Pendaftaran PPPK Tahap II Kembali Diperpanjang Hingga 15 Januari 2025

BANJARBARU – Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali mengumumkan perpanjangan waktu pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tenaga Non-ASN Tahap II hingga 15 Januari 2025.

Suasana seleksi PPPK di lingkup Pemprov Kalsel

Perpanjangan tersebut tertulis dalam surat keputusan yang dikeluarkan Plt. Kepala BKN Nomer : 55/B-KS.04.01/SD/K/2025 tertanggal 6 Januari 2025 tentang penyesuaian kembali jadwal penerimaan PPPK Tahap II TA. 2024.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Dinansyah mengatakan perpanjangan ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi Tenaga Non-ASN yang belum melakukan pendaftaran seleksi PPPK.

“Khususnya di lingkup Pemprov Kalsel, Tenaga Non-ASN yang belum mendaftar segera melakukan pendaftaran yang sebelumnya di tutup pada 7 Januari, kini hingga 15 Januari pukul 23.59 WITA,” ucap Dinansyah, Jumat (10/1).

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah saat diwawancara

Ia juga menyebutkan bahwa kesempatan ini diharapkan dapat dimaksimalkan oleh tenaga Non-ASN lingkup Pemprov Kalsel yang memenuhi kriteria persyaratan, mengingat bagi para peserta yang nantinya tidak lolos seleksi dimungkinkan akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

“Mengenai pengangkatan PPPK paruh waktu, hingga saat ini Pemprov Kalsel masih menunggu regulasi dari kemenPAN RB, namun untuk menjadi PPPK paruh waktu tersebut harus mengikuti tes yang telah dibuka pada tahap I dan II ini, tanpa mengikuti tes tidak bisa menjadi PPPK penuh ataupun paruh waktu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Mashudi menjelaskan, seleksi PPPK tahap II ini diperuntukkan bagi Non-ASN yang sudah bekerja selama 2 tahun berturut-turut di lingkup Pemprov Kalsel namun tidak terdata pada database Non-ASN BKN, sehingga dalam pelaksanaannya masih ada Non ASN yang tidak mendaftar pada seleksi PPPK tahap I.

“Perpanjangan ini untuk membuka peluang kembali bagi Non-ASN database BKN yang tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi saat mendaftarkan diri seleksi CPNS dan PPPK tahap I yaitu sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB Nomor 364 Tahun 2024,” ungkapnya.

Formasi PPPK Pemprov Kalsel yang dibuka pada tahap ke II ini merupakan Formasi yang sama pada tahap I yakni sebanyak 1.493 Formasi.

“Kecuali untuk peserta Non-ASN Database BKN dengan kualifikasi pendidikan SD/SMP Sederajat akan muncul formasi baru yaitu Jabatan Pengelola Layanan Operasional sehingga Non-ASN yang tidak dapat melamar pada Tahap I karena tidak ada pendidikan yang sesuai dapat mengikuti seleksi PPPK tahap II ini,” ujarnya.

Sedangkan untuk tahapan seleksi selanjutnya tetap mengikuti surat Plt. Kepala BKN Nomor: 6610/B-KS.04.01/SD/E/2024 tanggal 27 September 2024 perihal jadwal seleksi pengadaan PPPK TA 2024.

“Oleh karena itu, dengan adanya perpanjangan kembali ini diimbau bagi Non-ASN Pemprov Kalsel untuk melakukan pendaftaran secara online sebelum mendekati batas waktu penutupan pendaftaran,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

HUT ke-46, Museum Lambung Mangkurat Gelar Apel

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan apel dalam rangka peringatan HUT Museum Lambung Mangkurat Kalsel ke-46, Jumat (10/1).

Apel berlangsung di halaman Museum Lambung Mangkurat Kalsel, dipimpin Kepala Museum Lambung Mangkurat Muhammad Taufik Akbar, dan diikuti oleh seluruh pegawai museum.

Kepala Museum Lambung Mangkurat, Muhammad Taufik Akbar

Dalam amanatnya, Taufik Akbar menyampaikan rasa bangga kepada seluruh pegawai Museum Lambung Mangkurat yang telah berdedikasi tinggi untuk memajukan museum, baik pada jumlah kunjungan maupun kesuksesan dalam berbagai program kegiatan.

“Terima kasih untuk semua pegawai baik yang berstatus tenaga kontrak maupun para ASN,” katanya.

Memasuki usia ke-46, Taufik Akbar berharap museum kebanggaan Banua ini bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi ke pengunjung.

