Rakornas Ke-15 KI se-Indonesia Resmi Dibuka di Banjarmasin

BANJARMASIN – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi (KI) se-Indonesia resmi dibuka di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (11/6). Rakornas ini dilaksanakan demi memperkuat koordinasi sebagai bentuk persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Rapat yang diikuti oleh 450 perwakilan KI seluruh Indonesia itu, dibuka langsung oleh Ketua KI Pusat, Donny Yoesgiantoro, dan disaksikan langsung oleh Menkopolhukam, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Forkopimda Kalsel, serta Kepala SKPD Pemprov Kalsel.

Menkopolhukam, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri), saat menerima cinderamata dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (kanan)

Pelaksanaan Rakornas ke-15 KI se-Indonesia yang telah dilaksanakan sejak Senin (10/6) ini berfokus pada agenda pembahasan isu-isu strategis terkait sinergi keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan negara menuju Indonesia emas 2045.

Dalam sambutannya, Donny menilai salah satu elemen penting dalam mewujudkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Indonesia Emas 2025-2045 adalah penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka.

Menurut Donny, informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang, baik bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosial, termasuk bagi ketahanan nasional.

“Pengelolaan informasi publik penting dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mengembangkan masyarakat informatif dalam meningkatkan daya saing global,” kata Donny.

Sebab itu Donny menilai, KI memerlukan banyak penguatan dan sinergitas dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi KIP serta dalam upaya optimalisasi Keterbukaan Informasi di Indonesia.

“Jadi semua rekomendasi dari Rakornas ini akan ditindaklanjuti dan akan dilakukan implementasi serta evaluasi. Itu akan menjadi rujukan dalam Rakernis yang akan dilaksanakan dalam dua bulan mendatang,” ungkap Donny.

Menkopolhukam RI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan peran kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan memberikan akses informasi yang luas dan mudah kepada masyarakat, kita dapat menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ucap Hadi.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada KI Pusat yang telah mempercayakan Kalsel sebagai tuan rumah Rakornas.

Gubernur berharap Rakornas ini akan menghasilkan manfaat untuk masyarakat yang membutuhkan transparansi demi terselenggaranya negara yang baik.

“Semoga Rakornas ini bisa mewujudkan negara yang baik demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” harap Gubernur. (SYA/RDM/RH)

Tingkatkan Kompetensi Wartawan, PWI Kalsel Gelar UKW Regional Kalimantan

BANJARMASIN – Guna Meningkatkan Kompetensi Wartawan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, menggelar UKW Regional Kalimantan Angkatan ke 22, selama dua hari dari 11-12 Juni 2024.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi, usai pembukaan pada Selasa (11/6) mengatakan, kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Regional Kalimantan ini sangat penting, untuk melahirkan wartawan yang berkompeten dan profesional. Sehingga, terwujud Demokrasi yang lebih baik lagi. Terkait jumlah peserta ada sebanyak 36 orang menjalani ujian sesuai tingkatannya.

“Ada tiga kelas para peserta, Muda 18 orang, Madya 12 orang dan Utama 6 orang,” ucapnya

Disampaikan Helmie, UKW Regional Kalimantan Angkatan ke 22 ini, merupakan kerjasama dengan PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan. Ia berharap, dengan dimilikinya wartawan yang memiliki kompetensi, akan berpengaruh hasil karya jurnalistiknya. Dimana, pemberitaan wartawan pemegang kartu kompetensi, dapat terus mengawal pembangunan secara lebih berimbang.

“Saat ini PWI Kalsel sudah menguji kompetensi sekitar 500 wartawan lebih, termasuk 100 orang di antaranya jenjang utama yang diakui Dewan Pers,” jelasnya

Sekretaris PWI Kalsel Toto Fachrudin (kemeja merah) menjadi penguji peserta Uji Kompetensi Wartawan

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sangat mengapresiasi digelarnya UKW Regional Kalimantan Angkatan ke 22, dalam rangka mengutamakan wartawan memiliki sertifikasi, karena insan pers adalah mitra kerja. Selain itu, sertifikasi wartawan, dapat memberikan keyakinan bagi narasumber, yaitu akan diwawancarai oleh orang yang berkompeten dan profesional.

