Tabalong Raih Juara Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Kalsel

BANJARMASIN – Kabupaten Tabalong berhasil meraih juara pada Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu lintas dan angkutan jalan Tahun 2023 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, di Kota Banjarmasin, Rabu (16/8).

Selain berhasil merebut juara 1, Tabalong juga menjadi juara 3 pada ajang pemilihan tersebut. Penyerahan penghargaan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi.

“Kami telah menyelesaikan pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Dan, telah menghasilkan juara,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

Untuk juara, lanjutnya, pada pemilihan ini, akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat nasional mendatang, di Jakarta.

“Kami berharap kepada juara agar dapat mempersiapkan diri, untuk menghadapi pemilihan tingkat nasional,” ucap Fitri.

Dan, tambah Fitri, pada tingkat nasional tersebut, perwakilan Provinsi Kalsel dapat memberikan yang terbaik.

“Kami berharap pada ajang nasional tersebut, Kalsel dapat meraih juara atau penghargaan terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Pemenang Juara 1 Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2023 Nadya Aqila mengatakan, ia tidak akan menyia nyiakan kesempatan telah berhasil menjadi juara pertama. Dan, akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat Nasional di Jakarta mendatang.

“Saya akan memberikan yang terbaik pada saat tampil pada tingkat nasional mendatang,” ungkapnya.

Fitri mengatakan, pada Pemilihan Tingkat Provinsi Kalsel, ia membawa karya ilmiah Penerapan Black Box pada Program Langsat Manis.

“Program Langsat manis ini, merupakan layanan angkutan gratis untuk pelajar dan masyarakat di Kabupaten Tabalong yang disediakan oleh Pemerintah setempat,” ujarnya.

Pemenang Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023.

Juara 1 diraih Nadya Aqila Rahman (SMAN 2 Tanjung), Juara 2 diraih Hairunnisa Azzahra (SMAN 2 Kotabaru), serta Juara 3 diraih Putri Azzahra (MAN 1 Tabalong). (SRI/RDM/RH)

Tutup Harjad ke 73 Tahun, Dispar Kalsel Bagikan Trophy Pemenang Lomba

BANJARMASIN – Setelah sukses digelar acara puncak Perayaan Hari Jadi Kalimantan Selatan ke 73 tahun, Dinas Pariwisata Kalsel, membagikan hadiah dan Trophy kepada para pemenang lomba yang digelarnya.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, pada Selasa (15/8) siang mengatakan, pembagian hadiah kepada para pemenang ini, sebagai rangkaian kegiatan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-73 tahun, dan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun.

“Selama lima hari kami gelar Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, rangkaian kegiatan diantaranya lomba kelotok hias SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, balap dayung, pawai karnaval, dan lomba membuat kue Banjar “Masubah” antar SKPD Pemprov Kalsel, serta stand Kampung Banjar dari 13 kabupaten/kota dan juga UMKM,” katanya.

Salah satu lomba Acil Jukung, pada Minggu (12/8) pagi

Sementara itu, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Suharyanti menjelaskan, sejak digelar Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023 mulai tanggal 11-15 Agustus, pihaknya menampilkan berbagai produk dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah diantaranya produk tas dan beberapa makanan serta minuman khas dari Kabupaten Batola. Pihaknya sangat berbangga, karena telah menjadi Juara Ketiga dalam lomba stand Kampung Banjar yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan.

Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Suharyanti, saat memberikan komentarnya

“Ke depan kita akan ebih baik lagi dalam menampilkan setiap produk UMKM dari Kabupaten Barito Kuala,” tutup Yanti.

Salah satu lomba Karnaval budaya, pada Minggu (12/8) sore

Untuk diketahui, Lomba Stand Kampung Banjar, keluar sebagai juara Pertama adalah Kabupaten Kotabaru, lomba Kelotok Hias juara Satu dari Kelompok 11 Gabungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Sosial, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta RSUD Ansyari Saleh Kalsel. Selanjutnya lomba membuat kue khas Banjar “Masubah” antar SKPD Pemprov Kalsel, Juara satu dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu Kalsel. Sementara lomba lainnya seperti Karnaval budaya, juara pertama dari Sanggar Seni Pusaka Saijaan Kabupaten Kotabaru, kemudian lomba barista kopi pengaron, juara satu dari Blackjack Cofee, sedangkan lomba balap dayung juara pertama, atas Nama Halimatus Sa’diyah group Dafa Dafi 1 dari Terantang, dan pemenang lomba Acil Jukung Atas nama Bustan, serta Fashion Carnaval juara satu atas nama Dimas Ari Harnandi, dari UMKM Sasirangan, kegiatan berlangsung mulai tanggal 11-15 Agustus 2023, bertempat di Siring 0 Kilometer Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila, Masyarakat Lok Buntar Harapkan Pembangunan Musholla

