20 Juni, PPDB SD dan SMP Negeri di Banjarmasin Dimulai

BANJARMASIN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Tahun Ajaran Baru 2022/2023 di Kota Banjarmasin, mulai dibuka secara serentak pada 20 – 23 Juni 2022 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi mengatakan, pihaknya bersama dengan sekolah, serta pihak pihak terkait lainnya, telah bersepakat. Untuk pendaftaran siswa baru SD Negeri dan SMP Negeri dilakukan secara serentak.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi

“Setelah dilakukan musyawarah bersama pihak pihak terkait lainnya, maka berdasarkan kesepakatan bersama, untuk pendaftaran sekolah negeri, SD dan SMP dilaksanakan pada tanggal 20 sampai 23 Juni 2022,” ungkap Nuryadi, kepada sejumlah wartawan, di Balaikota Banjarmasin, Selasa (31/5).

Menurut Nuryadi, untuk pendaftaran SD Negeri dilakukan secara offline. Sehingga bagi yang ingin mendaftar anak mereka dipersilakan, untuk mendatangi sekolah masing masing.

“Pendaftaran SDN dilakukan secara offline, sehingga dipersilahkan pendaftar untuk mendatangi sekolah yang dituju,” ujarnya.

Sedangkan, lanjut Nuryadi, untuk SMP Negeri pendaftaran dilakukan secara online.

“Untuk SMPN pendaftaran dilakukan secara bertahap,” ungkapnya.

Tahapan pendaftaran tersebut, tambah Nuryadi, seperti pendaftaran melalui jalur prestasi, jalur zonasi, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Disbudporapar Banjarmasin Lakukan Penelitian Cagar Budaya

BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, melalui Bidang Kebudayaan masih melakukan penelitian Cagar Budaya.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady, melalui Pamong Budaya Ahli Muda, Disbudporapar Banjarmasin, Andi Pahwanda, awal pekan tadi, saat ini pihaknya melaksanakan penelitian bersama Tim Ahli Cagar Budaya Banjarmasin (TACB) Bersertifikasi yang diduga Objek Cagar Budaya.

“Kami meneliti bersama TACB Banjarmasin, dua yang diduga Objek Cagar Budaya, pertama langgar Al Hinduan dan Turbah Sungai Jingah,” katanya

Andi menyampaikan, rencana berikutnya, dalam waktu dekat ini, akan melakukan penelitian bersama Tim Ahli Cagar Budaya Banjarmasin (TACB), ke Makam Muhammad Amin Sungai Jingah dan 10 benda pusaka Museum Sultan Suriansyah.

“Kita ingin melihat langsung sepuluh benda bersejarah peninggalan Pangeran Sultan Suriansyah,” jelasnya.

Andi menambahkan, dengan adanya Tim Ahli Cagar Budaya bersertifikasi sebagai legalitas dalam memberikan rekomendasi Cagar Budaya kepada Wali Kota Banjarmasin.

Disampaikan Andi, TACB ini mereka adalah Hairiyadi bidang Budayawan, Mansyur ahli Sejarawan, Bani Noor Muchamad bidang Arsitek, Wasita ahli Arkeolog dan Mursalin sebagai pembantu peneliti dari bidang sejarah dan budaya.

“Dengan masing-masing bidang keahlian dari TACB ini melakukan penelitian, diantaranya sejarawan yang menggali sejarah dan budaya, arkelog menilai tahun dari benda peninggalan, arsitek melihat peninggaln dari zaman ke zaman, untuk memberikan hasil layak atau tidaknya, menjadi Cagar Budaya,” tutup Andi.

Seperti diketahui, Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya dan Kawasan Cagar Budaya, baik di darat di air yang perlu dilestarikan keberadaannya, karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan agama dan kebudayaan, melalui proses penetapan dari Tim Ahli Cagar Budaya yang Bersertifikasi. (NHF/RDM/RH)

Disbudporapar Banjarmasin Siapkan Penilaian Kubah Basirih

BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, menyiapkan penilaian Kubah Basirih yang berhasil masuk 50 Besar dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady, kepada wartawan, pada Senin (23/5) mengatakan, dengan masuknya 50 besar dalam ADWI Makam Kubah Basirih, yang berlokasi Jalan Keramat Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri terutama warga kota seribu sungai. Apalagi mampu mengalahkan sekitar 3500 destinasi wisata desa, dari 34 provinsi se Indonesia, dan itu semua berkat dukungan seluruh pihak, baik Pokdarwis serta masyarakat.