“Dengan semakin banyak wartawan yang berkompeten, akan berdampak dari segi kualitas pemberitaan,” pintanya

Hal senada juga disampaikan, GM UIP3B Kalimantan, Abdul Salam Nganro, menambahkan, dengan digelar UKW ini, tentu kompetensi wartawan semakin meningkat, dalam bentuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada seluruh lapisan masyarakat. Kerjasama ini sudah dua tahun berjalan, untuk membantu meningkatkan profesionalisme dari para jurnalis.

“UKW ini dapat melahirkan wartawan-wartawan lebih berkompeten dan profesional,” tutupnya

Foto bersama

Untuk diketahui, PWI Kalimantan Selatan menggelar Uji Kompetensi Wartawan Regional Kalimantan Angkatan ke 22, dibuka secara resmi, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Adi Santoso, didampingi Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, dan Jajaran Pengurus PWI Kalsel. Dihadiri Direktur Abdi Persada FM, Syarifah Norhani, Kepala Bidang Komunikasi publik Diskominfo Kalsel, Jajang Markoni, GM UIP3B Kalimantan Abdul Salam Nganro, dan Sekretaris PWI Kalteng serta Ketua PWI dari Kabupaten Tabalong, Kotabaru, Banjarbaru, dan Tanah Laut. Sedangkan secara zoom Ketua PWI Kaltim, Kaltara, Kalbar, bertempat di salah satu Hotel Berbintang Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

GKN dan Borlamsa Ikut Partisipasi Rakornas KI ke-15 Dengan Kenalkan Sasirangan

BANJARMASIN – Kain Sasirangan menjadi produk unggulan sejumlah stand UMKM pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Informasi se Indonesia ke-15 yang diselenggarakan bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, diantaranya UMKM dari Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Provinsi Kalsel dan Borneo Alam Sarirangan (Borlamsa).

Kain Sasirangan di stand GKN Provinsi Kalsel

Kepada Abdi Persada FM salah seorang penjaga stand GKN Provinsi Kalsel, Normawati mengatakan dipilihnya sasirangan sebagai produk unggulan untuk diperkenalkan kepada peserta Rakornas ini dikarnakan sasirangan merupakan produk kain ciri khas dari Kalsel.

“Sasirangan yang kami perkenalkan di stand ini ada beberapa variasi motif diantaranya Bayam raja, bintang behampur, ombak sinapur karang dan masih banyak lagi,” ucapnya, Selasa (11/6).

Sementara itu, Owner UMKM Borlamsa, Kang Mei Lan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel telah memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk berpartisipasi pada Rakornas ini, sehingga bisa memperkenalkan secara langsung kain sasirangan kepada para peserta Rakornas.

“Terima kasih kepada semua pihak, dimana pada hari kedua kegiatan ini pembeli antusias dengan kain sasirangan, yang menjadi produk unggulan kami ialah sasirangan dengan menggunakan bahan katun sutra dan katun satin dengan pewarna alami ,” katanya.

Mei menambahkan tidak hanya kain sasirangan yang diperkenalkan di standnya melainkan beberapa produk lain yang mencerminkan ciri khas kalsel seperti produk passion dan sovenir lainnya.

“Untuk harga sangat bervariatif, kain sasirangan ditaksir mulai harga Rp. 300 ribu hingga 1 juta rupiah, dan untuk sovenir mulai dari Rp. 20 ribu hingga 100 ribu rupiah,” ungkapnya.

Mei berharap dengan dilibatkannya pihak UMKM Kalsel ini dapat lebih memperkenalkan produk-produk asli dari Banua kepada semua kalangan masyarakat seluruh Indonesia.

