Tebar Kurban Berkah, BAZNAS Kalsel Siapkan 60 Ekor Hewan Kurban

BANJARMASIN – Semangat berbagi dan menebarkan kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah kembali menggema di Kalimantan Selatan. BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui program Kurban Berkah BAZNAS, menargetkan penyembelihan 60 hewan kurban, terdiri dari 15 sapi dari perorangan, 10 kambing dari perorangan, dan 35 sapi dari mitra.

Momen penyembelihan hewan kurban oleh tim BAZNAS Kalsel

“Tahun ini, BAZNAS Kalsel ingin memberikan kontribusi maksimal dalam mewujudkan Idul Adha yang penuh makna dan berkah bagi masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Ketua BAZNAS Kalsel, Irhamsyah Safari, dalam siaran persnya yang diterima Abdi Persada FM, pada Selasa (21/5).

Info terkait program Kurban Berkah BAZNAS

Program Kurban Berkah BAZNAS membuka pendaftaran amanah kurban bagi masyarakat Kalsel mulai Selasa (21/5) hingga 10 Juni 2024 mendatang. Masyarakat dapat memilih hewan kurban yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan mereka, dengan harga terjangkau. Yakni sapi dengan harga 21 juta (bisa dibagi per 7 orang, atau 3 juta/orang) dan kambing 3,5 juta.

“Harga tersebut sudah termasuk biaya operasional penyembelihan, pendistribusian daging kurban, dan laporan kegiatan,” jelas Irhamsyah.

Lebih dari sekadar ibadah kurban, Kurban Berkah BAZNAS mengusung tema “Tenteramnya Mudhohi Bahagianya Mustahik”.

“Kami ingin memastikan bahwa ibadah kurban yang diamanahkan kepada BAZNAS Kalsel benar-benar menjadi upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menenteramkan jiwa mudhohi, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang jarang atau tidak pernah sama sekali menikmati lezatnya daging hewan kurban,” papar Irhamsyah.

Daging kurban yang didistribusikan melalui program ini akan menjangkau wilayah Kalimantan Selatan, dengan melibatkan BAZNAS daerah di Kalsel. Penyalurannya pun akan dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari mudhohi (pekurban) atau mitra yang ingin hewan kurbannya menjadi manfaat bagi daerah tertentu.

“BAZNAS Kalsel berkomitmen untuk menjalankan program Kurban Berkah BAZNAS dengan amanah, transparan, dan akuntabel. Kami mengundang seluruh masyarakat Kalsel untuk berkurban bersama BAZNAS Kalsel dan tebarkan kebahagiaan di Idul Adha 1445 H ini,” ajak Irhamsyah.

Sementara itu, Saddam Nurhidayat, selalu Ketua Panitia Kurban 1445 H yang juga Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Kalsel menegaskan, komitmen BAZNAS Kalsel untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban.

“Kami memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban dengan mengakses website BAZNAS Kalsel di kalsel.baznas.go.id/kurban,” jelas Saddam.

Selain melalui website, BAZNAS Kalsel juga menyediakan layanan transfer dan jemput kurban ke rumah maupun kantor mitra. Semua informasi tentang kegiatan BAZNAS Kalsel bisa diikuti di instagram @baznaskalsel dan juga website.

“Kami siap memberikan kemudahan-kemudahan bagi mudhohi dalam melaksanakanan ibadah kurban di BAZNAS Kalsel,” tutup Saddam. (BAZNASKalsel-RIW/RDM/RH)

Strategi Pengembangan Ekonomi Syariah, Paman Birin Siap Jalankan Arahan Wapres

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin, selaku Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), menyampaikan 3 (tiga) arahan strategis kepada pemerintah daerah terkait pengembangan potensi ekonomi syariah.

Arahan tersebut disampaikan Wapres K.H. Ma’ruf Amin, saat menghadiri dan menyerahkan penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2024 di Menara Syariah, Pantai Indah Kapuk, Tangerang, Senin (20/5).

Wapres saat menyampaikan arahannya

Pertama, optimalkan otonomi daerah sebagai peluang untuk merancang dan mengimplementasikan kebijakan ekonomi dan keuangan syariah, sesuai kondisi lokal.

Kedua, memperkuat dukungan terhadap ekonomi dan keuangan syariah, seperti meningkatkan akses pembiayaan syariah bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan usaha berbasis komunitas masyarakat.

