DPRD Banjarmasin Gelar Rapat Perdana Dua Raperda Usulan Pemko

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Perdana Dua Buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Pemerintah kota tentang Pemberian insentif atau kemudahan kepada masyarakat dan investor, serta Rumah Mediasi pada Kamis (31/10).

Suasana Rapat Pansus Raperda tentang Rumah Mediasi

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pemberian insentif atau kemudahan kepada masyarakat dan investor DPRD Banjarmasin Deddy Sophian, usai rapat mengatakan, kehadiran payung hukum ini dimaksudkan memberi kepastian hukum, dan pedoman dalam kemudahan perizinan investasi kepada masyarakat atau investor, guna menciptakan daya tarik dan daya saing bagi investor maupun calon investor dalam menanamkan modalnya di Banjarmasin.

Ketua Pansus Raperda tentang Pemberian insentif atau kemudahan kepada masyarakat dan investor DPRD Banjarmasin

“Bentuk pemberian intensif diantaranya berupa pengurangan, keringanan atau pembebasan pajak maupun retribusi daerah, dan memberi bantuan modal terutama kepada UMKM dan koperasi,” ucapnya

Sementara itu, Koordinator Pansus Raperda Rumah Mediasi yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, mengatakan, rumah mediasi ini dimaksudkan mengatasi setiap persoalan tidak lagi ke pihak berwajib, melalui detail setiap pasal dan perpasal yang dibahas. Harry berharap, setiap masalah yang ditangani hanya bersifat ringan, agar tidak berproses hingga ke pengadilan.

“Mediator melibatkan Lurah sebanyak 52 Kelurahan di masing-masing 5 kecamatan,” tutupnya

Untuk diketahui, Rapat Pansus Raperda tentang Pemberian insentif atau kemudahan kepada masyarakat dan investor, bertempat di ruang Komisi I Dewan Banjarmasin, dipimpin Ketua Pansus Deddy Sophian, didampingi Wakil Ketua Suyato dan anggota. Dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin Ariyani.

Sedangkan, Pansus Raperda tentang Rumah Mediasi, bertempat di ruang Komisi IV Dewan Banjarmasin, Koordinator Pansus Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Ketua Pansus Saut Nathan Samosir didampingi Wakil Ketua Hadi Suprianto dan anggota. Dihadiri Kasubbag Perundangan-Undangan Bagian Hukum Banjarmasin Astuty. (NHF/RDM/RH)

November, Bayar Parkir di Pasar Sudimampir Pakai QRIS

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin pada November 2024 ini memperlakukan pembayaran retribusi parkir di Pasar Sudimampir dengan menggunakan pembayaran non tunai.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin Slamet Bedjo menjelaskan, saat ini di beberapa daerah sudah melakukan pembayaran parkir dengan cara non tunai yang sebelumnya telah dilakuka sosialisasi.

Kadishub Kota Banjarmasin Slamet Bedjo

“Sebelumnya kami telah memanggil para juru parkir dan pengelolaan lahan parkir mengenai, pembayaran non tunai ini,” ujarnya, Rabu (30/10).

Sehingga, sosialisasi pun telah dilakukan dalam penerapan pembayaran retribusi parkir non tunai ini.

“Karena itu warga Kota Banjarmasin diminta mempersiapkan pembayaran non tunai seperti QRIS atau Kartu E-money untuk membayar parkir di Pasar Sudimampir,” ucap Slamet.

Slamet mengatakan, dalam mempersiapkan pelaksanaan pembayaran non tunai untuk parkir di Pasar Sudimampir tersebut.

Maka, pihaknya meminta kepada seluruh warga Kota Banjarmasin, yang akan berkunjung ke Pasar Sudimampir, untuk mempersiapkan uang elektronik mereka. Agar bisa melakukan pembayaran

“Maka dengan begitu tidak ada lagi alasan tidak memiliki kris ataupun kartu elektronik tersebut,” ujar Slamet. (SRI/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Bimtek Pengelolaan Website KIM.id

BANJARMASIN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kalimantan Selatan terkait pengelolaan website KIM.id, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Selasa (29/10).

Kegiatan yang diikuti 100 peserta ini menghadirkan 4 narasumber dari Kementerian Kominfo, Praktisi Analis KIM.id, Diskominfo Kalsel serta Dinas PMD Kalsel tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim.

Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan selain meningkatkan keterampilan teknis, Bimtek ini bertujuan memberdayakan KIM agar mampu membangun jaringan informasi sosial dan berperan sebagai penghubung informasi masyarakat dalam rangka diseminasi informasi.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim saat membuka Kegiatan Bimtek KIM.id

“Melalui KIM.id, kami yakin akan ada dukungan yang lebih luas dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat,” ujarnya.

KIM, lanjut Muslim, merupakan organisasi yang dibentuk dari masyarakat dan untuk masyarakat, yang menyajikan informasi mengenai potensi daerah dan dikemas secara variatif sehingga mudah diterima.

“Dengan Bimtek ini, kami berharap KIM dapat meningkatkan produktivitas dalam menghasilkan konten yang terus bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dari total 100 KIM yang terdaftar, hanya 30 persen yang aktif mengelola media untuk mendiseminasikan informasi dari pemerintah daerah sehingga melalui Bimtek ini, diharapkan partisipasi KIM meningkat secara signifikan, sehingga target 80 persen KIM aktif dapat tercapai.

Suasana Bimtek Pengelolaan Website KIM.id

“Masalah yang sering dihadapi oleh KIM hampir sama di setiap daerah, antara lain keterbatasan kapasitas SDM, perangkat teknologi yang belum memadai, minimnya anggaran, serta tantangan dalam produksi dan pemilihan konten,” kata Muslim.

Kemudian, untuk memperkuat kapasitas KIM di masa depan, Diskominfo Kalsel berencana menggelar Jambore KIM pada 2025 mendatang.

“Jambore ini menjadi wadah bagi KIM untuk saling bertukar ide dalam menyampaikan informasi dari pemerintah daerah. Informasi sekecil apapun, jika dikemas menarik, pasti akan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan MoU untuk optimalisasi diseminasi informasi antara Dinas Kominfo Kalsel dengan sejumlah OPD Kalsel, diantaranya Dinas PMD, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian dan Media untuk pembinaan serta pengembangan KIM di wilayah Kalsel. (BDR/RDM/APR)

Petani Banjarmasin Ujicoba Penanaman Benih Padi Varietas Siam Madu

BANJARMASIN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin mendapatkan bantuan pupuk dan benih padi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Yuliansyah menjelaskan, di tahun 2024 ini pihaknya telah menerima bantuan pupuk dan bibit padi, akan disalurkan secepatnya kepada para petani di Kota Banjarmasin.

Kepala DKPPP Banjarmasin Yuliansyah

“Bantuan pupuk dan benih padi telah kami terima,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (28/10).

Saat ini, untuk benih padi untuk panen dua kali dalam satu tahun, menurutnya mulai ditanam pada November mendatang.

“Petani di Kota Banjarmasin mencoba penanaman benih padi varietas siam madu bantuan Pemprov Kalsel pertama kali,” ucapnya.

Yuliansyah mengatakan, saat ini petani di Kota Banjarmasin telah melakukan panen pertama mereka, dan selesai Oktober ini, serta sebagian petani telah melakukan penyemaian.

“Sehingga, pada bulan Nopember mendatang mencoba melakukan penanaman benih padi varietas siam madu di Kota Banjarmasin ini,” ujarnya.

Beras siam madu ini memiliki rasa yang akan disenangi oleh warga Kota Banjarmasin.

”Dengan adanya bantuan tersebut tentunya dapat membantu petani yang ada di Kota Banjarmasin,” ucap Yuliansyah. (SRI/RDM/APR)

Gubernur Ingatkan Pentingnya Menjaga Semangat Nilai Kejuangan 45 Melalui Kekuatan Rakyat Banua

Banjarmasin – Dewan Harian Daerah Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD 45) Provinsi Kalimantan Selatan, menyelenggarakan Sosialisasi “Semangat Nilai – Nilai Kejuangan 45 Melalui Kekuatan Rakyat Banua”, pada Senin (28/10) di Banjarmasin.

Sosialisasi dibuka Gubernur Kalsel melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan sekaligus menyampaikan sambutannya.

Disampaikan, Gubernur menyambut positif atas terselenggaranya sosialisasi nilai kejuangan 45 ini, karena menjadi momentum penting bagi semua untuk mengenang dan menyegarkan kembali semangat perjuangan para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.

Nilai-nilai yang terkandung dalam kejuangan 45 seperti nasionalisme, patriotisme, dan semangat pantang menyerah adalah warisan yang harus dijaga dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di era modern yang penuh tantangan ini terutama di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, semangat kejuangan perlu dijaga agar bangsa ini tetap kuat berdiri dan kokoh,” ujarnya.

