Lagi, Dispersip Kalsel Terima Hibah Mobil Pusling

Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, kembali menerima bantuan hibah satu unit mobil perpustakaan keliling (pusling) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia (RI).

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan, bantuan hibah mobil pusling tersebut merupakan unit ke-11 yang diterimanya dari Perpusnas RI selama menjabat. Bantuan hibah tersebut diterima langsung oleh Nurliani pada Kamis (24/11) lalu di Gedung Perpusnas RI Jakarta.

“Terima kasih untuk Perpusnas RI, tentu ini menambah semangat untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya melalui siaran pers Dispersip Kalsel, Senin (27/11).

Mobil ini juga dilengkapi koleksi buku 250 judul dengan 500 eksemplar, beserta perlengkapan multimedia lainnya. Seperti, satu unit paket sistem perpustakaan digital, empat unit tablet android, satu unit genset, satu unit modem, satu unit televisi 32 inci, satu unit multimedia pengeras suara, dan satu suplai daya bebas gangguan.

Sementara itu, Koordinator Pengembangan Perpustakaan Umum Perpusnas RI, Nurhadi Saputra mengungkapkan, pada tahun 2022 ini, pihaknya kembali menyalurkan bantuan mobil pusling kepada pemerintah daerah dan kabupaten/kota.

“Semoga dapat memberikan stimulan agar dapat meningkatkan literasi di daerah, serta dimanfaatkan dengan maksimal,” harapnya.

Nurhadi juga mengapresiasi Dispersip Provinsi Kalsel yang gencar membumikan minat baca, melalui berbagai program yang dijalankan untuk menyentuh masyarakat.

“Ini dapat dijadikan barometer pelaksanaan program digital perpustakaan bagi daerah lain. Semoga Dispersip lain bisa mengikuti prestasi yang diukir Provinsi Kalsel,” tambahnya. (HUMASDISPERSIPKALSEL-NRH/RIW/APR)

247 CPNS Golongan 2 dan 3 Jalani Latsar di BPSDMD Kalsel

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel menggelar pelatihan dasar (latsar) CPNS lingkup Pemprov dan Kabupaten/Kota se Kalsel.

Latsar diikuti oleh 247 CPNS golongan 2 angkatan 18 sampai dengan 22 serta golongan 3 angkatan 38 dan 39, secara luring dan daring mulai 3 Oktober hingga 12 Desember 2022.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Husnul Khatimah berharap, latsar ini dapat memberikan informasi dan kecakapan berpikir CPNS agar mampu memahami dinamika, birokrasi termasuk peraturan-peraturan yang menyangkut masalah pemerintahan maupun kepegawaian.

“Semoga latsar ini membawa manfaat terhadap peningkatan dan kualitas aparatur pemerintah yang santun dan beretika serta taat akan peraturan demi terselenggaranya birokrasi yang baik,” ucapnya saat membuka kegiatan di Aula BPSDMD Kalsel, Banjarbaru, Senin (28/11).

Sejak ditetapkannya era reformasi birokrasi pada 2010 lalu, menurutnya, tugas sebagai pelayan publik selalu menjadi sorotan masyarakat maupun pelaku usaha. Oleh karena itu, aparatur pemerintah dituntut untuk dapat bertindak proaktif dalam mendukung terwujudnya era tersebut.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel sekaligus membuka latsar

Sebagai calon aparatur pemerintah, pelatihan ini diakuinya wajib dijalani oleh CPNS agar dapat menjalankan tugas-tugas pemerintahan secara optimal serta memberi pelayanan yang lebih bermutu kepada masyarakat.

“Karena dengan kepuasan masyarakat atas pelayanan publik, akan lebih meningkatkan citra positif pemerintahan dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan,” ungkapnya.

Di tempat sama, Plh Kepala BPSDMD Kalsel, Ahmad Bagiawan menyebut, latsar CPNS ini merupakan kali terakhir untuk anggaran tahun 2022 ini.

“Ya, ini latsar untuk CPNS yang terakhir dengan menggunakan anggaran tahun 2022 yang diikuti oleh 7 angkatan,” ujarnya.

Selanjutnya diakuinya, BPSDMD Kalsel akan menggelar pelatihan dan uji kompetensi, untuk unit pengadaan barang dan jasa di Kalsel, pada Desember mendatang.

