Pelantikan APDESI Kalsel, Pemprov Harapkan Kawal Pembangunan Desa

BATOLA – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Cabang periode Tahun 2023-2028 bertempat disalah satu rumah makan di kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (17/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Kalsel yang diwakili
oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Faried Fakhmansyah, dalam sambutannya Faried mengatakan, amanah ini merupakan bentuk kepercayaan dari kepala desa beserta perangkat desa se-Kalimantan Selatan dan juga pemerintah desa

“Saya berpesan agar saudara cepat beradaptasi dalam kepengurusan yang baru serta menjalankan fungsi dan tugas dengan sebaik-baiknya, seperti kita ketahui bersama APDESI memiliki peran vital yaitu mendampingi pemerintah desa dalam melaksanakan program-program pembangunan agar berjalan sesuai rencana sehingga terwujud kemakmuran desa,” ucap faried.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Faried Fakhmansyah saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Faried menambahkan APDESI bertanggung jawab dalam menjembatani komunikasi dan koordinasi yang baik antara kepala desa serta pengawal penyelenggaraan pemerintah desa yang akuntabel, transparansi dan tepat sasaran

“Untuk itu APDESI diharapkan dapat memberikan edukasi kepada seluruh aparatur desa agar pemanfaatan dana desa berjalan secara optimal dan tepat sasaran, ruang untuk korupsi harus diminimalisir dengan cara memperkuat mekanisme pengawasan,” ungkapnya.

Faried menghimbau agar APDESI Kalsel dapat melibatkan masyarakat desa untuk ikut mengawasi penggunaan dana dan kemajuan pembangunan desa

“Saya berharap, APDESI dapat memahami Prioritas pembangunan desa dan menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendukung kesuksesannya, dikesempatan ini saya mengajak APDESI Kalsel untuk kuatkan sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan juga seluruh perangkat desa terkait untuk mewujudkan kesejahteraan di bidang ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan lingkungan,” tutupnya.

Ketua Umum APDESI Pusat, Surtawijaya

Sementara itu, Ketua Umum APDESI Pusat, Surtawijaya dalam sambutannya juga mengatakan, APDESI merupakan wadah bagi pimpinan desa maupun perangkat desa untuk memperjuangkan hak desa agar pembangun desa dapat lebih maju dan lebih berkembang

“Dengan adanya APDESI disetiap Provinsi, hal ini dapat mendampingi pemerintah desa dalam melaksanakan program pembangunan sehingga membuat desa dapat lebih berkembang dan berdampak baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kepengurusan tersebut dilantik oleh Ketua Umum APDESI Pusat, Surtawijaya dan kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Pj. Bupati Batola, Mujiyat, Perwakilan Forkompimda dan ratusan Kepala Desa di 7 Kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan serta tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/APR)

Hari Kesadaran Nasional dan Halal Bihalal di Pemko Banjarmasin Diharapkan Dapat Tingkatkan Kinerja ASN

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memperingati Hari Kesadaran Nasional dan Halal Bihalal Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, di halaman Balaikota Banjarmasin, Rabu (17/4). Dipimpin langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Pelaksanaan apel kesadaran nasional ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ASN dilingkup Pemko Banjarmasin, setelah libur panjang lebaran,” ungkap Walikota Banjarmasin.

Selain itu, lanjutnya, halal bihalal ini dapat menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan.

“Kami berharap ajang silaturahmi ini dapat mempererat tali silaturahmi antar ASN dilingkup Pemko Banjarmasin,” ujar. Ibnu.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Hadir pada kegiatan ini, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman, seluruh kepala SKPD serta ASN dilingkup Pemko Banjarmasin.

Di hari yang sama Pemerintah Kota Banjarmasin mengharapkan, dinas pemberi pelayanan dapat meningkatkan pelayanan untuk kenyamanan bagi masyarakat.

Harapan ini disampaikan Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

“Pemberian kenyamanan pelayanan merupakan tugas penting dari Pemerintah Kota Banjarmasin,” ungkap Arifin.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemko Banjarmasin terus melakukan pemantauan terhadap SKPD pemberian pelayanan kepada warga di Kota Banjarmasin.

“Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu pemberi pelayanan terbanyak di Kota Banjarmasin,” ucap Arifin. (SRI/RDM/APR)

DPRD Banjarmasin Gelar Halal Bihalal

BANJARMASIN – Usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Sekretariat Dewan kota Banjarmasin menggelar Halal Bihalal, bertempat di ruang Paripurna Dewan kota Banjarmasin.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat diwancara

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, ditemui usai Halal Bihalal pada Selasa (16/4) mengatakan, mengawali kinerja setelah cuti bersama selama hampir 10 hari, pihaknya menggelar halal bihalal yang merupakan tradisi setelah bulan suci Ramadhan. Ia berharap, dapat semakin meningkatkan Ukhuwah Islamiah antar sesama.

“Mari kita terus sinergisitas untuk memajukan pembangunan di kota seribu sungai,” ucapnya

Disampaikan Yamin, dengan adanya Halal Bihalal baik Kalangan Kegislatif, Jajaran Sekretariat DPRD kota Banjarmasin serta awak media, tentu dapat semakin menambah keakraban dan dapat terus tercipta hubungan yang harmonis.

“Kegiatan ini bukan hanya bermaaf-maafan, tetapi meningkatkan jalinan silaturahmi,” jelasnya

Lebih lanjut Yamin menambahkan, saat ini ada banyak pekerjaan yang menanti untuk dilakukan oleh seluruh anggota DPRD kota Banjarmasin, diantaranya pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) oleh Panitia Khusus, rapat kerja dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, serta memfinalisasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota akhir tahun 2023.

“Sebelumnya sudah digelar rapat pembahasan selama tiga hari masing-masing dari semua empat Komisi, pada awal April 2024,” tutup Yamin. (NHF/RDM/APR)

Distribusi Air di Banjarbaru Terhambat, BPAM Banjarbakula : Perkiraan 5 Hari Lagi Selesai Perbaikan

BANJARBARU – Perbaikan kebocoran pipa transmisi GRP milik Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula diperkirakan rampung dalam 5 hari mendatang.

Kepala BPAM Banjarbakula, Muhammad Berty Nakir mengatakan terlambatnya penangangan dikarenakan sulitnya mendapatkan aksesoris yang diperlukan untuk memperbaiki pipa berdiameter 1200 milimeter tersebut.

Kepala BPAM Banjarbakula Muhammad Berty Nakir

“Jadi memang kita siasati dengan membuat duplikatnya dengan 3 vendor yang kemungkinan bisa memproduksi,” kata Berty, Rabu (17/4).

Salah satu dari tiga vendor tersebut, lanjut Berty, saat ini sudah selesai menduplikasi dan dijadwalkan untuk memasangkan aksesoris pada esok hari.

“Tim teknis di lapangan juga sudah melaksanakan pembukaan titik kebocoran pipa untuk melakukan identifikasi secara visual. Insyaallah 5 hari lagi sudah bisa diuji coba pengoperasian intakenya,” ungkapnya.

Diketahui kebocoran pipa di Sungai Landas, Desa Mandikapau, Kabupaten Banjar itu terjadi sejak Senin 8 April 2024. Akibatnya aliran air bersih ke masyarakat di Banjarbaru dan sekitarnya menjadi terhambat.

Tim teknis pelaksana melakukan pengkondisian jalur limpasan ke badan air terdekat

Sejak saat itu, demi tetap memberikan pelayanan kepada pelanggan, BPAM Banjarbakula bersama PTAM Intan Banjar berinisiatif membuka kembali pintu intake air baku milik PTAM Intan Banjar yang mengakses dari jaringan irigasi Riam Kanan.

Selain itu dilakukan juga berbagai upaya lain seperti penyediaan armada truck tangki berjumlah 9 unit serta dengan memanfaatkan aset pompa submersible di BPAM Banjarbakula dan PTAM Intan Banjar yang diperkirakan mampu menghisap kurang lebih 120 liter perdetik dari saluran irigasi terdekat.(SYA/RDM/APR)

Cuaca Hujan dan Panas, Kemenkes RI Waspadai DBD Hingga Mei 2024

Banjarmasin – Kondisi cuaca akhir – akhir ini di provinsi Kalimantan Selatan, masih diwarnai hujan dan panas dalam waktu bersamaan. Bahkan hujan disertai badai petir, juga diperkirakan terjadi di Bumi Lambung Mangkurat pada April ini. Keadaan cuaca yang semacam ini, sering menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya sejumlah penyakit tidak menular, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dirjen P2P Kemenkes RI saat di Banjarmasin

Hal ini seperti disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Maxi Rein Rondonuwu, usai membuka sosialisasi Undang – Undang Kesehatan RI, dan mencanangkan pelabuhan/bandara sehat tahun 2024, di Banjarmasin pada Rabu (17/4).

