Pemko Banjarmasin Monitoring Kebutuhan Bapok dan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin melakukan monitoring kebutuhan bahan pokok dan hewan kurban menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha mendatang, Selasa (11/6). Dipimpin Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

“Menjelang sepekan sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan monitoring kebutuhan pokok di pasar tradisional serta rumah potong hewan di kawasan Basirih, Kota Banjarmasin,” jelas Arifin.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Setelah, lanjutnya, pihaknya melakukan monitoring tersebut, untuk harga kebutuhan pokok, seperti beras, bawang, daging, ikan, serta lainnya dalam keadaan harga normal.

“Saat ini terpantau harga kebutuhan pokok masih normal,” ucapnya.

Dengan stabilnya harga kebutuhan pokok tersebut, maka masyarakat dapat tenang dalam merayakan Hari Raya Idul Adha mendatang.

Sedangkan, untuk kebutuhan hewan kurban di Kota Banjarmasin saat ini mencukupi.

Arifin mengatakan, pada monitoring kebutuhan pokok kali ini, pihaknya juga meninjau ke Rumah Potong Hewan (RPH) di kawasan Basirih, Kota Banjarmasin.

“Hewan kurban jenis sapi yang ada di rumah potong hewan tersebut, mencukupi untuk kebutuhan warga Kota Banjarmasin, pada saat melaksanakan ibadah kurban mendatang,” ujarnya.

Ketersediaan pasokan hewan kurban ini, berkat kerjasama semua pihak yang terkait di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Perkuat Nilai-Nilai Pancasila, Rachmah Sosialisasi ke IRT

BANJARMASIN – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias melaksanakan kegiatan sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Ideologi Pancasila di kawasan kecamatan Banjarmasin Timur, Senin (10/6).

Rachmah menjelaskan dirinya sengaja menyasar kaum hawa sebagai peserta pada kegiatan ini mengingat peran perempuan yang sangat penting di sektor domestik sebagai ibu rumah tangga maupun sektor publik dapat memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Perempuan sebagai ibu dapat menanamkan nilai nilai dasar Pancasila sejak dini kepada anak-anak mereka yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa dan negara,” jelasnya.

Rachmah berharap kegiatan ini dapat memberikan dan memperkuat pemahaman kepada ibu-ibu rumah tangga ini mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara serta empat pilar kebangsaan yang bertujuan supaya membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan para peserta ini dapat menyebarluaskan nilai-nilai Ideologi Pancasila kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Jamu Makan Malam Komisi Informasi se Indonesia, Paman Birin Dukung Keterbukaan Informasi

BANJARMASIN – Rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi se Indonesia sudah dimulai pada Senin (10/6) di kota Banjarmasin. Kegiatan yang diawali dengan seminar publik itu, kemudian berlanjut pada malam harinya, dengan malam ramah tamah dan jamuan makan malam (gala dinner) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Jamuan yang dihadiri ratusan tamu dari seluruh Indonesia ini, adalah undangan khusus dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor untuk menyambut kehadiran Komisi Informasi seluruh Indonesia.

Gubernur Kalsel berfoto bersama jajaran KIP RI dan Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI serta Ketua DPRD Kalsel

Hadir pada gala dinner ini, Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) RI, Dony Yusgiantoro bersama jajarannya, Ketua PWI Pusat, unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, Sekdaprov Kalsel, Komisi Informasi seluruh Indonesia, kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, termasuk Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim.

Dalam sambutannya, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan, momen yang penuh rasa kekeluargaan ini dapat menjadi sarana untuk lebih saling mengenal, menjalin komunikasi dan tali silaturahmi.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan (sumber foto: Biro Adpim)

“Merupakan suatu kehormatan bagi Provinsi Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakornas ke-15 Komisi Informasi se-Indonesia tahun 2024 ini. Mudah – mudahan seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Paman Birin.

Pada kesempatan tersebut, Paman Birin juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk terus mendukung terwujudnya keterbukaan informasi publik, yang merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mewujudkan serta meningkatkan keterbukaan informasi publik secara berkelanjutan.

“Salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan meningkatkan kualitas penerapan e-government dalam penyelenggaraan pemerintahan. melalui sistem ini, kami berusaha untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap informasi publik,” ungkapnya.

