Pemkab Banjar Mulai Lakukan Penyelidikan Soal Ambruknya Retail Modern di Gambut

BANJAR – Pemkab Banjar melakukan penyelidikan penyebab ambruknya bangunan retail modern yang berletak di Jalan Ahmad Yani KM 14,5 Kecamatan Gambut.

Suasana saat ambruknya retail modern yang terletak di Jl A Yani KM 14,5 Gambut, Kabupaten Banjar

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Banjar, Muhammad Riza Dauly mengatakan pihaknya telah mengerahkan sejumlah tim ahli bangunan agar memastikan alasan ambruknya retail yang berdiri disamping SPBU itu.

Plt Kadis PUPRP Kabupaten Banjar, M Riza Dauly

“Kami juga sudah mulai menerjunkan beberapat tim ahli agar dapat mengetahui secara jelas apa penyebab ambruknya bangunan ini,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (20/4) siang.

Dia menerangkan, penyebab runtuhnya bangunan ini bisa disebabkan beberapa faktor, seperti, tanah, pondasi hingga kontruksi. Akan Tetapi, untuk lebih mengetahui secara rinci Dinas PUPRP Kabupaten Banjar masih melakukan penyelidikan.

“Hingga saat ini kami masih melakukan pemeriksaan,” ucapnya.

Menurut dia, sebelum mendirikan bangunan tentu terlebih dahulu harus melengkapi berbagai persyaratan seperti dokumen serta uji kelayakan lokasi pembangunan.

“Ini sangat penting sebelum mendirikan bangunan,” jelas Riza yang juga menjabat sebagai Kepala Bappedalitbang Banjar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Banjar, Muhammad Ikhsan, menjelaskan,  bahwa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikantongi oleh pemilik ruko untuk usaha retail modern tersebut ternyata hanya dua lantai.

“Kalau dokumen yang diizinkan baru 2 lantai, bukan 3 lantai,” ucapnya.

Bahkan, retail modern yang dibangun 2012 lalu dan ambruk hingga memakan korban ini juga sudah berumur hampir 10 tahun.

“Kalau untuk bangunan komersil, detail teknis akan menyesuaikan kembali dengan konsultan bersangkutan, tetapi, penambahan lantai kami tidak mengetahui,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Luncurkan Aplikasi “SRIKANDI”

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel meluncurkan aplikasi Sistem Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

Suasana Launching Aplikasi SRIKANDI di aula Dispersip Kalsel

Dihadiri sejumlah instansi terkait, baik yang hadir langsung di aula Dispersip Kalsel maupun melalui zoom meeting, aplikasi SRIKANDI ini diluncurkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, Kamis (21/4).

Dalam sambutannya, Roy mengatakan aplikasi SRIKANDI ini merupakan salah satu cara untuk mempercepat dan menyatukan langkah pengelolaan kearsipan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

“Kearsipan harus terus mengikuti perkembangan zaman menerapkan hal-hal yang diperlukan dalam konteks penerapan SPBE”, katanya.

Roy menilai, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan arsip dinamis merupakan suatu keharusan apalagi dalam menghadapi era destruktif yang mana menuntut semua elemen untuk melakukan perubahan yang tepat.

“Oleh sebab itu ini sangat penting agar seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sesegera mungkin mengimplementasikan dan memanfaatkan aplikasi SRIKANDI ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan melalui peluncuran ini pihak ingin mempercepat penerapan aplikasi SRIKANDI di seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dengan aplikasi SRIKANDI ini kita juga ingin mewujudkan pelayanan administrasi pemerintahan di bidang kearsipan dinamis agar kian berkualitas,” ucapnya.

Tidak hanya itu, melalui peluncuran ini juga pihaknya ingin mewujudkan keseragaman dan keterpaduan pengelolaan kearsipan berbasis elektronik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.

