RSUD Ansal Terus Kembangkan Layanan Baru Yang Telah Operasional

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moch. Ansari Saleh (Ansal) terus mengembangkan layanan baru yang telah beroperasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, Among Wibowo mengatakan mulai pada tahun 2023 lalu, RSUD Ansal telah mempunyai unit baru layanan “Stroke Center” yaitu ruangan khusus untuk memberikan pelayanan kepada pasien-pasien yang mengalami stroke yang disebut High Care Unit (HCU) dengan kapasitas 10 tempat tidur.

Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, Among Wibowo

“Dulu sebelum ada ruangan Stroke Center, pasien-pasien stroke ditempatkan di ruangan-ruangan biasa. Nah sekarang sudah ada ruangan khusus namanya Stroke Center sehingga pemantauan, pengawasan dan penanganan terhadap pasien-pasien stroke bisa lebih baik,” jelasnya, kepada wartawan, melalui aplikasi WhatsApp, Senin (12/02).

Among menambahkan saat ini, pelayanan pasien stroke yang dirawat dapat terpantau selama 24 jam karena terdapat alat monitor yang berguna untuk memantau tanda vital dan kondisi klinis pasien stroke.

“Pada 2023 lalu, terdapat 538 pasien yang dirawat di ruang Stroke Center di RSUD Ansari Saleh,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Among, RSUD Ansal juga telah membuka Pusat Layanan Luka Bakar (Burn Center) dengan didasarkan pada situasi dan kondisi Kalsel sebagai wilayah rawan bencana kebakaran.

“Saat ini, tersedia pelayanan rawat jalan dan rawat inap dengan kapasitas lima tempat tidur dengan dua unit isolasi,” tambahnya.

Dengan adanya Pusat Layanan Luka Bakar, diharapkan pasien-pasien yang ada kasus luka bakar dapat segera ditangani sehingga angka kecacatan maupun kematian akibat luka bakar bisa ditekan.

“Burn Center juga diharapkan menjadi pusat rujukan di Kalsel, sehingga dari kabupaten/kota manapun bila ada kasus-kasus luka bakar bisa dirujuk ke RSUD Ansari Saleh untuk kita lakukan penanganan lebih lanjut,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

BLK Kalsel Gelar Pelatihan Kompetensi Angkatan Pertama Tahun 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berbasis kompetensi institusional angkatan pertama, bertempat di Aula BLK Provinsi Kalimantan Selatan Kota Banjarbaru, pada Senin (12/2).

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti menyampaikan Pelatihan ini merupakan peningkatan soft skil dan hard skill bagi para pencari kerja dan juga modal awal bagi para peserta untuk menambah wawasan ketika sudah memasuki dunia kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti memberikan selamat kepada peserta

“Dengan adanya pelatihan ini, inilah modal bagi para peserta agar menjadi seorang yang profesional, ahli dan berkopetensi di bidangnya terlebih lagi ketika nantinya berkiprah didunia kerja maupun membuka lapangan pekerjaan,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yusfiansyah mengatakan pelatihan ini merupakan pelatihan perdana di tahun 2024 yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan 5 macam program pelatihan seperti pengelolaan administrasi perkantoran, menjahit pakaian dewasa, tata rias kecantikan, servis sepeda motor, dan desain grafis muda.

Kepala Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yusfiansyah

“Pada pelatihan ini kami melaksanakan 5 macam program pelatihan dengan jumlah peserta 80 orang dari Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan dan tentunya sudah melalui seleksi berbagai tahapan mulai dari pendaftaran hingga wawancara, dengan jumlah pendaftaran diawal mencapai 2.500 Orang,” katanya.

Yusfiansyah juga berpesan kepada para peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan tersebut dengan maksimal dan juga diharapkan untuk mengikuti semua arahan yang diberikan.

“Kepada para peserta yang mengikuti pelatihan ini diharapkan mereka mengikutinya dengan serius dan juga melaksankan kegiatan ini dengan sunguh-sungguh agar tujuan yang dicapai nanti mendapatkan hasil yang maksimal dalam pelatihan tersebut,” tutupnya.

