Momen Harjad ke-73, Penerimaan Program Relaksasi Sudah 78 Persen

BANJARMASIN – Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalsel, turut menjadi momen berharga dalam menyambut sejumlah keberhasilan. Salah satunya adalah capaian selama masa program relaksasi yang kini masih berjalan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kalsel, Subhan Nor Yaumil menyampaikan, dari Juli hingga Agustus ini telah tercapai 78 persen. Artinya tinggal 22 persen lagi untuk merealisasi penerimaan bagi kas daerah 2023.

Kepala Bapenda Prov Kalsel Subhan Nor Yaumil saat menyampaikan capaian relaksasi di Harjad ke 73

“Semoga dengan adanya program relaksasi yang masih berjalan ini dapat terus mengalami peningkatan,” ujarnya, usai mengikuti puncak peringatan harjad ke-73 Provinsi Kalsel, di Kantor Gubernur di Banjarmasin, Selasa (15/8) siang.

Ia membeberkan, dengan adanya program pembebasan denda dan diskon pajak khususnya pada komponen kendaraan bermotor (PKB), dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Kalsel.

“Saat ini memang untuk PKB dan BBN-KB mengalami peningkatan,” tuturnya.

Pada momen Hari Jadi ke-73, Subhan, mengharapkan, Kalsel dapat terus bertumbuh secara positif dan maju.

“Kami dari Bapenda Kalsel tentunya terus mendorong agar penerimaan kas daerah berjalan lancar. Terutama, untuk pembangunan yang ada di provinsi ini,” tukasnya. (RHS/RIW/RH)

Paman Birin Apresiasi Pelaku Usaha Industri Pengolahan, Pada Puncak Harjad ke-73

BANJARMASIN – Sepuluh (10) pelaku usaha industri pengolahan di Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan nilai ekspor tertinggi, dan 10 pelaku industri pembayar pajak terbesar mendapat penghargaan atas apresiasinya oleh pemerintah provinsi Kalsel.

Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat puncak peringatan hari jadi ke-73 Provinsi Kalsel, di Kantor Gubernur di Banjarmasin, pada Selasa (15/8).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Mahyuni menyampaikan, pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, telah melakukan evaluasi terhadap perusahaan industri pengolahan dengan nilai ekspor terbesar. Untuk itu, pada harjad ke-73 Provinsi Kalsel, Paman Birin menyerahkan langsung penghargaan tersebut, kepada perwakilan dari 10 perusahaan pelaku industri pengolahan.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel Mahyuni

“Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Kalsel sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku industri,” ungkap Mahyuni.

Ia melanjutkan, pihaknya mengharapkan, di tahun mendatang terdapat peningkatan nilai ekspor pelaku industri pengolahan, sehingga pembangunan di Banua semakin meningkat dan berkelanjutan.

Untuk diketahui, 10 pelaku usaha industri dengan nilai ekspor terbesar yang mendapat penghargaan, yakni PT Adaro Indonesia, PT Sime Darby Oils Pulau Laut, Basirih Industrial, Tanjung Selatan Makmur Jaya, Dharma Putra Kalimantan Sejati, Jhonlin Agro Raya, Tanjung Raya Plywood, Surya Satria Timur, Sinar Sawit Sentosa, Laguna Mandiri. (MRF/RIW/RH)

Wapres Sematkan Penghargaan Lencana Melati kepada Paman Birin, Semangat Memajukan Pramuka

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang merupakan Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Kalsel didampingi Ketua Kwartir Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah, menerima penghargaan Lencana Melati.

Gubernur Kalsel berfoto bersama Ketua Kwarda Pramuka Kalsel

Penghargaan diberikan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sebagai bentuk apresiasi atas pembinaan dan pengembangan gerakan Pramuka serta atas pelaksanaan Kemah Bela Negara 2023 yang berlangsung sukses di Kalimantan Selatan.

Penyerahan penghargaan dilakukan saat Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-62 dan Pembukaan Raimuna Nasional XII di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada Senin (14/8).

Penghargaan Lencana Melati disematkan Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin, didampingi Ketua Kwartir Nasional, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso dan disaksikan seluruh anggota gerakan Pramuka yang hadir.

