Tim Ekspedisi Pendakian Mapala Piranha Resmi Dilepas Wawali Banjarbaru

BANJARBARU – Wakil Walikota Banjarbaru Wartono secara resmi melepas pemberangkatan tim Ekspedisi Pendakian Seventeen Summit (Tujuh Puncak; red) Indonesia oleh Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Piranha, Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM, di Balai Kota Banjarbaru, Selasa (19/10).

Kedua tim yang berangkat menuju Puncak Tertinggi Pulau Sumatera dan Pulau Sulawesi itu pemberangkatannya di lepas langsung dengan penyerahan Bendera Merah Putih dan Bendera Organisasi Mapala Piranha di depan Kantor Balai Kota Banjarbaru.

Wartono mengingatkan, selama perjalanan ke daerah orang sebisanya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kepada kedua tim.

“Moga-moga adek-adek Mapala ini sehat dan selamat selama perjalanan baik pergi maupun pulang nanti,” harap Wartono.

Selain membawa nama dan almameter kampus biru Perikanan dan Kelautan ULM, Mapala Piranha mendapat apresiasi penuh dari Wakil Walikota Wartono, lantaran sekelompok mahasiswa yang kerap menyebut diri mereka Burayak itu juga bersedia membawa nama Banjarbaru ke kanca Nasional dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada adek-adek Mapala ini membawa nama Banjarbaru,” ujarnya.

Program kerja Pendakian Tujuh Puncak tertinggi di Indonesia oleh Mapala Piranha dari Kota Banjarbaru itu akan terus bergulir setiap tahun hingga berakhir di tahun 2024.

Akan hal itu Wartono ingin Mapala Piranha bekerjasama dengan Pemerintah Kota dalam hal ini Disporabudpar Kota Banjarbaru demi kelancaran program tersebut.

“Kami anggap schedule ini mendadak di tahun ini. Maka dari itu kami nanti meminta support dari Pemerintah khususnya Dispora untuk agenda-agenda lainnya,” katanya.

“Karena tadi di sampaikan akan menjadi agenda rutin tahunan. Harapannya kita bisa berkoordinasi supaya support dari Banjarbaru itu nanti seperti apa,” sambungnya.

Selanjutnya Pengurus Mapala Piranha Syaima Melianti membeberkan, pendakian tujuh Puncak tertinggi di Indonesia itu di lakukan bertahap dari tahun ke tahun.

Dimana tahun ini telah terpilih Puncak Gunung Latimojong di Sulawesi Selatan dan Puncak Gunung Kerinci di Pulau Sumatera.

Tahun depan mereka akan ke Pulau Jawa, Gunung Semeru dan Nusa Tenggara Barat, Gunung Rinjani.

Kemudian di tahun 2023 mereka akan menuju Puncak Gunung Binaya di kepulauan Maluku dan Bukit Raya di Kalimantan Barat. Finish program kerja jangka panjang ini adalah Puncak Jaya Wijaya atau Carstensz Pyramid di Provinsi Papua pegunungan barisan Sudirman.

“Tahun ini kita berangkatkan 3 orang ke Sumatera dan 7 orang ke Sulawesi. Tahun depan kita belum tahu berapa yang bisa berangkat karena keputusan siapa dan berapa jumlahnya adalah berdasarkan seleksi,” tandasnya. (RILIS-RDM/RH)

DPRD Kalsel Tunggu SK Mendagri Terkait Pengesahan PAW

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia atas usulan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kalsel Sisa Masa Jabatan 2019-2024 dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Sekretaris DPRD Kalsel, Antung Mas Rozaniansyah mengatakan pihaknya telah menyurati Gubernur Kalsel setelah dilakukan pemenuhan syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel terkait nama yang menjadi PAW.

“Kemudian dari Gubernur menindaklanjuti dan menyurati Mendagri di Jakarta atas perihal usulan PAW tersebut pada tanggal 30 September lalu,” katanya kepada wartawan, Selasa (19/10).