“Beberapa indikator menjadi penilaian Pemerintah pusat, diantaranya keaktifan Pokdarwis Kubah Basirih dan tingginya tingkat kunjungan wisata religi, ke Makam keramat dari ulama besar Habib Hamid bin Abbas Bahasyim, yaitu tidak hanya penduduk lokal, luar daerah hingga mancanegara,” ucapnya.

Disampaikan Iwan, saat ini pihaknya telah menyiapkan tahapan verifikasi penilaian ke lapangan, tim juri nanti dari Kemenkraf RI, dan akan dilaksanakan selama tiga hari, rencananya tanggal 3 – 5 Juni 2022. Objek wisata religi Kubah Basirih ini merupakan bukti situs sejarah, dalam penyebaran agama Islam di Banjarmasin.

“Kami usulkan beberapa destinasi wisata diantaranya Kubah Basirih, Mesjid Sultan Suriansyah, Kampung Biuku, dan Kampung Sungai Jingah. Namun yang masuk 50 besar destinasi wisata desa yaitu Kubah Basirih, karena tingkat kunjungan yang sangat tinggi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Iwan menambahkan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kubah Habib Basirih, melakukan persiapan di lapangan dengan mencat ulang seluruh kawasan Kubah untuk dipercantik. Kemudian menggerakkan UMKM sekitar dalam rangka memperkenalkan produk andalan. Selain itu home stay, dan juga mempersiapkan atraksi untuk memeriahkan acara tersebut.

“Atraksi kearifan lokal seperti penampilan Hadrah telah dipersiapkan untuk lebih memperkenalkan budaya,” tutup Iwan. (NHF/RDM/RH)

Walikota Banjarmasin Tinjau Titian TPQ Darussalam Mantuil

BANJARMASIN – Pembangunan Titian TPQ Darussalam Matuil, Kota Banjarmasin, telah diselesaikan. Dan, ditinjau langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Jumat (20/5).

Jalan Titian TPQ Darussalam Mantuil

Ibnu mengatakan, pihaknya setelah melaksanakan sholat Jumat di Masjid Mesjid Nur Ibadah Mantuil, langsung melakukan peninjauan di Jalan Titian dikawasan Titian TPQ Darussalam. Karena, ada sebagian jalan titian mengalami penurunan.

“Sehingga pada saat pasang, air tergenang,” ungkap Ibnu.

Namun, lanjutnya, untuk Jalan Titian selanjutnya di Titian TPQ Darussalam, yang termasuk ke dalam program Kotaku di Tahun 2021, sudah selesai dikerjakan.

“Kami melihat Jalan Titian TPQ Darussalam sudah selesai dan bagus, dengan anggaran sekitar 2 miliar rupiah,” ucap Ibnu.

Ibnu berharap, warga dikawasan Jalan Titian TPQ Darussalam Mantuil tersebut, dapat menjaga dan memelihara fasilitas jalan umum tersebut.

“Pada waktu kampanye lalu, kondisi Jalan Titian TPQ Darussalam Mantuil masih sangat memprihatikan,” tutur Ibnu.

Oleh karena itu, pihaknya bersyukur Jalan Titian TPQ Darussalam Mantuil, sudah nyaman, untuk warga setempat. (SRI/RDM/RH)

Walikota Banjarmasin Tanam Pohon Pada Peringatan Dua Dekade Penerapan APU PTT Indonesia

BANJARMASIN – Pada Peringatan 2 dekade penerapan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PTT) di Kota Banjarmasin, dengan penanaman pohon di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja, Jumat (20/5).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh salah satu perbankan di Banjarmasin.

“Kami dari Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan dukungan terhadap kegiatan Go Green serta Penerapan APU PTT tersebut,” ungkap Ibnu.

Untuk kegiatan ini, lanjutnya, ditandai dengan penanaman pohon sebanyak 100 dikawasan RTH Kamboja, Kota Banjarmasin. Jenis tanaman sendiri, seperti buah buahan serta lainnya.

Menurut Ibnu, pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin dari perbankan di Kota Banjarmasin.

