BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, telah menggandeng 5 pelaku usaha, dalam Pameran Kalsel Expo 2024.
Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan, diwakili Kasi Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri, Disdag Kalsel Suhrawardi, pada Rabu (18/9) mengatakan, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 74, salah satu rangkaiannya digelar event tahunan yakni Kalsel Expo 2024. Dimana, untuk di stand Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, pihaknya menggandeng lima pelaku usaha dari produk ekonomi kreatif, yaitu diantaranya kain sasirangan ecoprin, produk kayu ulin, beberapa makanan ringan, dan pernak pernik hiasan mahar pengantin.
“Kami akan terus perkenalkan produk usaha di Banua,” ungkapnya
Disampaikan Suhrawardi, untuk harganya bervariasi, seperti kain sasirangan dan tas ecoprin dikisaran Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta rupiah, sedangkan pernak pernik hiasan mahar pengantin dikisaran Rp 200 ribu sampai dengan Rp 300 ribu rupiah.
“Ayo masyarakat di seluruh Kabupaten dan Kota, kunjungi dan ramaikan gelaran tahunan ini,” tutupnya
Untuk diketahui, pameran Kalsel Expo 2024 ini, diikuti sebanyak 225 stand, mulai dari kalangan instansi SKPD Pemerintah Provinsi Kalsel, Dinas kabupaten/kota se-Indonesia, unsur Pemerintah Pusat Kementerian atau Lembaga, BUMN, BUMD, Perusahaan Swasta, dan Para Pelaku Usaha, buka mulai pukul 10.00 – 22.00 Wita. (NHF/RDM/RZN)
BANJARMASIN – Wakil Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan apresiasi terhadap capaian prestasi atlet Kalsel yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh Sumatera Utara Tahun 2024.
Hal itu sebagaimana yang disampaikan Anggota DPRD Kalsel Masa Jabatan 2024-2029, Mustohir Arifin kepada wartawan, usai rapat paripurna DPRD Kalsel, Selasa (17/9). Pria akrab disapa Imus ini menilai capaian prestasi yang diraih Kalsel jauh lebih bagus dibanding tahun sebelumnya di PON Papua.
“Alhamdulillah, sampai sekarang medali emas yang diraih Kalsel kiranya sudah belasan. Semoga sebelum penutupan tanggal 19 September itu bisa bertambah terus,” harapnya.
Karena itu, Imus mengharapkan agar bonus dari Pemerintah Provinsi Kalsel bagi atlet yang berprestasi di PON ini bisa ditambah sebagai bentuk perhatian sekaligus meningkatkan motivasi bagi atlet meraih prestasi. Mengingat harapan adanya peningkatan bonus dari provinsi untuk atlet itu seiring peningkatan prestasi pada PON Aceh-Sumatera Utara, salah satunya dari cabang olahraga (cabor) biliar dan binaraga yang meraih medali, termasuk dari cabor lainnya.
“Cabor biliar Kalsel meraih 3 medali emas di nomor 15 Reds Single serta di nomor 8 Ball Double dan 9 Ball Double, sedangkan cabor binaraga juga berhasil meraih 3 medali perak, yakni dari kelas 65 kg, di kelas 80 kg dan di nomor men fitness up to 170,” sebutnya.
Dengan posisinya sekarang yang baru saja dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Kalsel, Mustohir akan berupaya memperjuangkan kepentingan para atlet Banua, salah satunya bonus atlet dari provinsi itu bisa ditambah.
anggota DPRD Kalsel, Mustohir Arifin
“Mudah-mudahan peningkatan bonus atlet ini nantinya bisa diperjuangkan di Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel yang membidangi keolahragaan,” tuturnya.
Sebagai wakil rakyat, Mustohir juga menyatakan komitmennya untuk membantu agar prestasi Kalsel di bidang olahraga dan rangking Kalsel setiap PON bisa lebih meningkat, termasuk kesejahteraan atlet bisa ditingkatkan.
“Kita juga berharap bisa bersinergi dengan Dispora Kalsel dan KONI Kalsel,” tutupnya. (NRH/RDM/RZN)
BANJARMASIN – Pada acara Pelantikan Pengurus Wilayah Jami’Iyah Thoriqoh Mu’Tabaroh Indonesia (Jatmi) Kalimantan Selatan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta agar organisasi keagamaan ini dapat membantu dalam pembangunan di Banua yang damai ini.
Permintaan ini disampaikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Adi Santoso.
“Pemprov Kalsel menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya, kepada Jatmi Kalsel yang senantiasa berperan aktif dalam menjaga harmonis sosial dan spiritual masyarakat di Banua tercinta ini,” ucap Gubernur yang akrab disapa Paman Bikin.
