Pemkab Banjar Gelar Pengujian Derajat Kebugaran Bagi Pelajar

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar, menggelar pengujian derajat kebugaran bagi pelajar SMA/Sederajat, SMP/ Sederajat dan dua perwakilan dari cabang olahraga gulat dan cabang olahraga panjat tebing di Stadion Demang Lehman Martapura Pada Jum’at (19/11). Meskipun pandemi COVID-19 telah melandai di Kab Banjar, namun Kegiatan pengujian derajat kebugaran ini tetap mematuhi protokol kesehatan, hal ini terbukti dengan diarahkannya semua pelajar yang mengikuti pengujian untuk memakai masker dan menjaga jarak oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjar Ikhwansyah.

Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjar Ikhwansyah menyampaikan, pengujian derajat kebugaran bagi pelajar SMA, SMP/ Sederajat ini, juga harus disertai dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, karena ia tidak menginginkan terjadi penularan COVID-19 saat pengujian sedang dilaksanakan.

Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten banjar Ikhwansyah

“Dengan adanya pengujian derajat kebugaran bagi para pelajar, maka dapat meningkatkan indeks kesehatan para pelajar, wilayah Kabupaten Banjar,” ungkap Ikhwansyah.

Ikhwansyah menambahkan, ia mengimbau kepada para pelajar tingkat SMP, SMA dan Sederajat, agar dapat memberitahukan kepada teman-temannya terkait pentingnya menjaga kesehatan.menjaga kesehatan tubuh masing-masing merupakan hal yang sangatlah penting, apalagi disaat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, sehingga para pelajar yang telah melaksanakan pengujian derajat kebugaran, diimbau untuk memberitahukan kepada teman-teman mereka, agar pelajar lain juga dapat menjaga kebugaran tubuh masing-masing.

“Meskipun sudah banyak pasien COVID-19 yang telah sembuh, namun hal ini tidak menampik akan adanya pasien lain yang akan terpapar virus, sehingga kebugaran tubuh para pelajar sangatlah penting untuk dijaga,” tutup Ikhwansyah.

Untuk diketahui, pengujian derajat kebugaran merupakan pengujian kesehatan bagi pelajar, sehingga dapat diketahui, kemampuan para pelajar dibidang olahraga. (MRF/RDM/RH)

Pemkab Banjar Lakukan Perbaikan Drainase Untuk Antisipasi Banjir

BANJAR – Banjir yang melanda daerah Kabupaten Banjar diawal tahun 2021 lalu telah membuat banyak kerugian bagi Masyarakat maupun Pemerintah, seperti kerugian Material serta rusaknya sebagian Infrastruktur di daerah ini. Untuk mengantisipasi penanganan banjir di musim penghujan seperti sekarang ini, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar, melakukan perbaikan drainase yang dianggap telah rusak.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar Ahmad Solhan, kepada abdi persada FM, belum lama tadi.

Disampaikan Ahmad Solhan, Pemerintah Kabupaten Banjar, melalui PUPR melakukan perbaikan drainase seperti memperdalam drainase disejumlah titik lokasi, Salah satunya di Jalan Menteri Empat Martapura. Sehingga apabila jalan tergenang air, maka air akan masuk kedalam drainase.

“Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi peresapan air genangan, sehingga drainase diperluas maupun diperdalam. Apabila ditemukan ada drainase yang bermasalah maka akan segera ditangani,” ungkap Solhan.

Solhan menambahkan, selain memperbaiki Drainase, pihaknya juga telah membentuk Tim Drainase. Tim ini bertugas untuk memantau kondisi drainase di wilayah Kab Banjar, sehingga perbaikan drainase akan lebih cepat dengan dibentuknya Tim.