Gubernur Kalsel bersiap menerima Lencana Melati dari Wapres RI

Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin selaku pembina upacara pada peringatan Hari Pramuka ke-62 tersebut mengatakan, Gerakan Pramuka mesti menggunakan cara-cara kekinian untuk membangkitkan rasa cinta tanah air.

“Saya minta Gerakan Pramuka agar adaptif dan terus melakukan pembaruan dalam pembinaan para Pramuka. Optimalkan cara-cara kekinian yang efektif untuk membangkitkan rasa cinta Tanah Air dan bangga menjadi insan Indonesia,” kata Ma’ruf.

Wapres juga menuturkan, usia Gerakan Pramuka yang kini menginjak 62 tahun memang menandakan kematangan gerakan tersebut. Namun di sisi lain, jiwa muda yang responsif pada arus dan dinamika zaman, tentu harus tetap terjaga.

“Untuk itu, generasi Pramuka berani melakukan perubahan dan gebrakan. Pramuka mesti mengisi ruang – ruang pembangunan dengan berbagai terobosan. Terus asah dan kembangkan kapasitas diri sebagai bekal membawa Indonesia menuju kemajuan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Ma’ruf menyampaikan optimismenya bahwa Gerakan Pramuka mampu melahirkan calon-calon penerus bangsa yang cerdas, bertakwa, berakhlak mulia, dan berkarakter kebangsaan.

“Saya kira kepramukaan menjadi salah satu instrumen efektif untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul yang kita cita-citakan dan berharap Gerakan Pramuka dapat terus menjadi wadah pengembangan diri bagi manusia Indonesia di segala rentang usia, baik anak-anak, remaja, kaum muda, maupun dewasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dalam kesempatan tersebut selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Kalsel, mengucapkan terimakasih kepada Wakil Presiden dan Kwartir Nasional yang telah memberikan penghargaan Lencana Melati kepada dirinya dan Ketua Kwartir Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Raudatul Jannah.

“Ini merupakan kado bagi rakyat Kalimantan Selatan yang akan merayakan hari jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-73,” ucapnya.

Paman Birin berharap, ke depan melalui penghargaan ini dapat makin memotivasi dan memberi semangat untuk terus mengembangkan dan memajukan Pramuka sebagai bekal membawa Indonesia menuju kemajuan.

“Semoga ini dapat menjadi semangat kita untuk terus memajukan Pramuka,” pungkasnya.

Raimuna Nasional XII diikuti sebanyak 25 ribu anggota Penegak dan Pandega dari kontingen seluruh Indonesia dan berlangsung dari 14-20 Agustus 2023 dengan 122 kegiatan. Salah satunya pembekalan lima pilar rains yang terdiri atas persatuan dan kesatuan, kebudayaan, teknologi, pengetahuan dan keterampilan, dan pengabdian masyarakat. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Usai Gambut Raya, BRIDA Kalsel Kembali Kaji DOB Tanah Kambatanglima

BANJARBARU – Usai Gambut Raya, Pemerintah Provinsi melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kalsel kembali dipercaya turut ikut berkontribusi dalam mengkaji rencana pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Tanah Kambatanglima yang bakal memisahkan diri dari induknya Kabupaten Kotabaru.

Kepala BRIDA Provinsi Kalsel, Muhammad Amin, mengungkapkan, sejak awal tahun 2023 kajian tersebut sudah dilaksanakan.

Kepala BRIDA Prov Kalsel Muhammad Amin saat menyampaikan keikutsertaannya dalam penelitian DOB Tanah Kambatanglima

“Dari sekian kegiatan penelitian yang dilaksanakan tahun 2023. Salah satunya ada kajian terkait rencana pemekaran DOB Tanah Kambatang Lima,” ujarnya, di lobi kantor BRIDA Provinsi Kalsel, Senin (14/8).

Ia membeberkan, kajian terkait rencana pemisahan wilayah menjadi kabupaten baru itu segera selesai dilaksanakan.

“Kemarin, kami juga menerima kunjungan dari tim DPRD Kabupaten Kotabaru untuk melakukan audiensi ke BRIDA Provinsi Kalsel terkait pemekaran tersebut,” ungkapnya.

Selain dibantu tim ahli dari akademisi universitas ternama di Kalsel, Amin menyampaikan, juga melibatkan peneliti ahli dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tentu, juga menyiapkan tim ahli dari kami. Mudah-mudahan kajian yang masih berjalan ini diberikan kelancaran,” bebernya.