“Mudah-mudahan pada kegiatan ini harapannya produk asli dari Banua bisa merajah ke seluruh Indonesia dan lebih dikenal sebagai identitas dari Kalimantan Selatan,” ujarnya. (BDR/RDM/RH)

Rakornas ke – 15 KI di Kalsel Dihadiri Langsung Menkopolhukam

BANJARBARU – Bertempat di ruang VIP Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, pada Selasa (11/6), Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (Paman Birin) menyambut langsung kedatangan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia (Menkopolhukam) Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto bersama rombongan, yang diagendakan beliau akan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke – 15 Komisi Informasi (KI) di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin. Selain disambut Gubernur Kalimantan Selatan, kedatangan Menkopolhukam juga disambut Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, Forkopimda, serta lingkup SKPD Provinsi, yang diwakili Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalsel saat menyambut Menkopolhukam

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dan seluruh masyarakat Kalsel, dirinya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menkopolhukam beserta rombongan di Bumi Lambung Mangkurat.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dan seluruh masyarakat Kalsel mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menkopolhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto,” ungkap Sahbirin Noor.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim, melalui Kabid Informasi Publik dan Statistik, Diskominfo Provinsi Kalsel Tarwin Patik Mustafa menyampaikan, kedatangan Menko Polhukam untuk menghadiri Rakornas KI ke – 15, merupakan salah satu bentuk apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pada Rakornas KI ke 15 ini.

“Hal ini menjadi sesuatu hal yang membanggakan mengingat banyaknya tamu – tamu penting berhadiri pada Rakornas KI ke – 15,” tutup Tarwin.

Untuk diketahui, Selain disambut Gubernur Kalimantan Selatan, kedatangan Menkopolhukam juga disambut Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, Forkopimda, serta lingkup SKPD Provinsi, yang diwakili Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan. rombongan akan menuju Galaxy Hotel Banjarmasin untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional ke-15 Komisi Informasi Tahun 2024. Selain itu, Kedatangan Menkopolhukam, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja untuk membahas berbagai isu strategis terkait keamanan dan penegakan hukum khususnya di wilayah Kalsel. (MRF/RDM/RH)

Tim Paduan Suara DPW PPLIPI Kalsel Ikut Meriahkan Rakornas KI 2024

BANJARMASIN – Tim Paduan Suara Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPLIPI Kalsel kembali unjuk kemampuan. Kali ini Tim Paduan Suara yang dipimpin oleh Ketua DPW PPLIPI Kalsel sekaligus Ketua KI Kalsel, Nawang Wijayati ini ikut memeriahkan acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Informasi se Indonesia ke 15 di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Selasa (11/6).

Selain menjadi leading vokal lagu Indonesia Raya, tim Paduan Suara PPLIPI Kalsel ini juga menyanyikan lagu wajib nasional berjudul Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki dan lagu Bergerak ciptaan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Pembina Tim Paduan Suara PPLIPI Kalsel, Euis Rahmawati mengatakan pihaknya sudah latihan secara khusus untuk mempersiapkan penampilan terbaik pada Rakornas KI se Indonesia Tahun 2024 ini.

“Syukur Alhamdulillah kami bisa tampil di depan para peserta Rakornas KI se Indonesia,” ucapnya.

Euis menambahkan selama ini, Tim Paduan Suara sudah sering tampil di beberapa kegiatan di daerah. Ia berharap ke depan, Tim Paduan Suara PPLIPI Kalsel dapat lebih sering tampil memeriahkan event-event tingkat nasional. (NRH/RDM/RH)

Terima Aksi Massa HMI Kalsel, DPRD Kalsel Siap Teruskan Tuntutan Mahasiswa Ke Pemerintah Pusat

BANJARMASIN – Di tengah guyuran hujan deras, Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK menemui aksi unjuk rasa yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalsel di jalan Lambung Mangkurat depan gedung DPRD Kalsel, Senin (10/6).

Suasana aksi unjuk rasa di jalan Lambung Mangkurat depan gedung DPRD Kalsel

Supian HK mengatakan siap menindaklanjuti tuntutan aksi untuk disampaikan ke pemerintah pusat yang ada di Jakarta.

“Nanti kita jadwalkan kapan berangkat untuk menyampaikan aspirasi ini langsung ke Jakarta bersama perwakilan HMI Kalsel,” katanya.

Menurut Supian HK, dewan sebagai wakil rakyat mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat dan sebaliknya menolak hal yang dapat membebani rakyat.

Sementara itu, Ketua Badan Kordinasi HMI Kalsel, Abdi Aswadi mengatakan ada tiga tuntutan yang disampaikan ke DPRD Kalsel.

Pertama meminta menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap aktivis dan membebaskan aktivis yang saat ini dipenjara karena memperjuangkan hak-hak rakyat.