BANJAR – Masyarakat Desa Lok Buntar Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar mengharapkan pembangunan tempat ibadah. Hal itu disampaikan, Ketua RT 8 Desa Lok Buntar, Juhri Fadli, ketika mengikuti sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail, Rabu (16/8).

Suasana Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail di Desa Lok Buntar Kabupaten Banjar

Juhri menjelaskan ada beberapa usulan yang disampaikan warga dalam kegiatan tersebut, yaitu berkaitan dengan perbaikan jalan, bantuan untuk renovasi rumah tidak layak huni serta bantuan pembangunan tenpat ibadah berupa musholla atau langgar.

“Semoga usulan kami dapat diperjuangkan Wakil Rakyat Provinsi Kalsel agar bisa ditindaklanjuti,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Isra Ismail mengatakan pihaknya akan memperjuangkan kepada dinas-dinas terkait sesuai dengan kewenangannya agar dapat terealisasi.

“Saya selaku Wakil Rakyat akan meneruskan harapan warga kepada Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten Banjar agar bisa ditindaklanjuti,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Isra juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan mengaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sosialisasi ini menghadirkan Haji Ahmad Ramli sebagai narasumber yang menjelaskan nilai-nilai Pancasila dikaitkan dengan kehidupan beragama sehingga diharapkan masyarakat dapat menjalankan syariat Islam dan nilai-nilai Pancasila secara beriringan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Tim MPK Dispersip Kalsel Sasar 10 Sekolah di Tanbu Sambil Berbagi Bendera Merah Putih

TANAH BUMBU – Membawa misi membumikan minat baca, Tim Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyasar ke pelosok-pelosok daerah.

Suasana Tim MPK Dispersip Kalsel Mendatangi Beberapa Sekolah di Tanbu Sembari Membagikan Bendera Merah Putih

Setelah Kabupaten Balangan, kali ini mereka mendatangi Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) untuk mendatangi 10 titik tujuan.

Membawa armada mobil perpustakaan, tim MPK mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Batuah, SDN 3 Batuah, SDN 3 Pasar Baru, SDN Pulau Satu, SDN 2 Pasar Baru, SDN Saring Sungai Binjai, SDN 2 Manurung, SDN Rantau Panjang, SDN 2 Sepunggur, dan SMP Negeri 2 Kusan Hilir.

Selain membawa buku-buku sebagai sumber ilmu pengetahuan, mereka juga melaksanakan pembagian bendera merah putih, dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 pada tahun 2023 dan membangkitkan rasa cinta tanah air.

Tim MPK ini disambut antusias para peserta didik dan dewan guru, yang terlihat ramai, hingga antri untuk membaca buku.

Seperti halnya di SDN 1 Batuah, peserta didik terlihat tidak sabar untuk bergantian memilih buku.

“Semoga bisa ke sini lagi, sangat membantu kami untuk memupuk minat baca anak-anak,” ungkap Pengelola Perpustakaan SDN 1 Batuah Indra, melalui siaran pers Dispersip Kalsel, Rabu (16/8).

Hal senada diungkapkan Kepala SDN 3 Batuah Siti Hawa, yang menginginkan program ini dapat berkesinambungan.

“Alhamdulillah bisa mampir ke sini, semoga bisa terjadwal,” tuturnya.

Tidak kalah ramai pula kunjungan di SMP, mobil perpustakaan dipenuhi para peserta didik. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

Masuki Usia 73, Kalsel Semakin Maju Menuju Babussalam

BANJARMASIN – Tepat 14 Agustus 2023, provinsi Kalimantan Selatan memasuki usia 73 tahun. Di usianya yang tidak lagi muda, provinsi Kalimantan Selatan berhasil membuktikan diri sebagai daerah yang patut diperhitungkan di Indonesia. Bagaimana tidak, dalam setahun terakhir ini saja, sejumlah penghargaan berhasil disabet provinsi Kalimantan Selatan. Termasuk penghargaan yang diterima Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Gubernur dan Wakil Gubernur duduk bersama di depan panggung acara

Pada hari jadi provinsi tahun ini, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) bahkan menerima dua penghargaan sekaligus. Yakni Adhikarya bidang Pembangunan Pertanian, dan Lencana Melati, yang keduanya disematkan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin.

