Kejurprov Judo Kalsel Tahun 2023 Digelar

BANJARMASIN – Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tahun 2023 di Kota Banjarmasin, Mingggu (17/9).

Ketua Harian PJSI Provinsi Kalimantan Selatan Jumadiono menjelaskan, Kejurprov ini dilaksanakan untuk mempersiapkan atlet judo Kalsel, untuk dapat bertanding pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Ketua Harian PJSI Kalsel Jumadiono

“Kejurnas Judo ini, mengacu pada program PB PJSI, yaitu menghasilkan poin,” ungkapnya.

Dan, Kejurprov Judo di Kalsel ini juga memiliki poin, untuk dapat mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024 mendatang di Sumatera Utara dan Aceh.

“Untuk cabang olahraga Judo ini tidak ada Pra Pon, untuk mendapatkan tiket ke PON tersebut, Judo hanya mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya agar dapat lolos ke PON,” tuturnya lebih lanjut.

Pada Kejurprov Judo Tahun 2023 ini, diikuti kurang lebih 200 atlet putra dan putri, perwakilan dari 13 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Jumadiono berharap, pada Kejurprov Judo ini melahirkan atlet atlet judo handal, agar kedepannya dapat membawa nama harum Provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat nasional maupun internasional.

Saat ini, lanjutnya, untuk prestasi atlet Judo hampir merata di Banua ini. Seperti, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Batola, serta lainnya.

“Kami berharap seluruh daerah di Provinsi Kalimantan Selatan ini memiliki atlet Judo yang handal,” ujar Jumadiono. (SRI/RDM/RH)

Ramaikan Harjad Kota Banjarmasin ke 497 Pertandingan Sepakbola Piala Walikota Banjarmasin Digelar

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Banjarmasin menggelar, Pertandingan Sepakbola Piala Walikota Banjarmasin Tahun 2023.

Pertandingan dilaksanakan di lapangan Sepakbola Mini, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Senin (18/9). Dibuka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Kabid Olahraga Disbudporapar Roenissa.

“Digelarnya Pertandingan ini, dalam rangka Memperingati Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497 dan Hari Olahraga Nasional Tahun 2023,” ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Pertandingan ini, lanjutnya, digelar 4 hari, 18 – 21 September 2023.

Pertandingan ini diikuti tim sepakbola pelajar SMP Se Kota Banjarmasin.

“Diharapkan para atlet sepakbola muda ini, dapat bertanding dengan sportivitas dan menjunjung kejujuran selama bertanding,” ucap Ibnu.

Selain itu, tambahnya, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap dari pertandingan ini, dapat melahirkan atlet muda cabang olahraga sepakbola.

Sementara itu, Kabid Olahraga Disbudporapar Roenissa mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan terhadap peningkatan olahraga sepakbola di Kota ini.

“Pada kejuaraan kali ini diikuti 16 tim sepakbola dari berbagai Sekolah Tingkat Pertama (SMP) sederajat di Kota Banjarmasin,” ucap Nissa.

Kejuaraan ini memperebutkan piala/troppy Walikota Banjarmasin, uang pembinaan, serta lainnya.

Juara 1 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 3,5 juta, juara 2 mendapatkan Rp 2,5 juta, sedangkan juara 3 mendapat Rp1,5 juta.

Serta peraih troppy Top Score, Pemain Terbaik, Kiper Terbaik masing masing mendapatkan Rp 500 ribu. (ADV/SRI/RDM/RH)

Ribuan Peserta Ramaikan Jalan Santai Harjad Kota Banjarmasin ke 497

BANJARMASIN – Ribuan peserta meramaikan olahraga Jalan Santai dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497 dan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2023.

Kegiatan Jalan Santai ini dilepas oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, di kawasan Siring Balaikota Banjarmasin, Minggu (17/9).

Ibnu menjelaskan, kegiatan ini bertujuan supaya, masyarakat turut serta merasakan suasana Hari Jadi Kota Banjarmasin.

“Hari jadi Kota Banjarmasin juga diperingati dengan olahraga jalan santai,” ungkapnya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk puncak peringatan tinggal satu pekan lagi. Sehingga, rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin terus dilaksanakan di kota ini.

“Kami meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, agar pelaksanaan Hari Jadi Kota Banjarmasin dapat berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin ini juga melaunching lima unit Trans Banjarmasin ramah disabilitas untuk koridor 4, dengan rute Sungai Andai – Teluk Tiram.