“Jadi nanti ada pelatihannya dan diberikan sertifikasi juga untuk pesertanya,” ungkapnya. (SYA/RIW/APR)

Resmi Dibuka Oleh Gubernur Kalsel, Uncle Hard Enduro Akan Jadi Agenda Rutin Tahunan

BANJAR – Kejuaraan Uncle Hard Enduro 2022 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (26/11).

Menurut Sahbirin, kejuaraan motor trail dengan rintangan ekstrem yang pertama dan satu-satunya di Indonesia ini patut menjadikan Kalimantan Selatan khususnya Desa Kiram mendapat julukan “Kota Enduro”.

Kejuaraan yang berlangsung mulai 25 – 27 November ini dibagi dalam beberapa kelas yakni internasional, nasional dan adventure.

Ribuan rider se Nusantara mengikuti kelas adventure untuk melihat langsung keindahan alam di Kalsel

Pada kelas internasional diikuti belasan rider profesional dari mancanegara, termasuk pebalap enduro ternama dunia Graham Jarvis serta juara Uncle Hard Enduro 2019, Wade Young.

Salah satu rider saat melintasi sakah satu rintangan prolog trek Uncle Hard Enduro 2022

Sementara pada kelas adventure, ribuan rider dari seluruh nusantara termasuk diantaranya Sahbirin Noor, dipandu menyusuri rute sepanjang kurang lebih 50 km untuk melihat langsung keindahan yang disuguhkan Desa Kiram dan sekitarnya.

“Kita ingin berikan mereka (rider) sport toursim atau olahraga sembari berwisata,” ungkapnya.

Melihat antusias ribuan rider serta masyarakat yang hadir pada lokasi kegiatan, Gubernur akrab disapa Paman Birin ini berencana menjadikan event seperti ini sebagai agenda tahunan Kalsel.

Sebab diakuinya, selain mampu menghibur masyarakat khususnya para pecinta trail, kegiatan ini juga mampu mendongkrak perekonomian warga sekitar.

“Insya Allah akan kita gelar lagi kalau bisa lebih meriah untuk olahraga Indonesia, Jaya,” tegasnya.

Senada dengan Paman Birin, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK juga menginginkan agar Uncle Hard Enduro dapat terus digelar karena selain meningkatkan perekonomian melalui sektor olahraga pariwisata, kegiatan ini dinilainya penting untuk memunculkan bibit-bibit pebalap trail handal Kalsel yang mampu bersaing hingga ke tingkat Internasional.

“Semoga tahun-tahun mendatang kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dengan fasilitas, peserta dan negara yang lebih banyak lagi,” harapnya.

Ketua Pelaksana, Waluyo mengaminkan hal itu. Ia mengaku, pihaknya siap meningkatkan kemeriahan Uncle Hard Enduro melalui rintangan yang lebih sulit, pertunjukkan yang lebih spektakuler serta peserta yang lebih banyak lagi pada tahun 2023 mendatang.

“Kita siap untuk lebih memeriahkan lagi kejuaraan Uncle Hard Enduro 2023 mendatang,” imbuhnya.

Selain memberikan tontonan balap ekstrem kepada masyarakat, Uncle Hard Enduro 2022 juga menyuguhkan atraksi trailer profesional dari Australia serta konser penyanyi legendaris Indonesia, Iwan Fals. (SYA/RDM/RH)

Menteri Pertanian Dukung Pengembangan Perkebunan Kopi Meratus di Kalsel

BANJARBARU – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo berikan peluang besar terhadap generasi petani milenial di Kalsel dalam mengembangkan hasil alam dari sektor komoditi tanaman berjenis kopi Meratus.

Bahkan, Syahrul mengutarakan, akan menginstruksikan kepada gubernur, bupati dan wali kota untuk menyiapkan lahan perkebunan untuk pengembangan disektor kopi.

“Jadi, nanti harus dua hektar yang disiapkan dan siap digarap bagi petani milenial,” ucapnya.

Saking mengapresiasi, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mendukung penuh keberadaan Badan Usaha Pertanian Kampus (BUPK) yang disahkannya sebagai dorongan semangat bagi generasi petani milenial Kalsel dalam mengembangkan perekonomiannya khusus kopi.

“Apalagi adanya ini, pertanian itu sebenarnya dapat berkembang. Jangan salah ya, kopi ini mampu menggeliatkan perkonomian. Salah satunya, ULM yang mengembangkan ini, perlu diapresiasi,” ungkapnya kepada mahasiswa, saat memberikan kuliah umum di ULM, Jumat (25/11).