Pelantikan Pengurus Wilayah Jatmi Kalsel yang dilaksanakan saat ini, tentunya menjadi momentum penting bagi semua, untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyah, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun Banua yang damai, aman, dan sejahtera.
“Jam’iyysh Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga dan merawat dimensi spiritual umat Islam di Banua,” ucapnya.
Tasawuf dan Thoriqoh bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga cara hidup yang mengajarkan keseimbangan antara dunia dan akhirat, antara jasmani, dan rohani.
Terlebih di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks seperti sekarang ini, peran thoriqoh dalam menenangkan hati dan memberikan panduan spiritual sangatlah relevan.
“Saya yakin dibawah kepemimpinan pengurus baru dilantik, Jatmi Kalsel akan terus berperan dalam membimbing umat menuju kehidupan yang lebih tenang, damai, dan penuh keberkahan,” ujar Paman Birin.
Pada kegiatan ini juga dilaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Tema pada kegiatan ini, Merajut Keberkahan, Menebar Kebaikan di Banua. (SRI/RDM/RZN)
Banjarmasin – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kalsel, menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII tahun 2024, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Rabu (18/9). Hadir pada Musprov ini, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kalsel, Agus Dian Nor.
Pada Musprov ke-8 ini, juga digelar Seminar Nasional bertema “Sinergi IKN dengan Daerah Mitra Dampak Positif Kalsel sebagai Penyangga IKN. Seminar ini mendatangkan 3 narasumber, yakni Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Nusantara, Agung Wicaksono, Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Apindo, Shinta Widjaja Kamdani, serta Rektor ULM, Achmad Alim Bahri.
Turut hadir pada kegiatan ini,nKetua DPP Apindo Kalsel Supriadi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel Kartoyo, Ketua Umum KADIN Provinsi Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel. Diantaranya Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel Heriansyah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, dan mitra terkait lainnya.
Gubernur dalam sambutannya menyebutkan, Apindo memiliki fungsi strategis sebagai wadah yang menaungi para pengusaha di Indonesia, serta menjembatani komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah.
“Apindo bergerak secara kolaboratif dengan pemerintah, dalam hal mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan kepentingan nasional,” ujar Paman Birin.
Di tingkat Provinsi Kalsel, tambah Gubernur, sepak terjang Apindo tidak kalah penting. Isu-isu strategis di Banua juga membutuhkan keterlibatan mitra strategis dari unsur pengusaha, seperti percepatan penanganan stunting, upaya mendorong kemajuan UMKM, hingga pembangunan di bidang lingkungan.
“Untuk itu, kami sangat mendukung gelaran Musprov DPP Apindo Kalsel dan berharap para pengurus terpilih dapat menguatkan solidaritas dan kekompakan di tubuh internal, serta mencanangkan langkah-langkah untuk mendorong kemajuan Banua di banyak sektor,” tambahnya.
Staf Ahli saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel pada Musprov ke-8 Apindo Kalsel
Posisi Kalsel gerbang IKN, akan berdampak besar bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan perekonomian di Kalsel. Di sisi lain, Kalsel dengan keunggulannya di sektor pertanian, berpotensi menjadi penyangga IKN di bidang pangan.
“Pada akhirnya, kawasan sekitar IKN akan disuguhi banyak peluang dan kesempatan yang mestinya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” harap Paman Birin.
Lebih lanjut, Paman Birin ingin keterlibatan yang lebih proaktif dan konkrit dari Apindo Kalsel, yang sejalan dan kolaboratif dengan Pemprov Kalsel dalam rangka mendukung Banua ini sebagai penyangga IKN.
“Manfaat dari pembangunan IKN mesti dirasakan semua golongan, bukan hanya kalangan pengusaha besar, tetapi UMKM serta seluruh masyarakat, sehingga terwujud perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPN Apindo, Shinta Widjaja Kamdani menyebut, kegiatan ini penting karena selain mengevakuasi program kerja sebelumnya, akan dipilih ketua yang baru, dan disusun kepengurusan berikutnya untuk program kerja kedepannya.
“Tidak mudah untuk mendapatkan pemimpin yang tepat, tidak mudah untuk mendapatkan pemimpin yang mau berkorban untuk organisasi, tapi harapan kami, apa yang bisa dilakukan untuk negara,” ujarnya.
Diingatkan juga, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan jajaran Apindo antara lain, menciptakan iklim usaha yang kompetitif, kondusif dan berkelanjutan, sehingga nyaman bagi pelaku UMKM untuk berkembang.
