DHC 45 Banjarbaru Berkolaborasi dengan DPC PAPPRI, Buka Warung Kopi Patriot

BANJARBARU – Menjamurnya kuliner di kota Banjarbaru sebagai upaya meningkatkan perekonomian pasca terpuruk akibat pandemi COVID-19, tak hanya dilakukan oleh kalangan masyarakat saja, namun berbagai organisasipun kini melakukan hal serupa.

Seperti yang dilakukan Dewan Harian Cabang (DHC 45) Banjarbaru, pihaknya berkolaborasi dengan Dewan Pengurus Cabang Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagi dan Pemusik Republik Indonesia (DPC PAPPRI) Banjarbaru berinisiatif untuk membuka santapan kuliner yang diberinama ‘Warung Kopi Patriot’ berlokasi di sekretariat DHC 45, kawasan jalan Putri Junjung Buih, kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara.

Kepada Abdi Persada FM, Sekretaris DHC 45 Banjarbaru, Ahmad Samsuri Barak menyampaikan, keberadaan warkop ini ingin mengingatkan lagi visi misi DCH 45 untuk meningkatkan, membudayakan atau melestarikan nilai-nilai, jiwa dan semangat perjuangan 45.

“Warung kopi ini, nantinya akan menyajikan menu-menu tradisional, seperti belinju kacang begula, tampusing, pisang bejarang, pundut nasi, ada juga nanti lempeng. Tujuannya untuk lebih menggingatkan lagi ke zaman perjuangan dulu, agar melestarikan menu-menu tradisional lokal yang hampir dilupakan,” jelas Samsuri disela acara pembukaan warung kopi Patriot, Rabu malam (27/10).

Uwi (sapaan akrabnya) yang juga merupakan ketua PAPPRI Banjarbaru ini juga mengharapkan, keberadaan warung kopi patriot yang akan mulai buka pada Jumat (29/10) setiap harinya mulai jam 16.00 – 22.00 WITA ini juga dapat membantu para anggota PAPPRI bukan hanya dalam mengembangkan keahliannya, tapi juga membantu mengangkat perekonomian anggotanya.

Sementara itu, apresiasi datang dari berbagai pihak. Usai berkesempatan membuka secara resmi warung kopi Patriot, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Banjarbaru, Wartono menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik dibukanya warung kopi ini.

“Kami mengapresiasi DHC dan PAPPRI membuka wadah untuk bersantai seperti ini. Diharapkan dengan adanya ini, kedua organisasi ini dapat terus hidup dan warung ini menjadi tempat berdiskusi, bertukar pikiran untuk turut bersinergi dengan pemerintah kota, dalam membangun kota,” harap Wartono.

Hal yang sama juga disampaikan Darmawan Jaya Setiawan, yang merupakan salah satu penasehat DPC PAPPRI Banjarbaru yang juga hadir dalam acara pembukaan warung kopi ini.

“Kami sangat mengapresiasi langkah kawan-kawan untuk membuka warung kopi ini. Dan ini menambah lagi jumlah warung kopi di Banjarbaru,” ujar Darmawan Jaya.

Ia juga menambahkan, biasanya di warung kopi juga banyak hal positif yang didapatkan. Menurut ya di warung kopi biasanya terbangun diskusi, baik itu soal ekonomi, kebudayaan, politik dan lain lain sebagainya.

“Ngobrol di warung kopi biasanya akan memunculkan ide ide kreatif dan pemikiran yang konstruktif yang juga berkontribusi untuk kemajuan pembangunan di kota Banjarbaru ini,” tambahnya lagi.

Untuk diketahui, pembukaan warung kopi Patriot malam itu selain dihadiri keluarga besar DHC 45 dan DPC PAPPRI Banjarbaru, juga dihadiri beberapa tokoh di Banjarbaru, salah satunya adalah wakil wali kota Banjarbaru periode 2005 -2010, Rahmat Thohir. (RDM/RH)

Layanan Jebol Siskamling Disdukcapil Kota Banjarbaru Kembali Dilakukan

BANJARBARU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kota Banjarbaru kembali memberikan pelayanan Jemput Bola Sistem Perekamanan Keliling (Jebol Siskamling).

Jebol Siskamling dilakukan dengan cara berkeliling ke lokasi-lokasi seperti kecamatan, kelurahan, pondok pesantren dan lokasi strategis lainnya. Pelayanan ini menjadi produk unggulan dan merupakan program reguler yang dilaksanakan secara berkala, dan mendapat dukungan penuh dari Pemko Banjarbaru.