Sebelumnya, BRIDA Kalsel juga sempat melaksanakan kajian rencana pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Gambut Raya. Yang mana, ada enam kecamatan di Kabupaten Banjar setuju memekarkan diri menjadi sebuah daerah otonom baru. (RHS/RDM/RH)

Milad ke-19 Tahun, Pencapaian Kinerja Bank Kalsel Syariah Membanggakan

BANJARMASIN – Bank Kalsel Syariah sebagai Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Kalsel kini genap berusia 19 tahun. Secara simbolis pelaksanaan Milad ke-19 Bank Kalsel Syariah kali ini, digelar secara sederhana berupa syukuran sekaligus pemotongan tumpeng yang dihadiri jajaran Direksi Bank Kalsel, pada Senin (14/8) di Bank Kalsel Kantor Cabang Syariah Banjarmasin.

Penyerahan bantuan dalam rangka milad Bank Kalsel Syariah

Selain itu dalam kegiatan kali ini juga turut diberikan bantuan operasional kepada panti asuhan, anak panti hingga tahfidz Qur’an, sebagai bentuk rasa syukur atas segala pencapaian yang sudah diraih Bank Kalsel Syariah di usianya yang kini menginjak 19 tahun.

Disela kegiatan, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin, mengapresiasi segala pencapaian yang sudah diraih Bank Kalsel Syariah. Baik itu pencapaian dalam hal dana pihak ketiga, bagi hasil usaha, hingga pertumbuhan aset. Ketiga hal tersebut perkembangannya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Bahkan untuk aset dari hanya sekitar 7 sampai dengan 8% kontribusinya bagi Bank Kalsel, kini sudah naik menjadi 11 hingga 12%. Melihat kenyataan ini tentunya kami merasa bangga dengan pencapaian Bank Kalsel Syariah hingga hari ini,” tegasnya.

Walau begitu dirinya mengaku masih banyak hal yang harus dipenuhi oleh Bank Kalsel Syariah, agar dapat semakin berkembang dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Salah satunya yakni memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang Perbankan Syariah yang mengharuskan Bank Kalsel Syariah melakukan Spin Off, karena keberadaannya sudah lebih dari 15 tahun berdiri.

“Masalah Spin Off ini yang terus kita carikan solusinya agar Bank Kalsel Syariah bisa memenuhi ketentuan POJK dan juga dari sisi bisnisnya dapat semakin berkembang kedepannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin Yuanita Evayanti menambahkan, Bank Kalsel Syariah terus berupaya menghadirkan berbagai layanan jasa perbankan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari pemberiaan pembiayaan untuk keperluan komsumtif dan produktif, tabungan maupun untuk keperluan investasi hingga program baru yaitu tabungan haji muda, juga dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin pergi haji di usia muda.

“Semua ini tentunya kami hadirkan agar keberadaan Bank Kalsel Syariah bisa menjadi solusi bagi segala kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang perbankan dan keuangan,” tukasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

BKOM Kalsel Optimis Tingkatkan Target PAD 2023 Jadi Rp 400 Juta

BANJARBARU – Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berencana meningkatkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) mereka tahun 2023 menjadi Rp 400 juta.

Rencana peningkatan PAD itu akan diajukan Kepala BKOM Kalsel Susi Hermina, pada anggaran perubahan tahun ini.

Kepala BKOM Kalsel, Susi Hermina

Bukan tanpa sebab, menurut Susi, masih banyak program yang bisa meningkatkan PAD mereka hingga tutup tahun nanti. Sementara hingga Juli tadi, PAD yang mereka hasilkan sudah mencapai 85,67 persen dari target awal Rp 250 juta.

“Nominal penghasilan kita itu Rp 224.191.500 hingga 31 Juli 2023 lalu,” beber Susi, Senin (14/8).

Beberapa strategi peningkatan PAD, diungkapkannya, seperti rencana kerjasama dengan Dispora, Dinkes dan KONI Kabupaten/Kota se-Kalsel.

“Kami ingin kerjasamakan agar atlet-atlet mendapat pelatihan dan pengukuran kebugaran di BKOM, karena kita punya konsep pengecekan kebugaran yang Baik, Benar, Terukur dan Teratur (BBTT),” ungkapnya.

