Dua Bakal Paslon Bupati-Wabup Banjar Dipastikan Penuhi Syarat Untuk Maju Dalam Kontestasi Pilkada 2024

BANJAR – Dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati – Wakil Bupati Banjar, dipastikan memenuhi syarat jumlah suara untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024.

Pasangan pertama yakni H Saidi Mansyur – Habib Idrus AlHabsyie. Mereka mengantarkan berkas pencalonan pada hari terakhir pendaftaran, tepatnya Kamis (29/8), sekitar jam 10:43 siang.

Saidi Mansyur – Habib Idrus Alhabsyie kembali maju dalam kontestasi Pilkada 2024-2029

Dengan tagline yang sama yakni “Manis” (Maju, Mandiri, Agamis), pasangan petahana itu diusung oleh tiga Partai, yaitu Nasdem, Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sebagai Bupati dan Wabup Banjar terpilih periode 2019-2024, H Saidi Mansyur dan Habib Idrus AlHabsyie berkeinginan untuk melanjutkan sistem pemerintahan serta perbaikan pengembangan infrastruktur di wilayah Kabupaten Banjar.

“Niat tulus kami untuk mengabdi dan melanjutkan pemerintahan bersama-sama kembali, baik itu dinamika politik, kemiskinan, stunting dan lainnya,” kata Saidi Mansyur, usai mengantar berkas pendaftaran.

Saidi Mansyur memastikan seluruh ASN Pemkab Banjar akan tetap menjunjung tinggi netralitas dalam Pilkada serentak November nanti.

“Nanti pada masa kampanye 25 September sampai 23 November kami berdua akan cuti di luar tanggungan negara,” jelasnya.

Di hari yang sama sekitar jam 2 siang, Bapaslon kedua Syaifullah Tamliha dan Habib Ahmad Bahasyim, juga mengantarkan berkas pendaftaran ke KPU Banjar.

Syaifullah Tamliha didampingi perwakilan partai pengusung dan ulama Martapura saat konferensi pers

Mereka berdua mantap maju menantang sang petahana dengan dukungan 13 Parpol yaitu PPP, PKS, Golkar, PKB, Gelora, PDIP, PBB, dan partai non parlemen yaitu Partai Ummat, Hanura, Perindo, Buruh, PKN, dan PSI.

Selain partai politik, Syaifullah Tamliha – Habib Ahmad Bahasyim juga mendapat dukungan dari ulama besar Kabupaten Banjar, salah satunya Pimpinan Madrasah Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an Darussalam, KH Muhammad Wildan Salman.

Bapaslon Syaifullah Tamliha dan Habib Ahmad Bahasyim memilih “Urang Banjar” sebagai tagline mereka dalam kontestasi Pilkada 2024-2029.

“Urang Banjar itu singkatan dari Unggul, Agamis, Nasionalisme, Gagah, Bauntung, Sejahtera dan Rukun,” jelas Syaifullah Tamliha.

Syaifullah menjelaskan, mereka bersama seluruh partai pengusung memutuskan untuk menjadikan Ketua DPC PPP Banjar, KH Ali Murtadho, sebagai Ketua Tim Sukses (Timses), dengan didukung para ulama lainnya.

“Saya harap seluruh jamah KH Wildan Salman bisa sejalan dengan pilihan ‘Tuan Guru’ mereka, karena kita tahu dimana-mana Makmum selalu mengikuti Imamnya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banjar Abdul Muthalib (Aziz), menyatakan seluruh dokumen persyaratan kedua Bapaslon sudah lengkap.

Terkait suara sah partai pengusung dari H Saidi Mansyur-Habib Idrus Alhabsyie didapat sebanyak 123.556 suara.

Sedangkan partai pengusung dari Paslon Syaifullah Tamliha-Habib Ahmad total dukungan suara sah berjumlah 176.904 suara.