Kepala Disdukcapil kota Banjarbaru, Sri Fatma Karmalita

“Jebol Siskamling pada awalnya dimulai sejak tahun 2018, namun di tahun 2019 kita baru memulai melakukan pelayanan dengan menggunakan mobil keliling,” terang Kepala Disdukcapil kota Banjarbaru Sri Fatma Karmalita, Selasa (26/10).

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di kota Banjarbaru beberapa waktu lalu sempat membuat layanan ini sempat terhenti. Namun sejak kasus penyebaran COVID-19 mulai melandai serta kebijakan PPKM di kota Banjarbaru sudah berada di level 2 pada awal bulan Oktober 2021, layanan Jebol Siskamling kembali dilakukan.

“Sebelumnya Jebol Siskamling hanya dilakukan selama dua pekan dalam satu bulan, namun karena sempat tertunda selama dua bulan kemarin akhirnya kita buka layanan hampir setiap hari,” ungkapnya.

Disamping Jebol Siskamling, Disdukcapil Kota Banjarbaru juga melakukan Peri Tugu (Pelayanan Hari Sabtu Minggu) yang dilaksanakan di depan kantor Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami juga meluncurkan Peri Tugu sama seperti Jebol Siskamling cuman pelayanan hari Sabtu dan Minggu di depan kantor Capil Provinsi, bagi warga Banjarbaru yang tidak sempat melakukan perekaman ketika hari kerja bisa datang di Peri Tugu, kami pasti layani,” tutupnya.

Sebagai informasi, Jebol Siskamling melayani perekaman e-KTP, cetak e-KTP rusak dan hilang, kartu identitas anak (KIA), akta kelahiran dan akta kematian. (TR21-01/RDM/RH)

LPPL Abdi Persada FM Terima Audiensi DPC PAPPRI Kota Banjarbaru

BANJARBARU – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM menerima audiensi yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik (DPC PAPPRI) Kota Banjarbaru, Selasa siang (26/10).

Pertemuan resmi itu diterima langsung oleh Direktur LPPL Abdi Persada FM, Ibnu Min Haji bersama jajaran direksi di ruang kerjanya. Selain menyambut gembira, audiensi yang digelar DPC PAPPRI Kota Banjarbaru juga mendapat apresiasi.

Disampaikan Ketua DPC PAPPRI kota Banjarbaru Ahmad Samsuri Barak, audiensi tersebut menindaklajuti telah terbentuknya organisasi PAPPRI Kota Banjarbaru yang ditandai dengan dikeluarkannya SK dari DPD PAPPRI Provinsi Kalsel.

“LPPL Abdi Persada FM termasuk dalam pembina di organisasi ini, untuk itulah kami melakukan audiensi ke media radio milik Pemerintah Provinsi ini, agar silaturrahmi dalam lebih terjalin,” harap Uwi (sapaan akrabnya).

Direktur LPPL Abdi Persada FM bersama jajaran direksi menjelaskan program unggulan di radio stationnya.

Uwi juga berharap, kerjasama dapat ada antara PAPPRI Banjarbaru dengan Radio Abdi Persada.

“Mudah-mudahan kita bisa bekerjasama dalam mengembangkan dunia permusikan di Banjarbaru,” ucapnya lagi.

Sementara itu, apresiasi yang luar biasa disampaikan Direktur Abdi Persada FM Ibnu Min Haji. Disampaikan Ibe (sapaan akrabnya) pihaknya menyambut baik dan mengaku senang dipercaya turut mendukung keberadaan organisasi yang menaungi para artis, penyanyi, pencipta lagu dan pemusik di PAPPRI ini.

“Kami siap mendukung program yang dilakukan PAPPRI untuk mengembangkan permusikan di banua khususnya Banjarbaru,” kata Ibe.

Diakhir pertemuan ketua DPC PAPPRI Banjarbaru berkesempatan menyerahkan SK DPD PAPPRI Kalimantan Selatan tentang Susunan Pengurus DPC PAPPRI Banjarbaru masa bakti 2021 – 2026 kepada Direktur Abdi Persada FM selaku Pembina dalam SK kepengurusan tersebut. (RHS-RDM/RH)

Vaksinasi COVID-19 Dosis 2 Rampung, SMPN 1 Banjarbaru Siap PTM 50 Persen

BANJARBARU – Ratusan pelajar di SMPN 1 Banjarbaru divaksinasi COVID-19 dosis 2, Senin (25/10).

