Pemprov Kalsel Gelar Latihan Karate Bersama

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar silaturahmi dan latihan karate bersama ratusan karateka Kalsel, di halaman kantor Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru, Jumat pagi (16/6).

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (topi), saat melakukan peregangan, dibantu salah satu peserta latihan

Latihan dipimpin Gubernur Kalsel Sahbirin Noor serta pelatih Asean Games Sensei Omita Olga Ompi, dan diikuti sejumlah pejabat lingkup Pemprov Kalsel, termasuk para atlet yang akan bertanding pada ajang Pra PON Agustus mendatang.

Sejumlah anak-anak terlihat bersemangat saat mengikuti latihan karate bersama Pemprov Kalsel, di halaman Setdaprov Kalsel

Sahbirin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi antar karateka se-Kalsel. Selain itu, menurutnya ini juga merupakan salah satu langkah persiapan Kalsel sebagai tuan rumah Pra PON 2023 cabang karate.

“Kita siapkan mereka (atlet) melalui latihan ini. Kita juga mendorong agar siap mengikuti pertandingan nanti,” ujar Paman Birin sapaan akrabnya.

Senasa dengan Gubernur, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Hermansyah menyebut, latihan bersama ini dapat memicu semangat para atlet untuk menyumbang medali bagi Kalsel pada ajang Pra PON 2023 nanti.

“Kita optimis atlet cabor karate kita akan menyumbang banyak medali,” ucapnya.

Selain pemicu semangat, menurut Hermansyah, kegiatan ini juga merupakan wujud nyata Pemprov Kalsel dalam memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.

“Inisiasi Paman Birin ini akan terus kita gelorakan, agar semangat olahraga terus berkembang di Kalsel,” ujarnya. (SYA/RDM/RH)

Lab K3 Disnakertrans Kalsel Apresiasi Perusahaan Yang Banyak Ajukan Pengujian

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, sangat mengapresiasi Perusahaan yang telah banyak mengajukan permohonan pengujian.

Kepada wartawan, Kepala Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Noorlianisyah, ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (16/6) mengatakan, hingga memasuki bulan ke enam di tahun 2023 ini sudah sekitar 61 perusahaan yang dilayani, dan surat permohonan yang masuk ada sebanyak 102. Ia memastikan dapat terus maksimal memberikan pelayanan pengujian dengan menurunkan dua hingga tiga tim secara bergantian.

“Kami apresiasi kepercayaan selama ini oleh pihak perusahaan,” katanya

Disampaikan Noorlianisyah, berdasarkan data sementara untuk pendapatan asli daerah, baru mencapai sekitar Rp833 juta rupiah, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,6 miliar. Rencananya akan dilakukan perubahan target menjadi Rp 2,5 miliar.

“Perusahaan yang dilayani tidak hanya tersebar ditiga belas Kabupaten dan Kota, juga dari Kalimantan Tengah,” ungkapnya

Lebih lanjut Noorlianisyah menambahkan, pihaknya sekarang ini menggunakan videotron sebagai media sarana promosi, dengan menampilkan berbagai macam kegiatan, fasilitas serta keunggulan yang dimiliki dalam bentuk gambar dan video.

“Untuk dimedia sosial tetap juga kita promosikan,” tutupnya.

Seperti diketahui, tugas pokok Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, adalah melakukan pelayanan higiene perusahaan ergonomi kesehatan dan keselamatan kerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat aman nyaman dan selamat, agar tenaga kerja sejahtera dan produktif dalam bekerja. (NHF/RDM/RH)

Peringati Hari Bhayangkara ke 77, Polda Kalsel Gelar Lomba Memanah, Berburu, dan Menembak

BANJARBARU – Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 77 tahun 2023, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar berbagai macam perlombaan. Perlombaan tersebut diantaranya menembak, safari berburu dan panahan. Tujuan diadakannya perlombaam menembak, safari berburu dan panahan, adalah untuk mempererat hubungan antar pemangku kepentingan khususnya di Kalimantan Selatan, serta meningkatkan keterampilan para peserta menembak dan panahan.