Adapun nama yang menjadi Pengganti Antar Waktu (PAW) DPRD Kalsel dari Fraksi Gerindra yaitu Nor Fajri dari Dapil Kalsel 5 meliputi Kabupaten Balangan, HSU dan Tabalong. Ia menggantikan rekannya Syahdillah yang meninggal dunia pada Jumat, 27 Agustus 2021 lalu.

Lebih lanjut Rozaniansyah berharap agar SK Mendagri terkait usulan PAW Anggota DPRD Kalsel tersebut bisa segera keluar dalam waktu dekat sehingga pelantikannya bisa dilaksanakan pada November mendatang.

“Setelah SK Mendagri itu keluar, kita akan jadwalkan paripurna pelantikan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Disdag Kalsel Terus Jalin Komunikasi Temu Usaha

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, akan terus menjalin komunikasi dengan dua provinsi di Kalimantan, yakni Kalsel dan Kaltim.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, bersama Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Provinsi Kalimantan Timur Yadi Robyan Noor, melihat komoditi produk

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, kepada wartawan pada Selasa (19/10), dari hasil forum koordinasi temu usaha perdagangan antara Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, pihaknya akan terus semakin menjalin komunikasi, terutama dengan Provinsi Kalimantan Timur, agar tercipta kenyamanan dalam setiap distribusi dan transaksi baik komoditi barang maupun produk tersebut.

“Kami minta kepada para pedagang sebagai pelaku usaha, apabila menemui kendala dilapangan, hendaklah segera disampaikan, pihaknya akan memfasilitasi untuk mengkomunikasikan,” ucap Birhasani.

Dirinya menyampaikan, kegiatan kerjasama ini akan rutin dilakukan, sehingga hendaklah saling melengkapi dalam ketersediaan komoditi barang dan produk, di dua provinsi karena kelancaran arus barang sangatlah penting, terlebih sebentar lagi menjelang hari natal dan tahun baru.

“Kerjasama perdagangan Kalsel dan Kaltim ini mempertemukan pelaku usaha, ke dua daerah bisnis to bisnis ata (BtoB) untuk bertransaksi beberapa komoditi dan produk masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kalimantan Selatan Faried Fakhmansyah, dalam sambutannya menyampaikan, rapat koordinasi ini sangatlah tepat, agar semakin mampu meningkatkan roda perekonomian di dua Provinsi tersebut. Apalagi Kalimantan Timur nantinya akan menjadi Ibu Kota Negara Indonesia, dan Kalimantan Selatan sebagai gerbang Ibu Kota Negara baru, sehingga harus dipersiapkan secara matang.

Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kalimantan Selatan Faried Fakhmansyah, saat dalam sambutan

“Meski masih pandemi COVID-19, tidak ada halangan dan alasan untuk berinovasi, dalam memberikan hasil produk,” tutupnya.

Forum koordinasi temu usaha perdagangan antara Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, dihadiri Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur Adi Buchari Muslim, dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Provinsi Kalimantan Timur Yadi Robyan Noor.

Untuk diketahui, rakor ini diikuti 20 pelaku usaha mikro kecil menengah dari Provinsi Kalimantan Timur, serta 22 pelaku UMKM mewakili Provinsi Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/RH)

Ponpes RMA Banjarbaru Gelar Vaksinasi COVID-19

BANJARBARU – Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur’an Raudhotul Muta’allimin Annahdliyah (RMA) Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, menggelar Vaksinasi COVID-19 untuk kalangan warga Kota Banjarbaru pada Selasa (19/10).

Kepada Abdi Persada FM, Pengasuh Ponpes RMA Muhari melalui salah seorang pengajar Ponpes RMA Muhammad Anshori menyampaikan, tujuan diadakannya vaksinasi ini untuk mendukung program Pemerintah dalam memberantas penyebaran COVID-19 di Kota Banjarbaru.

Salah satu Pengajar di Ponpes RMA Banjarbaru Muhammad Anshori.

“Untuk mendukung giat Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memberantas COVID-19, Ponpes RMA bersama Puskesmas Guntung Manggis mengadakan Vaksinasi untuk warga Kota Banjarbaru,” ungkap Anshori.