“Dengan dibentuknya tim Drainase, maka pemantauan drainase akan dilakukan setiap saat, sehingga diharapkan Musibah banjir tidak akan terjadi di akhir tahun ini,” tutup Ahmad Solhan. (MRF/RDM/RH)

Webinar Literasi Digital Kabupaten Banjar; Lawan Ujaran Kebencian di Era Pandemi

BANJAR – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ( Kemenkominfo RI ) bersama Siberkreasi kembali menggelar Webinar Literasi Digital Nasional wilayah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (16 November 2021) Pagi, melalui Zoom Meeting.
Salah satu narasumber Iflahah Zuhriaten, Dosen UHAMKA Jakarta, menjelaskan mengenai rekam jejak di era digital.

“Jejak digital adalah segala aktifitas seseorang yang terekam melalui aplikasi maupun perangkat digital. Jejak digital dapat membentuk citra diri seseorang dan dapat menguntungkan maupun merugikan diri sendiri. Rekam jejak digital ini bisa berupa dokumen ataupun akun digital yang semua akan tersimpan dalam satu teknologi bisa berupa komputer, laptop dan sejenisnya”. jelas Iflahah Zuhriaten.

Menurut Iflahah Zuhriaten, jejak digital dapat dibedakan menjadi dua yaitu jejak digital aktif dan jejak digital pasif.

“Jejak digital aktif merupakan data yang memang sengaja dikirimkan oleh pengguna media online agar diketahui orang lain sedangkan jejak digital pasif merupakan jejak data yang ditinggalkan secara tidak sengaja dan tanpa sepengetahuan pengguna “. ungkapnya.

Ditambahkannya, Ada 5 hal yang bisa dilakukan agar ada rasa aman dalam memiliki rekam jejak digital yaitu memilah dan memilih informasi yang akan disebar, tidak mudah percaya dengan informasi yang irrasional, menggunakan sandi yang kuat atau rumit, meninggalkan jejak digital yang positif dan berkonsultsi jika menerima informasi yang membuat tidak aman dan nyaman.

Webinar yang bertema “Lawan Ujaran Kebencian di Era Pandemi ” ini dipandu oleh moderator Ovi Darin dengan Keynote Speech Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dan menghadirkan narasumber yaitu Amiruddin, Dosen Institut Agama Islam Darussalam tentang Budaya Digital, Key Opinion Leader Bella Putri, Entrepreneur mengenai Etika Digital, Muhammad Risanta, Dosen STIE Pancasetia Banjarmasin terkait Keamanan Digital dan Iflahah Zuhriaten, Dosen UHAMKA Jakarta tentang Kecakapan Digital. (RILIS)

Perda RPPLH No 8 2020 Banjar, Diharapkan Jadi Acuan Rencana Pembangunan

BANJAR – Peraturan Daerah (Perda) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Nomor 8 Tahun 2020 ditetapkan pada 30 Desember tahun lalu, merupakan Perda yang mengatur rencana pembangunan jangka panjang, tata ruang dan tata wilayah. Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar, kembali mensosialisasikan Perda tersebut kepada Instansi-instansi lingkup Kab Banjar pada Kamis (11/11) sore tadi.

Kepada sejumlah wartawan, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar Mursal mengatakan, dokumen RPPLH tersebut memuat tentang potensi Kabupaten Banjar dengan masalah-masalah lingkungan dan upaya-upaya yang harus dilakukan dalam bidang perlindungan dan pengelolaan. Sehingga RPPLH Nomor 8 Tahun 2020  menjadi dasar Kabupaten Banjar menyusun rencana pembangunan baik rencana jangka panjang, tata ruang dan tata wilayah.

“Sehingga pembangunan berkelanjutan yang kita laksanakan tetap menjaga kelestariannya dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan,” ucap Mursal.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Kab Banjar Rizqi Amaliah Eka Safitri menyampaikan, RPPLH merupakan dokumen tertulis berisi perencanaan, potensi, pantauan lingkungan serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu. Dokumen tertulis dimaksud tujuannya untuk kepastian hukum, kelangsungan hidup mahluk hidup, pengendalian pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA), dukungan antisipasi isu global, pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta peningkatan kesadaran pemerintah.

