BANJARMASIN – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM menggelar buka puasa bersama (bukber) Ramadhan 1445H, di salah satu rumah makan ternama di Banjarmasin.
Suasana buka puasa bersama LPPL Abdi Persada FM
Bukber mengundang seluruh keluarga besar LPPL Abdi Persada FM termasuk Direktur masa jabatan 2016-2018, Muhammad Yani Helmi.
Suasana kekeluargaan yang penuh kehangatan terlihat jelas dari awal hingga akhir acara, sesuai dengan tema kegiatan yakni “Bahagia Bersama Ramadhan Yang Penuh Berkah”.
“Mudahan-mudahan ikatan silaturahmi dan persaudaraan ini terus terjaga, apalagi pertemuan di akhir bulan Ramadhan bisa jadi momentum kita untuk saling memaafkan, sebab belum tentu bertemu pada Idul Fitri nanti karena kesibukan kita bersama keluarga,” ujar Yani Helmi, usai kegiatan, Senin (31/3).
(ki-ka) Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM Anisyah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, Direktur LPPL Abdi Persada FM Ibnu Min Haji
Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu menilai LPPL Abdi Persada FM layaknya seperti keluarga. Begitu pula sebaliknya.
“Makanya setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh LPPL Abdi Persada FM saya pasti mengusahakan hadir,” ungkap Paman Yani sapaan akrabnya.
Dalam kesempatan itu Paman Yani juga mengapresiasi perkembangan dari lembaga di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel ini.
Menurutnya LPPL Abdi Persada FM sangat mampu beradaptasi ditengah perkembangan dunia teknologi seperti sekarang.
“Apalagi tahun ini saya dengar radio milik Pemprov Kalsel ini akan dibangunkan tower baru. Ini jelas membanggakan karena suara yang kita siarkan bisa didengar oleh seluruh masyarakat di Kalsel,” pungkasnya.
Di tempat sama, Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM, Anisyah mengaku senang atas kehadiran sosok Paman Yani yang menjadi panutan baginya dan seluruh karyawan/karyawati.
“Apalagi Paman Yani selalu memberikan dukungan dan semangat terhadap LPPL Abdi Persada FM,” katanya.
Anisyah berharap LPPL Abdi Persada FM bisa semakin lebih baik dan menjadi radio terbaik se-Kalsel.
“Tentunya seluruh jajaran direksi maupun karyawan dan karyawati didalamnya harus terlibat mewujudkan harapan itu,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat kembali menjali persatuan dan kesatuan pasca pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dalam momentum bulan Ramadan 1445 Hijriah.
Suasana Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi
Hal itu sebagaimana yang dilakukan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi saat melaksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila di kota Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Jum’at (29/3).
Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini menilai pentingnya menjaga dan memperkokoh persatuan dan kesatuan setelah pelaksanaan Pemilu 2024 demi terciptanya kehidupan yang aman dan damai. Terlebih lagi di momen bulan Ramadan ini, bukan hanya sekadar ibadah dan puasa tetapi juga merupakan waktu yang tepat untuk mempererat kembali semangat persaudaraan dan persatuan di antara sesama manusia.
“Kegiatan ini penting sekali dilaksanakan untuk menyamakan persepsi seluruh warga masyarakat bahwa Pemilu sudah usai, mari kita kembali bergandengan tangan, mempererat tali silaturahim dan kembali ke kehidupan biasa,” jelasnya
Dalam sosialisasi ini, menurut Paman Yani, pihaknya ingin menyatukan kembali persatuan dan keberagaman agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai ideologi Pancasila.
“Misalnya dengan saling menghormati, bergotong royong dan membantu warga yang memerlukan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Paman Yani kembali mengucapkan terimakasih kepada para penyelenggara pemilu yang telah melaksanakan pesta demokrasi lima tahun sekali itu sehingga berjalan lancar dan kondusif. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi dan persiapan penilaian Geopark Meratus.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun melalui Kabid Kebudayaan Kalsel, Raudati Hildayati melalui sambungan telepon usai memberikan sosialisasi di SMAN 1 Anjir Pasar, Kabupaten Batola, pada Kamis (28/3) mengatakan, dalam rangka memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman tentang Geopark Meratus, pihaknya menggelar sosialisasi bagi enam Kabupaten yang menjadi deleniasi, dan sudah ada empat sekolah diberikan sosialisasi, khususnya sekolah-sekolah yang telah dibangunkan pojok geopark oleh Disdikbub Kalsel.
