Pemprov Kalsel Duduki Peringkat Pertama Realisasi APBD se-Indonesia

BANJARBARU – Kalimantan Selatan dibawah Pemerintahan Gubernur H Sahbirin Noor atau disapa Paman Birin menunjukkan rekor baru yang positif dalam hal presentase realisasi pendapatan daerah.

Sebab, Provinsi yang berjuluk Bumi Lambung Mangkurat ini membukukan realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan Belanja Darah (APBD) 2023 tertinggi pertama di Indonesia, disusul Provinsi Papua Tengah 96, 06 persen dan DKI Jakarta 95, 78 persen.

Data ini merujuk pada data hingga 15 Desember 2023, pukul 18.00 WIB yang diolah dari Ditjen Bina Keuangan 2023 dan dijabarkan saat rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Indonesia. Termasuk kepada Pejabat Struktural di Provinsi Kalimantan Selatan.

Angka capaian tersebut ditengarai telah melebihi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2023 Pemprov Kalsel yang sudah tembus target sebesar Rp 9 Triliun lebih pada 2023.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Nor Yaumil, menyampaikan pendapatan terbukukan paling tinggi itu dikumpulkan dari semua sektor. Utamanya, pada sektor pendapatan pajak yang didominasi pajak daerah yakni Rp 3,6 triliun, meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama (BBN-KB), Pajak Air Permukaan (PAP), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dan pajak rokok.

“Sektor PBBKB ini cukup besar yakni Rp 2 Triliun lebih atau 101,30 persen. Untuk pajak rokok, kami masih menunggu pencairan terakhir agar bisa 100 persen, yang mana baru Rp 243 miliar atau terealisasi 71,03 persen dari target sebesar Rp 342 miliar,” ucap Subhan, Rabu (20/12)

Subhan menjabarkan, pemasukan lain semisal dari retribusi daerah seperti pelayanan jasa umum, pelayanan kesehatan, dan pelayanan pendidikan, realisasinya mencapai Rp 19,82 miliar atau 96,54 persen. Adapun pemasukan dari jasa usaha ada enam komponen di dalamnya, juga melebihi target dengan capaian Rp 8,4 miliar lebih atau 106,26 persen.Bukan hanya itu, sejumlah pendapatan lain seperti hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan tercapai Rp 52,5 miliar lebih. Bagian laba yang dibagikan ke pemda (diveden) atas penyertaan modal BUMD sebesar Rp 52,1 miliar (98,69 persen), bagian laba yang dibagikan ke pemda (diveden) atas penyertaan modal perusahaan milik swasta Rp 467 juta (103,84 persen).

Total penerimaan keseluruhan Rp 669 juta lebih dengan realiasasi 97,69 persen. Dana Transfer Daerah (DTD) mencapai Rp 4,5 triliun lebih atau 99,7 persen, bagi hasil bukan pajak dan bagi hasil pajak (77,92 persen), DAU (86,20 persen), DAK (73,69 persen). Insentif daerah (50,00 persen), pengeluaran non anggaran pihak ketiga rekening pemerintah lainnya.

Bukan hanya berhasil membukukan prosentase pendapatan tertinggi di Indonesia, pada sektor belanja juga terjadi serapan yang masuk kategori tinggi. Yakni, presentase realisasi belanjanya di angka 81,43 persen.

Kembali, ke raihan pendapatan di Kalsel yang sudah menembus target Rp9 triliun lebih, pihak Pemprov sudah mendistribusikan dana bagi hasil ke Pemkab/Pemkot di Kalsel dari triwulan I hingga III, sedangkan, untuk triwulan IV nanti disampaikan pada awal tahun 2024.

“Untuk dana bagi hasil pajak ke kabupaten/kota sudah disampaikan ke masing-masing kabupaten kota melalui Bapenda, Bakeuda, BPKAD. Rincian dan bukti SP2Dnya sudah disampaikan ke masing-masing kabupaten kota,” lanjut Subhan.

