BANJARMASIN – Pasokan ikan layang (Lajang) di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin melimpah, sehingga menyebabkan harga mengalami penurunan. Selain itu, Kapal Nelayan yang masuk Kepelabuhan Perikanan Banjarmasin mengalami peningkatan.
Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Akhmad Jaki mengatakan, untuk saat ini kapal nelayan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mencapai 9 kapal.
“Kapal nelayan yang masuk saat ini cukup banyak mencapai 9 kapal,” ucap Akhmad Jaki, Rabu (11/10).
Disampaikannya, Sebelumnya kapal yang masuk ke tempat mereka, hanya bekisar 4 sampai 5 kapal saja.
“Tentunya, dengan masuknya banyak kapal nelayan tersebut. Membawa berbagai macam jenis ikan laut,” ujarnya.
Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Akhmad Jaki
Kapal nelayan tersebut, tentunya dapat memenuhi kebutuhan pasokan ikan di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.
“Jenis ikan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, yaitu, ikan kembung, layang, tongkol, trakulu, serta lainnya,” tutur Jaki lebih lanjut.
Sedangkan, lanjutnya, harga ikan layang di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mengalami penurunan, yang mencapai 7000 – 12.000 rupiah per kilonya.
“Turunnya harga ikan layang disebabkan, pasokan ikan tersebut banyak masuk di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin,” ucap Jaki.
Sedangkan, untuk harga ikan kembung dijual dikisaran harga 30.000 – 37.000 rupiah perkilo, ikan layang dijual dikisaran harga 7000 – 12.000 rupiah per kilonya.
Ikan tongkol komo dijual dikisaran harga 27.000 – 30.000 rupiah perkilo, tongkol sisik dijual dikisaran harga 30.000 – 37.000 rupiah perkilo.
Untuk jenis ikan lainnya seperti ikan bandeng dijual dikisaran 15 ribu perkilonya. (SRI/RDM/APR)
Hulu Sungai Selatan– Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor melakukan syukuran panen raya sekaligus tanam padi ulang, di area persawahan milik Kelompok Tani Bina Baru di desa Siang Gantang, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pada Selasa (10/10) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung Gerakan Nasional Antisipasi Dampak Iklim El-Nino yang sedang melanda di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan.
Acara tersebut turut dihadiri Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan, Hermansyah, Dandim 1003 HSS Letkol Infanteri Bayu Oktavianto Sudibyo, Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu, Kadis Pertanian dan Ketahananan Pangan HSS M. Noor, dan puluhan anggota Gapoktan Bina Baru.
Setiba pukul 11.00 WITA di desa Siang Gantang, Paman Birin langsung melakukan panen raya, dilanjutkan tanam padi ulang dan penyerahan bantuan ABPD Provinsi Kalimantan Selatan untuk kabupaten Hulu Sungai Selatan Rp860 juta, dan bantuan ABPN Kementerian Pertanian RI untuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2023 Rp3,1 milyar.
Dalam sambutannya, Paman Birin memberikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya yang ada di desa Tiang Gantang yang meski pun saat ini kemarau panjang, masih saja bisa panen padi.
“Ini adalah bukti bahwa Banua kita diciptakan Allah begitu luar biasa kayanya. Saat ini kita memanen lalu menanaminya lagi. Artinya ini tidak pernah putus dalam menanam padi,” ujar Paman Birin.
Lebih-lebih, menurut Paman Birin, saat ini Indonesia tengah menghadapi dampak iklim El-Nino dan kemarau yang begitu panjang. Sebagimana arahan dari Presiden, bahwa setiap daerah harus bersiap menghadapi ancaman tersebut.
“Alhamdulillah kemarin kita menerima penghargaan dari kementerian pertanian, dan tentu penghargaan ini adalah hasil atas kerja para petani kita, sehingga Banua kita mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Tentu saja penghargaan ini kita persembahkan untuk para petani kita, lebih khususnya para petani kita yang ada di desa Siang Gantang,” tambah Paman.
Menurutnya, saat ini pemerintah pusat tengah melakukan program penanaman padi 500 ribu hektar tiap provinsi yang ada di Indonesia dalam menghadapi El-Nino, termasuk Provinsi Kalimantan Selatan.
“Dalam rangka gerakan nasional, ulun tidak ragu-ragu lagi dan ulun menyanggupi program tersebut, dan berharap nantinya padi-padi yang kita tanam bisa surplus, dan Insya Allah Kalsel terus dapat menjadi penyangga pangan nasional,” harapnya.
Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan sebelum memanen dan tanam ulang padi di HSS
Sementara itu, Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan, Hermansyah dalam sambutannya mengatakan, untuk saat ini luas tanam dari April hingga September 2023 di kabupaten Hulu Sungai Selatan seluas 16.513 hektar.
“Dari target Gerakan Nasional Antisipasi El Nino seluas 13.609 hektar, Alhamdulillah kita bisa tanam seluas 13.620 hektar. Artinya, kabupaten HSS adalah satu-satunya kabupaten di Kalsel yang surplus luas tanam seluas 17 hektar,” ujar Hermasyah.
Menurutnya, perkiraan panen hingga Desember 2023 seluas 29.950 hektar atau 99 persen dari luas tanam. Sehingga perkiraan panen di kabupaten HSS sebanyak 114.592 ton gabah kering dan setara beras sebanyak 72.192 ton.
“Sehingga perlu saya sampaikan Pak Gubernur, bahwa jumlah konsumsi beras masyarakat dari jumlah penduduk 233.153 jiwa di kabupaten HSS pertahun sebanyak 24.108 ton. Dari kondisi tersebut, kabupaten HSS hingga Desember tahun 2023 mengalami surplus beras sebanyak 4.885 ton,” paparnya.
Untuk itu, Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi petani yang ada di kabupaten HSS, sehingga HSS tidak hanya siap menjadi penyangga pangan di kabupaten lain yang ada di Kalsel, tetapi dapat menjadi pangan nasional nantinya, terlebih sebentar lagi Kalsel menjadi gerbang Ibu Kota Negara.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bina Baru Siang Gantang, Maran (63) mengatakan, hingga saat ini kelompoknya terus melakukan penanaman padi. Bahkan, menurutnya kelompok tani dari 2 desa tersebut, tidak hanya berfokus pada tanaman padi.
“Alhamdulillah, masyarakat kita urusan beras tidak ada yang menukar (membeli), rata-rata punya sendiri. Bahkan dari tahun 1970, masyarakat petani yang ada di desa Siang Gantang atau pun sekitar sini cuma gagal panen 3 kali saja,” ujar Maran saat diwawancara.
Gubernur Kalsel saat menanam ulang padi di HSS
Petani desa Siang Gantang tidak hanya mengandalkan tanaman padi semata, selain memakan waktu yang cukup panjang dalam sekali panen, masyarakat juga menanam terong, tomat, lombok dan sayuran lainnya.
“Bahkan terong yang ada di pasaran dan bahkan di Banjar itu mengambil disini. Terong disini dalam sehari bisa panen sebanyak 20 ton,” tambahnya lagi.
Untuk itu, Maran berharap bantuan dari pemerintah daerah, baik itu bantuan alat tani atau pun pupuk, dapat meringankan masyarakat tani. Terlebih kelompok tani yang Ia pimpin memiliki anggota kurang lebih 50 kepala keluarga yang sudah bergabung.
“Kita berharap pemberdayaan kelompok tani ini kedepannya dapat terus diperhatikan,” imbuhnya.
Sementara Ali (70) yang juga hadir dalam acara tersebut mengaku bahwa tidak pernah seorang g/Gubernur datang mengunjungi desanya.
“Paling kada ya Bupati, itu pun jarang banar. Dan Alhamdulillah hari ini Paman Birin bisa datang kesini dan ulun bisa melihat secata langsung,” ujar Ali.
Lebih bahagianya lagi, Ali merupakan salah satu orang yang dipanggil maju Paman Birin, dirinya hanya ditanyai apakah masyarakat di desanya memerlukan pupuk ketika bertani apa tidak.
“Ada pupuk bagus, kadada pupuk juga bagus Pak Gub,” ujar Ali.
Karena menjawab, Ali beserta tiga orang lainnya mendapat hadiah dari Paman Birin sebanyak Rp500 ribu
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berupaya mendorong nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah (SAKIP) dan indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kabupaten/Kota tahun 2023, meningkat secara merata.
Hal ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Kalsel untuk melakukan pembinaan kepada Kabupaten/Kota, usai mendapat predikat A (memuaskan) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tahun 2022 silam.
