USBK Tingkat SD Dilaksanakan di Banjarmasin

BANJARMASIN – Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) tahun 2022 di Kota Banjarmasin mulai dilaksanakan. Seperti yang terpantau di SDN Sungai Andai 3 serta SDN Sungai Miai 11 Banjarmasin.

Kepala Sungai Andai 3 Banjarmasin Sulis mengatakan, untuk ujian sekolah tahun ini, di tempat mereka menggunakan sistem ujian sekolah berbasis komputer.

“Ujian berbasis komputer ini baru pertama kali dilaksanakan,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (18/5).

Sulis mengatakan, alasan pihaknya berani melaksanakan ujian sekolah berbasis komputer tersebut, karena sekolah mereka mendapatkan bantuan komputer dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

“Pada pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer ini tidak mengalami kendala berarti. Hanya ada kendala jaringan internet,” ujarnya.

Namun, lanjut Sulis, kendala tersebut dapat mereka atasi dengan bantuan handphone (ponsel pintar) dari peserta ujian.

Hal senada juga dikatakan Kepala Sekolah Dasar Negeri Sungai Miai 11 Banjarmasin Ngatini.

Ia mengatakan, di sekolah mereka tahun ini juga melaksanakan ujian sekolah berbasis komputer.

Pada pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer ini, dapat diikuti oleh siswa dengan lancar.

“Para siswa sebelumnya dilatih terlebih dahulu, bagaimana ujian berbasis komputer tersebut, sehingga pada saat pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer dapat dilakukan dengan lancar oleh para siswa,” ucap Ngatini. (SRI/RDM/RH)

Dinas Damkar Banjarmasin Sayangkan Tabrakan Maut BPK Terjadi Lagi

BANJARMASIN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banjarmasin menyayangkan kejadian tabrakan maut, oleh sopir Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang terjadi kembali di Kota Banjarmasin.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banjarmasin Budi Setiawan mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tabrakan antara Mobil Kebakaran dan pengguna jalan lainnya, yang kembali memakan korban, untuk kesekian kalinya.

“Kejadian tabrakan tersebut sangat disesalkan,” ucapnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (18/5).

Oleh karena itu, lanjut Budi, sebagai Dinas Damkar pihaknya akan memberikan pembinaan lebih lanjut kepada relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang ada di Kota Banjarmasin.

“Sebagai dinas pengayom para relawan BPK di Kota Banjarmasin, tentu kami memiliki kewajiban untuk melakukan pembinaan tersebut,” jelasnya.

Sehingga, dalam waktu dekat ini akan bekerjasama dengan kepolisian, pihaknya akan melaksanakan pelaksanaan kegiatan pelatihan bagi seluruh sopir pemadam kebakaran di Kota Banjarmasin.

“Pelatihan yang akan dilaksanakan seperti mengenai safety riding. Yang bertujuan, agar para sopir semakin memahami tata cara mengemudi saat melakukan tugas menuju lokasi kebakaran,” tuturnya.

Budi mengatakan, pelaksanaan pelatihan sendiri akan dilaksanakan dalam waktu secepatnya.

“Untuk mengadakan pelatihan tersebut kami melihat anggaran, namun pelatihan akan sesegaranya dilaksanakan,” ucap Budi. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Bahas Raperda Retribusi PBG

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Banjarmasin, mulai melakukan pembahasan raperda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Menurut Ketua Panitia Khusus raperda Persetujuan Bangunan Gedung, DPRD kota Banjarmasin, Hilyah Aulia, kepada wartawan baru baru tadi, pembahasan retribusi PBG ini, menggantikan aturan sebelumnya tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kedepan pengajuan izin ini tidak lagi di Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu, namun dikeluarkan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang kota Banjarmasin,” ucapnya

Disampaikan Hilyah, kehadiran payung hukum PBG sangat penting dalam rangka sejak dini, mengantisipasi terjadi keretakan atau robohnya bangunan, baik gedung, ruko dan rumah di pemukiman warga.

“Salah satu pasal diatur peran dari Ketua RT bersama Lurah, memberikan pengawasan dilapangan, agar tidak ada yang boleh sembarangan melakukan pembangunan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, raperda PBG dibuat berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2021 tentang pembangunan gedung, yaitu perizinannya lebih bersifat mengatur tentang spesifikasi bangunan yang harus dibangun.

“Banyak spesifikasi bangunan yang tidak sesuai, sangat tepat raperda retribusi PBG mengatur, untuk nominal masih belum dibahas lagi,” tutup Hilyah. (NHF/RDM/RH)

Warga Diminta Tidak Membuang Sampah di Eks TPS Kuripan

BANJARMASIN – Warga di Kota Banjarmasin dihimbau tidak membuang sampah di esk TPS Kuripan, tepatnya di depan Pasar Kuripan.

Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Marzuki mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai macam upaya, agar warga tidak membuang sampah di eks TPS Kuripan tersebut. Seperti, melakukan penjagaan, penyemenan, membuat taman, serta usaha lainnya.

Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Banjarmasin Marzuki

“Namun masih saja warga membuang sampah,” ucap pria yang akrab disapa Jack.