“Pelaku usaha dengan masyarakat juga diharap untuk berpartisipasi dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” tutup Rizqi. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Wabup Banjar Tinjau Vaksinasi di Kecamatan Cintapuri Darussalam

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar terus melaksanakan program vaksinasi untuk masyarakat umum, guna tercapainya target yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat pada akhir Desember mendatang.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Kab Banjar Habib Idrus Al – Habsyie ketika melakukan peninjauan pada kegiatan vaksinasi gratis bagi warga Kecamatan Cintapuri Darussalam, di halaman dan aula kantor Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kamis (11/11).

Wabup Kabupaten Banjar saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Cintapuri Darussalam

Disampaikan Habib Idrus, kegiatan vaksin yang juga melibatkan perusahaan tambang setempat  sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah dan pihak swasta.

“Diharapkan dengan adanya vaksin, masyarakat akan dapat menambah kekebalan imun di masa pandemi, tercapai target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Banjar, yaitu pada akhir Desember nanti paling tidak 70 peesen,” ucap Habib Idrus.

Habib Idrus Al – Habsyie menambahkan, pihaknya akan lebih menggiatkan kegiatan vaksinasi di Daerah ini, sehingga akan dapat merubah posisi level PPKM Kabupaten Banjar kembali ke level 1.

“Insyaallah akan terus kita giatkan, karena Level kita dari yang semula level 1 kembali naik menjadi level 2,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap agar pandemi cepat berlalu dan mengingatkan kepada masyarakat agar memanfaatkan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Banjar. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Pemkab Banjar Lakukan Evaluasi Untuk Dapatkan Gelar Kota Layak Pemuda

BANJAR – Untuk mendapat gelar Kota Layak Pemuda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar akan terus mengevaluasi agar gelar Kota Layak Pemuda di Kabupaten Banjar benar-benar ada. Sehingga kedepannya Kota Layak Pemuda tidak hanya sebagai slogan namun bisa direalisasikan oleh pemerintah. Hal ini diungkapkan Bupati Kab Banjar Saidi Mansyur pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah, yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Banjar, di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Rabu (3/11).

Saidi berharap momentum ini menjadi sarana yang baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai wujud introspeksi diri menjadi lebih baik.

“Kedepan akan berupaya maksimal agar KNPI Banjar bisa menjadi organisasi yang lebih besar lagi. Akan terus bersinergi dan bermitra dengan pemerintah daerah, dan menjadi lokomotif pembangunan daerah. Tidak hanya guru dan alim ulama tetapi pemuda juga menjadi spirit dakwah untuk memajukan kabupaten Banjar menjadi lebih baik lagi,” ungkap Saidi Mansyur.

Untuk diketahui, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mengusung tema “Peringatan Maulid Sebagai Manifestasi Spirit Dakwah Nabi Muhammad SAW Dalam Gerakan Pemberdayaan Potensi Pemuda Kabupaten Banjar”. Sementara tausyiah disampaikan pimpinan Majelis Ta’lim dan Sholawat Fathurrosyad Ustadz Muhammad HR. Kegiatan juga dihadiri Kepala Dispora Banjar Ikhwansyah, Plt Kepala Disdik Banjar Liana Penny, Anggota Komisi IV DPRD Banjar Ahmad Syarwani, Perwakilan Disperindag Banjar, Lurah Sekumpul Gusti Marhusin, Danramil 1006 Banjar Edi Priyanto dan Staf Dispora Banjar serta Pengurus DPD KNPI. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Pemkab Banjar Buka Konsultasi Publik RDTR

BANJAR – Penataan tata ruang ditujukan untuk menciptakan penyelenggaraan pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan sehingga tercipta pemanfaatan ruang yang berkualitas. Didalam RDTR tersirat upaya-upaya dalam aspek penanganan lingkungan, pembangunan ekonomi, pemerataan, keadilan dan peningkatann kesejahteraan masyarakat. Demikian dikatakan Bupati Kab Banjar Saidi Mansyur saat membuka resmi kegiatan Konsultasi publik Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perkotaan Gambut – Kertak Hanyar tahun anggaran 2021, oleh Dinas PUPR Banjar, di salah satu hotel dikawasan Kertak Hanyar, Selasa (2/10).

