Kalsel Tuan Rumah Rakornas ke-15 KI se-Indonesia, KI Pusat : Masyarakat Kalsel Harus Mendapat Untung

BANJARBARU – Komisi Informasi (KI) Pusat menggelar rapat persiapan Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-15 KI se-Indonesia, Rabu (8/5).

Rapat berlangsung di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel, di Banjarbaru, dan dihadiri langsung oleh Ketua KI Pusat Donny Yoesgiantoro.

(ki-ka) Komisioner KI Pusat Rospita Vici Paulyn, Ketua KI Pusat Donny Yoesgiantoro, Kepala Diskominfo Kalsel Muhammad Muslim, Ketua KI Kalsel Nawang Wijayati

Berbagai rencana agenda dibahas dalam rapat tersebut. Mulai dari rencana kehadiran Menteri Kominfo, fasilitas transportasi dan tempat menginap tamu, hingga informasi dan sosialisasi terkait acara yang akan digelar pada 10-13 Juni 2024.

Ketua KI Pusat, Donny Yoesgiantoro mengatakan, Rakornas yang akan dihadiri lebih dari 400 orang perwakilan KI seluruh Indonesia itu, harus turut memberikan keuntungan terhadap masyarakat.

Sebab itu, dalam rapat juga dibahas tentang berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti city tour, expo bazar, hingga berbagai lomba dan jalan santai.

“Kita tidak ingin Rakornas ini hanya memberi keuntungan kepada KI Pusat, tetapi semua harus mendapatkannya, KI Daerah dapat untung, Pemerintah Daerah setempat juga untung, dan utamanya lagi keuntungan bagi masyarakat Kalsel,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Kalsel, Nawang Wijayati mengaku bangga atas terpilihnya kembali Kalsel sebagai tuan rumah Rakornas KI Seluruh Indonesia. Mengingat sebelumnya Kalsel juga pernah dipercaya sebagai tuan rumah pada Rakornas ke-9 tahun 2018.

Melalui kerjasama dengan SKPD serta stakeholder Kalsel lainnya, Nawang mengaku siap mensukseskan Rakornas ke-15 itu.

“Kami sangat siap menjadi tuan rumah, tentu saja kegiatan ini juga didukung penuh oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor,” ungkapnya.

Terlebih, lanjut Nawang, Rakornas akan turut membantu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya oelaku UMKM Kalsel melalui expo dan kunjungan ke tempat-tempat wisata.

“InsyaAllah kita akan buat lebih meriah dan lebih baik dari sebelumnya,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Museum Lambung Mangkurat Kalsel Gelar Ceramah dan Dialog Permuseuman ke-2 Tahun 2024

TAPIN – Museum Lambung Mangkurat Kalsel kembali menggelar Ceramah dan Dialog Permuseuman untuk kali ke dua tahun 2024.

Kali ini sasaran lokasi kegiatan berpusat di Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Rabu (8/5), dengan menghadirkan sejumlah dewan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Tapin.

Museum Lambung Mangkurat Kalsel sendiri mengemban tugas sebagai media pembelajaran tentang permuseuman, sejarah dan budaya. Sebab itu, Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar mengatakan, adanya kegiatan dialog dan ceramah permuseuman yakni untuk lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas, terutama kepada sekolah-sekolah.

“Ceramah dan dialog ini untuk meningkatkan sejarah dan kebudayaan khususnya di Kalsel. Apalagi kaum milenial sekarang sudah jauh dari yang namanya sejarah dan budaya,” kata Akbar.

Akbar juga mengajak dewan guru khususnya Kepala Sekolah untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang sejarah budaya Kalsel kepada peserta didik.

Terlebih, lanjut Akbar, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menginginkan kecintaan masyarakat khususnya pelajar banua terhadap sejarah dan budaya lebih meningkat.

“Kami dari pihak museum juga sangat mendukung keinginan Gubernur melalui lomba tradisional dan kegiatan yang bersifat pengenalan atau diskusi tentang sejarah budaya,” ungkap Akbar.

Lebih jauh, Akbar mengajak sekolah membuat perjanjian kerjasama (MoU) berupa rekreasi sekolah ke Museum Lambung Mangkurat guna mengenalkan lebih dekat benda sejarah dan budaya kepada peserta didik.