Oleh karena itu, lanjutnya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin meminta warga dengan kesadaran sendiri, untuk tidak lagi membuang sampahnya, di eks TPS Kuripan tersebut.

“Pemerintah Kota Banjarmasin telah menyediakan TPS baru yang berada dikawasan Jalan Veteran atau Eks Pasar Buah Ayani,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jack juga mengatakan, jika Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin membuka ruang kepada warga Kuripan, untuk mencari lahan TPS setempat.

“Untuk permasalahan tempat pembuangan sampah sementara dikawasan Kuripan. Maka, kami membuka ruang musyawarah bersama warga, untuk mencari solusi bersama sama,” tuturnya.

Menurut Jack, warga bisa mencari lahan yang bisa dijadikan TPS dikawasan tersebut. Dan, disampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin.

“Kami berharap dengan adanya lahan baru tersebut, warga tidak lagi membuang sampah di eks TPS Kuripan,” ucap Jack. (SRI/RDM/RH)

PT Air Minum Bandarmasih Berupaya Untuk Lancarnya Distribusi Air Bersih

BANJARMASIN – PT Air Minum Bandarmasih mengupayakan, distribusi air bersih di semua wilayah dapat berjalam lancar.

Menurut Sekretaris PT Air Minum Bandarmasih Sudrajat, kepada wartawan pada Selasa (10/5) malam, setelah menghadiri halal bi halal dan hearing di DPRD Banjarmasin, terhambatnya distribusi air bersih di beberapa wilayah di kota ini, disebabkan banyak pipa utama yang sudah berusia tua belum diganti dan berakibat terjadi kemacetan, di beberapa daerah khususnya pinggir kota.

“Persoalan distribusi air bersih ke pelanggan menjadi prioritas tahun ini untuk dibenahi,” jelasnya

Disampaikan Sudrajat, terjadinya kemacetan air bersih yang sering dialami Kecamatan Banjarmasin Barat seperti wilayah Teluk Tiram Purnasakti dan Tanjung Berkat, karena letak pipanya di daerah ujung. Kalau dilakukan kenaikan tekanan air, berdampak fatal yaitu mengakibatkan pipa pecah.

“Kami terus berupaya melakukan pemerataan tekanan, meski kecil namun bisa sampai ke wilayah itu,” ungkapnya

Lebih lanjut Sudrajat menambahkan, pihaknya tetap berkomitmen untuk melakukan pergantian pipa, saat ini masih menunggu izin dari Balai Jalan Nasional, karena Pemerintah Pusat menginginkan, agar tidak menggali lagi di permukaan tanan, namun dilakukan bor di bawah tanah.

“Rencananya pipa diganti dari Jalan A Yani menuju Jalan Sutoyo S,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Harga Daging Sapi di Banjarmasin Turun

BANJARMASIN – Saat ini harga daging sapi beransur ansur mengalami penurunan, pasca ramadhan dan idul fitri. Seperti yang terpantau di pasar tradisional yang ada di kota Banjarmasin.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Rakhman Norahim mengatakan, untuk saat ini harga daging sapi di pasar tradisional di Kota Banjarmasin, mengalami penurunan harga.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Rakhman Norahim

“Saat ini harga daging sapi dijual dikisaran harga 130 ribu sampai 135 ribu rupiah per kilo. Sebelumnya dijual dikisaran harga 140 ribu sampai 150 ribu rupiah per kilo,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Rakhman, harga daging sapi ini puncak kenaikan harga pada saat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri lalu.

“Oleh karena itu, kami bersyukur harga daging sapi saat ini, telah mengalami penurunan harga,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rakhman menegaskan, jika turunnya harga daging sapi saat ini tidak dikarenakan adanya penyakit gigi dan mulut pada sapi di Pulau Jawa.

“Turunnya harga daging sapi saat ini, tidak disebabkan adanya penyakit gigi dan mulut pada sapi tersebut. Tetapi disebabkan harga daging sapi memang telah berangsur ansur mengalami penurunan,” jelasnya.

Selain itu pihaknya belum mendapatkan surat pemberitahuan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin, mengenai adanya sapi di Kota Banjarmasin, yang terkena penyakit gigi dan mulut ataupun larangan terhadap daging sapi. (SRI/RDM/RH)

Gedung Baru DPRD Banjarmasin Akan Dibangun, Ini Kata Legislatif

BANJARMASIN – Sebentar lagi akan dilaksanakan pembangunan gedung baru DPRD Kota Banjarmasin, dan saat ini prosesnya masih menunggu lelang fisik.

Kepada sejumlah wartawan, di ruang kerjanya, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali, pada Selasa (10/5) menjelaskan, usulan pembangunan Gedung Baru Dewan ini sejak tahun 2015 lalu, dan sekarang baru bisa terealisasi, untuk proses lelang manajemen konstruksi sudah selesai.

“Perkiraan estimasi waktu yang diberikan paling lambat minggu pertama bulan Juni 2022,” ucapnya

Disampaikan Matnor, dalam pengerjaan gedung baru DPRD Banjarmasin untuk proyek lelang jamak (multy years), sehingga tahun 2023 mendatang dapat berjalan lancar, dan bisa segera difungsikan. Terkait siapa yang nanti menjadi pemenang tender lelang, maka bisa melakukan kontrak dan merealisasikan pengerjaan fisik tersebut.