Vaksin sendiri merupakan bantuan dari PT. Arutmin dan Badan Intelijen Nasional (BIN) Banjarbaru yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat.

Sebelumnya vaksinasi COVID-19 dosis pertama sudah dilakukan, 21 September lallu.

Kepala SMPN 1 Banjarbaru, Undi Sukarya mengatakan, dengan rampungnya rangkaian vaksinasi hari ini, maka total siswanya yang sudah divaksin mencapai sekitar 98 persen.

Kepala SMPN 1 Banjarbaru, Undi Sukarya

Dimana 2 persennya lagi kata Undi tidak divaksin dikarenakan belum bisa divaksin atau termasuk komorbid.

“Vaksinasi kedua ini jumlahnya ada 550 siswa,” ujarnya.

Dengan begitu, SMPN 1 katanya siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dengan kapasitas 50 Persen.

“Rencananya Senin pekan depan kami PTM 50 persen, ini masih perputaran PTM 30 persen sampai Jumat besok,” jelasnya.

Seperti diketahui, PTM di SMPN 1 Banjarbaru sebelumnya dilaksanakan maksimal 30 persen siswa dengan 2 mata pelajaran mulai dari jam 08.00 – 10. 00 WITA.

Adapun untuk rencana PTM kapasitas 50 persen dalam pelaksanaan nantinya, menjadi hingga pukul 12.00 WITA dengan 3 mata pelajaran per harinya.

Sementara kebijakan sekolah jelas Undi, untuk kantin tetap tidak dibuka walaupun jam PTM diperpanjang. Sehingga orang tua diimbau agar menyiapkan bekal makanan untuk anaknya.

“Dalam pekan ini kami akan mensosialisasikan PTM 50 persen ini kepada orang tua,” tuntasnya.

Sementara itu, Perwakilan PT Arutmin Banjarbaru, Fitriansyah mengatakan, bantuan vaksin untuk pelajar tidak lain guna mendukung Pemerintah Kota mencapai target cakupan vaksinasi nasional.

“Ini kami berkolaborasi dengan BIN dan Dinkes Banjarbaru. Dengan vaksin ini kami berharap program Pemkot untuk PTM 50 persen bisa terealisasi, dan mampu mencapai target 70 persen,” katanya.

Untuk diketahui, pelaksanaan vaksinasi pelajar oleh PT Arutmin dan BIN pada hari ini dilakukan di dua lokasi yakni SMPN 1 dan SMPN 2 Banjarbaru. (RDM/RH)

Kuliner Kampung Pelangi Resmi Dibuka, Walikota : Ini Upaya Meningkatkan Perekonomian Warga

BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin membuka secara resmi Kuliner Kampung Pelangi yang berlokasi di Kampung Pelangi, Kelurahan Guntung Paikat Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru, yang ditandai dengan pemukulan gong, Sabtu (23/10).

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, dengan adanya Kuliner Kampung Pelangi ini diharapkan bisa mampu menjadi momentum kebangkitan sektor UMKM di masa pandemi seperti sekarang ini.

“Keberadaan pusat kuliner ini sebagai langkah dan upaya dalam pemberdayaan potensi ekonomi masyarakat untuk mencapai kemandirian, serta untuk lebih mengenalkan kuliner daerah dengan segala ciri khas atau keunikannya,” ucapnya.

Disampaikan Aditya pula, apresiasi dan dukungan yang tinggi atas dibukanya Kuliner Kampung Pelangi ini.

“Sore ini adalah yang kedua kuliner yang diresmikan. Dimana sebelumnya yang pertama bekerjasama dengan Bank Kalsel di Villa Mahatama Mandiri Juara di Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin, dan hari ini yang kedua alhamdulillah di Kampung Pelangi, dan yang ketiga nantinya akan dibuka kawasan hutan pinus depan SMAN 2 Banjarbaru,” beber Wali Kota Banjarbaru.

Ia juga berharap dengan dibukannya kawasan kuliner di Kampung Pelangi ini, bisa membawa keberkahan untuk masyarakat sekitar dan bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar Kampung Pelangi.

“Jika dulu diawal-awal adanya Kampung  Pelangi ini orang-orang datang cuman untuk foto-foto. tentu dengan adanya kuliner Kampung Pelangi ini dapat meningkatkan orang yang berkunjung sambil menikmati kuliner yang ada disini,” harapnya.