Tentunya hal itu, menurutnya harus di dukung oleh tingkat kedisiplinan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik lagi di banding tahun-tahun sebelumnya.

“Kita akan terus meningkatkan kualitas layanan. Saya harap SDM museum bisa lebih meningkatkan pelayanan, kerjasama dan disiplin,” pintanya.

Taufik Akbar juga berharap, museum di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel ini, kedepannya bisa menjaga dan meningkatkan kerjasama dengan sekolah maupun perguruan tinggi.

“Tentunya agar kunjungan ke museum juga lebih meningkat,” jelasnya.

Selain apel, peringatan HUT ke-46 Museum Lambung Mangkurat Kalsel juga akan dirangkai dengan syukuran pada Senin (13/1) nanti, dengan mengundang para pegawai yang sudah purna.

“Meski sederhana, kita ingin rasa kekeluargaan antar pegawai museum tetap terjaga meskipun sudah memasuki masa purna,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

ASN PMD Kalsel Diminta Pahami Peran Dalam Pembangunan Desa

BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan melaksanakan acara Penandatanganan Perjanjian Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari Jumat, (10/1). Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Mandiri Dinas PMD Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas PMD Kalsel Faried Fakhmansyah. Dalam samvutannya, Faried menekankan pentingnya perjanjian kinerja sebagai bentuk komitmen ASN dalam mendukung pencapaian target kinerja instansi.

Kepala Dinas PMD Kalsel Faried Fakhmansyah

“Penandatanganan ini bukan hanya sebuah formalitas, melainkan sebuah janji yang harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Setiap ASN diharapkan memahami peran dan kontribusinya dalam pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat di Kalimantan Selatan,” ungkap Faried.

Dalam acara ini, pejabat struktural, pejabat fungsional, dan staf ASN Dinas PMD turut hadir untuk menandatangani dokumen perjanjian kinerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Dokumen tersebut memuat sasaran strategis, indikator kinerja utama, dan target yang harus dicapai dalam tahun 2025.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan tugas ASN di lingkungan Dinas PMD Kalsel. Selain itu, perjanjian kinerja ini juga menjadi acuan dalam evaluasi kinerja individu maupun organisasi di akhir tahun.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan berharap agar kinerja yang direncanakan dapat terealisasi dengan optimal sepanjang tahun,” tutup Faried. (PMD.KALSEL/MRF/RDM/RH)

DPRD Kalsel Segera Tindaklanjuti Hasil Rapat Pleno Terbuka Penetapan Cagub dan Cawagub Kalsel

BANJARMASIN – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel atas terselenggaranya seluruh rangkaian pemilihan kepala daerah yang menurutnya terlaksana dengan sangat baik.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Ilham Nor, seusai menghadiri undangan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Provinsi Kalsel yang dipimpin oleh Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa, Kamis, (9/1) malam.

“Alhamdulillah semua tahapan pemilihan kepala daerah ini sudah berjalan, dan malam ini sudah ditetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yaitu pasangan H. Muhidin dan H. Hasnuryadi Sulaiman,” ungkap politisi Gerindra itu.

Suasana Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Provinsi Kalsel

Selanjutnya, kata Ilham, sesuai undang-undang DPRD akan menindaklanjuti dan membahas lagi terkait dengan usulan ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (KEMENDAGRI RI) melalui Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel.

“Insya Allah Paripurna dalam rangka pengumuman penetapan hasil malam ini akan segera dilaksanakan sesuai jadwal yang akan ditetapkan oleh Badan Musyawarah DPRD Provinsi Kalsel,” pungkas Ilham yang kala itu turut didampingi oleh Sekretaris DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Jaini. (ADV-NRH/RDM/RH)

Ketua PWI Pusat Apresiasi Program Wartawan Menanam Dukung Ketahanan Pangan

BANJARMASIN – Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengapresiasi program wartawan menanam yang digagas PWI Provinsi Kalimantan Selatan.

Apresiasi ini diungkapkan Hendry Ch Bangun saat meninjau kebun yang berlokasi di Jalan Pelita V Landasan Ulin Utara, bersama jajaran serta Pengurus PWI Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, Jumat (10/1).

Hendri menegaskan, program ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Menurutnya, program ini merupakan aksi nyata PWI Kalsel dalam ikut mendukung program nasional.

Di kebun milik salah satu pengurus PWI Kalsel tersebut sudah ada persemaian cabai, pepaya, jagung, tomat, serta jeruk. Rencananya hasil panen nanti akan dibagikan untuk wartawan saat pelaksanaan HPN.