Selain itu, Susi menyebut, juga ingin lebih mengenalkan BKOM ke masyarakat luas. Yakni melalui Bimtek ke Kabupaten/Kota serta penambahan waktu operasional selama 6 hari.

“Dengan begitu tidak menutup kemungkinan kalau PAD BKOM tahun 2024 bisa tembus Rp 500 Juta,” tuturnya.

Lebih jauh, Susi berharap, kedepannya BKOM Kalsel mampu menjadi Sport Healt Center untuk atlet regional Kalimantan. Terlebih, Kalsel merupakan Pintu Gerbang IKN.

“Semoga semua keinginan ini dapat terwujud. Demi kemajuan pembangunan Kalsel kedepannya, terlebih bagi atlet kita agar bisa bersaing di level Nasional bahkan Internasional,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Meriahkan Harjad Kalsel ke 73, Labkesda Kalsel Beri Diskon 10-15 Persen Pemeriksaan Klinik

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 73 dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan diskon untuk biaya pemeriksaan klinik dan medis.

Suasana Pasien Pemeriksaan Klinik di Labkesda Kalsel

Kepala Labkesda Kalsel, Zainal Firdausy mengatakan pemberian diskon pemeriksaan klinik dan medis dilaksanakan selama dua hari yaitu 14 dan 15 Agustus 2023 yang diberikan kepada pelanggan yang datang langsung ke Labkesda Kalsel yang berlokasi di Jalan Bumi Mas Banjarmasin.

Kepala Labkesda Kalsel, Zainal Firdausy (tiga dari kiri) berfoto bersama karyawan Labkesda Kalsel

“Labkesda Kalsel menyediakan pemeriksaan klinik dan medik secara paket dan per item. Untuk pemeriksaan klinik secara paket mendapat diskon 15 persen dan pemeriksaan klinik per item sebesar 10 persen,” jelasnya.

Zainal mengharapkan diskon ini dapat memberikan kemudahan layanan kesehatan bagi pasien dengan biaya murah dan berkualitas.

Sementara, warga Komplek Banjar Indah Permai, Muhammad Thoriq Sahab mengaku tidak mengetahui adanya pemberian diskon ini sehingga dirinya kaget ketika membayar di kasir dengan biaya yang berkurang dari biasanya. Mengingat, dirinya melakukan pemeriksaan klinik secara rutin setiap bulan sekali.

“Sebelumnya saya tidak tahu ada diskon. Jadi tadi pas bayar langsung dipotong 10 persen dari biaya semula. Harapannya kalau bisa waktunya juga diperpanjang,” terangnya

Hal senada juga disampaikan, warga jalan Ratu Zaleha, Numayri. Ia mengapresiasi pemberian diskon ini karena sangat membantu pasien mendapatkan layanan berkualitas dengan harga murah.

“Menurut saya, pemberian diskon ini sangat bagus. Bisa membantu masyarakat mencek kesehatan mereka dengan tarif yang murah. Saya tadi dapat diskon 15 persen untuk paket lengkap, diantaranya kolesterol, asam urat, ginjal dan lain-lain,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, para petugas di Labkesda Kalsel melayani pasien dengan baju sasirangan. Untuk petugas laki-laki memakai laung yaitu penutup kepala yang biasa dipakai oleh kaum laki-laki suku Banjar.

Untuk diketahui, layanan pemeriksaan klinik dan medis yang ada di Labkesda Kalsel, diantaranya pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan urin lengkap, pemeriksaan fungsi hati, pemeriksaan fungsi ginjal, pemeriksaan lemak, gula darah dan hepatitis. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Akan Luncurkan Logo Geopark Meratus

BANJARBARU – Puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-73 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (15/8), rencananya akan dirangkai dengan peluncuran logo baru Geopark Meratus.

Logo baru Geopark meratus

Ketua Harian Badan Pengembangan Geopark Meratus (BPGM), Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, logo baru itu bertujuan sebagai new branding, beberapa penyesuaian serta simplifikasi, hasil diskusi dengan Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), UNESCO Global Geoparks (UGGp), serta advisory mission Guy Martini sekjen GGN (Geopark Global Network) ketika berkunjung ke Kalsel. Dalam logo Geopark Meratus baru tersebut, merefleksikan permata dari berlian intan meratus yang bernilai sangat tinggi dan mempunyai arti “Banua Menyinari Dunia”.

