Bangkitkan Pariwisata, Dispar Kalsel Gelar 3 Event Sekaligus

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, tiga event di bulan Oktober 2021 ini, mulai dari South Kalimantan Travel Mart (Suka Travel Mart), Travel Fair, dan Festival Budaya Pasar Terapung, untuk membangkitkan kepariwisataan, namun tetap ketat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan baru-baru tadi, untuk pelaksaan event South Kalimantan Travel Mart (Suka Travel Mart), pihaknya telah menggandeng pelaku usaha pariwisata diantaranya Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Biro Perjalanan dan Travel Indonesia (ASITA), dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Selatan.

“Event Suka Travel Mart digelar tanggal 21-24 Oktober 2021, sedangkan Travel Fair dan Festival Budaya Pasar Terapung, pada tanggal 22 hingga 24 Oktober 2021,” ucapnya.

Syarifuddin mengatakan, dalam event South Kalimantan Travel Mart (Suka Travel Mart), bersama stakeholder menawarkan paket wisata unggulan, kepada 35 buyer dari seluruh Indonesia. Event ini merupakan salah satu upaya membangkitkan geliat sektor pariwisata, dengan cara mempromosikan destinasi wisata, baik alam, budaya dan yang sedang diminati.

“Destinasi wisata ditawarkan diantaranya Kiram Park, Bukit Matang Kaladan, Loksado, Tahura Sultan Adam, Amanah Borneo Park, Pasar Terapung dan Wisata Religi,” katanya.

Syarifuddin menjelaskan, untuk Festival Budaya Pasar Terapung, berlokasi di siring O Kilometer Kota Banjarmasin, digelar tanggal 22 – 24 Oktober 2021, nantinya akan disiapkan stand, agar perwakilan di 13 Kabupaten dan Kota bisa mempromosikan produknya. Selain itu dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti fashion carnaval dan pawai budaya, lomba kelotok hias dan lomba kampung Banjar, lomba foto, lomba video, lomba acil jukung, dan lomba jukung ber-6.

“Dengan festival budaya pasar terapung ini, maka pariwisata akan bangkit, kemudian perekonomian warga yang telah menggantungkan hidup di pasar terapung, akan menggeliat naik kembali,” harapnya

Lebih lanjut Syarifuddin menyampaikan, untuk event travel fair, dilaksanakan pada salah satu hotel ternama Kota Banjarbaru, pada tanggal 22 – 24 Oktober 2021, juga melibatkan para pelaku usaha tentang pengenalan destinasi wisata dan (UMKM) di 13 Kabupaten dan Kota.

“Kami berharap agenda ini berjalan lancar, semua tetap disiplin prokes, dan semakin meningkatkan pariwisata di Kalsel,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kalimantan Selatan, Mutia Amana Nastiti, dalam sambungan telepon kepada Abdi Persada FM pada Rabu malam (20/10) mengatakan, sebagai salah satu stakeholder yang terlibat dalam event ini, para buyer dari seluruh Indonesia, sangatlah antusias untuk ikut, terbukti buyer yang mendaftar melebihi kuota yang disediakan oleh pihak panitia. Sebelumnya ada masuk sampai 70 buyer, namun dipilih, agar merata penyebaran buyernya di seluruh Indonesia.

Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kalimantan Selatan, Mutia Amana Nastiti

“Ada sebanyak 35 buyer untuk mengikuti event ini,” tuturnya.

Mutia menambahkan, dalam event SuKa Travel Mart ini, merupakan ajang promosi pariwisata, untuk lebih mengenalkan potensi pariwisata Kalimantan Selatan, agar bisa diakui sebagai destinasi wisata nasional, dan mampu bersaing dengan destinasi wisata Bali serta Yogyakarta.

“Dalam ajang promosi ini semuanya free, melalui event, diharapkan para buyer yang kami undang, akan menceritakan dan mempromosikan potensi pariwisata di Kalimantan Selatan, saat kembali ke daerah mereka masing-masing,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Yani Helmi Apresiasi Desa Wisata Bumi Asih Kotabaru

KOTABARU – Berhasil memanfaatkan potensi desa menjadi destinasi wisata unggulan lokal. Supardi Kepala Desa Bumi Asih mendapat apresiasi dari anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Anggota DPRD Kalsel yang membidang ekonomi dan keuangan di Komisi II ini menyebutkan, kalau Bumi Asih bisa menjadi kandidat terbaik sebagai desa percontohan dalam pemanfaatan potensi wisata untuk Pendapatan Asli Desa (PADes) yang dianggap kreatif menuju desa mandiri.