Suasana pembukaan Musprov ke-8 Apindo Kalsel
Sebelumnya, Ketua DPP Apindo Kalsel, Supriadi dalam sambutannya, antara lain menyampaikan harapan, keberadaan IKN akan berdampak positif bagi masyarakat Kalsel. Salah satunya dengan berkurangnya kesenjangan pemerataan pembangunan yang selama ini dianggap masih terfokus di pulau Jawa.
Kemudian, transportasi antar provinsi lebih mudah dan murah, terutama transportasi udara.
Apindo selama ini juga ujarnya sudah berusaha membantu pemerintah daerah dalam hal menarik investor dari luar daerah dan luar negeri seperti China dan Singapura.
Pembukaan acara disertai penyerahan penghargaan kepada Rektor ULM, Ketua Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), dan Ketua DPN Apindo. (RIW/RDM/RZN)
Banjarmasin – Gema Maulid 40 Malam hari ke-14, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin pada Selasa (17/9) masih dihadiri dengan antusias jemaah dari berbagai kawasan sekitar kota Banjarmasin hingga kabupaten Banjar. Diantaranya dari Sungai Jingah Banjarmasin dan desa Telok Selong kabupaten Banjar. Jemaah juga berasal dari ASN lingkup Pemprov Kalsel. Yakni dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Bappeda, BPKAD, dan Biro Administrasi dan Pembangunan.
Gema Maulid inisiasi Gubernur, Sahbirin Noor atau Paman Birin pada malam ke-14 ini, mendatangkan Grup Maulid Habsyi Al Fata dari Komplek Pandu Banjarmasin. Sedangkan ayat – ayat suci Al-Qur’an dibacakan Qoriah, Nuudjaina. Sementara tausiyah diberikan Ustadz Fikri Haikal, putra dari Tuan Guru (alm) Zainuddin MZ.
Pada malam ke-14 ini, dalam sambutannya, Gubernur yang diwakili Pj Bupati Hulu Sungai Selatan, sekaligus Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalsel, Endri, kembali mengingatkan kaum Muslimin untuk selalu mengingat dan mencintai Rasulullah SAW.
Jemaah perempuan sedang mendengarkan tausiyah pada Gema Maulid 40 Malam hari ke-14
“Gema Maulid 40 Malam yang diinisiasi Paman Birin ini, menjadi salah satu bukti kecintaan kita kepada Rasulullah dan ajarannya,” tegasnya.
Tidak tanggung – tanggung, tahun ini adalah tahun ketiga Paman Birin menginisiasi peringatan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tahun pertama pada 2022, peringatan Maulid berlangsung selama sepekan di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Tahun kedua, 2023, berlangsung selama dua pekan. Dan tahun ketiga pada 2024 ini, peringatan Maulid berlangsung lebih lama, hingga 40 malam.
“Saya mewakili Paman Birin dan Acil Odah selaku tuan rumah, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah yang selalu setia hadir setiap malam. Beliau juga meminta maaf apabila ada kekurangan dalam pelayanan,” tutupnya. (RIW/RDM/RZN)
BANJARMASIN – Dalam era globalisasi dan transformasi digital yang pesat, peran pendidikan menjadi sangat krusial dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing dan berinovasi sehingga pentingnya pendidikan dalam membangun masa depan daerah, khususnya di Kalimantan Selatan. Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, saat menghadiri Dies Natalis ke-XXXII dan Wisuda ke-XXVIII STMIK Indonesia Banjarmasin yang digelar di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Sabtu (14/9).
Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini menyoroti peran vital perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan zaman.
“Provinsi kita yang kaya akan potensi alam dan budaya membutuhkan SDM yang unggul, tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki keterampilan, karakter kuat, serta daya saing tinggi,” ungkap Paman Birin.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel
Ia juga menekankan bahwa pengembangan SDM yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk masa depan Kalimantan Selatan sehingga pendidikan menjadi kunci dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat lokal maupun global.
Selain itu, Gubernur memberikan apresiasi kepada STMIK Indonesia Banjarmasin yang telah berperan aktif selama lebih dari tiga dekade dalam menyediakan pendidikan berkualitas, terutama di bidang teknologi informasi. Menurutnya, lulusan dari sektor ini memiliki peran strategis di era digital seperti sekarang.
“Hari ini kalian tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga memulai babak baru dalam hidup kalian. Ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama di kampus harus menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan berkontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.