Aziz menerangkan, tahap selanjutnya yaitu terkait pemeriksaan kesehatan terhadap kedua Bapaslon, yang dimulai pada 27 Agustus sampai 2 September 2024, sesuai PKPU Nomor 2 Tahun 2024,

“Pemeriksaan kesehatan disepakati di RS Bhayangkara Banjarmasin. Pelaksanaanya mulai tanggal 30 dan 31 Agustus 2024,” ungkap Aziz. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi DPW FKDT Atas Kontribusinya Kembangkan Pendidikan di Banua

MARTAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Kalsel atas kontribusinya dalam mengembangkan pendidikan agama di Banua.

Hal ini diungkapkan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Fatkhan saat menghadiri sekaligus membuka Rakerwil I dan pelantikan DPW FKDT masa bakti 2023-2028 yang bertempat di Islamic Center K.H. Anang Djazouliy, Martapura, Kab. Banjar, Rabu (21/8).

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Fatkhan saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Fatkhan mengatakan keberadaan FKDT sangat penting untuk mendukung dan mengembangkan pendidikan agama yang berkualitas.

“Saya mengapresiasi FKDT dimana memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Diniyah, mudah-mudahan para pengurus dapat menjalankan amanahnya dengan sebaik-baiknya dan membawa kemajuan bagi FKDT Kalsel,” katanya.

Fatkhan mengungkapkan dalam menghadapi era seperti sekarang ini, tantangan justru semakin berat, oleh karena itu FKDT sebagai organisas harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional dan agama yang menjadi ciri khas.

“Pendidikan Diniyah adalah pondasi yang kuat dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan pemahaman agama serta mampu menghadapi tantangan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai islami,” ungkapnya.

Fatkhan berharap FKDT terus berkontribusi dalam membentuk karakter dan pengembangan keagamaan khususnya bagi generasi muda di Kalimantan Selatan.

“Melalui pendidikan yang berkualitas, saya berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki hati yang bersih serta mampu menjadi tauladan bagi masyarakat,” harapnya.

Lebih lanjut, Fatkhan mengajak seluruh pengurus FKDT untuk senantiasa menjaga semangat pengabdian dan dedikasi dalam menjalankan tugas-tugas mulia.

“Marilah, kita bekerja dengan penuh keikhlasan dan terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan moral dan spiritual bangsa, khususnya di Provinsi Kalsel,” ujarnya.

Fatkhan menambahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dengan segala upaya bagi pendidikan Diniyah di Banua.

“Saya yakin dengan kerjasama antara FKDT dan pemerintah kita akan mampu serta dapat mencapai tujuan besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelantikan pengurus DPW FKDT Kalsel tersebut dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam, Kanwil Kemenag Kalsel, Ahmad Sawiti yang juga turut disaksikan oleh perwakilan Pemkab Banjar serta tamu undangan lainnya. (BDR/NRH/APR)

DPKP Kalsel Panen Perdana Padi Apung di Kabupaten Banjar

BANJAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel menggelar panen perdana padi apung di Kabupaten Banjar.

Panen Perdana padi apung ini dilaksanakan di Desa Sungai Pinang lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Selasa (20/8).

PLH Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Imam Subarkah

PLH Kepala DPKP Kalsel, Imam Subarkah menyampaikan bahwa panen padi apung yang dilakukan kali ini menjadi bukti bahwa padi apung dapat diterapkan di wilayah Kalimantan Selatan. Lanjutnya, padi apung ini merupakan solusi bagi para petani yang terkendala kekurangan lahan penanaman padi.

“Hasil dari panen perdana tersebut membuktikan bahwa padi apung dapat diterapkan di wilayah Kalimantan Selatan, khususnya di daerah rawa dan air pasang surut,” ungkapnya.

Panen padi apung sendiri, telah dilaksanakan di beberapa kabupaten, seperti Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Barito Kuala, Balangan, Tanah Bumbu, dan Kabupaten Banjar. Padi apung juga menjadi solusi bagi para petani yang mengalami kebanjiran, hal ini dikarenakan padi apung dapat ditanam dilahan rawa maupun dibelakang rumah.

