Paman Birin Pimpin Pelepasliaran Ribuan Burung di Tahura Sultan Adam Mandiangin

BANJAR – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan, hadiri press release dan pelepasliaran burung hasil sitaan Operasi Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar pada Rabu (10/7) pagi.

Asisten II Pemprov Kalsel saat mewakili Gubernur Kalsel pada press release pelepasliaran burung di Tahura Sultan Adam

Pelepasliaran ini merupakan hasil dari operasi pemberantasan peredaran ilegal satwa liar yang digelar Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan wilayah Kalimantan.

Suasana pelepasliaran burung hasil sitaan Operasi Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar di Tahura Sultan Adam

Dalam operasi tersebut, pihaknya berhasil menangkap para pelaku dan menyita sebanyak 5.004 ekor burung dari 10 spesies yang berbeda.

Di Kalsel sendiri, terdapat 183 spesies burung, dengan 43 di antaranya merupakan spesies yang dilindungi.

Pelepasliaran ini dilakukan karena satwa liar seharusnya hidup di habitat alaminya, bukan sebagai binatang peliharaan, langkah ini juga penting untuk mencegah penularan penyakit dari satwa ke manusia, serta menghindari ancaman kepunahan populasi satwa akibat pembunuhan dan perdagangan ilegal.

Dalam sambutannya, Paman Birin menegaskan komitmennya, menjaga dan melestarikan kekayaan alam Indonesia, khususnya di Kalsel.

“Acara ini merupakan bukti nyata dari komitmen kita bersama, dalam menjaga dan melestarikan kekayaan alam Indonesia, khususnya di Kalsel,” ujar Ahmad Bagiawan saat mewakili membacakan sambutan Paman Birin.

Sebagai salah satu daerah yang memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, Paman Birin menekankan, bahwa melindungi hutan dan satwa liar menjadi sangat penting.

“Operasi peredaran hasil hutan, tumbuhan, dan satwa liar yang telah dilakukan menunjukkan komitmen kita, dalam memerangi perdagangan ilegal yang merusak alam,” jelasnya.

Lebih lanjut, Paman Birin menjelaskan bahwa Tahura Sultan Adam memiliki karakteristik yang sesuai dengan habitat alami berbagai jenis burung.

“Tahura Sultan Adam memiliki kawasan hutan yang luas dengan pepohonan yang rindang dan sumber air yang melimpah,” jelas Paman Birin.

Kondisi tersebut, menurut Paman Birin, sangat mendukung kelangsungan hidup burung yang dilepaskan kembali ke alam liar.

“Di sini, burung-burung ini dapat mencari makan, berlindung, dan berkembang biak dengan baik,” imbuhnya.

Pelepasliaran ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan kekayaan alam Indonesia, khususnya di Kalsel

Acara kemudian ditutup dengan pelepasliaran burung sebanyak 5.004 burung oleh Gubernur Kalsel melalui Asisten Administrasi Umum Setda Kalsel, Ahmad Bagiawan.

Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan wilayah Kalimantan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalsel, Perwakilan Forkopimda Kalsel, Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Kalsel, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Kepala UPTD Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam serta tamu undangan lainnya. (Biroadpim-RIW/NRH/RH)

Jadi Anggota Kehormatan PPAD, Paman Birin Bernostalgia Bersama Para Purnawirawan Angkatan Darat

BANJARMASIN – Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) menggelar pengukuhan dan pelantikan pengurus Provinsi Kalimantan Selatan, masa bakti 2024 – 2029 pada Selasa (9/7) malam di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Hadir langsung untuk mengukuhkan dan melantik pengurus PPAD Provinsi Kalsel ini, Sekjen PPAD Pusat, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Komaruddin Simanjuntak.

