanaan, pihaknya akan menetukan logo MTQ Nasional tahun 2022 mendatang. Pemilihan logo akan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dari para juara 1, 2, dan 3 dari sayembara pembuatan logo MTQ Nasional tahun 2022.
“Dari sayembara tersebut, kami akan segera menentukan juara 1, 2, dan 3 sayembara logo untuk diserahkan kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, agar beliau dapat memilih dan menentukan logo mana yang akan dipakai pada ajang MTQ Nasional 2022 mendatang,” tutup Mustajab. (MRF/RDM/APR)
Banjarbaru – Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar seminar Sungai Martapura Bungas di salah satu hotel berbintang, kota Banjarbaru, Kamis (23/12).
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengungkapkan, pengelolaan sungai menjadi hal penting sebagai salah satu antisipasi terhadap ancaman banjir di musim hujan.
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat memberikan sambutan dalam seminar Martapura Bungas
“Apabila kita ingin mengantisipasi musibah seperti banjir di musim hujan, maka harus dilaksanakan antisipasi di musim kemarau, begitupun sebaliknya,” ucapnya.
Paman Birin (sapaan akrabnya) berharap, seminar ini dapat menghasilkan Rencana Tindak Lanjut untuk tata kelola sungai di provinsi ini.
“Meskipun beberapa sungai sudah dimanfaatkan sebagai objek wisata, namun hal tersebut perlu lebih ditingkatkan melalui program ini,” ucapnya.
Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, saat menandatangani perjanjian program Sungai martapura Bungas
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, mengatakan, pogram sungai martapura Bungas sangat penting dalam menjaga kesadaran masyarakat untuk kelestarian sungai.
“Jadi, masyarakat harus bisa berkolaborasi untuk mewujudkan Kalsel yang lebih baik, unggul, dan sejahtera,” ucap Hanifah.
Hanifah menjelaskan, pihaknya terus melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai dan mengurangi penggunaan jamban apung.
“Maka dari itu, DLH Kabupaten Kota untuk bisa berkolaborasi dalam penghapusan jamban apung,” pungkasnya. (TR21-01/RDM/APR)
BANJARBARU – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin, menggelar kembali Serbuan Vaksinasi Maritim COVID-19 secara massal di area Pasar Pondok Mangga , Kecamatan Banjarbaru Utara Kota Banjarbaru, Kamis (23/12). Vaksinasi massal ini diperuntukkan bagi warga sekitar dan masyarakat Kota Banjarbaru yang belum menerima vaksin COVID-19 dosis pertama dan dosis kedua.
Dalam serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL – LANAL Banjarmasin menyediakan Vaksin jenis Sinovac yang sudah terbukti efektif digunakan, serta melibatkan 13 Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Balai Pengobatan (BP) LANAL Banjarmasin.
Saat meninjau vaksinasi maritim, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan, Vaksinasi massal ini bertujuan untuk mempercepat pemerataan Herd Immunity dilapisan masyarakat, hal ini akan dilakukan secara terus menerus sampai Pandemi COVID-19 dinyatakan tuntas dan berakhir.
“Sudah nampak terlihat rasa kekhawatiran masyarakat ataupun ragu – ragu dalam menerima suntikan Vaksinasi sudah tidak ada lagi, karena terbukti masih banyak warga yang antusias untuk mendapatkan Vaksinasi,” ungkap Herbiyantoko.
Ia menambahkan, Kegiatan vaksinasi maritim ini akan dilakukan kembali ditempat lain, dalam rangka mendukung dan mensukseskan program pemerintah untuk menghentikan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, supaya tercipta lingkungan yang sehat serta masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.
“Para warga diimbau, agar tetap menjaga kesehatan dan disilplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, dikarenakan meskipun penderita covid-19 sudah menurun drastis, namun pandemi ini belumlah berakhir,” tutup Herbiyantoko.