“Aplikasi SRIKANDI pada dasarnya merupakan integrasi antara pengelolaan arsip dinamis secara instansional berbasis digital yang terintegrasi secara nasional pada kementerian/lembaga dengan pemerintah daerah, sehingga pencipta (arsip) wajib menyiapkan empat instrumen seperti tata naskah dinas, klasifikasi keamanan akses arsip dinamis, klasifikasi dan jadwal retensi arsip,” jelas Nurliani.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie juga turut menyerahkan dokumen akun asli SRIKANDI kepada tujuh orang perwakilan instansi uji coba diantaranya, Dispersip Kalsel, Diskominfo Kalsel, Badan Kepegawaian Daerah Kalsel, Diskop-UMKM Kalsel, Biro Umum, Dishut Kalsel, dan Disdukcapil-KB Kalsel. (NRH/RDM/RH)

BPKP Gandeng Tabalong, Percepat Penggunaan Produk Dalam Negeri Lewat SPIP Terintegrasi

TABALONG – BPKP Kalimantan Selatan mengajak seluruh SKPD Kabupaten Tabalong, untuk merealisasikan Percepatan Peningkatan Penggunan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dan Usaha Mikro Kecil (UMK) serta Koperasi lewat SPIP Terintegrasi.

Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan komitmen bersama Bupati, Sekretaris Daerah, dan seluruh jajaran SKPD di Kabupaten Tabalong, Kamis (21/4).

“Ini aksi nyata mendorong seluruh SKPD Tabalong mengimplementasikan Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2022,” imbuh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy Mahani Harahap, saat ditemui di Pendopo Bersinar Tabalong.

Implementasikan Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2022, Kabupaten Tabalong sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Data juga menunjukkan, nilai PDRB dan PDRB per kapita Kabupaten Tabalong mengalami kenaikan dibanding tahun 2020.

“Ini menunjukkan progress yang membaik dalam pemulihan ekonomi pada semua sektor lapangan usaha di Tabalong,” tegas Rudy.

Berfikir kreatif dan inovatif dalam menggali potensi juga dapat menggerakkan masyarakat dan pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk di Kabupaten Tabalong, yang akan menciptakan kesejahteraan.

“Itu kenapa potensi yang ada di Kabupaten Tabalong harus terus dikembangkan,” jelas Rudy.

Rudy menekankan, salah satu alat yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai Pemerintah Kabupaten Tabalong adalah Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

“Implementasi SPIP yang baik akan memberikan keyakinan memadai dalam pencapaian tujuan pemerintah daerah. Tujuan pemerintah daerah sendiri bisa diukur dari perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Nilai-nilai yang ada dalam SPIP Terintegrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari beberapa framework penilaian birokrasi, yakni MCP KPK, Opini BPK, SAKIP, RB, Survei Penilaian Integritas, dan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

“Apabila SPIP Terintegrasi telah diimplementasikan dengan baik, akan membawa pengaruh positif terhadap capaian kinerja pemerintah daerah yang diukur dengan indikator penilaian yang lain,” jelasnya.

Komitmen bersama yang dibacakan oleh Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, menjari momentum jajaran SKPD Kabupaten Tabalong untuk bersama-sama bangkit dan mendukung P3DN lewat SPIP Terintegrasi.

“Sebanyak 35 SKPD telah menandatangani bersama dan sepenuhnya berkomitmen untuk mengimplementasikan dan menginternalisasi SPIP serta Manajemen Risiko (MR) secara terintegrasi dan berkelanjutan pada seluruh program dan kegiatan di Kabupaten Tabalong,” tambah Rudy.

Itu merupakan kesungguhan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mengimplementasikan SPIP dan MR terintegrasi.

“Diharapkan, pada penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi, yang akan dilaksanakan pada Tahun 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong dapat meningkatkan pencapaian level 3 SPIP Terintegrasi,” tutupnya. (BPKPKALSEL-RIW/RDM/RH)

Pansus Revisi Perda Difabel Finalisasi

BANJARMASIN – Panitia khusus Revisi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, telah finalisasi.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Panitia Khusus Raperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas DPRD Kota Banjarmasin, Noor Latifah, Kamis (21/4) menjelaskan, setelah cukup panjang dilakukan pembahasan, akhirnya difinalisasi dengan poin penting sarana dan transportasi, yang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Kita menerima masukan baik dari kaum disabilitas sendiri, masyarakat umum, dan akademisi untuk diterapkan nanti,” ucapnya

Disampaikan Lala (sapaan akrabnya), dalam Revisi Perda ini, perlu dibangun rumah perlindungan sosial bagi penyandang disabilitas, sebagai langkah untuk kemajuan bagi kaum difabel.