“Ada beberapa langkah strategis yang dilakukan Pemprov Kalsel bagaimana meningkatkan nilai RB Kalsel. Apalagi tahun 2023 ini ada beberapa instrumen penilaian,” ujar Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, usai menggelar atensi dan koordinasi pelaksanaan RB, di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Selasa (10/10).
Suasana atensi dan koordinasi pelaksanaan RB, di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Selasa (10/10)
Selain atensi dan koordinasi, Tantri mengaku, sudah ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan Pemprov Kalsel. Bahkan dengan mendatangkan berbagai narasumber, termasuk dari Kemenpan RB.
“Harapannya bukan hanya Pemprov Kalsel yang SAKIP-nya A dan RB-nya baik. Tetapi seluruh kabupaten kota kita dorong untuk mendapatkan nilai yang lebih baik. Paling tidak (lebih baik) dari tahun sebelumnya,” tuturnya.
Tantri menyebut, sejauh ini nilai SAKIP Kabupaten/Kota se-Kalsel masih tergolong baik dengan nilai paling rendah yakni predikat B. Hanya saja, ada beberapa wilayah yang masih mendapat nilai CC (cukup).
“Nah ini harus ada perbaikan dan langkah konkret, karena bagaimanapun tata pemerintahan terkelola dengan baik, tidak lain dan tidak bukan indeksnya itu diukur melalui penilaian SAKIP dan Indeks RB. Tidak ada alat ukur yang lain. Kalau dia dinyatakan bagus dalam mengelola pemerintahan, lihat dulu nilai SAKIP dan RB nya,” tutup Tantri.(SYA/RDM/APR)
BANJARMASIN – Pemberlakuan kembali Sekolah Tatap Muka di Kota Banjarmasin saat ini, karena kabut asap mengalami penurunan. Tetapi, sekolah pinggiran yang berbatasan dengan daerah kabupaten dan kota tempat terbakarnya hutan dan lahan, mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Banjarmasin.
Wakil Walikota Banjarmasin Ariffin Noor mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini, masih mempertimbangkan untuk pemberlakuan Sekolah Pertemuan Jarak Jauh (PJJ), untuk sekolah yang berbatasan dengan Kabupaten dan Kota yang terjadi pembakaran hutan dan lahan tersebut.
“Berdasarkan arahan dari Walikota Banjarmasin pada saat mengeluarkan pemberlakuan PJJ tersebut,” ungkap Arifin.
Dan, lanjutnya, akan dievaluasi apabila masih terjadi kabut asap di Kota Banjarmasin.
Meski ada beberapa daerah di Kota Banjarmasin yang sudah mengalami perbaikan. Serta telah dilaksanakan Sekolah Tatap Muka.
“Tetapi tidak menutup kemungkinan di sekolah pinggiran akan diberlakukan PJJ kembali, apabila masih terjadi kabut asap,” jelas Arifin lebih lanjut.
Saat ini, tambah Arifin, Pemerintah Kota Banjarmasin menerima aduan masih terjadi kabut asap di sekitar sekolah pinggiran, yang berbatasan dengan Kabupaten dan Kota terbakarnya hutan dan lahan tersebut.
“Kami akan melakukan rapat koordinasi bersama BPBD dan DLH Kota Banjarmasin, untuk melihat kondisi dikawasan sekolah pinggiran tersebut,”ucap Arifin.
Sehingga, lanjutnya, apakah PJJ masih akan diberlakuan di sekolah pinggiran tersebut atau tidak. (SRI/RDM/APR)
BANJARBARU – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 yang semula ditutup pada senin (9/10) pukul 00.00 WIB, resmi diperpanjang hingga 11 Oktober 2023 pukul 00.00.
Hal ini disampaikan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel Dinansyah, Selasa (10/10).
Dinansyah menyampaikan, alasan pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 diperpanjang, yakni karena tingginya pelamar yang mengakses laman SSCASN di hari terakhir penutupan. Sehingga membuat website tidak dapat dibuka oleh sebgaian pelamar dan membuat banyak pelamar yang mengeluh belum mengakhiri pendaftaran di kolom Resume.
“Dengan adanya penambahan waktu pendaftaran hingga 11 Oktober, pelamar diharapkan untuk memanfaatkan perpanjangan waktu dengan maksimal,” ungkap Dinansyah.
Perpanjangan pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 ini diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), melalui surat edaran nomor 9386/B-KS.04.01/SD/E/2023 tentang Penyesuaian Jadwal Pelaksanaan Seleksi CASN Tahun Anggaran 2023.
