Gelar Diseminasi Kinerja Fiskal dan Moneter, Wujud Koloborasi BI dan Kanwil DJPBb Membangun Kalsel

BANJARMASIN – Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Diseminasi Kinerja Fiskal Tahun 2023 dan Laporan Perekonomian Bank Indonesia Kalimantan Selatan Februari 2024 pada Jumat (22/3) dikantornya di Banjarmasin.

Kegiatan yang pertama kalinya digelar Kanwil DJPb Kalsel ini, terselenggara dengan kolaborasi bersama Bank Indonesia Provinsi Kalsel, yang juga mendiseminasikan Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Selatan Februari 2024.

Kegiatan diseminasi antara DJPb dan BI ini merupakan salah satu bentuk sinergi yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan yang inklusif dan berkelanjutan, yaitu melalui pengelolaan fiskal yang baik dan stabilitas moneter yang terjaga.

Hadir pada kegiatan ini, para pimpinan atau perwakilan berbagai instansi, diantaranya OJK Kalsel, BPS Kalsel, Biro Adbang dan Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Bappeda Kalsel, Bapenda Kalsel, BPKAD Kalsel, Disnakertrans Prov. Kalsel, serta sejumlah SKPD lingkup pemerintah provinsi lainnya.

Kakanwil DJPb Provinsi Kalsel saat memberikan sambutan

Kepada wartawan, Kakanwil DJPb Provinsi Kalsel, Syafriadi memaparkan, fokus kebijakan fiskal konsisten diarahkan untuk melanjutkan arah perbaikan jangka pendek dan isu struktural demi mencapai visi Indonesia Maju 2045.

Kakanwil DJPb Provinsi Kalsel saat dimintai keterangan wartawan

“Salah satu isu tersebut yakni kesenjangan sumber daya manusia, sehingga diperlukan penguatan human capital. Pendidikan adalah kunci untuk mewujudkan SDM Unggul yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Syafriadi menekankan, Indonesia harus mampu memanfaatkan bonus demografi saat ini untuk menuju Indonesia Emas. Anggaran untuk SDM dan Pendidikan secara tepat akan memperpanjang dan meningkatkan kualitas bonus demografi.

“Ke depan, anggaran pemerintah akan sangat diandalkan dan dinikmati oleh usia lanjut. Anggaran pendidikan yang dikeluarkan saat ini akan menjadi investasi untuk generasi di masa yang akan datang,” tambahnya.

Saat ini, menurut Syafriadi, pertumbuhan ekonomi yang relatif kuat berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aktivitas ekonomi yang menguat telah mendorong penurunan tingkat kemiskinan dari 4,61 persen (2022) menjadi 4,29 persen (2023).

“Pertumbuhan ekonomi juga turut mendorong penciptaan lapangan kerja yang berdampak pada penurunan tingkat pengangguran. Per Agustus 2023, penduduk usia kerja di Kalsel berjumlah 3,12 juta,” tutupnya.

Berdasarkan hasil analisis regresi data panel, realisasi belanja pendidikan dan belanja kesehatan di Kalsel, berpengaruh terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM Kalimantan Selatan telah menunjukkan kemajuan yang cukup pesat dan berstatus “tinggi” dengan capaian IPM di atas 70 (74,66 pada 2023). (RIW/RDM/RH)

Meski Berat, Pemko Banjarmasin Optimis Dapat Turunkan Stunting Hingga 14 Persen

BANJARMASIN – Untuk penurunan angka kasus di Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama TP PKK melaksanakan Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kecamatan yang ada di Kota Banjarmasin. Salah satunya di Kecamatan Banjarmasin Utara.

Kegiatan Orientasi tersebut, dibuka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasilah, di Aula Kantor Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (22/3).

“Orientasi ini digelar serentak di lima kecamatan yang ada di Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Orientasi ini, lanjutnya, untuk meningkatkan kemampuan dari kader pendamping keluarga. Dalam penurunan angka stunting di daerahnya.

“Pada orientasi ini juga diajarkan kepada peserta, cara melakukan pendataan, penimbangan, pengukuran balita stunting yang benar,” ucapnya.

Sehingga, dengan begitu, kedepannya data yang didapat benar benar akurat, terhadap penurunan angka stunting di Kota Banjarmasin.