“Sekarang ini yang lagi tinggi demam berdarah. Apalagi DBD ini adalah penyakit terkait musim,” jelas Maxi saat ditemui Abdi Persada FM disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Maxi menegaskan, kondisi panas yang panjang namun tetap diselingi hujan, menjadi kondisi yang paling disukai nyamuk Aedes Aegypti. Karena cuaca semacam ini, memudahkan Aedes Aegypti mencari wadah atau tempat untuk berkembang biak.

“Hitungan kami DBD ini sampai Mei, harus kita waspadai,” tambahnya.

Maxi mengakui, terhitung sejak akhir tahun 2023, hingga Februari 2024, terjadi peningkatan kasus DBD diseluruh Indonesia. Namun diperkirakan pada Maret dan April mengalami penurunan, dan kembali meningkat pada Mei mendatang.

“Karena itu kita minta masyarakat untuk terus menggalakkan program 3M plus untuk pencegahan penambahan kasus DBD,” tutupnya.

Di provinsi Kalsel, Dinas Kesehatan menyebutkan, hingga Februari 2024, tercatat ada 1.500 kasus yang tersebar di 13 kabupaten kota. Dimana 10 diantaranya meninggal dunia. (RIW/RDM/APR)

Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Setwan Kalsel Tandatangani Fakta Integritas dan Halal Bihalal

Banjarmasin – Tingkat kehadiran karyawan dan karyawati lingkup Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di hari pertama masuk kerja cukup memuaskan, yakni sekitar 90 persen.

Hal itu diungkapkan Sekretaris DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Jaini, kepada wartawan, Selasa (16/4).

“Pasca libur lebaran Hari Raya Idul Fitri ini di hari pertama masuk kerja, kami lingkup Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel melaksanakan apel pagi seperti biasanya, Alhamdullilah karyawan dan karyawati hampir 90 persen berhadir,” jelasnya.

Jaini menyebutkan kegiatan di hari pertama masuk kerja ini tak hanya diisi dengan apel pagi, tapi juga ada agenda tambahan, yakni penandatangan fakta integritas dan perjanjian kinerja, tujuannya meningkatkan manajemen pemerintahan yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel serta loyalitas dan dedikasi ASN Lingkup Setwan Kalsel.

“Selain itu kami juga menyelipkan halal bihalal bersama karyawan dan karyawati serta anggota pressroom untuk menjalin silaturahmi dan keakraban,” ungkapnya.

Sementara itu Ustadz Sufian Al Banjary dalam ceramahnya antara lain mengupas kegiatan halal bihalal ini sebagai tempat atau forum untuk silaturahmi sekaligus saling memaafkan antarsesama manusia. (ADV-NRH/RDM/APR)

Gelar Musrenbangtan 2025, Pemprov Kalsel Tekankan Soal Penyangga Pangan IKN

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) Tingkat Provinsi tahun 2025 untuk merumuskan langkah – langkah strategis dalam peningkatan pertanian di Kaimantan Selatan.

Musrenbangtan ini dibuka Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, dan diagendakan akan dilaksanakan selama 3 hari, mulai Rabu (17/4) hingga Jum’at (19/4).

Roy Rizali Anwar menyampaikan, kegiatan musrenbangtan sangat penting karena menentukan strategi dalam menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan. Musrenbangtan juga bertujuan menyamakan arah dan haluan dalam agenda perencanaan pembangunan pertanian dan ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Selatan. hal ini sekaligus menjadi upaya sinergi perencanaan antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota, melalui APBD dan APBN tahun anggaran 2025.

“Dalam pembahasan ini nanti kita perlu merumuskan langkah-langkah strategis dalam memitigasi dampak dari perubahan iklim. seperti antisipasi dampak dari musim kemarau maupun kekeringan ekstrim el nino, hingga menjaga ketersediaan air,” ungkap Roy.