Launchingnya transportasi itu,tentunya sesuai dengan visi misi Wali Kota Banjarmasin memberikan kenyamanan bagi warga Banjarmasin terutama dalam menggunakan angkutan umum.

“Lima unit bis trans Banjarmasin sudah dilaunching, untuk warga Kota Banjarmasin, agar nyaman dalam ber transportasi,” ucap Ibnu.

Dalam kesempatan tersebut juga ditandai peletakan batu pertama pembangunan Shelter Siring Nol Kilometer. (ADV/SRI/RDM/RH)

Gelar High Level Meeting di Banjarmasin, TPID Kalsel Susun Strategi Ketahanan Pangan Selama El-Nino

BANJARMASIN – BMKG memperkirakan, dampak iklim El-Nino di Indonesia akan dirasakan hingga November 2023 mendatang. Yakni musim kemarau kering, akan berlangsung lebih lama, hingga jelang akhir tahun. Dampak El-Nino inipun, dikhawatirkan dapat mempengahi inflasi, termasuk di provinsi Kalimantan Selatan.

Untuk mengantisipasi hal ini, maka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat tingkat tinggi atau high level meeting se-Kalsel di di Banjarmasin, mulai Senin (18/9) hingga Selasa (19/9). Hadir langsung membuka acara ini, Gubernur, Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara seluruh anggota TPID se-Kalsel, guna mengantisipasi dampak El-Nino yang memicu kenaikan harga-harga pangan.

Gubernur Kalsel

“Di tengah kondisi global yang masih penuh dengan ketidakpastian, kita patut bersyukur bahwa tingkat inflasi di Kalsel masih terkendali dan berada dalam tren yang melandai,” tutur pria yang akrab disapa Paman Birin tersebut.

Setelah mencapai puncaknya sebesar 7,35 persen (year-on-year, yoy) pada September 2022, lanjutnya, tingkat inflasi Kalsel terus menurun hingga mencapai 4,36 persen (yoy) pada Agustus 2023.

Paman Birin juga menyampaikan, bahwa capaian itu tidak lepas dari kerja keras dan sinergitas di antara anggota TPID, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Senada disampaikan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalsel Wahyu Pratomo. Bahwa TPID Provinsi memberikan perhatian lebih pada komoditas beras.

Menurutnya, meski berangsur terkendali, inflasi beras di Kalsel pada Agustus 2023 masih tercatat tinggi yakni sebesar 21,7% (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel

“Kenaikan harga beras dunia terjadi karena berbagai faktor, utamanya perubahan iklim dan kebijakan proteksionisme negara-negara di dunia untuk menjaga ketahanan pangan di masing-masing negara. Termasuk India, produsen utama beras dunia, yang telah melarang ekspor beras sejak Juli 2023,” ungkap Wahyu.

Untuk itu, Wahyu menekankan urgensi TPID se-Kalsel untuk terapkan lima langkah pengendalian inflasi.

Yakni mengoptimalisasi APBD melalui intervensi pasar, operasi pasar, ataupun pasar murah. Kedua, penguatan sarana dan prasarana pertanian guna tingkatkan produktivitas pangan.

“Ketiga, memperkuat kebijakan pengendalian inflasi daerah lewat data stok dan neraca pangan serta implementasi KAD. Keempat, memperkuat infrastuktur dan rantai pasok untuk distribusi barang dan jasa, termasuk optimalisasi peran BUMD Pangan,” kata Wahyu.

Terakhir, lanjut Wahyu, memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi pengendalian inflasi guna menjaga ekspektasi inflasi masyarakat.

Wahyu juga meyakini, dengan berbagai upaya tadi, inflasi gabungan 3 kota IHK di Kalsel pada sisa tahun 2023 tetap terkendali pada titik tengah tengah sasaran target 3,0±1% (yoy).

Wahyu juga menegaskan BI dan Pemprov Kalsel akan terus bersinergi dalam kerangka TPID untuk menjaga inflasi Kalsel berada pada kisaran sasaran 2,5±1 persen (yoy) pada tahun 2024. (RIW-BI.KALSEL/RDM/RH)

Gelar Jalan Sehat, FKPPI Kalsel Berharap Dapat Dikenal Masyarakat Luas

BANJARMASIN – Perayaan Hari Ulang Tahun Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan putra putri TNI/Polri (FKPPI) ke-45 , yang dimeriahkan dengan jalan sehat akhir pekan lalu, yang diikuti 5000 lebih masyarakat banua, menjadi momen penting untuk FKPPI Kalsel.

