Harapan Usia Hidup Lansia Banua Meningkat

BANJARMASIN – Harapan usia hidup lanjut usia (Lansia) di Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, mengalami peningkatan.

Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin Wiwit Agung Sri Nur Cahyawati menjelaskan, tahun 2024 ini usia lansia rata rata sudah mencapai 70 tahun keatas, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin Wiwit Agung Sri Nur Cahyawati

“Usia harapan hidup tertinggi di Tanah Air berada di Jogjakarta, dengan rata rata 73 tahun,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Tentunya, lanjut Wiwit, keberhasilan peningkatan usia harapan lansia tersebut, berkat kerja keras semua pihak.

“Meningkatkan usia harapan hidup tersebut, berkat adanya pola makan yang sehat untuk lansia, layanan kesehatan yang bagus untuk lansia yang diberikan oleh Pemerintah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwit juga mengatakan, jika kesadaran pasien lanjut usia untuk mendapat pengobatan di Poli Geriatri RSUD Ulin Banjarmasin semakin meningkat.

“RSUD Ulin Banjarmasin memiliki Poli Geriatri yang khusus memberikan pelayanan kesehatan untuk pasien lansia,” ujarnya.

Poli Geriatri ini sudah berdiri lama di RSUD Ulin Banjarmasin, saat ini sudah dimanfaatkan oleh para lansia, yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Saat ini kami melihat untuk kesadaran para lansia berobat sudah semakin bagus,” ucap Wiwit. (SRI/RDM/RH)

Buka Forum Konsultasi Publik RSJ Sambang Lihum, Acil Odah Dorong Kalsel Bebas Pasung

BANJAR – Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Sabtu (18/5) yang dibuka Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.

Kadinkes Kalsel berfoto bersama dengan Direktur RSJ Sambang dan Kepala Bappeda Kalsel (Sumber foto: Biro Adpim)

Forum Konsultasi Publik ini, merupakan pelaksanaan dari amanat tentang layanan publik yang berkewajiban untuk melaksanakan Forum Konsultasi Publik, yang tertuang dalam Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2009, tentang Pelayanan Publik, Permen PAN RB Nomor 17 Tahun 2017 dan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013.

“Dalam penanganan masalah kejiwaan, stigma terhadap instansi yang melayani kejiwaan seperti RSJ Sambang Lihum, juga terhadap mereka yang memiliki masalah kejiwaan harus menjadi perhatian,” ujar Raudatul Jannah kepada wartawan, usai pembukaan FKP.

Acil Odah (sapaan khas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi) mengatakan, stigma negatif penting dihilangkan, karena mereka yang memiliki masalah kejiwaan juga memiliki hak yang sama untuk menjalani kehidupan.

“Kita perlu mendukung mereka, jangan sampai stigma itu terus melekat kepada mereka, ini akan mempersulit kehidupan maupun penyembuhan,” tegasnya.

Selain itu, Acil Odah juga terus mendorong agar Kalsel bebas dari pasung. Mereka yang memiliki masalah kejiwaan sebut Acil Odah, pasti ada sebabnya, maka dari itu harus ditangani dengan baik dan tepat.

“Kita terus mendorong agar Kalsel bebas dari pasung, bahkan nol kasus,” harapnya.

Acil Odah berharap, melalui Forum Konsultasi Publik ini, seluruh stakeholders dapat berpartisi aktif, sehingga dapat bersama-sama mewujudkan layanan yang prima bagi masyarakat.

“Jadi, forum ini merupakan wahana bagi kita semua, untuk menerima masukan, saran, sehingga kita dapat melakukan evaluasi maupun perencanaan program yang lebih baik lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Plt. Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandhy Noora mengatakan, untuk mewujudkan Kalsel bebas pasung, pihaknya sudah memiliki layanan keliling yang disebut Saliling atau Sambang Lihum keliling.

Plt Direktur RSJ Sambang Lihum (Sumber foto: Biro Adpim)

“Saliling adalah layanan unggulan dan bentuk inovasi dari pelayanan RSJ Sambang Lihum, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung pelayanan yang kami berikan,” ungkapnya.