“Sekolah yang sudah diberikan sosialisasi yakni SMAN 2 Karang Intan, bertempat di Kabupaten Banjar. Kemudian SMKN 1 dan SMAN 1 Kota Banjarbaru, serta di SMAN 1 Anjir Pasar, Kabupaten Batola,” jelasnya kepada Abdi Persada FM.
Salah satu peserta didik bertanya tentang Geopark Meratus
Disampaikan Raudati, sosialisasi dan persiapan penilaian Geopark Meratus ini, bentuk peran Disdikbud Kalsel dalam upaya persiapan penilaian Geopark Meratus untuk diakui secara Internasional oleh UNESCO yang dimotori oleh Badan Pengelola Geopark Meratus Kalimantan Selatan. Dimana, sangat penting untuk memperkenalkan sejak dini, tentang keanekaragaman baik Geologi, Hayati, dan Budaya. Sehingga, informasi yang diperoleh dapat disebarluaskan ke seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin peserta didik dan para guru turut berpartisipasi mensosialisasikan tentang Geopark Meratus,” pinta Helda
Foto bersama
Lebih lanjut ia menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya berkolaborasi dengan beberapa SKPD lain, diantaranya Kejaksaan Tinggi yang memaparkan Perlindungan dan Penegakan Hukum terkait dengan Bidang Kebudayaan, serta Rombongan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIII.
“Kita akan terus bergerak melakukan sosialisasi dan persiapan penilaian Geopark Meratus,” tutupnya (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 1445 H sekaligus Haul Abah Haji Ahmad Zuhdianoor ke-4 di Ruang Induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Rabu (27/3) malam.
Suasana Peringatan Nuzulul Qur’an 1445 H sekaligus Haul Abah Haji Ahmad Zuhdianoor ke-4 di Masjid Raya Sabilal Muhtadin
Peringatan yang digelar setelah shalat tarawih ini dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Banjarmasin, serta hadir sebagai penceramah KH. Ahmad Mulkani
Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang dibacakan Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dian Nur, menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan segenap lapisan masyarakat yang turut ikut andil dalam peringatan tersebut.
Agus Dian Nur, Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan saat membacakan Sambutan Gubernur Kalsel
“Memperingati Nuzulul Qur’an berarti kita diajak untuk merenungkan bagaimana sejarah dan proses turunya Al-Qur’an itu sendiri, tentu saja kegiatan yang setiap tahunnya dilaksanakan ini adalah refleksi tentang bagaimana kitab suci Al-Qur’an untuk kita baca kita hayati, dan kita amalkan isi yang terkandung didalamnya,” katanya.
Sebagaimana diketahui Al-Quran merupakan kitab yang merangkum segala ilmu dan aturan dalam melakukan Hablum Minallah, Hablum Minannas dan Hablum Minalalam karna itulah tugas kita sebagai umat muslim menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam aspek kehidupan.
“Al-Qur’an adalah rujukan utama dan terbaik dalam menyelesaikan masalah apapun, oleh karna itu hendaknya kita membangkitkan semangat untuk mengamalkan dan membumikan Al-Quran dalam lingkungan terdekat mulai dari keluarga kita maupun dalam berbangsa dan bernegara,” ucapnya.
Gubernur Kalimantan Selatan mengajak untuk memanfaatkan peringatan Nuzulul Qur’an ini sebagai motivasi dan memacu semangat generasi muda yang ada di Kalimantan Selatan untuk gemar membaca, memahami dan mengamalkan makna Al-Qur’an
“Mudah-mudahan dari mushola ke mushola dari masjid ke masjid yang ada di seluruh Kalimantan Selatan selalu terdengar lantunan ayat suci Al-Qur’an seperti ketika malam Ramadhan datang, Insya Allah ketika ayat suci Al-Qur’an dilantunkan akan membawa kebahagiaan, ketentraman dan kedamaian di Banua kita tercinta,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Darul Quthni, usai peringatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Selatan yang selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin khususnya kegiatan untuk membina dan mengembangkan masyarakat dalam konteks agama dan sosial.