Sektor pertanian di Desa Bumi Asih menjadi destinasi wisata baru untuk pengunjung lokal di Kecamatan Kelumpang Selatan. (Dok. Pemdes Bumi Asih)

“Seperti kita ketahui, kalau Bumi Asih ini merupakan desa unggulan dari Kecamatan Kelumpang Selatan yakni sebagai lokasi wisata. Tetapi, kita lihat juga bagaimana mereka bisa mengembangkan ini justru diliat lagi mentornya siapa dan langkah tersebut harus didukung penuh juga oleh Pemkab Kotabaru,” paparnya.

Meski dianggap sebagai kampung transmigrasi, Supardi ternyata terbilang sebagai Kades yang sangat inovatif dan menginspirasi desa lain di Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru untuk membangun desanya.

“Ini juga akan menjadi PR kami dan Pemerintah Desa melalui BUMDesnya, dan diharapkan Kepala Desa dan masyarakatnya dapat mengoptimalkan dari potensi tersebut. Kalau melihat kondisinya itu hanya permulaan, tetapi, lama kelamaan kalau ini berkembang, tentu akan menjadi destinasi wisata baru,” tuturnya.

Terlebih menurutnya, sektor yang diangkat sebagai destinasi wisata andalan di desanya tersebut adalah pertanian dan destinasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan akan dilengkapi fasilitas kolam renang serta taman bermain berbasis edukasi atau pendidikan.

“Kita ambil contoh seperti di Jember ada salah satu desa wisata yang memberikan income kepada warga dan BUMDesnya itu hingga mendatangkan keuntungan miliaran rupiah. Seandainya menjadi wewenang ditingkat provinsi kami akan ajak kunjunga ke desa yang berhasil memanfaatkan potensinya sekaligus juga akan berkomunikasi dengan Dinas Pariwisata Kotabaru,” jelasnya.

Bahkan, Desa Bumi Asih, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru juga dinobatkan sebagai kampung tanggung yang sampat saat ini penularan dari COVID-19 masih berada diangka nol kasus.

“Nah ini, yang pastinya sebagai langkah awal dalam pemulihan ekonomi dimasa sekarang salah satunya adalah pandemi harus bisa segera berakhir, selain keuangan masyarakat kembali membaik pariwisata juga bisa secepatnya normal,” tutur anggota Komisi II DPRD Kalsel yang akrab disapa paman Yani itu.

Sementara itu, Kepala Desa Bumi Asih, Supardi mengungkapkan, destinasi yang didedikasikan untuk warga lokal di Kotabaru itu diakuinya memiliki daya tarik tersendiri sebagai tempat atau lokasi hiburan terbaik menghilangkan penat diakhir pekan.

Kades Bumi Asih, Supardi, memantau langsung pembangunan gerbang destinasi desa wisata. (Dok. Pemdes Bumi Asih)

“Kita liat masyarakat sekeliling, khususnya di Bumi Asih kalau mau berwisata cukup datang di lokasi yang telah disiapkan, tak harus lagi jauh-jauh datang ke Batulicin,” ungkapnya.

Selain memanfaatkan alokasi bantuan dari dana desa. Sumber pendapatan lainnya, Supardi mengakui juga berasal dari retribusi perkebunan sawit plasma dilingkungannya itu.

“Tentunya melalui dukungan penuh dari masyarakat Bumi Asih itulah yang membuat kami semangat untuk menjadikan desa di dalam kawasan Kecamatan Kelumpang Selatan bisa lebih maju lagi,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)

Kunker ke Kalsel, Ini Yang Akan Dilakukan Presiden Joko Widodo

JAKARTA – Presiden Joko Widodo pada Kamis pagi (21/10) bertolak menuju Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka kunjungan kerja. Kepala Negara bersama rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 07.30 WIB melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Presiden akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Tanah Bumbu, dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU di Kabupaten Tanah Bumbu, Presiden diagendakan untuk meresmikan pabrik biodiesel.