Yuddy berharap, melalui forum ini juga dapat tercapai kesamaan persepsi, sehingga dapat saling bersinergi dalam memberikan layanan kejiwaan.

“Jadi harapannya, ada saling sinergi antara Pemprov Kalsel dalam hal ini RSJ Sambang Lihum dengan Pemerintah Kabupaten/Kota,” harapnya.

Yuddy menyampaikan, pelaksanaan Forum Konsultasi Publik dimaksudkan untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan, termasuk masyarakat demi terwujudnya peningkatan layanan. (RIW/RDM/RH)

Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024 Harus Jadi Garda Terdepan Promosi Wisata

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, Putra Putri Pariwisata 2024, dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan wisata di Banua. Hal itu disampaikan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, usai membuka gelaran Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Sabtu (18/5).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar

Roy mengatakan, saat ini destinasi wisata yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota, telah memiliki beragam keindahan alam dan kekayaan budaya yang menjadi potensi pariwisata, untuk dapat dikembangkan serta dipromosikan, agar mampu menarik para wisatawan. Sehingga, Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024, merupakan garda terdepan dalam kemajuan Kepariwisataan di Banua.

“Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024, harus mampu meningkatkan citra positif pariwisata daerah, dengan cara dapat memahami yang menjadi keunggulan dari berbagai sektor pariwisata di 13 Kabupaten dan Kota,” ucapnya

Suasana Grand Final Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kalsel 2024

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan, setelah terpilih Pemenang ini mereka memiliki tugas yang sangat penting untuk membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, guna memajukan sektor Pariwisata di Banua dengan cara dapat semakin meningkat kunjungan wisatawan, baik domestik hingga mancanegara.

“Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024 telah diikuti sebanyak 36 finalis, terdiri 18 orang laki-laki dan 18 perempuan, yakni 13 pasang Putra Putri delegasi dari Kabupaten dan Kota, serta 5 pasang Putra Putri merupakan hasil audisi umum. Dimana,
melalui serangkaian seleksi panjang dan penilaian, mulai dari karantina terbuka, tertutup serta sejumlah tahapan lain,” jelasnya panjang lebar

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, pemenang Putra Putri Pariwisata Kalimantan Selatan tahun 2024, kini mengemban misi sebagai promotor duta wisata. Mengingat tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, telah mengajukan Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark.

“Alhamdulillah tahun ini Geopark Meratus masuk dalam penilaian UGG, kita harapkan mereka mempromosikan,” tutup Pj Bupati Tapin ini.

Gelaran Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel tahun 2024, dibuka secara resmi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin beserta jajaran Dispar Kalsel. Dihadiri Pj Bupati Kabupaten Batola Mujiyat dan Pj Bupati Tanah Laut Syamsir Rahman, tak ketinggalan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota serta tamu undangan lainnya.

Adapun Dewan Juri Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel tahun 2024 selain Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, ada pula dari Deksranasda Kalsel, Chatrine Ambarsari, Ling Ling Saputri (Putri Pariwisata Indonesia 2022), Puspa Andhika Mahajana (Talent Manajet EL JHON) Pageant) dan Fatimah Adam (Bidang Kebudayaan)

Untuk diketahui, Juara Pertama Putra Pariwisata Kalimantan Selatan tahun 2024 Muhammad Adhan Chalik dari Kabupaten Tapin, dan Putri Pariwisata Kalsel Raudah berasal Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Selanjutnya Putra Putri Pariwisata Pesona Kalsel 2024, diraih Ramadhan Gymnasiar dan Wangi Maret Ananda. Sedangkan Putra Putri Pariwisata Geopark Meratus Kalsel 2024 Muhammad Nabil Zahidy dan Nadya Azzahra. (NHF/RDM/RH)

Tuntaskan Reses, Paman Yani Komitmen Perjuangkan Suara Rakyat

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani telah menyelesaikan seluruh kegiatan reses di daerah konstituennya yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Reses yang dimulai sejak Minggu (12/5), di Tanah Bumbu itu berakhir di Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Minggu (19/5) malam.