Pelepasan Lomba Safari Berburu Polda Kalsel

Pembukaan perlombaan Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 77 tersebut, dilaksanakan di Satbrimob Polda Kalsel, pada Jum’at (16/6).

Kapolda Kalsel Andi Rian Djajadi menyampaikan, pentingnya olahraga menembak dan panahan dalam melatih ketangkasan, kecepatan, dan ketepatan khususnya bagi anggota Kepolisian. Keahlian dalam menembak dan memanah merupakan bagian integral dari tugas seorang polisi, terutama dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Tujuan diadakannya perlombaam menembak, safari berburu dan panahan, yakni untuk mempererat hubungan dam sinergitas antara jajaran,” ungkap Andi.

Ia mengungkapkan, selain menggelar perlombaan memanah, berburu, dan menembak. Dalam memperingati hari Bhayangkara ke 77 tahun 2023, pihaknya juga melaksanakan bakti sosial dan bakti kesehatan, yang ditujukan kepada masyarakat serta para purnawirawan. Bakti sosial tersebut berupa penyaluran bantuan sosial sebanyak kurang lebih 9000 paket, program bedah yang sudah tergelar sebanyak 100 unit rumah di seluruh kalsel. Dan bakti kesehatan termasuk juga operasi bibir sumbing, operasi katarak, pembagian kursi roda dan penyaluran kaki palsu.

“Kami mengharapkan bakti sosial dan bakti kesehatan tersebut, dapat membantu masyarakat maupun para purnawirawan TNI-Polri yang membutuhkan, ” jelas Andi.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengapresiasi terhadap berbagai lomba yang digelar jajaran Polda Kalsel untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023. Kegiatan yang diadakan Polda Kalsel merupakan kegiatan rutin tahunan sehingga kegiatan ditahun 2023 ini diharapkan dapat lebih menggelora dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Begitu juga dengan kegiatan sosial atau kemasyarakatan yang dilaksanakan, untuk membantu mereka yang kurang mampu,” ucap orang yang akrab disapa Paman Birin ini.

Kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan yang diadakan Polda Kalsel menurut Paman Birin. Merupakan bentuk kepedulian Polda Kalsel untuk masyarakat banua.

“Ini bukti bahwa jajaran Polda Kalsel hadir di tengah-tengah masyarakat, ” tutup gubernur.

Untuk diketahui, lomba Safari Berburu dilaksanakan selama 3 (tiga) hari yakni mulai Jumat hingga Minggu tanggal 23 – 25 Juni 2023 di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, yang diikuti 30 peserta dari Perbakin Kalsel. Lomba panahan digelar pada Jumat dan Sabtu tanggal 23-24 Juni 2023 di Lapangan Tembak Teratai Satbrimob Polda Kalsel di Banjarbaru, dan diikuti 174 orang dari unsur forkopimda dan TNI- Polri. Sedangkan lomba menembak sasaran diselanggarakan pada Jumat hingga Minggu di Lapangan Tembak Teratai Satbrimob Kalsel, yang diikuti 309 orang. (MRF/RDM/RH)

Jatah Air Zam Zam Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin, Sudah Disiapkan di Asrama Haji

BANJARBARU – Ribuan galon air zam-zam bagi jemaah haji Embarkasi Banjarmasin sudah tiba di asrama haji, pada Kamis (15/6).

“Sementara ini yang sudah tiba berjumlah 3.000 galon, setiap galonnya berisi 5 liter, masing-masing jemaah haji akan mendapatkan satu galon,” ujar Agung Gunawan General Manager Garuda Indonesia.