“Kami bahas revisi perda ini cukup panjang sejak 2021, agar semua terakomodir,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan, Wakil Ketua Panitia Khusus Revisi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, DPRD Kota Banjarmasin, Deddy Sophian, menurutnya untuk pekerjaan, ada persentase ketenagakerjaan bagi kaum disabilitas, yaitu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), minimal 2 persen bahkan koperasi wajib menampung pekerja kaum disabilitas.

“Mereka bekerja harus sesuai kompetensi dan kemampuan fisik, tidak boleh ditempatkan di luar kemampuan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

YKI Banjarmasin Berikan Bantuan Untuk Penyintas Kanker

BANJARMASIN – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Banjarmasin memberikan bantuan sembako serta uang tunai kepada penyintas kanker di kota ini.

Ketua YKI Kota Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, dilaksanakan kegiatan tersebut, dalam rangka memperingati HUT Ke 45 Yayasan Kanker Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 April lalu.

Siti Wasilah menyerahkan bantuan kepada penyintas kanker anak anak di RSUD Ulin Banjarmasin

“Namun, pemberian bantuan kepada penyintas kanker di Kota Banjarmasin, baru bisa dilaksanakan saat ini,” ujar Siti Wasilah, Rabu (20/4).

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan oleh YKI Kota Banjarmasin berupa, pelaksanaan bakti sosial, seperti mengunjungi penyintas kanker ibu Indah warga Sungai Andai.

“Kami melaksanakan bakti sosial dengan mengunjungi penyintas kanker,” ucapnya.

Dipilihnya ibu Indah tersebut, lanjut Siti Wasilah, karena harus berjuang dengan kanker payudara yang dideritanya, sambil membesarkan 3 anaknya sendiri karena suaminya sudah meninggal.

“Selain itu, kami juga mengunjungi Anak-anak penyintas kanker yang tengah dirawat di ruang hematologi anak RSUD Ulin Banjarmasin,” ujar Siti Wasilah.

Untuk anak anak penyintas kanker, diberikan bingkisan kepada anak-anak penyintas, sembako dan uang tunai. Memberikan hiburan dengan membawa pesulap cilik.

Pada kesempatan tersebut, istri Walikota Banjarmasin ini juga menyampaikan, jika YKI Kota Banjarmasin menerima bantuan dari PT Indofood.

“Dengan adanya bantuan tersebut, maka kami siap menyalurkan bantuan dari berbagai pihak untuk kepentingan para penyintas atau edukasi sebagai upaya pencegahan,” tuturnya lebih lanjut.

Siti Wasilah berharap, bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat,” ucapnya.

YKI Kota Banjarmasin juga membuka Hotline agar dapat membantu para penyintas kanker di Kota Banjarmasin.

YKI Kota Banjarmasin menyediakan Hotline 08115087272 merupakan layanan dan pengaduan terkait penanganan kanker di wilayah Kota Banjarmasin.

“Kepada Warga kota Banjarmasin jika mengetahui ada pasien kanker tidak mampu yang memerlukan bantuan, berkenan menginformasikan ke layanan YKI Banjarmasin,” ujar Siti Wasilah. (SRI/RDM/RH)

PKK Kalsel Gelar Pasar Murah di Hulu Sungai Tengah

HST – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pasar murah di Desa Kambat Utara, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Kamis (21/4).

Pasar murah Ramadan TP PKK Kalsel

Pelaksanaan pasar murah Ramadan tahun ini merupakan kali ketiga, usai di Kotabaru dan Batola.

Bekerja sama dengan TPP PKK HST, Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan Kalsel, gelaran pasar murah dirangkaikan dengan pembagian sembako, khitanan massal, pengobatan gratis, dan perpustakaan keliling.

“Kita harapkan kegiatan ini memunculkan kegembiraan dan silaturahmi antar sesama,” kata Ketua TP PKK Kalsel Raudatul Jannah Sahbirin Noor, dalam sambutannya, yang dibacakan Ketua Bidang I PKK Kalsel Aminatus Alifah Roy Rizali Anwar.