Disampaikan Saidi Mansyur, sesuai PP No 21 tahun 2021 tentang penyelenggaraan penataan ruang RDTR harus memegang prinsif pembangunan berkelanjutan dan bersinergi dengan seluruh aspek, mengacu pada tata ruang wilayah kabupaten serta dilaksanakan sesuai norma, standar dan kriteria.

Bupati Kabupaten Banjar, Saidi Mansyur

Penyusunan RDTR perkotaan Gambut dan Kertak Hanyar menjadi sangat penting mengingat dalam PP No 13 tahun 2017 tentang RTRW Nasional. Terdapat 8 wilayah di Kabupaten Banjar yang termasuk dalam wilayah stategis nasional Banjarbakula termasuk Gambut dan Kertak Hanyar.

“RDTR harus memprioritaskan kesejahteraan rakyat dan melakukan terobosan penataan yang solutif dan humanis. Oleh karena itu masing OPD, desa/kelurahan, stakeholder dan pengusaha agar hal ini bisa menjadi catatan dan rekomendasi sebagai bahan penyususan RDTR perkotaan Gambut Kertak Hanyar,” ucap Saidi Mansyur.

Sementara itu, Sekda Banjar Mokhammad Hilman mengatakan, diskusi ini sangat penting mengingat kalsel sebagai penyangga ibukota negara. Jika nantinya Kota Banjarmasin sudah penuh maka kawasan Gambut dan Kertak Hanyar menjadi pilihan untuk hunian. Maka dari itu luasan kapling maksimal untuk perumahan juga perlu dibicarakan dengan para pengembang.

“Diskusi ini memberikan gambaran kedepannya, mengingat kalsel sebagai penyangga ibukota negara. Sehingga dapat membangun Kwasan Gambut dan Kertak Hanyar,” ucap Mokhammad Hilman.

Untuk diketahui, Konsultasi publik yang di pimpin oleh Sekda Kah Banjar M Hilman ini, juga dihadiri Anggota Komisi III DPRD Banjar Iwan Bora, Camat Gambut dan Kertak Hanyar,  sejumlah Kepala SKPD Banjar, dan para Pengusaha. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Pemkab Banjar Gelar Rakor Kesiapsiagaan Bencana

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor Tahun 2021 di Aula Barakat Martapura, Kamis (28/10).

Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur mengatakan, berdasarkan topografi, tutupan lahan, iklim dan curah hujan berpotensi terjadi bencana dengan variasi jenis bencana yang cukup beragam, karena Kabupaten Banjar merupakan salah satu wilayah Kabupaten di Kalsel yang tingkat kerawanan terjadinya bencana cukup tinggi, terutama banjir, angin puting beliung dan tanah longsor.

Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur

“Saya meminta semua pihak waspada  dan  memantau  prakiraan curah hujan, kondisi ketinggian  air  waduk Riam Kanan dan  keadaan sungai kita,” ucap Saidi.

Saidi Mansyur menambahkan, Rakor ini merupakan langkah positif,  untuk menambah wawasan, pengetahuan, saling bertukar pengalaman, sharing beragam masalah yang sering dihadapi di lapangan sekaligus mencari solusinya.

“Kami mengimbau, agar semua lapisan masyarakat kabupaten Banjar, terus memantau informasi mengenai prakiraan curah hujan kedepan, hal ini dikarenakan informasi prakiraan cuaca dapat memberikan gambaran persiapan untuk menghadapi bencana, sehingga dapat memperikaran solusi untuk menghadapi bencana nantinya.,” tutup Saidi Mansyur.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kab Banjar Irwan Kumar mengatakan  tujuan rakor ini adalah untuk menentukan langkah konkrit dalam menghadapi bencana di bumi serambi mekkah ini. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Pemkab Banjar Peringati Hari Sumpah Pemuda

BANJAR – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93, Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Kamis (28/10).

Peringatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur, didampingi Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyie.

Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur

Dalam amanah Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang dibacakan Bupati Kab Banjar Saidi Mansyur, disampaikan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda ini, harus mampu menjadi perekat Persatuan. Sebagai Bangsa kita harus  bersama-sama Bangkit melawan pandemi, demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan.  Persatuan pemuda dimasa sekarang juga menjadi penentu kemajuan Bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

“Pemuda  berperan membangkitkan ekonomi, melalui percepatan pemulihan situasi ekonomi nasional, dengan membangun wirausaha baru, wirausaha muda, pemberian bantuan wirausaha, termasuk wirausaha berbasis perguruan tinggi dan pesantren,” ungkap Saidi Masnyur.

Melanjutkan amanah Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Saidi Mansyur menyampaikan, pemuda adalah garda terdepan untuk pembangunan dari masa ke masa.

“Mudah-mudahan dengan berkumpulnya seluruh pemuda yang ada di bumi serambi mekkah, kita dapat melawan pandemi dan memulihkan perekonomian kembali,” ucap Saidi Mansyur.

Saidi Mansyur melanjutkan, Peringatan sumpah pemuda tahun ini  mengambil tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh” dengan maksud menegaskan kembali komitmen yang  dibangun oleh para pemuda sejak tahun 1928 lalu.

Selain dihadiri SKPD Lingkup Kabupaten Banjar, peringatan Sumpah Pemuda ke 93 juga dihadiri sejumlah organisasi pemuda setempat. (MRF/RDM/RH)

UPPD Samsat Martapura Rencanakan Buka Dua Pelayanan Baru Sekaligus

BANJAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar berencana untuk membuka dua Mall Pelayanan Publik (MPP) sekaligus di Kecamatan Gambut dan Kecamatan Simpang Empat Kab Banjar. Pembukaan MPP ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat sekitar yang ingin mengurus pembayaran pajak. Di MPP yang direncanakan dibuka pada akhir tahun ini dan tahun 2022 mendatang, UPPD Samsat Martapura juga telah melakukan kerjasama bersama Pemkab Banjar untuk ikut membuka pelayanan pajak tahunan dan pajak online.

Kepada Abdi Persada FM, kepala UPPD Samsat Martapura Zulkifli menyampaikan, rencana pembukaan MPP di Kabupaten Banjar ini, akan memudahkan masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Gambut dan Kecamatan Simpang Empat Pengaron, yang tidak perlu lagi mendatangi Kantor UPPD Samsat Martapura saat hendak membayar pajak tahunan dan pajak online.

“Ya memang rencana pembukaan MPP ini bisa memudahkan masyarakat yang ingin melakukan pelayanan Dukcapil, retribusi pajak Daerah Kab  banjar, serta layanan Samsat Martapura,” ungkap Zulkifli.

Dilanjutkan Zulkifli, ia mengharapkan pembukaan MPP ini dapat terealisasi, sehingga UPPD Samsat Martapura lebih dapat mendekatkan diri kepada masyarakat yang relatif jauh dari Samsat Induk di Kota Martapura.

“Mudah-mudahan dapat mengakomodir wajib pajak yang berada disekitarnya seperti Kecamatan Kertak Hanyar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kecamatan Aluh-Aluh dan sekitarnya,” ungkap Zulkifli.

Zulkifli menambahkan, dengan membuka layanan pembayaran pajak di Kecamatan Gambut dan Simpang Empat, maka kesadaran masyarakat dalam membayar pajak akan meningkat dengan adanya layanan pajak disekitar mereka, sehingga dapat meningkatkan capaian pajak Kabupaten Banjar untuk membangun Banua Kalsel menjadi lebih baik lagi.

“Kalau misalnya kita membuka layanan di Daerah-Daerah tersebut yang jelas kita berusaha meningkatkan dan memudahkan layanan terhadap Masyarakat,” tutup Zulkifli.

Saat pertama kali dibuka, MPP Di Kecamatan Gambut dan Simpang Empat nantinya, akan terdapat pelayanan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kab Banjar, pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Banjar, serta pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan dan online dari UPPD Samsat Martapura. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version