Agung menjelaskan, air zam-zam tersebut dikirim langsung dari Arab Saudi dalam beberapa kali pengiriman menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

“Untuk pengiriman selanjutnya menggunakan pesawat garuda GA8113 sebanyak 2.000 galon, dan akan diserahkan nanti sesuai dengan jumlah jemaah haji yang telah berangkat, dan sisanya nanti diserahkan setelah semua Kloter dari Embarkasi Banjarmasin tersebut diberangkatkan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris I Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin Edy Murdianto menerangkan, untuk mekanisme pembagian zam-zam untuk jemaah haji akan dilaksanakan secara kondisional.

“Artinya kita serahkan kepada panitia daerah nantinya apakah akan dibagikan di asrama haji saat kedatangan jemaahnya, atau mau dibawakan dan dibagikan didaerahnya masing-masing,” katanya.

Namun sebelumnya, menurut Edy, pihaknya akan memastikan terlebih dulu jumlah air zam-zam sesuai dengan jumlah jemaah haji yang berangkat melalui embarkasi Banjarmasin.

“Nanti akan kita pilah dulu berapa galon zam-zam untuk jemaah haji Kalsel dan untuk Kalteng, baru kita distribusikan kepada masing-masing panitia daerahnya,” tambahnya.

Selanjutnya Edy mengharapkan, hal ini dapat diketahui oleh semua jemaah haji sehingga mereka bisa tenang, dan tidak perlu terlalu memikirkan cara membawa air zam-zam ke tanah air. Sebab jatah air zam-zam mereka sudah disiapkan di asrama haji. (PPIH.EmbarkasiBanjarmasin-RIW/RDM/RH)

Ikan Selangat, Bawa Hariah ke Ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional

BANJARMASIN – Ikan Selangat membawa Hariah menjadi, Perwakilan Pemuda Pelopor Bidang Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, ke ajang Pemilihan Tingkat Nasional Tahun 2023 mendatang.

“Ikan selangat di Kotabaru memiliki nilai jual paling rendah dari jenis ikan ikan lainnya,” ungkap Pemenang Satu Bidang Pangan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Bidang Pangan Hariah, kepada Abdi Persada FM, Jumat (16/6).

Namun, lanjutnya, pasokan ikan tersebut cukup melimpah. Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk meningkatkan nilai jual dari ikan tersebut.

“Peningkatan nilai jual yang kami lakukan, dengan mengolah menjadi produk jadi. Salah satunya, Abon Ikan Selangat, Ikan Kering Selangat, Ikan Suir Selangat, serta lainnya,” jelasnya.

Maka, lanjut Hariah, dengan diolah menjadi produk jadi tersebut, nilai jual Ikan Selangat mengalami peningkatan.

Dalam pengolahan ikan selangat ini, pihaknya, mampu menyerap tenaga kerja dari pemuda dan ibu rumah tangga setempat sebagai pekerja, yang tergabung dalam penggerak Usaha Kecil Mikro (UKM) di Kotabaru.

“Untuk pasar produk Abon Ikan Selangat sudah ada dibeberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan, seperti di Kota Banjarmasin, serta daerah lainnya,” jelas Hariah lebih lanjut.

Sedangkan di Kotabaru sendiri produk Abon Ikan Selangat dijual di toko toko pusat oleh oleh serta lainnya.

“Bahkan, produk Abon Ikan Selangat dibawa ke luar negeri. Sebagai makanan pengobat rindu, terhadap makanan di Tanah Air,” ujar Hariah.

Selain itu, lanjutnya, para mahasiswa yang berkuliah di luar negeri membawa produk Abon Ikan Selangat ini, pada saat mereka kembali berkuliah di luar negeri tersebut.

“Kami berharap pangsa pasar produk Abon Ikan Selangat Kotabaru ini, dapat terus meningkat di Tanah Air, bahkan Luar Negeri,” ucap Hariah. (SRI/RDM/RH)

Serap Aspirasi Masyarakat, Supian HK Juga Temani Nelayan Menangkap Ikan

HULU SUNGAI UTARA – Momen kembali ke Daerah Pemilihan (Dapil) untuk menyerap aspirasi masyarakat atau yang biasa disebut dengan reses, dimanfaatkan dengan baik oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK turun langsung ke lapangan.