Ketua Harian Badan Pengembangan Geopark Meratus (BPGM), Hanifah Dwi Nirwana

“Tergambar budaya Suku Banjar yang berdagang pada alur Sungai Martapura, dimana hulu sungainya dari Pegunungan Meratus yang dihuni Suku Dayak Meratus dengan berbagai budayanya dalam menjaga kelestarian flora dan fauna, menjadikan kawasan Pegunungan Meratus menjadi bagian dari paru-paru dunia dan sebagai atap Kalimantan Selatan, serta sebagai sumber kehidupan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan dan sekitarnya,” ucap Hanifah.

Ia melanjutkan, Interaksi sosial antar masyarakat Suku Banjar dan Suku Dayak Meratus serta suku masyarakat lainnya menggambarkan jiwa kesetaraan yang tinggi sebagaimana jiwa nya borneo.

“Insya Allah Pak Gubernur yang langsung akan melauching logo tersebut pada puncak Harjad,” tutup Hanifah.

Untuk diketahui, berikut Makna Atas Filosofi dan Warna Logo baru Geopark Meratus.

  1. Bentuk utama logo berbentuk intan yang merupakan produk dari aktivitas pembentukan Pegunungan Meratus dan mempunyai arti Banua Menyinari Dunia, dimana intan digambarkan dengan warna biru yang bermakna rasa damai dan tenang.
  2. Pada bagian atas intan terdapat gambaran Pegunungan Meratus yang diwakili oleh warna hijau yang bermakna kesuburan dan kemakmuran dari alam semesta, serta terdapat bayangan ornamen Suku Dayakberupa Stilisasi dari citra tumbuhan yang bermakna sebagai Jubata(Tuhan) yang memberikan keselamatan dan perlindungan.
  3. Pada bagian tengah terdapat siluet orang mengayuh jukung di sungai, yang mencerminkan sebagai media transportasi tradisional dan budaya Suku Banjar. Aliran sungai mengalir dari Hulu Meratus ke Hilir, tergambar dengan warna biru kehijauan yang bermakna rasa damai.
  4. Pada bagian bawah bertuliskan Geopark Meratus yang mempunyai semboyan Memuliakan Warisan Bumi Mensejahterakan Masyarakat Setempat. Warna kuning pada tulisan tersebut merupakan identitas masyarakat Suku Banjar yang bermakna kesuburan dan kemakmuran. (MRF/RDM/RH)

Pertanian Tumbuh dan Tangguh, Wapres Serahkan Penghargaan Adhikarya Pertanian

JAKARTA – Wakil Presiden RI KH. Maruf Amin menyebut, sektor pertanian Indonesia selama dua tahun terakhir mengalami pertumbuhan positif sehingga mampu menjadi bantalan ekonomi di tengah kompleksitas pandemi, juga dampak perubahan iklim ekstrem dan dampak ketegangan geopolitik dunia.

“Ketangguhan sektor pertanian makin diuji dengan adanya ancaman krisis El Nino, sektor pertanian mampu mencukupi suplai beras sepanjang krisis tersebut,” ujar Wapres dalam kegiatan Penyerahan Penghargaan Adhikarya Pembangunan Pertanian 2023 di Istana Wapres, Jakarta, pada Senin (14/8).

Di tengah berbagai tantangan dan hambatan, sektor pertanian Indonesia telah menunjukkan kinerja positif. Pada tahun 2022 PDB Sektor pertanian tumbuh sebesar 2,33 (y-on-y). Hingga triwulan II 2023, PDB sektor pertanian tumbuh 14,28% (q-to-q).

Selain itu, Indonesia juga mengalami surplus dalam perdagangan produk pertanian. Pada tahun 2022, surplus perdagangan produk pertanian mencapai Rp275,15 trilyun. Selama Januari-Juni 2023, ekspor produk pertanian mencapai Rp258,46 trilyun dan mengalami surplus sebesar Rp74,35 trilyun.

“Alhamdulillah masalah pangan selama ini bisa diatasi dan harga pangan relatif terjaga. Ini ditunjukkan dengan turunya inflasi di Indonesia dan masih berada pada batas terkendali karena keberhasilan kita menjaga pasokan,” katanya.