Paman Birin juga mengajak seluruh peserta, memanfaatkan sebaik-baiknya momen penyelenggaraan Rakornas Komisi Informasi se-Indonesia ini untuk saling bertukar pikiran, berbagi pengalaman, serta berdiskusi secara mendalam terkait upaya – upaya untuk terus mengembangkan keterbukaan informasi publik di tanah air.

“Rasanya akan sangat disayangkan apabila kita tidak dapat mengoptimalkan momen yang sangat berharga ini untuk meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, serta memperkuat sinergi dan koordinasi di antara seluruh pemangku kepentingan keterbukaan informasi publik di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua KIP RI, Dony Yusgiantoro mengucapkan terimakasih kepada Paman Birin dan jajarannya atas jamuan makan malam yang sangat luar biasa.

“Kami sangat berterimakasih kepada Paman Birin dan jajaran atas jamuan yang sungguh luar biasa. Dari saat tiba di Kalsel, kami sudah disambut dengan luar biasa, tentunya tidak salah pilih kalau Kalsel menjadi tuan rumah Rakornas ke-15 kali ini,” ungkapnya.

Dony juga memastikan, bahwa penyelenggaraan Rakornas ke-15 di Kalsel kali ini, adalah yang terbaik sejauh ini, dan dihadiri 30 provinsi di Indonesia.

Diakhir acara, Gubernur Kalsel dan Ketua KIP RI serta Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, saling bertukar cenderamata. (RIW/RDM/RH)

Ponpes Ibnu Mas’ud Putri Terima Bantuan Sarana Usaha TKM Menjahit

BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kegiatan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di sejumlah kabupaten di Kalsel pada tahun 2024 ini.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti yang melalui Kepala Seksi Perluasan Kesempatan Kerja, Apriliani Dwi Erma Ratih menyampaikan program TKM ini sebagai salah satu upaya dalam rangka mendorong peningkatan perekonomian masyarakat yang ada di kabupaten/kota.

“Kegiatan ini adalah upaya Pemprov Kalsel dalam rangka mengurangi angka pengangguran dan menciptakan salah satu usaha,” ucapnya, Senin (10/6).

Erma menjelaskan kegiatan TKM ini merupakan pengembangan dan perluasan kerja yang dilakukan kepada masyarakat yang telah memiliki embrio usaha secara berkelompok, berupa kegiatan sosialisasi, pembekalan, praktik dan pemberian bantuan sarana usaha.

“Tahun ini, diberikan bantuan sarana usaha menjahit seperti mesin jahit, bahan, dan pelatihan untuk penguatan program selama tiga hari,” jelasnya.

Kegiatan TKM di Ponpes Ibnu Mas’ud HSS

Lebih lanjut, menurut Erma, Disnaketrans Kalsel telah melaksanakan kegiatan TKM di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang pada 20-22 Mei 2024.

“Rencananya ada dua paket kegiatan yaitu di Kabupaten HSS yang sudah dilakukan dan ke depan di Kabupaten Batola,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Patriotisme, Pemprov Kalsel Akan Gelar Suskapin

BANJARBARU – Untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan, patriotisme dan cinta tanah air Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalsel akan melaksanakan pendidikan bela negara Kursus Kader Pimpinan (Suskapin) Nasional Angkatan ke-38 yang direncanakan pada bulan Agustus mendatang.

Kepada Abdi Persada FM Kepala sub Bidang Bela Negara dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Provinsi Kalsel, Muhammad Noor Najemi mengatakan pelatihan dan pendidikan bela negara Suskapin yang diperuntukkan kepada Resimen Mahasiswa (Menwa) ini akan diikuti oleh peserta dari seluruh daerah di Indonesia, dimana seluruhnya merupakan anggota menwa aktif yang sudah mengikuti pendidikan dasar atau kursus kader pelaksanaan di wilayahnya masing-masing.

Kasubbid Bela Negara dan Karakter Bangsa, Bakesbangpol Kalsel, M. Noor Najemi saat diwawancarai

“Suskapin dilaksanakan selama 20 hari, Sampai saat ini persiapan sudah mulai dilakukan mulai dari pembentukan panitia, penjaringan peserta hingga tempat pelaksanaan yang direncanakan di Rindam VI Mulawarman Banjarbaru,” katanya, Senin (10/6)

Ia menyampaikan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Komando Resimen Mahasiswa Nasional dan Komando Resimen Mahasiswa Suryanata Provinsi Kalsel dalam hal pendaftaran peserta yang akan dibuka pada bulan Juni ini dan persyaratan lainnya yang harus dipenuhi oleh anggota menwa dalam mengikuti Suskapin.