Turut hadir menyaksikan pengukuhan dan pelantikan ini, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Ketua DPRD Provinsi, Supian HK, Danrem 101 Antasari, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi, Muhammad Yani Helmi, Wakapolda Kalsel, para purnawirawan dan juga sejumlah tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin, juga dilantik sebagai anggota kehormatan PPAD Provinsi Kalsel, oleh Sekjen PPAD Pusat. Pelantikan ditandai dengan pemakaian mut (topi) dan jaket PPAD, serta penyerahan seragam, pin PPAD dan kartu anggota kehormatan.

Dalam sambutannya, Komaruddin Simanjuntak menyampaikan, bahwa PPAD merupakan keluarga besar TNI-POLRI yang bersifat kejuangan meneruskan pengabdian di ujung usia.

“Kita teruskan perjuangan meskipun berbeda dengan saat berdinas dulu. Sekarang tugas PPAD daerah adalah membantu kepala daerah mensukseskan pembangunan Banua dan mempancasilakan masyarakat di daerah,” kata Komaruddin.

Sementara itu, Gubernur menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar PPAD Provinsi Kalimantan Selatan, yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk bergabung sebagai anggota kehormatan.

“Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan yang sangat besar bagi saya, dan saya merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari keluarga besar PPAD Kalimantan Selatan ini. Sebagai seorang gubernur dan juga sebagai anggota kehormatan PPAD Kalimantan Selatan, saya memahami betapa pentingnya peran yang diemban oleh PPAD dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat kita,” ucapnya.

Saat memberikan sambutan, Gubernur juga menceritakan pengalamannya semasa muda, yang bercita-cita menjadi tentara, dan sempat mengikuti beragam pelatihan dan juga tes menjadi abdi negara tersebut. Sayangnya, orang nomor satu di Kalsel itu, gagal menjadi tentara.

“Ternyata, hasil psikotes dari tes masuk tentara yang pernah saya ikuti, menunjukkan bahwa saya tidak cocok jadi tentara. Hasilnya menunjukkan saya cocok berkarier sebagai Gubernur,” ucap Paman Birin yang disambut tepuk tangan seluruh tamu dan undangan.

Di akhir sambutannya, Paman Birin mengajak PPAD Kalsel dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama terus memperkuat persatuan dan kesatuan, menjaga semangat kebangsaan, dan bekerja keras untuk mewujudkan Kalimantan Selatan yang lebih maju, makmur, sejahtera, dan berkelanjutan. (RIW/NRH/RH)

PWI Kembali Gelar Rakor Dengan Dispora Kalsel, Terkait Persiapan Porwanas

BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, kembali menggelar Rapat Koordinasi bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel, diwakili Kabid Pembudayaan dan Olahraga Dispora Kalsel, Budiono, usai Rapat pada Selasa (9/7) sore mengatakan, Rakor ini sangat penting untuk mengetahui persiapan venue dan pertandingan, karena Pekan Olahraga Wartawan Nasional akan digelar tidak lama lagi, yakni tanggal 19 – 26 Agustus mendatang.

Kabid Pembudayaan dan Olahraga Dispora Kalsel, Budiono, saat memberikan komentar

“Rakor ini harus sering dijalin komunikasi yang intens,” ucapnya

Disampaikan Budiono, dari hasil Rapat Koordinasi untuk venue sudah dipersiapkan, begitupun teknikal meeting. Ia berharap, akhir Juli 2024 mendatang dapat dimatangkan, apalagi Kalimantan Selatan sendiri sebagai tuan rumah. Selain itu, beberapa cabang Olahraga sudah melaksanakan Tryout ke luar daerah, termasuk Karya Jurnalistik.

“Masih ada Cabor lain yang akan Tryout ke luar daerah, sebelum akhir Juli 2024,” jelasnya

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie menambahkan, Rakor ini merupakan jalinan sinergisitas sebagai bentuk kesiapan secara keseluruhan diantaranya venue, perangkat pertandingan, hotel untuk atlet dan transportasi. Ia berharap, seluruh perlengkapan dapat selesai pada pekan depan.

Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, saat diwancara awak media

“Pihaknya akan menyampaikan surat resmi kepada Menteri Pemuda dan Olahraga RI, dan undangan secara khusus kepada Walikota Solo yang juga sebagai Wakil Presiden terpilih,” tutup Helmie

Untuk diketahui, Rakor dipimpin Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie didampingi Sekretaris PWI Kalsel Toto Fachrudin dan Ketua SIWO Kalsel Irwansyah, dihadiri langsung Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Wakil Ketua Bidang, dan Para Koordinator Cabor, bertempat di Aula PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Gelar Sosialisasi, Kesbangpol Gandeng Media Massa Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada 2024

BANJARMASIN – Puluhan wartawan dari media cetak, media online dan media elektronik, berkumpul disalah satu hotel berbintang kawasan Nagasari Banjarmasin, pada Selasa (9/7) pagi. Para wartawan junior hingga senior ini berkumpul, untuk memenuhi undangan Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan, mengikuti Sosialisasi Pilkada Tahun 2024, dengan tema Peran Media Massa Dalam Pilkada Tahun 2024. Sosialisasi satu hari ini, dibuka Kepala Badan Kesbangpol Provinsi, Heriansyah.

Para narasumber menerima souvernir berupa kaos dari penyelenggara Sosialisasi Pilkada Tahun 2024

Kepada wartawan usai membuka acara, Heriansyah mengucapkan terima kasih kepada para jurnalis yang mewakili medianya masing – masing, sudah bersedia hadir memenuhi undangan pemerintah provinsi.

“Kami mengundang wartawan, untuk membantu mensosialisasikan tahapan pilkada di Kalsel. Dengan harapan, angka partisipasi pemilih pada pilkada November nanti, akan meningkat,” ujar Heriansyah.

Hadir pada sosialisasi ini, tiga narasumber. Yakni Ketua PWI Provinsi Kalsel, Zainal Helmi, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel, Aries Mardiono dan juga Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Muhammad Fahri Failasopa. Ketiganya memberikan materi, sesuai dengan wewenang dan kapasitasnya pada masing – masing lembaga.

Ketua PWI Provinsi Kalsel, memaparkan soal kesediaan media massa membantu kelancaran tahapan serta pelaksanaan pilkada serentak di Banua, Sedangkan narasumber dari KPU dan Bawaslu, masing – masing memaparkan tahapan penyelenggaraan yang sudah dijalankan di lembaga mereka.

Salah satunya untuk KPU Provinsi, fokus memaparkan terkait tahapan pilkada yang sedang dilakukan dan akan segera dilaksanakan. Yakni tahapan coklit, yang saat ini sudah mencapai 74 persen. (RIW/RDM/RH)

Polda Kalsel Tanggapi Video Viral Penggunaan Buah Kecubung dan Obat Terlarang

BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan merespons cepat video viral yang beredar di media sosial terkait penggunaan kecubung serta obat zinet oleh empat orang warga sehingga membuat mabuk. Dalam video tersebut, terlihat jelas para pelaku mengonsumsi bahan-bahan tersebut dengan tujuan untuk mendapatkan efek mabuk.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menyatakan, Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel telah menindaklanjuti kasus ini dengan serius.

“Kami sudah mengidentifikasi keempat korban yang mabuk. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak meniru perilaku tersebut karena bisa membahayakan kesehatan dan keselamatan,” ujarnya, Selasa (9/7).

Dijelaskan oleh Kabid Humas, saat ini Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel dipimpin Direktur Resnarkoba Kombes Pol Kelana Jaya akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan akan membawa bahan daun dan buah kecubung ke laboratorium forensik untuk mengetahui kandungannya.

“Kita belum mengetahui efek apa yang terjadi dari kandungan bahan daun dan buah kecubung tersebut, baik itu dapat membuat efek mabuk ataupun halusinasi, kita masih menunggu keterangan dari laboratorium forensik,” jelas Kabid Humas.