“Mudah-mudahan rencana ini juga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. Kami dari pihak museum siap melayani,” tegas Akbar.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin melalui Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bina SMP, Titik Kristiani mengaku sudah menganggarkan rekreasi siswa sekolah ke Museum Lambung Mangkurat Kalsel melalui anggaran tahun 2025.

Titik berharap anggaran tersebut bisa diikuti oleh seluruh peserta didik dari berbagai bidang studi seperti IPS, IPA dan Matematika.

“Karena ilmu tentang sejarah dan budaya memang harus didapatkan oleh seluruh siswa. Bahkan guru dari bidang lain juga seharusnya harus menguasai sejarah dan budaya di Kalsel,” ungkapnya.(SYA)

Polda Kalsel Musnahkan 10 Ribu Gram Lebih Sabu

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan memusnahkan, barang bukti narkoba hasil pengungkapan tempat perkara narkotika Direktorat Resnarkoba, di Lobby Mapolda Kalsel, Rabu (8/5). Dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Kapolda menyampaikan, barang bukti narkotika yang dimusnahkan saat ini 10.641.77 gram sabu sabu, 1.123 butir ekstasi, serta 412,35 gram ganja.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto

“Pada pemusnahan ini cukup banyak, sehingga perlu mendapatkan perhatian semua pihak, agar dapat bersama-sama memerangi peredaran narkotika di Banua,” ucap Kapolda.

Kapolda menegaskan, akan terus bekerja keras dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran narkoba ini.

“Kedepannya Polda Kalsel terus meningkatkan upaya untuk pemberantasan narkoba, dari yang kecil hingga besar seperti bandar dan lainnya,” ujar Winarto.

Pada pemusnahan ini Gubernur Kalsel Sahbirin mengajak, seluruh masyarakat di Banua untuk perang melawan narkoba.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya memberi dukungan atas keberhasilan kinerja Polda Kalsel, untuk pemberantasan narkoba di Banua,” ungkap Gubernur.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, kinerja aparat kepolisian ini terus bersemangat di lapangan, karena penyalahgunaan narkotika di Banua cukup signifikan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat di Banua ini, untuk bersama sama memerangi peredaran narkoba di Provinsi Kalimantan Selatan ini,” ucap Paman Birin (sapaan akrab gubernur). (SRI/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Bersinergi Dengan Tabalong Sosialisasikan Pembinaan Perpustakaan

TABALONG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel bersinergi dengan Dispersip Kabupaten Tabalong melaksanakan kegiatan sosialisasi pembinaan perpustakaan di aula Dispersip Kabupaten Tabalong, Selasa (7/5).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dispersip Kabupaten Tabalong, Norhayati dan dihadiri Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Adethia Hailina serta diikuti puluhan pengelola perpustakaan sekolah tingkat dasar hingga menengah atas, perpustakaan khusus dan perpustakaan desa.

Kepala Dispersip Tabalong, Norhayati mengatakan kegiatan sosialisasi ini dalam memperkuat jaringan dan meningkatkan pembinaan perpustakaan di Tabalong.

“Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik dalam upaya meningkatkan kualitas perpustakaan sebagai sarana pembelajaran bagi anak didik di Kalsel, khususnya Tabalong yang diharapkan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, ” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Adethia Hailina, menjelaskan kegiatan pembinaan perpustakaan pada tahun 2024 ini lebih difokuskan pada persiapan akreditasi perpustakaan sekolah, memberikan pengetahuan dasar tentang hal-hal yang harus disiapkan untuk menuju akreditasi perpustakaan sekolah.

“Harapan kami ke depan, dengan kegiatan pembinaan perpustakaan ini, dapat meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat, tingkat kegemaran membaca masyarakat,” terangnya.

Adethia menekankan bahwa melalui kegiatan ini, dapat memberikan pemahaman ke seluruh stakeholder bahwa akreditasi perpustakaan sekolah bukan hanya sebagai label nilai A, B atau C, namun lebih jauh merupakan suatu proses evaluasi yang komprehensif terhadap lembaga pendidikan.
Sebelumnya, Dispersip Kalsel telah melaksanakan sosialisasi pembinaan perpustakaan ke Kabupaten Kotabaru, Kota Banjarbaru dan Banjarmasin. (DISPERSIP.KALSEL-NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Ingin Kerjasama Yang Komprehensif Dengan Disperindag Jatim

SURABAYA – Eratnya hubungan perdagangan antara Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang telah tercipta sejak dulu, mendorong Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel untuk mempererat hubungan kerjasama secara lebih intensif.