“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang dalam hal ini Gubernur Sahbirin Noor, kami sangat menyambut baik dengan apresiasi serta dukungan untuk terus menggaungkan Al-Qur’an di Kalimantan Selatan, diharapkan hal ini menjadi contoh bagi masyarakat dan kebaikan bagi semuanya,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM.
Untuk diketahui, dalam rangkaian peringatan tersebut dimulai dari berkhatam Al-Qur’an yang diawali dari Gubernur Kalimantan Selatan diwakili oleh Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dian Nur, kemudian dilanjutkan tausyiah agama oleh KH. Ahmad Mulkani dan pembaca doa haul untuk Guru Zuhdi. Turut hadir pada peringatan tersebut perwakilan dari Forkopimda, perwakilan Kanwil Kemenag Kalsel, Toko Agama, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun 2024.
Sekretaris DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Jaini mengatakan pemberian THR tersebut sesuai dengan Surat Edaran Nomor 900.1.1/1369/SJ Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) yang diterbitkan di Jakarta tanggal 18 Maret 2024.
Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini
“Berdasarkan perhitungan seluruh aspek komponen yang ditetapkan, besaran THR untuk Ketua DPRD Kalsel sebesar Rp7.650.000. Wakil Pimpinan Rp6.216.000. Sedangkan untuk Anggota DPRD Kalsel sebesar Rp5.512.500,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (27/3).
Jaini mengungkapkan THR Pimpinan dan Anggota DPRD Kalsel sedang diproses, sesuai ketentuan akan disalurkan 10 hari sebelum (H-10) Lebaran Idul Fitri 1445 H.
“THR untuk Pimpinan dan Anggota DPRD Kalsel rutin setiap tahun disalurkan, akan tetapi surat edaran pembaharuan tentang kewenangan pembagian THR baru saja diterima,” terangnya.
Sedangkan, untuk penyaluran gajih ke-13 Pimpinan dan Anggota DPRD Kalsel akan serentak disalurkan pada bulan Juni tahun 2024 mendatang. (NRH/RDM/RH)
BANJAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Selatan, berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalsel, Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalsel dan Bank Kalsel menggelar Puncak Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah (Gerak Syariah).
Foto bersama
Kegiatan diawali pembagian takjil bagi pengguna arus lalu lintas / berlokasi di Halaman Kantor OJK Kalsel Jalan A Yani KM 8,9 Tatah Belayung Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, pada Rabu (27/3) sore.
Kepada sejumlah wartawan, Plt. Kepala OJK Provinsi Kalsel, Ahimsa mengatakan, Gerak Syariah 2024 telah dibuka secara nasional oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi pada 13 Maret 2024 lalu secara online. Dimana, kampanye ini dilanjutkan oleh setiap Kantor OJK di daerah. Ia menyampaikan, OJK bersama seluruh pemangku kepentingan dan Pelaku Usaha Jasa Keuangan terus bergerak melalui upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah kepada seluruh lapisan masyarakat.
Plt Kepala OJK Kalsel didampingi Ketua MES Kalsel (ki-ka)
“Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan jasa keuangan syariah,” ungkapnya
Sementara itu, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalsel Mairijani menyampaikan, kolaborasi dengan OJK Kalsel untuk memasifkan literasi dan edukasi tentang keuangan syariah, agar ekonomi dan keuangan syariah dapat lebih berkembang lagi menjadi market share yang besar khususnya bagi masyarakat di Banua.
“Alhamdulillah dalam beberapa pekan ini kita melakukan kolaborasi dengan OJK Kalsel,” jelasnya
Hal senada juga disampaikan, Ketua Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalsel, Arief Rahman. Menurutnya, akan siap memberikan dukungan, tidak hanya dari sisi pemberitaan tetapi berkolaborasi. Sehingga, ekonomi syariah bisa semakin masif hadir di Kalsel.
