BPKP Kalsel Ingatkan, Perjalanan Dinas Harus Sesuai Aturan

BANJARMASIN – Bendahara Pengeluaran, dan orang atau badan yang menerima atau menguasai uang/kekayaan daerah, wajib menyelenggarakan penatausahaan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Hal itu ditegaskan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy Mahani Harahap, ketika menjadi salah satu narasumber workshop bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Senin (30/5).

Rudy menegaskan, dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan harus menerapkan prinsip selektif, ketersediaan anggaran dan kesesuaian dengan pencapaian kinerja SKPD, efisiensi penggunaan belanja daerah, serta akuntabilitas pemberian perintah pelaksanaan perjalanan dinas dan pembebanan perjalanan dinas.

“Komponen biaya perjalanan dinas untuk pimpinan dan anggota DPRD, diatur menggunakan metode pembayaran lumpsum untuk uang harian dan uang representative serta sesuai biaya riil (at cost) untuk transportasi dan penginapan,” ujarnya.

Dalam paparannya, Rudy menjelaskan, bahwa sistem lumpsum merupakan pembayaran untuk semua biaya, lumpsum uang harian terdiri dari uang saku, uang makan, dan transport lokal, sedangkan lumpsum uang representative merupakan pengganti biaya tips porter, tips pengemudi dan sebagainya.

“Sedangkan biaya riil (at cost) untuk transportasi dan penginapan dibayarkan sebesar nilai yang benar-benar diserahkan kepada penyedia jasa transportasi dan penginapan sesuai bukti yang diterima,” tambahnya.

Artinya, pelaku perjalanan dinas wajib menyampaikan semua kelengkapan pertanggungjawaban pelaksanaan perjalanan dinas yang lengkap dan sah.

“Surat Tugas, Surat Perjalanan Dinas (SPD), tiket pesawat, boarding pass, airport tax, retribusi, dan bukti pembayaran moda transportasi lainnya, daftar pengeluaran riil (jika bukti pengeluaran transportasi dan/atau penginapan/hotel tidak diperoleh), bukti pembayaran yang sah untuk sewa kendaraan dalam kota, serta bukti pembayaran hotel atau tempat menginap lainnya,” detail Rudy dalam paparannya.

Jika tidak menggunakan penginapan, maka dapat diberikan biaya penginapan 30 persen dari tarif hotel di kota tempat tujuan, sebagaimana diatur dalam Standar Harga Regional.

Kemudian, Bendahara Pengeluaran Sekretariat DPRD juga harus mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) kepada Pengguna Anggaran (PA) atau Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) melalui Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK SKPD) untuk selanjutnya dilakukan penerbitan SPM kepada Bendahara Umum Daerah.

“Artinya, PA/KPA Sekretariat DPRD melalui PPK-SKPD dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bertanggung jawab terhadap kebenaran material dan akibat yang timbul dari penerbitan SPM,” tegasnya.

Rudy mengingatkan pihak-pihak yang melakukan pemalsuan dokumen, menaikkan dari harga sebenarnya (mark up), dan/atau perjalanan dinas rangkap (dua kali atau lebih) dalam pertanggungjawaban perjalanan dinas yang berakibat kerugian negara.

“Dalam melakukan audit, BPKP akan mencari dan mendapatkan seluruh bukti kemudian melakukan evaluasi dan analisis serta meminta konfimasi dan klarifikasi kepada pihak terkait untuk mendapatkan keterangan serta menyimpulkan adanya penyimpangan dan dugaan adanya kerugian keuangan negara,” ungkap Rudy.

Beberapa modus penyimpangan pelaksanaan perjalanan dinas yang sering ditemukan, berupa perjalanan dinas fiktif, pertanggungjawaban ganda, mark up biaya penginapan dan pengajuan biaya penginapan ganda berupa bukti penginapan/losmen dan pengajuan klaim biaya penginapan 30 persen dari tarif hotel. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)

298 CJH Kalsel Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin

BANJARMASIN – RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2022 ini, kembali memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji khusus.

Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan, di aula Antasari Gedung Diagnostik RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (30/5). Dibuka langsung Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar (Tengah)

“Setelah hampir 2 tahun tidak memberikan layanan tersebut, akibat pandemi COVID-19, dan saat ini pihaknya bersyukur pelaksanaan haji dapat kembali diselenggarakan tahun 2022 ini. Pada pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji khusus Provinsi Kalimantan Selatan ini, RSUD Ulin Banjarmasin tentunya memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Diharapkan, tambah Izzak, seluruh calon jemaah haji khusus Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dalam keadaan sehat. Sehingga semua calon jemaah haji dapat berangkat untuk menjalankan haji ke Tanah Suci.

“Untuk calon jemaah haji khusus Provinsi Kalimantan Selatan, dari 11 travel sebanyak 298 calon jemaah haji khusus,” jelasnya.

Untuk calon jemaah haji khusus tersebut, diperiksa kesehatan serta kebugaran fisik mereka. Pemeriksaan yang dilakukan seperti, kesehatan secara umum atas pemeriksaan darah lengkap, urine, EKG Jantung, Rontgen Paru Paru, suntik vaksin meningitis.

“Nantinya pabila hasil EKG Jantung meragukan, maka akan dilanjutkan kepada pemeriksaan treadmill,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

Sunday Morning Banjarmasin Berhasil Raih Juara Basket Piala Paman Birin

BANJARMASIN – Klub Basket Sunday Morning berhasil meraih gelar juara di Kejuaraan Basket Piala Paman Birin Tahun 2022.

Keberhasilan tersebut diraih Sunday Morning Banjarmasin setelah berhasil mengalahkan Klub Basket Spartans Banjarbaru, pada babak final dengan skor 58 : 42 untuk kemenangan Sunday Morning, di Gelanggang Olahraga Remaja Hasannudin HM, di Banjarmasin, pada Minggu Malam (29/5).

Sunday Morning menang atas Spartans

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, pihaknya bersyukur pada Kejuaraan Basket Piala Paman Birin Tahun 2022 ini, setelah menghasilkan juara.

“Kami memberikan apresiasi kepada peserta dan masyarakat yang telah antusias dalam mengikuti kejuaraan basket piala Paman Birin,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Hermansyah, setelah melihat antusiasme dari masyarakat terhadap olahraga basket ini, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan akan menjadi Kejuaraan Basket antar klub Piala Paman Birin, akan dijadikan agenda rutin Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Hermansyah mengatakan, Dispora Kalsel akan menggelar kejuaraan basket kelompok umur.

“Dalam rangka melakukan pembinaan cabang olahraga basket di Provinsi Kalimantan Selatan, maka kami akan menggelar kejuaraan kelompok umur,” ujarnya.

Menurut Hermansyah, dengan adanya kejuaraan tersebut, maka diharapkan basket kedepannya, dapat menjadi cabang olahraga unggulan bagi Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya.

“Untuk saat ini cabang olahraga basket mengalami peningkatan yang cukup baik, sehingga diperlukan pembinaan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Pelajari Pengelolaan Program Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan di Bali

BALI – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kunjungan dalam rangka studi komparasi program pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan terkait Pengembangan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Senin (30/5).

Suasana Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Kalsel ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali

Dalam kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel Imam Suprastowo didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi dan Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannoor, beserta Anggota Komisi II lainnya dan pihak Dinas Ketahanan Pangan Kalsel disambut hangat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Gusti Agung Bagus Adiyasa beserta jajarannya.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo mengungkapkan rasa terima kasihnya sudah diterima dengan baik dalam kunjungan kerja tersebut. Ia melihat di Provinsi Bali kegiatan pertaniannya lebih menonjol meskipun untuk luas lahannya telah diperkecil akan tetapi mempunyai kekuatan pengelolaan lebih baik daripada di Kalimantan Selatan.

“Inilah yang perlu kita pelajari tentang pengelolaannya, kalau hasil dan sebagainya itu relatif dan kita harapkan kedepan untuk hal-hal yang baik bisa kita contoh dan dapat dilaksanakan di Provinsi Kalsel,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi. Menurutnya, provinsi Bali bukan hanya sekedar tujuan wisata domestik dan internasional akan tetapi ada hal yang menarik yaitu pertanian serta ada juga peternakan di sini.