“Pemko Banjarmasin optimis pada tahun ini dapat mencapai target Pemerintah Pusat, untuk capaian stunting diangka 14 persen,” ungkap Ibnu lagi.

Ibnu mengatakan, saat ini untuk angka kasus stunting di Kota Banjarmasin sudah mengalami penurunan. Saat ini berada di 22 persen. Sehingga, diharapkan terus mengalami penurunan mencapai angka 14 persen di tahun 2024 ini.

“Untuk mencapai angka tersebut diperlukan kerja keras oleh semua pihak. Agar target dari Pemerintah Pusat tersebut dapat tercapai di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Seperti diketahui untuk angka kasus stunting di Kota Banjarmasin hingga saat ini tercatat 600 lebih diderita oleh anak balita di kota ini. Yang tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Kado Istimewa Jelang HUT ke-60, Bank Kalsel Boyong 3 Penghargaan di Ajang TOP BUMD Awards 2024

JAKARTA – Bank Kalsel berhasil memboyong tiga penghargaan, pada ajang prestisius TOP BUMD Awards 2024, yang diselenggarakan Majalah Top Business, pada Rabu (20/3) malam di Jakarta. Penghargaan ini menjadi kado istimewa ulang tahun Bank Kalsel, dan juga sebagai persembahan Bank Kalsel untuk Kalimantan Selatan.

Asisten Ekobang Pemprov Kalsel dan jajaran Bank Kalsel saat menerima penghargaan di Jakarta

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan secara obyektif dan independen serta telah melalui proses uji kelayakan dan penjurian yang ketat, penghargaan yang diraih Bank Kalsel pada ajang tersebut adalah, Top Pembina BUMD 2024 Sahbirin Noor – Gubernur Kalimantan Selatan, TOP BUMD Awards 2024 BUMD BPD Bintang 5, dan TOP CEO BUMD 2024, Fachrudin.

Prestasi gemilang tersebut diterima langsung Muhammad Amin, selalu Asisten 2 Ekobang Pemprov Kalsel, mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, Hatmansyah sebagai Komisaris Utama Independen Bank Kalsel, dan Fachrudin, Direktur Utama Bank Kalsel.

Aspek yang dinilai dalam proses penjurian antara lain implementasi tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), kemampuan manajemen dalam mengelola sumber daya manusia, peningkatan kinerja keuangan dan layanan serta yang paling penting adalah optimisme pemenuhan kecukupan Modal Inti Minimum (MIM) sebesar Rp3 triliun. Dimana tanpa harus menunggu akhir Desember 2024, MIM Bank Kalsel akan terpenuhi pada Maret 2024.

Fachrudin, Direktur Utama Bank Kalsel menegaskan, bahwa raihan ini merupakan kerja keras dan kerjasama dari seluruh pegawai serta komitmen yang luar biasa dari seluruh pemegang saham.

“Diulang tahun Bank Kalsel yang ke-60 kami mengambil tema SEMARAK (Selalu Bersama untuk Bergerak) yang sejalan dengan penghargaan ini, dimana Bank Kalsel bersama dengan Pemprov dan seluruh Pemkab/Pemkot telah berkomitmen untuk memenuhi setoran Modal Inti Minimum sebesar Rp3 triliun dan Insya Allah pada hari ulang tahun Bank Kalsel 25 maret 2024 nanti, akan tercapai lebih dari Rp3 tiriliun,” ungkapnya.

Senada dengan Fachrudin, Hatmansyah, Komisaris Utama Independen Bank Kalsel, mengaku bersyukur untuk kesekian kalinya Bank Kalsel menerima penghargaan dari Majalah Top Business, ini tentu sebagai kado khusus dan istimewa di ulang tahun Bank Kalsel.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh stakeholder, shareholder, seluruh pegawai, nasabah, mitra kerja dan pihak terkait lainnya. Semoga ini menjadi motivasi Bank Kalsel untuk menjadi lebih baik lagi ke depan,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Amin, Asisten 2 Ekobang Pemprov Kalsel, mengucapkan terima kasih kepada Majalah Top Business atas penghargaan yang telah diberikan dan sangat mengapresiasi atas kerja keras dan prestasi yang diraih Bank Kalsel.