” Dengan adanya surat ini, maka surat Kepala BKN Nomor: 8871/B-KS.04.01/SD/K/2023 tanggal 16 September 2023 dinyatakan dilakukan penyesuaian,” lanjut Dinansyah.
Data statistik pelamar hingga Selasa (10/10), terhitung untuk formasi PPPK lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, sebanyak 3688 pelamar. Dengan rincian formasi tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 1079 orang, formasi teknis sebanyak 1208 orang, dan formasi PPPK Guru terdaftar sebanyak 1113 orang.
“Dari total sebanyak 3688 pelamar yang mendaftar PPPK Lingkup Pemprov Kalsel, hanya sebanyak 1568 orang yang akan diterima menjadi tenaga PPPK,” tutup Dinansyah. (MRF/RDM/APR)
BANJARBARU – Bisnis coffe shop di Kalsel mulai bertumbuh baik. Tak hanya ditujukan bagi pecinta kopi, melainkan juga berdampak positif terhadap luasnya lapangan pekerjaan hingga membaiknya ekonomi di banua.
Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Suparmi, menyebut, dengan keberadaan ini tentu dapat menunjang efektivitas dalam peningkatan kualitas perekonomian masyarakat.
“Tentu ini mampu menunjungan kesejahteraan masyarakat sekaligus dapat mendongkrak ekonomi kita di banua,” dalam isi sambutan Gubernur Kalsel yang dibacakannya pada gelaran acara syukuran dan sekaligus opening Coffe Uncle B, di area Food Court Hotel Batung Batulis, Banjarbaru, Selasa (10/10).
Ditambah lagi, kata dia, kontribusi dari bisnis ini mampu menunjang pendapatan daerah. Terlebih, menurutnya, mampu membuka lapangan kerja secara luas.
Suasana opening Uncle B Coffe di Hotel Batung Batulis di Banjarbaru dihadiri sejumlah instansi/lembaga
“Juga dapat membantu program pembangunan dan layanan publik di daerah. Termasuk dapat mendorong pengusaha atau pun pelaku usaha untuk terus tumbuh dan berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur PT Bangun Banua, Bayu Budjang, mengungkapkan, keberadaan adanya kafe yang bediri di lokasi bisnis perusahaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan itu tentu bisa mendorong pertumbuhan angka pengunjung untuk dapat tertarik menginap di Hotel Batung Batulis Banjarbaru.
“Tentu kita sangat mendukung adanya potensi ini. Justru, UMKM yang seperti ini turut mendorong untuk orang datang dan mengetahui lebih jauh terkait Hotel Batung Batulis,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Owner Uncle B Coffe, Henny, menyampaikan, dipilihnya Hotel Batung Batulis sebagai lokasi bisnis kafe yang identik lebih mengenalkan kopi lokal ini tujuannya juga untuk membantu mendongkrak angka pengunjung agar bisa menginap.
“Yang jelas membantu. Serta lokasinya juga strategis di pusat kota dan akses jalan raya ini bisa lebih mengenalkan kopi lokal agar tak kalah bersaing dengan kopi lainnya,” ucapnya. (RHS/RDM/APR)
Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi terhadap peran nyata pemerintah pusat dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerahnya dan provinsi lain di Indonesia.
Terima kasih itu diutarakan Paman Birin dalam paparan tertulisnya yang disampaikan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, saat menghadiri Rakor Khusus Peningkatan Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2023 , di Kantor Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Jakarta, pada Senin (9/10).
Dituliskan Gubernur Kalsel, respon cepat BNPB, Kementerian LHK terhadap usulan Kalsel terkait pentingnya bantuan heli water bombing, heli Patroli dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC ) atau hujan buatan. Selain juga kerja keras segenap komponen masyarakat sangat membantu dalam penanganan karhutla dan masalah kekeringan.
Sekdaprov Kalsel saat menghadiri rakor khusus karhutla di Jakarta
“Saat ini kabut asap di Kalsel akibat karhutla selama sepekan terakhir terlihat berkurang dan semoga terus berkurang,” tulisnya.
Menurut Paman Birin, dalam menanggulangi permasalahan Karhutla di Kalsel, sangat dibantu TNI/ POLRI, petugas Kementerian KLK di daerah, para relawan dan petugas pemadam gabungan dari unsur masyarakat.