Ketiga, Wapres meminta agar pemerintah daerah mendorong peningkatan literasi masyarakat tentang ekonomi dan keuangan syariah.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin setelah menerima penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2024 menyampaikan komitmennya, untuk terus memajukan perekonomian syariah di Kalsel.

Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel menghadiri acara Anugerah Adinata Syariah 2024

Pada Anugerah Adinata Syariah 2024 ini, Paman Birin menerima 2 kategori dalam Anugerah Adinata Syariah 2024 atas keberhasilan Pemerintah Provinsi yaitu Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan, dan kategori Kelembagaan Daerah yang difokuskan pada Pengembangan Ekonomi Syariah di tingkat daerah/provinsi.

“Dengan penghargaan ini, dapat menjadi semangat bagi kita semua, untuk terus memajukan perekonomian syariah di Kalsel,” sampainya.

Terkait arahan Wapres, Paman Birin mengaku siap untuk melaksanakan arahan tersebut, tentunya dengan berkolaborasi dengan KDEKS.

“Potensi Kalsel untuk ekonomi syariah ini luar biasa, jadi harus terus kita kembangkan perekonomian syariah,” pungkasnya.

Salah satunya, terang Paman Birin saat ini mendorong pemberdayaan pesantren dalam bidang ekonomi. Unit usaha pesantren yang sejahtera, tidak hanya akan menyokong kemandirian pesantren, tapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya.

Apalagi, ungkap Paman Birin, Provinsi Kalsel memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah. Hal ini didukung oleh mayoritas masyarakat banua yang beragama Islam, bahkan terkenal memegang teguh nilai-nilai religius.

“Di Kalsel terdapat 286 pondok pesantren dengan jumlah santri lebih dari 64.000 orang. Selain itu, empat perguruan tinggi di Banua membuka program studi keuangan syariah. Lahirnya SDM di bidang tersebut niscaya akan semakin menggerakkan pengembangan ekonomi berbasis Islam di Kalsel,” tutup Paman Birin. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Buka PKA Angkatan IX 2024, Gubernur Kalsel : Jaga Integritas

BANJARBARU – Sebanyak 40 orang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IX di Lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024, upacara pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kampus I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Senin (20/5).

Dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso mengatakan kepemimpinan dinyatakan sebagai faktor yang dominan dalam mencapai keberhasilan sebuah organisasi, hal ini juga berlaku dalam organisasi pemerintah karena pejabat administrator harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik dan berintegritas.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

“Kepada seluruh peserta PKA angkatan yang ke-IX saya ucapkan selamat memasuki pembelajaran Klasikal, mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan PKA ini akan mematangkan kemampuan dalam melaksanakan tugas kepemimpinan dalam jabatan administrator,” ucapnya.

Foto Bersama usai Pembukaan PKA Angkatan IX Tahun 2024

Adi menambahkan seorang pejabat administrator harus menerapkan kepemimpinan Pancasila dimana dapat memahami bagaimana pembinaan dan pengendalian kinerja organisasi, kemampuan dalam berkomunikasi, pengetahuan manajemen resiko serta kemampuan beradaptasi dan melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Sebagai seorang pemimpin di level manapun di pemerintahan, sekarang ini tugas dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari birokrasi pemerintah tidak jauh berbeda fokus bangsa kita sekarang ini salah satunya adalah reformasi birokrasi, dimana presiden menginginkan birokrasi pemerintahan bisa bekerja lebih cepat dan profesional setiap pelayanan di sektor manapun kita dituntut untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, tidak berbelit-belit dan tidak diskriminatif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Adi menggatakan oleh sebab itu setiap pejabat administrator diminta untuk melaksanakan tugas dan fungsi jabatan dengan sebaik-baiknya di setiap kegiatan yang dilaksanakan dan memastikan kinerja berjalan sesuai dengan sasaran dan tujuannya.

“Sehingga publik merasakan pelayanan yang prima, pemerintahan terselenggaranya dengan baik dan pembangunan pun tercapai sesuai dengan harapan, Selain itu sebagai seorang pejabat harus memegang teguh dedikasi dan loyalitas terhadap bangsa dan negara serta menjaga integritas serta kejujuran dalam melaksanakan amanah jabatan,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan pelatihan tersebut dimulai dari 25 Maret – 21 Agustus dengan jumlah peserta 40 orang yang seluruhnya berasal dari ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (BDR/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 ke DPRD

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023.

Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Penjelasan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan dihadiri Anggota DPRD Kalsel, sejumlah pejabat lingkup Pemprov Kalsel dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin (20/5).

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menjelaskan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, Kepala Daerah harus menyampaikan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa BPK paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran (TA) berakhir.

“Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2023 lebih diarahkan pada penjelasan pertanggungjawaban keuangan sebagaimana tertuang dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2023,” terangnya.

Sementara itu, penjelasan terkait Pelaksanaan APBD berupa output program dan kegiatan telah dijelaskan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) akhir tahun anggaran 2023 yang telah mendapat Rekomendasi DPRD.

Roy menambahkan penjelasan Gubernur terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Kalsel yang terdiri dari tujuh jenis laporan, yaitu Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Arus Kas, Laporan Operasional, Neraca, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Penjelasan mengenai kinerja keuangan Pemerintah Provinsi Kalsel tersebut merupakan bagian dari Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2023.

“Sekali lagi perkenankan saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas perhatian dan partisipasinya, semoga proses pembahasan penyusunan dan penetapan rancangan peraturan daerah tentang penetapan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2023 dapat kita laksanakan dengan lancar,” tambahnya.

Setelah penyampaikan penjelasan, Sekdaprov Kalsel, Supian HK menyerahkan dokumen Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2023 kepada Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK.

Sebagai proses selanjutnya, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, mengatakan akan dilakukan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD maupun Tanggapan dan atau Jawaban Gubernur terhadap pangangan umum fraksi pada rapat paripurna selanjutnya yang akan dijadwalkan pada bulan Juni tahun 2024 yang akan datang. (ADV-NRH/RDM/RH)

Jadi Figur Keterwakilan Perempuan, Mariana Tampung Permasalahan Kaum Hawa Dalam Resesnya

TANAH LAUT – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Mariana menyerap aspirasi konstituennya selama delapan hari, terhitung dari 12 – 19 Mei 2024 di 16 titik kegiatan di daerah pemilihannya.

Suasana Reses Wakil Ketua DPRD Kalsel, Mariana di Kabupaten Tanah Laut

Sebagai anggota dewan yang merepresentasikan keterwakilan perempuan, membuat kegiatan serap aspirasi yang dilaksanakan Mariana dihadiri puluhan kaum hawa di setiap titiknya, terutama segmen ibu-ibu rumah tangga.

Suasana begitu hangat dan cair di setiap titik kegiatannya, terlebih, pembawaan Mariana yang ramah membuat ibu-ibu tidak segan untuk menuangkan keluh-kesah dan aspirasi mereka yang didominasi permasalahan pendidikan dan kesehatan.

Tak dapat dipungkiri, permasalahan pendidikan dan kesehatan merupakan salah dua dari sejumlah keresahan ibu-ibu di Indonesia. Pendidikan yang berkualitas dan terjangkau serta akses kesehatan yang memadai merupakan dua hal krusial yang sering menjadi topik pembicaraan dan kekhawatiran para ibu.

Mereka menginginkan agar anak-anak mereka mendapatkan pendidikan yang layak sehingga dapat memiliki masa depan yang lebih cerah. Di sisi lain, kesehatan keluarga juga menjadi perhatian utama, mengingat pentingnya layanan kesehatan yang baik untuk menjaga kesejahteraan seluruh anggota keluarga. Kedua isu ini saling terkait dan mempengaruhi kualitas hidup keluarga secara keseluruhan.

“Selama 16 titik itu banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat yang didominasi para ibu-ibu. Lebih banyak masalah pendidikan dan kesehatan, walaupun ada juga masalah pupuk dan lain sebagainya mengingat di sini perekonomiannya banyak yang mengandalkan pertanian juga,” ucap Mariana, Minggu (19/5).

Mariana menambahkan bahwa serapan aspirasi dalam rangka reses ini merupakan yang terakhir bagi dirinya sebagai DPRD Provinsi Kalsel karena tinggal menunggu hitungan bulan, ia segera akan dilantik menjadi anggota DPR RI.

Meski demikian, mengingat wilayah Tanah Laut (Tala) merupakan salah satu wilayah yang termasuk dalam dapilnya, Mariana mengatakan akan tetap berkunjung untuk menyerap aspirasi di wilayah tersebut dengan kapasitas barunya sebagai seorang anggota DPR RI, yang tentunya, menurutnya, programnya akan lebih beragam lagi.