Anshori menambahkan, dengan dilaksanakannya vaksinasi massal, pihaknya mengharapkan warga yang telah divaksin menjadi sehat, dan bisa mengikuti tatanan pemerintah, untuk menghilangkan COVID-19.

“Kami juga mewajibkan bagi seluruh santri yang bermukim di Ponpes RMA untuk Vaksinasi COVID-19, sehingga diharapkan tidak terjadi penularan virus corona, dilingkungan Ponpes RMA,” tutup Anshori.

Sementara itu, salah satu warga yang berasal dari Landasan Ulin Utara Jalan Golf Kota Banjarbaru Muhammad Khair menyampaikan, dirinya mengetahui adanya vaksinasi di Ponpes RMA melalui teman-temannya, sehingga menyempatkan berdatang untuk divaksin agar dapat terhindar dari virus corona.

“Karena vaksin ini kan sangat penting, jadi ada teman yang menyampaikan bahwa ada vaksinasi COVID-19 di sini sehingga saya pergi ke tempat ini,” ungkap Khair.

Untuk diketahui, pada pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Ponpes Tahfidzul Qur’an RMA dosis vaksin COVID-19 yang disediakan pihak Ponpes RMA bersama Puskesmas Guntung Manggis berjumlah 280 vial. (MRF/RDM/RH)

Webinar Literasi Digital Kabupaten Tapin: Jaga dan Lindungi Data Pribadimu di Ruang Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Jaga dan Lindungi Data Pribadimu di Ruang Digital.” di Kabupaten Tapin, Selasa (19/10/2021) pukul 10.00 Wita. Acara dibuka Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan dan Bupati Tapin M. Arifin Arpan, ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

BINUANG – Dipandu oleh moderator Septi Diajeng, yang menghadirkan narasumber pertama Prilani dengan materi tentang ‘Etika Media Sosial’.

Prilani mengatakan, Etika sangat penting dalam bermedia sosial, untuk mencerminkan nilai-nilai yang baik yang akan dihormati masyarakat.

Prilani menyebutkan, dampak negatif medsos yaitu;

  1. Maraknya kejahatan.
  2. Maraknya informasi bohong atau hoax.
  3. Menurunkan produktivitas.
  4. Membuat seseorang menjadi individualis.
  5. Membuat kualitas tidur menurun.
  6. Membuat depresi dan kecemasan.
  7. Membuat kecanduan hingga lupa waktu.

Adapun, etika berkomunikasi yakni;

  1. Jangan menggunakan kata kasar, provokatif, porno atau SARA.
  2. Jangan memposting artikel atau status yang bohong.
  3. Jangan mengcopy paste artikel atau gambar yang mempunyai hak cipta.
  4. Berikan komentar yang relevan.

Narasumber kedua Fannisa Liviandra dengan materi tentang ‘Tren Pekerjaan di Era Digital’.

Fannisa mengatakan, akibat covid 19 jumlah pengangguran Republik Indonesia bertambah menjadi 3,7 juta jiwa. Pandemi menjadi penyebab nomor 1 jutaan masyarakat Indonesia kehilangan pekerjaan.

“Penyebab pengangguran di masa pandemi yaitu, efektivitas biaya dan tenaga mengakibatkan PHK massal, angkatan kerja meningkat yang menyebabkan persaingan semakin tinggi, dan skills GAP yaitu semua serba online,” tuturnya.

Adapun, tren pekerjaan di 2021 yakni, Copywriter atau content writer, Web developer, UI atau UX designer, UX writer, UX researcher, Digital marketing, SEO Specialist, Social Media strategist, Data Scientist, Information Security.

Selanjutnya narasumber ketiga Satriya Alfiza dengan materi tentang ‘Bijak Unggah di Medsos’.

Kata dia, sosial media menjadi salah satu sarana publikasi, ada banyak sosial media mulai dari Twitter, IG, FB dan lain-lain.