“Apapun hasil yang kita bawa dari Provinsi Bali ini, hal yang baik bisa kita ambil untuk Kalimantan Selatan,” kata Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini.

Sementara itu, Plt Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Gusti Agung Bagus Adiyasa mengucapkan terima kasih kepada Komisi II DPRD Kalsel yang sudah berkenan datang ke Provinsi Bali. Ia juga menjelaskan tentang kondisi sektor pertanian di Provinsi Bali.

“Walaupun kami di Bali punya wilayah kecil tetapi kami masih mempunyai gunung, danau, serta sungainya juga masih relatif bagus sehingga sebagian sawah kami bisa tanam tiga kali dalam setahun,” ucapnya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengupayakan peningkatan mutu pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Peningkatan mutu yang dimaksud adalah berfokus pada layanan di bidang jantung dan stroke, bidang kanker dan hati, kencing manis serta ginjal dalam pemenuhan persiapan sebagai rujukan regional sebagai bagian dan roadmap kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Suasana Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kalsel ke Kementerian Kesehatan RI

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Gina Mariati, selaku pimpinan rombongan menjelaskan dalam upaya tersebut, komisinya yang membidangi kesejahteraan rakyat bersama pihak RSUD Ulin Banjarmasin berkunjung ke Kemenkes RI, pada Jum’at (28/5).

“Kita berharap Kementerian Kesehatan RI bisa membantu untuk memfasilitasi kebutuhan RSUD Ulin Banjarmasin untuk bisa mempersiapkan sebagai rumah sakit rujukan,” katanya.

Terlebih, lanjut Gina, sebagai salah satu daerah penyangga ibu kota nantinya, tentu peran Kalsel sangat berpengaruh. Ia berharap Kalsel sudah siap untuk memfasilitasi RSUD rujukan yang dimaksud. Selain itu, Guna juga berharap sebelum tahun 2023 persoalan rumah sakit yang belum terakreditasi dan lain sebagainya sudah dapat teratasi.

Kedatangan rombongan Komisi IV DPRD Kalsel diterima langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Mutu Pelayanan Kemenkes RI, dr. Sunarto.

Sunarto mengaku dirinya merasa senang karena DPRD terlibat dalam hal-hal teknis semacam ini, sehingga menurutnya pengawalan semacam ini sangat baik dilakukan oleh pihak Komisi IV DPRD Kalsel.

“DPRD ini kan representasi dari masyarakat, jangan sampai masyarakat menerima pelayanan yang tidak bermutu. Jangan sampai ada rumah sakit di Kalsel yang tidak terakreditasi,” jelasnya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Kepala BPS RI Direncanakan Akan Datang ke Kalsel

BANJARBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan Ke kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan. Kunjungan ini dilakukan Kepala BPS Kalimantan selatan Yos Rusdiansyah beserta jajaran, untuk bertemu langsung dengan Gubernur Sahbirin Noor, di ruang Kerjanya pada Senin (30/5).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala BPS Kalsel Yos Rusdiansyah mengatakan, tujuan dilakukannya kunjungan ini yakni untuk menyampaikan rencana kedatangan Kepala BPS RI Margo Yuwono ke Kalsel, yang direncanakan akan dilakukan acara ramah tamah bersama di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Kamis (9/6) mendatang. Dengan diadakanya audiensi tersebut, Yos rusdiansyah mengharapkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dapat bertemu langsung dengan Kepala BPS RI untuk membahas beberapa hal terkait kondisi daerah ini.

Gubernur Kalsel (Kiri) bersama kepala BPS Kalsel (Kanan)

“Kami melaporkan bahwa dalam waktu dekat bulan juni, kedatangan kepala BPS RI ke Kalsel, oleh karena itu kami melaporkan ke Pak Gubernur agar bisa bertemu dengan kepala BPS RI,” ungkap Rusdiansyah.