“Penanganan Karhutla perlu pemantapan koordinasi melibatkan semua pihak, baik pemerintah pusat , provinsi, kabupaten/kota, swasta dan segenap komponen,” tekannya.
Kawasan objek vital perekonomian seperti wilayah bandara internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, hingga hari ini tetap menjadi fokus utama.
Pemprov Kalsel juga bersinergi dengan BNPB dengan mengusulkan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) , heli water bombing dan heli patroli. Termasuk dengan Badan Riset Inovasi Nasional juga Badan Restorasi Gambut dan KLH.
Paman Birin menjelaskan, upaya atau langkah langkah penanganan karhutla di daerahnya selain pengoptimalan satgas darat dan udara, membangun infrastruktur juga merangkul lembaga lembaga lain yang turut berkontribusi termasuk perguruan tinggi.
Gubernur Kalsel juga menginisiasi aksi kemanusiaan seperti pembagian masker, distribusi air bersih ke pelosok terdampak kekeringan, pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin gratis dengan mengerahkan SKPD SKPD.
Hal sama juga dilakukan pemerintah kabupaten/ kota se Kalimantan Selatan.
Sementara itu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam arahannya memberikan apresiasi langkah langkah strategis yang telah dilakukan Provinsi Kalsel.
Mahfud juga mengapresiasi upaya dan kerja keras daerah lain dalam menanggulangi karhutla, kabut asap dan kekeringan.
Suasana rakor khusus karhutla di Jakarta
Menkopolhukam dalam arahannya menyampaikan pesan penting antara lain, daerah perlu lebih memperkokoh komitmen dalam upaya menangani masalah karhutla dengan cara memantapkan atau. mempertajam program program pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Kepala daerah diminta terus memonitor kondisi terkini karhutla dengan mencermati data data BMKG
Masifkan patroli rutin gabungan bersama komponen . Tegas dalam penegakan hukum dalam penanganan karhutla.
”Jika di daerah karhutla nya meningkat dan memberikan dampak bagi aktivitas atau perekonomian maka jangan ragu untuk menaikan status ke tanggap darurat serta penyediaan alokasi anggaran BTT,” tekan Mahfud.
Rakor khusus peningkatan penanggulangan karhutla selain dihadiri pimpinan lembaga terkait tingkat pusat juga dihadiri Pangdam VI Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi dan Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Ari Aryanto. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)
BANJARMASIN – Guna menumbuhkan semangat apresiasi serta minat dalam upaya mengenal kembali sejarah perjuangan para pejuang di Kalimantan Selatan, Museum Wasaka dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi untuk kategori pelajar.
Suasana pembukaan Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D, di halaman Museum Wasaka Kalsel Banjarmasin
Kepada wartawan, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Arry Risfansyah, pada Senin (9/10) mengatakan, lomba ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini khusus sekolah yang berhasil menjadi juara terbaik satu, dua dan tiga hingga juara harapan, ditujukan agar lebih mengenal lagi tentang Revolusi Fisik di Kalsel.
Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah
“Kegiatan ini menggunakan Dana Alokasi Khusus BOP non fisik selama tiga hari mulai tanggal 9 hingga 11 Oktober 2023,” ucapnya
Arry menjelaskan, sebelum digelar lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi kategori pelajar ini, pihaknya memberikan sosialisasi kepada para peserta dari 16 Sekolah baik SMA/SMK di Banjarmasin, pada Kamis 5 Oktober tadi. Masing-masing sekolah diikuti 9 peserta didik, dan satu guru pendamping, yang disampaikan oleh tiga Narasumber sekaligus sebagai juri, yaitu Wajidi, Budi Kurniawan dan M Syahriel M Noor.
“Kami ingin peserta lomba ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan, karena temanya tentang Revolusi Fisik di Kalsel,” ungkap Arry
Sementara itu, salah seorang Juri, Wajidi mengatakan, ada empat kategori penilaian yang diberikan oleh tiga juri untuk lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi kategori pelajar yaitu kreativitas dan keunikan, isi kesesuaian dengan tema tentang Revolusi Fisik Kalimantan Selatan, tata bahasa, kebersihan, kerapian, dan keindahan, serta presentasi dari masing-masing perwakilan kelompok.
“Lomba ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan dan kebudayaan di Banua,” tutupnya.