“Jadi ada aktivis yang sudah ditetapkan 12 bulan tahanan menjadi 18 bulan atas dasar melanggar UU ITE, padahal dia mengkritisi dan itu bentuk kebebasan berpendapat,” jelasnya.

Kedua terangnya, HMI meminta pemerintah bisa menghentikan Komersialisasi Pendidikan dalam sektor pendidikan dan fokus pada rekonstruksi sistem pendidikan yang berkualitas dan pro rakyat.

“Contohnya adanya rencana Kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT), ini sangat memberatkan rakyat Indonesia khususnya bagi mahasiswa baru,” jelasnya.

Padahal lanjutnya, anggaran untuk pendidikan di Indonesia melalui Kemendikbudristek dialokasikan dari APBD 2024 sekitar Rp665 teriliun.

“Tentu ini jadi pertanyaan kami, anggaran itu besar sekali, tapi nyatanya masih diberatkan mahasiswa dengan UKT. Kami minta kenaikan tersebut dibatalkan,” terangnya.

Ketiga, HMI Kalsel menuntut pemerintah untuk membatalkan kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) karena dinilai menyengsarakan rakyat dan mencari solusi perumahan yang lebih adil dan pro rakyat. (NRH/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Monitoring Kebutuhan Bapok dan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin melakukan monitoring kebutuhan bahan pokok dan hewan kurban menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha mendatang, Selasa (11/6). Dipimpin Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

“Menjelang sepekan sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan monitoring kebutuhan pokok di pasar tradisional serta rumah potong hewan di kawasan Basirih, Kota Banjarmasin,” jelas Arifin.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Setelah, lanjutnya, pihaknya melakukan monitoring tersebut, untuk harga kebutuhan pokok, seperti beras, bawang, daging, ikan, serta lainnya dalam keadaan harga normal.

“Saat ini terpantau harga kebutuhan pokok masih normal,” ucapnya.

Dengan stabilnya harga kebutuhan pokok tersebut, maka masyarakat dapat tenang dalam merayakan Hari Raya Idul Adha mendatang.

Sedangkan, untuk kebutuhan hewan kurban di Kota Banjarmasin saat ini mencukupi.

Arifin mengatakan, pada monitoring kebutuhan pokok kali ini, pihaknya juga meninjau ke Rumah Potong Hewan (RPH) di kawasan Basirih, Kota Banjarmasin.

“Hewan kurban jenis sapi yang ada di rumah potong hewan tersebut, mencukupi untuk kebutuhan warga Kota Banjarmasin, pada saat melaksanakan ibadah kurban mendatang,” ujarnya.

Ketersediaan pasokan hewan kurban ini, berkat kerjasama semua pihak yang terkait di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Perkuat Nilai-Nilai Pancasila, Rachmah Sosialisasi ke IRT

BANJARMASIN – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias melaksanakan kegiatan sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Ideologi Pancasila di kawasan kecamatan Banjarmasin Timur, Senin (10/6).

Rachmah menjelaskan dirinya sengaja menyasar kaum hawa sebagai peserta pada kegiatan ini mengingat peran perempuan yang sangat penting di sektor domestik sebagai ibu rumah tangga maupun sektor publik dapat memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Perempuan sebagai ibu dapat menanamkan nilai nilai dasar Pancasila sejak dini kepada anak-anak mereka yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa dan negara,” jelasnya.

Rachmah berharap kegiatan ini dapat memberikan dan memperkuat pemahaman kepada ibu-ibu rumah tangga ini mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara serta empat pilar kebangsaan yang bertujuan supaya membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan para peserta ini dapat menyebarluaskan nilai-nilai Ideologi Pancasila kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Jamu Makan Malam Komisi Informasi se Indonesia, Paman Birin Dukung Keterbukaan Informasi

BANJARMASIN – Rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi se Indonesia sudah dimulai pada Senin (10/6) di kota Banjarmasin. Kegiatan yang diawali dengan seminar publik itu, kemudian berlanjut pada malam harinya, dengan malam ramah tamah dan jamuan makan malam (gala dinner) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Jamuan yang dihadiri ratusan tamu dari seluruh Indonesia ini, adalah undangan khusus dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor untuk menyambut kehadiran Komisi Informasi seluruh Indonesia.