Rusdiansyah menambahkan, selain menyampaikan rencana kedatangan Kepala BPS RI, pihaknya juga telah melaporkan dengan adanya Sensus penduduk yang akan dilaksanakan mulai 1 – 30 Juni mendatang. Sensus penduduk bertujuan untuk melihat karakteristik jumlah penduduk, seperti kelahiran, kematian, dan perpindahan, serta informasi terkait pekerjaan, perumahan, kesehatan, dan pendidikan.

“Ini merupakan lanjutan dari Sensus penduduk tahun 2020 lalu, alhamdulillah Gubernur Kalsel mendukung penuh kegiatan sensus penduduk ini, melalui video rekaman dari Videotron Diskominfo Provinsi Kalsel,” lanjut Rusdiansyah.

Ditambahkan Yos Rusdiansyah, dengan adanya lanjutan sensus penduduk tahun 2020 lalu, maka pihaknya dapat menggali informasi terhadap rumah tangga yang berkait dengan ciri-ciri yang berguna untuk para pengambil kebijakan, khususnya Indonesia Emas 2045 nantinya. (MRF/RDM/RH)

Komisi II DPRD Kalsel Pelajari Fluktuasi dan SHP di Jatim

SURABAYA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur (Jatim) dalam rangka studi komparasi terkait Fluktuasi dan Standar Harga Pangan (SHP), Jum’at (27/5).

Suasana Kunker Komisi II DPRD Kalsel ke Disperindag Jatim

Kedatangan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi serta anggota Komisi II lainnya disambut oleh Kepala Disperindag Jatim yang diwakili Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Yudi Ariyanto beserta jajarannya.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo mengungkapkan kunjungan ini dilakukan dalam rangka mencari solusi-solusi dan menindak lanjuti Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) yang telah disepakati antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel dengan Pemprov Jatim pada 13 April 2022 lalu.

“Kita ingin kerjasama yang saling menguntungkan seperti yang sudah dilakukan, yaitu penjajakan-penjajakan yang dilaksanakan oleh BUMD dan Bangun Banua dengan perusahaan daerah makanan yang ada di Jatim, namun masih ada beberapa hal yang menjadi kendala sehingga belum bisa dilaksanakan sampai saat ini dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, menurut Imam, Kalsel juga banyak mempunyai peluang bisnis bagi warga Jatim untuk mengembangkan usaha-usaha di Kalsel. Sehingga ia berharap adanya alih teknologi hilirisasi dari produk-produk baik itu di bidang pertanian, perkebunan, peternakan yang mana antara Kalsel dan Jatim betul-betul saling memanfaatkan dan saling menguntungkan.

Sementara itu, Kabid PDN Disperindag Jatim, Yudi Ariyanto mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kedatangan Komisi II DPRD Kalsel di instansinya. Hal ini sebagai bentuk koordinasi dan jalinan kerjasama yang telah disepakati kedua belah pihak.

“Kunjungan kerja ini, disamping untuk kita saling mempererat hubungan silaturrahmi yang baik dan harmonis, tentu juga menjadi penting dan strategis, karena sebagai bentuk koordinasi dan menjalin kerjasama yang telah disepakati antara kedua belah pihak,” pungkasnya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Disdikbud Kalsel Kerahkan Pegawai Kejar Pencairan Gaji PPPK

BANJARBARU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Kalimanatan Selatan terus berupaya melakukan pencairan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) yang tertunda sejak April lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun mengungkapkan, keterlambatan pencairan gaji ini akibat adanya kendala yang dialami Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel saat proses penginputan data PPPK. Seperti pemadaman listrik yang terjadi di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel selama berhari-hari belum lama tadi.

Padahal diakuinya, dirinya telah mengerahkan pegawai Disdikbud Kalsel bekerja siang dan malam, guna membantu percepatan penginputan data tersebut.

“Dan saya beritahu, pada saat libur lebaran, melalui WA (WhastApp), saya yang mengurus itu lembur sampai malam. Karena dia harus melakukan percepatan penginputan,” ucap Madun (sapaan akrab), Jumat (27/5).

Madun berpesan kepada PPPK guru di Kalsel agar tetap bersabar menunggu proses penginputan data ini. Karena, Madun membeberkan, dirinya bahkan rela menyewa hotel untuk pegawai agar dapat tetap bekerja meskipun terjadi pemadaman listrik di kantor.