Namun di samping itu, Wapres meminta agar kinerja pertanian dapat ditingkatkan kembali dalam menopang kemungkinan adanya krisis pangan global. Artinya capaian sektor pertanian Indonesia harus berada pada level sebelum masa pandemi.

“Capaian kita belum kembali ke situasi normal karena itu kita masih dituntut untuk bekerja lebih keras lagi setelah melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan. Saya menyambut baik inisiatif Kementan untuk pemberian Adhikarya Pembangunan Pertanian sebagai penghargaan atas dedikasi dan kerja keras berbagai pihak,” katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penyerahan penghargaan Adhikarya ini merupakan wujud apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada para pihak yang selama ini sudah membuktikan diri bekerja keras untuk mensukseskan pembangunan pertanian di Indonesia.

“Dengan penghargaan ini diharapkan kita semakin termotivasi dalam pelaksanaan pembangunan sektor pertanian. Ini juga adalah sebuah wujud kepedulian kita kepada kepentingan bangsa dan negara termasuk dua menteri yang hadir yang telah berkontribusi melampaui tugas fungsi dan peranan mereka,” katanya.

Penghargaan Adhikarya Utama diberikan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, beserta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas. Keduanya dinilai terlibat langsung bersama sejumlah kepala daerah yang terdiri dari 10 Gubernur dan 12 Bupati dalam gerakan Nasional Penanganan Dampak El Nino, untuk tambah tanam padi pada bulan Agustus – September 2023 seluas 500.000 hektar.

Kesepuluh Gubernur yang menerima Adhikarya Nararya adalah Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Lampung, Pj. Gubernur Banten, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Nusa Tenggara Barat, dan Gubernur Sulawesi Selatan.

Wapres saat menyerahkan Adhikarya Pertanian kepada Pj Bupati Batola

Sementara Pemberian Penghargaan Adhikarya Pratama diberikan kepada 12 Kabupaten sentra yang telah memberikan dukungan maksimal dalam penyediaan pangan nasional, yaitu: Bupati Deli Serdang, Bupati Banyuasin, Bupati Indramayu, Bupati Grobogan, Bupati Lamongan, Bupati Bone, Bupati Lampung Tengah, Bupati Pandeglang, Pj. Bupati Barito Kuala, Bupati Lombok Tengah, Bupati Klaten, dan Bupati Gowa. (KEMENTAN-RIW/RDM/RH)

Pemilihan Pemuda Pelopor Keselamatan Lalulintas Tingkat Provinsi Kalsel Digelar

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan, Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalulintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, pada Senin (14/8). Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, Fitri Hernandi.

“Tujuan digelarnya pemilihan ini, merupakan salah satu cara mensosialisasikan, keselamatan di jalan. Tidak hanya cara berkendaraan,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Indonesia bisa tertib, lanjutnya, dimulai dengan di jalan. Sehingga, tertib berlalulintas ini bisa menjadi salah satu bagian revolusi mental, Indonesia tertib.

“Selain itu, pemilihan Pemuda Pelopor Keselamatan Lalulintas ini, dalam rangka meningkatkan kesadaran berlalulintas dikalangan pelajar, di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Dirjen Perhubungan Darat memberikan apresiasi atas terselenggaranya, pelaksanaan Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

Seperti disampaikan Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Kalsel Zulmardi.

“Atas nama Dirjen Perhubungan Darat tentunya kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dishubnya,” ungkap Zulmardi.

Kepala BPTD Wilayah XV Kalsel Zulmardi Didampingi Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

Selain itu, lanjutnya, Pemilihan Pemuda Pelopor Keselamatan Lalulintas ini, tentunya untuk menyelamatkan generasi emas Provinsi Kalimantan Selatan serta Bangsa Indonesia. Dari bahaya kecelakaan berlalulintas yang bisa menghilangkan nyawa seseorang tersebut.

“Dengan adanya pemilihan ini, para pelajar ini dibekali dengan cara berlalulintas dari Polda Kalsel, serta lainnya,” jelasnya lagi.

Sehingga diharapkan, para pemuda ini dapat menularkan pengetahuannya tersebut, kepada rekan sebaya mereka. Untuk dapat bersama sama tertib dalam berlalulintas tersebut.

Pada pemilihan ini diikuti perwakilan peserta dari 13 Kabupaten/Kota di Kalsel. Dengan total peserta sebanyak 26 pelajar tingkat SMA/Sederajat. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version