“Kami menargetkan 100 orang peserta menwa dari seluruh Indonesia, mudah-mudahan ini bisa tercapai dengan maksimal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Najemi berharap dengan adanya Suskapin Nasional Angkatan ke 38 di Provinsi Kalsel ini akan menambah semangat bela negara dan motivasi serta menumbuhkan lebih jiwa patriotisme dan jiwa korsa yang sudah tumbuh di kalangan anggota resimen mahasiswa.

“Tentunya kita harapkan dengan kegiatan ini dapat melahirkan kader-kader pemimpin di masa depan untuk bangsa pada umumnya dan kader pemimpin menwa yang membawa organisasi menwa lebih baik kedepannya,” ujarnya. (BDR/RDM/RH)

Stand Batu Permata dan Diyang Kinjut Sasirangan Turut Berpartisipasi Pada Rakornas KI di Banjarmasin

BANJARMASIN – Stand Batu Permata berasal dari Kabupaten Banjar, turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional ke – 15 Komisi Informasi se-Indonesia.

Salah satu Peserta Rakornas KI, melihat batu permata

Kepada Abdi Persada FM, Penjaga Stand Batu Permata Binaan Dekranasda Kalsel Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Najib, ditemui disela Pameran pada Senin (10/6) mengatakan, dengan adanya gelaran ini, pihaknya dapat memperkenalkan berbagai batu permata asli Kalimantan Selatan salah satunya Berlian, agar dapat semakin dikenal hingga ketingkat Nasional.

“Kami juga menjual gelang, kalung, cincin, dari berbagai jenis batu, untuk dijadikan sebagai souvernir, harganya bervariasi dari Rp 25 ribu rupiah, hingga 2 juta rupiah,” ucapnya

Sementara itu, Owner Diyang Kinjut Hendra Himawan, menambahkan, guna memperkenalkan kerajinan asli di Banua, salah satunya kain sasirangan, pihak turut memeriahkan dengan memperkenalkan kain yang memiliki inovasi baru, yakni kain sasirangan dari beberapa macam dimodifikasi dan dilukis dengan tangan. Untuk harganya berkisar satu juta lima ratus ribu rupiah.

“Kami juga menjual kain sasirangan yang dikenal sejak dulu Kalawasan, yakni warna kain dari tanah,” jelas.

Kain Sasirangan motif “Kalawasan”

Lebih lanjut Hendra menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi digelarnya pameran ini, agar dapat semakin meningkatkan penjualan, tidak hanya kain sasirangan, juga produk UMKN di Banua, seperti beragam batu permata, minuman herbal, dan makanan ringan.

“Semoga ke depan tidak hanya dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia, juga dapat menembus pangsa pasar Internasional,” tutupnya

Untuk diketahui, Provinsi Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah, dalam Rakornas ke-15 Komisi Informasi se-Indonesia. Di mana, puluhan stand telah buka, gelaran dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 10 – 13 Juni 2024, bertempat di salah satu Hotel berbintang di Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Mengapresasi Digelarnya Rakornas ke-15 Komisi Informasi Se-Indonesia

BANJARBARU – Provinsi Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi (KI) se-Indonesia yang dilaksanakan mulai tanggal 10-13 Juni 2024 dengan rangkaian kegiatan seperti seminar nasional, rapat organisasi, city tour ke sejumlah geosite geopark, dan kegiatan menarik lainnya yang melibatkan masyarakat. Dalam iringan musik dan tarian tradisional yang difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel, pada Senin (10/6), untuk menyambut kedatangan rombongan peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-15 KI se-Indonesia di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru.

Kedatangan tamu VIP peserta Rakornas KI tahun 2024 yang disambut langsung Kepala Diskomifo Kalsel bersama Ketua KI Kalsel

Rombongan yang terdiri dari para peserta maupun narasumber Rakornas sendiri disambut di dua tempat berbeda, yakni ruang kedatangan VIP Bandar Udara Syamsudin Noor, dan ruang kedatangan umum.

Para rombongan diruang kedatangan VIP disambut langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kalsel Muhammad Muslim yang didampingi Ketua KI Kalsel Nawang Wijayati, Sekretaris Dinas Kominfo Kalsel Hairruraji, Kabid Informasi Publik dan Statistik Tarwin Patik Mustafa, bersama unsur SKPD lainnya.