“Padi apung yang ditanam di kabupaten Banjar pada program panen perdana ini mencapai 5,3 ton dengan luas lahan 0,1 hektare,” jelas Imam.

Ditambahkan Imam, padi apung dapat menjadi alternatif pengganti lahan pertanian yang sempit dan membantu produksi pangan di daerah yang terkendala. Saat ini, permintaan untuk program ini masih terbatas pada sekitar 70 stream. Namun, pada tahun berikutnya diharapkan permintaan akan semakin besar. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah kabupaten sangat dibutuhkan untuk mendukung program ini.

“Kami berharap agar setiap Kabupaten dapat mengembangkan program ini dan memanfaatkan lahan rawa yang selama ini hanya terbengkalai,” tutup Imam. (MRF/NRH/APR)

Kejuaraan Internasional Paralayang 2024 di Kalsel Resmi Dibuka

BANJAR – Kejuaraan Internasional Paralayang Tahun 2024 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah yang bertempat di Site Take off Paralayang Tahura Sultan Adam Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kamis (8/8).

Event yang juga merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel ini diikuti oleh 82 atlet yang mempertandingkan lima kelas, yakni ketepatan mendarat putra, ketepatan mendarat putri, ketepatan mendarat beregu, PL 1 nasional, dan PL 1 lokal.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel.

Dalam sambutannya sekaligus membuka Kejuaraan tersebut Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah mengatakan pentingnya kehadiran para atlet dari berbagai negara di dunia sebagai kesempatan emas untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi yang dimiliki Kalimantan Selatan ke kancah internasional.

“Dengan adanya event internasional ini, para atlet paralayang yang datang dari berbagai negara di dunia tentunya menjadi kesempatan kita untuk terus memperkenalkan maupun mempromosikan segala potensi yang dimiliki Banua kita kepada dunia,” katanya.

Pembukaan Kejuaraan Internasional Paralayang 2024 di Kalsel

Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan Kejuaraan Internasional Paralayang 2024.

“Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya, saya sampaikan kepada berbagai pihak yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan kejuaraan internasional ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan harapan besar terhadap berbagai kejuaraan yang digelar di Banua dimana event-event tersebut akan memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah.

“Dengan adanya event-event seperti ini, kita harapkan wisatawan tertarik untuk datang dan menikmati keindahan serta keragaman budaya Kalimantan Selatan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana kejuaraan, Kadispotdirga Lanud SAM, Letkol Sus M Mohtar, menyampaikan bahwa peserta berasal dari Aceh, Bali, Bengkulu, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Banten, Kalimantan Barat, dan tuan rumah Kalimantan Selatan.

“Kejuaraan ini juga diharapkan dapat menjadi pemicu bagi pengembangan olahraga paralayang di Kalsel dan melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Untuk diketahui, Kejuaraan Internasional Paralayang Tahun 2024 ini merupakan kali kedua setelah sukses digelar pada tahun sebelumnya, dimana tahun ini Pemprov Kalsel bekerjasama dengan Lanud Syamsuddin Noor kembali menggelar kejuaraan tersebut pada 8-11 Agustus 2024, dengan memperebutkan Piala Gubernur Kalsel serta total hadiah sebesar 150 juta rupiah.

Turut hadir pada pembukaan kejuaraan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, Forkominda serta sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemprov Kalsel dan tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/APR)

UHE 2024 Akan Dibuka 10 Agustus, Trek Balap Dibuat Untuk Manjakan Mata Penonton

BANJAR – Uncle Hard Enduro (UHE) series ke empat tahun 2024 akan digelar mulai 9-11 Agustus nanti, di Kiram, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

UHE 2024 akan memperlombakan beberapa kelas yakni International Pro, National Pro, Local Open, Local Hobby, 40 Up, dan kelas adventure.

Ketua Teknis UHE 2024, Ashadi Aboe, mengatakan persiapan sudah 100 persen. Balap motor trail itu rencananya akan dibuka oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, pada Sabtu (10/8).