Gubernur Kalsel berfoto bersama jajaran KIP RI dan Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI serta Ketua DPRD Kalsel

Hadir pada gala dinner ini, Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) RI, Dony Yusgiantoro bersama jajarannya, Ketua PWI Pusat, unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, Sekdaprov Kalsel, Komisi Informasi seluruh Indonesia, kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, termasuk Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim.

Dalam sambutannya, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan, momen yang penuh rasa kekeluargaan ini dapat menjadi sarana untuk lebih saling mengenal, menjalin komunikasi dan tali silaturahmi.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan (sumber foto: Biro Adpim)

“Merupakan suatu kehormatan bagi Provinsi Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakornas ke-15 Komisi Informasi se-Indonesia tahun 2024 ini. Mudah – mudahan seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Paman Birin.

Pada kesempatan tersebut, Paman Birin juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk terus mendukung terwujudnya keterbukaan informasi publik, yang merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mewujudkan serta meningkatkan keterbukaan informasi publik secara berkelanjutan.

“Salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan meningkatkan kualitas penerapan e-government dalam penyelenggaraan pemerintahan. melalui sistem ini, kami berusaha untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap informasi publik,” ungkapnya.

Paman Birin juga mengajak seluruh peserta, memanfaatkan sebaik-baiknya momen penyelenggaraan Rakornas Komisi Informasi se-Indonesia ini untuk saling bertukar pikiran, berbagi pengalaman, serta berdiskusi secara mendalam terkait upaya – upaya untuk terus mengembangkan keterbukaan informasi publik di tanah air.

“Rasanya akan sangat disayangkan apabila kita tidak dapat mengoptimalkan momen yang sangat berharga ini untuk meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, serta memperkuat sinergi dan koordinasi di antara seluruh pemangku kepentingan keterbukaan informasi publik di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua KIP RI, Dony Yusgiantoro mengucapkan terimakasih kepada Paman Birin dan jajarannya atas jamuan makan malam yang sangat luar biasa.

“Kami sangat berterimakasih kepada Paman Birin dan jajaran atas jamuan yang sungguh luar biasa. Dari saat tiba di Kalsel, kami sudah disambut dengan luar biasa, tentunya tidak salah pilih kalau Kalsel menjadi tuan rumah Rakornas ke-15 kali ini,” ungkapnya.

Dony juga memastikan, bahwa penyelenggaraan Rakornas ke-15 di Kalsel kali ini, adalah yang terbaik sejauh ini, dan dihadiri 30 provinsi di Indonesia.

Diakhir acara, Gubernur Kalsel dan Ketua KIP RI serta Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, saling bertukar cenderamata. (RIW/RDM/RH)

Ponpes Ibnu Mas’ud Putri Terima Bantuan Sarana Usaha TKM Menjahit

BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kegiatan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di sejumlah kabupaten di Kalsel pada tahun 2024 ini.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti yang melalui Kepala Seksi Perluasan Kesempatan Kerja, Apriliani Dwi Erma Ratih menyampaikan program TKM ini sebagai salah satu upaya dalam rangka mendorong peningkatan perekonomian masyarakat yang ada di kabupaten/kota.

“Kegiatan ini adalah upaya Pemprov Kalsel dalam rangka mengurangi angka pengangguran dan menciptakan salah satu usaha,” ucapnya, Senin (10/6).

Erma menjelaskan kegiatan TKM ini merupakan pengembangan dan perluasan kerja yang dilakukan kepada masyarakat yang telah memiliki embrio usaha secara berkelompok, berupa kegiatan sosialisasi, pembekalan, praktik dan pemberian bantuan sarana usaha.

“Tahun ini, diberikan bantuan sarana usaha menjahit seperti mesin jahit, bahan, dan pelatihan untuk penguatan program selama tiga hari,” jelasnya.

Kegiatan TKM di Ponpes Ibnu Mas’ud HSS

Lebih lanjut, menurut Erma, Disnaketrans Kalsel telah melaksanakan kegiatan TKM di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang pada 20-22 Mei 2024.

“Rencananya ada dua paket kegiatan yaitu di Kabupaten HSS yang sudah dilakukan dan ke depan di Kabupaten Batola,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version