Gubernur berharap para lulusan STMIK Indonesia Banjarmasin mampu menjadi inovator dan pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Suasana Dies Natalis ke-XXXII dan Wisuda ke-XXVIII STMIK Indonesia Banjarmasin
“Sebagai lulusan di bidang teknologi dan informasi, kalian berada di garis depan dari revolusi industri yang sedang berlangsung,”
Ia juga memberikan penghargaan tinggi kepada para dosen dan seluruh civitas akademika yang telah berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa.
“Dedikasi para pengajar sangat penting dalam mendidik dan mempersiapkan para lulusan menjadi SDM unggul. Semoga STMIK Indonesia Banjarmasin terus menjadi pilar penting dalam dunia pendidikan di Kalimantan Selatan,” tutupnya.
Sementara itu, ketua STMIK Indonesia Banjarmasin, Seradi Angkasa dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 412 mahasiswa aktif, pada wisuda tahun ini STMIK Indonesia Banjarmasin meluluskan 90 mahasiswa dari program studi Sistem Informasi, Teknik Informatika, Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi.
“Semoga lulusan dari kampus ini dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah khususnya Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (BDR/RDM/APR)
Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Masa Bakti 2024–2029 secara resmi mengumumkan calon pimpinan dalam Rapat Paripurna yang diselenggarakan di gedung DPRD Kalsel pada Selasa, (17/9).
Rapat paripurna ini menjadi momen penting dalam proses pembentukan kepemimpinan baru DPRD Kalsel yang akan menjalankan tugas legislatif selama lima tahun ke depan.
Pada kesempatan ini, Ketua DPRD Kalsel Sementara, Supian HK selaku pimpinan rapat paripurna, mengumumkan empat nama calon pimpinan DPRD, yang terdiri dari satu calon ketua dan tiga calon wakil ketua.
“Adapun nama-nama yang diusulkan untuk diumumkan ialah Supian HK sebagai calon Ketua DPRD Provinsi Kalsel, serta Kartoyo, Muhammad Alpiya Rakhman dan Desy Oktavia Sari sebagai calon Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel,” ungkapnya.
Nama-nama Calon Pimpinan DPRD Kalsel 2024-2029
Proses pengusulan nama-nama ini merupakan hasil dari mekanisme internal partai politik yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Kalsel, di mana Supian HK diusulkan oleh Partai Golkar, sementara Kartoyo diusulkan oleh Partai Nasdem, Muhammad Alpiya Rakhman oleh Partai Gerindra dan Desy Oktavia Sari oleh Partai Amanat Nasional.
Usulan ini mendapatkan persetujuan penuh dari seluruh anggota DPRD yang hadir dalam rapat tersebut, tanpa ada penolakan ataupun interupsi dari anggota Dewan lainnya. Persetujuan ini kemudian diresmikan melalui Keputusan Dewan Nomor 22 Tahun 2024 tentang Persetujuan DPRD Provinsi Kalsel Terhadap Penetapan Usulan Calon Pimpinan DPRD Provinsi Kalsel Masa Jabatan 2024–2029.
Ketua DPRD Kalsel Sementara, Supian HK didampingi Anggota DPRD Kalsel lainnya
Dalam keterangannya, Supian HK menyampaikan bahwa tahapan selanjutnya setelah persetujuan Dewan ini yakni mengajukan usulan tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui Gubernur Kalimantan Selatan. Pengajuan ini merupakan langkah formal yang wajib dilakukan sebelum nama-nama yang telah diusulkan dapat dilantik secara resmi menjadi pimpinan definitif DPRD Kalsel.
Pengumuman ini menjadi titik penting dalam perjalanan pemerintahan Provinsi Kalsel, khususnya dalam bidang legislatif. Dengan terbentuknya pimpinan yang baru, diharapkan DPRD Kalsel dapat menjalankan fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi dengan lebih efektif dan efisien. (NRH/RDM/APR)
BANJARMASIN – Menjelang Peringatan Hari Jadi Kota ke-498, berbagai persiapan digelar pihak Sekretariat DPRD kota Banjarmasin. Hal itu disampaikan Sekwan Banjarmasin Iwan Ristianto, kepada sejumlah wartawan, Selasa (17/9).
Iwan mengatakan, saat ini untuk pemasangan tenda dan dekorasi sudah mulai dilakukan, guna memperindah di setiap sudut ruangan, dengan kain berwarna warni, menyambut perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang berusia hampir lima abad.
Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto
“Gelaran tahunan ini rutin dilaksanakan untuk memeriahkan Harjad kota seribu sungai,” ucapnya
Disampaikan Iwan, untuk Rapat Paripurna Sidang Istimewa akan digelar pada Sabtu 21 September 2024 mendatang pukul 10.00 Wita, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Rudy Heriyadi didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Harry Wijaya, dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, beserta kalangan Legislatif dan Eksekutif.