Sebagaimana yang dilakukannya di Desa Pal Batu Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), selain menggelar rapat resmi dengan aparatur desa setempat, Supian HK juga berbaur dengan para nelayan menangkap ikan dengan teknik “Selambau”.

Suasana Reses Ketua DPRD Kalsel, Supian HK di Desa Pal Batu

Selambau adalah alat tangkap ikan tradisional, yang cara kerjanya yaitu memasang jaring ditengah sungai saat air pasang, kemudian saat air surut maka ikan akan ikut turun, maka saat itulah kumpulan ikan yang lewat terjebak dalam jaring yang panjang ditengah sungai.

“Teknik menangkap ikan seperti ini lebih ramah terhadap ekosistem air sungai, hanya ikan besar yang masuk ke dalam jaring yang dapat diangkat, sehingga habitat ikan masih terjaga”, jelasnya kepada wartawan, Jum’at (16/6).

Lebih lanjut, Supian HK juga menghimbau para nelayan agar lebih bijaksana dalam menangkap ikan, menghindari penangkapan ikan dengan cara disetrum dan menggunakan potas (racun ikan) agar ekosistem air sungai dapat terjaga dengan baik.

“Sehingga anak cucu kita dapat terus merasakan kekayaan alam yang terdapat di sungai kita, di Hulu Sungai Utara ini,” harapnya.

Pada waktu berbeda, dalam pertemuan dengan aparatur Desa Pal Batu, masyarakat masih mengeluhkan banyaknya tanaman Susupan Gunung yang menutupi daerah perairan setempat. Menanggapi hal tersebut, Supian HK berjanji bersama pemerintah daerah akan terus mengupayakan, pengendalian pertumbuhan tanaman tersebut. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Targetkan IKD Hingga Akhir 2023 Minimal 23 Persen

BANJARBARU – Kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kalsel hingga Juni ini baru terealisasi 5 persen. Namun di akhir 2023, pemerintah provinsi bakal menargetkan minimal 23 persen.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan (Dukcapil) Kalsel, Zulkifli, mengungkapkan, alasan masih rendahnya capaian IKD ini dikarenakan akses yang digunakan terbatas alias hanya bisa melalui smartphone bertipe android.

Kepala Dinas Dukcapil Kalsel Zulkifli

“Kalau yang tipenya IOS belum bisa digunakan untuk mengakses KTP berbasis digital ini. Ini akan terus kami upayakan agar nantinya bisa dimanfaatkan,” ungkap dia, di ruang kerjanya, baru-baru tadi.

Menindaklanjuti agar tercapai, dirinya membeberkan, bakal memaksimalkan IKD lewat sosialisasi khususnya yang tinggal di kawasan perkotaan.

“Kita melihat jaringan juga mendukung dan sudah banyak masyarakat yang mengenal digitalisasi itu yang menjadi sasaran kami,” bebernya.

Keuntungan yang didapatkan, kata dia, apabila memiliki IKD rawan atas kehilangannya berkas administrasi kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga tak lagi menjadi kekhawatiran.

“Karena sudah dipermudah lewat smartphone. Aksesnya pun gampang dan tidak perlu lagi menggunakan dompet,” jelasnya.

Meski pemerintah pusat melalui Dirjen Dukcapil Kemendagri RI menargetkan IKD di Kalsel sebesar 25 persen di tahun 2023. Namun, pihaknya tetap mengoptimalkan program tersebut.

“Kolaborasi dengan seluruh dukcapil kabupaten/kota terus dilakukan. Minimal akhir 2023 bisa terealisasi sebesar 23 persen,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

KDEKS Susun 5 Pilar Program, Kalsel Jadi Skala Prioritas Pengembangan Ekonomi Syariah

BANJARBARU – Kalsel menjadi delapan provinsi di Indonesia yang mendapat skala prioritas dalam pengembangan perekonomian berbasis syariah. Melalui penyusunan program kerja (proker) Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) percepatan ini diharapkan terlaksana.

Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Suparmi, mengungukapkan, pemerintah daerah sangat mendukung dengan adanya upaya mendorong potensi perekonomian yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.

Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Suparmi saat membacakan sambutan Sekdaprov Kalsel dalam gelara FGD Penyusunan Program Kerja KDEKS Kalsel 2023 – 2024

“Ini menjadi perhatian kita bersama dan diharapkan tetap menjalin kemitraan yang kuat. Hal ini penting dilakukan khususnya dalam penyusunan program kerja serta koordinasi yang baik dapat menciptakan dukungan komprenhensif dan meminimalkan tumpang tindih dalam pelaksanaan,” ujarnya saat membacakan isi sambutan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar yang diketahui juga menjabat sebagai Ketua KDEKS Kalsel, Kamis (15/6).

Foto bersama dalam rangkaian kegiatan FGD penyusunan proker KDEKS Kalsel 2023-2024

Penyusunan program kerja yang dituangkan dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) itu, kata dia, merupakan langkah kongkrit dari implementasi 13 program prioritas yang dilaksanakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

“Dukungan pemerintah dan KNEKS melalui pemberian NIB (Nomor Induk Berusaha) yang berkelanjutan serta pemberian sertifikat halal gratis dan subsidi. Tentu, kita sudah mampu meringankan beban mereka sebagai pelaku usaha (UMKM). Serta diharapkan nantinya kita bisa membantu dalam proses pelaksanaan sertifikasi halal,” ucapnya.

Apalagi, menurutnya, populasi penganut Islam di Kalsel mencapai lebih dari 97 persen. Sehingga, provinsi ini sangat berpotensi besar dijadikan simpul dalam pengembangan perekonomian berbasis syariah pada masa yang akan mendatang.

“Pemprov Kalsel juga turut berupaya mengembangkan usaha-usaha baru serta mendorong digitalisasi berbasis syariah. Tujuannya, juga agar mampu mendorong pertumbuhan ketahanan ekonomi umat secara lebih positif,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalsel, Wahyu Pratomo, mengungkapkan, tujuan dilakukanya penyusunan program kerja yang dilaksanakan KDEKS Kalsel itu juga dilandasi dengan lima pilar untuk dapat direalisasikan.

“Yang pertama bagaimana cara kita mengembangkan industri produk halal termasuk pariwisata muslim di Kalsel. Kedua bagaiama mendorong keuangan syariah dan ketiga mendorong sosial keuangan syariah yakni keterkaitannya zakat dan wakaf yang ternyata punya potensi untuk dikembangkan sebagai sumber ekonomi pertumbuhan di provinsi ini,” paparnya.

Selanjutnya, dia menuturkan, pilar keempat dan kelima yang masuk dalam penyusunan progam kerja (proker) KDEKS Kalsel diantaranya meningkatkan edukasi literasi serta pengembangan data statistik ekonomi keuangan yang utamanya berbasis syariah.

“Ini ditujukan untuk masyarakat dan pelaku usaha. Jadi, ini adalah 5 area yang kita kembangkan dalam proker KDEKS Kalsel,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Masyarakat Sebut Paman Yani Sosok Peduli dan Banyak Bekerja

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, Muhammad Yani Helmi (Paman Yani) kembali berkeliling guna melaksanakan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat, di Kabupaten Tanah Bumbu, tepatnya di Jl. Dharma Praja RT 05 dan RT 07 Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin serta di desa Irigasi SP I RT 03 RW 02 Kecamatan Karang Bintang, Kamis (15/6).

Foto bersama usai pelaksanaan reses Muhammad Yani Helmi

Ratusan masyarakat pun begitu antusias untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh politisi partai Golkar ini.