Gubernur juga mengapresiasi inisiatif dengan harian DHD 45 Provinsi Kalsel yang senantiasa konsisten dalam memperluaskan nilai-nilai kejuangan kepada masyarakat.

Sosialisasi bertemakan “Satukan pemikiran dan kekuatan semangat mewujudkan DHD 45 yang berdayaguna untuk kemaslahatan Banua” ini berlangsung 28 – 29 Oktober yang diikuti pengurus DHD 45 tingkat provinsi (DHD) dan kabupaten/kota (DHC) se Kalsel.

Disampaikan ketua panitia kegiatan, Supianoor dalam laporannya, bahwa tujuan kegiatan adalah dalam rangka upaya penanaman nilai-nilai dan semangat kejuangan 45 bagi organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan di Provinsi Kalsel, menumbuhkembangkan semangat juang dan jiwa nasionalisme serta nilai-nilai Pancasila pada generasi penerus bangsa.

Diharapkan peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dan semangat kejuangan 45 di lingkungan keluarga, masyarakat sebagai sarana untuk berkarya melaksanakan kegiatan bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Korem 101/Antasari, Badan Kesbangpol Kalsel, DHD 45 Provinsi Kalsel, Ketua Harian DHD 45 Provinsi Kalsel Zulfadli Gazali, dan Ketua Dewan Paripurna DHD 45, Gusti Muhammad Hatta.

Adapun peserta sosialisasi, 46 orang dari pengurus DHD 45 dan unsur dewan paripurna, 39 pengurus harian DHC, dari organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta para peninjau (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Hadiri Wisuda Ke-5 Program Sarjana dan Dies Natalis ke-10 UNUKASE, Ini Harapan Gubernur Kepada Wisudawan

Banjarmasin – Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2024, menjadi hari bersejarah bagi Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE). Diusianya yang ke-10 pada Oktober ini, UNUKASE menggelar wisuda ke-5 program sarjana. Tepatnya pada Senin (28/10), wisuda ke-5 program sarjana sekaligus Dies Natalis ke-10 digelar disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin. Hadir pada acara ini Gubernur Kalimantan Selatan, yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Provinsi Kalsel, Husnul Khatimah.

Tercatat 254 mahasiswa dari 10 Program studi dan 3 Fakultas UNUKASE, menjalani prosesi wisuda yang dipimpin langsung Rektor, Aberani Sulaiman. Lulusan terbaik berasal dari program studi Agribisnis, Fakultas Sosial Ekonomi dan Humaniora, dengan IPK 3,97.

Staf Ahli Pemprov Kalsel menerima potongan tumpeng ulang tahun ke-10 dari Rektor UNUKASE

Saat membacakan sambutan Gubernur, Husnul Khatimah menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan/wisudawati yang sudah berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Ini adalah bukti nyata dari usaha dan kerja keras saudara dalam menempuh pendidikan sarjana,” sampainya.

Pada kesempatan ini, para wisudawan/wisudawati juga diingatkan untuk senantiasa bersyukur atas segala capaian yang berhasil mereka dapatkan. Mereka juga harus mengapresiasi dukungan dan peran serta orang tua serta keluarga.

“Jangan lupa selalu mengucap syukur atas keberhasilan ini, dan atas dukungan serta do’a orang tua dan keluarga, yang bisa mengantarkan kalian pada titik ini. Dan kepada para orang tua, terima kasih karena telah mendukung, mendidik dan menginspirasi generasi muda untuk menjadi sarjana,” tambahnya.

Gubernur melalui sambutan yang dibacakan Husnul juga menyampaikan, bahwa wisuda bukanlah akhir, tapi awal dari perjalanan baru. Dimana dirinya mengharapkan, dengan bekal ilmu yang telah didapatkan, para wisudawan/wisudawati dapat menjadi motor penggerak kemajuan bangsa.

“Saya yakin saudara akan mampu menjadi generasi yang inovatif dan berdaya saing, yang mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Dan saya harap akan menjadi motor penggerak bagi kemajuan bangsa,” tutupnya.

Jajaran Senat, Rektor serta Warek dan Dekan saat wisuda ke-5 program sarjana UNUKASE

Senada dengan yang disampaikan Gubernur, Rektor UNUKASE, Aberani Sulaiman juga menyampaikan ucapan selamat dan selipkan harapan bagi ke-254 wisudawan/wisudawati.