Suasana konferensi pers UHE 2024 bersama pebalap kelas internasional, di Kiram, Kami (8/8).

“Kita mulai dari kelas adventure dulu sekitar jam 8:30 pagi, dilanjutkan balap kelas lainnya sampai jam 4 sore,” katanya, saat konferensi pers UHE 2024, di Kiram, Kamis (8/8) sore.

Ashadi mengungkapkan, trek balap (prolog) pada UHE tahun ini akan lebih memanjakan mata penonton, pasalnya seluruh prolog bisa di akses secara dekat.

“Tahun ini prolog kita fokuskan di jalur bawah agar penonton bisa menikmati jalannya pertandingan,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 22 pebalap dari 12 negara akan terlibat dalam kelas International Pro UHE 2024.

Foto bersama pebalap kelas internasional dan panitia UHE 2024

Dari seluruh peserta di kelas internasional itu, ada beberapa pebalap yang sudah mengikuti UHE series pertama seperti legenda enduro dunia, Graham Jarvis (Inggris) dan Wade Young (Afrika Selatan).

Melalui penerjemah, Wade Young mengaku prolog (trek balap) UHE sangat berkesan baginya. Terlebih saat UHE series pertama tahun 2019.

“Saya ingat saat itu cuaca hujan. Motor yang kami kendarai harus ditarik tali untuk mencapai finish,” katanya.

Seperti pada series sebelumnya, UHE 2024 juga akan menampilkan hiburan musik dari band Kotak dan Aftershine, tepatnya pada Sabtu (10/8) malam.

Masyarakat yang ingin melihat keseruan UHE 2024 tidak perlu kuatir, karena seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan gratis.(SYA/RDM/APR)

PPDB Berakhir Hari Ini, 600 Lebih Siswa Daftar ke SMA Negeri 1 Martapura

MARTAPURA – Sejak dibuka pada Senin (24/6) hingga Rabu (26/6), Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran (TA) 2024-2025 di SMA Negeri 1 Martapura mencapai lebih dari 600 orang.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Martapura, Eko Sanyoto, mengatakan PPDB tahun ini lebih kompetitif dibanding tahun lalu.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Martapura, Eko Sanyoto, saat memberikan keterangan kepada wartawan

“Tahun lalu nilai tertinggi yang mendaftar di SMA Negeri 1 Martapura hanya 87, tahun ini nilainya sudah 89. Kalau di jalur zonasi terdekat berjarak 1,4 kilometer,” katanya, Rabu (26/6).

Eko menjelaskan, dari total pendaftaran peserta didik yang masuk, jalur zonasi akan diterima sebanyak 50 persen atau 144 orang. Sementara untuk pendaftaran melalui afirmasi dan prestasi akademik maupun non akademik, masing-masing akan diterima sebanyak 43 orang.

“Kalau jalur mutasi kami terima sebanyak 14 orang,” jelasnya.

Seluruh hasil pendaftaran nantinya akan diumumkan pada Jumat (28/6) dan yang lolos akan diminta untuk melakukan pendaftaran ulang pada 1 Juli 2024. (SYA/NRH/RH)

Ciptakan Wirausaha Baru, Disnakertrans Kalsel Gelar Program TTG Tata Boga di Desa Bincau Muara

Banjar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan terapan Teknologi Tepat Guna (TTG) bidang Tata Boga di Desa Bincau Muara Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti mengatakan sesuai dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan perekonomian dengan menciptakan wirausaha baru, salah satunya dengan kegiatan TTG ini.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan kami yang sudah banyak menghasilkan wirausaha baru di bidang tata boga seperti yang pernah kami laksanakan di Desa Indrasari pada tahun sebelumnya,” jelasnya, Kamis (16/5).

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti saat memberikan sambutan

Irfan menerangkan, pelatihan ini sangat berdampak positif untuk memberdayakan masyarakat, khususnya para Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan mengoptimalkan potensi sumber daya manusia yang masih dapat dikembangkan sebagai peluang peningkatan pendapatan keluarga, aksebilitas masyarakat dan peningkatan perekonomian lokal.