Usai peresmian pabrik biodiesel, Presiden Jokowi akan menuju Kota Banjarmasin, untuk meninjau kegiatan vaksinasi yang digelar di halaman RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh.

Selain meninjau, Presiden juga akan menyapa para peserta vaksinasi melalui konferensi video di beberapa kabupaten dan kota se-Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebelum kembali ke Jakarta, Presiden akan meninjau sekaligus meresmikan Jembatan Sei Alalak yang ada di Kota Banjarmasin.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju ke Provinsi Kalimantan Selatan adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, serta Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo. (BIROPERSPRESIDEN-RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam, di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Selasa (19/10).

Peringatan yang berlangsung pada 12 Rabiul Awal 1443 H ini, dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalsel Muhidin, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar serta pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Kalsel.

Peringatan diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi serta syair-syair pujian kepada Baginda Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang dibacakan Wagub Kalsel Muhidin disampaikan, terbatasnya berbagai kegiatan di Pemprov Kalsel termasuk bidang keagamaan, akibat mewabahnya COVID-19 di Banua. Namun dengan melandainya penyebaran COVID-19, maka secara berangsur kegiatan dapat dilaksanakan termasuk peringatan Maulid kali ini.

“Alhamdulillah dibeberapa tempat sudah dapat melaksanakan peringatan Maulid termasuk di lingkup Pemprov Kalsel,” katanya.

Sikap religius pun ujar Muhidin saat membacakan sambutan tertulis Gubernur, diharapkan dapat bertumbuh melalui acara ini, terutama kecintaan terhadap Baginda Nabi sang pembawa jalan kebenaran.

“Banua kita ini tidak cukup jika hanya dibangun dengan kemegahan bangunan dan fisik saja. Namun juga perlu dibangun melalui mental spiritual,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz Sufian Al-Banjari yang menjadi penceramah dalam peringatan kali ini, menyampaikan akan keutamaan bersholawat. Yang mana dengan memperbanyak bersholawat terutama di bulan kelahirannya ini, maka dapat membersihkan hati dari penyakit batin.

“Penyakit batin seperti Hiri dengki, tidak dapat melihat orang lain senang, maka perlu untuk memperbanyak bersholawat,” terangnya.

Dalam kesempatan ini juga, ustadz Sufian menyampaikan cerita mengenai luar biasanya saat kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam, yang mana lahirnya orang paling mulia ini langsung dalam keadaan bersujud serta sudah dalam keadaan berkhitan. (ASC/RDM/RH)

Vaksinasi di Kelumpang Selatan Membludak, Paman Yani : Kouta Peminatnya di Luar Dugaan

KOTABARU – Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi tak menyangka program vaksinasi yang digaungkannya belum lama tadi mendapat respon tinggi dari warga di Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru.

Yani Helmi ikut memeriksakan kondisi kesehatannya pada pelaksanaan vaksinasi massal di Desa Sei Kupang Jaya, Selasa (19/10) siang.

Bagaimana tidak, kouta vaksin yang disiapkan olehnya jauh-jauh hari ternyata melebih target perkiraan. Dari 1.000 dosis vaksin yang telah siapkan itu diakui masih saja kurang. Bahkan, tambahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotabaru sebanyak 500 dosis belum mampu menutupi.

Pemberian handsanitizer secara simbolis yang diterima langsung oleh jajaran tim Satgas COVID-19 Kotabaru.

Terkait hal itu, anggota dewan yang akrab disapa paman Yani itu menyebutkan, melihat tingginya minat masyarakat terhadap program vaksinasi bergerak itu, Ia mengharapkan agar pemerintah pusat melalui Kemenkes RI mampu menyediakan kouta berlebih untuk Kalsel, tujuannya agar pemerataan capain program vaksinasi massal dapat terealisasi 100 persen seiring dengan tingkat penuruan level penyebaran COVID-19.

“Kita ketahui sendiri, animo masyarakat kalau dilihat langsung di lapangan cukup tinggi dari prediksi yang disiapkan. Dan ini terbukti, sempat saya mendengar antusias warga disini katanya rendah tapi kenyataannya setelah digencarkannya sosialisasi vaksin pada pelaksaan reses hingga saat ini jujur saya terkejut melihat jumlah yang ingin ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi bergerak melebihi target,” paparnya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi bersama Dinkes Kotabaru di Desa Sei Kupang Jaya, Kelumpang Selatan, Selasa (19/10) siang.

