Silaturahmi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi dan Wartawan Media

BANJARMASIN – Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Adam Erwindi, menjalin silaturahmi dengan wartawan media cetak, elektronik, dan online, di salah satu rumah makan, di Kota Banjarmasin, Rabu (31/1).

Dalam suasana yang penuh keakraban, Adam menyambut wartawan dengan senyum ramah dan berbagai obrolan ringan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi

“Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu ia juga memperkenalkan diri sebagai Kabid Humas Polda Kalsel yang baru menggantikan Kombes Pol Mochamad Rifa’i, yang dipromosikan ke Divisi Humas Mabes Polri.

Adam menyampaikan, apresiasinya terhadap peran wartawan dalam mendukung tugas kepolisian. Ia menekankan pentingnya kerjasama yang baik antara kepolisian dan media guna menciptakan pemberitaan yang objektif dan akurat.

“Dalam menjalankan tugasnya, kepolisian membutuhkan dukungan dari media sebagai penyampai informasi kepada masyarakat,” ucapnya.

Kolaborasi yang baik antara Polda dan wartawan akan memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik dapat dipahami dengan baik khususnya dalam pesta demokrasi Pemilu Serentak 2024 saat ini.

Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi wartawan untuk berdiskusi langsung dengan Kabid Humas Polda Kalsel. Keterbukaan dan dialog interaktif menjadi kunci utama dalam membangun hubungan yang sehat antara kepolisian dan media.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan kerjasama dan memperkuat sinergi antara kepolisian dan media di Kalimantan Selatan,” ucap Adam. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Awali 2024, Pemprov Kalsel Serahkan Dana Bagi Hasil 2023 ke-13 Kabupaten/Kota

BANJARMASIN – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar penyerahan dana bagi hasil tahun 2023 kepada pemerintah 13 kabupaten kota. Penyerahan dilaksanakan disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada Rabu (31/1). Hadir langsung untuk menyerahkan dana bagi hasil Oktober – Desember 2023 itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Gubernur Kalsel berfoto bersama jajaran Bank Kalsel dan kepala daerah usai Rapat Umum Pemegang Saham

Kepada wartawan usai acara, Plt Kepala BPKAD provinsi Kalsel, Miftahul Chair menjelaskan, dana bagi hasil yang diserahkan pada Rabu (31/1) mencapai 543 miliar rupiah lebih. Dengan penerima terbesar kota Banjarmasin 67 miliar rupiah lebih, disusul Tanah Bumbu sebesar 60 miliar rupiah lebih.

“Besarnya dana bagi hasil yang diterima, tergantung pada pajak yang disetorkan daerah,” ujarnya.

Dimana ada 4 jenis pajak yang masuk dalam setoran dana bagi hasil tersebut. Yakni pajak kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, dan pajak rokok.

Data BPKAD provinsi menyebutkan, penyetor pajak kendaraan bermotor terbesar selama Oktober – Desember 2023, adalah kota Banjarmasin dengan 27 miliar rupiah lebih. Kemudian untuk pajak bahan bakar kendaraan bermotor, Tanah Bumbu dengan 47 miliar rupiah lebih, kabupaten Banjar untuk pajak air permukaan sebesar 464 juta rupiah, dan pajak rokok kota Banjarmasin dengan 4,7 miliar rupiah lebih.

Gubernur Kalsel menyerahkan secara simbolis dana bagi hasil tahun 2023 kepada Pj Bupati Batola

Sebelum menyerahkan dana bagi hasil secara simbolis kepada Pj Bupati Batola, Mujiyat, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor bersama seluruh kepala daerah se Kalsel, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2023 dan RUPS Luar Biasa tahun 2024 Bank Kalsel, di tempat yang sama. (RIW/RDM/RH)

Aset Plaza Smart City Menara Pandang Resmi Diserahkan ke Disbudporapar Banjarmasin

BANJARMASIN – Penyerahan Aset Plaza Smart City Menara Pandang dari Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) ke Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, telah digelar di Menara Pandang, Rabu (31/1).

Penyerahan aset tersebut, disaksikan Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman (Tengah)

“Dengan diserahkannya aset ini, diharapkan dapat digunakan serta dimanfaatkan dengan baik oleh Disbudporapar Kota Banjarmasin,” ungkap Ikhsan.

Pada tahap awal, lanjut Ikhsan, Plaza Smart City Menara Pandang akan digunakan untuk tempat diskusi masyarakat umum, serta lainnya.

“Maka dengan begitu, aset plaza Banjarmasin smart city ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Banjarmasin,” ujar Ikhsan.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin Puryani menjelaskan, pihaknya akan segera memanfaatkan Plaza Smart City di Menara Pandang tersebut.

“Dengan membuka layanan untuk masyarakat. Namun, untuk tahap awal tidak dapat dilakukan setiap hari. Hanya dibuka pada akhir pekan saja,” ungkapnya.