“Semoga nanti masuk ke Komisi DPR RI yang membidangi pendidikan atau kesehatan. Sehingga aspirasi masyarakat yang sudah diserap bisa tetap diakomodir, meski tidak lagi sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel,” harap Mariana. (ADV-NRH/RDM/RH)

Harapan Usia Hidup Lansia Banua Meningkat

BANJARMASIN – Harapan usia hidup lanjut usia (Lansia) di Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, mengalami peningkatan.

Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin Wiwit Agung Sri Nur Cahyawati menjelaskan, tahun 2024 ini usia lansia rata rata sudah mencapai 70 tahun keatas, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin Wiwit Agung Sri Nur Cahyawati

“Usia harapan hidup tertinggi di Tanah Air berada di Jogjakarta, dengan rata rata 73 tahun,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Tentunya, lanjut Wiwit, keberhasilan peningkatan usia harapan lansia tersebut, berkat kerja keras semua pihak.

“Meningkatkan usia harapan hidup tersebut, berkat adanya pola makan yang sehat untuk lansia, layanan kesehatan yang bagus untuk lansia yang diberikan oleh Pemerintah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwit juga mengatakan, jika kesadaran pasien lanjut usia untuk mendapat pengobatan di Poli Geriatri RSUD Ulin Banjarmasin semakin meningkat.

“RSUD Ulin Banjarmasin memiliki Poli Geriatri yang khusus memberikan pelayanan kesehatan untuk pasien lansia,” ujarnya.

Poli Geriatri ini sudah berdiri lama di RSUD Ulin Banjarmasin, saat ini sudah dimanfaatkan oleh para lansia, yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Saat ini kami melihat untuk kesadaran para lansia berobat sudah semakin bagus,” ucap Wiwit. (SRI/RDM/RH)

Buka Forum Konsultasi Publik RSJ Sambang Lihum, Acil Odah Dorong Kalsel Bebas Pasung

BANJAR – Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Sabtu (18/5) yang dibuka Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.

Kadinkes Kalsel berfoto bersama dengan Direktur RSJ Sambang dan Kepala Bappeda Kalsel (Sumber foto: Biro Adpim)

Forum Konsultasi Publik ini, merupakan pelaksanaan dari amanat tentang layanan publik yang berkewajiban untuk melaksanakan Forum Konsultasi Publik, yang tertuang dalam Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2009, tentang Pelayanan Publik, Permen PAN RB Nomor 17 Tahun 2017 dan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013.

“Dalam penanganan masalah kejiwaan, stigma terhadap instansi yang melayani kejiwaan seperti RSJ Sambang Lihum, juga terhadap mereka yang memiliki masalah kejiwaan harus menjadi perhatian,” ujar Raudatul Jannah kepada wartawan, usai pembukaan FKP.

Acil Odah (sapaan khas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi) mengatakan, stigma negatif penting dihilangkan, karena mereka yang memiliki masalah kejiwaan juga memiliki hak yang sama untuk menjalani kehidupan.

“Kita perlu mendukung mereka, jangan sampai stigma itu terus melekat kepada mereka, ini akan mempersulit kehidupan maupun penyembuhan,” tegasnya.

Selain itu, Acil Odah juga terus mendorong agar Kalsel bebas dari pasung. Mereka yang memiliki masalah kejiwaan sebut Acil Odah, pasti ada sebabnya, maka dari itu harus ditangani dengan baik dan tepat.

“Kita terus mendorong agar Kalsel bebas dari pasung, bahkan nol kasus,” harapnya.

Acil Odah berharap, melalui Forum Konsultasi Publik ini, seluruh stakeholders dapat berpartisi aktif, sehingga dapat bersama-sama mewujudkan layanan yang prima bagi masyarakat.

“Jadi, forum ini merupakan wahana bagi kita semua, untuk menerima masukan, saran, sehingga kita dapat melakukan evaluasi maupun perencanaan program yang lebih baik lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Plt. Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandhy Noora mengatakan, untuk mewujudkan Kalsel bebas pasung, pihaknya sudah memiliki layanan keliling yang disebut Saliling atau Sambang Lihum keliling.

Plt Direktur RSJ Sambang Lihum (Sumber foto: Biro Adpim)

“Saliling adalah layanan unggulan dan bentuk inovasi dari pelayanan RSJ Sambang Lihum, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung pelayanan yang kami berikan,” ungkapnya.

Yuddy berharap, melalui forum ini juga dapat tercapai kesamaan persepsi, sehingga dapat saling bersinergi dalam memberikan layanan kejiwaan.