Dia menilai, untuk memenuhi agar kebutuhan vaksin di Kalsel khususnya di Kotabaru daratan tersedia, program gotong royong melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai sumber pendapatan perusahaan di daerah tersebut harus benar-benar digaungkan.

“Jangan cuma bisa memanfaatkan dan mengeruk hasil bumi saja, tapi bantu lah mereka yang saat ini membutuhkan bantuan vaksin. Supaya capaian dari target yang ditetapkan oleh pemerintah mampu terealisasi,” harap anggota yang membidang ekonomi dan keuangan tersebut.

Dari data menyebutkan, untuk total keikutsertaan seluruh warga di Kelumpang Selatan, Kotabaru, bahwa jumlah partisipasi seluruhnya ada sekitar 1.800 lebih. Artinya, antusias capaian program layanan vaksinasi yang diinisiasi oleh paman Yani tersebut di luar prediksi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Suprati Sri Astuti mengungkapkan, meskipun kouta vaksin sudah ditambah sebanyak 500 dosis, namun kenyataannya antusias warga masih sangat tinggi untuk mendapatkan jatah vaksin. Sehingga, dosis yang disiapkan diakui masih saja mengalami kekurangan.

“Saya mau nambah banyak, tapi vaksinnya belum datang baik dari provinsi ataupun pusat dan ini selalu kita gaungkan. Seperti kita lihat tadi, antusias masyarakat sangat tinggi. Kendati demikian, kouta vaksinnya masih terbatas,” bebernya.

Saat ini, ungkap Suprati, untuk memenuhi jumlah kouta vaksin agar status level PPKM di daerahnya bisa terus turun, tentu dirinya juga telah berkoordinasi dengan Dinkes Kalsel dan Kemenkes RI.

“Kami sudah melakukan komunikasi dan semoga tambahan vaksin yang diberikan nanti cukup, sebagaimana realiasasi capaian target vaksinasi di Kotabaru masih berada diangka 40 persen lebih,” ungkapnya.

Disebutkannya, khusus capaian target vaksinasi di daerahnya itu harus mampu berada diatas 50 persen. Dari situlah, pihak Dinkes Kotabaru terus mengejar beberapa persen lagi supaya status level PPKM mampu berpengaruh turun.

“Maka dari itu, vaksinasi ini sangat penting dalam capaian target penurunan level,” ucapnya.

Terkait program yang diinisiasi oleh anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi dan bahkan telah mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, ia berpendapat, dewan perwakilan dari dapil IV itu mampu berkomitmen dalam membantu program vaksinasi massal.

“Kami sangat berterima kasih kepada paman Yani dengan memberikan 1.000 dosis vaksin, dan kami dari juga menambah 500 hingga totalnya menjadi 1.500 dosis,” ungkap Kadinkes Kotabaru, Suprati Sri Astuti.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Sei Kupang Jaya, Yanto Saputera mengucapkan terima kasihnya kepada anggota Komisi II DPRD Kalsel dari fraksi Golkar, Muhammad Yani Helmi, atas inisiasi dalam memberikan layanan vaksinasi bergerak di desanya ditingkat kecamatan.

“Penyelenggaraan ini sangat kami dukung, cuman untuk meningkatkan antusiasnya itu perlu adanya pendekatan sosialisasi seperti halnya yang dilakukan oleh anggota Komisi II DPRD Kalsel, paman Yani,” tuturnya. (RHS/RDM/RH)

DPRD Kalsel Tunggu SK Mendagri Terkait Pengesahan PAW

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia atas usulan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kalsel Sisa Masa Jabatan 2019-2024 dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Sekretaris DPRD Kalsel, Antung Mas Rozaniansyah mengatakan pihaknya telah menyurati Gubernur Kalsel setelah dilakukan pemenuhan syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel terkait nama yang menjadi PAW.

“Kemudian dari Gubernur menindaklanjuti dan menyurati Mendagri di Jakarta atas perihal usulan PAW tersebut pada tanggal 30 September lalu,” katanya kepada wartawan, Selasa (19/10).

