Tabligh Akbar Warnai Rangkaian Hari Jadi Banjarmasin ke-498

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan, Tabligh Akbar yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Banjarmasin, sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di halaman Balai Kota Banjarmasin, Senin (23/9) malam.

Dalam sambutannya, Ibnu mengungkapkan rasa syukur dan berharap agar seluruh masyarakat yang hadir diberikan keberkahan oleh Allah SWT, serta terhindar dari segala musibah.

“Mudah mudahan kita semua selalu diberikan keberkahan, dijauhkan dari bala bencana, dan hidup dalam keberkahan,” ujarnya.

Ibnu juga menyinggung soal agenda politik yang sedang berlangsung, yakni Pemilihan Walikota Banjarmasin dan Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan. Ia mendoakan agar proses pemilihan berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang diharapkan masyarakat.

“Semoga pemilihan walikota dan gubernur dapat berlangsung dengan baik, lancar, serta terpilih pemimpin yang terbaik untuk masyarakat,” harapnya.

Menyadari masa jabatannya yang akan segera berakhir, Ibnu turut menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan selama delapan tahun kepemimpinannya.

Ia berkomitmen untuk memaksimalkan sisa waktu yang ada guna menuntaskan program program yang telah dicanangkan.

“Meski jabatan saya akan berakhir dua tahun lebih awal karena aturan Pilkada, saya akan tetap berupaya menyelesaikan 20 program prioritas dan 3 program unggulan yang telah kita tetapkan,” tambahnya.

Acara Tabligh Akbar tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di Banjarmasin. Ibnu berharap kota Banjarmasin akan terus maju di masa mendatang.

Kegiatan yang berlangsung pada malam keempat rangkaian hari jadi itu dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasilah, Sekdako Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman didampingi ketua DWP Kota Banjarmasin, Rusdiati, Sejumlah Kepala SKPD, Camat, Lurah serta ratusan warga yang berkumpul untuk mendengarkan tausiah serta doa bersama dari Ahmad Sanusi Ibrahim atau biasa disapa Guru Jaro. (ADV/SRI/RDM/RH)

Pilkada Banjarmasin : Tiga Paslon Resmi Punya Nomor Urut

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum Banjarmasin, menggelar Sidang Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin pada Pemilihan Serentak tahun 2024.

Sidang pleno dipimpin langsung Ketua KPU kota Banjarmasin Rusnailah didampingi jajaran komisioner KPU Banjarmasin dan Sekretaris KPU Banjarmasin, pada Senin (23/9) malam. Turut hadir Walikota Banjarmasin diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Machli Riyadi, Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Rudi Heriyadi, jajaran Forkopimda Banjarmasin serta para pendukung ketiga pasang calon Walikota dan Wakil Walikota, bertempat di salah satu gedung di Kawasan Banjarmasin Barat.

Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah, saat diwancara

Kepada sejumlah wartawan, Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah usai acara mengatakan, penentuan nomor urut ini salah satu tahapan dalam Pilkada, karena bukan hanya sekedar angka. Namun, akan menjadi identitas para Paslon yang akan diingat oleh masyarakat, mulai selama masa kampanye dan tahap pencoblosan nanti.

“Setelah penentuan nomor urut inu, para Paslon dapat memanfaatkan masa kampanye menyampaikan visi dan misi,” ucapnya

Sementara itu, Ketua Bawaslu Banjarmasin Muhammad Fachrizannor menambahkan, meski sudah ditetapkan nomor urut para pasangan calon baik Walikota dan Wakil walikota, jangan sampai melakukan kampanye terlebih dahulu, karena telah dijadwalkan pada Rabu 25 September 2024 hingga 23 November mendatang.

Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Fachrizannor, memberikan komentarnya

“Paslon jangan ada curi star kampanye,” tutupnya

Pasca pengundian, ketiga paslon beserta parpol pengusung dan pendukungnya, mendeklarasikan kampanye damai, dipandu lansung Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah, diikuti parpol pengusung serta unsur Forkopimda Banjarmasin, sekaligus membubuhkan tanda tangan pada dokumen deklarasi damai

Untuk diketahui, berdasarkan hasil pengundian, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Arifin Noor dan Supian Akbari mendapatkan nomor urut 1, pasangan Muhammad Yamin dan Ananda mendapatkan nomor urut 2 serta untuk pasangan Mukhyar dan Awan Subarkah mendapatkan nomor urut 3. (NHF/RDM/RH)

Event Rakernas dan Kongres JKPI ke-VI Banjarmasin Sajikan Gemerlap Karnaval Nusantara

BANJARMASIN – Masih dalam semarak Hari Jadi ke 498 dan Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke VI, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Pawai Karnaval Budaya Nusantara pada Jumat (20/9) malam.

Sebelumnya para peserta pawai karnaval itu dilepas oleh Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman di depan Tempekong Kawasan Siring Patung Bekantan menuju panggung kehormatan di Simpang 4 Jalan Lambung Mangkurat.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina yang juga resmi dinobatkan sebagai Ketua Presidium JKPI 2024-2027, didampingi Ketua Dekranasda, Siti Wasilah, sejumlah Kepala Daerah Delegasi JKPI beserta ratusan penonton.

Parade pawai yang diikuti sebanyak 18 Kabupaten/Kota Pusaka itu menampilkan beragam kebudayaan, tarian dan kostum adat budaya Nusantara unggulan masing-masing daerah. Dalam kesempatan itu, juga diserahkan Petaka oleh Presidium JKPI kepada Kota Yogyakarta yang akan menjadi tuan rumah pada pelaksanaan JKPI tahun 2025 mendatang.

Ibnu mengatakan, pawai karnaval tersebut merupakan rangkaian hari terakhir dari event Rakernas dan juga Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia di Banjarmasin.

“Dan malam ini adalah puncaknya yaitu event karnaval budaya yang diikuti kota-kota di Indonesia yang menjadi anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia,” ucap Ibnu.

Pada pergelaran pawai karnaval itu, Ibnu menjelaskan ada 18 kabupaten/kota yang ikut serta.

“Dari ujung Aceh (Langsa) kemudian paling timur (Ternate) mereka menampilkan budaya yang sangat beragam dan itulah Indonesia,” jelasnya.

Ia pun bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak khususnya kepada panitia yang sudah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik serta berjalan lancar.

“Mudah-mudahan, warisan budaya ini bisa terjamin kelestariannya dengan hadirnya Jaring Kota Pusaka Indonesia dan ini pertama kalinya kita laksanakan di titik Nol Kilometer di Banjarmasin yaitu di simpang empat Jalan Lambung Mangkurat,” terangnya.

Maka dari itu Ibnu kembali mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota JKPI yang telah memilih Kota Banjarmasin sebagai Ketua Presidium JKPI periode 2024 – 2027.

“Terima kasih juga support teman-teman semua, terutama dari eksekutif dan juga seluruh anggota JKPI untuk kepemimpinan Kota Banjarmasin sebagai Ketua Presidium JKPI periode 2024-2027,” pungkasnya. (ADV/SRI/RDM/RH)

Ziarah dan Rapat Paripurna, Warnai Hari Jadi Banjarmasin ke-498 dengan Semangat Kebersamaan

BANJARMASIN – Suasana peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-498 pada Sabtu pagi diawali dengan ziarah penuh khidmat ke makam Sultan Suriansyah. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Banjarmasin, Sabtu (21/9). Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh jajaran pemerintah dan anggota dewan, tetapi juga oleh masyarakat, para veteran, serta para tamu undangan lainnya.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, dalam pidatonya menekankan pentingnya momentum ini sebagai ajang refleksi sejarah dan persatuan.

“Hari ini kita mengenang jasa-jasa besar Sultan Suriansyah, pendiri Kesultanan Banjar, yang juga menjadi awal mula berdirinya Banjarmasin di Muara Kuin. Ziarah ini bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk penghormatan kita atas kontribusi beliau yang luar biasa,” ungkap Ibnu.