Isu strategis yang senantiasa perlu mendapat perhatian bersama, ialah tantangan perubahan iklim. pengaruh iklim yang tidak diantisipasi dengan baik, akan mengancam sektor pertanian, hingga akhirnya mengganggu ketahanan nasional. Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor pun mengajak jajaran Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kota, dan seluruh pemangku kepentingan dari lintas sektor untuk menguatkan komitmen dan sinergi dalam mencapai prioritas pembangunan pertanian di kalimantan selatan.

“Saya menekankan agar kita tetap fokus mempertahankan surplus produksi padi, mempertahankan swasembada beras di daerah yang telah mencapainya, dan melakukan pemetaan wilayah-wilayah pertanian yang perlu dioptimalkan dengan lebih intens,” lanjut Roy.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman menyampaikan, Kalsel menajdi salah satu provinsi yang menjadi penyangga pangan di Indonesia menjadi salah satu tantangan untuk kita.

“Dimana kita menjadi salah satu provinsi penyangga produksi pangan Nasional di urutan 12 dri 38 provinsi se Indonesia dan kita menjadi salah satu provinsi untuk ditunjuk Kementerian Pertanian RI untuk program – program seperti optimalisasi lahan rawa, tumpang sisik,” ucap Syamsir.

Untuk itu, ia menerangkan untuk produksi pangan merupakan urusan wajib bagi kita sekarang.

“Karena sesuai dengan arahan Pak Menteri dan Paman Birin bahwa Kalsel harus tetap menjadi penyuplai pangan nasional, apalagi Ibukota Negara berpindah ke Pulau Kalimantan,” tutupnya. (MRF/RDM/APR)

Gubernur Kalsel Lepas Angkutan Mudik Gratis Bersama Paman Birin dan Acil Odah

BANJARMASIN – Jelang Perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungannya menyediakan, layanan angkutan mudik gratis bersama Paman Birin dan Acil Odah, untuk masyarakat di Banua.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melepas langsung mudik gratis tersebut, di Terminal Tipe B Kilometer 6 Banjarmasin, Sabtu (6/4).

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, pelaksanaan mudik gratis tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Untuk tahun ini para pemudik yang menggunakan angkutan mudik gratis bersama Paman Birin dan Acil Odah, diantar langsung ke kediaman masing masing,” ungkap Gubernur, kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskannya, ketika para pemudik tersebut sampai di tempat pemberhentian angkutan mudik gratis, maka akan disambut dengan mobil angkutan pedesaan setempat, untuk mengantar mereka tempat masing masing.

Sehingga, layanan angkutan mudik gratis ini dapat dirasakan hingga ke pelosok pedesaan.

“Pemerintah Provinsi Kalsel tentunya menjamin kenyamanan untuk para pemudik, yang menggunakan angkutan mudik gratis bersama Paman Birin dan Acil Odah ini,” ucapnya.

Untuk rute terjauh, lanjut Gubernur, ke Kotabaru, serta Tanjung.

“Untuk kedua tujuan tersebut terbanyak peminatnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel Fitri Hernandi menjelaskan, untuk pelaksanaan mudik gratis bersama Paman Birin dan Acil Odah ini, digelar dua hari pada Sabtu 6 dan Minggu 7 April 2024.

Dengan Total penumpang sebanyak 1.000 orang. Dengan berbagai tujuan Banua Anam, Tanjung, serta Kotabaru. (SRI/RDM/RH)

Sambil Sahur Bersama, Paman Birin Hadiahi Umrah Gratis Dua Warga Tatah Makmur

BANJAR – Dipenghujung Ramadhan 1445 hijriah atau hari ke-26, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin melanjutkan safari Sahur dan Dakwah, pada Sabtu (6/4) di Desa Thaibah Raya RT 04 RW 01 Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar.

Gubernur Kalsel saat menghadiri Sahur dan Dakwah di Desa Tatah Makmur

Kedatangan Paman Birin didampingi sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel disambut gembira warga yang sebagian sudah berkumpul mulai pukul 02.00 WITA itu, sembari mendengarkan lantunan syair-syair maulid Al-habsyi.

Sahur dan Dakwah yang diisi tausiah oleh Guru H Ahmad Supian Al-Banjari ini, diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh qari H Muhammad Yusuf.

Paman Birin dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kehadiran warga yang didominasi kaum ibu-ibu atau acil-acil (sebutan dalam bahasa Banjar) itu.