“Saya sangat mengapresiasi PWI Kalsel. Program ini patut dijadikan percontohan untuk diterapkan pengurus PWI se-Indonesia,” ungkap Hendry yang kedatangannya didampingi Sekjen PWI M Iqbal, Bendahara Umum PWI Pusat M Nasir, Wakil Sekjen Raja Parlindungan Pane yang juga Ketua Panitia HPN 2025, Sekretaris Panitia HPN 2025 M. Sarwani dan Wakil Ketua Bidang Seminar HPN 2025 Christiana Chelsia Chan.

Lebih jauh dijelaskannya, wartawan tak hanya memproduksi karya jurnalistik, tetapi juga bisa terlibat dalam aksi-aksi nyata mendukung program ketahanan pangan.

“PWI Kalsel betul-betul memanfaatkan lahan yang dimiliki. Ini menjadi contoh positif bagi PWI provinsi lain nantinya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Kalimantan Selatan, Zainal Helmie menjelaskan, kegiatan wartawan menanam ini merupakan rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Pers Nasional.

PWI Kalsel sudah menyiapkan lahan untuk menanam sayur-sayuran hingga buah-buahan.

“Lahan ini milik wartawan PWI, kita tanami cabai, timun hingga sayur-sayuran lainnya agar lahan tersebut bisa produktif,” kata Zainal Helmie.

Selain di kawasan Banjarbaru, PWI Kalsel juga akan mengerahkan seluruh anggotanya untuk memanfaatkan lahan milik PWI seluas lima hektare di Jejangkit, Barito Kuala.

Program Kelompok Wartawan Menanam ini juga sejalan dengan program Presiden RI Prabowo Subianto dalam program swasembada pangan.

Upaya ini juga dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada Kalimantan Selatan yang telah ditetapkan sebagai lumbung pangan wilayah Kalimantan terutama IKN.

“Kita sangat mendukung program Pemprov Kalsel dalam sektor pangan, menyusul Kalimantan Selatan telah ditetapkan sebagai lumbung pangan,” ungkapnya.

Terkait dengan puncak peringatan Hari Pers Nasional yang dijadwalkan akan digelar di Kalimantan Selatan pada Februari mendatang, PWI Kalsel mengajak seluruh masyarakat pers bisa menyukseskan hajatan besar yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

“Mudah-mudahan Presiden Prabowo Subianto bisa hadir dalam acara Puncak Hari Pers Nasional nanti,” kata Helmie. (PWI.KALSEL/RDM/RH)

Porprov Kalsel akan Digelar Oktober 2025

BANJARMASIN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat kedua, rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan, di Kantornya di Kota Banjarmasin, Kamis (9/1).

Wakil Ketua 4 KONI Kalsel Anwar Hadimi mengungkapkan, dalam pertemuan kedua antara KONI Kalsel dengan KONI Tala, disepakati bahwa akan ada 55 Cabang Olahraga dengan 60 disiplin cabor yang di pertandingan.

Wakil Ketua 4 KONI Kalsel Anwar Hadimi

“Saat ini Kabupaten Tala telah siap untuk melaksanakan ajang olahraga tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan tersebut,” ucap Hadimi.

Pada tahun 2025 ini jumlah cabor yang dipertandingkan bertambah dibandingkan dengan Porprov sebelumnya hanya 40 cabor.

“Kami berharap, pelaksanaan Porprov Kalsel di Tala ini, dapat lebih meriah dari sebelumnya,” ujar Hadimi.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tala Muhammad Fahriannoor menjelaskan, Porprov Kalsel 2025 ini rencananya akan dibuka pada tanggal 26 atau 27 Oktober 2025 mendatang.

Ketua KONI Tala Muhammad Fahriannoor

“Untuk penutupan akan dilaksanakan pada 10 November 2025 bertepatan dengan hari pahlawan,” ucapnya.

Fahriannoor mengatakan, namun keputusan pihaknya masih memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah, Koni Kalsel, serta pihak terkait lainnya. (SRI/RDM/RH)

Tetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih, KPU Kalsel Berikan Penghargaan Pendukung Kesuksesan Pilkada 2024

BANJARMASIN – Sebelas kabupaten kota di Kalimantan Selatan, dipastikan sudah menetapkan kepala daerah terpilih Pilkada 2024, pada Kamis (9/1). Puncaknya, penetapan terakhir dilakukan KPU Provinsi, dengan menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Kalsel Tahun 2024, pada Kamis (9/1) malam disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin. Dimana Paslon Nomor Urut 1, Muhidin – Hasnuryadi Sulaiman dinyatakan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Periode 2025 – 2030, dengan dukungan 1.629.456 suara.