Untuk itu, pihaknya berharap setelah kegiatan ini selesai, para peserta mampu menjadi wirausaha yang tangguh dan bisa membantu menopang ekonomi keluarga.

“Sehingga bisa menuntaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran di Kalimantan Selatan,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Penempatan Produktivitas Tenaga Kerja (P4TK) Disnakertrans Kalsel, Indah Fajarwati menambahkan kegiatan TTG ini dilaksanakan selama tiga hari yaitu 15-18 Mei 2024.

Pada kegiatan ini, lanjutnya, para peserta tidak hanya diberikan bantuan sarana dan prasana, akan tetapi mereka juga dilatih langsung oleh instruktur yang ahli di bidang tata boga.

“Berbagai olahan yang akan diberikan oleh instruktur diantaranya pembuatan kue tradisional, kue kering, bakery hingga pastry,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar, Syahidi Amrullah mengucapkan terimakasih dengan adanya kegiatan TTG yang dilaksanakan oleh Disnaketrans Kalsel kerena kegiatan ini sangat membantu masyarakat untuk menjadi modal usaha berwirausaha.

“Kegiatan ini akan terus kami dorong agar tidak berhenti setelah pelaksanaan ini selesai. Kami akan upgrade lagi skill mereka dengan program-program dari kami,” pungkasnya. (DISNAKERTRANS.KALSEL-NRH/RDM/APR)

Berkah Ramadhan, Pedagang Kurma di Pasar Sungai Tabuk Raup Untung

BANJAR – Bulan Ramadhan identik dengan buah kurma, karena buah kurma merupakan menu yang selalu ada saat berbuka puasa ataupun saat sahur, sehingga hal ini menjadi keberkahan tersendiri bagi para pedagang kurma demikian yang terjadi di Pasar Tradisional Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Salah seorang pedagang kurma yang berada di lokasi tersebut Siti Mariah mengatakan kepada Abdi Persada FM sejak bulan Sya’ban hingga Ramadhan 1445 Hijriah, Kurma menjadi salah satu dagangan yang paling laku dan banyak diminati oleh pembeli

Salah Seorang Pedagang Kurma di Pasar Sungai Tabuk, Siti Mariah saat diwawancara

“Dari nisfu Syaban sampai bulan Ramadhan ini Alhamdulillah ada terus yang membeli kurma di pasar ini,” kata Siti, Jum’at (15/3).

Siti menambahkan bukan hanya kurma yang menjadi minat masyarakat di bulan Ramadhan.

“Tidak hanya kurma saja, kami juga menjual kue kering, kue basah dan makanan ringan seperti nastar, kue cincin, bingka kentang, dan kue-kue lainnya pun turut ramai terjual dibulan Ramadhan ini,” ujarnya.

Senada dengan Siti, Salah seorang pedagang kurma lainnya, Alfisah juga mengatakan omset penjualan kurma meningkatkan pesat di bulan Ramadhan kali ini

Salah Seorang Pedagang Kurma di Pasar Sungai Tabuk, Alfisah saat diwawancara

“Sebelum bulan Ramadhan seperti ini masih belum banyak membeli kurma, tapi setelah memasuki bulan Ramadhan pendapat perhari dari jualan kurma sangat mencukupi,” ungkapnya.

Alfisah juga mengaku pendapatan dari hasil berjualan kurma pada saat bulan Ramadhan mencapai 1 juta rupiah perharinya dibandingkan pada bulan biasanya.

