Pimpin Apel Perdana, Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru Komitmen Jalankan Puluhan Program Dalam 100 Hari

BANJARBARU – Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, akan melaksanakan pembangunan di kota ini, yang selaras dengan visi dan misi pemerintah pusat. Yakni sejalan dengan asta cita Presiden, Prabowo Subianto.

Harapannya, Kota Banjarbaru akan tetap terhubung dan terkoordinasi agar pembangunan tersinergi dan tepat sasaran.

Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby (ELH), menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Tenaga Kontrak Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, agar selalu semangat, disiplin dan komitmen, bersama sama dalam membangun Banjarbaru yang lebih baik.

“Saya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk tetap profesional, bekerja dengan penuh integritas dan menjaga semangat kolaborasi,” ungkap Lisa Halaby, saat memimpin apel gabungan bulan Juni 2025, di Lapangan Murdjani Kota Banjarbaru, Senin (30/6)

Dalam gelaran Apel Gabungan bulan Juni 2025 ini pula, Walikota Banjarbaru menyampaikan akan melaksanakan puluhan program, dalam masa 100 hari kepemimpinannya.

Dalam program kerja 100 hari, dirinya bersama Wakil Walikota Wartono, akan menjalankan puluhan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari bantuan rumah (bedah rumah), bantuan pendidikan, penanggulangan banjir, pelayanan kesehatan, serta penguatan UMKM.

“Adapun visi yang akan kami jalankan hingga 2030 nanti, yakni untuk memperindah Ibukota Provinsi Kalsel ini,” lanjut Lisa Halaby.

Lisa juga menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak bisa dicapai sendiri, diperlukan kerja sama solid, profesionalisme dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Sebagai bagian dari pengenalan arah pembangunan kedepan, dirinya akan memperkenalkan Visi Banjarbaru Emas, Elok, Maju, Adil dan Sejahtera.

“Pemerintah Kota Banjarbaru optimis mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh warga Kota Banjarbaru,” tutup Lisa Halaby. (MRF/RIW/RH)

Penutupan Jalan Proyek Jembatan Sungai Ulin, Pengaruhi Pendapatan Pedagang

BANJARBARU – Penutupan Jalan A. Yani Kota Banjarbaru untuk perbaikan jembatan Sungai Ulin di kilometer 31 Kelurahan Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin, sudah dimulai sejak 10 Juni 2025 lalu. Rencananya jalur utama menuju ibukota Provinsi Kalsel ini, ditutup sampai 5 bulan ke depan, tepatnya sampai 15 November mendatang.

Dua pekan sejak jalan ditutup, dampaknya mulai dirasakan para pedagang yang bejualan di sepanjang jalan tersebut. Terutama dari segi pendapatan yang menurun signifikan.

Salah satunya Maulana. Pedagang di jalan Ahmad Yani kilometer 31 ini menyampaikan pendapatnya menurun hingga 60 persen. Pihaknya Mengalami

“Sebelum ditutup, ulun bisa mengantongi pendapatan sampai 500 ribu rupiah per hari. Tapi setelah jalan ditutup, uang 200 ribu saja sulit didapat. Padahal jam operasional sama setiap harinya”, ujarnya dengan nada sedih.

Bahkan Maulana belum tahu, apakah masih akan tetap berjualan di lokasi tersebut, apabila pendapatannya terus mengalami penurunan.

Pedagang lainnya pun menyayangkan, tidak adanya kompensasi atau uang pengganti dari pemerintah, selama jalan ditutup untuk perbaikan jembatan. Apalagi sosialisasi penutupan jalan hanya diinformasikan secara online. Sehingga para pedagang tidak memiliki persiapan menghadapi penutupan jalan ini. (YW/RIW/RH)

Supian HK Optimis, Kepemimpinan Baru Banjarbaru Lahirkan Energi Baru

BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK mengaku optimis, dengan kepemimpinan yang baru akan membawa energi baru dalam mendorong kemajuan Banjarbaru, terutama sebagai kota administratif yang kini terus berkembang pesat.

Hal tersebut disampaikan Supian HK, saat menghadiri secara langsung prosesi pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru terpilih periode 2025-2030, di Gedung Idham Chalid Banjarbaru pada Sabtu (21/6) siang.

Erna Lisa Halaby – Wartono, saat diambil sumpah jabatan dan dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru

Erna Lisa Halaby – Wartono resmi diambil sumpah jabatan dan dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru oleh Gubernur Kalsel, Muhidin berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, tentang pengangkatan kepala daerah hasil Pilkada Banjarbaru.

Ucapan selamat dan harapan disampaikan langsung Supian HK usai keduanya resmi dilantik.