Untuk diketahui, vaksinasi maritim yang ke 65 kali ini, Lanal Banjarmasin telah berhasil memvaksin sebanyak 20.240 masyarakat Kalsel. Adapun warga yang bervaksin pada vaksinasi maritim ke 65 kali ini berjumlah 89 warga. (TNI AL – LANAL BANJARMASIN-MRF/RDM/APR)
Banjarbaru – Vaksinasi bergerak yang terus digelorakan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor untuk target 70 persen capaian vaksinasi warga Banua hingga akhir tahun ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.
Hal ini terbukti dengan dilaksanakannya vaksinasi COVID-19 di MAN 1 Banjarmasin yang difasilitasi Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Kamis (23/12).
Sebanyak 200 dosis vaksin pertama dengan jenis Sinovac dan Astrazeneca disediakan dalam kegiatan ini.
“Sasaran kita murid MAN 1 Banjarmasin. Tetapi ternyata juga ada pihak keluarga guru dan masyarakat sekitar sekolah yang turut serta,” terang Kasubbag Analisis Ekonomi Makro, Said Zulkifli Riva’i melalui sambungan telepon.
Ia berujar, vaksinasi bergerak dengan mengambil tema “Bersama mewujudkan masyarakat Kalimantan Selatan yang sehat dan produktif” ini semata-mata mendukung upaya percepatan vaksinasi sesuai dengan instruksi pimpinan daerah.
“Paman Birin selaku kepala daerah sudah memberikan instruksi dan target masing-masing SKPD terkait percepatan vaksinasi. Tentu kami dari Biro Perekenomian sangat mendukung penuh upaya ini,” ujarnya.
Dari total kuota sebanyak 200 dosis yang disediakan kali ini lanjutnya, telah terpenuhi karena berdasarkan data ada sekitar 237 siswa yang masih belum mendapatkan vaksin.
Selain memberikan fasilitas pelayanan vaksin, Biro Perekonomian juga menyediakan bingkisan bagi peserta vaksin.
“Kita juga sediakan link twibbone berupa ucapan kepada Paman Birin karena telah divaksin. Kita harapkan ini menjadi promosi yang efektif di media sosial,” harapnya.
Adapun tim medis dalam pelaksanaan ini tutur Zulkifli, berasal dari Polda Kalsel yang merupakan tindak-lanjut permintaan Biro Perekonomian kepada Dinas Kesehatan Kalsel. (ASC/RDM/APR)
BANJARBARU – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarbaru bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalsel membuka posko layanan vaksinasi gratis di halaman gerai Samsat Corner hingga 31 Desember mendatang.
Layanan yang juga didukung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, ini tak jauh dari pusat perbelanjaan terbesar yang berlokasi di Kota Banjarbaru.
Menurut Kepala UPPD Samsat Banjarbaru, Tommy Hariadi, sesuai instruksi Permendagri RI dan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, cakupan vaksinasi di Kalsel harus tercapai sedikitnya 70 persen.
Kepala UPP Samsat Banjarbaru, Tommy Hariadi (sasirangan) dan Relawan Vaksinator Dinkes Kalsel, Wawan
“Untuk menyiasatinya, sebagai sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, langkah ini diakui tepat dilaksanakan. Maka dari itu UPPD Banjarbaru tentu mendukung adanya gerakan tersebut,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Kamis (23/12) siang.
Sebagai bagian dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), ia tentu mendukung bahkan membantu merealisasikan cakupan ini agar kekebalan tubuh (Herd Immunity) mampu tercipta.
“Selain berhasil menjalin kerjasama dengan Dinkes Kalsel. Diharapkan, masyarakat dapat memaksimalkan pelayanan ini, sehingga, capaian angka vaksinasi di provinsi Kalsel juga berhasil tercapai,” bebernya.
Sementara itu, relawan Vaksinator Dinkes Kalsel, Wawan, mengungkapkan, dengan adanya pelaksanaan ini setidaknya tambahan cakupan pada program vaksinasi mampu merangkak naik.
“Harapannya bisa tercapai 70 persen dan pelaksanaannya akan dilaksanakan hingga akhir Desember 2021 tergantung dari arahan pimpinan nanti seperti apa lagi,” tuturnya.
Suasana kegiatan vaksinasi
Tak heran, penyelenggaraan pun mendapatkan respon yang positif dari masyarakat sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam mensukseskan rangkaian vaksinasi ini.