Dengan letaknya yang strategis yang berada di destinasi wisata Kampung Pelangi, menurut Aditya, diharapkan pembukaan kuliner Kampung Pelangi ini dapat menambah minat masyarakat untuk berkunjung ke Kampung ini.

Diakhir sambutan, tak lupa, Wali Kota Banjarbaru yang akrab disapa Ovie ini selalu mengingatkan  agar semua mematuhi protokol kesehatan di setiap kegiatan dan akftifitasnya. Terlebih saat ini Kota Banjarbaru masih memberlakukan PPKM, yang berdampak pada aktifitas masyarakat mengalami pembatasan.

“Selalu patuhi protokol kesehatan, karena kita semua tidak ingin destinasi wisata di Banjarbaru menjadi klaster baru penyebaran COVID 19,” tutupnya.

Pada kesempatan itu Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin juga melepaskan ikan nila sebanyak 20 kilo gram di sungai sekitar Kuliner Kampung Pelangi yang juga menjadi rangkaian peresmian kuliner kampung pelangi tersebut.

Tampak hadir pada acara tersebut, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalsel  M. Lutfi Baihaqi, Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru Fachriza Noor Asli,  Kepala Dinas Pemuda olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarbaru Hidayaturahman, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarbaru Muriani, Camat Banjarbaru Selatan Taufik Purwanto, Lurah Guntung Paikat  Tamsin serta undangan lainnya. (RDM/RH)

Survei Membuktikan Tingkat Kesopanan Masyarakat Indonesia Bersosmed Terendah di Asia Tenggara

BANJARBARU – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI bekerjasama dengan Siberkreasi menggelar Webinar Literasi Digital kali ini dengan tema “Bijak Berinternet Jangan Asal Sebar “untuk wilayah Banjarbaru Kalimantan Selatan Sabtu ( 23/10/21) pagi.

Salah satu narasumber Yolanda Presiana Desi menjelaskan jika saat ini rata rata masyarakat Indonesia hampir 9 jam setiap hari menggunakan gedget dan lebih dari 3 jam digunakan di sosmed, itu lamanya lebih dari durasi masyarakat global, tentu ini merupakan waktu yang lama dari keseharian kita.

“Pertanyaannya sekarang, apakah dari durasi 9 jam tadi kita sudah menggunakannya dengan baik? maka kita diharuskan memahami Literasi Digital dalam berinternet, karena faktanya ada survei yang menyebutkan jika sosmed adalah tempat penyebaran Hoax paling tinggi dibandingkan media lainnya” ungkap Yolanda.

“Sungguh miris juga karena dari hasil survei Microsoft menyebutkan jika masyarakat Indonesia merupakan pengguna sosmed dengan tingkat kesopanan yang paling rendah di Asia Tenggara ,ini berbanding terbalik di survei lain mengatakan masyarakat Indonesia itu sopan,berubudaya, nah kenapa itu bisa terjadi? bisa dikarenakan meningkatnya Hoax yang bertebaran di sosmed”jelas Yolanda.

“Hasil survei juga menyebutkan jika Facebook menjadi media sosmed terbesar di Indonesia yang menjadi tempat penyebaran informasi Hoax, intinya bijaklah ketika bersosmed, saring sebelum sharing, cari data kebenaran sebuah informasi, jangan ikut memberikan komentar pada sebuah unggahan yang tidak jelas, dan perbanyak mencari fakta dari kebenaran berita di sosmed apalagi jika itu hanya kiriman atau postingan dari seseorang saja tanpa menyebutkan sumbernya” pesan Yolanda.

Webinar Literasi Digital bersama Kominfo RI wilayah Banjarbaru dengan : KEYNOTE SPEECH Wartono Wakil Walikota Banjarbaru
Moderator Ronald Andretti ,Key Opinion Leader Muhammad Faisal – Enterpreneur
NARASUMBER:
1.Radli Kurniawan Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru
2. Yolanda Presiana Desi,Sekolah Tinggi Multimedia, JAPELIDI
3. Didin Iis Wahyu Wabibah, Guru SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru. (RILIS)

Tim Ekspedisi Pendakian Mapala Piranha Resmi Dilepas Wawali Banjarbaru

BANJARBARU – Wakil Walikota Banjarbaru Wartono secara resmi melepas pemberangkatan tim Ekspedisi Pendakian Seventeen Summit (Tujuh Puncak; red) Indonesia oleh Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Piranha, Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM, di Balai Kota Banjarbaru, Selasa (19/10).