“Alhamdulillah pelantikan berjalan dengan lancar, selamat mengemban amanah untuk Ibu Lisa dan Pak Wartono, semoga amanah yang diberikan masyarakat Banjarbaru dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat,” harap Supian HK.

Politisi senior Partai Golkar itu juga menyampaikan, bahwa Banjarbaru memiliki peran strategis sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan sejak perpindahan pusat pemerintahan dari Banjarmasin beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, menurutnya pembangunan kota harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat.

“Sebagai Ibukota Provinsi, Banjarbaru menjadi wajah Kalimantan Selatan. Maka, penting bagi kita semua, termasuk DPRD, untuk mendukung program-program prioritas Walikota dan Wakil Walikota dalam membangun kota yang maju, ramah, dan berkelanjutan,” ucap Supian HK.

Dalam momentum yang sama, juga dilaksanakan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kota Banjarbaru Tahun 2025. (ADV/NHF-RIW/RH)

Banjarbaru Ukir Sejarah Baru: Erna Lisa Halaby Dilantik sebagai Walikota Perempuan Pertama

BANJARBARU – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kota Banjarbaru dipimpin seorang perempuan, selepas Erna Lisa Halaby dan Wartono resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru periode 2025–2030, hasil Pilkada serentak 2024.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby melakukan penandatanganan fakta integritas jabatan.(foto : MedCenBJB)

Pelantikan dilakukan di Gedung Idham Khalid, Banjarbaru, Sabtu (21/6). Gubernur Kalsel, Muhidin memimpin langsung prosesi pelantikan, mewakili Menteri Dalam Negeri RI.

Pelantikan ini dihadiri tokoh-tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Pj Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin, Forkopimda Kalsel, para Pimpinan Daerah se-Kalsel, kepala SKPD, serta Wakil Gubernur Kalsel periode 2010 – 205 dan 2016 – 2021, sekaligus Walikota pertama Banjarbaru Rudi Resnawan.

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan oleh Gubernur, sekaligus penyematan tanda pangkat kepada pasangan kepala daerah baru tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas, serta serah terima jabatan dari Pj Walikota Banjarbaru Subhan Noor Yaumil.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar, agar pasangan Erna Lisa Halaby dan Wartono mampu mengemban amanah dan mempercepat pembangunan di ibukota provinsi tersebut.

“Pimpinlah kota ini dengan hati, dengan amanah, dan dengan keberpihakan kepada rakyat. Jadilah pemimpin yang mampu menumbuhkan semangat gotong royong, membangun optimisme, serta menebar teladan dalam integritas dan pelayanan,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Banjarbaru untuk turut mendukung dan mengawal jalannya pemerintahan ke depan.

“Saya ucapkan selamat kepada Walikota Erna Lisa Halaby dan Wakil Walikota Wartono. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan semangat melayani,” harapnya.

Pada momen yang sama, juga digelar pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Banjarbaru 2025–2030, Riandy Hidayat, oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Fathul Jannah Muhidin.

Melalui pelantikan ini, Banjarbaru tidak hanya menandai dimulainya masa jabatan baru, tetapi juga mencetak sejarah penting. Sebab untuk pertama kalinya, seorang perempuan menjabat sebagai Walikota Banjarbaru, kota yang kini menjadi pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan. (SYA/RIW/RH)

Usai Dilantik, Walikota Banjarbaru Lisa Halaby Siap Jalankan Program 100 Hari Kerja

BANJARBARU – Selepas dilantik sebagai Walikota Banjarbaru periode 2025-2030, Lisa Halaby langsung menegaskan komitmennya untuk menjalankan program 100 hari kerja, yang sudah disusun matang dan selaras dengan visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, Sejahtera).

Wali Kota Banjarbaru, Lisa Halaby, dilantik secara resmi oleh Gubernur Kalsel Muhidin, di Gedung Idham Chalid. (foto : Adpim)

Lisa mengungkapkan, program 100 hari kerja pertama akan berfokus pada langkah-langkah konkret untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu prioritas utama adalah penanganan banjir dan normalisasi sungai.

“Saya ingin segera turun ke lapangan, terutama ke wilayah sungai yang butuh normalisasi. Sungai-sungai yang mengalami pendangkalan akan kita keruk bersama DLH dan SKPD terkait secara gotong royong,” katanya, di Rumah Dinas Walikota Banjarbaru, Sabtu (21/6).

Selain itu, penataan kota menjadi perhatian utama. Kabel semrawut, spanduk liar, dan penataan lingkungan akan segera ditertibkan untuk menciptakan wajah kota yang modern dan tertib.