Adapun nama yang menjadi Pengganti Antar Waktu (PAW) DPRD Kalsel dari Fraksi Gerindra yaitu Nor Fajri dari Dapil Kalsel 5 meliputi Kabupaten Balangan, HSU dan Tabalong. Ia menggantikan rekannya Syahdillah yang meninggal dunia pada Jumat, 27 Agustus 2021 lalu.

Lebih lanjut Rozaniansyah berharap agar SK Mendagri terkait usulan PAW Anggota DPRD Kalsel tersebut bisa segera keluar dalam waktu dekat sehingga pelantikannya bisa dilaksanakan pada November mendatang.

“Setelah SK Mendagri itu keluar, kita akan jadwalkan paripurna pelantikan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Disdag Kalsel Terus Jalin Komunikasi Temu Usaha

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, akan terus menjalin komunikasi dengan dua provinsi di Kalimantan, yakni Kalsel dan Kaltim.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, bersama Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Provinsi Kalimantan Timur Yadi Robyan Noor, melihat komoditi produk

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, kepada wartawan pada Selasa (19/10), dari hasil forum koordinasi temu usaha perdagangan antara Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, pihaknya akan terus semakin menjalin komunikasi, terutama dengan Provinsi Kalimantan Timur, agar tercipta kenyamanan dalam setiap distribusi dan transaksi baik komoditi barang maupun produk tersebut.

“Kami minta kepada para pedagang sebagai pelaku usaha, apabila menemui kendala dilapangan, hendaklah segera disampaikan, pihaknya akan memfasilitasi untuk mengkomunikasikan,” ucap Birhasani.

Dirinya menyampaikan, kegiatan kerjasama ini akan rutin dilakukan, sehingga hendaklah saling melengkapi dalam ketersediaan komoditi barang dan produk, di dua provinsi karena kelancaran arus barang sangatlah penting, terlebih sebentar lagi menjelang hari natal dan tahun baru.

“Kerjasama perdagangan Kalsel dan Kaltim ini mempertemukan pelaku usaha, ke dua daerah bisnis to bisnis ata (BtoB) untuk bertransaksi beberapa komoditi dan produk masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kalimantan Selatan Faried Fakhmansyah, dalam sambutannya menyampaikan, rapat koordinasi ini sangatlah tepat, agar semakin mampu meningkatkan roda perekonomian di dua Provinsi tersebut. Apalagi Kalimantan Timur nantinya akan menjadi Ibu Kota Negara Indonesia, dan Kalimantan Selatan sebagai gerbang Ibu Kota Negara baru, sehingga harus dipersiapkan secara matang.

Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kalimantan Selatan Faried Fakhmansyah, saat dalam sambutan

“Meski masih pandemi COVID-19, tidak ada halangan dan alasan untuk berinovasi, dalam memberikan hasil produk,” tutupnya.

Forum koordinasi temu usaha perdagangan antara Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, dihadiri Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur Adi Buchari Muslim, dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Provinsi Kalimantan Timur Yadi Robyan Noor.

Untuk diketahui, rakor ini diikuti 20 pelaku usaha mikro kecil menengah dari Provinsi Kalimantan Timur, serta 22 pelaku UMKM mewakili Provinsi Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/RH)

Jabatan Dewan Komisaris Berakhir, Bank Kalsel Gelar RUPS Luar Biasa

BANJARMASIN – Bank Kalsel menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan mengambil tempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, akhir pekan lalu. Kegiatan ini dihadiri langsung para pemegang saham Bank Kalsel, yakni Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, Bupati Kabupaten Tanah Laut, Sukamta, Bupati Hulu Sungai Utara, Abdul Wahid, Bupati Tapin, M. Arifin Arpan dan Wali Kota Banjarmasin yang diwakili oleh Plh. Sekda Kota Banjarmasin, Sugito. Sedangkan pemegang saham lainnya hadir melalui daring aplikasi zoom meeting. Turut berhadir juga secara langsung jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bank Kalsel.