“Alhamdulillah kami bersyukur sudah melaksanakan keseluruhan reses di 16 titik mulai dari Tanah Bumbu hingga malam hari ini di Kotabaru,” kata Paman Yani.

Ia mengatakan, seluruh aspirasi masyarakat di seluruh desa yang menjadi lokasi reses akan disampaikan dan diperjuangkannya di Rumah Banjar (kantor DPRD Kalsel).

“Pasti akan kami sampaikan lewat e-Pokir dulu,” beber Paman Yani.

Paman Yani menyebut, seluruh aspirasi nantinya akan dipilah kembali. Tujuannya untuk memastikan ranah Pemkab dan Pemprov.

“Ini yang perlu diketahui masyarakat,” tutur Paman Yani.

Meski reses di titik terakhir dilaksanakan pada malam hari, hal itu tidak menurunkan sedikitpun antusias dari masyarakat.

Nyatanya, kehadiran wakil rakyat yang kembali terpilih pada Pemilu 2024 itu disambut gembira oleh ratusan masyarakat yang sudah menunggu sejak petang.

“Saya pribadi sangat berterimakasih kepada masyarakat yang kembali mempercayakan saya sebagai motorik suara mereka di Rumah Banjar,” ungkap Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Peringati HUT Ke – 60, PERIP Kalsel Bersama FKPPI Ziarah Bersama Ke Makam Pahlawan

BANJARBARU – Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP) Kalimantan Selatan menggelar ziarah bersama ke makam pahlawan Bumi Kencana dan makam pahlawan Nasional Brigjen TNI Purn Hassan Basry, Sabtu (18/5). Kegiatan ini dalam rangka peringatan memasuki usia ke 60 PERIP.

Ziarah tabur bunga di makam pahlawan bumi kencana

Selain melakukan ziarah dan tabur bunga, PERIP Kalsel juga merangkainya dengan kegiatan bakti sosial ke panti asuhan, untuk memberikan tali asih kepada penghuni panti.

Dipimpin Ketua PERIP PD Kalsel, Indriati Annikmah Nasib Alamsyah, ziarah diawali dengan upacara penghormatan kepada para pahlawan pejuang Banua.

Selain PERIP Kalsel, ziarah tabur bunga juga dihadiri Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (KB-FKPPI) Kalsel, dimana Sekretaris Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta (HIPWI FKPPI) Kalsel Nawang Wijayanti menjadi pemimpin barisan upacara ziarah tabur bunga.

Kepada Abdi Persada FM, Ketua PERIP PD Kalsel, Indriati Annikmah Nasib Alamsyah menyampaikan, ziarah tabur bunga serta pembagian tali asih kepada anak – anak panti, merupakan kegiatan rutin yang pihaknya laksanakan disetiap memperingati ulang tahun PERIP.

“Ini rutin kita lakukan agar jiwa pahlawan tetap melekat di hati seluruh pengurus dan anggota Perip Kalsel,” ungkap Indriati.

Usai berziarah, rombongan PERIP Kalsel langsung menuju ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (Panti Asuhan), untuk memberikan santunan berupa uang tunai. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua PERIP PD Kalsel, kepada pengurus lembaga.

Indriati berharap di usia ke 60 ini, PERIP PD Kalsel semakin kompak dan tetap meneruskan perjuangan para pendahulu.

“Karena kita juga termasuk bagian dari para pejuang, kita ingin meneruskan semangat mereka, semangat pengabdian tanpa batas,” tutup Indriati.

Di tempat yang sama, Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel Nawang Wijayati menyampaikan, diulang tahun ke 60 tahun PERIP ini, pihaknya juga mengucapkan rasa syukur dan turut berbahagia, dan hal ini menjadi salah satu kegiatan silaturrahmi antara FKPPI Kalsel bersama PERIP Kalsel.

“Kita harus dapat mengenang kembali jasa – jasa para pahlawan yang telah berhasil memerdekakan Republik Indonesia ini dari para penjajah,” ungkap Nawang.