Kepala Dinas Kominfo Kalsel Muhammad Muslim, melalui Kabid Informasi Publik dan Statistik Tarwin Patik Mustafa menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan berbagai kegiatan, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi tamu dan peserta Rakornas ke-15 KI. Dimana Kalsel sendiri terkenal dengan keramahtamahannya, oleh karena itu, pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik sesuai keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang sangat mendukung kegiatan ini.

“Rangkaian Rakornas ke-15 KI di Kalsel diharapkan bisa memperkuat kelembagaan dan meningkatkan sinergi antara KI Pusat, KI Provinsi dan kabupaten/kota, serta pemangku kepentingan lainnya dalam penyelenggaraan negara menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Tarwin.

Sementara itu, Ketua KI Provinsi Kalsel, Nawang Wijayati menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung kesuksesan pelaksanaan Rakornas KI ke-15 yang diselenggarakan di Banua Kalsel Babussalam ini. Pihaknya juga mengaku siap menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Rakornas KI tahun 2024 ini.

“Sesuai dengan harapan Gubernur kita Sahbirin Noor (Paman Birin) untuk terus Bergerak,” tutup Nawang. (MRF/RDM/RH)

Rumah Kreatif Pintar dan Madu Kalimantan ANNUR, Ramaikan Pameran UMKM Rakornas KI

BANJARMASIN – Rumah Kreatif Pintar Kalsel ikut meramaikan pameran UMKM Rakornas Komisi Informasi Se Indonesia ke 15, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Senin (10/6).

Staf Rumah Kreatif Pintar Kalsel Siti Asnah mengatakan, pada Rakesnas KI ini, pihaknya turut meramaikan, dengan memamerkan kerajinan khas Provinsi Kalimantan Selatan seperti kain sasirangan, tas belanja dari purun, serta lainnya.

“Dengan dikenalkannya kerajinan asal Kalimantan Selatan ini, produk sasirangan dapat lebih dikenal lagilagi di Tanah Air,” ucapnya.

Rumah kreatif pintar Kalsel

Dikatakan Asnah, untuk produk rumah kreatif pintar Kalimantan Selatan mengandalkan produk jadi sasirangan kombinasi dengan teknik ecoprint.

Selain kerajinan sasirangan di Pameran UMKM Rakornas KAI ini, dikenalkan juga madu Kalimantan ANNUR turut meramaikan pameran tersebut.

Sementar itu, Owner Madu Kalimantan ANNUR Yuliana mengatakan, dengan adanya pameran Rakernas Komisi Informasi Indonesia ini, yang pesertanya dari seluruh Tanah Air, dapat mengenal madu Kalimantan ini.

Madu Kalimantan Annur

Mengingat, Kalimantan tidak hanya memiliki ciri khas berupa kain sasirangan tetapi juga memiliki kekayaan dari alam berupa madu.

Kedua Pelaku UMKM ini berharap, dengan adanya Rakornas Komisi Informasi Indonesia yang diikuti peserta dari seluruh Tanah Air, maka madu Kalimantan dapat lebih dikenal lagi. (SRI/RDM/RH)

Rakornas KI ke-15 : Open Government Solusi Tantangan Indonesia Emas 2045

BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP), Arya Sandhiyudha, menyatakan keterbukaan Pemerintah terhadap publik merupakan solusi tantangan dalam menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Arya Sandhiyudha

Menurut Arya, salah satu hal yang menjadi landasan krusial dalam perjalanan menuju Indonesia Emas adalah pemerintah yang terbuka dan transparan.

“Pemerintah Terbuka solusi menghadapi tantangan demografi dan digitalisasi menuju Indonesia Emas 2045”, kata Arya saat memberikan sambutan sekaligus membuka Seminar Nasional tema Urgensi Pemerintah Terbuka Menyongsong Indonesia Emas, di Banjarmasin, Senin (10/6).

Arya mengatakan, tema tentang keterbukaan Informasi Publik ini di level global seringkali bersinggungan dengan tema tentang pemerintahan terbuka atau open government.

“Gagasan ini sejatinya satu dari tiga tantangan yang dihadapi oleh kita sebagai sebuah negara dan bangsa yang sekarang kita harus jawab melalui peran kita yang ada di Komisi Informasi”, ungkap Arya.

Sebagai negara demokrasi, lanjut Arya, ada tantangan untuk melakukan peran peran keterbukaan informasi publik dan perwujudannya dalam format tata kelola pemerintahan dalam bentuk open government.