Selain itu, bersama Wakil Gubernur, Muhiddin, Kalsel juga berhasil menekan angka stunting hingga 5 persen dalam setahun terakhir. Kesolidan dua pimpinan ini, menjadikan Kalimantan Selatan semakin maju, menuju gerbang ibukota negara (IKN) Nusantara, Kalsel Babussalam.

Kepada wartawan usai peringatan puncak hari jadi ke-73 provinsi Kalimantan Selatan pada Selasa (15/8) di halaman kantor Gubernur di Banjarmasin, Paman Birin memastikan, bahwa kerja bersama yang dilakukan selama ini, adalah untuk kesejahteraan rakyat.

“Bila rakyat sejahtera, maka rakyat juga akan bahagia. Itukah pencapaian tertinggi seorang pemimpin,” jelasnya.

Gubernur Kalsel menyerahkan potongan pertama nasi Astakona kepada guru Wildan

Karena alasan itulah, maka pada peringatan hari jadi tahun ini, pemerintah provinsi kembali menggelar pesta rakyat, dengan menyajikan puluhan ribu porsi makanan untuk dibagikan gratis kepada masyarakat.

Pada puncak peringatan hari jadi ke-73 provinsi Kalsel tahun ini, seluruh unsur Forkopimda hadir memeriahkan acara. Mereka hadir dengan memakai baju adat Banjar lengkap dengan laung (penutup kepala khas Banjar) bagi laki – lakinya. (RIW/RH)

Delegasi Korsel Meriahkan Harjad ke-73 Kalsel

BANJARMASIN – Delegasi Negara Korea Selatan, turut serta memeriahkan puncak Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalimantan Selatan pada Selasa (15/8).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin mengatakan, tahun 2023 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena pada peringatan puncak Harjad ke-73 tahun ini, ada penampilan dari negara delegasi Korea Selatan yang menari tradisional, sebagai perkenalan budaya dari mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin

“Kami sangat bangga adanya tampilan dari negara Korsel,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, tepat diusianya yang ke-73 tahun 2023, Provinsi Kalimantan Selatan, akan semakin maju menuju Kalsel Babussalam. Dimana makna “Kalsel Babussalam” secara harfiah berarti “pintu keselamatan”, dengan harapan masyarakat Kalsel akan hidup selamat baik di dunia maupun akhirat.

“Menuju pintu gerbang Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), pulau Kalimantan menjadi denyut nadi pembangunan Nasional,” ucapnya

Hal senada disampaikan, Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, dengan tema, “Rakat Basindat, Junjung Martabat, Banua Babarakat,” pada HUT ke-73 Provinsi Kalsel, dapat mencerminkan nilai kebersamaan, menjunjung tinggi martabat dan derajat, dengan harapan agar Banua ini senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT.

“Semoga makin maju Banua kita,” tutupnya

Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti

Untuk diketahui, pada perayaan puncak Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalsel, seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menyediakan berbagai macam kuliner dan kue khas Banjar, untuk disajikan secara gratis pada pesta rakyat.

Diantaranya RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, menyajikan kue Putu Mayang dan Buras, kemudian Dinas Perdagangan Kalsel, Pundut Nasi dan Bubur Karuang, sedangkan Dinas Pariwisata Kalsel, kue Pais Waluh atau dikenal Labu serta Bingka, bertempat di Siring 0 Kilometer Banjarmasin. (NHF/RIW/RH)

Pesta Rakyat, Bappeda Kalsel Bagikan Ribuan Porsi Ketupat Kandangan

BANJARMASIN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut memeriahkan Pesta Rakyat Puncak Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-73 Provinsi Kalimantan Selatan, di Siring Nol Kilometer Banjarmasin, pada Selasa (15/8).