“Seperti diketahui warga Kota Banjarmasin merupakan warga yang cinta lingkungan, sehingga kegiatan seperti penanaman pohon perlu dilakukan secara rutin,” tutur Ibnu.
Sementara itu, lanjutnya, untuk aksi terorisme diharapkan tidak adalagi terjadi, sehingga suasana kondusif dapat selalu terjaga.

“Untuk terorisme hendaknya tidak lagi terjadi,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Peduli Sungai, Eco Enzyme Dituangkan ke Sungai Martapura

BANJARMASIN – Aksi Peduli Lingkungan dilakukan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bersama komunitas Eco Enzyme Nusantara Kalimantan Selatan, dengan menuangkan cairan Eco Enzyme di Sungai Martapura, depan Menara Pandang, Kota Banjarmasin, Jumat (20/5).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan, terimakasih kepada komunitas Eco Enzyme Nusantara Provinsi Kalimantan Selatan, yang telah melaksanakan aksi peduli lingkungan di Kota Banjarmasin. Seperti, peduli sungai.

“Cairan Eco Enzyme tersebut saat ini cukup marak digunakan di dunia,” ucapnya.

Eco Enzyme ini, lanjutnya, merupakan dari bahan daur ulang dari sampah organik, seperti dari sisa sisa sayur mayur, buah buah. Yang dibuat menjadi cairan Eco Enzyme.

“Manfaat cairan Eco Enzyme, bisa digunakan untuk menjernihkan air sungai, menghilangkan bau, menjadi desinfektan,” jelas Ibnu.

Sehingga, pada saat Pandemi COVID-19 cairan ini telah disemprotkan dibeberapa tempat di Kota Banjarmasin.

Begitu juga, tambahnya, cairan Eco Enzyme ini bisa menghilangkan bau dikawasan bencana.

Komunitas Eco Enzyme ini, lanjut Ibnu, saat ini telah berkembang cukup pesat. Dan, tentunya Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan terhadap komunitas komunitas lingkungan hidup yang ada di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Revisi Judul Perda Ramadhan

BANJARMASIN – Pemerintah kota Banjarmasin akan melakukan Revisi Perda Ramadhan bukan pelarangan, namun lebih ke pembatasan.

Sub Koordinator Perundang-Undangan kota Banjarmasin, Jefri Fransyah, kepada wartawan baru-baru tadi, Revisi Perda Ramadhan akan diajukan ke DPRD kota Banjarmasin untuk dibahas bersama-sama, namun judulnya bukan lagi pelarangan, karena isi pasal mengatur tidak ada lagi melarang lebih pembatasan. Selain itu
mekanisme Revisi Perda melalui proses fasilitas di Kemenkumham. Sebelum ke tahapan akan disinkronisasi dengan Biro Hukum Provinsi Kalsel, agar asas-asas dalam perundangan tidak ada dilanggar.

“Judul ini akan disesuaikan, pembatasan kegiatan di bulan Ramadhan,” ucapnya.

Jefri menyampaikan, dalam isi Revisi Perda Ramadhan nanti, tidak hanya mengatur makan dan minum, tempat hiburan, hal lain yang berkaitan kegiatan selama bulan Ramadhan. Mengingat aturan ini sudah lama yaitu Perda Nomor 4 Tahun 2005 yang digunakan sekitar 18 tahun.

“Dinamika sosial ekonomi aspek sosiologis, filosofis dan yuridis masyarakat saat ini berubah, berdampak merubah perilaku, sehingga menjadi pertimbangan dalam merevisi aturan,” pungkasnya. (NHF/RDM/RH)

Kota Banjarmasin Memberangkatkan 267 Jamaah Calon Haji ke Tanah Suci

BANJARMASIN – Pada Tahun 2022 ini untuk jatah keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin sebanyak 267 orang, dengan daftar tunggu sebanyak 28 orang.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya bersyukur pada tahun ini, ada keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin, yang berjumlah 267 orang, dengan daftar tunggu sebanyak 28 orang.

“Kita berdoa semoga warga yang masuk ke dalam daftar tunggu tersebut, dapat berangkat juga untuk melaksanakan ibadah haji di tahun 2022 ini,” ucap Ibnu, kepada sejumlah wartawan, Kamis (19/5).

Sedangkan, lanjut Ibnu, untuk pembayaran pelunasan ibadah haji ini, pada Jumat 20 Mei 2022. Setelah itu baru dapat diketahui apakah daftar tunggu tersebut, dapat diberangkatkan atau tidak.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melaksanakan Shalat Hajat dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Kota Banjarmasin, di Masjid Sabilal Muhtadin.