“Kami berharap semoga dengan penghargaan yang kita dapatkan ini Bank Kalsel menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

DWP Setwan Kalsel Motivasi Pejuang Kanker

BANJARMASIN – Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengunjungi Rumah Singgah Cancer Information Support Center (CISC) Kalsel, Kamis (21/3).

Ketua DWP Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel, Rizki Audina Jaini mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan serta menguatkan semangat para pasien dan keluarga yang tengah menghadapi perjuangan melawan penyakit kanker

“Memang agenda rutin DWP Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel adalah bakti sosial. Kali ini kita bersilaturahmi ke teman-teman kita yang merupakan cancer warrior,” tuturnya.

Sementara, Wakil Ketua DWP Sekretariat DPRD Kalsel, Hamita mengapresiasi program pendampingan yang dilakukan oleh Pengurus Rumah Singgah CISC Provinsi Kalsel secara swadaya, terlebih lagi pengurusnya juga sedang berjuang sembuh dari kanker.

Sebagai dokter, Hamita memahami betul bagaimana perasaan seorang pasien saat pertama kali didiagnosa suatu penyakit, sehingga dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.

“Terimakasih atas sambutannya yang hangat. Kunjungan ini membuat kita menjadi sadar bahwa ada komunitas se-supportif ini. Saya terharu juga mendengar cerita bahwa pengurus-pengurusnya sebenarnya juga pasien dan penyintas kanker, tapi mengurusi pasien kanker juga,” tambahnya.

Sementara, salah seorang pengurus Rumah Singgah CISC Kalsel, Nana Heruwati mengaku sangat terharu dengan kedatangan rombongan DWP Sekretariat DPRD Kalsel, karena selama ini rumah singgah untuk pasien kanker sering luput dari perhatian masyarakat yang ingin melakukan bakti sosial.

“Saya pribadi sering terharu kalau ada tamu yang berkunjung, ternyata ada juga loh orang-orang yang peduli dengan kami. Kami para pengurus rumah singgah ini adalah pejuang kanker juga, penyintas kanker juga. Jadi sambil berobat, kami juga aktif mendampingi pasien-pasien kanker yang berobat di Banjarmasin,” terangnya.

Nana menjelaskan Rumah Singgah CISC Kalsel adalah hasil swadaya pasien dan penyintas kanker, bahkan rumah yang dijadikan rumah singgah adalah hibah dari penyintas kanker.

Hanya saja, lanjutnya, saat ini Rumah Singgah CISC Kalsel masih menghadapi beberapa kendala diantaranya tidak bisa menyediakan sarana transportasi pulang pergi pasien berobat ke rumah sakit, belum adanya donatur tetap, serta ruangan terbatas tidak cukup untuk banyak pasien.

Dalam kesempatan itu, DWP Setwan Kalsel juga memberikan bingkisan dan santunan kepada pejuang kanker sebagai bentuk perhatian dan kepedulian mereka. (NRH/RDM/RH)

Tindaklanjuti Permintaan Gubernur Paman Birin, BPBD Kalsel Lahirkan Sejumlah Inovasi Kreatif

BANJARBARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel cetuskan sejumlah inovasi kreatif di tahun ini. Diantaranya yakni ruang Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) serta Taman Edukasi Bencana.

Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah (kanan), bersama Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi (kiri)

Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah menyampaikan, ruang KIE BPBD Kalsel dilengkapi dengan berbagai fasilitas telekomunikasi seperti kamera, microphone dan sebagainya. KIE ini diberi konsep seperti podcast, dan dalam beberapa pekan kedepan, direncanakan sudah digunakan.

“Selain itu, BPBD Kalsel juga berencana memanfaatkan lahan halaman mereka sebagai sarana edukasi penanggulangan bencana untuk masyarakat,” ungkap Suria.

Ia menambahkan, taman edukasi bencana akan dirancang sebagai ruang publik (Public Sphere) yang bisa dimanfaatkan semua elemen masyarakat, untuk meningkatkan kapasitas kebencanaan, baik dari kelompok anak-anak, remaja maupun dewasa.

“Kita akan lengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang diskusi terbuka yang didesain ala cafe, peralatan penanggulangan bencana, dan area bermain anak,” terang Suria.