“Karna saya tau ini masalah kesejahteraan, masalah perut saya sangat tau itu. Tapi karyawan karyawati kami yang PPPK juga harus mengerti. Penginputan dari komputer ke komputer itu memerlukan waktu beberapa menit,” terangnya.

Madun optimis, tunggakan gaji dari April hingga Juni serts Tunjangan Hari Raya (THR) guru PPPK di lingkup Pemprov Kalsel segera dibayarkan paling lambat akhir Juni 2022.

“Doakan saja, mudah-mudahan dapat segera terbayar. Kita juga akan membayarkan langsung ke semua PPPK, tidak secara bertahap,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Kepengurusan DPD Partai Gerindra Kalsel Resmi Dilantik

BANJARMASIN – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di salah satu hotel berbintang, Kamis (26/5).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pimpinan pusat meminta DPD Partai Gerindra Kalsel segera melakukan pembenahan-pembenahan, dan pemetaan untuk meraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024.

Suasana Pelantikan Pengurus DPD dan Rakerda Partai Gerindra Kalsel

“Kita harus sinergikan perolehan suara antara DPRD kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR RI, serta serius untuk memenangkan Pemilu 2024,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa menyampaikan Partai Gerindra telah bersiap untuk menghadapi Pemilu tahun 2024.

“Sekarang tinggal pembuktiannya. Kekurangan harus dievaluasi. Sekarang momen Partai Gerindra untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam memenangkan Pemilu 2024,” jelasnya.

Sedangkan Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel yang baru dilantik, Mariana mengharapkan kepengurusan yang baru ini bisa dan harus bekerjasama dan lebih solid untuk Partai Gerindra di Kalsel.

“Mudah-mudahan melalui kepengurusan kami yang baru ini, Gerindra di Kalsel lebih dicintai oleh masyarakat Banua dan membawa kebaikan. Serta mampu mencapai target yang diinginkan dalam Pemilu 2024 mendatang,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Kalsel Resmi Miliki Gedung Perpustakaan Difabel

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi memiilki gedung layanan perpustakaan difabel.

Suasana peresmian gedung perpustakaan difabel

Peresmian gedung yang terletak di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispersip) Kalsel di Jalan Ahmad Yani KM 6 tersebut dilakukan Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar bersama Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando, Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie, Selasa (24/5).

Suasana pengukuhan Bunda Literasi

Peresmian perpustakaan khusus bagi disabilitas yang terdiri dari dua lantai dan dua bangunan tersebut dirangkaikan dengan acara pengukuhan Fathul Jannah Muhidin sebagai Bunda Literasi Kalsel serta talkshow peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (IPL) di aula Dispersip Provinsi Kalsel.

Penyematan Bunda Literasi dilakukan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan Pemprov Kalsel berupaya memastikan pengembangan SDM dan literasi turut menyentuh kalangan difabel, dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Kendati Kalsel saat ini menduduki peringkat IPL tertinggi se-Indonesia, menurutnya, Gubernur Kalsel berpesan agar tidak berhenti berinovasi dan menyiapkan pelayanan terbaik.

“IPL tertinggi se Indonesia dengan nilai 48.7, tentu bukan prestasi yang datang kebetulan. Setidaknya perlu perjuangan panjang, tak kalah penting ialah menggerakkan komunitas-komunitas literasi untuk berperan aktif mengedukasi masyarakat hingga ke pelosok,” katanya.

Disamping itu, Gubernur Kalsel menyampaikan pembangunan literasi menjadi tulang punggung kualitas sumber daya manusia. Saat ini pemerintah selalu berupaya maksimal untuk menyiapkan pelayanan terbaik dan akses literasi yang seluas-luasnya.

“Minat baca yang tinggi akan melahirkan masyarakat yang cerdas, produktif, dan kreatif,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie menyebutkan, anggaran pembangunan gedung layanan perpustakaan difabel berasal dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK)

“Gedung perpustakaan yang diresmikan dibangun dari DAK fisik perpustakaan nasional tahun anggaran 2021,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version