“Perbedaannya sangat jelas ada, meningkat sekali untuk penjualan kurma, Kurma yang dijual di tempat ini mulai dari 50.000 rupiah hingga 250.000 rupiah tergantung dari jenisnya, namun ada juga yang membeli di bawah dari harga itu tetap kami jual,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

LSPR Institute Of Communication Business dan Mikom UNISKA Muhammad Arsyad Al Banjari Gelar Pelatihan Literasi Medsos dan Pariwisata Di Lok Baintan

Banjar – Dalam sebuah kolaborasi yang bertujuan untuk memperkuat pariwisata pasar terapung Lok Baintan di Kalimantan Selatan, LSPR Institute of Communication & Business bersama dengan Magister ilmu Komunikasi Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin mengadakan kegiatan pelatihan literasi media sosial dan pariwisata. Inisiatif ini merupakan bagian dari realisasi tiga pilar pendidikan tinggi: Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Sebagai daerah yang dialiri oleh banyak sungai, Pasar Terapung menjadi sebuah ciri khas bergeraknya perekonomian di Lok Baintan khususnya, dan daerah Banjar pada umumnya. Para Acil atau wanita yang mendominasi area perdagangan di sungai, setiap hari hilir mudik berjualan dengan menggunakan jukung atau perahu yang juga menjadi ciri khas daerah Banjar.

Seiring berjalannya waktu, ditambah dengan bencana banjir dan pandemi COVID-19 yang baru-baru ini terjadi, keberadaan Pasar Terapung terancam surut dan menghilang. Padahal, Lok Baintan memiliki potensi sebagai daerah wisata yang tak kalah menarik dibandingkan daerah lain.

Hal ini juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Irwan Jaya.

“Bencana banjir dan pandemi memang menyebabkan kondisi ekonomi masyarakat di Lok Baintan menjadi menurun secara signifikan, padahal sebagian besar pendapatan mereka diperoleh dari hasil kebun,” kata Irwan Jaya.

Menurutnya, masyarakat di Lok Baintan, khususnya yang berdagang di Pasar Terapung Lok Baintan perlu didukung dan dibina, agar daerah ini bisa tumbuh menjadi lokasi wisata yang dicari oleh para wisatawan. Adanya kegiatan pelatihan literasi media sosial dan pariwisata ini bisa menjadi upaya baik yang patut diapresiasi, karena bertujuan memotivasi para pedagang di pasar terapung untuk berpikir lebih kreatif dan inovatif.

“Kegiatan yang sifatnya memberdayakan masyarakat, jika dikelola dengan baik, diorganisir secara konsisten, pasti dapat menjadi inspirasi dan mendorong rasa percaya diri masyarakat, sehingga meningkatkan daya saing dengan daerah wisata yang lain,” tambahnya.

Bagi LSPR Institute of Communication dan Business, kemitraan dengan MIKOM Uniska ini lebih dari sekadar kolaborasi strategis; ini merupakan contoh dedikasi institusi terhadap Tri Darma Perguruan Tinggi (tiga tanggung jawab utama perguruan tinggi). Kolaborasi ini selaras dengan komitmen LSPR terhadap pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, di mana LSPR mengambil peran aktif dalam menumbuhkan literasi digital di kalangan masyarakat, juga memperkuat edukasi mengenai pariwisata dan pelayanan.

Bagi MIKOM UNISKA, Pengabdian kepada Masyarakat merupakan kewajiban bagi dosen dan mahasiswanya untuk berkontribusi kepada negara, khususnya untuk menumbuhkan minat terhadap literasi digital dikalangan masyarakat. Memberikan edukasi bagaimana bermedia sosial dengan baik. Selain proses belajar mengajar, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat merupaka elemen dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu sasaran kagiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah ibu-ibu (acil-acil) yang berprofesi sebagai pedagang dengan menggunakan perahu Jukung di kawasan Lok Baintan. Acil-acil Jukung mendapat pengarahan dari Abdul Khair dibantu Yulia Dewi Wulan Sari Mahasiswa Pasca Sarjana Magister ilmu Komunikasi UNISKA MAB Banjarmasin, dengan tema yang berjudul ”Pembekalan Mengenai Pariwisata dan Literasi Digital bagi Penjual Pasar Terapung Lok Baintan” yang digelar pada 6-7 Februari 2024.