Menurut Puryani, dengan adanya layanan Plaza Smart City Menara Pandang ini, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawa di kawasan tersebut.

Hadir pada penyerahan aset tersebut, Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika, Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin Puryani, Kepala UPT Pariwisata Kota Banjarmasin Naziza, serta pejabat dilingkup Disbudporapar Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

2024, Pemprov Kalsel Rencanakan Program Profesionalitas ASN di Banua

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan merencanakan program kerja prioritas untuk meningkatkan profesionalitas ASN di Banua.

Kepala BKD Provinsi Kalsel melalui Sekretarisnya Widarti saat ditemui di kantornya menyampaikan, ada empat unsur program kerja prioritas pada tahun 2024 ini yaitu kualifikasi, kompetensi, kinerja dan disiplin.

Sekretaris BKD Prov. Kalsel, Widarti

“Untuk meningkatkan kualifikasi pada ASN maka BKD mempunyai program yaitu pendidikan lanjutan bagi ASN yang ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi kemudian terkait dengan kompetensi bagi ASN yg telah sesuai dengan hasil dari AKD dengan mengkonfirmasi kepada setiap SKPD agar mengusulkan pengembangan kompetensi apa saja yang diperlukan disetiap SKPD,” ucapnya, Selasa (30/1).

Rapat Program Kerja BKD Prov. Kalsel beberapa waktu lalu (sumber BKD Prov. Kalsel)

Widarti juga menyampaikan pihaknya melakukan pantauan terhadap ASN, dimana nantinya akan terlihat hasil dari kinerja tersebut

“BKD sudah menerapkan penilaian kinerja melalui e-dialog yang sudah berjalan 2 tahun terakhir dan dengan adanya e-dialog ini pengukuran kinerja bisa dilihat dari hasil atau capaian disetiap ASN,” tambahnya.

Selanjutnya Widarti menjelaskan kedisiplinan menjadi penting bagi setiap ASN karna disiplin merupakan cerminan dari rasa tanggung jawab

“Terkait dengan disiplin di BKD juga merencanakan kegiatan, yang tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada setiap ASN bagaimana kewajiban ataupun hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebagai ASN dengan memberikan sosialisasi tentang produk hukum dan juga sosialisasi tentang administrasi kepegawaian,” tutupnya.

Untuk diketahui, tahun 2023 untuk angka profesionalitas ASN di Kalsel mencapai 76 poin, dan di tahun 2024 BKD menargetkan agar angka profesionalitas ini terus meningkat dengan program yang sudah direncanakan tersebut. (BDR/RDM/RH)

Lab K3 Kalsel Turut Berkontribusi Penurunan Angka TB Paru

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3) di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, turut berkontribusi penurunan angka TB Paru. Hal itu disampaikan, Kepala Lab K3 Disnakertrans Kalsel, Noorliansyah, saat ditemui di ruang kerjanya baru-baru tadi.

Kepala Lab K3 Disnakertrans Kalsel, Noorliansyah

Menurut Noorliansyah, bentuk kontribusi nanti pihaknya akan kembali menggelar Temu Pelanggan sebagai agenda rutin tahunan, yang direncanakan pada akhir bulan Februari 2024 mendatang. Perusahaan diundang nanti memprioritaskan para pelanggan baru, dengan memberikan sosialisasi sejak dini, sangat penting menjaga kesehatan paru-paru.

“Rencananya temu pelanggan yang diundang ada sekitar 75 perusahaan tersebar di Kabupaten dan Kota,” ucapnya

Suasana Temu Pelanggan, Lab K3 Kalsel, beberapa waktu lalu

Disampaikan Noorliansyah, dengan nantinya digelar kegiatan Temu Pelanggan, dapat mewujudkan Kesehatan dan Keselamatan para pekerja. Dengan mengangkat tema tema “Pengentasan TB Paru di lingkungan kerja”.
Ia berharap, dapat terwujud kesehatan dan keselamatan para pekerja di setiap tempat kerja.

“Kami akan menghadirkan narasumber Dinas Kesehatan Kalsel dan BPJS Kesehatan,” ucapnya

Lebih lanjut Noorliansyah menambahkan, saat ini penyakit TB Paru merupakan menular dan menjadi penyebab kematian nomor tiga, setelah jantung serta penapasan akut pada seluruh kalangan usia. Dengan digelarnya Temu Pelanggan, dapat mengetahui penularan dan gejala seperti demam, nyeri dada dan berkeringat di malam hari. Bahkan dapat menyerang organ tubuh lain, seperti ginjal, tulang belakang, dan otak.

“Penyakit TB Paru ini rata-rata menyerang usia yang masih produktif,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Kalsel Jadwalkan Paripurna Pengambilan Keputusan Dua Raperda

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menjadwalkan rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini menyampaikan jadwal kegiatan tersebut sesuai dengan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kalsel dengan agenda penyusunan kegiatan DPRD Kalsel bulan Februari 2024.