“Banjarbaru ini kota maju. Kita tidak ingin lagi melihat kabel seliweran, terutama di jalan utama seperti Jalan Ahmad Yani. Ini menyangkut wajah peradaban kota,” ujarnya.

Program 100 hari kerja yang dicanangkan Lisa Halaby selaras dengan visi Banjarbaru EMAS dan empat misi besar pemerintahan. Yakni Mewujudkan Infrastruktur Berkualitas dan Pembangunan yang Berkelanjutan, Mewujudkan SDM Kota Banjarbaru yang Religius Bersosial dan Berbudaya, Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif Inklusif dan Transparan, serta Mewujudkan Percepatan Transformasi Ekonomi.

Sejumlah program unggulan siap dijalankan dalam waktu dekat, antara lain Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Peningkatan Kualitas Pendidikan, Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Peningkatan Kualitas SDM dan Pelayanan Publik, Peningkatan Karakter dan Religiusitas Masyarakat, Pengembangan Ruang Terbuka Hijau, dan Mitigasi Kebencanaan.

Dengan program – program tersebut, Lisa Halaby menegaskan pemerintahannya ingin menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan rakyat, tanggap terhadap persoalan, dan mampu memberikan solusi nyata dalam waktu cepat.

“Insya Allah, semua sudah kita susun. Sambil berjalan, akan saya arahkan mana yang bisa segera kita eksekusi, tentu setelah saya kembali dari retreat. Banjarbaru harus menjadi kota yang lebih elok, maju, adil, dan sejahtera sesuai dengan visi kita bersama,” ungkap Lisa.

Diketahui, Lisa Halaby akan mengikuti retreat bersama 87 Kepala Daerah lain di Indonesia, di Jatinangor, Jawa Barat mulai 22 hingga 26 Juni 2025.

Meski begitu, Wakil Walikota tidak dapat mengikuti karena alasan kesehatan, Lisa memastikan seluruh persiapan administrasi dan teknis telah mengikuti sesuai ketentuan dari Kemendagri. (SYA/RIW/RH)

DPRD Banjarbaru Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Sepakati KUA-PPAS 2025

BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru menggelar Rapat Paripurna, di Ruang Graha Paripurna, Rabu (18/6) malam.

Suasana rapat paripurna DPRD kota Banjarbaru

Rapat dipimpin Ketua DPRD Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra, dan dihadiri Pj Walikota Banjarbaru Subhan Nor Yaumil, jajaran SKPD, serta para anggota dewan.

Agenda rapat kali ini mencakup dua poin penting yang menyangkut arah kebijakan dan pengelolaan keuangan daerah.

Pertama, penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Kedua, penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025.

Dalam sambutannya, Pj Walikota Subhan Nor Yaumil menyampaikan apresiasi atas masukan dan pandangan seluruh fraksi terhadap Raperda APBD.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pandangan umum fraksi-fraksi, terutama dukungan terhadap Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2025, termasuk inisiatif perda pengelolaan kekayaan daerah dan sumber PAD yang sah,” ujarnya.

Subhan Nor Yaumil juga menyampaikan realisasi belanja daerah tahun 2024 mencapai 93,85 persen, melebihi standar minimal nasional sebesar 90 persen.

Meski begitu, belanja tidak terduga hanya terealisasi sebesar 7,95 persen, karena penggunaannya bersifat darurat dan tidak dapat diprediksi sebelumnya.

“Belanja tidak terduga digunakan saat kondisi darurat, seperti bencana alam atau sosial. Pencairannya pun dilakukan setelah adanya penetapan status tanggap darurat dari kepala daerah,” jelasnya.

Selain membahas belanja, Subhan turut menekankan peran strategis pembiayaan daerah dalam menjaga stabilitas fiskal. Kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025 menjadi dasar awal dalam penyusunan RAPBD tahun depan.

“Pembiayaan daerah merupakan instrumen penting untuk menutup defisit maupun memanfaatkan surplus anggaran demi mendukung pembangunan dan kelancaran operasional pemerintahan,” pungkasnya. (SYA/RIW/RH)

Gelar Rakor, Ini Jadwal Pelantikan Walikota dan Wawalikota Banjarbaru Terpilih

BANJARBARU – Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Kota Banjarbaru, periode 2025 – 2030, akan digelar pada Sabtu (21/6) mendatang. Yakni Walikota Terpilih, Erna Lisa Halaby dan Wakil Walikota Terpilih, Wartono, akan dilantik Gubernur Kalsel, Muhidin, di gedung Idham Chalid, Setdaprov Kalsel di Banjarbaru.