“Media sosial memiliki dampak positif dan negatif yaitu, dampak positif adalah kita akan update memperoleh informasi terkini seputar kita bahkan dunia. Kemudian, dampak negatifnya adalah kita sering menerima berita hoax, hal-hal berbau sara dan kadang hate speech,” ucapnya.

“Lebih baik kita Saring berita itu apakah benar-benar terpercaya ataukah tidak, jika narasumbernya tidak jelas maka lebih baik kita delete saja,” tuturnya.

Adapun, tips agar aman dalam bermedia sosial yaitu, jangan posting sesuatu saat sedang emosi, jangan posting sesuatu yang tidak diketahui, postinglah atau beri komentar sesuatu yang bermanfaat juga menginspirasi, jangan posting sesuatu yang membuat orang lain tersinggung,

Selanjutnya, jangan memposting hal-hal yang tidak penting yang sebenarnya orang lain juga bisa untuk posting, jangan posting harta kekayaan seperti jumlah uang di rekening, bersikaplah rendah hati untuk postinganmu.

Terakhir narasumber Mislani yang memberikan penjelasan tentang ‘Berbudaya Dengan Literasi Digital, Berliterasi Digital itu Keren’.

Mislani mengatakan, literasi mengalami perubahan atau lebih tepatnya mengalami perkembangan Seiring dengan berjalannya waktu, hal itu terlihat dalam buku-buku tua pada zaman Majapahit.

“Literasi digital merupakan kemampuan seorang individu dalam menggunakan teknologi. Tidak hanya mampu membaca informasi di media digital akan tetapi juga seorang individu yang mampu mencari, mengidentifikasi dan mengevaluasi suatu informasi yang telah didapatkan,” ujarnya.

Mislani menyampaikan, literasi digital menurut douglas A. J. Belshaw menyatakan dalam tesisnya kultural, kognitif, komunikatif dan kepercayaan diri yang bertanggung jawab, kreatif, kritis dalam menyikapi konten dan bertanggung jawab secara sosial.

Permasalahan dalam teknologi digital yakni:

  1. Adanya pelanggaran hak cipta atau hak kekayaan intelektual (HKI).
  2. Rendahnya ketersediaan lapangan pekerjaan karena sumber daya manusia telah digantikan oleh teknologi digital.
  3. Munculnya informasi digital yang tidak sesuai dengan fakta atau hoax.
  4. Adanya budaya malas gerak karena pengaruh penggunaan teknologi digital.
  5. Adanya penipuan digital yang mengatasnamakan orang lain.

Kemudian, solusi dalam teknologi digital yaitu;

  1. Memudahkan dalam mengakses informasi yang dibutuhkan secara cepat.
  2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan dan pemanfaatan digitalisasi.
  3. Adanya media massa yang berbasis digital.
  4. Menciptakan inovasi dalam berbagai bidang yang berorientasi pada digitalisasi. (RILIS)

Jabatan Dewan Komisaris Berakhir, Bank Kalsel Gelar RUPS Luar Biasa

BANJARMASIN – Bank Kalsel menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan mengambil tempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, akhir pekan lalu. Kegiatan ini dihadiri langsung para pemegang saham Bank Kalsel, yakni Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, Bupati Kabupaten Tanah Laut, Sukamta, Bupati Hulu Sungai Utara, Abdul Wahid, Bupati Tapin, M. Arifin Arpan dan Wali Kota Banjarmasin yang diwakili oleh Plh. Sekda Kota Banjarmasin, Sugito. Sedangkan pemegang saham lainnya hadir melalui daring aplikasi zoom meeting. Turut berhadir juga secara langsung jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bank Kalsel.

Suasana RUPS LB Bank Kalsel

Sehubungan dengan berakhirnya masa Jabatan Dewan Komisaris Bank Kalsel, maka RUPS-LB kali ini mengangkat agenda untuk menyetujui dan mengesahkan pengakhiran masa Jabatan Dewan Komisaris, masa bakti 2016 – 2021. Agenda selanjutnya adalah menyetujui dan mengesahkan pemberhentian diri secara hormat, Ary Bastari serta menyetujui dan mengesahkan pengangkatan Hatmansyah, dan Syarituah Siregar sebagai Komisaris Independen untuk masa bakti tahun 2021 – 2026.