Ibnu mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini melepas secara resmi dan mendoakan agar keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin diberikan kemudahan, dalam melaksanakan seluruh rangkain ibadah haji.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga bertitip doa kepada para jamaah calon haji, agar dapat mendoakan Kota Banjarmasin dalam keadaan selamat.

“Kami juga mendoakan kepada seluruh jamaah calon haji Kota Banjarmasin, dapat kembali semuanya ke tanah air dengan selamat,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Tiga Ruang Kelas SDN 1 Kelayan Selatan Banjarmasin Mengalami Rusak Parah

BANJARMASIN – Kerusakan ruang kelas pada sekolah dasar di Kota Banjarmasin. Seperti yang dialami SDN Kelayan Selatan 1 Banjarmasin.

Plh Kepala SDN Kelayan Selatan 1 Asiati mengatakan, saat ini terdapat tiga ruang kelas di sekolah mereka, yang mengalami rusak berat.

“Kerusakan terparah pada atap, serta plafon, ketika pada saat hujan terjadi maka kelas tergenang air,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis (19/5).

Keadaan tersebut, lanjutnya, sudah terjadi sejak 2 tahun lalu.

“Kerusakan di sekolah tersebut, akan segera dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Mengingat, keadaan ruang kelas mereka sudah masuk ke dalam rusak berat,” ucapnya.

Asiati berharap, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dapat memberikan bantuan, untuk memperbaiki ruang kelas tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan perbaikan kepada SDN Kelayan Selatan 1. Seperti, perbaikan WC pada tahun 2018, DAK pada tahun 2019, untuk perbaikan 4 ruang kelas.

“Memang terlihat dilapangan sekolah tersebut kurang memberikan perhatian oleh warga sekolah tersebut, sehingga keadaan sekolah seperti kurang terawat,” ujarnya.

Nuryadi mengatakan, pihaknya berharap adanya perhatian kepada sekolah tersebut, seperti kebersihan dilingkungan sekolah dapat dilakukan.

“Sehingga dari skala prioritas pembangunan di sekolah tersebut, sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Sehingga, peran kepala sekolah dan guru dapat berperan aktif dalam pembangunan sekolah tersebut,” ucap Nuryadi.

Namun, tambahnya, pihaknya akan memikirkan anggaran pembangunan tersebut. Menggunakan anggaran pusat atau daerah. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar RDP dengan PDAM Bandarmasih

BANJARMASIN – Komisi II DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat dengar pendapat (RDP), dengan PDAM Bandarmasin terkait keluhan warga yang mengalami terhambatnya distribusi air bersih.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah, kepada sejumlah wartawan pada Kamis (19/5) mengatakan, digelarnya rapat dengar pendapat karena adanya penyampaian keluhan sebagian warga baik lisan dan tertulis, terjadi hambatan distribusi air bersih, yang terdapat di beberapa Kelurahan, bahkan yang paling parah wilayah Banjarmasin Barat.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah

“Kita ingin mengetahui kendala selama ini dan solusi jangka pendek ke depan,” ucapnya

Disampaikan Awan, dari hasil rapat dengar pendapat ini, jangka pendek diberikan solusi untuk membangun tando, hal itu bisa saja dilakukan, agar dapat mengatasi persoalan pendistribusian air bersih, sehingga mengalir lancar terutama di wilayah pemukiman penduduk padat dan berada di pinggir kota.

“Setelah jangka pendek ini perlu dipikirkan langkah ke depan, sulaya tidak terulang permasalahan serupa, kesulitan air di kota seribu sungai,” pintanya

Sementara itu, Direktur Operasional PDAM Bandarmasih Supian mengatakan, adanya terhambat distribusi air bersih, selain pipa PDAM terlalu tua juga diameternya tidak besar, yang berdampak kesulitan menjangkau ke beberapa wilayah pinggir kota.

Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, Supian

“Kami akan bangun beberapa tandon yang berfungsi sebagai alat penyimpanan untuk persediaan air bersih,” tutupnya

Untuk diketahui, Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PDAM Bandarmasih diruang komisi, mengundang pimpinan Komisi I, Komisi III dan Komisi IV Dewan Banjarmasin, dihadiri Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih Supian, bersama jajarannya baik di bidang keuangan dan pemasaran. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version