Kedua tim yang berangkat menuju Puncak Tertinggi Pulau Sumatera dan Pulau Sulawesi itu pemberangkatannya di lepas langsung dengan penyerahan Bendera Merah Putih dan Bendera Organisasi Mapala Piranha di depan Kantor Balai Kota Banjarbaru.

Wartono mengingatkan, selama perjalanan ke daerah orang sebisanya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kepada kedua tim.

“Moga-moga adek-adek Mapala ini sehat dan selamat selama perjalanan baik pergi maupun pulang nanti,” harap Wartono.

Selain membawa nama dan almameter kampus biru Perikanan dan Kelautan ULM, Mapala Piranha mendapat apresiasi penuh dari Wakil Walikota Wartono, lantaran sekelompok mahasiswa yang kerap menyebut diri mereka Burayak itu juga bersedia membawa nama Banjarbaru ke kanca Nasional dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada adek-adek Mapala ini membawa nama Banjarbaru,” ujarnya.

Program kerja Pendakian Tujuh Puncak tertinggi di Indonesia oleh Mapala Piranha dari Kota Banjarbaru itu akan terus bergulir setiap tahun hingga berakhir di tahun 2024.

Akan hal itu Wartono ingin Mapala Piranha bekerjasama dengan Pemerintah Kota dalam hal ini Disporabudpar Kota Banjarbaru demi kelancaran program tersebut.

“Kami anggap schedule ini mendadak di tahun ini. Maka dari itu kami nanti meminta support dari Pemerintah khususnya Dispora untuk agenda-agenda lainnya,” katanya.

“Karena tadi di sampaikan akan menjadi agenda rutin tahunan. Harapannya kita bisa berkoordinasi supaya support dari Banjarbaru itu nanti seperti apa,” sambungnya.

Selanjutnya Pengurus Mapala Piranha Syaima Melianti membeberkan, pendakian tujuh Puncak tertinggi di Indonesia itu di lakukan bertahap dari tahun ke tahun.

Dimana tahun ini telah terpilih Puncak Gunung Latimojong di Sulawesi Selatan dan Puncak Gunung Kerinci di Pulau Sumatera.

Tahun depan mereka akan ke Pulau Jawa, Gunung Semeru dan Nusa Tenggara Barat, Gunung Rinjani.

Kemudian di tahun 2023 mereka akan menuju Puncak Gunung Binaya di kepulauan Maluku dan Bukit Raya di Kalimantan Barat. Finish program kerja jangka panjang ini adalah Puncak Jaya Wijaya atau Carstensz Pyramid di Provinsi Papua pegunungan barisan Sudirman.

“Tahun ini kita berangkatkan 3 orang ke Sumatera dan 7 orang ke Sulawesi. Tahun depan kita belum tahu berapa yang bisa berangkat karena keputusan siapa dan berapa jumlahnya adalah berdasarkan seleksi,” tandasnya. (RILIS-RDM/RH)

Ponpes RMA Banjarbaru Gelar Vaksinasi COVID-19

BANJARBARU – Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur’an Raudhotul Muta’allimin Annahdliyah (RMA) Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, menggelar Vaksinasi COVID-19 untuk kalangan warga Kota Banjarbaru pada Selasa (19/10).

Kepada Abdi Persada FM, Pengasuh Ponpes RMA Muhari melalui salah seorang pengajar Ponpes RMA Muhammad Anshori menyampaikan, tujuan diadakannya vaksinasi ini untuk mendukung program Pemerintah dalam memberantas penyebaran COVID-19 di Kota Banjarbaru.

Salah satu Pengajar di Ponpes RMA Banjarbaru Muhammad Anshori.

“Untuk mendukung giat Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memberantas COVID-19, Ponpes RMA bersama Puskesmas Guntung Manggis mengadakan Vaksinasi untuk warga Kota Banjarbaru,” ungkap Anshori.

Anshori menambahkan, dengan dilaksanakannya vaksinasi massal, pihaknya mengharapkan warga yang telah divaksin menjadi sehat, dan bisa mengikuti tatanan pemerintah, untuk menghilangkan COVID-19.

“Kami juga mewajibkan bagi seluruh santri yang bermukim di Ponpes RMA untuk Vaksinasi COVID-19, sehingga diharapkan tidak terjadi penularan virus corona, dilingkungan Ponpes RMA,” tutup Anshori.