“Rencananya akan digelar rapat paripurna pada Rabu 7 Februari nanti,” katanya kepada wartawan, Rabu (31/01).

Jaini mengungkapkan pengambilan keputusan terhadap dua Raperda yaitu Raperda Tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi, Usaha Kecil, Mikro dan Menengah dan Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Kalsel Tahun 2018-2038.

“Semoga paripurnanya berjalan lancar dan ke depan, Perdanya bermanfaat bagi masyarakat Kalsel ketika diimplementasikan,” harapnya.

Tidak hanya pengambilan keputusan terhadap dua Raperda, rapat paripurna DPRD Kalsel tersebut juga mengagendakan pengambilan keputusan DPRD terhadap permohonan hibah barang milik daerah serta pendapat akhir Gubernur Kalsel terhadap pengambilan keputusan dua Raperda tersebut. (NRH/RDM/RH)

2024, Panti Sosial Fajar Harapan Lanjutkan Program Karakter dan Sikap Mandiri

Banjar – Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan adalah sebuah panti sosial yang mengemban tugas dan tanggung jawab dibidang pembangunan kesejahteraan sosial dengan memegang standar pelayanan untuk melalayani disabilitas netra dan fisik.

Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri saat ditemui di panti sosial tersebut mengatakan, tahun 2023 pihaknya telah melakukan program untuk membentuk karakter dan sikap yang mandiri bagi disabilitas.

“Pada tahun 2023 secara program, telah terlaksana dengan baik dan mencapai hasil yang maksimal, program rehabilitasi sosial yang kami kerjakan dengan tujuan membentuk sikap dan perilaku mandiri agar mereka bisa beradaptasi dengan masyarakat,” ucapnya, Selasa (30/1).

Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri saat ditemui diruang kerjanya

Jumri menambahkan pada tahun 2024 ini akan ada beberapa program yang dijalankan dari hasil perkembangan evaluasi di tahun 2023

“Ada beberapa catatan kecil untuk kami evaluasi ditahun 2023 lalu, tentunya ini menjadi pembelajaran yang terus kami kembangkan dalam menentukan program di tahun 2024, salah satu nya dengan menghadirkan Instruktur Profesional dalam pembelajaran bimbingan tertentu seperti kelas musik dan lain-lainnya,” lanjutnya.

Jumri juga mengharapkan program kerja yang direncanakan pada tahun 2024 bisa mendapatkan hasil yang maksimal lagi, dan bisa membantu disabilitas netra dan fisik lebih berkembang lagi

“Di tahun 2024 kami menyiapkan program rehabilitasi sosial, kemudian program bimbingan seperti menghadirkan instruktur profesional diharapkan dengan rencana ini diserap sebaik-baiknya oleh disabilitas netra dan fisik, sehingga mereka bisa mandiri melalui keterampilan yang mereka kuasai,” tutupnya.

Untuk diketahui program kerja yang sudah berjalan di PRSPDNF Fajar Harapan di tahun 2024 ini seperti orientasi mobilitas, dimana program ini bertujuan untuk mengenalkan disabilitas netra dengan lingkungan luar panti dan diharapkan mendapat pengalaman dalam interaksi sosial untuk membantu mereka beradabtasi dengan lingkungan sosial nantinya. (BDR/RDM/APR)

Jelang Pemilu, Paman Yani Ingatkan Masyarakat Tidak Terpecah Belah

Tanah Bumbu – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, mengingatkan masyarakat tentang rentannya konflik sosial menjelang Pemilu.

Hal itu disampaikan Yani Helmi, dalam kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (30/1).

Yani Helmi menilai, potensi terjadinya konflik menjelang Pemilu bisa terjadi melalui berbagai sebab. Salah satunya yakni perbedaan pendapat dan pilihan tentang siapa yang harus memimpin bangsa kelak.

Potensi itu menjadi faktor utama wakil rakyat akrab disapa Paman Yani berada di tengah masyarakat.

“Nah ini patut dan sangat pantas pada posisi yang saat ini karena kondisi politik sangat panas-panasnya, banyak juga masyarakat terpecah belah karena banyak pilihan dan sebagainya,” ungkap Paman Yani.

Paman Yani mengingatkan tentang kebebasan menentukan pilihan. Apalagi negara ini dibentuk berlandaskan asas demokrasi yang berpedoman terhadap nilai-nilai dasar Pancasila.

Suasana Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Sejahtera

“Boleh saja berbeda pilihan tapi jangan membuat sebuah perpecahan, jadikan perbedaan sebagai rahmat. Kami inginkan warga kami terutama di Kabupaten Tanah Bumbu jangan terpecah dalam hal ini,” tutur Paman Yani.