Terlebih, saat ini Kalsel merupakan salah satu pintu gerbang menuju Ibukota Negara (IKN), diharapkan sekaligus mampu menjadi gerbang logistik yang bisa menyuplai segala kebutuhan pokok bagi IKN ke depan.

Pertemuan Komisi II DPRD Kalsel dan Disperindag Jatim

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengatakan, Kalsel sudah sejak dulu menjalin hubungan perdagangan dengan Jatim, baik hasil pertanian, peternakan, maupun kehutanan sebagai bahan baku industri.

“Kita inginkan ke depan, industri yang ada di Kalsel, didukung perdagangannya, kita inginkan bukan hanya bukan hanya hulu tapi hilir juga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, dan tentunya pendapatan masyarakat,” katanya, usai melakukan pertemuan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim, Rabu (8/5).

Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini berharap pertemuan ini tidak sekali karena pihaknya menginginkan kerjasama yang komprehensif, apalagi kita sebagai pintu gerbang IKN.

“Maka penting sekali hubungan perdagangan ini kita bikin lebih mesra lagi,” ucapnya

Selain itu, Paman Yani juga berharap, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih yang terletak di Kecamatan Pulau Laut Barat Kabupaten Kotabaru dapat segera terwujud. Konon katanya, bila peta dunia dilipat dua maka kita berada ditengah-tengah alur lalu lintas barang regional maupun internasional.

“Ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi perdagangan kita di Kalsel,” terangnya.

Sementara, Kepala Disperindag Jatim, DR Iwan sangat menyambut baik maksud kedatangan Komisi II DPRD Kalsel bersama mitra kerjanya Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel dan rombongan.

“Tadi kita sudah diskusi, ternyata kita defisit dari Kalsel. Ngirimnya sedikit, kiriman dari Kalsel lebih banyak. Salah satunya, batubara, kayu dan lainnya yang disini untuk bahan baku industri”, tuturnya seraya menjelaskan bahwa jumlah industri di Jatim sangat luar biasa ada sebanyak 843.000.

“Hubungan kerjasama antara Kalsel dengan Jatim ini sudah sangat terjaga, sudah sangat baik, sesuai arahan pimpinan. Dan mudah-mudahan ke depannya lebih baik lagi,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Tuan Rumah Rapat Kerja Forum Servis BPDSI, Komitmen Bersama Tingkatkan Layanan Nasabah Jadi Misi Utama

BANJARMASIN – Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA), menggelar Rapat Kerja Forum Servis Bank Pembangunan Seluruh Daerah Indonesia (BPSDI) di Banjarmasin pada 6-7 Mei 2024. Kegiatan ini diikuti Bank Kalsel, sebagai Bank Pembangunan Daerah milik pemerintah provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari seluruh anggota Forum Service BPDSI dan ASBANDA, yang memberikan kesempatan kepada Bank Kalsel menjadi tuan rumah pelaksanaan Forum Service BPD seluruh Indonesia.

“Mandat sebagai tuan rumah merupakan suatu kebahagian dan kehormatan tersendiri bagi Bank Kalsel sebagai tempat diskusi mengenai kualitas layanan,” ungkapnya.

Bank Kalsel sendiri punya komitmen kuat untuk terus meningkatkan layanan kepada nasabahnya. Tidak hanya dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitas pendukung pun juga diperhatikan agar nasabah nyaman saat menerima pelayanan di cabang Bank Kalsel yang ada di daerah.

“Kami berharap melalui kegiatan kali ini, ada banyak ide baru hingga saran perbaikan yang dapat kita aplikasikan nantinya di masing – masing BPD, khususnya dalam hal memberikannpelayanan terbaik kepada nasabah,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional ASBANDA Subekti Heriyanto mengatakan, melalui kegiatan kali ini diharapkan perwakilan BPD se-Indonesia, bisa menambah wawasan terkait peningkatan layanan masing-masing BPDnya.

“Hari ini peningkatan layanan tidak hanya sekadar untuk penilaian, tapi sudah menjadi keharusan, mengingat hal ini penting untuk membuat loyalitas di hati nasabah,” tegasnya.