“Jadi harapannya, ada saling sinergi antara Pemprov Kalsel dalam hal ini RSJ Sambang Lihum dengan Pemerintah Kabupaten/Kota,” harapnya.

Yuddy menyampaikan, pelaksanaan Forum Konsultasi Publik dimaksudkan untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan, termasuk masyarakat demi terwujudnya peningkatan layanan. (RIW/RDM/RH)

Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024 Harus Jadi Garda Terdepan Promosi Wisata

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, Putra Putri Pariwisata 2024, dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan wisata di Banua. Hal itu disampaikan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, usai membuka gelaran Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Sabtu (18/5).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar

Roy mengatakan, saat ini destinasi wisata yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota, telah memiliki beragam keindahan alam dan kekayaan budaya yang menjadi potensi pariwisata, untuk dapat dikembangkan serta dipromosikan, agar mampu menarik para wisatawan. Sehingga, Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024, merupakan garda terdepan dalam kemajuan Kepariwisataan di Banua.

“Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024, harus mampu meningkatkan citra positif pariwisata daerah, dengan cara dapat memahami yang menjadi keunggulan dari berbagai sektor pariwisata di 13 Kabupaten dan Kota,” ucapnya

Suasana Grand Final Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kalsel 2024

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan, setelah terpilih Pemenang ini mereka memiliki tugas yang sangat penting untuk membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, guna memajukan sektor Pariwisata di Banua dengan cara dapat semakin meningkat kunjungan wisatawan, baik domestik hingga mancanegara.

“Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024 telah diikuti sebanyak 36 finalis, terdiri 18 orang laki-laki dan 18 perempuan, yakni 13 pasang Putra Putri delegasi dari Kabupaten dan Kota, serta 5 pasang Putra Putri merupakan hasil audisi umum. Dimana,
melalui serangkaian seleksi panjang dan penilaian, mulai dari karantina terbuka, tertutup serta sejumlah tahapan lain,” jelasnya panjang lebar

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, pemenang Putra Putri Pariwisata Kalimantan Selatan tahun 2024, kini mengemban misi sebagai promotor duta wisata. Mengingat tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, telah mengajukan Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark.

“Alhamdulillah tahun ini Geopark Meratus masuk dalam penilaian UGG, kita harapkan mereka mempromosikan,” tutup Pj Bupati Tapin ini.

Gelaran Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel tahun 2024, dibuka secara resmi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin beserta jajaran Dispar Kalsel. Dihadiri Pj Bupati Kabupaten Batola Mujiyat dan Pj Bupati Tanah Laut Syamsir Rahman, tak ketinggalan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota serta tamu undangan lainnya.

Adapun Dewan Juri Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel tahun 2024 selain Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, ada pula dari Deksranasda Kalsel, Chatrine Ambarsari, Ling Ling Saputri (Putri Pariwisata Indonesia 2022), Puspa Andhika Mahajana (Talent Manajet EL JHON) Pageant) dan Fatimah Adam (Bidang Kebudayaan)

Untuk diketahui, Juara Pertama Putra Pariwisata Kalimantan Selatan tahun 2024 Muhammad Adhan Chalik dari Kabupaten Tapin, dan Putri Pariwisata Kalsel Raudah berasal Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Selanjutnya Putra Putri Pariwisata Pesona Kalsel 2024, diraih Ramadhan Gymnasiar dan Wangi Maret Ananda. Sedangkan Putra Putri Pariwisata Geopark Meratus Kalsel 2024 Muhammad Nabil Zahidy dan Nadya Azzahra. (NHF/RDM/RH)

Tuntaskan Reses, Paman Yani Komitmen Perjuangkan Suara Rakyat

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani telah menyelesaikan seluruh kegiatan reses di daerah konstituennya yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Reses yang dimulai sejak Minggu (12/5), di Tanah Bumbu itu berakhir di Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Minggu (19/5) malam.

“Alhamdulillah kami bersyukur sudah melaksanakan keseluruhan reses di 16 titik mulai dari Tanah Bumbu hingga malam hari ini di Kotabaru,” kata Paman Yani.

Ia mengatakan, seluruh aspirasi masyarakat di seluruh desa yang menjadi lokasi reses akan disampaikan dan diperjuangkannya di Rumah Banjar (kantor DPRD Kalsel).

“Pasti akan kami sampaikan lewat e-Pokir dulu,” beber Paman Yani.