Pj Walikota Banjarbaru, Subhan Nur Yaumil, menyampaikan, bahwa semula pelantikan akan digelar pada Jum’at (20/6). Namun dikarenakan pada tanggal tersebut, Gubernur Kalsel Muhidin memiliki kegiatan dan berhalangan hadir, maka pelantikan diundur pada Sabtu (21/6).

Pj Walikota Banjarbaru (kanan) bersama Pj Sekda Kota Banjarbaru (Kiri)

“Pelantikannya di tanggal 21 Juni 2025 di Idham Chalid Banjarbaru jam 10.00 WITA, dilantik langsung Gubernur Muhidin,” ungkap Subhan, usai kegiatan rapat koordinasi pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Kota Banjarbaru, Rabu (18/6).

Tak lupa dirinya menyampaikan ucapan selamat kepada Erna Lisa Halaby, dapat diberikan dalam bentuk karangan bunga, atau tanaman hidup seperti pohon, agar dapat bertahan lama dan menjadi salah satu penyejuk.

“Kami mengharapkan kegiatan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Kota Banjarbaru berjalan lancar, aman dan tertib,” tutup Subhan.

Terkait keamanan dan kelancaran pelantikan, Pj Sekda Kota Banjarbaru, Sirajoni menyampaikan, bahwa Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, akan menjalin kerjasama dengan Satpol PP Kota Banjarbaru, serta Polres Banjarbaru, dalam rangka melakukan pengamanan jalan.

Pengamanan akan dilaksanakan mulai kediaman Walikota dan Wakil Walikota terpilih, hingga menuju area Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel.

“Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan Biro Adpim Provinsi Kalsel, demi kelancaran jalannya acara nanti,” tutup Sirajoni.

Usai dilantik, Walikota Banjarbaru terpilih direncanakan langsung mengikuti retreat tahap dua, pada Minggu (22/6) yang akan dilepas langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Jakarta. (MRF/RIW/RH)

Kelurahan Mentaos, Wakili Banjarbaru pada Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Kalsel 2025

BANJARBARU – Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2025, melakukan kunjungan verifikasi lapangan ke Kelurahan Mentaos, Banjarbaru, Rabu (18/6).

Kunjungan ini menjadi bagian dari proses penilaian untuk menentukan kelurahan terbaik se-Kalsel dalam ajang bergengsi, yang tahun ini mengusung tema “Kelurahan Tangguh Pangan, Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas”.

Pj Wali Kota Banjarbaru yang diwakili Pj Sekretaris Daerah, Sirajoni, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa tema lomba sangat relevan dengan kondisi saat ini. Dimana ketahanan pangan menjadi isu strategis lintas sektor yang harus diperkuat hingga ke tingkat kelurahan.

Pj Sekda Banjarbaru, Sirajoni saat menyampaikan sambutan

“Lomba ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar elemen masyarakat dalam mewujudkan kemandirian dari lingkungan terkecil, yaitu kelurahan,” ujarnya.

Sirajoni mengungkapkan, Kelurahan Mentaos sebelumnya telah meraih juara pertama pada Lomba Kelurahan Tingkat Kota Banjarbaru, dan kini menjadi wakil Banjarbaru di tingkat provinsi.

“Pencapaian ini tentu merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan komitmen luar biasa dari lurah beserta jajaran, tokoh masyarakat, kader pembangunan, dan seluruh warga Kelurahan Mentaos. Kami sangat mengapresiasi capaian yang membanggakan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Mentaos, Ciptadi Sunaryo, menyambut baik kedatangan tim penilai dan menyampaikan rasa syukurnya, karena Kelurahan Mentaos mendapat kesempatan untuk diverifikasi secara langsung.

“Kami memiliki 21 inovasi unggulan yang menjadi bagian dari potensi dan keunggulan Kelurahan Mentaos. Inilah yang menghantarkan kami menjadi kelurahan terbaik di Banjarbaru dan kini dipercaya mewakili kota di tingkat provinsi,” jelasnya.

Verifikasi lapangan dilakukan tim penilai yang diketuai Wahyu Widyo Nugroho. Dalam keterangannya, Wahyu menjelaskan bahwa proses verifikasi ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan realisasi di lapangan.

“Kami ingin memvalidasi apa yang telah dipaparkan dalam tahap penilaian administrasi. Termasuk meninjau inovasi-inovasi, berdialog langsung dengan stakeholder seperti RT, PKK, dan LPM, serta melihat capaian kinerja kelurahan secara riil,” tuturnya.