Hal ini tidak lepas dari kebiasaan yang dilakukan oleh Paman Yani untuk terus menyapa masyarakat dalam kondisi apapun. Termasuk saat membagikan bantuan di masa pandemi COVID-19.

“Terakhir ke desa ini pada saat pandemi, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. Intinya menyapa masyarakat jangan pada saat ada keperluan saja lah,” ujar Yani Helmi.

Ia juga menyebut telah mendedikasikan dirinya sebagai corong masyarakat dan menjadi milik masyarakat jauh sebelum duduk sebagai anggota dewan.

“Berkeliling ke tengah masyarakat sudah kita lakukan sejak 2018. Bukan hanya pada saat duduk atau pada saat ini ingin dipilih saja. Karena saya memang milik masyarakat dan akan terus begini,” ujarnya.

Dalam paparannya Paman Yani kembali menyampaikan beberapa keberhasilan yang telah dicapai selama menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kalsel.

“Alhamdulillah berkat inisiasi, kerja nyata dan tidak hanya dibelakang meja, Batulicin kini mempunyai SMA sendiri,” paparnya.

Diketahui sebelumnya di ibukota kabupaten Tanah Bumbu ini belum memiliki SMA bahkan sejak dilakukan pemekaran dari Kabupaten Kotabaru 18 tahun silam.

Sementara itu, Kepala Dusun Irigasi SP, Hariyadi, menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas kehadiran Paman Yani di desanya. Ia menyebut Paman Yani merupakan sosok yang sangat mengerti dengan apa yang menjadi keinginan masyarakat.

“Kalau kita mengingat jasa beliau bagi masyarakat. Kami begitu terharu. Terlebih ditengah kesibukan beliau. Masih saja menyempatkan untuk hadir. Beliau ini adalah sosok yang tak banyak bicara namun banyak bekerja,” terangnya.

Turut serta dalam pelaksanaan reses ini pejabat dilingkungan Pemprov Kalsel, seperti Kepala UPPD Samsat Batulicin, Kepala UPPD Samsat Kotabaru, Kepala Pelabuhan Batulicin, Kepala Pelabuhan Kotabaru, Direktur Abdi Persada FM serta lainnya. (ASC/RDM/RH)

RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Optimalkan Layanan Poli Umum

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, terus mengoptimalkan pelayanan Poli Umum.

Kepada Abdi Persada FM, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, Teguh Hadianto, pada Kamis (15/6) mengatakan, sejak diresmikan 17 Agustus 2022 lalu, banyak pasien memanfaatkan dalam pelayanan Poli Umum, untuk memeriksakan kesehatannya. Apalagi dilayani dokter umum dan memiliki alat Tensimeter Digital.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto

“Alat ini berfungsi sebagai pengukur tekanan darah bagi pasien,” ucapnya

Alat Tensimeter Digital, di Poli Umum RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel

Disampaikan Teguh, adanya Poli Geriatri sangat penting, dimana memberikan pelayanan kepada pasien lanjut usia, dalam bentuk melayani penyuluhan kesehatan, konsultasi serta pemeriksaan fisik lainnya. Selain itu juga, untuk UGD umum buka 1×24 jam, dilayani dokter Umum.

“Kami terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua lapisan masyarakat,” jelasnya

Lebih lanjut Teguh menambahkan, untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru memasuki bulan kelima sudah mencapai Rp 2,4 miliar, dari target sebelumnya Rp 3 miliar. Sehingga, akan dilakukan revisi untuk targetnya nanti menjadi Rp 5,9 miliar. Ia optimis mampu dicapai hingga akhir tahun 2023 mendatang.

“Paling banyak pendapatan dari segi pelayanan, yaitu tidak hanya melayani pasien umum juga BPJS Kesehatan, kemudian adanya pendidikan koas dari Fakultas Kedokteran ULM,” tutup Teguh. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version