Foto bersama Mentan RI Syahrul Yasin Limpo dengan Rektorat ULM dan ratusan mahasiswa yang mengikuti kuliah umum di Auditorium ULM Banjarbaru

Sementara itu, Rektor ULM Prof Ahmad, mengatakan, sektor kopi saat ini tak hanya dibudidayakan oleh kaum dewasa saja melainkan sudah mulai merambah pengembangannya lebih kepada generasi petani milenial. Tak heran, jika bisnis kedai kopi juga mulai meggeliat dan menjamur. Rata-rata jejak usaha bisnisnya mulai diminati oleh mereka.

“Kopi sekarang jadi komoditi strategis nasional. Tidak semua negara bisa meminum kopi, ini adalah sebuah rahmat karena Indonesia dianugerahi dengan yang cocok dengan tanaman jangka panjang yakni mutiara hitam (kopi) ini. Bahkan, tadi Menteri Pertanian RI sangat mendukung,” paparnya.

Di temui di lokasi berbeda, Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Kalsel Dwi Putra Kurniawan mengapresiasi adanya rencana strategis ini dilakukan. Selain membangkitkan perekonomian juga menggeliatkan semangat generasi muda untuk mengeksplor kemampuannya dalam seni pengembangan pada sektor kopi.

“Tentunya, ini menjadi langkah tepat sebagai tonggak perekonomian agar sekiranya kopi itu tak hanya dikenal melalui orang tua saja, tetapi, kaum milenial pun patut berkontribusi,” tuturnya.

Apalagi, menurut Dwi, dukungan ini baik disegerakan. Supaya realisasi pelaksanaannya bisa tercapai sesuai harapan pemerintah. Termasuk mempercepat proses pemulihan ekonomi melalui sektor pengembangan bisnis jangka panjang melalui kopi.

“Sektor yang tidak pernah terdampak inflasi adalah kopi. Lihat saja, komoditinya bisa ekspor ke luar negeri dan sudah bisa dinikmati oleh semua orang. Bahkan, saat ini Kalsel punya satu bibit kebanggaan yakni kopi Meratus,” imbuhnya. (RHS/RDM/RH)

Dishut Kalsel Akan Bangun Destinasi Wisata di Tahura Sultan Adam

BANJARBARU – Dinas Kehutanan Provinsi kalsel akan kembali membangun destinasi wisata di kawasan taman hutan raya (tahura) sultan Adam, Kabupaten Banjar. Wisata tersebut merupakan wisata dengan keindahan alam yang dapat dinikmati para wisatawan untuk bersantai dan bertamasya bersama para keluarga.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan selatan fatimatuzzahra belum lama tadi.

Fatimatuzzahra menyampaikan, wisata tersebut akan memiliki pemandangan yang sangat indah seperti wisata bukit batu kabupaten banjar.

“Kami sudah menginventarisir lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat wisata tersebut, sehingga ditahun 2023 mendatang, direncanakan akan dapat terealisasi,” ungkap Fatimatuzzahra.

Dilanjutkannya, pihaknya akan menjalin kerjasama bersama masyarakat kecamatan Aranio kabupaten Banjar, untuk akses perjalanan menuju destinasi wisata yang akan dibangun di kawasan taman hutan raya (tahura) Sultan Adam kabupaten Banjar. hal ini dikarenakan perjalanan menuju destinasi wisata yang akan dibangun di tahun 2023 mendatang harus memakai kelotok sebagai sarana transportasi.

“Dengan adanya kerjasama bersama masyarakat setempat, maka pembangunan destinasi wisata juga akan meningkatkan perekonomian warga setempat,” lanjut Fatimatuzzahra.

Untuk lokasinya, Fatimatuzzahra menilai lokasi tidak berada jauh dari wisata Bukit Batu Riam Kanan, yang hanya perlu menyeberang ke pulau yang akan dijadikan sebagai destinasi wisata baru. Dengan begitu, wisata baru ini dipastikan akan memberdayakan masyarakat setempat dengan menggunakan biduk atau kelotok. (MRF/RDM/RH)

Wujudkan Pemilu dan Pilkada Bersih, Bakesbangpol Kalsel Sosialisasikan Pemahaman Politik

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar sosialisasi tentang pemahaman politik kepada masyarakat yang rentan terhadap isu negatif politik.