Subhan menambahkan, capaian positif ini adalah hasil kerja keras tim Pembina Unit Pendapatan Pajak Daerah (UPPD/Samsat) yang terdiri dari Bapenda, Jajaran UPPD se Kalsel, Ditlantas Polda Kalsel dan Jasa Raharja, serta SKPD pemungut PAD di Lingkup Pemprov Kalsel. (BIROADPIM-MRF/NRH/RH)

DPRD Kalsel Gali Informasi Tentang Pembangunan Berkesinambungan ke DPRD Jawa Barat

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berusaha meningkatkan infrastruktur dan pembangunan di seluruh wilayah di Kalimantan Selatan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah, menyampaikan pihaknya melakukan kunjungan ke DPRD Provinsi Jawa Barat untuk menggali informasi tentang pembangunan berkesinambungan.

Suasana Kunjungan Komisi III DPRD Kalsel ke DPRD Jawa Barat

Mengingat, pembangunan di Jawa Barat sangat berkembang pesat, seperti pembangunan bandara, pelabuhan, sistem transportasi publik, pembangunan jalan dan terminal angkutan umum.

“Dengan tagline Jabar, percepatan pembangunan yang berkualitas, berdaya saing, berkeadilan dan berkesinambungan. Oleh karena itu, kami memilih untuk menggali informasi ke sana,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (20/12).

Abidinsyah mengakui, pihaknya sangat terkesan dengan pembangunan yang berkesinambungan di Jawa Barat. Menurutnya, pihaknya banyak belajar dari Jabar tentang bagaimana penataan pembangunan yang baik agar tidak ada kesimpangsiuran dalam hal pembangunan terutama infrastruktur.

”Kita berharap dapat mencontoh dan melakukannya di Kalsel,” pungkasnya. (NRH/RH)

Pemprov Kalsel Inginkan Nataru Berjalan Damai

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengharapkan Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Banua ini dapat berjalan lancar dan damai.

Harapan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintah, Politik, dan Hukum Sekdaprov Kalsel, Sulkan dalam sambutannya, pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Terpusat Lilin Intan 2023, yang digelar Polda Kalsel, Rabu (20/12).

Staf Ahli Gubernur kalsel Sulkan bersama Kepala Biro Operasi Polda Kalsel Kombes Pol Nurhandono

Untuk mencapai hal tersebut, menurut Sulkan, diperlukan kerjasama semua pihak Pemerintah/Kepolisian, TNI, masyarakat, serta semua pihak.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tersebut,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sulkan juga meminta kepada masyarakat di Kalsel, untuk tetap menggunakan masker, pada pelaksanaan perayaan Nataru mendatang. Karena, saat ini kasus covid mengalami kenaikan dibeberapa daerah dan negara lainnya.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk menggunakan masker ditempat-tempat keramaian, pada perayaan natal dan tahun baru tersebut. Sedangkan untuk di daerah tidak ramai masih tidak perlu menggunakan masker.

“Kita imbau kepada masyarakat agar terus berupaya meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan masing masing,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Biro Operasi Polda Kalsel Kombes Pol Nurhandono menjelaskan, dalam persiapan Nataru ini, Polda Kalsel mempersiapkan sekitar 760 personil lebih.

“Bila digabungkan dengan polres polres di daerah, total pasukan sebanyak 3 ribu lebih,” ucapnya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk pelaksanaan Gelar Pasukan Operasi Lilin Intan 2023 akan dilaksanakan pada besok, Kamis (21/12).

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Intan 2023 diikuti Forkopimda, Lembaga Negara, Organisasi Kemasyarakatan Mitra Polisi, serta lainnya. (SRI/NRH/RH)

RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Terus Upayakan Penurunan Kasus Gigi Berlubang

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, akan terus berupaya menurunkan angka kasus gigi berlubang di Banua. Hal itu disampaikan, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (19/12).