Kepada Abdi Persada FM, Bendahara PD XVI KB FKPPI Kalsel, Novita Tyasti Setyanti, pada Sabtu (16/9) mengatakan, dengan digelarnya rangkaian kegiatan diantaranya Jalan Sehat, untuk memeriahkan FKPPI ke -45, seluruh lapisan masyarakat di Banua dapat mengenal FKPPI Kalsel dan bergabung menjadi anggota terutama Putra-Putri dari purnawirawan baik TNI dan Polri.

Bendahara PD XVI KB FKPPI Kalsel, Novita Tyasti Setyanti, saat diwancara

“Melalui Jalan Sehat ini kami apresiasi telah diikuti ribuan warga,” ucapnya

Hal senada disampaikan, Sekretaris HIPWI PDXVI KB FKPPI Kalsel, Nawang Wijayati. Ia menyampaikan, kegiatan ini untuk semakin meningkatkan silaturahmi dan kekompakan. Ia berharap, dapat terus digelar nantinya.

Pihaknya mengapresiasi besarnya dukungan dari Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi, dan Forkopimda Kalsel yang turut berpartisipasi dalam memberikan beragam hadiah seperti sepeda, alat elektronik, dan uang tunai, satu buah motor, satu ekor sapi hingga hadiah utama Umroh.

“Kami ucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan support hingga acara berjalan lancar dan sukses,” katanya

Suasana pengumuman pemenang undian, hadiah satu buah motor, dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel

Sementara itu, Ketua Wanita Keluarga Besar FKPPI Kalsel, Yani Maryani, menambahkan, guna memeriahkan Jalan Sehat, pihaknya turut serta dengan membuka stand yang menampilkan beberapa produk usaha mikro kecil, diantaranya es jelly melon, akar pinang, dan pentol bakar pedas.

“Semoga kegiatan ini, FKPPI Kalsel semakin dikenal,” tutupnya.

Untuk diketahui, Jalan Sehat HUT FKPPI Ke-45, di Siring Nol KM Bnajarmasin ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, dihadiri Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK, sejumlah pejabat SKPD dilingkup Pemprov Kalsel, dan unsur Forkopimda Kalsel, diikuti ribuan masyarakat Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Gema Maulid 14 Malam, Wujud Pembangunan Spritual Banua

BANJARMASIN – Ada yang berbeda pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, di lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan. Selama kurang lebih 7 tahun masa kepemimpinan Gubernur, Sahbirin Noor, inilah pertama kalinya digelar Gema Maulid 14 Malam. Yakni lantunan Maulid Habsyi dan Tausiyah agama, digelar selama 14 malam berturut – turut. Mulai dari 16 – 29 September 2023.

Suasana saat Gema Maulid 14 Malam

Setiap malamnya, pemerintah provinsi mengundang grup Maulid Habsyi yang berbeda. Begitu juga dengan guru atau ustadz yang memberikan Tausiyah. Pada malam pertama Gema Maulid 14 Malam 1445 Hijriah pada Sabtu (16/9) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, guru Oton atau ustadz Muhammad Syarif Bustomi didaulat menjadi guru pertama memberikan Tausiyah, kepada ratusan jemaah yang hadir. Baik masyarakat umum, maupun ASN lingkup pemerintah provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) mengatakan, bahwa selama kurang lebih 7 tahun memimpin Kalsel,  Gema Maulid semacam ini, baru pertama kali digelar. Tujuannya adalah untuk lebih mendorong pembangunan bidang spritual.

“Kita tidak hanya ingin pembangunan fisik saja yang maju di Banua ini, tetapi juga spiritual. Berimbang keduanya,” ujar Paman Birin.

Oleh karena itu, Gubernur mengundang seluruh masyarakat Kalsel, agar tidak sungkan dan meramaikan Gema Maulid 14 Malam ini. Apalagi setiap malamnya, akan ada Tausiyah dari guru atau ustadz yang berbeda – beda. Termasuk guru Wildan Salman, dan ustadz nasional, Fikri Haikal MZ. (RIW/RDM/RH)

Bertabur Hadiah, Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat Bersama Keluarga FKPPI Kalsel

BANJARMASIN – Ribuan masyarakat provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti jalan sehat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 45 Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) Kalsel dan Hari Olahraga Nasional (Haonas) ke 40.