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu juga mengimbau pihak-pihak yang terlibat dalam Pemilu tidak memanfaatkan momen pesta demokrasi ini untuk membuat masyarakat terkotak-kotak (terpecah).

“Imbauan ini tentu saja bukan untuk semua tetapi juga untuk saya secara pribadi. Jadi kita selalu mengingatkan sebuah kerukunan, kekeluargaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Siapapun yang kita pilih, siapapun yang akan menjabat itu mesti harus kita dukung,” terang Paman Yani.

Khusus pemilih pemula, Paman Yani meminta bisa menggunakan hak suara mereka dengan bijak. Apalagi, sebagian besar masih berusia remaja yang seringkali menghabiskan waktu dengan sosial media.

“Jangan mudah terhasut oleh hoax di sosial media. Saring dan telaah dulu setiap informasi yang didapat,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/APR)

Kasus Meningkat, Kalsel Pertimbangkan Status KLB DBD

Banjarmasin – Tercatat 1.062 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan, hingga 27 Januari 2024. Dimana 8 diantaranya sudah menyebabkan kematian. Tertinggi di kabupaten Tapin dengan 3 kematian dan di Tanah Laut dengan 2 kasus kematian.

Meski begitu, hingga saat ini, pemerintah provinsi masih belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dr. Diauddin, kepada wartawan belum lama tadi di Banjarmasin.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel

Ditemui dikantornya, Diauddin mengatakan, ada beberapa indikator yang harus dipenuhi sebelum suatu kasus penyakit, dinyatakan KLB. Diantaranya adalah, peningkatan kasus di atas 50 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya.

“Saat ini kabupaten kota masih menghitung peningkatan kasus didaerahnya masing-masing, dan baru kabupaten Hulu Sungai Selatan yang sudah menetapkan status KLB,” ujar Diauddin.

Meski belum berstatus KLB, namun dokter anak ini tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap peningkatan penyakit ini. Apalagi kondisi saat ini, hujan diselingi cuaca panas, memungkinkan munculnya genangan air.

“Aksi bersih – bersih harus digalakkan, terutama untuk memastikan tidak ada tempat potensial bagi nyamuk Aedes Aegypti untuk berkembang biak,” tegasnya.

Data kasus DBD di Kalsel hingga 27 Januari 2024

Bahkan menurut Diauddin, setiap anggota keluarga harus menjadi juru pemantau jentik (Jumantik), untuk memastikan tidak ada jentik nyamuk yang berkembang biak disekitar areal tempat tinggal. Minimal satu rumah terdapat satu Jumantik.

“Jumantik lebih efektif mencegah peningkatan kasus DBD. Sementara fogging atau pengasapan yang sering diminta warga, hanya mampu membunuh nyamuk dewasa,” tutup Diauddin.

Data Dinas Kesehatan Provinsi menyebutkan, kasus DBD tertinggi pada Januari 2024 ini, terjadi di kabupaten Banjar dengan 222 kasus. Disusul Hulu Sungai Tengah 155 kasus, Tapin 148 kasus dan Hulu Sungai Selatan dengan 147 kasus, serta kota Banjarbaru dengan 106 kasus. Sementara kabupaten kota lainnya, mencatatkan kasus di bawah angka 100. (RIW/RDM/APR)

Warga Banjarmasin Minta Pasar Murah Lebih Sering Digelar

Banjarmasin – Warga kota Banjarmasin meminta agar operasi pasar atau pasar murah lebih sering digelar untuk membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Lutfi Saifuddin, permintaan warga tersebut disampaikan ketika dirinya melaksanakan reses di jalan Simpang Jagung Kelurahan Pelambuan Kecamatan Banjarmasin Barat.

“Banyak sekali masukan yang saya terima, tidak jauh dari kebutuhan hidup dan ini terkait mahalnya bahan-bahan pokok sehingga warga mengharapkan lebih seringnya kita melaksanakan operasi pasar atau pasar murah di lingkungan sekitar, bukan hanya sesekali tapi rutin dilakukan,” jelasnya, Senin (29/1).

Selain itu, lanjut Lutfi, warga juga mengeluhkan susahnya mencari lahan untuk pemakaman (Alkah) yang memerlukan biaya cukup tinggi, bahkan ada yang mencapai harga jutaan untuk satu lubang. Oleh karena itu, ia berharap agar keluhan warga ini bisa mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Sekarang ada yang harganya minimal Rp3 juta untuk satu lubang. Nah ini dirasakan sangat berat bagi masyarakat. Sehingga mungkin disini perlu kehadiran pemerintah untuk mengatasi keluhan masyarakat. Apalagi masalah yang terkait pemakaman ini adalah fardhu kifayah. Jadi, intinya tugas pemerintah ini sangat kita diperlukan, ” tambahnya. (NRH/RDM/APR)

Exit mobile version