Polda Kalsel mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan konten yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami akan terus memantau dan menindak tegas setiap pelanggaran yang berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obatan dan bahan berbahaya,” tegas Adam.

Keempat orang tersebut kini masih dilakukan pedalaman. Polda Kalsel berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah penyalahgunaan obat-obatan di wilayahnya. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Konsultasikan Penambahan Modal PT Jamkrida Kalsel ke Kemendagri RI

JAKARTA – Dalam upaya percepatan pematangan draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada Perseroan Terbatas (PT) Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Perseroda Provinsi Kalsel, Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kalsel yang menjadi pembahas penambahan modal untuk salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalsel tersebut berkonsultasi ke Direktorat BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah (BMD) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Senin (8/7).

Rombongan Pansus II DPRD Kalsel yang dipimpin oleh Wakil Ketua Pansus II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudianoor juga didampingi Direktur PT. Jamkrida Kalsel serta jajaran Pemprov Kalsel diantaranya dari Biro Perekonomian, Biro Hukum, dan BPKAD Kalsel diterima oleh Kasubdit BUMD Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha Direktorat BUMD, BLUD, dan BMD Kemendagri RI, Bambang Ardianto beserta jajarannya.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Pansus II DPRD Kalsel, M. Iqbal Yudiannor meminta penjelasan tentang bentuk program Kemendagri terkait penyertaan modal untuk BUMD serta hal-hal penting lainnya yang perlu dimuat dalam draft raperda tentang penambahan penyertaan modal untuk PT Jamkrida Perseroda Kalsel tersebut.

“Jadi kami datang ke Kemendagri untuk melakukan konsultasi terkait Raperda yang dibahas agar tidak bertentangan dengan peraturan diatasnya dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya UMKM nantinya,” jelasnya.

Terkait hal itu, Kasubdit BUMD Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha Direktorat BUMD, BLUD, dan BMD Kemendagri RI, Bambang Ardianto menyampaikan harapan Kemendagri RI untuk Jamkrida Kalsel agar bisa bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk penyertaan modal.

“Sehingga selain dari provinsi, juga diperkenankan mencari modal kabupaten/kota,” terangnya.

Selain itu, Bambang juga menjelaskan dibutuhkan analisa investasi terlebih dahulu, khususnya dari BPKAD Provinsi Kalsel, sebagai bahan tambahan untuk DPRD dalam menggodok raperda ini.

“Jadi melihat analisa investasi tersebut, setelah menaruh duit sekian, ini akan berbenefit apa, akan bisa melakukan apa, berapa UMKM yang akan terlayani, sampai kapan uang ini akan memberikan untung buat pemda, dividennya berapa, dan sebagainya,” tuturnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

UPT PPA Kota Banjarmasin Lakukan Pembinaan Terhadap Anak Terduga Genk Motor

BANJARMASIN – Unit Pelaksana Tugas (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Banjarmasin, melakukan pembinaan terhadap anak anak terduga genk motor.

Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Banjarmasin Susan mengatakan, PPA Kota Banjarmasin mendapatkan pelimpahan oleh Kepolisian untuk memberikan pembinaan terhadap anak genk motor tersebut.

“Beberapa waktu lalu kami mendapatkan pelimpahan dari petugas kepolisian,” ungkap Susan, Selasa (9/7).

Menurut Susan, pembinaan yang diberikan berupa pencerahan, dari segi moral dan agama sehingga mereka dapat memahami dan menghindari berbagai tindakan yang dapat mengarah ke kasus hukum yang akhirnya merugikan diri sendiri.

“Keterlibatan anak anak tersebut dalam genk motor, diantara mereka banyak yang ikut ikutan hanya sebagai bentuk solidaritas sebagai teman,” ujarnya.

Sehingga pembinaan perlu dilakukan lebih lanjut.

Susan mengatakan, orangtua anak yang terlibat genk motor di Banjarmasin diimbau, untuk terlibat dalam pengawasan terhadap pergaulan anak di luar rumah.