Tak hanya mengenang masa lalu, Wali Kota juga mengajak seluruh warga untuk terus berpartisipasi dalam membangun kota yang lebih baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Banjarmasin yang telah mendukung program Banjarmasin Baiman. Kota kita telah berkembang pesat menjadi kota dagang dan jasa yang penting di Kalimantan. Tapi tentu saja, masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama,” tambahnya.

Dalam suasana yang penuh semangat, Wali Kota Ibnu Sina juga menyampaikan pesan penting tentang masa depan kota ini, terutama dalam menyambut lima abad Banjarmasin.

“Kita sudah berada di ambang lima abad. Keberlanjutan pembangunan kota ini sangat penting. Siapapun nanti yang memimpin, harus melanjutkan perjuangan para pendahulu untuk membawa Banjarmasin terus maju,” ucapnya.

Menyadari ini akan menjadi momentum terakhirnya sebagai Walikota Ibnu Sina juga mengungkapkan harapannya agar semangat gotong royong yang telah terbangun tetap dipertahankan.

“Tahun depan akan ada Wali Kota baru, tapi saya berharap kita semua tetap melanjutkan semangat Kayuh Baimbai, semangat kebersamaan dalam membangun Banjarmasin. Saya pun berharap, meskipun nanti sebagai mantan Wali Kota, saya masih bisa berkontribusi untuk kota tercinta ini,” ujarnya.

Selain berbicara mengenai pembangunan fisik, Ibnu Sina juga menyinggung peran penting anggota dewan baru yang mayoritas masih muda.

“Dewan baru, semangat baru. Saya harap kita semua tetap menjaga yang sudah baik, dan memperbaiki yang perlu ditingkatkan. Mari kita saling duduk bersama, berdiskusi, dan menyelesaikan persoalan yang ada dengan musyawarah,” ujarnya dengan senyum optimis.

Tidak lupa, Wali Kota juga menyampaikan apresiasinya kepada para veteran yang hadir. Ia menggarisbawahi kontribusi pemerintah selama masa kepemimpinannya dalam memberikan berbagai kemudahan bagi para pejuang kemerdekaan.

“Kebanggaan tersendiri bagi kita semua melihat para veteran yang telah punya markas cabang baru yang representatif. Selain itu, kita juga telah membebaskan pajak PBB dan tagihan air untuk para veteran selama dua periode kepemimpinan saya,” jelasnya.

Rapat Paripurna Istimewa ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, acara ini menjadi simbol persatuan dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat Banjarmasin untuk terus maju. Di tengah perayaan yang penuh makna ini, Wali Kota Ibnu Sina menegaskan bahwa Banjarmasin akan terus berkembang, dengan harapan seluruh warga tetap berkontribusi dalam menjaga dan membangun kota yang mereka cintai.

“Selamat ulang tahun Banjarmasin, mari kita lanjutkan perjuangan bersama-sama,” tutup Ibnu dengan penuh harapan. (ADV/SRI/RDM/RH)

Meriah! Ribuan Warga Padati Puncak Hari Jadi Banjarmasin ke-498, Ibnu Sina-Arifin Pamit

BANJARMASIN – Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 498, berlangsung sangat meriah dihadiri oleh ratusan warga Banjarmasin. Diisi oleh dua artis ibu kota yaitu, Aldi Taher dan Ifan Seventeen, bertempat di Siring Balaikota Banjarmasin. Sabtu (21/9), malam.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian dari perkembangan kota Banjarmasin selama ini.

“Terima kasih banyak sudah menjadi bagian dari kota Banjarmasin, denyut nadi kehidupan di 498 tahun ini. Luar biasa, kota kita sudah sangat maju dan berkembang sebagai kota perdagangan dan jasa,” ujar Ibnu dengan penuh semangat.

Walikota juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan pembangunan kota.