Kepala Bappeda Kalsel (tengah) saat foto bersama dengan pegawai Bappeda yang bertugas di stand

Dalam acara itu, Bappeda Kalsel menyiapkan kurang lebih seribu porsi makanan khas dari Hulu Sungai Selatan yakni Ketupat Kandangan.

“Mudah-mudahan dapat meningkatkan kecintaan warga terhadap makanan khas Kalimantan Selatan, khususnya Kandangan,” ujar Kepala Bappeda Ariadi Noor.

Selain Ketupat Kandangan, Bappeda Kalsel juga menyajikan kue khas lainnya yakni Pundut Gula. Kue yang kenyal dan lembut dibungkus dengan daun pisang ini, menjadi rebutan warga saat mendatangi stand Bappeda.

“Alhamdulillah masyarakat semua senang, kita juga senang karena bisa berbagi dan merayakan harjad bersama-sama,” tuturnya.

Hanya hitungan jam, ribuan makanan dan kudapan yang disiapkan Bappeda pada pesta rakyat itu langsung habis diserbu warga yang datang. (SYA/RIW/RH)

Gegatas Hingga Mie Habang, Hadir Pada Pesta Rakyat Makan Gratis Bersama Paman Birin

BANJARMASIN – Aneka jajanan pasar turut serta hadir pada peringatan Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalsel, dalam Pesta Rakyat Makan Gratis Bersama Paman Birin, di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin, pada Selasa (15/8).

Mie habang disediakan stand RSUD Ulin Banjarmasin

Aneka jajanan pasar tersebut, disediakan stand RSUD Ulin Banjarmasin, Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel.

“Stand RSUD Ulin Banjarmasin menyediakan makanan tradisional seperti mie habang, buras, pundut nasi, serta lainnya,” ungkap Ketua Panitia Stand RSUD Ulin Banjarmasin, Faisal Rumiarsi, kepada Abdi Persada FM.

Faisal menjelaskan, pada Pesta Rakyat Makan Gratis Bersama Paman Birin ini, RSUD Ulin Banjarmasin turut serta menyediakan makanan tradisional, agar masyarakat semakin mengenal kuliner khas Banua.

“Pada Pesta Rakyat Makan Gratis Paman Birin ini, kami menyediakan sebanyak 1.000 porsi,” ujar Faisal.

Sementara itu stand Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel menyediakan aneka jajanan pasar lainnya, seperti gegatas serta gaguduh.

“Gegatas dan gaguduh kami sediakan pada Pesta Rakyat Makan Gratis Bersama Paman Birin,” ungkap Sekretaris Dishub Kalsel Siska Isyana.

Ia melanjutkan, dua macam jajaran pasar tersebut, disediakan sebanyak 1.000 porsi.

Sedangkan, stand Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel menyediakan sebanyak 2.000 bungkus makanan seperti pencok buah, buras, dan putu mayang.

“Untuk Dispora Kalsel menyediakan 2.000 bungkus pencok buah, buras, serta putu mayang,” ungkap Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono.

Terakhir, pada stand Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel menyediakan makanan, seperti selada Banjar serta laksa. (SRI/RIW/RH)

Paman Yani Apresiasi Stand Kotabaru, Kembali Raih Juara Satu Lomba Kampung Banjar

BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yani Helmi yang akrab disapa Paman Yani, memberikan apresiasi atas keberhasilan stand Kabupaten Kotabaru yang kembali meraih juara satu Lomba Kampung Banjar Tahun 2023.

Lomba Kampung Banjar ini dilaksanakan dalam gelaran Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2023, yang merupakan rangkaian kegiatan memeriahkan Peringatan Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalsel.

Apresiasi tersebut disampaikan Paman Yani, ketika mengunjungi stand Kabupaten Kotabaru di Kampung Banjar di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin, pada Selasa (15/8) siang. Ia menilai stand Kotabaru ini sangat unik karena menampilkan berbagai macam makanan khas Kalsel dan sebagainya.

“Bahkan tadi ada hidangan Astakona dengan berbagai lauk seperti udang, cumi-cumi, tembayangan (kerang dara), ikan selangat dan lain-lain”, katanya.

Legislator Kalsel Dapil VI meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru ini, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, sehingga stand Kabupaten Kotabaru berhasil meraih juara satu selama dua tahun berturut-turut.

Paman Yani mengajak semua pihak terus bersinergi dan bekerjasama dalam membangun Banua agar lebih maju dan berkembang di masa-masa mendatang.