“Konstruksi pembangunan gedung baru DPRD Banjarmasin anggarannya sebesar Rp40 miliar,” kata Matnor

Politisi DPRD kota Banjarmasin ini menambahkan, rencananya gedung baru DPRD Banjarmasin akan dibangun tiga lantai. Pertama untuk basement atau parkir, kedua dibangun ruang komisi dan ketiga ruang pimpinan dewan serta ruang rapat serbaguna, dengan desain gajah menyusu dan bubungan tinggi sebagai konsep rumah banjar.

“Gedung lama tetap kami fungsikan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Harga Bawang Merah di Banjarmasin Naik

BANJARMASIN – Pasca Lebaran Idul Fitri, harga bawang merah mengalami kenaikan cukup tinggi. Kenaikan harga bawang merah ini terpantau di Pasar Tradisional Pekauman, Kota Banjarmasin, Rabu (11/5).

Norma salah satu penjual bawang merah di Pasar Pekauman mengatakan, naiknya harga bawang merah ini sudah terjadi sejak 4 hari lalu, atau setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri lalu.

“Sudah 4 hari ini harga bawang merah mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Menurut Norma, kenaikan harga bawang merah saat ini bekisar Rp45 ribu perkilo. Sebelumnya harga bawang merah dijual dikisaran Rp35 ribu perkilo.

Hal senada juga dikatakan Siti pedagang lainnya. Harga bawang merah untuk per karung atau masih kotor berkisar Rp35 ribu perkilo. Sedangkan, sebelumnya dijual berkisar Rp18 ribu perkilo.

“Sekarang harga bawang merah bersih dijual berkisar 45 ribu rupiah perkilo,” ucapnya.

Sehingga kenaikan harga saat ini cukup signifikan di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Rakhman Norahim mengatakan, kosongnya pasokan bawang merah tersebut disebabkan, kekosongan bawang merah dari Setra Produksi.

“Penyebab kenaikan harga bawang merah di Kota Banjarmasin, salah satunya kosongnya pasokan bawang merah dari daerah setra produksi akibat belum masa panen,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Rakhman, naiknya harga bawang juga disebabkan transportasi yang mengalami kendala di Pulau Jawa.

“Kami berharap, kenaikan harga bawang merah ini dapat segera berlalu, dan harga bawang merah dapat normal kembali,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Di RSUD Ulin Banjarmasin, Tidak Ditemukan Pasien Hepatitis Jenis Baru

BANJARMASIN – Belum ditemukan adanya, pasien hepatitis jenis baru atau tidak dikenali, di RSUD Ulin Banjarmasin.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar.

“Kabar gembira sampai saat ini tidak ada pasien hepatitis tersebut di RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Izzak, WHO pun belum mengetahui jenis virusnya. Namun, yang pasti penyakit tersebut merupakan penyakit hati yang sering disebut Hepatitis.

Untuk jenis Hepatitis yang ada saat ini Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D, serta Hepatitis E.

“Untuk Hepatitis jenis baru tersebut memiliki ciri khas gejala yang sama dengan Hepatitis pada umumnya. Seperti, diare atau gangguan pencernaan, disertai mual, muntah, serta demam,” tutur Izzak lebih lanjut.

Oleh karena itu, masyarakat Kalimantan Selatan tidak perlu panik. Namun, cukup mewaspadai serta mengetahui gejala dari penyakit tersebut.

“Apabila ditemukan gejala tersebut, maka hendaknya segera ke rumah sakit atau tempat layanan kesehatan terdekat. Untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : PPKM Diperpanjang Prokes Jangan Kendor

BANJARMASIN – Kalangan legislatif Banjarmasin mengharapkan, meski dilakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), warga kota ini jangan sampai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

Harapan itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD kota Banjarmasin Sukrowardhi, kepada wartawan, Senin (9/5), menurutnya dengan adanya kebijakan Pemerintah pusat kembali memutuskan perpanjangan masa PPKM di luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang, warga haruslah tetap disiplin prokes.

“Perpanjangan PPKM di luar Jawa Bali mulai berlaku 10 hingga 24 Mei mendatang,” ucapnya

Sukrowardhi mengatakan, ada beberapa yang terpenting menjadi perhatian dalam masa PPKM, yaitu 3M harus dimaksimalkan dalam kehidupan sehari-hari dari tetap membiasakan mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

“Warga haruslah meningkatkan herd imunity dan mengkonsumsi makanan yang bergizi,” pintanya

Lebih lanjut Politisi Golkar DPRD kota Banjarmasin ini menambahkan, dalam menjalani kehidupan dengan suasana pandemi COVID-19 ini, perilaku prokes sebaiknya menjadi budaya, dan tetap melakukan program vaksinasi tahap pertama, kedua dan melanjutkan vaksin ketiga.

“Kita dukung capaian vaksinasi, agar memenuhi target,” tutup Sukro.

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat resmi melakukan perpanjangan PPKM, di luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version