Rapat pleno terbuka ini, dipimpin langsung Ketua KPU Provinsi Kalsel, Andi Tenri Sompa bersama jajaran Komisioner KPU, dan dihadiri seluruh KPU kabupaten kota di Kalsel. Turut hadir Plh Gubernur Kalsel, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Adi Santoso, jajaran Forkopimda Provinsi, unsur SKPD lingkup Pemprov Kalsel, serta sejumlah rekan media.

Pada kesempatan ini, KPU Provinsi memberikan sejumlah penghargaan kepada stakeholder yang sudah membantu dan mendukung secara aktif, kesuksesan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2024. Penghargaan tertinggi diberikan kepada Gubernur Kalsel, Muhidin, yang diserahkan Sekretaris KPU Kalsel Mukti Abdulatif kepada Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Adi Santoso.

Penghargaan juga diberikan kepada instansi/lembaga di Kalsel, termasuk SKPD lingkup Pemprov. Yakni Badan Kesbangpol, Biro Organisasi Setdaprov, Dinas Kesehatan, Biro Pemerintahan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perhubungan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar, serta Biro Perekonomian.

Piagam diserahkan Ketua dan Komisioner serta Sekretaris KPU Provinsi Kalsel secara bergiliran. Termasuk kepada unsur Forkopimda Provinsi, serta puluhan media cetak dan elektronik di Kalsel. Dimana salah satu media yang menerima penghargaan ini, adalah LPPL Abdi Persada FM.

Penghargaan yang diterima LPPL Abdi Persada FM

“Alhamdulillah sudah sampai di puncak tahapan Pilkada serentak. Tinggal menunggu pelantikan yang akan dijadwalkan oleh pemerintah pusat,” ujar Andi Tenri Sompa.

Tidak lupa, Andi Tenri Sompa juga mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada semua pihak yang sudah turut mensukseskan Pilkada serentak 2024.

“Saya ucapkan terima kasih banyak, dan kami mohon maaf kami cerewet minta macam-macam,” ucap Tenri.

Sementara itu, Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani mengaku bangga dan berterima kasih, atas penghargaan yang diberikan KPU Provinsi Kalsel.

“Kami senang bisa menjadi bagian dari masyarakat, yang mendukung kelancaran Pilkada di Kalsel. Sehingga pilkada berjalan lancar dan aman, hingga nanti Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Terpilih dilantik secara resmi oleh Presiden,” tutupnya.

Tercatat kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, belum menetapkan Kepala Daerah Terpilih 2024, karena masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi. Sementara untuk pelantikan kepala daerah terpilih, masih menunggu jadwal selanjutnya. Termasuk untuk pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel periode 2025 – 2030, Muhidin – Hasnuryadi Sulaiman. (RIW/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Siapkan Pengadaan 2025 dengan Katalog Elektronik Versi 6

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengadaan barang dan jasa. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pengadaan tahun anggaran 2025 yang dilaksanakan di Aula Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Kamis (9/1).

Pada rakor ini, fokus utama yang dibahas adalah penonaktifan Katalog Elektronik Versi 5 dan penerapan Katalog Elektronik Versi 6 sebagai sistem baru.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim melalui Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Sucilianita Akbar menyampaikan bahwa sistem baru ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses pengadaan serta mendukung pelayanan publik yang lebih cepat.

“Dengan menggunakan Katalog Elektronik Versi 6, proses pengadaan akan menjadi lebih sederhana dan cepat. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan responsivitas pelayanan kepada masyarakat,” ucap Suci.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa seluruh bidang di Diskominfo Kalsel akan segera mendapatkan sosialisasi terkait penerapan sistem ini.

Dengan persiapan yang matang, Suci berharap implementasi sistem baru ini dapat memastikan pengadaan barang dan jasa pada tahun 2025 berjalan lancar dan sesuai kebutuhan.

“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Diskominfo Kalsel dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mencapai tujuan strategisnya,” tutupnya.