Teguh mengatakan, dari hasil evaluasi melalui pelayanan kesehatan, dan beberapa kali digelar bakti sosial, untuk persoalan gigi berlubang masih tinggi, terutama bagi pasien yang berusia produktif. Oleh karena itu, RSGM Gusti Hasan Aman terus menerus memberikan penyuluhan ke lapangan untuk mencegah gigi berlubang sejak dini.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, saat memberikan komentarnya

“Data sementara sekitar 68 persen. Bahkan kemungkinan di lapangan mencapai 80 persen,” ucapnya.

Teguh mengungkapkan, selama ini pihaknya memberikan sosialisasi bukan hanya melalui media sosial di RSGM Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, tetapi juga turut serta berpartisipasi dalam kegiatan posyandu lanjut usia (lansia), dengan menjalin kerjasama beberapa puskesmas di kota ini.

“Kita terus berikan edukasi untuk rutin mengkonsumsi buah dan sayur, serta cara mengosok gigi dengan benar,” jelasnya

Lantaran kalau terlambat menangani kasus gigi berlubang, lanjut Teguh, hal itu akan berdampak karies, kesulitan mengunyah makanan, gigi mudah keropos, dan mengganggu konsentrasi terutama para peserta didik.

“Hal ini akan berpengaruh besar untuk kecerdasan berpikir, serta kemajuan berdaya saing bagi kalangan millenial atau dikenal generasi Z,” terangnya

Untuk mencegah gigi berlubang, ungkap Teguh, di RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel ada aplikasi Topical Fluor, yaitu salah satu perawatan untuk mencegah gigi berlubang pada anak, dengan cara pengolesan langsung larutan fluoride pada lapisan terluar gigi setelah gigi dibersihkan dan dikeringkan.

“Zat ini dapat melindungi gigi dari kerusakan dan mencegah gigi berlubang. Zat tersebut sudah dinyatakan aman oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan telah digunakan oleh dokter gigi di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia,” tutupnya. (NHF/NRH/RH)

Sekwan Kalsel Terima Kunjungan Sekwan Kota Malang Jatim

BANJARMASIN – Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima kunjungan Sekretariat DPRD Kota Malang Provinsi Jawa Timur (Jatim), pada Rabu (20/12).

Rombongan Sekwan Kota Malang yang dipimpin oleh Zulkifli Amrizal disambut oleh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini di ruang rapat lantai 2 gedung B kantor DPRD Kalsel.

Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini menyampaikan kedatangan rombongan Sekwan Kota Malang tersebut, selain untuk bersilaturahmi, juga membahas beberapa hal, salah satu terkait hal yang subtansial antara lain penyetaraan jabatan.

“Sekarang kalau di Kalsel, sudah kembali lagi, yang dulunya pejabat struktural menjadi fungsional, sudah kembali menjadi struktural. Hal ini atas dasar kebijakan dan keputusan Pak Gubernur,” jelasnya.

Jaini menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, pihaknya menghadirkan pejabat dari Biro Organisasi Setdaprov Kalsel dan Sekwan Kota Malang juga didampingi Biro Organisasi Setdaprov Jatim untuk sharing informasi terkait penyetaraan jabatan.

“Kita sama-sama sharing, bertukar pendapat, memberikan masukan yang konstruktif dalam hal penyetaraan, agar yang semula fungsional kembali ke pejabat struktural,” tuturnya.

Sementara, Sekretaris DPRD Kota Malang, Zulkifli Amrizal mengungkapkan kegiatan komparasi ke Sekwan Kalsel tersebut bertujuan untuk mengoptimalisasi peran dan kinerja Sekwan. Termasuk juga membahas penyetaraan jabatan fungsional dan struktural.

“Banyak sekali yang kami dapatkan dari pertemuan ini. Salah satunya terkait penyertaan jabatan. Karena di kami, ada beberapa kendala terkait persoalan tersebut. Hasil pertemuan ini akan disampaikan ke pemerintah daerah nantinya,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, mereka juga berbagi informasi untuk meningkatkan pelayanan dalam memfasilitasi kegiatan pimpinan dan anggota DPRD. (NRH/RH)

Ratusan Anak Ikuti Sunatan Massal di Desa Pandansari, Paman Yani : Bantu Ekonomi Masyarakat

TANAH BUMBU – Ratusan anak mengikuti sunatan massal di Poskesdes Desa Pandansari, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (20/12).