Ia melanjutkan, ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan, memiliki kesan tersendiri bagi anggota FKPPI Kalsel, dimana selain mempererat tali silaturrahmi, juga dapat mengudakasi anggota FKPPI yang merupakan putera-puteri purnawirawan TNI/POLRI.

“Dalam hal ini FKPPI Kalimantan Selatan agar lebih mengenal sejarah perjuangan para pahlawan,” tutup Nawang.

Senada dengan Nawang Wijayati, Bendahara PD XVI KB FKPPI Kalimantan Selatan Novita Tyasti Zaidi menyampaikan, PERIP Kalsel bersama FKPPI Kalsel akan terus menjalin kerjasama, hal ini bertujuan untuk terus menjalankan misi – misi pahlawan nasional, yang gugur dalam membela persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

“Kami FKPPI Kalsel mengucapkan selamat ulang tahun ke 60 untuk PERIP,” ungkap Novi. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Bersama Dekranasda Ikuti Pameran Expo Syukuran HUT Ke-44 Dekranas di Solo

SOLO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perindustrian (Disperin) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalsel sebagai pembina Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengikutsertakan Pameran Expo dalam Rangka HUT Dekranas ke-44, di salah satu Hotel di Solo, Jawa Tengah.

Selain itu, HUT Dekranas ke-44 dirangkai dengan Rapat Kerja Nasional Dekranas dan Parade Mobil Hias yang telah didukung Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel diikuti TP PKK Kalsel dalam mendukung pariwisata.

Plt Kepala Disperin Provinsi Kalsel, Mursyidah Aminy yang juga Plt Ketua Harian Dekranasda Provinsi Kalsel mengatakan, pihaknya memang membawa dua pelaku IKM dengan memasarkan produk unggulannya masing-masing, termasuk sasirangan.

Produk kerajinan unggulan IKM yang dipamerkan sudah terbukti kualitasnya, seperti produk kain sasirangan dan fashion berbahan sasirangan ready to wear.

Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, Hj Raudhatul Jannah (Kiri)

“Mudah-mudahan kerajinan produk sasirangan Kalsel bisa lebih menarik minat masyarakat karena kita sudah tahu Sasirangan sekarang sudah terdaftar sebagai warisan budaya sehingga sasirangan terhindar dari adanya pengakuan dari daerah atau negara lain,” kata Mursyidah, Rabu (15/5).

Mursyidah mengungkapkan, pihaknya akan terus menjalankan program Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah (Acil Odah) dalam memajukan potensi produk kerajinan yang bernilai ekonomi untuk peluang usaha.

“Sehingga para pelaku usaha di Kalsel bisa termotivasi dalam mengembangkan produknya agar bisa lebih memperluas jaringan pasar,” tutur Mursyidah.

Diutarakannya, kedepannya akan lebih memotivasi para pelaku IKM dalam mengembangkan sasirangan pewarna alam karena memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

“Kami memang mendukung penuh kepada para pelaku IKM dalam memasarkan produk daerah agar bisa diminati pasar domestik dan pasar ekspor,” tutup Mursyidah. (DISPERIN.KALSEL-MRF/RDM/APR)

Tahapan Seleksi Direksi LPPL Abdi Persada FM Periode 2024-2029 Telah Usai, Peserta Tinggal Menunggu Pengumuman Terpilih

BANJARBARU – Seluruh rangkaian tahapan seleksi calon direksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada 104,7 FM periode 2024-2029 sudah seluruhnya terlaksana, setelah mengikuti berbagai tahapan yakni seleksi Administrasi, Computer Assisted Test (CAT), Uji Psikotes dan Wawancara, peserta kini tinggal menunggu penetapan siapa yang terpilih.