Untuk diketahui pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berbasis kompetensi institusional angkatan pertama di BLK Provinsi Kalimantan Selatan ini dilaksanakan mulai dari 12 Februari hingga 2 April dan pada akhir pelatihan akan dilakukan sertifikasi uji kompetensi serta dilakukan pemagangan selama 2 bulan bagi para peserta. (BDR/RDM/RH)

Target Selesai Tahun Ini, Masyarakat Sambut Gembira Pembangunan Jembatan Tambak Baru – Tambak Anyar

BANJAR – Desa Tambak Baru dan Tambak Anyar Ilir di kabupaten Banjar, sebentar lagi akan terhubung dengan jembatan dengan bentang 60 meter. Prosesi pembangunannya dimulai di awal tahun, dan ditargetkan selesai sebelum tahun 2024 berakhir.

Dua desa ini secara geografis berdekatan, dan dipisahkan aliran sungai Martapura. Namun aliran sungai inilah, yang memaksa warga Desa Tambak Anyar Ilir harus memutar ke kota Martapura, untuk menuju Desa Tambak Baru di seberang.

Namun bagi warga Tambak Anyar Ilir yang menyekolahkan anaknya di ponpes Desa Tambak Baru, terkadang terpaksa menggunakan alat transportasi perahu kecil, untuk mempersingkat waktu tempuh. Kondisi ini tentunya berisiko tinggi, apalagi saat arus sungai lebih deras dari biasanya.

Alat transportasi air yang digunakan saat jembatan belum dibangun

Oleh karena itu, warga Desa Tambak Anyar Ilir menyambut gembira, rencana pemerintah provinsi Kalimantan Selatan membangun jembatan penghubung dua desa tersebut. Hal itu tampak pada acara selamatan pembangunan jembatan, yang digelar pada Senin (12/2) di titik lokasi pembangunan.

Selain dihadiri ribuan warga dua desa, selamatan ini juga dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, yang diwakili Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel, Ahmad Solhan. Sementara Tuan Guru Muhammad Wildan Salman, didaulat untuk memimpin pembacaan doa selamat.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalsel

Kepada wartawan usai acara, Ahmad Solhan memaparkan, jembatan ini nantinya tidak hanya menghubungkan Desa Tambak Baru dan Tambak Anyar Ilir, tetapi juga sejumlah desa disekitarnya.

“Jembatan ini dibangun dengan rangka baja, dan bentang 60 meter. Jembatan ini kelas C, dan Insya Allah lebar jalannya 5 meter, dan dapat dilintasi roda empat dari dua arah,” ujarnya.

Solhan menambahkan, jembatan ini juga akan menjadi jalur alternatif untuk memecah arus lalu lintas di jalan nasional, terutama jalan Ahmad Yani.

“Saat kegiatan keagamaan seperti haul Guru Sekumpul, jembatan ini juga nantinya dapat digunakan bagi jemaah dari luar kabupaten Banjar,” tutupnya.

Jembatan dengan anggaran 14,7 miliar rupiah ini, mulai dibangun pada Februari ini, dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2024. (RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Persiapkan Pemilihan Putra Putri Pariwisata 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pariwisata, tengah mempersiapkan Pemilihan Putra-Putri Pariwisata tahun 2024.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, melalui Kabid Pemasaran Muhammad Noor, pada Senin (12/2) mengatakan, saat ini pihaknya membuka pendaftaran delegasi bagi tiga belas Kabupaten dan Kota, mulai tanggal 29 Januari hingga 29 Februari. Sedangkan pendaftaran Audisi Umum tanggal 1 Februari sampai dengan 5 Maret 2024. Ia berharap, para peserta dapat mempersiapkan dari sekarang, berbagai macam wawasan dan pengetahuan, tentang kearifan lokal, budaya daerah masing-masing serta bahasa inggris, Geopark Meratus.

Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Noor, saat memberikan komentarnya

“Pemilihan putra-putri Pariwisata Kalsel ini merupakan agenda rutin tahunan,” ucapnya

Disampaikan Muhammad Noor, untuk persyaratan pendaftaran diantaranya berdomisili di Kalsel, mendapatkan izin orang tua dan keluarga, serta bersedia mengikuti program kerja putra-putri pariwisata selama satu tahun nanti. Namun, untuk tahun 2024 ini ada syarat berbeda dengan tahun 2023 lalu, yaitu harus lulus dari SMA/ sederajat, juga harus berusia 19 sampai dengan 25 tahun.

“Alhamdulillah hingga sekarang sudah ada beberapa kabupaten/kota mendaftarkan delegasinya,” kata Muhammad Noor

Lebih lanjut Ia menambahkan, selama masa pendaftaran pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel ini, pihaknya tidak memberikan batasan jumlah peserta delegasi yang didaftarkan oleh Pemerintah kabupaten/kota, selama masih sesuai dengan syarat dan kriteria yang telah ditetapkan. Kebanyakan yang mendaftarkan delegasi lebih dari satu.

“Dengan digelarnya kembali pemilihan putra-putri Pariwisata Kalsel tahun 2024, dapat menciptakan regenerasi Banua yang berkualitas, terutama mempromosikan destinasi wisata baik secara Nasional hingga Mancanegara,” tutupnya

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan pemilihan putra-putri Pariwisata Kalsel tahun 2024, diantaranya pelaksanaan audisi umum 9-10 Maret, technical meeting 22 April, masa karantina terbuka 23-24 April, dilanjutkan karantina tertutup 25-26 April, malam Inagurasi 26 April, dan Grand Final pada tanggal 27 April 2024 mendatang. (NHF/RDM/RH)

Polda Kalsel Gelar Rakor Dalam Rangka Bantuan TNI ke Polri Untuk Pemilu 2024

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dalam Rangka Bantuan TNI ke Polri untuk Pemilu Tahun 2024. Rakor digelar di Aula Mathilda Polda Kalsel, Senin (12/2).

Dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setdaprov Kalsel Adi Santoso.

Staf Ahli Gubernur Kalsel Adi Santoso

“Rapat ini digelar untuk menyamakan persepsi antara Polri dan TNI, bagaimana caranya meminta bantuan dan penyerahan bantuan dari TNI. Mengingat, bantuan personil TNI diperlukan untuk bersama menjaga keamanan Pemilu mendatang,” ungkap Kapolda.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto

Pada saat pemilu berlangsung Polda Kalsel dan TNI menurunkan personil pengamanan sebanyak 10 ribu lebih.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, tahapan pencoblosan Pemilu dapat berjalan aman dan lancar.

“Pesan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Gubernur yang berharap, pada tahapan tahapan pemilu saat ini, akan memasuki masa pencoblosan, dapat berjalan lancar dan aman,” ungkapnya.

Tentunya, lanjutnya, kesiapan dari aparat khususnya TNI dalam membantu Kepolisian sangat efektif, bila didukung oleh semua pihak. Untuk mewujudkan pemilu yang damai di Banua.

Adi juga menyampaikan, agar seluruh masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan dapat meramaikan pesta demokrasi pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang. (SRI/RDM/RH)

Sambangi PPP, Legislator Kalsel Harapkan Segera Dibangun Pabrik Es Batu dan Penambahan SDM

TANAH BUMBU – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Batulicin, Senin (12/2).

Suasana Kunjungan Komisi II DPRD Kalsel ke Pelabuhan Perikanan Pantai Batulicin

Berbagai hal menjadi sorotan terutama terkait sarana prasana penunjang kualitas mutu ikan. Salah satunya yakni pembangunan pabrik es batu yang sudah diusulkan sejak 2018 lalu.

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, pabrik es batu itu sangat diperlukan demi menjaga kualitas ikan hasil tangkap nelayan.