Diketahui, pada rakor ini juga turut dihadiri perwakilan dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Kalsel, Markus Liling yang memberikan penjelasan teknis tentang proses migrasi dari Katalog Elektronik Versi 5 ke Versi 6. (BDR/RDM/RH)

Berbagai Program Prioritas akan Dilaksanakan Dinas PMD Kalsel untuk Majukan Perkembangan Desa Banua

BANJARBARU – Menyongsong awal tahun 2025 ini, berbagai program prioritas sudah dibuat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan, yang seluruhnya bertujuan untuk meningkatkan desa di banua ini, serta memajukan desa di banua. Salah satu program prioritas dari Dinas PMD Kalsel, yakni meningkatkan keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), serta terus menjalin kolaborasi bersama TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Sekretaris Dinas PMD Kalsel, Raden Mas Ernato Surya Jaya menyampaikan, Dinas PMD Kalsel memilik empat bidang utama yang menjadi fokus pada tahun 2025 ini yaitu pengembangan kawasan pedesaan, pemerintahan desa, pengembangan masyarakat sosial desa, dan ekonomi desa.

“Jadi kami Dinas PMD telah menetapkan program-program prioritas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa,” ucap Surya diruang kerjanya Banjarbaru, Kamis (9/1).

Surya melanjutkan, salah satu fokus utama Dinas PMD Kalsel adalah pada pengembangan kawasan pedesaan seperti mendukung kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kemudian akan ada kegiatan Pekan Inovasi Desa se-Kalsel dan lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) sebagai langkah nyata untuk mendorong inovasi dan kreativitas di tingkat desa. Selanjutnya, Bidang Pemerintahan Desa (Pimdes) juga mendapat sorotan dalam program prioritas tahun ini. Penyelesaian tapal batas desa menjadi fokus utama, dengan pencapaian yang membanggakan di tahun sebelumnya.

“Pembinaan manajemen pemerintahan desa, pengawasan keuangan dan aset desa, serta penyusunan profil desa dan kelurahan turut menjadi kegiatan yang mendapat perhatian serius dari Dinas PMD Kalsel,” lanjut Surya.

Ditahun 2025 ini juga, pengembangan masyarakat sosial desa dan ekonomi desa juga menjadi bagian penting dari agenda pembangunan. Dengan peringkat Indeks Desa Membangun (IDM) yang telah meningkat dari tahun ke tahun.

“Dinas PMD Kalsel bertekad untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Peningkatan peran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan promosi produk unggulan desa menjadi strategi utama dalam menggerakkan roda ekonomi desa,” lanjut Surya.

Dalam upaya mencapai tujuan-tujuan tersebut, koordinasi yang baik antara berbagai pihak sangat diperlukan. Dengan adanya pendekatan yang strategis dan peningkatan Indeks Desa membangun (IDM) yang lebih baik, diharapkan bahwa kesejahteraan desa-di-daerah akan semakin meningkat.

“Tentu saja, keterlibatan aktif masyarakat desa dalam setiap program dan kegiatan juga menjadi kunci keberhasilan yang tidak dapat diabaikan. Dengan semangat yang membara dan komitmen yang kuat, Dinas PMD Kalsel siap menghadapi berbagai tantangan dan peluang di tahun 2025,” tutup Surya. (MRF/RDM/RH)

2024, Pemprov Kalsel Beri Pelatihan TIK pada Ribuan Tenaga Pendidik

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Melalui Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Kalsel, selama tahun 2024 ini telah sukses melaksanakan kegiatan pelatihan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), terhadap ribuan Tenaga Pendidik mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di 13 Kabupaten/Kota.

Kepada wartawan, Kepala BTIKP Provinsi Kalsel, Rusiani, ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (9/1) mengatakan, selama pelatihan bagi Tenaga Pendidik, pihaknya memberikan pembelajaran pembuatan animasi, konten kreator dan youtuber, untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah. Pihaknya sangat bersyukur antusias yang sangat tinggi untuk terus belajar dan mengupgrade keahlian berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

“Dalam pelatihan kami hadirkan narasumber yang berkompeten di bidang masing-masing,” katanya

Rusiani menjelaskan, berdasarkan data tahun 2024 ini total Tenaga Pendidik yang sudah mengikuti pelatihan dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK sederajat ada sekitar 2.500 orang, dan tahun 2025 ini pihaknya akan memaksimalkan lagi di seluruh Kabupaten dan Kota.

“Para tenaga pendidik dapat mempersiapkan untuk mengikuti pelatihan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),” pintanya

Lebih lanjut Rusiani menambahkan, tahun 2025 ini, pihaknya memprogramkan untuk pelatihan berbasis TIK bagi peserta didik di 13 Kabupaten/Kota. Dalam rangka sebagai upaya meningkatkan, mengembangkan serta memanfaatkan digital melalui media pembelajaran di sekolah-sekolah.

“Ini merupakan program perdana, guna menyongsong generasi muda menuju Indonesia emas tahun 2045,” tutup Rusiani. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version