Suasana RUPS LB Bank Kalsel

Sehubungan dengan berakhirnya masa Jabatan Dewan Komisaris Bank Kalsel, maka RUPS-LB kali ini mengangkat agenda untuk menyetujui dan mengesahkan pengakhiran masa Jabatan Dewan Komisaris, masa bakti 2016 – 2021. Agenda selanjutnya adalah menyetujui dan mengesahkan pemberhentian diri secara hormat, Ary Bastari serta menyetujui dan mengesahkan pengangkatan Hatmansyah, dan Syarituah Siregar sebagai Komisaris Independen untuk masa bakti tahun 2021 – 2026.

Selanjutnya melalui Surat Keputusan Kementerian BUMN Ary Bastari diamanahkan untuk bertugas memimpin salah satu anak perusahaan BUMN sebagai Direktur Utama. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bank Kalsel, dimana salah satu putra terbaik daerah Kalimantan Selatan berkesempatan memegang peranan penting di perusahaan tersebut.

Menilik sekilas perjalanan Ary Bastari di Bank Kalsel, sejak awal dikukuhkan sebagai Komisaris Utama oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor pada 12 Januari 2017 di Aula Kantor Pusat Bank Kalsel lantai 7, beliau menghadirkan iklim kerja yang berbeda. Dengan mengusung filosofi Kerja Keras, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas, secara perlahan namun pasti membuahkan hasil pada performance Bank Kalsel secara keseluruhan, baik dari aspek kinerja keuangan maupun kinerja seluruh insan Bank Kalsel.

Dari sisi kinerja keuangan, di awal masa jabatannya, posisi aset Bank Kalsel berada di angka Rp11,89 Triliun (Desember 2016), saat ini telah meningkat menjadi Rp15,59 Triliun (September 2021) atau tumbuh sebesar 31,12 persen. Untuk Modal Inti, per Desember 2016 berada di angka Rp1,6 Triliun, dan sekarang per September 2021 telah meningkat menjadi Rp1,9 Triliun, tumbuh sebesar 20,87 persen. Ditinjau dari NPL (Non Performing Loan), saat ini mencatatkan nilai 3,96 persen (September 2021), lebih baik dibandingkan posisi Desember 2016 yang mencatatkan nilai 4,23 persen.

Perbaikan NPL ini tentunya juga berimbas pada posisi Tingkat Kesehatan Bank (TKB), dimana pada tahun 2016 mencatatkan Peringkat Komposit (PK) 3, namun sekarang berhasil mencatatkan PK 2, yang mengindikasikan sebagai “Bank Sehat”.

Sedangkan dari sisi Kinerja Insan Bank Kalsel, saat ini memberikan hasil yang menggembirakan. Produktivitas yang ditunjukan pegawai, secara berangsur semakin meningkat dan membaik. Para pegawai semakin bersemangat dan termotivasi melaksanakan tugas-tugasnya dalam upaya memajukan Bank Kalsel. Ia acap kali turun memberikan masukan dan petuah tentang bagaimana menjalankan fungsi tugas dalam rangka memberikan kinerja positif ke Bank Kalsel.

Bahkan, melalui disertasinya yang berjudul “Model Kerja Pelayanan melalui Motivasi Kerja: Analisis Kepemimpinan Transformasi, Manajerial, Coaching dan Komitmen Organisasional pada Bank Kalsel” ia memberikan sumbangsih nyata yang dapat dijadikan referensi bagi Bank Kalsel dalam menjalankan fungsi organisasinya guna peningkatan kinerja Bank di masa akan datang.

Figurnya tentu akan selalu diingat sebagai sosok yang mampu menggerakkan insan Bank Kalsel untuk menjadi lebih baik dalam menjalankan tugasnya.

Kesan mendalam diutarakan Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, IGK Prasetya, sekaligus menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kontribusi Ary Bastari dalam mendukung kemajuan Bank Kalsel.

“Sejak awal hingga akhir menjabat, beliau menanamkan prinsip Kerja Keras, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas dalam setiap pekerjaan. Hal itu senantiasa menjadi acuan dalam setiap pekerjaan kami, dan Alhamdulillah memberikan dampak positif. Atas hal ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas ilmu dan kontribusi positif yang telah diberikan Pak Ary selama menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Kalsel. Kami turut berbangga, mengingat saat ini beliau dipercaya untuk memimpin salah satu perusahaan BUMN. Kami doakan semoga Bapak sukses di
tempat yang baru dan selalu diberi kesehatan,” tutur Prasetya.