Tampak satu tukang memasang dekorasi, di halaman parkir Gedung DPRD kota Banjarmasin
“Pagi sebelum digelar Rapur Istimewa, biasanya berziarah ke Makam Sultan Suriansyah,” jelasnya
Lebih lanjut Iwan menambahkan, anggaran Rapat Paripurna Sidang Istimewa ini sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya berkisar 400 juta rupiah, yakni untuk keperluan dekorasi, konsumsi dan lain-lain. Gelaran Ramah Tamah setelah acara dilaksanakan di halaman parkir Gedung DPRD Banjarmasin.
“Kami juga menyediakan panggung untuk penampilan musik panting menyambut tamu,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)
BANJARMASIN – Gema Maulid 40 Malam di Kalimantan Selatan, Merupakan Momentum memotivasi meningkatkan kualitas keimanan.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang dibacakan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Kalsel Rahmaddin pada Jumat (13/9) menjelaskan, Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah hari ke 10 yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, hendaklah dimanfaatkan meningkatkan kualitas iman, dengan mengambil hikmah, kearifan dan mengenang kembali perjalanan hidup, serta keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW yang diwariskan kepada umat manusia sepanjang hayat.
“Kita harus mengambil pelajaran dan meneladani sifat mulia yang dimiliki Baginda Rasulullah SAW,” ucapnya
Sementara itu, tausiyah yang disampaikan Tuan Guru Muhammad Yannor meminta, ada empat sifat Nabi Besar Muhammad SAW yang patut diteladani dan diamalkan yakni Sidik orang yang jujur, Amanah dapat dipercaya, Fathonah berarti orang yang cerdas, dan Tablig artinya orang yang menyampaikan. Dimana, dengan diamalkan sehari-hari tentu akan meningkat kualitas keimanan masing-masing.
“Peringatan Maulid bukan sekedar bersilaturahmi tetapi sifat Nabi Besar Muhammad SAW sebagai suri tauladan,” jelasnya
Suasana Gema Maulid 40 Malam pembacaan Sholawat bersama
Lebih lanjut Yannor menambahkan, gelaran Gema Maulid 40 Malam ada beberapa hikmah yang dapat diambil antara lain, umat Islam diajak memperbanyak shalawat untuk Rasulullah SAW, masyarakat akan semakin memperkuat rasa cinta umat kepada Rasul akhir zaman, dengan memantapkan dalam menjalankan ajaran beliau, serta menjadi momentum lebih meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.
“Mari hadiri dan meriahkan Gema Maulid yang diselenggarakan oleh umat Islam tidak hanya di Mahligai, Mushalla, Masjid serta lingkungan sekitar,” tutup Yannor
Tausiyah yang disampaikan Tuan Guru Muhammad Yannor
Untuk diketahui, Gema Maulid 40 Malam hari ke 10 diisi dengan bersholawat bersama dari group Jami’ul Musthofa dari Manarap Pal 8 Kabupaten Banjar, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an Qoriah Izka Izzati. Turut hadir, ASN lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Inspektorat, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, RSJ Sambang Lihum, dan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, serta jamaah Kecamatan Banjarmasin Utara, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. (NHF/RDM/RZN)
BANJARMASIN – Pada malam ke 12 kegiatan Gema Maulid 40 Malam yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor (Paman Birin) diharapkan dapat memberi syafaat bagi masyarakat Banua.
Harapan tersebut disampaikan Paman Birin, melalui sambutan yang dibacakan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran masyarakat yang telah hadir pada Gema Maulid 40 malam,” ucapnya di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (15/9) malam.
Dilaksanakannya, Gema Maulid 40 malam ini sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan syafaat Baginda Rasulullah kepada masyarakat di Banua,” ujarnya.
Paman Birin mengucapkan maaf apabila terdapat kesalahan dalam pelaksanaan Gema Maulid 40 malam.
Pada pelaksanaan Gema Maulid 40 malam ke 12 ini menghadirkan penceramah Tuan Guru Abuya Arrazi Hasyim, Qori Ma’rifah dan diiringi oleh grup Maulid Habsyi Ihya Ulumuddin dari Martapura.
Kegiatan Gema Maulid 40 Malam turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK, sejumlah pejabat dan karyawan SKPD lingkup Pemprov Kalsel, antara lain Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata , BPSDMD, Biro Organisasi, RSUD Ulin Banjarmasin serta masyarakat dari Kota Banjarmasin khusus dikawasan Kuin Cerucuk, Kuin Selatan, serta Belitung. (SRI/RDM/RZN)