Suasana tahapan Uji Psikotes seleksi direksi LPPL Abdi Persada FM

Ketua Dewan Pengawas LPPL Radio Abdi Persada FM, Anisyah memberikan apresiasi kepada semua peserta yang telah mengikuti tahapan seleksi, sehingga pihaknya memastikan dari 4 calon direksi yang mengikuti seleksi akan dipilih yang terbaik untuk menjadi direktur

Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM, Anisyah (tengah) didampingi anggota dewan pengawas saat diwawancara

“Tahapan seleksi ini adalah rangkaian untuk menjadi direktur LPPL Abdi Persada FM maka dari itu kami melibatkan berbagai pihak profesional dalam tes dengan harapan mencari satu orang yang terbaik dari semua peserta,” ucapnya, Rabu (15/5)

Anisyah menambahkan semua tahapan tes sebelumnya sudah dilaksanakan dan berjalan lancar tanpa kendala dari pihak panitia maupun para peserta calon direksi

“Hingga saat ini peserta terlihat antusias dan bersemangat mengikuti semua tahapan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi, tidak lupa pula kami juga berterima kasih kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel telah membantu dan mendukung penuh atas terselenggaranya seleksi ini,” katanya.

Sementara itu, salah seorang peserta calon direksi, Hayatun Nufus, mengucapkan terima kasih kepada semua panitia seleksi yang terlibat karna telah menunjukkan sikap profesional selama sleksi berlangsung

“Mengikuti seleksi calon direksi di LPPL Abdi Persada FM ini sangat berkesan sekali, kami sangat berterima kasih merasakan keprofesionalan semua pihak disini mulai dari panitia hingga penguji, terlebih lagi kepada LPPL Abdi Persada FM,” ungkapnya.

Kesan baik juga dirasakan oleh peserta calon direksi lainnya, Rommy Rakhmat Rezki. Usai tes akhir wawancara ia mengatakan, dari tahapan awal hingga tes selesai ia menilai kinerja seluruh pihak sangat maksimal dalam memberikan kenyamanan serta fasilitas yang baik kepada semua peserta calon direksi

“Kami merasa secara keseluruhan atas semua seleksi yang telah kami lalui sangat puas dimana pihak panitia sangat memperhatikan secara detail setiap tahapan dan sangat profesional dalam menjalankannya,” tutupnya.

Sementara, untuk pengumuman penetapan direksi nantinya akan diinformasikan setelah penilaian semua tahapan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM. (BDR/RDM/RH)

Gelar Reses, Rachmah Terima Aspirasi Warga Terkait Pelatihan Bagi Anak-Anak Putus Sekolah

BANJARMASIN – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias menerima banyak aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) kota Banjarmasin dalam kegiatan resesnya yang digelar mulai 12 Mei 2024 lalu.

Menurut Rachmah, salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait usulan adanya pelatihan bagi anak-anak yang putus sekolah seperti pelatihan perbengkelan, menjahit dan perbaikan handphone.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, maka anak-anak yang putus sekolah tadi memiliki keterampilan untuk bekerja sehingga bisa mengurangi angka pengangguran,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (15/5).

Suasana Reses Anggota DPRD Kalsel, Rachmah Norlias di Kawasan Banjarmasin Utara

Selain itu, lanjut Rachmah, dalam reses tersebut, warga Banjarmasin juga mengusulkan adanya program bedah rumah bagi rumah warga yang tidak layak huni serta bantuan bagi lanjut usia agar bisa lebih ditingkatkan.

“Aspirasi masyarakat ini akan dikumpulkan dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait sesuai kewenangannya agar bisa ditindaklanjuti,” terangnya.

Sementara itu, warga Banjarmasin, Mukhyar menyambut baik reses yang digelar oleh Anggota DPRD Kalsel karena melalui kegiatan ini, wakil rakyat dapat menjalin komunikasi dengan masyarakat, khususnya di Banjarmasin.

“Di Banjarmasin, masih banyak hal yang perlu dibenahi bersama, antara lain untuk pendidikan, sekolah, tempat-tempat ibadah yang perlu dibantu dan infrastruktur lainnya manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Reses ke Kelurahan Batulicin, Paman Yani Respon Keluhan Warga Terkait Abrasi Jalan

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi merespon keluhan warga Kelurahan Batulicin, Tanah Bumbu, terkait abrasi di tepi jalan milik Pemprov Kalsel.