Wahyu menyebut, Kelurahan Mentaos telah menunjukkan performa yang sangat baik berdasarkan data evaluasi. Kategori profil desa/kelurahan berada di tingkat swasembada, dan dalam evaluasi perkembangan desa/kelurahan, Mentaos termasuk dalam kategori cepat berkembang.

“Ini menunjukkan kelurahan ini sudah sangat paripurna,” imbuhnya.

Wahyu turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang dinilai aktif dalam melakukan pemutakhiran data dan evaluasi secara berkala.

“Banjarbaru merupakan salah satu daerah yang konsisten dan aktif dalam melakukan updating profil dan evaluasi desa/kelurahan. Ini patut diapresiasi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tahun ini verifikasi lapangan dilakukan di tiga besar kelurahan terbaik dari tiga daerah. yyakni Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Tanah Laut. Kelurahan Mentaos menjadi salah satu kandidat kuat untuk melaju ke tingkat regional, membawa nama harum Kota Banjarbaru dan Kalimantan Selatan. (SYA/RIW/RH)

Pj Walikota, Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Kota Banjarbaru Tahun 2024

BANJARBARU – Pj Walikota Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Banjarbaru, tentang pertanggungjawaban APBD Kota Banjarbaru tahun 2024, dalam Rapat Paripurna, yang dilaksanakan pada Rabu (11/6).

Dalam sambutannya, Pj Walikota Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil menyampaikan, untuk penyusunan anggaran tahun 2024, telah melalui proses sinkronisasi dengan kebijakan perencanaan nasional dan Provinsi Kalimantan Selatan, serta memperhatikan belanja wajib dan program pada setiap SKPD lingkup Kota Banjarbaru.

PJ Walikota Banjarbaru Subhan Nor Yaumil

“Ranperda ini merupakan bentuk akuntabilitas Pemda dalam mengelola keuangan daerah. Kami akan melakukan pembahasan komprehensif,” ungkap Subhan.

Penyampaian Ranperda itu merupakan bagian dari kewajiban konstitusional Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyampaikan laporan realisasi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 kepada DPRD.

“Penyampaian ini juga bertujuan untuk menyediakan informasi keuangan daerah secara kompetensi yang berguna sebagai umpan balik perencanaan kedepannya,” lanjut Subhan.

Laporan pertanggungjawaban ini telah melalui proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dengan demikian, hal ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemko) untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh BPK.

“Laporan ini telah diaudit oleh BPK dan menjadi dasar pertanggungjawaban kami kepada masyarakat melalui DPRD,” tutup Subhan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizki Sukma Iskandar Putra menyampaikan, dengan adanya penyampaian oleh Pj Walikota ini maka DPRD Kota Banjarbaru akan mengagendakan rapat paripurna umum fraksi – fraksi yang direncanakan akan dilaksanakan pada Rabu (18/6) mendatang.

“Rencananya proses pembahasan akan dilakukan rapat dalam tiga kali pertemuan, yang ditargetkan selesai sebelum akhir bulan Juni 2025,” tutup Rizki. (MRF/RIW/RH)

1.183 Peserta Didik Lulus Pendidikan Kesetaraan, Pj. Wali Kota Banjarbaru Apresiasi Semangat Belajar

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), menggelar kegiatan Pengukuhan dan Pelepasan Pendidikan Kesetaraan Non Formal Program Paket A, B, dan C Kota Banjarbaru Tahun Ajaran 2024-2025, di Aula Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Selasa (10/6).

Pj. Walikota Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta didik, yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan, serta penghargaan kepada para tenaga pendidik yang telah berkontribusi dalam mendukung pendidikan.

Pj. Walikota Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil saat memberikan sambutan

“Semoga keberhasilan saudara-saudara ini mampu menjadi inspirasi bagi yang lain. Teruslah belajar dan tingkatkan minat membaca, karena dengan membaca kita dapat memahami dan mengetahui berbagai hal,” ungkap Subhan.

Pj. Walikota, Subhan Nor Yaumil saat memberikan penghargaan kepada peserta didik

Ia juga berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, atau masuk ke dunia kerja dengan bekal keterampilan dan wawasan yang telah diperoleh.

“Kembangkanlah wawasan, keilmuan, dan keterampilan. Saya juga menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tenaga pendidik yang telah berperan aktif menghidupkan kelompok-kelompok belajar di Kota Banjarbaru,” lanjutnya.

Subhan menegaskan bahwa lulusan pendidikan kesetaraan memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari pembangunan daerah.

Pada kesempatan tersebut, tercatat sebanyak 1.183 peserta didik dinyatakan lulus, yang terdiri dari 157 lulusan Paket A, 462 lulusan Paket B, dan 564 lulusan Paket C. (BDR/RIW/RH)

Exit mobile version