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

“Ini terselenggara karena seringnya kita berkoordinasi bersama Pemprov, Pemkab dan pihak terkait maka terciptalah pokok pikir (pokir) menggelar sunatan massal,” kata Yani Helmi.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kiri) saat memberikan bingkisan kepada anak yang mengikuti sunatan massal

Legislator akrab disapa Paman Yani mengungkapkan, sunatan massal ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

“Supaya benar-benar bisa membantu kebutuhan masyarakat. Termasuk anak-anak sebagai penerus bangsa,” jelasnya.

Menurut Paman Yani, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat. Sebab biaya yang dikeluarkan untuk melakukan sunat anak berkisar Rp800 ribu hingga Rp1,5 juta.

“InsyaAllah ini akan terus berlanjut sampai tahun-tahun berikutnya,” tutur Paman Yani.

Sementara, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan dan Primer Dinkes Kalsel, Netty Haryati, mengaku kegiatan sunatan massal ini juga merupakan salah satu indikator kinerja mereka.

“Jadi di Dinkes itu salah satu indikator kinterja adalah akes kesehatan yang merata. Artinya harus dinikmati oleh masyarakat dari atas hingga ke bawah,” tuturnya.

Selain sunatan massal, ada pula program pelayanan kesehatan lain seperti pemeriksaan kanker serviks dan operasi katarak gratis.

“Kami sangat bersyukur karena dari DPRD Kalsel setiap tahun juga menyetujui anggaran untuk kegiatan bakti sosial seperti ini. Mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut sampai tahun-tahun kedepan,” harap Netty.

Sunatan massal ditarget diikuti oleh 100 anak. Meski begitu, layanan akan tetap diberikan jika melebihi target.

Dua orang petugas sedang melakukan proses sunat kepada salah seorang anak

Kepala Poskesdes Desa Pandansari, Muhammad Erhamsyah menyebut pihaknya telah menurunkan 30 tenaga kesehatan untuk kegiatan ini.

“InsyaAllah dalam waktu satu jam sudah selesai. Kalau memang yang datang melebihi target pun kami siap melayani,” ungkapnya.

Untuk diketahui, seusai disunat, setiap anak diberikan bingkisan berupa perlengkapan sekolah dan sholat.(SYA/NRH/RH)

Samsat Martapura Peringkat Pertama Capaian Pendapatan PAP Tertinggi di Kalsel

BANJAR – Unit Pendapatan Pajak Daerah (UPPD) Samsat Martapura, menduduki peringkat pertama Dari 13 Unit Pendapatan Pajak Daerah (UPPD) di Provinsi Kalsel, dalam capaian realisasi penerimaan pajak air permukaan (PAP) ditahun 2023 ini. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalsel menargetkan PAP UPPD Samsat Martapura dengan nilai 4,8 milyar rupiah, dan telah tercapai sebanyak 4,9 milyar rupiah dengan persentase sebesar 102,4 persen.

Kepada Abdi Persada FM, pada Selasa (19/12) Kepala UPPD Samsat Martapura Zulkifli menyampaikan, UPPD Samsat Martapura mendapat target murni PAP mencapai nilai 8 milyar rupiah. Dengan adanya target perubahan per November kemarin, total target yang ditetapkan Bapenda Provinsi Kalsel kepada UPPD Samsat Martapura sebesar 4,8 milyar rupiah.

“PAP target murni 8 milyar menjadi 4,8 milyar, dengan capaian 4,9 milyar atau dengan persentase 102,4 persen ditahun 2023 ini,” ucap Zulkifli.

Ia menambahkan, terdapat 3 sektor penyumbang PAP terbesar di Kabupaten Banjar. Yakni sektor kelistrikan, sektor pertambangan, dan sektor perkebunan. Dari 3 sektor tersebut, sektor kelistrikan menyumbang hampir 90 persen pendapatan PAP di Kabupaten Banjar.