“Kalau target suntikkan vaksin, kita tidak membatasi ya karena jam layanan dihitung mulai 08.00 – 15.30 WITA. Jadi, silahkan masyarakat memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya,” ungkap Wawan.
Untuk diketahui, jenis vaksin yang digunakan dalam rangka merealisasikan cakupan hingga 70 persen pada program vaksinasi gratis tersebut diantaranya Astrazeneca, Pfizer, dan Sinovac. (RHS/RDM/APR)
Banjarbaru – Mahasiswa Pascasarjana Uniska Banjarmasin Prodi Magister Ilmu Komunikasi (MIKom) bekerjasama dengan Semangat Muda menggelar workshop marketing digital 4.0, Rabu (22/12) disalah satu cafe di Banjarbaru.
Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi, Marhaeni Fajar Kurniawati mengatakan kegiatan ini merupakan perwujudan dari tri dharma perguruan tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian kepada Masyarakat. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa lulusan MIKom Uniska khususnya, dapat langsung terjun dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Saya yakin, mereka-mereka sudah banyak yang berkecimpung di masyarakat, dan lebih memantapkan lagi maka kita menggelar kegiatan ini, sekaligus mengenalkan lebih jauh Prodi MIKom kepada masyarakat. Terima kasih saya sampaikan kepada Mahasiswa MIKom yang telah menggelar kegiatan pengabdian masyarakat ini. Salah satunya adalah workshop marketing digital 4.0. Ini sangat penting, terlebih di era globalisasi sekarang ini. Sistem serba digital, serba cepat, dan serba instan. Kita harus terus berupaya meningkatkan skill dan kemampuan di dunia digital khususnya,” ucapnya panjang lebar.
Sementara itu, mahasiswa pelaksana kegiatan, Putra Qomaluddin Attar Nuriqli mengungkapkan rasa bangganya bisa menyelenggarakan kegiatan workshop digital marketing 4.0. Ia bersama rekannya mendapat tugas untuk melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, baik itu kegiatan pengabdian masyarakat maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
“Alhamdulillah, saya bersama Pa Roni bisa menggelar workshop marketing digital 4.0 sebagaimana yang diamanatkan oleh kampus kami Pascasarjana Uniska Prodi MIKom,” ujar Qomal.
Lebih lanjut Qomal menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana bekerjasama dengan Semangat Muda, Agan Rama owner Suika Management, serta dukungan sponsorship lainnya juga, seperti kafe GarisKota, yang menyediakan fasilitas tempat beserta hidangannya.
“Terima kasih sekali lagi kami sampaikan kepada Semangat Muda, agan Rama owner Suika Management, yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini, serta sponsorship lainnya,” sampainya.
Lebih lanjut pria yang juga Ketua PPJI Prov Kalsel dan Sekretaris HIPMI Prov Kalsel ini menjelaskan, melalui workshop marketing digital dengan tema Potensi Penuh dalam Tool Digital Marketing, bertujuan untuk meninggkatkan soft skill dalam digital marketing, membuat peluang – peluang platform media sosial, menciptakan SDM yang berkualitas dan kreatif, meningkatkan SDM yang handal di bidang informasi dan teknologi.
Ditambahkan Roniansyah, antusias peserta untuk mengikuti kegiatan ini sangat luar biasa, banyak dari para pelaku UMKM, Mahasiswa, serta masyarakat umum yang mendaftar dan ingin mengikuti kegiatan ini. Tapi karena masih di masa pandemi, sehingga peserta harus dibatasi. Semula peserta dibatasi 15 orang, tapi karena antusias yang luar biasa, kouta ditambah menjadi 20 orang, itupun masih banyak yang mau mendaftar dan berharap ada peserta yang mundur.
“Untuk itu, kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa lainnya, pemerintah daerah, maupun para pemangku kepentingan lainnya, untuk menggelar kegiatan serupa, dengan kegiatan yang lebih baik dan lebih besar lagi,” harapnya.