Selanjutnya melalui Surat Keputusan Kementerian BUMN Ary Bastari diamanahkan untuk bertugas memimpin salah satu anak perusahaan BUMN sebagai Direktur Utama. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bank Kalsel, dimana salah satu putra terbaik daerah Kalimantan Selatan berkesempatan memegang peranan penting di perusahaan tersebut.

Menilik sekilas perjalanan Ary Bastari di Bank Kalsel, sejak awal dikukuhkan sebagai Komisaris Utama oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor pada 12 Januari 2017 di Aula Kantor Pusat Bank Kalsel lantai 7, beliau menghadirkan iklim kerja yang berbeda. Dengan mengusung filosofi Kerja Keras, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas, secara perlahan namun pasti membuahkan hasil pada performance Bank Kalsel secara keseluruhan, baik dari aspek kinerja keuangan maupun kinerja seluruh insan Bank Kalsel.

Dari sisi kinerja keuangan, di awal masa jabatannya, posisi aset Bank Kalsel berada di angka Rp11,89 Triliun (Desember 2016), saat ini telah meningkat menjadi Rp15,59 Triliun (September 2021) atau tumbuh sebesar 31,12 persen. Untuk Modal Inti, per Desember 2016 berada di angka Rp1,6 Triliun, dan sekarang per September 2021 telah meningkat menjadi Rp1,9 Triliun, tumbuh sebesar 20,87 persen. Ditinjau dari NPL (Non Performing Loan), saat ini mencatatkan nilai 3,96 persen (September 2021), lebih baik dibandingkan posisi Desember 2016 yang mencatatkan nilai 4,23 persen.

Perbaikan NPL ini tentunya juga berimbas pada posisi Tingkat Kesehatan Bank (TKB), dimana pada tahun 2016 mencatatkan Peringkat Komposit (PK) 3, namun sekarang berhasil mencatatkan PK 2, yang mengindikasikan sebagai “Bank Sehat”.

Sedangkan dari sisi Kinerja Insan Bank Kalsel, saat ini memberikan hasil yang menggembirakan. Produktivitas yang ditunjukan pegawai, secara berangsur semakin meningkat dan membaik. Para pegawai semakin bersemangat dan termotivasi melaksanakan tugas-tugasnya dalam upaya memajukan Bank Kalsel. Ia acap kali turun memberikan masukan dan petuah tentang bagaimana menjalankan fungsi tugas dalam rangka memberikan kinerja positif ke Bank Kalsel.

Bahkan, melalui disertasinya yang berjudul “Model Kerja Pelayanan melalui Motivasi Kerja: Analisis Kepemimpinan Transformasi, Manajerial, Coaching dan Komitmen Organisasional pada Bank Kalsel” ia memberikan sumbangsih nyata yang dapat dijadikan referensi bagi Bank Kalsel dalam menjalankan fungsi organisasinya guna peningkatan kinerja Bank di masa akan datang.

Figurnya tentu akan selalu diingat sebagai sosok yang mampu menggerakkan insan Bank Kalsel untuk menjadi lebih baik dalam menjalankan tugasnya.

Kesan mendalam diutarakan Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, IGK Prasetya, sekaligus menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kontribusi Ary Bastari dalam mendukung kemajuan Bank Kalsel.

“Sejak awal hingga akhir menjabat, beliau menanamkan prinsip Kerja Keras, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas dalam setiap pekerjaan. Hal itu senantiasa menjadi acuan dalam setiap pekerjaan kami, dan Alhamdulillah memberikan dampak positif. Atas hal ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas ilmu dan kontribusi positif yang telah diberikan Pak Ary selama menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Kalsel. Kami turut berbangga, mengingat saat ini beliau dipercaya untuk memimpin salah satu perusahaan BUMN. Kami doakan semoga Bapak sukses di
tempat yang baru dan selalu diberi kesehatan,” tutur Prasetya.