“Pada saat melakukan pembinaan terhadap anak anak yang terlibat genk motor di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Pihaknya melibatkan para orangtua turut mendampingi saat dilakukan pembinaan di Kantor Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Banjarmasin.

“Dengan dilibatkannya para orangtua tersebut, maka para orangtua anak anak yang terlibat genk motor harus bertanggungjawab dan mengawasi bagaimana lingkungan dan pergaulannya, anak anak mereka,” ujar Susan. (SRI/RDM/RH)

Penyerahan LHP-LKPP 2023, Paman Birin Pastikan Pengunaan APBD Berdampak untuk Kesejahteraan Rakyat

JAKARTA – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP -LKPP) tahun 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Senin (8/7) di Jakarta.

Gubernur dan Ketua DPRD Kalsel saat tiba di lokasi kegiatan

Penyerahan LHP – LKPP yang dirangkai dengan penyampaian Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II tahun 2023 ini, dihadiri Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres, Ma’ruf Amin.
Hadir juga sejumlah menteri yakni, diantaranya Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Polhukam, Hadi Thahjanto, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, serta Menkop UKM, Teten Masduki.

BPK menyampaikan LHP LKPP tahun 2023, dan hasilnya, LHP LKPP mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI.

“Hasil atas LKPP 2023 menunjukkan opini WTP yang merupakan opini WTP kedelapan sejak LKPP 2016,” kata Ketua BPK RI, Isma Yatun dalam acara.

Isma pun menyampaikan terima kasih kepada presiden beserta jajaran pemerintahan yang telah berkomitmen dan berupaya keras menguatkan pondasi akuntabilitas dalam mengelola tata kelola keuangan negara selama 10 tahun terakhir.

Gubernur Kalsel diantara para tamu yang hadir

Dijelaskan, pemeriksaan LKPP 2023 mencakup laporan bendahara umum negara dan 84 laporan kementerian/lembaga.

Hasilnya, BPK memberikan opini WTP atas Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) dan 80 Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKL) serta opini wajar dengan pengecualian atau WDP atas 4 LKKL.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengingatkan, memperoleh predikat atau opini WTP dalam laporan keuangan pemerintah bukan merupakan prestasi. Ia menyampaikan, WTP pada laporan keuangan adalah kewajiban dan sudah seharusnya.

Menurut Kepala Negara, pemerintah berkewajiban menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) secara baik. Pasalnya, APBN merupakan uang rakyat dan uang negara yang setiap tahun diaudit.

“Jadi sekali lagi, kewajiban menggunakan APBN dan APBD secara baik. Dan juga kewajiban menjalankan APBN dan APBD secara baik, serta kewajiban mempertanggungjawabkannya secara baik pula,” jelas Jokowi.

Menyimak apa yang disampaikan Presiden Jokowi, Paman Birin memastikan penggunaan APBN maupun APBD, harus dengan baik dan transparan, dan dapat dipertangungjawabkan segala peruntukannya.

Setiap penggunaan uang rakyat ujar Paman Birin, sepatutnya berdampak pada kesejahteraan dan manfaatnya dirasakan bersama.

“Kita bersyukur, sejak tahun 2013 sampai 2024 ini atau 11 kali berturut-turut Pemprov Kalsel mendapatkan penilaian WTP dari BPK RI. Ini bentuk komitmen kita bersama dalam pengelolaan keuangan daerah yang baik, transparan dan akuntabel untuk kesejahteraan warga Banua,” ungkap Paman Birin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Persiapkan Diri Menuju Porwanas 2024, Kontingen Karya Jurnalistik PWI Kalsel Sambangi LPP RRI

BALI – Untuk mengasah wakil dari Kalsel, Kontingen Karya Jurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan kunjungan ke LPP RRI Denpasar, pada Senin (8/7).