Jalan sehat tersebut berpusat di kawasan Siring Nol Kilometer di Jalan Jendral Sudirman yang dimulai pada pukul 07.00 WITA dengan jarak tempuh sekitar lima kilometer, Sabtu (16/9). 

Pengibaran bendera start tanda dimulainya jalan sehat dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel yang juga Ketua PD XVI FKPPI Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Komandan Korem 101 Antasari Brigjen TNI Ari Ariyanto, Danlanud, Danlanal serta pejabat lingkup Pemprov Kalsel.

Sebelum melepas peserta jalan sehat, Paman Birin mengobarkan semangat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan oleh jajaran FKPPI dan masyarakat.

“Kalimantan adalah Jawa, Jawa adalah Sumatera, Sumatera adalah Sulawesi, Sulawesi adalah Papua, karena kita adalah Indonesia,” tegasnya 

Paman Birin mengharapkan kegiatan ini bisa menjadi sarana menjadikan badan sehat dan gembira.

“Mudah-mudahan melalui jalan sehat ini bisa memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” harapnya.

Sebelum pengundian hadiah, peserta jalan sehat yang berjumlah sekitar 5.000 orang itu, diharuskan terlebih dulu melewati rute dari Jalan Jenderal Sudirman, Lambung Mangkurat, lanjut ke Jalan RE Martadinata, Anang Adenansi, Sutoyo S, Ass Musaffa, DI Panjaitan, Keramaian, dan kembali ke tempat start.

Selain hadiah utama berupa umrah gratis dan sapi, panitia jalan sehat menyediakan berbagai hadiah, antara lain, kulkas, kompor gas, sepeda listrik, sepeda gunung dan sepeda motor. 

Suasana Pengundian Hadiah Jalan Sehat

Sebagian hadiah adalah partisipasi dari Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani dan berbagai pihak lainnya.

Tak hanya itu, Paman Birin juga berbagi hadiah uang tunai mulai dari Rp500 ribu hingga Rp40 juta per orang kepada puluhan peserta jalan sehat yang beruntung.

Salah seorang peserta yang beruntung mendapatkan hadiah umroh, Irham, warga Komplek A. Yani 2 menyampaikan rasa terimakasih.

“Alhamdulilah, tidak menyangka dapat umroh. Terimakasih Paman Birin dan FKPPI,” katanya. (NRH/RDM/RH)

Tindaklanjuti Raperda Tatib, Pansus IV DPRD Kalsel Bertandang ke Kemendagri

JAKARTA – Rancangan Peraturan tentang Perubahan Atas Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2019 tentang Tata Tertib memasuki babak akhir pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua Pansus IV DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi yang akrab disapa Paman Yani didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila dan Wakil Ketua Pansus IV DPRD Kalsel, Imam Kanapi bertandang ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) guna konsultasi pra fasilitasi pada Jum’at (15/9).

Setelah melalui banyak dinamika dalam perubahan yang ada di rancangan peraturan Tatib ini, Paman Yani berharap agar rancangan Tatib bisa segera disetujui oleh Kemendagri dan bisa dijalankan oleh pimpinan dan anggota DPRD.

“Alhamdulillah sudah melalui rangkaian yang cukup panjang akhirnya pansus tatib sudah selesai membahas dan hari ini kita berada di Kemendagri untuk menyerahkan rancangan peraturan. Mudah-mudahan segera disetujui dan bisa diparipurnakan,” harapnya.

Paman Yani juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan koleganya, khususnya Anggota Pansus. Ia berharap dengan disetujuinya rancangan peraturan tatib nanti, bisa bermanfaat untuk semua pihak.

“Terimakasih kepada semua pihak dan kawan-kawan khususnya Pansus tatib, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel yang secara khusus mendampingi kami dan memberikan support selama ini. Mudah-mudahan apapun yang kita hasilkan dalam pertemuan kali ini membawa manfaat untuk kepentingan masyarakat di Kalsel,” tutupnya. (DPRD KALSEL-NRH/RDM/RH)

FKPT Kalsel Ujung Tombak Pencegahan Terorisme

BANJARMASIN – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Selatan menjadi ujung tombak menangkal berkembangnya paham radikalisme dan terorisme
di daerah.

Hal tersebut disampaikan Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI, Kolonel Czi. Rahmad Suhendro pada monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme Melalui FKPT Kalsel, Jumat (15/9) di sebuah hotel di Banjarmasin.