Sosialisasi berlangsung mulai 23 – 26 November 2022 di Menara Pandang, Banjarmasin.

Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah mengatakan, sosisalisasi ini merupakan salah satu wujud dukungan Pemprov Kalsel dalam mensukeskan Pemilu dan Pilkada 2024.

Sasaran sosialisasi ini, menurutnya ditujukan kepada pemberi hak suara yang masih awam terhadap pemahaman politik seperti pelajar SMA/SMK/MA, Mahasiswa, perempuan dan penyandang disabilitas. Setiap sesi diikuti oleh 100 peserta.

“Kita ingin memberikan mereka pemahaman tentang bagaimana cara memilih pimpinan yang baik, lalu kita berikan juga pemahaman-pemahaman tentang bagaimana agar menjadi pemberi hak suara yang bijak,” ungkapnya.

Pembahasan politik bagi sebagian orang memang membosankan. Sebab itu sosialisasi kali ini diselenggarakan di ruangan terbuka serta diwarnai oleh live musik dan beberapa doorprize.

Selain itu Heriansyah menambahkan, sosialisasi diruang terbuka ini juga dilakukan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Mengingat saat ini kasus positif virus tersebut kembali meningkat.

“Kita tidak ingin sosialisasi ini malah menjadi kambing hitam penyebaran COVID-19 terutama kepada pelajar disekolah. Makanya sementara ini kita batasi juga pesertanya,” terangnya.

Selain di Banjarmasin, Heriansyah menambahkan sosialisasi ini sebelumnya juga pernah dilakukan di Kabupaten Tanah Bumbu. Rencananya, di tahun mendatang pihaknya akan menyelenggarakan sosialisasi ini ke seluruh Kabupaten/Kota di Kalsel.

“Kita sudah merencanakan untuk melaksanakannya di seluruh Kabupaten Kota. Kita utamakan di wilayah terpencil yang rentan terhadap isu negatif politik,” ujarnya.

Disamping pemahaman tentang politik, sosialisasi ini juga dijadikan kesempatan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme dan intoleransi di Kalsel.

“Karena yang kita ajak ini rata-rata generasi muda yang pasti melek digital dan hampir seluruhnya mempunyai media sosial, kita ingin mereka tidak terjerumus hoax. Apalagi sampai melakukan tindak terorisme,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Menteri Pertanian Minta Provinsi Kalsel Perbaiki Lahan Pertanian 1.000 HA di Kab/Kota

BANJARBARU – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Provinsi Kalimantan Selatan. Kali ini yang menjadi salah satu lokasi kunjungan adalah Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian di kawasan RO Ulin Kota Banjarbaru, Jum’at (25/11). Kedatangannya tersebut dalam rangka kunjungan kerja yang disertai dengan panen jagung JH – 35.

Jagung JH 35

Dalam sambutannya Syahrul Yasin Limpo menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalsel harus bisa memperbaiki lahan pertanian di 13 Kabupaten-Kota di daerah ini, seluas 1000 hektar disetiap Kabupaten. Hal ini untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Perbaikan lahan pertanian ini diharapkan, Januari 2023 sudah dapat terealisasi.

“Rakyat Indonesia tidak boleh kelaparan. Kalsel memiliki lahan pertanian yang sangat subur sehingga tidak harus selalu bergantung pada sektor pertambangan,” ungkap Syahrul.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel Syamsir Rahman menyampaikan, Provinsi Kalsel merupakan satu – satunya Provinsi di Kalimantan yang mengalami surplus beras. Meskipun harga beras mencapai Rp14.000 perliternya, namun kualitas beras yang dijual meupakan beras premium sehingga sangat wajar apabila para petani mematok dengan harga yang relatif mahal.

“Kenaikan harga ini juga untuk mensejahterakan para petani, dikarenakan apabila petani menjual beras dengan harga yang murah, maka mereka tidak akan mendapatkan untung,” lanjut Syamsir.

Ia menambahkan, pihaknya siap melepas beras hingga 20 ribu ton pada akhir Desember nanti, hal ini menjadi bukti Pertanian di Kalsel yang mengalami surplus, berbanding terbalik dengan pemberitaan yang menyebutkan Pertanian di Kalsel mengalami fuso yang diakibatkan serangan hama tungro. (MRF/RDM/RH)

2023, Ratusan PJU Akan Dipasang Untuk Jalan Provinsi di Kalsel

BANJARMASIN – Ratusan Penerangan Jalan Umum (PJU) akan dipasang untuk jalan provinsi di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada tahun 2023.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah kepada wartawan, belum lama tadi.