“Hasil tangkapan ikan di Tanah Bumbu sudah sangat baik. Tetapi jika dibandingkan dengan Banjarmasin, tekstur dan rasa ikan masih kalah,” kata Yani Helmi saat memimpin kunjungan kerja Komisi II DPRD Kalsel ke PPP Batulcin, Senin (12/2).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi (kanan) didampingi Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Batulicin, Akhmad Syarkawi

Diketahui ketersediaan es batu PPP Batulicin sampai saat ini hanya memenuhi sekitar 20 persen dari hasil tangkapan.

Oleh sebab itu, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu akan mendesak dinas terkait untuk menindaklanjuti rencana pembangunan pabrik es batu melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam waktu dekat.

“Walaupun nanti kendalanya adalah terkait dengan anggaran, nanti akan kita coba untuk ajukan ke Kementerian,” ungkap Paman Yani.

Di tempat sama, anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanuddin menyoroti tentang pentingnya penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) yang benar-benar mengerti tentang perikanan dan kelautan di PPP Batulicin.

Pasalnya, Burhanuddin menilai ikan hasil tangkap nelayan di pelabuhan itu sangat melimpah. Bahkan dikirim hingga ke provinsi tetangga seperti Kaltim dan Kalteng.

“Terkait kekurangan yang lain seperti kantor dan operator kita berharap kepada Pemprov Kalsel agar segera direncanakan. Intinya harus ada target yang bisa diselesaikan tahun ini, dan harus ada pula rencana target pembangunan untuk tahun 2025,” tekannya.

Burhanuddin juga menginginkan kedepannya PPP Batulicin memiliki produk olahan ikan untuk dikirim ke luar provinsi.

“Sehingga juga akan berdampak pada PAD yang lebih tinggi. Tapi itu jelas memerlukan anggaran, kalau begitu ya bisa dilakukan kerjasama. Jadi PPP bisa komunikasikan ini bersama kami apa yang jadi kendala. Sampaikan supaya bisa jadi perhatian kita bersama,” pintanya.

Sementara, Kepala PPP Batulicin, Akhmad Syarwani mengaku sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan Komisi II DPRD Kalsel terhadap pelabuhan yang dipimpinnya.

“Apalagi terkait pabrik es batu itu. Saya harap RDP nanti akan berjalan lancar sehingga jika terealisasi bisa mendongkrak harga ikan disini dan tentu PAD kami juga akan semakin baik,” ungkap Syarwani. (SYA-NRH/RDM/RH)

Pemuda di Kalsel Dilatih Penumbuhan Minat Kewirausahaan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Melaksanakan Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda Kalsel 2024, di salah satu hotel berbintang, di Kota Banjarmasin, Senin (12/2). Dibuka oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memotivasi para pemuda di Banua, dapat berwirausaha. Dengan menghadirkan para narasumber yang berkompeten. Untuk membuka wawasan para pemuda tersebut,” ungkap Fajar.

Sehingga, lanjutnya, diharapkan setelah adanya kegiatan ini, para pemuda terbuka wawasannya untuk berwirausaha.

“Dan usaha yang dilakukan tidak hanya terbatas pada pasar lokal tetapi juga internasional,” ucap Fajar.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugrah mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak 150 pemuda dan pemudi, dari perwakilan 4 daerah di Provinsi Kalsel, yaitu Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Kota Banjarbaru, serta Kabupaten Banjar.

Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugrah

“Pada kegiatan ini diberikan materi materi kekinian, tentunya menyesuaikan dengan saat ini sedang berkembang dunia digital,” jelasnya.

Sehingga, berwirausaha tidak hanya secara biasa tetapi bisa dilakukan secara online melalui berbagai media yang ada saat ini. (SRI/RDM/RH)

Dukung Geopark Meratus, Bank Kalsel Perkuat Pengrajin Sasirangan Desa Belangian

BANJAR – Sebagai upaya memperkuat kemitraan dan mendukung inisiatif keberlanjutan, Bank Kalsel telah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Badan Pengelola Geopark Meratus. Kesepakatan bersama ini ditandatangani Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin bersama Hanifah Dwi Nirwana, Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Meratus, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan.