Bahkan, taman edukasi bencana itu nantinya juga akan dilengkapi dengan live musik dari band yang seluruh personelnya merupakan pegawai dari BPBD Kalsel. Sejumlah inovasi ini, dilakukan demi menindaklanjuti permintaan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang menginginkan penyampaian infomasi tentang kebencanaan bisa menyentuh hingga ke pelosok.

“Disamping itu, Gubernur juga menginginkan BPBD Kalsel juga bisa bergerak cepat dalam memitigasi bencana,” tutup Suria.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi juga menambahkan, inovasi kreatif itu merupakan motivasi dan inspirasi dari torehan prestasi atau pemikiran dari Gubernur akrab disapa Paman Birin. Bambang menyebut, di setiap pertemuan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor selalu memberikan arahan agar SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel, senantiasa bergerak maju, cekatan dan terukur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Strateginya tentu SKPD harus bekerja keras dan berani melahirkan inovasi-inovasi kreatif sesuai dengan peran masing masing,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Ramadhan 1445 H, PT Pelindo Sub Regional 3 Kalimantan Salurkan Bantuan 1,3 M Kepada Masyarakat

BANJARMASIN – Total bantuan sebanyak 1,3 miliar rupiah, disalurkan PT Pelabuhan Indonesia Sub Regional Kalimantan Regional 3 kepada masyarakat, untuk mendukung pembangunan kawasan kepentingan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang aman, nyaman dan tentram, serta mendukung pembangunan ekonomi masyarakat yang sejahtera khususnya di area pelabuhan.

Bantuan disalurkan melalui Program Pelindo Berbagi Ramadhan tahun 2024. Salah satunya kepada masyarakat sekitar pelabuhan Trisakti Banjarmasin, yang disalurkan secara simbolis pada Kamis (21/3) di kantor PT Pelindo di Banjarmasin.

Bantuan diberikan dalam bentuk paket sembako, bantuan takjil untuk masjid sekitar pelabuhan, dan santunan anak yatim, yang diserahkan langsung Sub Regional Head Kalimantan Regional 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Sugiono.

Sub Regional Head Kalimantan Regional 3 Kalimantan PT Pelindo saar memberikan keterangan kepada wartawan

Turut hadir Camat Banjarmasin Barat, Ibnu Sabil, Lurah Telaga Biru yang diwakili Sekretaris Kelurahan Telaga Biru, Yamani, Lurah Pelambuan, Junaidi, General Manager Terminal Petikemas Banjarmasin PT Pelindo Terminal Petikemas Sirin Purnomo, Branch Manager Cabang Trisakti PT Pelindo Multi Terminal, Didid Handoko, Manajer Area Kalimantan PT Pelindo Jasa Maritim, Joko Suwarno, serta seluruh perwakilan penerima bantuan.

Perwakilan penerima bantuan program Pelindo.Berbagi Ramadhan berfoto jajaran pimpinan PT Pelindo Sub Regional 3 Kalimantan

Program Pelindo Berbagi Ramadhan yang disalurkan ke seluruh cabang yang menjadi bagian wilayah kerja Sub Regional 3 Kalimantan, dengan rincian untuk Pelabuhan Banjarmasin sebesar Rp442.500.000, Pelabuhan Sampit Rp 182.500.000, Pelabuhan Kumai Rp182.500.000, Pelabuhan Kotabaru Rp220.000.000, Pelabuhan Batulicin Rp182.500.000 dan Pelabuhan Pulang Pisau Rp137.500.000.

Dalam sambutannya, Camat Banjarmasin Barat, Ibnu Sabil menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Pelabuhan Indonesia (Persero), atas program Pelindo Berbagi Ramdhan yang telah disalurkan.

‘’Dengan kondisi perusahaan yang aman dan nyaman, harapannya PT Pelindo akan dapat mencapai target yang telah ditentukan, dan terus dapat memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar,’’ ujarnya.

Sementara itu, Sub Regional Head Kalimantan Regional 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Sugiono mengatakan, sebagai sebuah perusahaan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) tak pernah lepas dari keberadaan masyarakat yang ada di sekitar lingkungan kerjanya.