Paman Yani menyebut, seluruh aspirasi nantinya akan dipilah kembali. Tujuannya untuk memastikan ranah Pemkab dan Pemprov.

“Ini yang perlu diketahui masyarakat,” tutur Paman Yani.

Meski reses di titik terakhir dilaksanakan pada malam hari, hal itu tidak menurunkan sedikitpun antusias dari masyarakat.

Nyatanya, kehadiran wakil rakyat yang kembali terpilih pada Pemilu 2024 itu disambut gembira oleh ratusan masyarakat yang sudah menunggu sejak petang.

“Saya pribadi sangat berterimakasih kepada masyarakat yang kembali mempercayakan saya sebagai motorik suara mereka di Rumah Banjar,” ungkap Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Peringati HUT Ke – 60, PERIP Kalsel Bersama FKPPI Ziarah Bersama Ke Makam Pahlawan

BANJARBARU – Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP) Kalimantan Selatan menggelar ziarah bersama ke makam pahlawan Bumi Kencana dan makam pahlawan Nasional Brigjen TNI Purn Hassan Basry, Sabtu (18/5). Kegiatan ini dalam rangka peringatan memasuki usia ke 60 PERIP.

Ziarah tabur bunga di makam pahlawan bumi kencana

Selain melakukan ziarah dan tabur bunga, PERIP Kalsel juga merangkainya dengan kegiatan bakti sosial ke panti asuhan, untuk memberikan tali asih kepada penghuni panti.

Dipimpin Ketua PERIP PD Kalsel, Indriati Annikmah Nasib Alamsyah, ziarah diawali dengan upacara penghormatan kepada para pahlawan pejuang Banua.

Selain PERIP Kalsel, ziarah tabur bunga juga dihadiri Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (KB-FKPPI) Kalsel, dimana Sekretaris Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta (HIPWI FKPPI) Kalsel Nawang Wijayanti menjadi pemimpin barisan upacara ziarah tabur bunga.

Kepada Abdi Persada FM, Ketua PERIP PD Kalsel, Indriati Annikmah Nasib Alamsyah menyampaikan, ziarah tabur bunga serta pembagian tali asih kepada anak – anak panti, merupakan kegiatan rutin yang pihaknya laksanakan disetiap memperingati ulang tahun PERIP.

“Ini rutin kita lakukan agar jiwa pahlawan tetap melekat di hati seluruh pengurus dan anggota Perip Kalsel,” ungkap Indriati.

Usai berziarah, rombongan PERIP Kalsel langsung menuju ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (Panti Asuhan), untuk memberikan santunan berupa uang tunai. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua PERIP PD Kalsel, kepada pengurus lembaga.

Indriati berharap di usia ke 60 ini, PERIP PD Kalsel semakin kompak dan tetap meneruskan perjuangan para pendahulu.

“Karena kita juga termasuk bagian dari para pejuang, kita ingin meneruskan semangat mereka, semangat pengabdian tanpa batas,” tutup Indriati.

Di tempat yang sama, Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel Nawang Wijayati menyampaikan, diulang tahun ke 60 tahun PERIP ini, pihaknya juga mengucapkan rasa syukur dan turut berbahagia, dan hal ini menjadi salah satu kegiatan silaturrahmi antara FKPPI Kalsel bersama PERIP Kalsel.

“Kita harus dapat mengenang kembali jasa – jasa para pahlawan yang telah berhasil memerdekakan Republik Indonesia ini dari para penjajah,” ungkap Nawang.

Ia melanjutkan, ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan, memiliki kesan tersendiri bagi anggota FKPPI Kalsel, dimana selain mempererat tali silaturrahmi, juga dapat mengudakasi anggota FKPPI yang merupakan putera-puteri purnawirawan TNI/POLRI.

“Dalam hal ini FKPPI Kalimantan Selatan agar lebih mengenal sejarah perjuangan para pahlawan,” tutup Nawang.

Senada dengan Nawang Wijayati, Bendahara PD XVI KB FKPPI Kalimantan Selatan Novita Tyasti Zaidi menyampaikan, PERIP Kalsel bersama FKPPI Kalsel akan terus menjalin kerjasama, hal ini bertujuan untuk terus menjalankan misi – misi pahlawan nasional, yang gugur dalam membela persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

“Kami FKPPI Kalsel mengucapkan selamat ulang tahun ke 60 untuk PERIP,” ungkap Novi. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version