Sementara peserta workshop Sindy mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Selain dapat meningkatkan skill, juga dapat ilmu baru terkait digital marketing. Begitu juga dengan Laili, salah satu peserta yang menjadi inspirasi bagi para pengusaha muda lainnya, meski memiliki balita, beliau tetap semangat untuk mengikuti workshop ini.
Ia mengaku workshop ini merupakan kesempatan untuk menggali pengetahuan untuk mengambangkan usahanya melalui dunia maya atau secara digital. (REALEASE/RDM/APR)
Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PAN-RB) nomor 46 tahun 2020 tentang Road Map Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Tahun 2020-2024 dan Pengesahan Rencana Aksi LAPORPAMAN 2021-2024, bertempat di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel, Kamis (23/12).
Kepala Diskominfo Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai dalam sambutannya menyebut, sosialisasi ini dilaksanakan untuk memperkuat penerapan sistem pengaduan masyarakat.
“Permen PAN-RB ini menjadi upaya dalam menciptakan pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk implementasi Permen PAN-RB ini lanjutnya, dikesempatan yang sama juga dilaksanakan Penandatanganan Pengesahan Rencana Aksi LAPORPAMAN 2021-2024 yang melibatkan 5 SOPD yang terdiri dari 3 SOPD Koordinator pengelola LAPOR! yakni Diskominfo, Biro Organisasi, dan Inspektorat.
“Kemudian juga ada 2 SOPD pendukung yaitu Bappeda dan Bakeuda dan ditambah 2 stakeholder eksternal yaitu Perwakilan Ombudsman RI Kalsel serta Pusat Studi Kebijakan Publik ULM,” terangnya.
Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar saat membuka sosialisasi Permen PAN-RB 46/2020
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan, SP4N LAPOR! merupakan inovasi yang efektif untuk memetakan aduan kebutuhan masyarakat. Di Kalsel, SP4N LAPOR! dikenal dengan LAPOR! Paman dan sudah diterapkan sejak beberapa tahun lalu.
“LAPOR! Paman ini merupakan wadah pengaduan bagi masyarakat Kalsel yang telah terintegrasi, sehingga aduan masyarakat semakin terarah dan tepat sasaran, dan memudahkan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Roy berharap, sosialisasi Permen PAN-RB Nomor 46 Tahun 2020 ini dapat meningkatkan kualitas pengelolaan LAPOR! Paman, sehingga tindak lanjut terhadap aduan masyarakat juga semakin baik.
“Dengan pengelolaan dan tindak lanjut aduan yang lebih baik, maka pelayanan publik bisa dilakukan dengan tepat sasaran,” harapnya. (ASC/RDM/APR)
Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021, dalam rangka kesiapan mengawal kondusivitas dan keamanan Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru ( Nataru) 2022.
Apel dilaksanakan di Lapangan SATPAS km.21, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kamis (23/12).
Sahbirin Noor bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Rikwanto serta Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah.
Disampaikan, operasi lilin akan digelar selama sepuluh hari, mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
Kapolri Jenderal Listo Sigit Prabowo melalui amanatnya yang dibacakan gubernur, menyebut, Polri telah menyiapkan 83.917 personil Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya.
Seluruh personel akan ditempatkan di pos pengamanan juga pos pelayanan di pusat keramaian, termasuk akses bandara dan pelabuhan. Tentu ujarnya dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Pengamanan ini jangan dianggap agenda rutin biasa. Jangan sampai menimbulkan kluster baru Covid-19,” pesan Kapolri.
Lanjutnya, berdasarkan mapping kerawanan, ada beberapa prediksi gangguan kantibmas yang harus diantisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, sabotase.
Kemudian pesta minuman keras dan penyalahgunaan narkoba, aksi perusakan fasilitas umum, berbagai aksi kriminalitas, hingga bencana alam.
“Saya harapkan seluruh kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang efektif dan efisien, sesuai karakteristik kerawanan yang ada,” ujar Jenderal Listyo Sigit.
“Laksanakan pengamanan secara profesional dan proporsional, bertindak tegas tapi juga humanis. Mantapkan kerja sama, sinergi, dan solidaritas,” tegas Gubernur, saat membacakan amanah Kapolri.