Pada kesempatan yang sama, Ary Bastari menyampaikan permohonan pamit sekaligus ucapan terimakasih atas kerjasama yang dibangun selama ini.

“Saya merasa bersyukur berkesempatan menjadi bagian dari keluarga besar Bank Kalsel. Dengan ini, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi -tingginya atas bantuan, dukungan, semangat dan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini, baik kepada pemegang saham, mitra kerja, serta seluruh keluarga besar Bank Kalsel. Semoga Bank Kalsel semakin tumbuh dan berkembang, serta memberikan sumbangsih optimal untuk daerah,” pungkas Ary. (ADV-RIW/RDM/RH)

Pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

BANJARMASIN – Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan telah resmi membuka pendaftaran.

Ketua Tim Penjaringan Calon Ketua KONI Kalsel Sarmidi mengatakan, setelah menggelar rapat bersama dengan anggota tim lainnya, maka diputuskan untuk dibukanya pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel Periode 2021 – 2025.

“Kami mengumumkan, untuk pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel Periode 2021-2025 resmi dibuka,” ungkap Sarmidi, kepada sejumlah wartawan, pada Senin Sore (18/10).

Sarmidi mengatakan, untuk masa pendaftaran dibuka pada tanggal 18 Oktober – 18 November 2021 di Sekretariat KONI Provinsi Kalsel Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin.

“Untuk pendaftaran terakhir pada tanggal 18 November akan ditutup sampai jam 6 sore,” ucapnya.

Selama satu bulan ini bagi masyarakat yang ingin mendaftar dipersilakan. Untuk calon pendaftar Ketua KONI Provinsi Kalsel tentunya, harus memenuhi persyaratan. Seperti, mendapatkan dukungan dari KONI Kabupaten dan Kota.

“Masyarakat dipersilakan untuk mendaftar, asalkan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan sebagai syarat Calon Ketua KONI provinsi Kalsel,” ujarnya.

Menurut Sarmidi, dukungan yang diwajibkan untuk Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel adalah, harus mendapatkan tiga suara dukungan dari KONI Cabang Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalsel.

“Untuk di Provinsi Kalimantan Selatan memiliki 13 KONI di Kabupaten dan Kota, Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel cukup mengantongi dukungan 3 suara dukungan saja,” tutur Sarmidi lebih lanjut.

Selain itu, lanjutnya, dukungan lainnya yaitu mendapatkan 10 suara dari cabang olahraga anggota KONI serta pengurus fungsional.

“Untuk pengambilan blangko pendaftaran Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel sertal blangko dukungan, bisa diambil di Kantor KONI Provinsi Kalsel,” ucap Sarmidi. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Kembali Jadwalkan Reses

BANJARMASIN – 45 Anggota DPRD Banjarmasin, akan kembali menjadwalkan kegiatan reses, ketiga kalinya tahun 2021.

Menurut Plt Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Ari Yani, kepada wartawan pada Senin (18/10), agenda reses ini untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai wujud dan tanggung jawab terhadap konstituen, sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Reses ini dijadwalkan mulai 24 hingga 26 Oktober 2021, secara kolektif,” ucapnya.

Ari Yani menjelaskan, jadwal agenda reses sudah diputuskan dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Banjarmasin, dan akan digelar selama tiga hari, di masing – masing lima Kecamatan, pada jam 09.00 WITA.

“Lokasi reses biasanya di kantor kecamatan dengan konstituen yang dipilih anggota dewan per Dapil,” jelasnya.

Lebih lanjut Ari Yani menambahkan, kegiatan reses ini masih dalam suasana pandemi COVID-19, namun tetap akan menerapkan secara ketat protokol kesehatan, baik anggota Dewan, para konstituen serta SKPD terkait yang hadir nanti.

“Sistemnya seperti biasa yaitu jumlah peserta dibatasi, dan anggota dewan yang menyerap aspirasi warga secara bergantian,” tutupnya.