Untuk diketahui, lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi ini ibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, yang diwakili Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Arry Risfansyah, bersama Jajaran Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel yang bertempat di halaman Museum Wasaka Jalan Kampung Kenanga Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin (9/10). (NHF/RDM/RH)
BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kembali membagikan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Mengenakan rompi hitam dan peci, Paman Birin (sapaan khas Gubernur) memegang selang dari tangki mobil berisi air bersih, untuk dibagikan kepada masyarakat.
Adapun desa di Kabupaten Banjar yang terdampak kekeringan dan yang dibagikan air bersih, adalah desa Sindang Jaya, Karya Makmur, Sumber Sari dan Galam Rabah.
Penyaluran air bersih oleh SKPD lingkup Pemprov Kalsel
Seluruh bantuan air bersih berkumpul terlebih dahulu di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru di sela apel pagi, Senin (9/10) pagi. Kemudian, rombongan yang membawa tandon air, meluncur dipimpin langsung Paman Birin.
Penyaluran air bersih oleh SKPD lingkup Pemprov Kalsel
Gubernur Kalsel Paman Birin mengaku, dirinya menerima laporan bahwa ada 4 desa yang kekurangan air bahkan sungainya pun mengering.
“Kita mendapat informasi kemarin habis Maghrib, ada 4 desa di daerah kabupaten Banjar kekurangan air bersih, bahkan sungainya mengering. Untuk itu kita hari ini langsung bergerak kesana membantu masyarakat,” katanya.
Paman Birin menegaskan, saat ibu pihaknya juga terus berjuang untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bahkan, Paman Birin tak ingin Presiden Joko Widodo datang ke Banua hanya karena kebakaran hutan dan lahan seperti beberapa tahun sebelumnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sindang Jaya, Abdul Wahab mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih dari Paman Birin.
“Alhamdulillah hari ini mendapatkan air bersih dari Paman Birin, kami isi ke tandon-tandon, dengan bantuan ini persediaan air kami cukup untuk seminggu,” katanya.
Menurutnya, desa Sindang Jaya Kecamatan Cinta Puri, saat dihuni 300 warga, dan belum mendapat layanan PDAM. Dikatakannya, selama ini masyarakat harus membeli air bersih dengan harga 8 ribu per galon.
Dirinya berharap, musim kemarau segera berakhir agar mereka tak lagi kekurangan air bersih. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Banjarmasin masa khidmat 2024, yang baru dilantik akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin, untuk membangun Banjarmasin.
Ketua PC PMII Kota Banjarmasin yang baru dilantik Alfiannor Effendy mengatakan, bahwa program yang akan dijalankan masih tidak jauh dengan pengurus terdahulu, dimana akan mempolakan pengkaderan dan tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin dari segi aspek lingkungan maupun pendidikan.
Ketua PC PMII Kota Banjarmasin Alfiannor Effendy
“PC PMII Kota Banjarmasin turut serta membangun Kota Banjarmasin,” ungkap Alfiannor, kepada sejumlah wartawan, pada akhir pekan tadi.
Selain itu, lanjutnya, PC PMII melihat masalah sosial di Kota Banjarmasin masih belum merata.
“PC PMII Kota Banjarmasin turut serta untuk membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sosial tersebut,” ujarnya lagi.
Alfiannor berharap, kedepan PC PMII Kota Banjarmasin dapat lebih maju lagi, bersama dengan pengurus yang baru dilantik ini.
Dalam kesempatan tersebut, Alfiannor juga mengungkapkan rencana kerja mereka, membangun Rumah Belajar Pergerakan.
“Rumah Belajar Pergerakan ini dibangun, untuk anak anak yang belum sempat menempuh pendidikan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Akibat masalah sosial yang masih belum merata di Kota Banjarmasin.
“Dalam membangun Rumah Belajar Pengerakan tersebut, kami meminta dukungan dari Pemerintah Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Selain itu, PC PMII Kota Banjarmasin akan membantu Pemerintah dalam hal pengkaderan pemuda pemuda yang potensial.
“Pengkaderan pemuda di PC PMII Kota Banjarmasin terus dilakukan,” ucap Alfiannor.
Seperti diketahui, Pelantikan PC PMII Kota Banjarmasin dilaksanakan pada akhir pekan tadi. Dilakukan oleh Wasekjen PB PMII Bidang Penatataan Kota Ramli Jauhari dan disaksikan langsung oleh Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor. (SRI/RDM/RH)