“Semakin maju dan besar suatu perusahaan, maka perusahaan itu akan semakin peduli dengan masyarakat yang ada disekitarnya. Itulah yang kini menjadi pedoman Manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dalam menjalankan roda perusahaan,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

PLDPI Kalsel Terus Beri Layanan Optimal Bagi ABK Selama Bulan Ramadhan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi Provinsi Kalimantan Selatan, terus memberikan pelayanan kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) secara optimal di bulan Ramadhan 1445 H.

Kepada wartawan, Kepala Seksi Intervensi Terpadu PLDPI Kalsel, Slamet Riadi, ditemui di ruang kerjanya, pada Kamis (21/3) mengatakan, selama bulan puasa untuk kegiatan Pengembangan Intervensi mengalami perubahan yaitu biasanya dilaksanakan mulai Jam 08.45 – 15.45 WITA, sekarang menjadi 08.30 – 12.00 WITA. Hal itu menyesuaikan dengan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/00484/ORG Tahun 2024 Tentang Jam Kerja Pegawai ASN.

“Kami tetap berikan layanan optimal meski mengalami perubahan di bulan puasa,” jelasnya

Disampaikan Slamet, saat ini jumlah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang dilayani ada sebanyak 93 anak, dengan rentan umur usia 2 – 8 tahun. Ada 5 Lini Layanan yang diberikan yakni Lini Pengembangan Perilaku, Lini Wicara, Lini Intervensi Okupasi, Lini Fisioterapi dan Lini Sensori Integrasi.

“Mereka berasal dari Kabupaten Batola, Kota Banjarmasin dan Banjarbaru serta Kabupaten Banjar,” ungkapnya

Lebih lanjut Slamet menambahkan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik khususnya bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), yaitu setelah lulus di PLDPI Kalimantan Selatan, dapat memiliki kemampuan dididik dan dilatih guna melanjutkan pembelajaran di sekolah, baik umum ataupun Inklusi.

“Pelayanan maksimal terus diberikan selama ini bagi masyarakat,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Alalak Selatan Masuk Verifikasi Lomba Kampung KB Tingkat Provinsi Kalsel

BANJARMASIN – BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan verifikasi lomba Kampung Keluarga Berencana (KB) Tingkat Provinsi di Kota Banjarmasin.

“Saat ini kami telah melakukan verifikasi penilaian di 13 Kabupaten dan Kota di Kalsel,” ungkap Ketua Tim Pokja Penilaian Lomba Kampung KB BKKBN Provinsi Kalsel Sopyan, pada saat melakukan verifikasi di Kantor Kelurahan Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kamis (21/3).

Ketua Pokja Penilaian Kampung KB BKKBN Kalsel Sopyan

Sopyan menjelaskan, untuk Kota Banjarmasin terpilih Kelurahan Alalak Selatan sebagai nominasi lima besar. Yaitu dua untuk kelurahan dan tiga untuk desa.

“Nantinya, yang terpilih pada nominasi lima besar tersebut, akan dipilih untuk mewakili pada lomba Kampung KB pada tingkat nasional, mewakili Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dengan terpilihnya Kelurahan Alalak Selatan mewakili Kota Banjarmasin pada Lomba Kampung KB Berkualitas Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini, tentunya mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan apresiasi atas terpilihnya Kelurahan Alalak Selatan untuk mewakili Kota Banjarmasin pada lomba tingkat provinsi ini,” ungkap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Sedangkan, lanjutnya, Kelurahan Alalak Selatan merupakan Kampung KB di Kota Banjarmasin, dengan terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Arifin berharap, Kelurahan Kampung Alalak ini dapat terpilih untuk mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat nasional mendatang.

“Kami berharap Kota Banjarmasin dapat terpilih mewakili Provinsi Kalsel, bahkan dapat menang pada tingkat nasional,” ucap Arifin. (SRI/RDM/RH)

Pemilu Berjalan Sukses, Polda Kalsel Gelar Tabligh Akbar, Syukuran dan Do’a Bersama

BANJARBARU – Polda Kalimantan Selatan, menggelar Tabligh Akbar, do’a bersama dan syukuran terlaksananya pemilu 2024 yang kondusif, yang juga dirangkai dengan buka puasa bersama TNI – Polri, bertempat di halaman Mapolda Kalsel Banjarbaru, Rabu (20/3).