“Secara demografi, masyarakat Kalsel ini sebagian beragama islam. Dimana, menjadi keuntungan besar ekonomi syariah terus berkembang,” tutupnya
Untuk diketahui, dengan mengangkat tema Akselerasi Pengembangan Keuangan Syariah di Kalimantan Selatan, beberapa narasumber memberikan materi tentang Kebijakan mendukung Keuangan Syariah, Peran dan Upaya Memasyarakatkan Keuangan Syariah serta LJKS dalam sudut Pandang Syariah. Sekaligus penyerahan bantuan Bank Kalsel secara simbolis kepada panti asuhan, bertempat di Ballroom OJK Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/RH)
TAPIN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor mengharapkan persiapan MTQ ke-35 Tingkat Provinsi di Kabupaten Tapin dapat dilakukan secara maksimal.
Suasana launching MTQ Nasional Tingkat Provinsi Kalsel di Tapin
Hal tersebut disampaikan Paman Birin melalui Plt. Karo Kesra Setda Provinsi Kalsel, Ahmad Solhan, saat menghadiri Launching MTQ ke-35 Tingkat Provinsi Kalsel di Aula Tamasa, Kantor Setda Tapin, Kabupaten Tapin, pada Rabu (27/3).
Plt Biro Kesra Setdaprov Kalsel saat mewakili Gubernur menghadiri launching MTQ Nasional Tingkat Provinsi Kalsel
“Semoga momentum launching ini, dapat menjadi motivasi, dan semangat lebih bagi Kabupaten Tapin, untuk terus bekerja, mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Sehingga pelaksanaan MTQ, yang akan dilaksanakan pada 24 April hingga 2 Mei 2024, dapat berjalan dengan baik dan lancar. Mulai dari persiapan, pembukaan, pelaksanaan, hingga penutupan nanti,” pesan Paman Birin.
Paman Birin pun bersyukur, pelaksanaan MTQ Nasional Tingkat Provinsi ini dapat secara rutin diselenggarakan setiap tahun.
“Bahkan di tahun 2022 lalu, kita sukses menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional ke-29. Dan itu menjadi sejarah bagi Banua kita, karena setelah sekian lama, sekitar setengah abad kita kembali dipercaya untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional,” ungkapnya.
Paman Birin juga merasakan, gelaran MTQ ini memiliki ikatan yang erat dengan Banua Kalimantan Selatan.
“Terlebih, gelaran MTQ ini selaras dengan suasana Banua kita, yang dikenal sebagai Banua yang religius, Banua yang banyak lahir para alim ulama. Selain itu, gelaran MTQ Nasional Tingkat Provinsi ini juga sangat dicintai masyarakat, sehingga gelaran MTQ ini juga dapat kita jadikan sebagai salah satu wahana, untuk menunjukkan daya saing daerah,” jelasnya.
Oleh karena itu, Paman Birin berharap, perhelatan MTQ tingkat Kalimantan Selatan, dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat menjadi catatan sejarah yang dapat dengan bangga diwariskan ke generasi muda.
“Sekali lagi saya harapkan kepada Pemerintah Kabupaten Tapin, termasuk di dalamnya para panitia penyelenggara, serta masyarakat, agar dapat mempersiapkan gelaran MTQ Nasional Tingkat Provinsi Tahun 2024 ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah tuan rumah yang baik dan membanggakan, yang dapat melahirkan qari dan qari’ah, serta duta MTQ lainnya, yang diharapkan dapat menjadi generasi penerus, serta dapat menjadi andalan Kalimantan Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.
Paman Birin menambahkan, gelaran MTQ ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Tapin.
“Semoga dengan gelaran MTQ ini, dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Tapin, khususnya dalam bidang keagamaan, ekonomi, dan sosial budaya,” pungkasnya.
Sementara itu, Pj. Bupati Tapin, Syarifuddin dalam sambutannya mengatakan, launching ini merupakan salah satu bentuk publikasi sekaligus penanda kesiapan Kabupaten Tapin sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalsel.
“Alhamdulillah, persiapan MTQ ke-35 tingkat Provinsi Kalsel di Tapin sudah berjalan aman, lancar, dan sukses. Kami mendapat dukungan dari semua pihak, baik pemerintah daerah, masyarakat, maupun para kafilah,” ujar Syarifuddin.