Sementara itu, salah satu warga yang berasal dari Landasan Ulin Utara Jalan Golf Kota Banjarbaru Muhammad Khair menyampaikan, dirinya mengetahui adanya vaksinasi di Ponpes RMA melalui teman-temannya, sehingga menyempatkan berdatang untuk divaksin agar dapat terhindar dari virus corona.

“Karena vaksin ini kan sangat penting, jadi ada teman yang menyampaikan bahwa ada vaksinasi COVID-19 di sini sehingga saya pergi ke tempat ini,” ungkap Khair.

Untuk diketahui, pada pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Ponpes Tahfidzul Qur’an RMA dosis vaksin COVID-19 yang disediakan pihak Ponpes RMA bersama Puskesmas Guntung Manggis berjumlah 280 vial. (MRF/RDM/RH)

Satgas COVID-19 Banjarbaru Pastikan Surat Persetujuan Penerbangan Untuk Anak, Gratis

BANJARBARU – Beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan jumlah penumpang bandara internasional Syamsudin Noor. Diketahui selain karena tarif Polymerase Chain Reaction (PCR) yang disesuaikan menjadi maksimal Rp525 ribu, level PPKM di Kalsel yang sudah menurun turut menjadi pengaruh besar meningkatnya para penumpang.

Meskipun masih didominasi oleh para penumpang usia 18 – 40 tahun, namun tak sedikit anak usia di bawah 12 tahun yang turut melakukan perjalanan dengan pesawat.

Di kota Banjarbaru misalnya, Kalakhar BPBD Kota Banjarbaru yang merupakan Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 kota Banjarbaru Zaini Syahranie kepada Abdi Persada FM, Kamis (14/10) mengatakan sejak ditetapkannya status PPKM kota Banjarbaru ke level 2, jumlah permohonan warga berusia di bawah 12 tahun untuk diperbolehkan melakukan penerbangan semakin membludak. Dan karena belum diperkenankan untuk divaksin, agar dapat melakukan penerbangan anak usia dibawah 12 tahun diwajibkan untuk mendapatkan surat persetujuan dari satgas penanganan COVID-19.

“Jadi kurang lebih berjumlah 540 surat perijinan yang kami (satgas penangan COVID-19) berikan untuk warga usia 12 tahun di kota Banjarbaru,” ungkap Zaini.

Membludaknya permintaan surat permohonan penerbangan ini membuat beredar hoaks mengenai tarif yang harus dikeluarkan untuk mendapat persetujuan dari satgas penangan COVID-19 kota Banjarbaru.

“Terus terang kami sampaikan, kami dari satgas penangan COVID-19 kota Banjarbaru tidak memungut biaya 1 (satu) persen pun alias gratis,” tegas Zaini.

Sebelumnya Stakeholder Relation Manager Bandara International Syamsudin Noor Ahmad Zulfian Noor menyebutkan lonjakan penumpang di bulan September mencapai 70 persen di banding bulan Agustus. Dengan destinasi terbanyak ke pulau Jawa dan Bali. (TR21-01/RDM/RH)

Kasus COVID-19 di Banjarbaru Dipastikan Turun Signifikan

BANJARBARU – Kasus COVID-19 di Kota Banjarbaru mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini diyakinkan Sekretaris Daerah kota Banjarbaru Said Abdullah. Karena disampaikannya, Ia menyaksikan langsung kondisi di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru, dan ternyata dari puluhan kasur yang disediakan, hanya satu yang terisi.

“Hanya satu bed yang terisi dari 27 bed, dan hari ini pasiennya pulang,” kata Said, Kamis (14/10).

Said juga bersyukur ICU RSD Idaman sudah kosong.

“Alhamdulillah di ICU sudah kosong, dan sebagian peralatannya telah dilepas,” ujar Said menambahkan.

Sekdako Banjarbaru juga menyampaikan, RSD Idaman telah melaksanakan vaksinasi COVID-19 sebanyak 100 orang per hari, dengan cara mendaftar secara online.

“Pasien boleh dikunjungi, jadi masyarakat tidak perlu takut ke rumah sakit,” ucap Said.

Terkait insentif tenaga kesehatan (nakes), Said menjelaskan, Pemko Banjarbaru telah menganggarkan sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Sesuai Peraturan Kemenkes, ada kekurangan anggaran, maka dialokasikan pada APBD Perubahan. Kalau persyaratannya sudah dipenuhi, minggu depan sudah dapat dibayarkan,” pungkasnya. (RDM/RH)

Exit mobile version