Pada acara ini, hadir mewakili Gubernur Kalsel, Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Agus Dian Nur, Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kakanwil Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin, serta KH Mukeri Yunus sebagai penceramah yang juga ulama Kalsel.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Winarto menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah bersama-sama menjaga perhelatan pemilu 2024 hingga kondusif di wilayah Kalsel.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Winarto

“Setelah sukses pemilihan umum (Pilpres dan Pileg) 2024 yang dianggap kondusif dan lancar, kita menggelar tabligh akbar, doa bersama dan syukuran serta buka puasa bersama TNI – Polri di Halaman Mapolda Kalsel Banjarbaru,” ungkap Winarto.

Ia juga berharap, seluruh masyarakat Kalsel agar bersama-sama mendoakan tahapan pemilu yang saat ini tahapannya sampai ke tingkat pusat agar aman dan lancar.

“Usai Pemilu ini, tahapan selajutnya ada pula tahapan Pilkada yang tentunya harus dikoordinasi agar juga harapannya bisa berjalan lancar,” lanjutnya.

Ia pun menegaskan, akan terus melakukan evaluasi, agar ketika Pilkada nantinya semakin bagus pelaksanaan dan pengamanannya.

“Kami harapkan Pilkada di Kalsel ke depan juga lancar. Antisipasinya kita akan lakukan koordinasi bersama stakeholder guna menjaga keamanan dan kelancaran Pilkada di depan,” tutupnya.

Sementara itu, Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Agus Dian Nur menyampaikan, Pihaknya bersyukur, kondisi pemilu di Kalsel berlangsung kondusif, dengan tingkat pengamanan yang maksimal dari seluruh instansi terkait.

Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Agus Dian Nur

“Kita bersyukur pemilu di Kalsel berjalan aman dan lancar,” ucap Agus.

Ia menambahkan, sebentar lagi akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar 27 November 2024 mendatang. Dengan harapan kondisi Pilkada nantinya akan sama dengan pemilu 2024 ini. (MRF/RDM/RH)

Gubernur Sampaikan LKPj Capaian Keberhasilan Pemprov Kalsel TA 2023

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran (TA) 2023 dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Rabu (20/3).

Anggota DPRD Kalsel Mengikuti Rapat Paripurna

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK yang didampingi Wakil ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin ini, penyampaian LKPj Gubernur Kalsel Tahun 2023 dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Penandatanganan Berita Acara

Terkait dengan realisasi pengelolaan keuangan daerah, Gubernur menjelaskan bahwa pendapatan daerah tahun 2023 sebesar Rp9.877.770.937.780,15 atau tercapai sebesar 108,3 persen dari target yang telah ditetapkan.

“Target Pendapatan Asli Daerah atau PAD, juga telah melebihi target dari Rp4.517.689.363.673. Dari target tersebut terealisasi sebesar Rp4.861.658.829.157,15 atau 107,61 persen,” paparnya.

Kemudian terkait unsur pendapatan transfer yang ditargetkan Rp4.560.322.247.721 berhasil tercapai sebesar Rp4.956.932.119.431 atau 108,7 persen. Selanjutnya, unsur lain-lain pendapatan daerah yang sah tercapai 138,07 persen yakni Rp59.179.989.192 dari target Rp42.863.809.000.

“Berikutnya alokasi belanja daerah tahun 2023 yang ditargetkan Rp10.041.109.133.181, telah terealisasi Rp9.234.527.396.522,42 rupiah atau 91,97 persen,” tuturnya.

Sebagai penutup, Gubernur Kalsel menyampaikan bahwa LKPj ini merupakan momentum atau sarana untuk terus mengevaluasi kinerja melalui masukan-masukan konstruktif dari DPRD Provinsi Kalsel untuk menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan kedepan sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat

Sebagai tindaklanjut atas penyampaian LKPj Gubernur Kalsel Tahun Anggaran 2023, DPRD Provinsi Kalsel akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) sesuai untuk membahas serta menyusun suatu rekomendasi yang akan disampaikan kepada Kepala Daerah untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintah daerah kedepan. (ADV-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version