“Sahur dan Dakwah Paman Birin bersama Guru Supian ini dilaksanakan bertujuan mengharapkan ridho Allah SWT, mengisi kegiatan dakwah di bulan puasa sekaligus bersilaturahmi,” ujar Paman Birin dalam sambutannya.

Paman Birin pun menyinggung berkah yang perlu disyukuri warga Kalsel yakni dikaruniai dua ulama besar yakni Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kelampayan) dan KH Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani Al-Banjari (Abah Guru Sekumpul).

Pada kesempatan itu, Paman Birin memberikan hadiah umrah gratis kepada dua warga yang hadir dan beruntung.

Warga yang mengikuti Sahur dan Dakwah bersama Paman Birin

Sementara itu, Guru Supian dalam tausiyahnya, menyinggung soal penghapusan dosa bagi orang-orang yang gembira menyambut bulan ini. Dijelaskan, nama Ramadhan yang diambil dari kata Ramdha artinya panas. Ramadhan diartikan pembakar atau membakar. Maksudnya membakar semangat ibadah dan membakar kezaliman atau tidak kejahatan.

Diceritakan bagaimana Rasulullah pernah tiba-tiba mengucapkan kata aamiin tiga kali saat menaiki mimbar mesjid sebelum berkhotbah.
Dijelaskan Rasulullah tiga alasan ketika ditanya sahabat saat itu apa alasan menyebutkan kata aamiin dimaksud.
Pertama saat Jibril berkata: Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan namun dosanya tidak diampuni, maka Rasulullah berkata aamiin.

Kedua Jibril berkata, celakalah seorang hamba, jika mendapati kedua atau salah satu orang tuanya masih hidup, namun keberadaan kedua orang tuanya tidak membuatnya masuk ke dalam surga. Ketiga, Jibril berkata, celakalah seorang hamba, jika namamu disebutkan dihadapannya tapi dia tidak bershalawat untukmu (Rasulullah).

Adapun pimpinan SKPD Pemprov Kalsel yang turut hadir antara lain, Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Fitri Hernadi, Kepala Dinas Kominfo Muhammad Muslim, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov, Berkatullah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Dinansyah, Kepala Badan Kesbangpol Heriansyah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Irfan Sayuti, Komisaris Bank Kalsel Rizal Akbar sekaligus salah satu staf khusus gubernur, dan lainnya.

Kehadiran Paman Birin di desa ini bukan kali pertama. Ramadhan sebelumnya Ia melakukan kegiatan serupa yakni sahur bersama bersama warga desa setempat dan sekitarnya, bahkan kegiatan keagamaan lain yang dihadiri langsung. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Paman Birin ke Sungai Asam, Pembakal: Momen Bersejarah

BANJAR – Bulan Ramadhan membawa berkah dan kebahagiaan bagi warga Desa Sungai Asam, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar pada Jumat (5/4) dini hari.

Suasana Sahur dan Dakwah bersama Paman Birin di Desa Sungai Asam

Bagaimana tidak, warga Sungai Asam mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengikuti kegiatan Sahur dan Dakwah bersama Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin.

Sejak jam 01.00 WITA, warga sudah berbondong – bondong datang ke Mesjid At-Taqwa, tempat acara berlangsung.

Antusiasme mereka terlihat jelas dari ramainya lokasi acara. Anak-anak, remaja, hingga orang tua, semua tampak antusias ingin bertemu dengan Paman Birin.

Paman Birin pun tak segan menyapa dan bercengkrama dengan warga. Tak hanya itu, Paman Birin juga terlihat membagikan kurma.

Selain kurma, Paman Birin juga membagikan berbagai aneka lauk pauk. Seperti sate, ayam hingga ikan goreng.

Gubernur Kalsel saat membagikan menu sahur kepada.salah seorang warga Sungai Asam

“Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan Paman Birin. Beliau adalah pemimpin yang merakyat dan peduli dengan masyarakat,” ujar Amat, seorang warga Desa Sungai Asam.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Asam, Saukani mengatakan, bahwa kedatangan Paman Birin merupakan momen bersejarah bagi Desa Sungai Asam.

“Ini momen bersejarah. Kami sangat senang dan bangga atas kunjungan Paman Birin ke desa kami. Kami mendoakan semoga Paman Birin selalu diberikan kemudahan dan kelancaran memimpin Banua,” ungkap Saukani. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version