“Di Kabupaten Banjar terdapat Waduk Riam Kanan yang digunakan untuk pemanfaatan kelistrikan sehingga menjadi penyumbang terbesar PAP,” lanjut Zulkifli.

Menurutnya pihaknya akan terus melakukan terobosan, dengan melakukan intensifikasi dan afeksifikasi untuk menemukan potensi baru yang dapat meningkatkan pendapatan PAP.

“Kami akan melakukan pendekatan dan sosialisasi, dengan harapan dapat menjadi salah satu wajib pajak kepada para perusahaan,” lanjut Zulkifli.

Ditahun 2023 ini saja, UPPD Samsat Martapura kembali melakukan pendekatan terhadap 2 PT perusahaan tambang di Kabupaten Banjar, yang salah satunya merupakan Perusahaan Daerah (PD) Baramartha, Kabupaten Banjar. (MRF/RDM/RH)

DPRD Kalsel Lakukan Komparasi Terkait Bidang Kesra ke DPRD Provinsi DIY

DIY – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengunjungi DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam rangka studi komparasi terkait program bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Senin (18/12).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Gina Mariati, mengatakan pada pertemuan kali ini, pihaknya ingin menggali informasi terkait kegiatan yang berhubungan dengan mitra Komisi IV di bidang Kesra, dalam rangka harmonisasi relasi antara pihak legislatif dan eksekutif.

“Kami ingin mengetahui sejauh mana keikutsertaan anggota dewan dalam hal kegiatan di bidang kesra. Jadi dapat kami informasikan bahwa disini setiap kegiatan SKPD yang berhubungan dengan masing- masing komisi itu selalu diakomodir, artinya anggota dewan selalu diikutsertakan dalam semua kegiatan dari SKPD yang bermitra dengan masing-masing komisi,” terangnya.

Suasana Pertemuan Komisi IV DPRD Kalsel ke DPRD DIY

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPRD Provinsi DIY, Imam Pratanadi, yang menyambut kedatangan rombongan dewan “rumah banjar”, memaparkan bagaimana relasi DPRD Provinsi DIY dengan pemerintah daerah.

“Dalam konteks menggali aspirasi masyarakat dari DPRD, yang biasa dituangkan dalam pokir, dari reses, masuk, ditampung, bahkan tenaga ahli fraksi juga membahas lebih detail, kemudian baru ada pokok-pokok pikiran dari DPRD kemudian dimasukan dalam RKPD, kemudian bisa menjadi satu sinergi antara pemda dan DPRD, yang ujung-ujungnya adalah kesra,” jelasnya. (DPRD.KALSEL-NRH/RDM/RH)

Jadi Garda Terdepan Tingkatkan Pariwisata, PHRI Kalsel Diharapkan Mampu Berikan Dukungan Maksimal

BANJARMASIN – Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan mampu memberikan dukungan maksimal dalam meningkatkan kemajuan pariwisata di Kalsel.

Harapan itu disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah, pada acara Musyawarah Daerah ke VII PHRI Kalsel di salah satu hotel berbintang, Selasa (19/12).

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekdaprov Kalsel, Husnul Khatimah membacakan sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin mengatakan PHRI menjadi garda terdepan dalam meningkatkan pariwisata di Kalsel sehingga diharapkan dapat memberikan pelayanan maksimal, khususnya di bidang perhotelan.

“Dengan banyaknya pertumbuhan hotel di Banua diharapkan dapat menyajikan fasilitas penunjang kepariwisataan, diantaranya berupa penyediaan paket destinasi wisata yang menarik dan juga kuliner yang khas dari daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang baik ini, Paman Birin juga mengingatkan agar hotel-hotel yang memfasilitasi kegiatan hiburan malam, senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku, sehingga tercipta suasana yang aman dan tertib.

“Terkait tempat hiburan malam yang ada di hotel, saya harap PHRI dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam mencegah peredaran narkotika yang marak terjadi di tempat hiburan malam,” harapnya.

