21 April 2026

Buka PKA Angkatan IX 2024, Gubernur Kalsel : Jaga Integritas

Suasana Upacara Pembukaan PKA Angkatan IX Tahun 2024

BANJARBARU – Sebanyak 40 orang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IX di Lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024, upacara pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kampus I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Senin (20/5).

Dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso mengatakan kepemimpinan dinyatakan sebagai faktor yang dominan dalam mencapai keberhasilan sebuah organisasi, hal ini juga berlaku dalam organisasi pemerintah karena pejabat administrator harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik dan berintegritas.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

“Kepada seluruh peserta PKA angkatan yang ke-IX saya ucapkan selamat memasuki pembelajaran Klasikal, mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan PKA ini akan mematangkan kemampuan dalam melaksanakan tugas kepemimpinan dalam jabatan administrator,” ucapnya.

Foto Bersama usai Pembukaan PKA Angkatan IX Tahun 2024

Adi menambahkan seorang pejabat administrator harus menerapkan kepemimpinan Pancasila dimana dapat memahami bagaimana pembinaan dan pengendalian kinerja organisasi, kemampuan dalam berkomunikasi, pengetahuan manajemen resiko serta kemampuan beradaptasi dan melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Sebagai seorang pemimpin di level manapun di pemerintahan, sekarang ini tugas dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari birokrasi pemerintah tidak jauh berbeda fokus bangsa kita sekarang ini salah satunya adalah reformasi birokrasi, dimana presiden menginginkan birokrasi pemerintahan bisa bekerja lebih cepat dan profesional setiap pelayanan di sektor manapun kita dituntut untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, tidak berbelit-belit dan tidak diskriminatif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Adi menggatakan oleh sebab itu setiap pejabat administrator diminta untuk melaksanakan tugas dan fungsi jabatan dengan sebaik-baiknya di setiap kegiatan yang dilaksanakan dan memastikan kinerja berjalan sesuai dengan sasaran dan tujuannya.

“Sehingga publik merasakan pelayanan yang prima, pemerintahan terselenggaranya dengan baik dan pembangunan pun tercapai sesuai dengan harapan, Selain itu sebagai seorang pejabat harus memegang teguh dedikasi dan loyalitas terhadap bangsa dan negara serta menjaga integritas serta kejujuran dalam melaksanakan amanah jabatan,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan pelatihan tersebut dimulai dari 25 Maret – 21 Agustus dengan jumlah peserta 40 orang yang seluruhnya berasal dari ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (BDR/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.