“Ini bukanlah akhir, tapi titik awal dari perjalanan baru bagi kalian. Setelah ini, kalian mungkin akan melewati fase baru yang lebih berat dan menantang. Namun semoga dengan ilmu yang telah didapatkan, kalian dapat menghadapi kehidupan selanjutnya dengan lebih baik,” harapnya.

Dua program studi dengan lulusan terbanyak adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebanyak 67 orang, dan Akuntasi sebanyak 78 orang.

Para wisudawan/wisudawati kali ini menghabiskan rata-rata waktu studi 4 tahun dan lulus tepat waktu 98 persen.

Saat ini tercatat sebanyak 1.300 mahasiswa/mahasiswi sedang menempuh pendidikan di UNU Kalsel, dan tercatat berhasil meluluskan 528 orang dalam 5 tahun terakhir. (RIW/RDM/APR)

Taman Budaya Kalsel Perkenalkan Seni Musik
Etnomusikologi ke Generasi Muda

BANJARMASIN – Taman Budaya dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, menggelar Dialog dan Workshop dalam rangka memperkenalkan Seni Musik tentang Etnomusikologi bagi generasi muda.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, usai kegiatan pada Senin (28/10) mengatakan, Dialog ini pertama kalinya digelar, mengangkat tema tentang pandangan musik Tradisional sebagai karya musik Nusantara. Yanti berharap, kalangan
mahasiswa dan mahasiswi dapat memahami cabang ilmu yang mempelajari musik dalam konteks budaya dan sosial. Dimana, Etnomusikologi merupakan gabungan antara antropologi (etnologi) dan musikologi.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, saat memberikan komentarnya

“Ini merupakan upaya Pemprov memberi pembelajaran bagi generasi muda,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, kegiatan Dialog dan Workshop Etnomusikologi digelar selama dua hari tanggal 28-29 Oktober 2024, pihaknya mengundang narasumber dari lokal yaitu Lupi Anderiani dan Sumasno Hadi yang merupakan Seniman Musik Kalimantan Selatan dan Wasarna Seniman Musik yang berasal dari Yogyakarta.

“Kami ingin mengangkat musik – musik daerah banjar, tidak hanya sebagai pengiring. Namun, keberadaan musik tradisional menjadi sebuah pertunjukan yang bisa berdiri seperti cabang kesenian lain,” pintanya

Seniman Musik dari Yogyakarta Wasarna, saat memberikan pemaparan

Lebih lanjut Yanti menambahkan, untuk
Workshop Kemah Bhakti Seni dilaksanakan Selasa 29 Oktober 2024 malam, narasumber Lupi Anderiani dan Musik Instrumental “Akaracita”. Sebelumnya sore hari akan digelar penampilan Guest Star, Pentas Seni Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), gelaran dipusatkan di Gedung Balairung Sari Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin.

“Saat ini sudah banyak masuk budaya luar negeri ke Indonesia. Tetapi tidak dapat diolak. Dengan demikian, mari bersama-sama harus melestarikan kesenian tradisional di Kalsel,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

IPP Kalsel Naik ke Peringkat 23 Nasional

BANJARMASIN – Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Provinsi Kalimantan Selatan mengalami peningkatan di 2024 ini.

Kabid Pengembangan Kepemudaan Dispora Kalsel Anugrah menjelaskan, IPP Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun ini mengalami kenaikan.

Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugrah

“2023 lalu, IPP Provinsi Kalimantan Selatan berada di posisi 31 dari 34 Provinsi di Tanah Air. Dengan nilai 50,33,” ucapnya, kepada sejumlah wartawan, pada akhir pekan tadi.

Sedangkan, lanjutnya, di Tahun 2024 ini mengalami kenaikan yang signifikan yaitu berada dipertengahan 23 nasional dengan nilai IPP sebesar 54,67.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya tentu bersyukur atas capaian naiknya IPP tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anugrah mengatakan, salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan IPP.

Dengan terus meningkatkan upaya penumbuhan minat wirausaha pemuda di Banua.

“Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalimantan Selatan khususnya di bidang pengembangan pemuda saat ini, diarahkan untuk dapat menciptakan wirausaha muda,” tuturnya.

“Pada tahun 2025 mendatang pelatihan tersebut, dengan nama baru mengikuti Kemenpora yaitu Pelatihan Penumbuhan Minat Wirausaha Pemuda,” ucap Anugrah. (SRI/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Apresiasi PIK POTADS Rayakan Bulan Peduli Down Syndrome

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Orangtua Anak dengan Down Syndrom (PIK POTADS) Kalsel, atas komitmennya dalam mengkampanyekan kepedulian dan kesetaraan terhadap anak Down Syndrom, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Minggu (27/10).