Menurutnya, setiap sudut kota Banjarmasin merupakan ruang budaya, kreativitas, partisipasi, dan kolaborasi yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Keberlanjutan pembangunan inilah yang membuat kota kita bisa berkembang seperti sekarang,” ungkapnya.

Ibnu Sina pun memberi contoh konkret dari keberlanjutan pembangunan tersebut, salah satunya adalah kawasan Menara Pandang, ikon kebanggaan kota.

Bahwa kawasan tersebut direncanakan sejak era almarhum Sopian Arfan, mulai dikerjakan di masa almarhum Yudi Wahyuni, kemudian diperluas oleh H Muhidin, dan akhirnya disempurnakan oleh Ibnu Sina-Arifin.

“Ini adalah bukti bahwa keberlanjutan pembangunan menjadi modal dasar kita,” tambah dia.

Ibnu Sina juga mengumumkan bahwa ini adalah momen terakhir dirinya berdiri sebagai Wali Kota Banjarmasin di peringatan Hari Jadi kota tersebut.

“Tahun 2025 akan terpilih wali kota yang baru. Oleh karena itu, ulun mohon pamit dan terima kasih sudah menjadi bagian dari kota Banjarmasin. Tahun depan, ulun tidak berdiri di sini sebagai wali kota, tetapi sebagai warga biasa, sama seperti pian berataan,” tuturnya penuh haru.

Di kesempatan yang sama, Ibnu Sina juga menerima penghargaan dari Paguyuban Komunitas UMKM sebagai bentuk apresiasi atas program-program yang telah digagas pemerintah kota sekaligus didaulat menjadi Abah UMKM Kota Banjarmasin.

“Dari paguyuban komunitas UMKM, ada apresiasi untuk upaya yang sudah kita lakukan, terutama Program Wirausaha Baru berbasis UMKM. Program ini telah membantu banyak UMKM yang kini sudah menerima bantuan, seperti program Bahuma Bausaha tanpa bunga, program Kauli Inkubator, dan lainnya,” ungkap Ibnu

Ibnu Sina menyampaikan harapannya agar semua program yang telah sukses dijalankan tetap diteruskan oleh kepemimpinan yang akan datang.

“Keberlanjutan pembangunan adalah sebuah kepercayaan. Ini bukan hanya untuk jangka pendek, tetapi juga untuk 10, 20, hingga 30 tahun ke depan,” ujarnya lagi.

Terakhir, Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh inspiratif yang telah berkontribusi terhadap kemajuan kota Banjarmasin.

“Ini adalah apresiasi kepada tokoh-tokoh masyarakat yang telah berperan, mulai dari sektor UMKM, lingkungan, hingga pelestarian kesenian tradisional dan olahraga,” pungkasnya. (ADV/SRI/RDM/RH)

Paman Birin Puji Kemajuan Pembangunan di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dengan sejarahnya yang panjang dan kaya telah melalui berbagai fase perkembangan. Selama 498 tahun kota ini telah tumbuh dan berkembang menjadi pusat perdagangan, budaya dan pemerintahan yang vital bagi Kalimantan Selatan.

Pada momen puncak perayaan hari jadi kota Banjarmasin, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, mengucapkan selamat hari jadi ke-498 kota Banjarmasin dan mengajak seluruh masyarakat terutama kota Banjarmasin untuk memanjatkan rasa syukur atas segala pencapaian pembangunan yang telah diraih.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar

“Kota ini telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam berbagai aspek. Baik infrastruktur, ekonomi, pendidikan hingga pelayanan publik. Itu menunjukkan bukti nyata komitmen jajaran pemko dan warga Banjarmasin untuk menjaga warisan sejarah sekaligus menciptakan kota yang modern dan berkelanjutan,” ucap Paman Birin dalam sambutan tertulisnya saat puncak perayaan hari jadi kota Banjarmasin ke-498, di halaman Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (21/9).