Tidak berbeda, Direktur Utama Bank Sumut selaku Ketua Steering Committe (SC) Forum Service BPD SI, Babay Farid W. menambahkan, seiring berkembangnya era digital sekarang, pelayanan kepada nasabah di bidang perbankan juga terus mengalami perubahan. Karena itulah tidak hanya diperlukan ide-ide dan gagasan baru, BPD disarankannya juga untuk bisa menimba ilmu dengan perbankan besar di Indonesia agar kedepannya pelayanan BPD dapatbsetara dan semakin berkualitas.

“Bahkan kalau perlu sekolahkan SDM perbankan kita hingga keluar negeri. Ini penting agar mereka bisa mendapatkan wawasan baru yang mereka bisa bagikan ke SDM BPD lainnya,” tukasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Tim Sepakbola Dispora Kalsel Gelar Pertandingan Persahabatan Dengan PS Korpri DKI Jakarta

JAKARTA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pertandingan Persahabatan Sepakbola, dengan PS Korpri DKI Jakarta, di Stadion Merpati Depok, pada 4 – 6 Mei 2024.

Dalam pertandingan tersebut dimenangkan Tim Sepakbola Dispora Kalsel dengan perolehan gol 2-1. Dua gol dihasilkan melalui tendangan penalti yang dilakukan Budiono, kemudian satu gol lagi dilakukan Rijal Hamid dengan menyarangkan tendangannya ke pojok kanan gawang PS Korpri DKI Jakarta.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, pertandingan persahabatan ini sebagai ajang pembelajaran untuk mengembangkan sepakbola di Kalsel.

“Pertandingan ini juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antara Dispora Kalsel dengan Tim Korpri DKI Jakarta,” ucapnya.

Sehingga, lanjut Hermansyah, dengan adanya eksibisi ini, bisa saling mengenal dan bertukar pengalaman dalam membudayakan olahraga di kalangan masyarakat.

“Dari sharing ini diharapkan kedua pihak mendapatkan masukan yang bermanfaat untuk perkembangan olahraga prestasi maupun tradisional di daerah masing masing,” ujar Hermansyah.

Sehingga, tambahnya, dengan berolahraga maka akan didapatkan tubuh yang sehat dan bugar. (DISPORA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Pengumuman

Selamat kepada peserta seleksi calon Dewan Direksi LPPL Abdi Persada periode 2024-2029 yang dinyatakan lulus dalam Computer Assisted Test (CAT) & berhak untuk mengikuti seleksi tahap berikutnya.

Catat ya ✍🏻
Hari/Tanggal : Selasa, 14 Mei 2024
Tempat : di Lantai 2 Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, di Kota Banjarbaru.
Waktu : 08.30 sd Selesai

Sampai ketemu ya 🙋‍♂️

Note :
* Peserta diharapkan datang 15 menit lebih awal sebelum waktu yang telah ditentukan guna persiapan
* Peserta diharapkan membawa kelengkapan tes berupa alat tulis (Pulpen & Pensil
HB), Pas Foto ukuran 4×6 dan alat bantu baca bagi yang membutuhkan
* FGD dilakukan didalam kelompok
* Wawancara dilakukan satu per satu dengan Psikolog bergantian dengan estimasi waktu 20-30 menit/peserta.

Pengurus DPD Apersi Kalsel Masa Bakti 2024-2028 Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

BANJARMASIN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Provinsi Kalimantan Selatan Masa Bakti 2024-2028 resmi dilantik dan dikukuhkan.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut yang dihadiri Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah berlangsung di gedung Mahligai Pancasila, Selasa (7/5).

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor memukul gong tanda dimulainya acara

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin menyampaikan, Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan perumahan yang layak, terjangkau dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

“Kami menyadari bahwa pemenuhan kebutuhan perumahan ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak, termasuk DPD Apersi Kalsel,” jelasnya.

Paman Birin berharap dengan sinergi dan kolaborasi yang erat antara Pemprov Kalsel, DPD Apersi Kalsel, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya, upaya ini dapat berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat Kalsel.

Sementara, Ketua Apersi Pusat, Junaidi Abdillah berharap dengan keberadaan pengurus DPD Apeksi Kalsel yang baru dilantik ini, bisa fokus terhadap pembinaan para anggotanya dan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah dalam mendapatkan rumah.