Menurutnya, semula Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel mengusulkan untuk menganggarkan sebanyak 200 lebih titik PJU dengan jenis Smart PJU dalam rapat bersama Komisi III DPRD Kalsel, beberapa waktu lalu.

“Namun kita usulkan Dishub memilih PJU yang konvensional saja, dan setelah dihitung-hitung bisa untuk 413 titik,” katanya.

Penggunaan lampu konvensional atau standar ini, lanjut Abidinsyah, dapat dibeli lebih banyak dan mudah dalam pengoperasian serta perawatannya yang lebih murah dibanding harus menggunakan smart PJU.

Abidinsyah menambahkan PJU tersebut difokuskan pada Jalan Trikora dan kawasan perkantoran Setdaprov Kalsel. Selanjutnya dapat dipasang juga pada kawasan jalan provinsi yang membutuhkan lebih banyak penerangan.

“Anggaran untuk PJU ini dianggarkan sebesar Rp10 miliar dengan PJU per titiknya sekitar Rp23 juta,” jelasnya.

Abidinsyah meminta kepada Dishub Kalsel agar usulan tersebut dapat diakomodir dan dijalankan sesuai dengan anggaran di APBD 2023. (NRH/RDM/RH)

Kebakaran di Kota Banjarmasin Diklaim Menurun

BANJARMASIN – Kejadian kebakaran di Kota Banjarmasin mengalami penurunan, dalam tiga bulan terakhir sebesar 30 persen.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin Budi Setiawan mengatakan, berdasarkan catatan pihaknya, terhitung sejak tiga bulan ini, musibah kebakaran di Kota Banjarmasin, mengalami penurunan.

Pihaknya menghimbau, kepada masyarakat Kota Banjarmasin untuk terus berhati-hati terhadap musibah kebakaran tersebut.

“Kami selalu menghimbau kepada warga agar dapat berhati hati, terutama dalam peralatan kelistrikan mereka,” ujarnya, Kamis (24/11).

Mengingat, lanjut Budi, musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Kota Banjarmasin selama ini, hampir 70 persen disebabkan korsleting listrik.

“Korsleting listrik disebabkan kondisi kabel yang bermasalah atau usianya sudah tua,” ucapnya.

Masyarakat diminta pada saat meninggalkan rumah. Hendaknya selalu memperhatikan keamanan listrik tersebut. Serta dihimbau masyarakat menggunakan kabel listrik yang sesuai dengan SNI. (SRI/RDM/RH)

Pansus Raperda Penanggulangan Kemiskinan di Banjarmasin, Atur Sanksi Tegas

BANJARMASIN – Ketua Pansus Raperda Penanggulangan Kemiskinan DPRD Banjarmasin, Sukrowardhi, baru – baru tadi mengatakan, Panitia Khusus telah mengatur sanksi tegas dalam pembahasan ini. Bukan hanya bagi warga yang mengaku tidak mampu, pemberian sanksi juga diberlakukan pada pemberi data seperti oknum Rukun Tetangga dan Kelurahan. Hal ini dimaksudkan agar pemberian bantuan tepat sasaran.

“Kami tidak ingin bantuan yang diberikan, disalahgunakan oknum yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya

Disampaikan Sukrowardhi, bentuk sanksi tegas bagi warga yang mengaku miskin dan pemberi berupa tindakan pidana, supaya membuat jera. Dengan sudah difinalisasi Raperda ini kedepan tidak ada lagi pengaduan pelanggaran terkait pendataan tersebut.

“Kolaborasi data sangat penting dari Dinsos dan Baretlinbangda Banjarmasin,” jelas politisi Golongan Karya DPRD Banjarmasin ini.

Lebih lanjut Sukrowardhi menambahkan, dalam Raperda ini telah mengatur kategori
untuk pemberian bantuan bagi warga tidak mampu, diantaranya penyediaan lapangan pekerjaan, pemberian bahan pokok dan menjadikan anak-anak sekolah jangan sampai tidak berpendidikan tinggi, minimal lulus di tingkat sekolah menengah pertama.

“Kita terus support pemerintah melalui perencanaan anggaran yang matang, supaya program penganggulangan kemiskinan dapat terealisasika maksimal,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version