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel Husnul khatimah kepada wartawan mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kasih sayang bersama dalam memberikan semangat dan kekuatan bagi anak-anak tercinta. Dimana, bulan peduli Down Syndrom menjadi momentum untuk menyebarluaskan informasi mengenai eksistensi dan mengajak untuk bersikap empati, peduli menghargai serta memperdulikan anak-anak Down Syndrom setara dan adil.

“Down Syndrome memiliki hak-hak asasi yang sama dengan masyarakat, antara lain hal pendidikan, pekerjaan, pelayanan publik dan perbankan,” ucapnya

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, saat diwawancarai

Sementara itu, dalam perayaan Bulan Peduli Down Syndrome, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan turut terlibat dengan menggelar Bakti Sosial. Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto menyampaikan, gelaran Bakti Sosial dalam bentuk memberikan penyuluhan kesehatan dan pelayanan pemeriksaan, hingga tindakan sederhana kesehatan gigi dan mulut bagi anak-anak Down Syandrome. Mengingat, selama ini Pemprov tidak pernah membedakan pasien, untuk memberi pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat di Banua.

“Dengan kegiatan ini anak-anak Down Syndrom dapat tumbuh kembang optimal, mandiri, cerdas, sehat khususnya kesehatan gigi dan mulutnya terjaga dan terawat dengan maksimal,” pintanya

Menanggapil hal tersebut, Ketua Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrom Sigit Bayuadhi, menambahkan, Perayaan Bulan Peduli Down Syndrome merupakan wujud komitmen
Stop Sigma Negatif Pada Penyandang Down Syndrome, dengan mengangkat tema Mereka Ada, Mereka Bisa, Mereka Berdaya. Sigit berupaya, keterlibatan aktif Down Syndrom pada aktivitas pemberdayaan, masyarakat dapat terbiasa melihat kemampuan mereka yang sesungguhnya.

“Untuk menghapus stereotif negatif, perlu memperkenalkan bakat-bakat anak-anak Down Syndrom,” tutupnya.

Seperti diketahui, perayakan Bulan Peduli Down Syndrome, dibuka secara resmi Gubernur Kalimantan Selatan diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel Husnul khatimah, dihadiri Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, orangtua dan anak-anak Down Syndrom di Kalsel. (NHF/RDM/APR)

Disbudporapar Banjarmasin Sosialisasikan Aksi Perubahan Kopi Mix Untuk Peningkatan Olahraga

BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin menyosialisasikan aksi perubahan optimalisasi kinerja bidang olahraga melalui Kopi Mix (Kolaborasi Pimpinan Pentahelix).

Disbudporapar Banjarmasin dukung peningkatan olahraga

Kabid Olahraga Disbudporapar Banjarmasin Roenissa menjelaskan, selain melalui KOPI MIX tersebut, juga digunakan Aplikasi Sistem Informasi Olahraga (SILAGA) Kota Banjarmasin yang merupakan intergrasi data olahraga dari KONI, KORMI, NPC dan SoIna serta tahapan Desain Olahraga Daerah (DOD).

Kabid Olahraga Disbudporapar Banjarmasin Roenissa

“Kopi Mix ini dalam rangka peningkatan olahraga di Kota Banjarmasin,” ungkap Roenissa.

Tentunya, lanjutnya, dukungan pelaksanaan untuk peningkatan olahraga di Kota Banjarmasin, tidak terlepas dari arti pentahelix tersebut.

Dikatakan Roenissa, pihaknya juga telah memberikan pelatihan kepada para penerima bantuan dana hibah, untuk organisasi keolahragaan di Kota Banjarmasin.

“Yang tentunya, pemberian bantuan hibah tersebut, untuk peningkatan olahraga,” ucapnya.

Mengingat, selama ini Banjarmasin dinilai sebagai kota penghasil atlet olahraga berprestasi, untuk Provinsi Kalimantan Selatan.

“Disbudporapar Kota Banjarmasin memberikan dukungan untuk peningkatan prestasi olahraga untuk atlet atlet asal kota ini,” ucapnya.

Salah satunya, tambah Roenissa, dengan berturut turut menjadi juara umum pada ajang olahraga tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Kota Banjarmasin dapat terus mempertahankan juara umum pada ajang Porprov tersebut,” ujar Roenissa. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version