28 April 2026

Gelar Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalsel, Pemprov Beri Apresiasi Tinggi MPR RI

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi tinggi, terhadap pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat SMA sederajat se-Kalimantan Selatan Tahun 2025, yang digelar di salah satu hotel di Banjarbaru, pada Senin (27/10).

Pembukaan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalsel Tahun 2025

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra menyampaikan, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi adu pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak kita semakin mencintai Indonesia, memiliki semangat nasionalisme yang kuat, dan tidak melupakan jati diri bangsa di tengah pesatnya modernisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta lomba merupakan siswa-siswi terbaik dari berbagai SMA dan SMK di Kalimantan Selatan yang telah melalui proses seleksi di tingkat daerah.

“Dari sini kita memilih sekolah-sekolah terbaik yang akan bersaing di tingkat provinsi, dan nantinya pemenang akan mewakili Kalimantan Selatan di tingkat nasional. Harapan kami, mereka bisa memberikan hasil terbaik karena mereka adalah anak-anak hebat yang membawa nama daerah,” ungkapnya.

Galuh Tantri juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada MPR RI, atas konsistensinya menyelenggarakan kegiatan yang sarat nilai kebangsaan ini.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita juga berharap para pelajar tidak hanya berprestasi dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki jiwa cinta tanah air yang kuat dan menjadi generasi penerus yang siap menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tutupnya.

Sementara itu, Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, Evi Apita Maya, yang membuka kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, bertujuan membumikan nilai-nilai luhur bangsa yang menjadi fondasi negara.

“Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah tiang penyangga yang menjaga keutuhan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme, dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda,” jelasnya.

Ia bahkan menyoroti tokoh besar asal Kalimantan Selatan, KH. Idham Chalid, sebagai sosok teladan penerapan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Peran KH. Idham Chalid dalam sejarah Indonesia menunjukkan implementasi nyata empat pilar. Beliau selalu mengedepankan toleransi dan persatuan, serta menjadi contoh bagi generasi muda Banua untuk menjadi agen perubahan yang cerdas dan berintegritas,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.