Seperti diketahui, sebelumnya DPRD Kota Banjarmasin, menggelar reses pada 24 Mei dan 1 Juli 2021 lalu. (NHF/RDM/RH)

Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Servak Maritim

BANJARMASIN – Hingga saat ini penyebaran pandemi COVID-19 dan jumlah pasien yang terinfeksi di sejumlah daerah wilayah Kalimantan Selatan sudah mulai ada penurunan, walaupun tidak sighnifikan, namun hal tersebut bisa mengurangi fenomena dan rasa kekhawatiran di elemen masyarakat luas.

Meskipun kasus terpaparnya dampak dari  Wabah COVID-19 sudah mulai surut, Masyarakat diimbau agar tidak terlena dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran pandemi COVID-19. salah satunya adalah dibutuhkan kesadaran dan disiplin yang tinggi oleh segenap masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, terutama saat beraktivitas.

Serbuan Vaksinasi (Servak) Maritim dosis pertama dan ke-2 dengan menggunakan Vaksin jenis Sinovac, kali ini Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin menyelenggarakan vaksinasi di Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dengan melibatkan Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinkes Kota Banjarmasin sebanyak 14 personel pada Senin (18/10).Pemantauan Vaksinasi dilakukan langsung oleh Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut  Herbiyantoko M.Tr. Hanla, didampingi Perwira Staf Lanal Banjarmasin dan Ketua Jalasenastri Cabang 4 Korcab XIII DJA II Farrah Herbiyantoko serta para pengurus.

Saat meninjau langsung, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla mengatakan, kegiatan Vaksinasi ini merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan serta sebagai upaya penanggulangan TNI AL untuk mendorong dan mensukseskan program pemerintah sebagai langkah percepatan dalam menghentikan laju penyebaran dan memutus mata rantai COVID-19 di Prov. Kalimantan Selatan secara totalitas dengan menggunakan sarana dan prasarana yang ada.

“kepada warga, mari kita bersama – sama memerangi Virus Corona yang menjadi musuh bersama yaitu dengan cara membentengi tubuh kita dengan bervaksin supaya tertanam Herd Immunity atau kekebalan kelompok yang kuat, guna menghindari dan menangkal serangan Virus,” ucap Herbiyantoko.

Untuk diketahui, Servak maritim massal yang ke-48 ini, diikuti warga pesisir dan para pelajar dari Kec. Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Selatan dengan jumlah peserta 269 orang dan berhasil divaksinasi semuanya dengan aman dan sehat serta tanpa ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Berdasarkan data secara keseluruhan sejak awal dimulainya kegiatan Servak, Lanal Banjarmasin sudah berhasil memvaksinasi 16.849 orang (1.684 Vial). (HUMASTNIAL-MRF/RDM/RH)

Demokrat Kalsel Gelar Musda ke IV

BANJARMASIN – Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk persiapan Pemilu 2024, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Senin (18/10).

Pembukaan Musda Partai Demokrat Provinsi Kalsel

Musda ke 4 ini mengangkat tema, Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit. Dan dibuka langsung oleh Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya.

Pada Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan ini terlebih dahulu mendengarkan, arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, secara virtual.

Dalam sambutannya Agus menyampaikan, selamat atas diselenggarakannya Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan. Serta berpesan siapapun yang terpilih sebagai Ketua Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan nanti, dapat meningkatkan dan memajukan Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya.

“Untuk Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan kami mengucapkan selamat melaksanakan Musyawarah Daerah,” ucapnya.

Tentunya, lanjut Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang akrab disapa AHY ini mengharapkan, kepada siapapun yang terpilih dapat setia kepada Partai Demokrat, dan dapat membawa kemajuan untuk Partai Demokrat kedepannya.

Pada Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan dihadiri seluruh Ketua DPC Partai Demokrat di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, serta beragendakan Pemilihan Ketua Baru Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotan DPP Demokrat Herman Khaeron pada saat memberikan sambutan pada Musyawarah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan, untuk Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan minta mulai saat ini, mulai persiapkan diri untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

Oleh karena itu, lanjutnya, seluruh anggota partai demokrat untuk selalu menjaga kekompakan serta kesetiaan terhadap Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap, kepada Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan dapat kembali memperoleh kursi di DPR RI mendatang,” ucap Herman Khaeron. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version