Menurut warga setempat, abrasi itu menyebabkan luapan air ke pemukiman saat terjadi pasang di sungai sekitar.

Saat melaksanakan reses atau menjaring aspirasi masyarakat di Kelurahan Batulicin, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani langsung mendatangi lokasi abrasi.

Suasana Reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi di Kelurahan Batulicin Tanbu

Sesampainya di sungai yang tidak jauh dari lokasi reses itu, Paman Yani langsung merespon positif dan mengaku siap memperjuangkan penguatan tepian jalan ke PUPR Kalsel.

“Harusnya pengerjaan ini akan dimasukkan ke dalam rencana kerja tahun 2025 menggunakan anggaran murni, karena sudah tidak bisa kalau memakai anggaran perubahan tahun ini,” kata Paman Yani, Rabu (15/5).

Meski begitu, Paman Yani akan meminta Pemprov Kalsel segera melakukan tindakan sementara agar luapan air sungai tidak sampai ke pemukiman warga.

“Nanti coba saya sampaikan dulu ke Pemprov terutama Dinas PUPR agar setidaknya ada tindakan dari pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Ketua RT setempat, Mahmudin, abrasi yang diperkirakan sekitar 5 meter itu sudah terjadi sejak beberapa tahun.

“Sudah sempat kita sampaikan ke Pemkab, tetapi mereka mengaku jalan yang terkenas abrasi milik Pemprov,” katanya.

Mendengar pengakuan Paman Yani yang akan memperjuangkan keinginan warganya, Mahmudin mengaku senang dan bangga kepada legislator yang terkenal merakyat itu.

“Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Kalsel,” harapnya.

Mahmudin berharap Paman Yani bisa terus menjadi sosok yang dicintai masyarakat, melalui upaya-upayanya yang telah terbukti bermanfaat untuk daerah konstituennya.

“Kami sangat berterimakasih kepada Paman Yani, karena sudah banyak membantu warga Tanah Bumbu khususnya Kelurahan Batulicin,” ungkapnya. (SYH/RDM/RH)

Puncak Peringatan HUT ke 75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI, Akan Dilaksanakan di Kandangan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel melaksanakan peringatan HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan, di makam pahlawan Brigjen Hasan Basry, Rabu (15/5). Proklamasi ini sebagai bentuk perlawanan kepada penjajah dan juga sumpah setia kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan sejatinya diperingati pada 17 Mei, namun rangkaiannya dimulai pada 15 Mei 2024. Acara dirangkai dengan kirab ontel dari Mahligai Pancasila di Banjarmasin, dilanjutkan ziarah ke makam pahlawan Brigjen Hasan Basry di Bundaran Liang Anggang Banjarbaru.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, dalam proklamasi Gubernur Tentara ALRI, muncul pernyataan dan penegasan bahwa gerilya ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan benar-benar ada dan mempunyai kekuatan.

“Kegiatan ini bukan sekadar kilas balik dan mengenang sejarah perjuangan dan kepahlawanan para pendahulu kita, namun juga penghayatan terhadap nilai-nilai juang ALRI Divisi IV untuk kondisi kekinian, khususnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Sahbirin.

Peringatan Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan, di makam pahlawan Brigjen Hasan Basry

Sementara itu, Pj Bupati HSS, Hermansyah, menyampaikan bahwa pada tanggal 17 Mei mendatang, akan dilaksanakan puncak peringatan HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan di Hulu Sungai Selatan.

“Sesuai arahan gubernur, puncak peringatan HUT ke-75 ini dilaksanakan di mana saat proklamasi pertama dibacakan. Yakni di Madapai, Hulu Sungai Selatan,” ucap Hermansyah.

Ia menambahkan, ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan dalam puncak HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan. Seperti sunatan massal, bakti sosial, pengobatan gratis dan pemberian sembako kepada warga sekitar.

“Selain itu, kami juga memberikan berbagai macam hadiah kepada para veteran,” tutup Hermansyah. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version