Penandatanganan dilaksanakan pekan lalu, di Desa Belangian Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar. Desa Belangian merupakan salah satu situs Geopark Meratus.

Kesepakatan ini menegaskan komitmen bersama dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung pengembangan Geopark Meratus sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Bank Kalsel juga memberikan bantuan CSR kepada masyarakat Desa Belangian. Bantuan berupa fasilitas tempat tidur bagi homestay dan prasarana kerja bagi pengrajin sasirangan ecoprint. Bantuan bagi homestay tersebut diserahkan langsung Fachrudin, kepada Ainul Khoir, kepala desa Belangian.

Diharapkan bantuan ini bisa meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung yang datang ke Desa Belangian.

Selain bagi homestay, bantuan juga diberikan kepada pengrajin sasirangan ecoprint. Bantuan berupa perlengkapan pounding diserahkan Ketua Ikatan Istri Pegawai Bank Kalsel, Miliyani kepada Ida Fitriani mewakili kelompok pengrajin sasirangan. Miliyani juga menyerahkan bantuan sembako kepada 135 kepala keluarga di Desa Belangian.

Fachrudin menyatakan perasaan senang dan bangga bisa berkontribusi pada pengembangan masyarakat Desa Belangian dan mendukung Upaya pelestarian Geopark Meratus.

“Melalui bantuan CSR ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif dan memberdayakan masyarakat setempat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Hanifah Dwi Nirwana.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel atas dukungannya dalam pengembangan Geopark Meratus. Kerjasama ini akan membantu menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengembangkan potensi pariwisata di Kawasan Geopark Meratus,” pungkasnya.

Bank Kalsel berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di berbagai sektor.

Kemitraan ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. (ADV-RIW/RDM/RH)

Penanaman Pohon Serentak, Gubernur Kalsel Ajak Masyarakat Berperan Aktif Jaga Lingkungan

BANJARBARU – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan penanaman pohon dimusim penghujan tahun 2024. Menindaklanjuti hal tersebut, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan penanaman pohon bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam kegiatan penanaman pohon serentam seluruh Indonesia, yang berlokasi di Kelompok Tani Hutan MPG (Masyarakat Peduli Gambut) Suka Maju, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Rabu (7/2), yang dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Pemulihan Lingkungan, Karliansyah.

Gubernur Kalimantan Selatan diwakili Sekretaris Daerah, Roy Rizal Anwar dalam kegiatan menanam pohon secara serentak

Membacakan sambutan Menteri LKH – Siti Nurbaya, Karliansyah menyampaikan, penanaman pohon serentak merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan juga antisipasi dari kerusakan lingkungan.

Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Pemulihan Lingkungan, mewakili Menteri LHK Karliansyah

“Penanaman pohon secara serentak di seluruh Indonesia ini adalah sebagai upaya konkrit dan strategis dalam mengatasi triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, polusi dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati. Pohon memiliki manfaat multiguna untuk manusia dan seluruh makhluk hidup, bukan hanya menyediakan oksigen tetapi juga menjadi tempat penyimpanan karbon yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Roy Rizal Anwar menambahkan, penaman pohon di Kalimantan Selatan adalah sebuah bentuk merawat dan menjaga lingkungan.

“Kita menyadari bahwa kerusakan hutan dan lahan di negeri kita cukup parah, di Kalimantan Selatan misalnya kondisi lahan yang kritis lebih dari 642.000 hektar jika kondisi ini tidak kita perbaiki maka ancaman kerusakan lingkungan bisa bertambah parah, di samping itu rusaknya hutan juga mengganggu ekosistem kehidupan kita secara keseluruhan seperti bencana kekeringan dan pemanasan global,” ungkapnya.