“Nawaitu kami, kegiatan ini bisa terus diadakan setiap tahun di berbagai tempat, serta bisa memberikan manfaat optimal pada masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK HST Cheri Bayuni Budjang berharap, warga dapat beramai-ramai menyambangi pasar murah.

“Apalagi di musim COVID-19 ini, dengan adanya pasar murah kita sekalian menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Cheri mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sahbirin Noor dan Ketua TP PKK Kalsel atas inisiasinya dalam menggelar kegiatan sosial tersebut.

Adapun pelaksanaan pasar murah terpantau ramai dikunjungi warga sekitar. Sembako dan berbagai bahan makanan lainnya laris diburu warga.

Salah satu pembeli, Maryam (33), mengaku senang atas pelaksanaan pasar murah didesanya.

“Saya sangat senang dengan adanya pasar murah ini. Harapannya bisa sering-sering diadakan,” ujarnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Museum Lambung Mangkurat Kalsel Hanya Akan Tutup Pada Hari H Idul Fitri Tahun Ini

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) hanya akan tutup di hari H lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, tahun ini.

“Untuk hari besarnya itu pasti tutup dulu, tetapi di hari kedua lebaran itu kami usahakan sudah beroperasional kembali,” ucap Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Suprihanto, melalui Kasubbag TU, Taufik Akbar, Kamis (21/4).

Kasubbag TU Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Taufik Akbar

Menurut Akbar, pada h+1 Idul Fitri, seringkali dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkunjung bersama keluarga ke museum ini.

Bahkan selama bulan Ramadhan tahun ini pun, diakuinya, tidak menyurutkan minat warga untuk mengunjungi museum.

“Alhamdulillah, untuk kunjungan pada bulan Ramadhan ini sesuai target yang kita harapkan,” ungkapnya.

Kembalinya minat masyarakat untuk mengunjungi muesum, disebutkan Akbar, tidak lepas dari melandainya pandemi saat ini. Kendati demikian, jam operasional Museum Lambung Mangkurat Kalsel masih dibatasi hingga jam 1 siang.

“Kita masih ingin melihat kondisi pandemi pasca Idul Fitri nanti. Jika ads kelonggaran, kita akan minta secara resmi agar jam operasional kembali normal (hingga jam 4 sore),” bebernya.

Dirinya turut mengajak kepada seluruh kalangan masyarakat, baik pelajar maupun mahasiswa, agar bisa kembali berkujung ke Museum Lambung Mangkurat Kalsel seperti dulu lagi.

“Kami dari pihak museum berharap kepada masyarakat yang sudah kangen dengan museum dan sudah lama tidak berjumpa, dengan adanya kelonggaran yang kita rasakan saat ini, bisa berkujung ke museum seperti dulu lagi,” imbaunya.

Sejak dibuka kembali pada awal Februari lalu, Museum Lambung Mangkurat Kalsel, telah melaksanakan beberapa program kegiatan. Seperti belajar bersama, museum keliling, serta gerakan cinta museum.

“Kita masih ada kegiatan lainnya yang sudah diagendakan,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Lagi, Gubernur Kalsel Terima Penghargaan, Kali Ini TOP Pembina BUMD Award 2022

JAKARTA – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor meraih penghargaan TOP Pembina BUMD 2022 dalam TOP BUMD Award yang diselenggarakan di disalah satu hotel berbintang di Jakarta pada Rabu (20/4).

Penghargaan TOP Pembina BUMD 2022 ini, diterima Kepala Biro Ekononi Setdaprov Kalsel Raudatul Jannah mewakili Gubernur Sahbirin Noor.

Dalam ajang TOP BUMD Award 2022, Kalsel juga meraih TOP BUMD Aneka Usaha Bintang 3 yang diterima oleh PT Bangun Banua Kalsel.

Menurut M. Lutfi Hadayani, MM, MBA, Ketua Penyelenggara dari Top Business menyebutkan, TOP BUMD 2022 diselenggarakan untuk mendukung program dan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, guna mempercepat peningkatkan kinerja BUMD dan pembangunan perekonomian di daerah.