Suasana pertemuan di LPP RRI Denpasar

Ketua Kontingen cabang Karya Jurnalistik PWI Kalsel Widi Gunawan, dalam pertemuan tersebut menyampaikan, tujuan sharing ini dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan, sebelum digelar Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwarnas) ke XIV, pada 19 – 26 Agustus 2024 mendatang. Ia berharap, setelah kunjungan ini para wakilnya dapat terasah kemampuan, apalagi sebagai tuan rumah.

“Kunjungan ke LPP RRI Denpasar ini, kami mendiskusikan khususnya teknik salah satu cabang lomba, yakni Reportase Radio,” jelasnya

Salah satu peserta sharing terkait persiapan Lomba Reportase Radio

Sementara itu, Kepala Stasiun LPP RRI Denpasar, Joko Purnomo mengaku sangat senang dikunjungi untuk sharing, terkait persiapan lomba Porwanas 2024 khusus dicabang Karya Jurnalistik yang salah satunya adalah Reportase Radio. Mengingat, ada pegawainya yang pernah menjadi Juara dalam beberapa lomba.

“Sharing ini memang tepat untuk menambah wawasan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kalimantan Selatan tengah bersiap mengikutsertakan para wartawannya dalam ajang bergengsi nasional Porwanas. Untuk cabang lomba karya jurnalistik, Kalsel mengirimkan 4 wartawan Banua. Pada kategori Reportase Radio ada Rini Dwi Masmuda dari LPPL Abdi Persada, Karya Tulis Muhammad Syarafuddin Dari Radar Banjarmasin, Fotografi Rhofieg Anwar dari Kalimantan Post dan Videografi ada Salsanabila Ceva P dari Kompas TV. (NHF/RDM/RH)

Geopark Batur Bali Berikan Masukan Geopark Meratus Menuju UGG

BALI – Berbagai saran dan masukan diberikan Geopark Batur Provinsi Bali dalam rangka Geopark Meratus menuju Unesco Global Geopark (UGG)

Kepada sejumlah wartawan, disela menerima kunjungan Tryout Kontingen Karya Jurnalistik PWI Kalimantan Selatan, Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Provinsi Bali, I Wayan Gobang Sucipto, pada Sabtu (6/7) mengatakan, saat ini Kalimantan Selatan menuju penilaian Unesco Global Geopark (UGG) dan mencoba mengenalkannya dalam Kegiatan Pekan Wartawan Olahraga Nasional (Porwanas) pada Agustus mendatang, yang akan dikemas dalam event “Geopark Meratus The Soul Of Borneo”.

Ia berharap, setelah nanti menjadi UGG ada berbagai hal yang dapat menjadi pertimbangan.

Ketua Harian BP Geopark Provinsi Bali, saat diwancara awak media

“Saran kami, pengelolaannya dapat diperhatikan, dengan menggabungkan antara Budaya, Pariwisata dan Hayati,” ucapnya

Disampaikan Gobang, untuk pembinaannya tidak harus mengharapkan anggaran dari pemerintah, tetapi melibatkan CSR, apalagi di Kalimantan Selatan banyak pengusaha yang melakukan investasi. Ini diimaksudkan agar Geopark Meratus dapat semakin maju.

Selain itu, menurutnya dukungan dari setiap pemberitaan di media massa dan masyarakat Kalsel sangat penting.

“Promosi harus terus ditingkatkan, terutama di media sosial, sebagai langkah untuk memajukan Geopark Meratus,” tutupnya

Penjelasan Ketua Harian BP Geopark Bali, di lokasi Pura Segara Danu Batur

Untuk diketahui, Kontingen cabang Karya Jurnalistik PWI Provinsi Kalimantan Selatan, melaksanaka Tryout di Provinsi Bali. Perjalanan ke Geopak Batur, menjadi agenda pihaknya. Didampingi langsung oleh Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Provinsi Bali, I Wayan Gobang Sucipto para wartawan Kalsel ini mendatangi beberapa lokasi Geopark Batur, diantaranya Penelokan, Pura Segara Danu Batur dan Museum Geopark Batur. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version