“Jadi perhatian kita bagaimana berjuang untuk kepentingan anggota dan masyarakat berpenghasilan rendah. Poinnya adalah bagaimana mensejahterakan masyarakat Indonesia melalui program yang dicanangkan Presiden yaitu Satu Juta Rumah. Nah tantangan kita ke depan, yaitu program Tiga Juta Rumah,” terangnya.

Junaidi juga berharap semua pihak terkait, seperti Badan Pertanahan, Perbankan, dan Pemerintah Daerah mempunyai semangat berkolaborasi dan bersinergi untuk menyukseskan program Satu Juta Rumah ini.

Ketua Apersi Pusat, Junaidi Abdillah menyerahkan bendera Pataka kepada Ketua Apersi Kalsel, Wahidah

Sedangkan Ketua DPD Apersi Kalsel Masa Bakti 2024-2028, Wahidah Mukhtar menyatakan siap membawa Apersi Kalsel lebih maju dan mampu melaksanakan program Apersi dengan lancar dan target yang diharapkan bisa tercapai.

“Mudah-mudahan dengan kepengurusan kami, anggota Apersi Kalsel akan semakin bertambah, sesuai data Apersi Kalsel beranggotakan 237 orang, yang aktif saat ini sekitar 200 anggota. Selain itu, anggota Apersi bisa lebih tangguh dalam menghadapi era globalisasi digital dan perekonomian yang kurang stabil saat ini,” harapnya.

Wahidah juga berharap kepada pemerintah daerah agar terus menjalin sinergitas dengan baik untuk mendukung Apersi Kalsel, khususnya dalam hal perizinan, penyediaan listrik, air bersih dan sebagainya. (NRH/RDM/RH)

Museum Wasaka Kalsel Kini Menyediakan Ruang Audio Visual

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Museum Wasaka dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, kini mulai mengoperasikan Ruang Audio Visual.

Kepada wartawan, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, melalui Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Arry Risfansyah, dalam sambungan telepon pada Selasa (7/5) mengatakan, dalam rangka memberi edukasi kepada para pengunjung, agar dapat lebih mengenal dan mengetahui sejarah revolusi fisik di Kalsel, pihaknya telah mengoperasikan Ruang Audio Visual. Untuk sementara setiap pekannya beroperasi Selasa, Rabu dan Kamis, pada jam 10.00 – 11.30 WITA.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

“Ruang Audio Visual resmi beroperasi pada Selasa tanggal 7 Mei 2024,” ucapnya

Disampaikan Arry, inovasi baru di tahun 2024 ini sebagai bentuk partisipasi dan dukungan penuh menuju penilaian Geopark Meratus, karena Museum Wasaka salah satu Geosite untuk Rute Barat. Ia berharap, para pengunjung tidak hanya melihat berbagai benda-benda peninggalan para pejuang, juga dapat menikmati setiap film di Ruang Audio Visual.

“Ada beberapa film yang ditayangkan diantaranya, video animasi perjuangan Brigjend Hasan Basri, dokumenter rute jejak pejuang, profil Museum Wasaka Kalsel, dan beberapa film dari pemenang lomba video pendek,” jelasnya panjang lebar

Sementara itu, salah satu pengunjung Guru Kelas SDN Belitung Selatan 1 Banjarmasin, Siti Mastinah Lestari menilai, adanya Ruang Audio Visual merupakan inovasi yang patut dibanggakan, karena sangat penting sebagai edukasi secara langsung kepada generasi muda, untuk lebih mengenal sejarah perjuangan di Bumi Lambung Mangkurat. Dalam kunjungan ini pihaknya membawa peserta didik kelas V ada sebanyak 30 orang.

Guru Kelas SDN Belitung Selatan 1 Banjarmasin, Siti Mastinah Lestari

“Kami apresiasi setiap tahun selalu ada peningkatan di Museum Wasaka Kalsel, seperti adanya Scan QR Barcode akhir tahun 2023, guna memudahkan informasi benda koleksi dan 2024 ini beroperasi Ruang Audio Visual,” tutupnya

Untuk diketahui, Jam operasional Museum Waja Sampai Kaputing atau dikenal kita kenal Museum (Wasaka) milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa sampai Kamis dari Pukul 09.00 – 15. 00 WITA, kemudian Jumat dari Jam 09.00 – 11.00 WITA, Sabtu dan Minggu Pukul 09.00 – 12.30 WITA. Sedangkan untuk hari Senin dan libur Nasional memang tutup. Berlokasi di Jalan Kampung Kenanga Ulu Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version