Melalui kegiatan ini diharapkan setiap BUMD terpacu untuk selalu berprestasi dan berperan penting dalam pembangunan daerah dan perekenomian nasional.

“Penghargaan tersebut patut dan layak disyukui dan dibanggakan, karena manajemen dan perusahaan berhasil jadi pemenang dari lebih 1.150 BUMD dari seluruh Indonesia,” jelas Lutfi Hadayani.

Perlu diketahui, event TOP BUMD Award yang merupakan kegiatan pembelajaraan dan penghargaan Award BUMD ini, adalah yang terbesar dan paling membanggakan di Indonesia.

TOP BUMD Award adalah satu-satunya kegiatan corporate rating (penilaian) kinerja BUMD yang terbesar paling mrmbanggakan di Indonesia.

TOP BUMD adalah penghargaan yang diberikan kepada BUMD terbaik di Indonesia atas Achievement (prestasi), Improvement (perbaikan) dan Contribution (kontribusi) BUMD yang telah dilakukan terkait kerja bisnis, layanan dan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

TOP Award 2022 ini diselenggarakan oleh Majalah Top Business berkerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-Otda), dan beberapa lembaga asosiasi dan konsultan bisnis seperti LKN (Lembaga Kajian Nawacita), SGl Manajemen, PPM manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Konsulting, Melani K Hariman dan Associate, Solusi Bisnis, Fak Ekonomi Bisnis Universitas  Padjajaran Bandung dengan melibatalan dewan juri sekitar 10 profesor, beberapa doktor serta para praktisi dan konsultan bisnis. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Apresiasi Pasmur dan Bazar Ramadhan

BANJARMASIN – Kalangan legislatif mengapresiasi pasar murah dan bazar Ramadhan, yang digelar di masing-masing Kecamatan dan Kelurahan di kota ini.

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada wartawan pada Rabu (20/4), dengan adanya langkah pemerintah kota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarmasin, yang mengelar pasar murah dan bazar Ramadhan, tentu memberikan dampak positif kedepan. Karena sangat membantu warga dalam memenuhi keperluan sehari-hari.

“Kegiatan ini ditunggu warga, terutama bahan pokok,” ucapnya.

Bambang menyarankan, kegiatan ini dapat dilakukan juga setelah hari raya Idul Fitri, hingga tercipta ekonomi membaik, karena harga minyak goreng, gula pasir dan elpiji masih mengalami kenaikan di pasaran.

“Pasmur dan Bazar sangat tepat digelar, disebabkan masih dalam suasana pandemi COVID-19,” pintanya.

Politisi Demokrat DPRD Kota Banjarmasin ini menambahkan, untuk kegiatan bazar juga tentu membantu dalam mempromosikan wira usaha baru (WUB), sehingga bisa dikenal dan bersaing produknya sampai ke tingkat nasional.

“Dua tahun sempat terpuruk akibat pandemi, sekarang mulai bangkit perekonomian,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Banmus DPRD Kalsel Gelar Rapat Susun Agenda Mei 2022

BANJARMASIN – Badan Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat dalam rangka penyusunan agenda bulan Mei 2022.

Suasana Rapat Banmus DPRD Kalsel

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin dilaksanakan di ruang Banmus Gedung A DPRD Kalsel, Rabu (20/4).

Wakil Rakyat Provinsi yang kerap disapa Bang Dhin ini mengungkapkan dalam rapat tersebut disepakati beberapa kegiatan Dewan yang dijadwalkan pada Mei 2022, diantaranya pengambilan keputusan Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemprov ke Bank Kalsel, penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kalsel Tahun 2021 serta rencana pembentukan Raperda tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Usulan Raperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah itu karena ada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Keuangan Daerah. Nanti akan dibahas terlebih dahulu ke BP Perda setelah itu baru dijadwalkan kembali di Banmus,” jelasnya.

Ditambahkan Bang Dhin, dalam rapat tersebut juga dibahas perubahan jadwal kegiatan Dewan pada April ini yang menyesuaikan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri terkait cuti bersama. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version