Melalui Musda ini, lanjutnya, diharapkan dapat menghasilkan program-program organisasi yang mampu memajukan pebisnis hotel dan restoran, serta menjadikan setiap hotel dan restoran sebagai tempat yang dirindukan oleh wisatawan dan pebisnis untuk kembali ke Kalsel.

Terkait Musda ke VII ini, Ketua Badan Pengurus Pusat PHRI, Hariyadi Sukamdani menjelaskan proses penjaringan calon ketua PHRI Kalsel sudah dilakukan pada beberapa bulan yang lalu, yang mana calon yang ada hanya satu orang yang mendaftar yaitu Rosally Gunawan, yang saat ini menjabat sebagai Ketua BPD PHRI Kalsel.

Ketua BPP PHRI, Hariyadi Sukamdani menyampaikan sambutan pada pembukaan Musda ke VII PHRI Kalsel

“Sehingga Rosally akan menjadi calon tunggal Ketua BPD PHRI Kalsel dalam Musda ke VII ini,” terangnya.

Sementara, Ketua BPD PHRI Kalsel, Rosally Gunawan menambahkan pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan secara maksimal, terutama bidang perhotelan dan restoran.

“Apalagi tahun depan, rencananya akan banyak event yang dilaksanakan di Kalsel,” tuturnya.

Musyawarah Daerah ke VII BPD PHRI Kalsel ini dibuka oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdaprov Kalsel, Husnul Khatimah ini dihadiri sejumlah pejabat, baik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Kalsel serta diikuti ratusan anggota dan pengurus PHRI Kalsel. (NRH/RDM/RH)

BKGN 2023, Pemprov Kalsel Berkolaborasi Dengan FKG ULM Menggelar Baksos

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat, dalam rangkaian memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2023 menggelar Bakti Sosial.

Kegiatan digelar selama tiga hari mulai tanggal 19 – 21 Desember 2023, dipusatkan di RSGM Gusti Hasan Aman, berlokasi di Jalan Simpang Ulin Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, Teguh Hadianto, pada Selasa (19/12) mengatakan, Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2023 ini mengangkat tema “Senyum Indonesia, Gigi Kuat, Mulut Sehat, digelar dalam bentuk Bakti Sosial yaitu pelayanan yang diberikan berupa pemeriksaan, penyuluhan cara menyikat Gigi dengan benar, serta memberi tindakan seperti pembersihan karang gigi, di Poli Periodonsia di lantai 1 dan Poli Umum di lantai 4. Kemudian tindakan penambalan sederhana gigi permanen, di Poli Konservasi Gigi lantai 2, tindakan pencabutan gigi sederhana permanen, bertempat di Poli Bedah Mulut lantai 3, dan tindakan topikal aplikasi fluoride, fissure sealant, serta pencabutan gigi susu, di Poli Kedokteran Gigi Anak di lantai 1.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, (tengah), didampingi Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri (kanan)

“Jumlah peserta ada sekitar 600 pasien,” ucapnya

Disampaikan Teguh, untuk pendaftaran pasien sudah dibuka beberapa hari yang lalu, melalui online yaitu mendaftar di media sosial Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan. Ia mengapresiasi, tingginya animo masyarakat untuk diberikan pelayanan kesehatan tersebut.

“Baksos digelar mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WITA,” jelas Teguh

Sementara itu, Rektor Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Ahmad Alim Bachri, menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kolaborasi ini dalam melayani seluruh lapisan masyarakat sebagai bentuk kepedulian, untuk Bersama-sama mewujudkan kesehatan Gigi dan Mulut di Banua. Ia berharap, dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan, para Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi ULM.

“Kegiatan ini hendaklah dimanfaatkan untuk mengaplikasikan ilmunya,” tutup Ahmad

Foto Bersama

Untuk diketahui, rangkaian Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2023, dibuka secara resmi, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, didampingi Rektor ULM Banjarmasin Ahmad Alim Bachri, Dekan FKG ULM Maharani Laililyza Apriasari, jajaran RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, diikuti Mahasiswa dan Mahasiswi FKG ULM Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version