Menurutnya, dengan menjangkau akar rumput atau pelibatan masyarakat maka banyak pemahaman mengenai bahaya radikalisme dan terorisme tersampaikan.
Jadi jangan mengkerdilkan FKPT, karena forum ini perpanjangan BNPT di daerah.  “Jadi pemerintah daerah harus mengerti dan mendukung FKPT untuk pencegahan paham radikalisme di daerah,” ujarnya.
Untuk itu BNPT akan membuat peraturan agar pemerintah daerah dapat menganggarkan kegiatan FKPT.
“Pencegahan radikalisme dan terorisme yang dilakukan FKPT itu untuk kepentingan daerah,” paparnya.
Ditegaskannya, FKPT Kalsel melalui media bisa membuat narasi kontra radikalisme dan konten – konten yang bermuatan kontra radikal, untuk disebarkan lewat media sosial. 
Selaian itu, BNPT memberikan dukungan kepada FKPT dalam pelaksanaan kegiatan – kegiatan pencegahan radikalisme dan terorisme 
Diakuinya, perlu optimalisasi berbagai kegiatan, termasuk inovasi – inovasi dalam pencegahan terorisme melalui FKPT di daerah.
Dalam rapat koordinasi itu, dia meminta kepada FKPT Kalsel tetap menggencarkan program – program dan kegiatan pencegahan melalui kegiatan mandiri maupun sebagai narasumber untuk tetap menyisipkan peran BNPT dan FKPT mencegah paham radikalisme.
Tentu tujuannya, agar masyarakat dan pemerintah daerah di Kalsel  dapat merasakan bagaimana pemahaman mengenai bahaya paham radikalisme dan teroris tersentuh dengan kegiatan-kegiatan pencegahan radikalisme dan terorisme.
Sementara itu, Ketua FKPT Kalsel, Aliansyah Mahadi yang biasa dipanggil Didit ini, menyampaikan kegiatan FKPT yang sudah dan belum dilaksanakan. (RILIS-RDM/RH)

BKKBN Kalsel Gelar Forum Koordinasi Jurnalis

BANJARMASIN – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Forum Koordinasi Jurnalis, diikuti media cetak eletronik dan online.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel, Ramlan, setelah kegiatan Forum Koordinasi Jurnalis, Jumat (15/9) sore mengatakan, dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, untuk kerangka pelaksanaan rencana aksi Nasional melibatkan multisektor salah satunya media massa. Ia berharap, dapat saling terjalin sinergitas yang lebih baik lagi di lapangan.

Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel, Ramlan, saat memberikan komentarnya

“Kegiatan ini menjadi tempat informasi yang diterima oleh masyarakat,” jelasnya

Disampaikan Ramlan, persoalan stunting kini masih menjadi tantangan di Indonesia, dimana memerlukan jembatan dari media massa untuk menyampaikan pesan, harapan pemikiran, dan pembelajaran bagi semua pihak, agar dapat berkolaborasi dalam menurunkan stunting secara signifikan di Banua.

“Stunting harus dicegah sejak dini, mulai dari tahapan persiapan menikah, masa kehamilan, lahirnya anak hingga proses pertumbuhan diusia emas harus dikawal dengan benar,” pintanya

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, mengatakan, pihaknya mengapresiasi digelarnya Forum Koordinasi Jurnalis ini, guna memberikan kesadaran bagi masyarakat tentang bahaya Stunting, karena akibatnya memperlambat perkembangan otak, dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, saat diwancara awak media

“Peran media sangat penting, melalui pemberitaan,” jelasnya

Lebih lanjut Muslih menambahkan, adanya kegiatan Forum Koordinasi Jurnalis ini, hendaklah dilakukan secara kontinyu oleh BKKBN Kalsel, guna meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan sinergitas dilapangan, yaitu penyebaran informasi yang cepat, tepat, serta akurat, agar target Nasional Tahun 2024 penurunan Stunting di Kalimantan Selatan dapat tercapai dengan maksimal.

“Target penurunan stunting Nasional tahun 2024 di Kalsel sebesar 14 persen, ini haruslah terjalin koordinasi,” tutupnya

Untuk diketahui, Forum Koordinasi Jurnalis dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel Ramlan, dengan menghadirkan Narasumber Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, diikuti media cetak, eletronik dan online, bertempat di ruang Rapat Kantor BKKBN Kalsel Jalan Gatot Subroto Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version