Menurut hasil Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) yang diterbitkan oleh Komisi Informasi Pusat, Indonesia telah membuat kemajuan yang signifikan dalam memperkuat keterbukaan informasi.

Skor Nasional IKIP tahun 2021 – 2023 berada dalam kondisi sedang. Tahun 2021 mencapai angka 71,37. Tahun 2022, dengan angka 74,43, dan tahun 2023 dengan angka penilaian 75,40 mengalami kenaikan sebesar 0,79 poin dari tahun sebelumnya.

“Capaian ini tidak hanya memperkuat reputasi Indonesia di mata dunia, tetapi juga memberikan dorongan positif dalam upaya internal untuk memperbaiki sistem pemerintahan,” jelas Arya.

Seminar Nasional ini sendiri merupakan permulaan dari rangkaian acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KI Se-Indonesia Ke-15. Agenda Rakornas KI Ke-15 ini akan dilaksanakan dari tanggal 10 – 13 Juni 2024 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Selain seminar, akan ada juga agenda Diskusi Publik, dan dilanjutkan juga dengan agenda utama Rapat Pleno KI Seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim, mengatakan Pemerintah Provinsi Kalsel sangat mengapresiasi atas kepercayaan KI Pusat untuk melaksanakan Rakornas KI se Indoensia ke-15 di Banua ini.

Hal ini sejalan dengan keiginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor untuk meningkatkan indeks keterbukaan informasi publik di Kalsel

“Pelaksanan Rakonas KI ini juga sebagai media untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang keseriusan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap keterbukaan informasi publik, khususnya yang berkaitan dengan kinerja pemerintah daerah” tuturnya.

Selain berdampak pada peningkatan indeks keterbukaan informasin publik, pelaksanaan Rakornas ini diharapkan juga memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Banua.

“Dengan adanya Rakernas ini umkm dan sektor pariwisata kita bergerak semua, semoga peserta Rakornas dari 38 provinsi di Indonesia betah berkunjung ke Kalsel,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Tak Ada Open Seat, Embarkasi Banjarmasin Sukses Berangkatkan Jemaah Haji Sesuai Kuota

BANJARBARU – Dengan diberangkatkannya jemaah haji kloter 19 pada Senin (10/6) pagi pukul 07.20 WITA dari bandara Syamsuddin Noor, maka berakhir pula operasional fase pemberangkatan jemaah haji tahun 1445 Hijriah / 2024 Masehi di Embarkasi Banjarmasin.

Dari seluruh rangkaian operasional pemberangkatan jemaah haji yang dimulai sejak 12 Mei hingga 10 Juni 2024, sebanyak 5.759 jemaah haji dan 93 petugas kloter telah berhasil diberangkatkan semuanya ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.

“Tidak ada Open Seat atau kursi kosong semua terpenuhi sesuai kuota yang diberikan pusat untuk Embarkasi Banjarmasin,” kata Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin, yang juga selaku Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin.

Tambrin mengaku bersyukur pihaknya dapat melaksanakan pemberangkatan tahun 2024 ini dengan baik. Menurut Tambrin pelaksanaan pemberangkatan jemaah haji tahun ini dapat terlaksana dengan baik bahkan tanpa ada open seat, semua berkat koordinasi dan kerjasama baik dari semua pihak yang terlibat baik secara langsung, maupun tidak langsung.

“Alhamdulillah, di tahun 2024 ini kita sukses memberangkatkan semua jemaah haji Embarkasi Banjarmasin, kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua stakeholder yang tergabung dalam jajaran PPIH Embarkasi Banjarmasin, terutama kepada Pemerintah Provinsi dan daerah se Kalsel atas dukungan dan partisipasinya mensukseskan pelaksanaan pemberangkatan jemaah haji tahun ini,” katanya.

Selanjutnya, Tambrin berpesan kepada seluruh jemaah haji yang telah berada di tanah suci agar senantiasa menjaga kondisi kesehatannya, mematuhi anjuran dari tim petugas kesehatan, serta tidak terlalu memaksakan untuk melaksanakan ibadah yang sifatnya sunah.

“Kalau sudah tawaf sekali sudah cukup karena yang diutamakan ibadah pada puncak haji, kerena sahnya haji adalah di Arafah Muzdalifah dan Mina,” pungkasnya. (PPIHBDJ-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version