Lebih lanjut, Syarifuddin berharap pelaksanaan MTQ ini dapat meningkatkan fasilitas keagamaan di Kabupaten Tapin dan menjadi bentuk dakwah yang efektif untuk menyebarkan nilai-nilai Al-Quran di tengah masyarakat.
“Dengan launching ini, kami ingin menyemarakkan dan meningkatkan gaung MTQ ke-35 tingkat Provinsi Kalsel di Tapin. Kami berharap seluruh masyarakat Kalsel dapat berbondong-bondong datang ke Rantau untuk menyaksikan dan memeriahkan acara ini,” tuturnya.
Diketahui, MTQ ke-35 tingkat Provinsi Kalsel akan diselenggarakan di Kabupaten Tapin pada 24 April – 2 Mei 2024, Sebanyak 11 cabang lomba akan diperlombakan dalam MTQ kali ini, yang tersebar di seluruh wilayah Tapin.
Kota Rantau sendiri tercatat telah tiga kali menjadi tuan rumah penyelenggara MTQ tingkat provinsi.
Persiapan MTQ di Tapin telah berlangsung intensif sejak November 2023. Pj Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin, optimis bahwa Tapin dapat menjadi tuan rumah yang baik dan sukses menyelenggarakan MTQ ke-35 tingkat Provinsi Kalsel.
Hadir pada acara tersebut Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tingkat Kabupaten Kota se-Kalsel, Kemenag Provinsi Kalsel, MUI serta Forkopimda Kabupaten Tapin. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Sholawatan dan tausiyah bersama, di Bumi Sholawat Alam Roh 88, Desa Kiram, Kabupaten Banjar, Rabu (27/3) malam. Kali ini, Pemerintah Provinsi kembali menghadirkan ulama kondang, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Ribath Nouraniyah yang berada di Ciputat, Tangerang Selatan, Abuya Arrazy Hasim yang akrab disapa Buya Arrazy.
Buya Arrazy
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, berterima kasih kepada Abuya Arrazy Hasim, yang selalu memberikan Ilmu Pengetahuan Agama kepada masyarakat banua. Buya Arrazy telah beberapa kali berdatang ke Kalimantan Selatan, untuk memberikan pengetahuan ilmu agama. Sehingga hal ini patut diapresiasi di karenakan Kalimantan Selatan menjadi salah satu daerah yang banyak dikunjungi Da’i kondang.
“Buya Arrazy telah datang ke Kalsel sebanyak kurang lebih 8 Kali, baik untuk mengisi ceramah agama di Banjarmasin, maupun di Bumi Sholawat Alam Roh 88, Desa Kiram,” ungkap gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.
Tak lupa pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalsel juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, serta seluruh pihak, yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara sholawat dan tausyiah ini. Dengan adanya sholawat dan tausyiah dibulan ramadhan, banua Kalimantan Selatan akan mendapat keberkahan.
“Dengan kegiatan ini, semoga kita semua mendapatkan limpahan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT, di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” tutupnya.
Seperti diketahui, pergelaran Sholawatan dan tausiyah bersama, di Bumi Sholawat Alam Roh 88, Desa Kiram dihadiri ratusan jema’ah, mulai dari masyarakat sekitar hingga pegawai SKPD Lingkup Provinsi Kalimantan Selatan. Tausyiah Buya Arrazi dimulai usai sholat tarawih bersama, dan sebelum tausyiah dimulai, masyarakat yang sudah berhadir di tempat acara difasilitasi dengan buka puasa bersama yang disediakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Sosial Provinsi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Inspektorat Daerah Provinsi Kalsel, menggelar sosialisasi pembangunan zona integritas Dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, diruang rapat H Aberani Sulaiman, Rabu (27/3). Sosialisasi tersebut, bertujuan untuk kembali mengingatkan, agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang melaksanakan pelayanan publik langsung kepada masyarakat untuk bisa membangun zona integritas dalam meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK dan WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Inspektur Daerah Provinsi Kalsel Akhmad Fydayeen menyampaikan, pembangunan zona integritas di lingkup Pemprov Kalsel pada dasarnya telah lama dilaksanakan, namun mengalami beberapa dinamika sehingga implementasinya masih belum mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama yang berkaitan dengan pencegahan praktik gratifikasi dan pungutan liar.