Paman Birin juga mengapresiasi tema peringatan kali ini yakni ‘Kayuh Baimbai untuk Keberlanjutan Pembangunan Banjarmasin Baiman’.

“Teman ini sangat selaras dengan arah pembangunan kota Banjarmasinyang dicita-citakan bersama, ‘Kayuh Baimbai’ atau berdayung bersama-sama mencerminkan semangat gotong-royong dan kebersamaan yang menjadi kekuatan utama dalam membangun kota,” ungkapnya.

Paman Birin menuturkan, beberapa prestasi membanggakan kota Banjarmasin diantaranya sebagai kota inovatif yang diberikan Menteri Dalam Negeri, dan pembangunan kota terbaik di Kalsel dari Pemprov Kalsel.

“Oleh karena itu, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian tersebut. Karena pencapaian tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh elemen masyarakat kota Banjarmasin, mulai dari jajaran Pemko, swasta hingga masyarakat umum,” sampainya.

Paman Birin berharap, ditengah perkembangan zaman kota Banjarmasin yang telah mengintegrasikan konsep smart city dalam pembangunannya. Diantaranya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai aspek perkotaan seperti transportasi, pelayanan publik dan pengelolaan lingkungan yang telah membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup masyarakat. Untuk tidak melupakan akar budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas kota Banjarmasin.

“Integritas antara konsep smart city dan pelestarian budaya lokal inilah yang akan menjadikan kota Banjarmasin sebagai kota yang unik, maju namun tetap memiliki karakter kuat. Jadilah kota yang mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati dirinya,” tandas Paman Birin.

Sebelumnya, pasangan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor, pamit kepada warga Banjarmasin jelang berakhirnya masa jabatan sebagai kepala daerah.

Ibnu dan Arifin mengucapkan terima kasih sekaligus maaf selama kepemimpinan mereka sebagai kepala daerah selama lima tahun terakhir.

“Tahun ini menjadi tahun terakhir saya, berdiri di panggung ini sebagai Wali Kota Banjarmasin. Tahun 2025 nanti, status saya sama seperti bapak dan ibu semua, sama-sama masyarakat biasa,” kata Ibnu.

Ia mengungkapkan, di usia ke-498 tahun, Kota Banjarmasin terus berbenah, terutama dalam membangun kota untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian daerah. (ADPIM/SRI/RDM/RH)

Pekan Raya Banjarmasin, Ajang UMKM Meriahkan Harjad ke-498

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggelar Pekan Raya Banjarmasin, di kawasan Siring Maskot Bekantan, Kamis (19/9), dibuka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Dalam sambutannya, Walikota menekankan pentingnya acara ini sebagai peluang untuk meningkatkan ekonomi lokal.
Mengingat, kegiatan ini diikuti ratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Pekan Raya Banjarmasin ini diselenggarakan untuk memperingati hari jadi (Harjad) Kota Banjarmasin ke-498,” ucapnya.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk lokal, tetapi juga wahana bagi para pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis mereka.

Pekan Raya Banjarmasin berlangsung mulai 18 – 21 September 2024 dan terbuka untuk umum.

“Pekan Raya ini memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM dan pengusaha ekonomi kreatif untuk saling berinteraksi. Produk yang dihasilkan bisa dilihat oleh masyarakat luas, dan mereka juga bisa berpartisipasi dalam temu bisnis yang diadakan di sini,” ujarnya.

Salah satu program unggulan yang diangkat dalam acara ini adalah program Bahuma, sebuah inisiatif yang menawarkan pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha. Tahun ini, plafon pinjaman dinaikkan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta.

“Program Bahuma ini sudah kita mulai kembali dengan plafon yang diperbesar. Khususnya bagi mereka yang mengikuti program Kawal Inkubator selama empat bulan. Setelah mengikuti inkubasi bisnis, para peserta memiliki usaha yang jelas, badan hukum yang resmi, dan produk yang siap dipasarkan,” tambah Walikota.