“Kolaborasi dengan LSPR, Uniska, dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar ini merupakan bukti keseriusan dan komitmen kami dalam turut membantu penguatan daerah pariwisata. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman salah satu tokoh masyarakat setempat yang juga merupakan Kepala Puskesmas II Sungai Tabuk, Yusdie Shopiyani. Adapun para dosen yang turut terlibat dalam kegiatan ini di antaranya Latifa Ramonita, Ayu R. Tiara Hamdani dan Yesi Pandu Pratama Wibowo DC dari LSPR. Sedangkan yang terlibat dari MIKOM UNISKA dalam kegiatan ini adalah Ketua Prodi Magister ilmu Komunikasi UNISKA MAB Banjarmasin Marhaeni Fajar Kurniawati.

Dewi Rachmawati yang menjadi Ketua dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dan dosen di LSPR Institute menambahkan, pihaknya percaya kekuatan transformatif dari pendidikan dan tanggung jawab pihaknya emban untuk masyarakat.

“Kegiatan ini memungkinkan kami untuk berkontribusi pada pemberdayaan kepada masyarakat agar para Acil di Lok Baintan lebih terasah lagi dalam memanfaatkan media sosial sebagai media promosi yang kuat, juga turut melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Selanjutnya, Kaprodi MIKOM Marhaeni Fajar Kurniawati yang juga hadir dalam kegiatan ini mengharapkan para Acil jukung di Lok Baintan sebagai corong terdepan bagi pariwisata di Lok Baintan hendaknya dapat menjadi duta bagi kemajuan pariwisata di lokasi wisata, juga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi turis domestik dan mancanegara saat berkunjung ke Pasar Terapung. (RILIS-RDM/APR)

2024, Panti Sosial Fajar Harapan Lanjutkan Program Karakter dan Sikap Mandiri

Banjar – Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan adalah sebuah panti sosial yang mengemban tugas dan tanggung jawab dibidang pembangunan kesejahteraan sosial dengan memegang standar pelayanan untuk melalayani disabilitas netra dan fisik.

Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri saat ditemui di panti sosial tersebut mengatakan, tahun 2023 pihaknya telah melakukan program untuk membentuk karakter dan sikap yang mandiri bagi disabilitas.

“Pada tahun 2023 secara program, telah terlaksana dengan baik dan mencapai hasil yang maksimal, program rehabilitasi sosial yang kami kerjakan dengan tujuan membentuk sikap dan perilaku mandiri agar mereka bisa beradaptasi dengan masyarakat,” ucapnya, Selasa (30/1).

Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri saat ditemui diruang kerjanya

Jumri menambahkan pada tahun 2024 ini akan ada beberapa program yang dijalankan dari hasil perkembangan evaluasi di tahun 2023

“Ada beberapa catatan kecil untuk kami evaluasi ditahun 2023 lalu, tentunya ini menjadi pembelajaran yang terus kami kembangkan dalam menentukan program di tahun 2024, salah satu nya dengan menghadirkan Instruktur Profesional dalam pembelajaran bimbingan tertentu seperti kelas musik dan lain-lainnya,” lanjutnya.

Jumri juga mengharapkan program kerja yang direncanakan pada tahun 2024 bisa mendapatkan hasil yang maksimal lagi, dan bisa membantu disabilitas netra dan fisik lebih berkembang lagi

“Di tahun 2024 kami menyiapkan program rehabilitasi sosial, kemudian program bimbingan seperti menghadirkan instruktur profesional diharapkan dengan rencana ini diserap sebaik-baiknya oleh disabilitas netra dan fisik, sehingga mereka bisa mandiri melalui keterampilan yang mereka kuasai,” tutupnya.

Untuk diketahui program kerja yang sudah berjalan di PRSPDNF Fajar Harapan di tahun 2024 ini seperti orientasi mobilitas, dimana program ini bertujuan untuk mengenalkan disabilitas netra dengan lingkungan luar panti dan diharapkan mendapat pengalaman dalam interaksi sosial untuk membantu mereka beradabtasi dengan lingkungan sosial nantinya. (BDR/RDM/APR)

Exit mobile version