Gubernur Kalimantan Selatan juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam aksi menjaga lingkungan.

“Kita semua harus ikut aktif dalam setiap kegiatan penanaman pohon, baik penanaman pohon yang diprakarsai oleh Kementerian LHK saat ini maupun kesadaran kita bersama untuk menghijaukan lahan di lingkungan kita masing-masing, Semangat menanam yang kita bangun hari ini memberikan rasa optimis dalam membangun kondisi lingkungan yang lebih baik, terus gelorakan bersama semangat menanam karena setiap batang pohon yang ditanam sebagai wujud kepedulian kita terhadap lingkungan,” katanya.

Selain itu, di lokasi yang sama Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra menyampaikan, penanaman pohon ini adalah salah satu program unggulan pemerintah dan juga sebagai momen untuk memperingati hari Lahan Basah se Dunia.

“Untuk hari ini kita telah menanam sebanyak 1.836 jenis tanaman diantaranya, jeruk 1.646 batang dan belangeran 190 batang dari bibit Persemaian Permanen BPDAS Barito di wilayah HKM (Hutan Kemasyarakatan) Sukamaju tersebut,” sebutnya.

Ia juga menjelaskan, pihaknya rutin melakukan penanaman pohon dalam menggelorakan semangat revolusi hijau yang terus digaungkan Gubernur Kalimantan Selatan.

“Dari penanaman tersebut dapat menggerakkan masyarakat dalam menanam pohon, agar meningkatkan kualitas, menjaga, dan merawat lingkungan hidup,” tutupnya.

Untuk diketahui penanaman pohon secara serentak di Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dihadiri dan diikuti juga oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian HK, Perwakilan SKPD di Lingkungan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, UPT di Lingkungan Kementerian LHK, Forkopimda, BPDAS, BPKH, BPAP, Ketua HKM Suka Maju, Anggota Pramuka dan Masyarakat di Kalimantan Selatan. (BDR/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Apresiasi Kinerja Pansus Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar memberikan pendapat akhir terkait laporan panitia khusus (Pansus) pembahas Rancangan Peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (7/2).

Gubernur Kalsel akrab disapa Paman Birin ini mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kinerja dari Pansus yang telah bekerja dengan baik dan mampu menyelesaikan pembahasan terkait Raperda tersebut di atas.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, koperasi dan usaha kecil merupakan bagian dari sistem ekonomi kerakyatan yang mampu menjalankan prinsip-prinsip sistem ekonomi kerakyatan dalam kegiatan ekonominya serta merupakan salah satu pilar kekuatan ekonomi rakyat yang sangat penting dalam rangka memperluas lapangan kerja dan berperan dalam pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Paman Birin.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Dengan ditetapkannya Perda Tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil ini, diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang jelas serta berkeadilan dalam memberikan arah dan kepastian hukum kepada semua pihak yang terlibat dalam pelindungan koperasi dan usaha kecil sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pelaku usaha lokal untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan diharapkan menciptakan iklim usaha menjadi kondusif yang dapat menarik investasi, menciptakan peluang kerja baru, dan manfaat yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat Kalsel.

“Selain itu kami juga mengingatkan kembali setelah ditetapkan peraturan daerah tersebut agar dinas terkait dapat segera menindaklanjuti dengan menyusun peraturan pedoman pelaksanaannya,” lanjut Paman Birin.

Sebelumnya, Ketua Panitia Khusus Pembahas Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil, Nor Fajeri, dalam laporannya mengatakan koperasi dan usaha kecil merupakan pilar penting kekuatan ekonomi rakyat yang mampu memperluas lapangan kerja dan berperan dalam pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan stabilitas nasional.

“Melalui Peraturan Daerah ini pemerintah daerah juga dapat memberikan pemberdayaan bagi koperasi yang melakukan kegiatan usaha tertentu di sektor kelautan dan perikanan, angkutan perairan dan jasa kepelabuhan, kehutanan, perdagangan, dan pertanian,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version