Pekan Raya ini juga menjadi bagian dari rangkaian Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang dibuka pada hari yang sama. Rakernas JKPI juga dilangsungkan, dengan harapan peserta kongres dari 75 kota anggota jaringan ini turut menikmati suasana Banjarmasin. Di lokasi Pekan Raya, para pengunjung bisa menyaksikan pameran benda benda pusaka serta panggung hiburan yang memeriahkan suasana.

“Kami berharap, dengan adanya Pekan Raya Banjarmasin ini, UMKM kita bisa naik kelas dan menjadi tuan di negeri sendiri. Produk-produk seperti oleh-oleh, kuliner, kriya, dan souvenir, semuanya bisa berasal dari pelaku usaha lokal kita sendiri. Ini juga memperkuat posisi Banjarmasin sebagai kota dagang dan jasa,” ucap Walikota. (ADV/SRI/RDM/RH)

Seminar Internasional JKPI Perkuat Jejaring dan Pelestarian Warisan Budaya di Tengah Dinamika Kota Seribu Sungai

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) melaksanakan, Seminar Internasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Kamis (19/9).

Seminar ini mengusung tema Menjaga, Melestarikan, dan Mengoptimalkan Warisan Budaya dalam Membangun Kota Pusaka yang Berkelanjutan.

Dalam sambutannya, WaliKota Banjarmasin Ibnu Sina menekankan pentingnya menjaga kelestarian warisan budaya, terutama bagi kota kota tua seperti Banjarmasin yang menyimpan sejarah panjang.

“Kota kita ini akan berusia hampir lima abad, 498 tahun pada 24 September nanti. Sebagai kota tua yang penuh sejarah, kita punya tanggung jawab besar untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya yang ada,” ucapnya.

Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat berjalan lancar, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, ujarnya ajang ini dapat menjadi refleksi bagi para anggota JKPI untuk memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dengan pembangunan berkelanjutan di kota masing masing.

“JKPI bertujuan menjaga kelestarian cagar budaya, baik pusaka alam maupun pusaka budaya, sebagai modal dasar dalam membangun daerah di masa depan,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa warisan budaya tak sekadar menjadi simbol sejarah, tetapi juga bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kota yang makin tua, makin eksotik,” ujarnya.

Sungai-sungai yang membelah Banjarmasin bukan hanya urat nadi bagi kehidupan warga, tapi juga saksi sejarah berbagai peristiwa di kota ini. Sungai-sungai ini membawa cerita dari masa ke masa.

Selain itu, walikota juga menyoroti pentingnya keterlibatan kota kota baru dalam JKPI.

“Terima kasih kepada perwakilan dari Kota Kediri dan Bandung. Semoga dalam kesempatan ini kita bisa menyetujui keanggotaan baru mereka di JKPI,” tambahnya.

Melalui kongres sekaligus Rakernas ini, seluruh peserta untuk merumuskan strategi pelestarian budaya yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai esensialnya.

“Mari kita jaga dan rawat kebudayaan ini agar tetap dinamis dan relevan dengan perkembangan zaman,” ucapnya.

Dirinya pun berharap melalui keputusan strategis yang dihasilkan dalam Rakernas kali ini, JKPI akan semakin kuat sebagai organisasi yang mampu memperkuat identitas budaya kabupaten-kota di Indonesia di kancah internasional.

“Semoga langkah kita dalam menjaga warisan budaya selalu direstui oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kota-kota di Indonesia untuk bersama sama menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya mereka, di tengah dinamika pembangunan modern yang terus berkembang. (ADV/SRI/RDM/RH)

Festival Jukung Hias Tanglong 2024 Resmi Dilaksanakan di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Semarak Kemilau Banjarmasin Bungas atau lebih familiar dengan Festival Jukung Hias Tanglong 2024 dalam rangkaian Hari Jadi Ke 498 Kota Banjarmasin resmi digelar, di sepanjang Sungai Siring Menara Pandang dan titik Nol Kilometer Banjarmasin, Rabu (18/9) malam. Dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota H Arifin Noor.