Ditemui usai upacara, Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Rikwanto mengungkapkan, sejauh ini keadaan Kalimantan cukup kondusif baik dari segi sosial maupun kerukunan beragama. Namun, tindakan preventif tentu harus dilakukan demi keamanan masyarakat.
“Potensi terorisme mengganggu perayaan momen tertentu, seperti Natal dan Tahun Baru. Karena itu, pencegahan lebih baik dilakukan. Mudah-mudahan situasi tetap terjaga aman dan kondusif,” ucapnya. (BIROADPIM/RDM/APR)
Banjarbaru – Melalui dukungan Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri RI, pendistribusian blangko e-KTP di kabupaten/kota Kalsel tercapai sebanyak 210 ribu keping, pada tahun 2021.
Kepala Dinas Dukcapil dan KB Kalsel, Irfan Sayuti, mengatakan, selain atas fasilitasi pemerintah pusat, gerakan ini juga merupakan inisiatif dari Pemprov Kalsel agar layanan administrasi kependudukan di kabupaten/kota terpenuhi.
“Ketersediaannya selama ini sangat menunjang pelayanan. Bahkan, ini juga sudah membantu menyukseskan penyelenggaraan vaksinasi massal yang masih berjalan,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (22/12) siang.
Sejak Januari – November 2021, diakui Irfan, ketersediaan blangko sangat tercukupi. Bahkan, mampu menutupi pergantian adminduk yang hilang pasca bencana banjir.
“Totalnya keseluruhan yang telah didistribusikan itu sebanyak 210 ribu keping blangko e-KTP. Selama adanya posko Adminduk, dokumen yang hilang berhasil diganti baru,” tuturnya.
Dari hasil monitoring dan laporan Dukcapil kabupaten/kota, ia menyebutkan, hadirnya program sadar Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kalsel membuat minat masyarakat jadi tinggi.
“Dilihat dari rasio rata-rata layanan di kabupaten/kota aman, dan keperluan masyarkat untuk memiliki dokumen kependudukan diakui mampu berjalan dengan sangat baik,” paparnya.
Disdukcapil Kalsel juga berhasil membagikan ribuan blangko e-KTP sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, tahun ini blangko e-KTP tidak ada istilah kelangkaan di Kalsel bahkan lancar dan sangat menunjang dalam pelaksanaan kegiatan layanan Adminduk di kabupaten/kota,” beber Irfan Sayuti.
Kepala Dinas Dukcapil dan KB Provinsi Kalsel, Irfan Sayuti
Sebelumnya, Disdukcapil Provinsi dan kabupaten/kota telah mengganti 112.433 dokumen kependudukan baru pasca bencana banjir. Pencapaian ini mendapatkan apresiasi dari Direktorat Dukcapil Kemendagri RI dan DPRD Kalimantan Selatan.
“Itu termasuk KK sebanyak 111.000 lembar, e KTP 1.110 keping blangko, akta kematian 31 lembar dan 292 akta kelahiran,” ungkapnya.
Tercatat Maret 2021 lalu, Disdukcapil kabupaten/kota di Kalimantan Selatan telah mencetak ulang e-KTP baru sebanyak 1.024 keping blangko setelah musibah banjir terjadi.
Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Zudan Arif Fakrulloh, menyambut baik hasil realisasi kinerja yang selama ini telah dilaksanakan Disdukcapil Kalimantan Selatan bersama kabupaten/kota.
“Kalsel termasuk provinsi yang kinerjanya bagus dan di atas rata-rata. Jelas, ini harus dipertahankan,” ungkapnya.
Tercatat sepanjang Januari – November 2021, Kota Banjarbaru menerima 20.000 keping blangko e-KTP, Banjarmasin sekitar 32.000 keping, Kabupaten Banjar 22.500, Batola 12.000, Tapin 2.500, HSS 16.500, HST 5.000, HSU 8.500, Balangan 4.000, Tabalong 19.500, Tanah Laut 27.000, Tanah Bumbu 14.000 dan Kotabaru sebanyak 26.500 keping. (RHS/RIW/APR)