Inspektur Daerah Provinsi Kalsel Akhmad Fydayeen
“Sehingga hari ini kami melaksanakan sosialisasi pembangunan zona integritas agar dapat mengakselerasi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pencegahan korupsi di lingup Pemprov Kalsel,” ucap Fydayeen.
Ia menambahkan, dirinya mengimbau agar seluruh lingkup SKPD Provinsi Kalsel, dapat mengimplementasikan pembangunan zona integritas dan terus berkoordinasi dengan Inspektorat melalui para Evaluator yang tergabung dalam Tim Penilai Internal Pembangunan Zona Integritas. Dengan didukung sosialisasi pembangunan zona integritas, jumlah SKPD/Unit Kerja pelayanan publik yang melaksanakan pembangunan zona integritas di tahun mendatang, bisa meningkat secara signifikan dan berhasil mendapatkan predikat WBK dan WBBM.
“Berdasarkan hasil monitoring yang telah dilaksanakan pada awal tahun ini, terdapat 25 SKPD/Unit Kerja pelayanan publik yang telah melaksanakan pembangunan zona integritas dan sekitar 228 SKPD/Unit Kerja pelayanan publik yang belum melaksanakan pembangunan zona integritas, termasuk SMA dan SMK,” tuturnya.
Inspektorat Daerah selaku SKPD pembina, terus mengawal seluruh proses, mulai dari pencanangan, pembangunan, pemenuhan data dukung hingga kepada penilaian untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Inspektorat Daerah Provinsi Kalsel juga terus melakukan monitoring dan evaluasi lapangan, dalam rangka penilaian internal terhadap pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel mengadakan Sosialisasi Jaringan Intranet dan Internet Terintegrasi, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Maksid Setda Provinsi Kalsel, Rabu (27/3). Sosialisasi tersebut bertujuan, dalam rangka mengefisiensikan penggunaan internet perkantoran.
Selain dihadiri seluruh perwakilan SKPD dan UPTD di lingkup Pemprov Kalsel, Sosialisasi tersebut juga dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Setdaprov Kalsel Muhammad Amin.
Ia menyampaikan, dirinya mengapresiasi gagasan yang diusung oleh Diskominfo Provinsi Kalsel dalam mengintegrasikan intranet dan internet di lingkungan Pemprov Kalsel. Dia pun berharap jaringan yang terintegrasi dapat mempermudah SKPD dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.
“Dengan adanya sistem jaringan yang terintegrasi tersebut ini akan mempermudah dan mempercepat pekerjaan, serta memudahkan komunikasi dan pertukaran data antar SKPD,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim menyampaikan, melalui kegiatan sosialisasi ini pihaknya ingin menyamakan persepsi terkait SOP pemanfaatan jaringan yang terintegrasi. Dengan jaring yang terintegrasi, lanjutnya, Pemprov Kalsel dapat mengoptimalkan pelayanan publik yang ada.
“Tidak hanya itu kita juga bisa membuka layanan akses internet gratis di beberapa tempat publik tertentu,” ucapnya.
Untuk tahap pertama ini Diskominfo Provinsi Kalsel menargetkan 48 SKPD dan sejumlah UPTD yang bisa diberikan layanan jaringan intranet dan internet terintegrasi. Dengan adanya jaringan terintegrasi ini, Diskominfo Provinsi Kalsel bisa mengefektifkan dan mengefisiensikan penggunaan internet dan penggunaan anggarannya.
“Sementara untuk keamanan jaringan, akan menjadi tanggung jawab pihaknya bersama dengan penyedia layanan jaringan. Kami juga memiliki tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT) yang siap membantu jika ada gangguan jaringan ataupun sistem aplikasi selama 24 jam,” lanjut Musim.
Kebijakan layanan intranet dan internet terintegrasi ini akan mulai diimplementasikan pada 1 April mendatang. Bahkan kedepannya Muslim menargetkan, layanan jaringan terintegrasi ini dapat dihubungkan dengan 13 kabupaten/kota, sehingga bisa berbagi pakai, baik itu dari pengguan aplikasi, sistem transportasi, cctv dan lainnya. (MRF/RDM/RH)