Peletakan Perahu Tambangan tanda digelarnya Festival Jukung Hias Tanglong di Banjarmasin

“Pada Festival jukung hias tanglong dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke 498 digelar juga Welcome Dinner bersama JKPI,” ucap walikota.

Walikota mengatakan, dari festival tersebut tak hanya menampilkan jukung tanglong saja, namun juga menampilkan artis Ibukota seperti Tami Aulia dan Felix untuk menghibur pengunjung Festival Jukung Hias Tanglong ini.

“Tadi juga hiburan dari Tami Aulia dan Felix yang sering kita dengar di youtube cukup menggoyang Banjarmasin dan tamu-tamu juga sangat terkesan, apalagi suasana seperti ini tidak pernah ada sebelumnya dalam setiap acara,” ucapnya.

Maka dari itu ia berharap, di acara-acara selanjutnya seluruh anggota Kota Pusaka Indonesia agar bisa menikmati suasana kota, khususnya malam festival jukung hias tanglong tersebut.

“Mudah mudahan bisa berkesan untuk mereka,” ujarnya.

Pada lomba jukung hias tanglong tersebut diikuti sebanyak 34 peserta yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kelotok bermesin dan kelotok tidak bermesin (Jukung), di mana pemenang akan diumumkan pada saat puncak hari jadi kota Banjarmasin.

Puluhan peserta Jukung Hias Tanglong tampil gemerlap dengan beragam hiasannya masing masing. Tak hanya dihadapan ribuan warga yang turut menyaksikan, namun juga para Kepala Daerah dan tamu undangan dari Delegasi anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dan Konsulat Jenderal Australia.

Adapun total hadiah sebesar Rp170 juta terdiri dari :

  • Kelotok bermesin
    Juara 1 : Rp25 juta
    Juara 2 : Rp20 juta
    Juara 3 : Rp17,5 juta
    Harapan 1 : Rp15 juta
    Harapan 2 : Rp12,5 juta
    Harapan 3 : Rp10 juta
    Favorit : Rp7,5 juta
  • Kelotok tidak bermesin
    Juara 1 : Rp15 juta
    Juara 2 : Rp12,5 juta
    Juara 3 : Rp10 juta
    Harapan 1 : Rp8 juta
    Harapan 2 : Rp7 juta
    Harapan 3 : Rp6 juta
    Favorit : Rp4 juta. (ADV/SRI/RDM/RH)

JKFI Expo 2024 Resmi Digelar di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKFI) Expo Tahun 2024 di Kota Banjarmasin, turut meramaikan pelaksanaan Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 498, di kawasan Siring Menara Pandang, Rabu (18/9). Dibuka Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

JKFI Expo ini dalam rangka Kongres ke 6 JKPI.

Arifin mengatakan, JKFI Expo Tahun 2024 ini menampilkan berbagai kerajinan dari 34 Provinsi yang tergabung dalam Forum JKFI di Tanah Air.

“JKFI sebelumnya dilaksanakan di Kota Semarang, dan tahun ini di Kota Banjarmasin, sedang tahun depan di Jogjakarta,” ungkap Arifin.

Bahkan, lanjutnya, setelah itu akan dilaksanakan di luar negeri, yang masuk Kota Pusaka.

“Pada JKFI ini menampilkan budaya budaya yang sangat kuno,” ucapnya.

Untuk di Kota Banjarmasin memiliki kain sasirangan, makam Sultan Suriansyah, Kota Lama, serta lainnya.

“Maka dengan begitu Kota Banjarmasin dianggap berpotensi untuk mengembangkan budaya yang dimiliki,” ujar Arifin.

Karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga peninggalan budaya tersebut.

“Kami berharap dengan pelaksanaan JKFI Expo ini dapat menambah ilmu tentang Kota Pusaka untuk Kota Banjarmasin,” ucap Arifin. (ADV/SRI/RDM/RZN)

Exit mobile version