“Tentu saja harapan kami, Banua Kalsel terus bergerak dapat menyejahterakan masyarakat dari Kotabaru sampai ke Tabalong,” harapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Kotabaru, Evi Yusnita menyampaikan tema stand kali ini yaitu “Kampung Tembayangan”.

“Jadi semua yang ditampilkan baik dari sisi interior maupun makanannya terkait Tembayangan (kerang),” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, diharapkan masyarakat lebih mengenal Kabupaten Kotabaru sebagai penghasil ikan/kerang Tembayangan yang merupakan salah satu hewan yang hidup di lautan yang padat protein yang cukup digemari masyarakat Jepang dan negara-negara di Asia. (NRH/RIW/RH)

Semakin Kekinian, Bank Kalsel Implementasikan Konsep Kantor Smart Hybrid Branch di Kantor Cabang Utama Banjarmasin

BANJARMASIN – Komitmen Bank Kalsel untuk hadir melayani masyarakat sesuai perkembangan zaman, terus dibuktikan. Terbaru Bank Kalsel menghadirkan layanan dalam bentuk “Smart Hybrid Branch” pada Kantor Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin.

Jajaran direksi Bank Kalsel berfoto bersama perwakilan nasabah

Seremonial Soft Launching Smart Hybrid Branch sendiri dilakukan pada Senin (14/8) yang dihadiri Komisaris, Rizal Akbar Sarupi, Dewan Pengawas Syariah Darul Quthni, Direktur Utama Fachrudin, Direktur Operasional Ahmad Fatrya Putra, Group Head Mitra Damayanti, Kepala Divisi dan Kepala Cabang di wilayah Banjarmasin serta perwakilan nasabah Bank Kalsel.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, Smart Hybrid Branch merupakan layanan bank yang menyediakan layanan konvensional dengan menggunakan perangkat Terminal Perbankan Elektronik yang dibantu petugas bank agar nasabah dapat terlayani lebih cepat dan efesien.

Untuk Bank Kalsel sendiri layanan Smart Hybrid Branch saat ini tersedia empat layanan. Pertama Q-Entry untuk mengatur antrean nasabah yang mengambil nomor antrean di Banking Hall. Kedua Cash Recycle Machine (CRM) yaitu layanan transaksi setor atau tarik uang tunai. Ketiga Smart Branch System (SBS) yaitu layanan transaksi tarik atau setor tunai, transfer sesama Bank Kalsel maupun ke bank lain serta penarikan giro perorangan yang dibantu oleh teller SBS.

Lalu terakhir yakni layanan Customer on Boarding (CoB), yaitu layanan transaksi pembukaan rekening baru, aktivasi ATM dan registrasi e-channel melalui perangkat tablet petugas customer service, sehingga proses pelayanan dapat dilakukan dengan cepat.

“Kita pastikan layanan perbankan lainnya yang berbasis elektronik akan terus dikembangkan. Bahkan kalau soft launching ini berhasil layanan Smart Hybrid Branch akan kita lanjutkan ke seluruh cabang Bank Kalsel yang ada di daerah,” tegasnya.

Dirinya pun berharap melalui Smart Hybrid Branch ini nasabah dapat mengakses layanan perbankan Bank Kalsel dengan mudah, efektif, efesien serta memberikan experience baru kepada nasabah Bank Kalsel.

Sementara itu, M Nur Panji Islamy, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Diskucapil Banjarmasin mengaku senang, bisa merasakan langsung mudahnya melakukan tarik tunai melalui Smart Hybrid Branch yang dikembangkan Bank Kalsel.

“Mudah dan cepat sekali, tandatangannya pun pakai tandatangan elektronik. Ini pengalaman yang menarik sekaligus sangat bermanfaat bagi nasabah,” tuturnya.

Tidak berbeda, Dokter Muda Muhammad Aldi juga merasakan mudahnya melakukan setor dan tarik tunai melalui CRM yang ada dalam Smart Hybrid BranchBank Kalsel.

“Saya sebagai nasabah Bank Kalsel sangat senang dengan adanya perubahan semacam ini, karena membuat saya lebih efektif dan efisien dari sisi waktu saat melakukan transaksi perbankan di Bank Kalsel,” tukasnya. (ADV-RIW/RH)

Exit mobile version