Pada kesempatan yang sama, Ary Bastari menyampaikan permohonan pamit sekaligus ucapan terimakasih atas kerjasama yang dibangun selama ini.

“Saya merasa bersyukur berkesempatan menjadi bagian dari keluarga besar Bank Kalsel. Dengan ini, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi -tingginya atas bantuan, dukungan, semangat dan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini, baik kepada pemegang saham, mitra kerja, serta seluruh keluarga besar Bank Kalsel. Semoga Bank Kalsel semakin tumbuh dan berkembang, serta memberikan sumbangsih optimal untuk daerah,” pungkas Ary. (ADV-RIW/RDM/RH)

Pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

BANJARMASIN – Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan telah resmi membuka pendaftaran.

Ketua Tim Penjaringan Calon Ketua KONI Kalsel Sarmidi mengatakan, setelah menggelar rapat bersama dengan anggota tim lainnya, maka diputuskan untuk dibukanya pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel Periode 2021 – 2025.

“Kami mengumumkan, untuk pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel Periode 2021-2025 resmi dibuka,” ungkap Sarmidi, kepada sejumlah wartawan, pada Senin Sore (18/10).

Sarmidi mengatakan, untuk masa pendaftaran dibuka pada tanggal 18 Oktober – 18 November 2021 di Sekretariat KONI Provinsi Kalsel Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin.

“Untuk pendaftaran terakhir pada tanggal 18 November akan ditutup sampai jam 6 sore,” ucapnya.

Selama satu bulan ini bagi masyarakat yang ingin mendaftar dipersilakan. Untuk calon pendaftar Ketua KONI Provinsi Kalsel tentunya, harus memenuhi persyaratan. Seperti, mendapatkan dukungan dari KONI Kabupaten dan Kota.

“Masyarakat dipersilakan untuk mendaftar, asalkan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan sebagai syarat Calon Ketua KONI provinsi Kalsel,” ujarnya.

Menurut Sarmidi, dukungan yang diwajibkan untuk Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel adalah, harus mendapatkan tiga suara dukungan dari KONI Cabang Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalsel.

“Untuk di Provinsi Kalimantan Selatan memiliki 13 KONI di Kabupaten dan Kota, Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel cukup mengantongi dukungan 3 suara dukungan saja,” tutur Sarmidi lebih lanjut.

Selain itu, lanjutnya, dukungan lainnya yaitu mendapatkan 10 suara dari cabang olahraga anggota KONI serta pengurus fungsional.

“Untuk pengambilan blangko pendaftaran Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel sertal blangko dukungan, bisa diambil di Kantor KONI Provinsi Kalsel,” ucap Sarmidi. (SRI/RDM/RH)

Demokrat Kalsel Gelar Musda ke IV

BANJARMASIN – Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk persiapan Pemilu 2024, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Senin (18/10).

Pembukaan Musda Partai Demokrat Provinsi Kalsel

Musda ke 4 ini mengangkat tema, Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit. Dan dibuka langsung oleh Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya.

Pada Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan ini terlebih dahulu mendengarkan, arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, secara virtual.

Dalam sambutannya Agus menyampaikan, selamat atas diselenggarakannya Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan. Serta berpesan siapapun yang terpilih sebagai Ketua Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan nanti, dapat meningkatkan dan memajukan Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya.

“Untuk Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan kami mengucapkan selamat melaksanakan Musyawarah Daerah,” ucapnya.

Tentunya, lanjut Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang akrab disapa AHY ini mengharapkan, kepada siapapun yang terpilih dapat setia kepada Partai Demokrat, dan dapat membawa kemajuan untuk Partai Demokrat kedepannya.

Pada Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan dihadiri seluruh Ketua DPC Partai Demokrat di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, serta beragendakan Pemilihan Ketua Baru Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotan DPP Demokrat Herman Khaeron pada saat memberikan sambutan pada Musyawarah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan, untuk Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan minta mulai saat ini, mulai persiapkan diri untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

Oleh karena itu, lanjutnya, seluruh anggota partai demokrat untuk selalu menjaga kekompakan serta kesetiaan terhadap Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap, kepada Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan dapat kembali memperoleh kursi di DPR RI mendatang,” ucap Herman Khaeron. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version