17 Juli 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Dapat Laporan Sungai Mengering, Paman Birin Bagikan Air Bersih ke Empat Desa

2 min read

Gubernur Kalsel saat memimpin pemberian air bersih keempat desa di kabupaten Banjar

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kembali membagikan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Mengenakan rompi hitam dan peci, Paman Birin (sapaan khas Gubernur) memegang selang dari tangki mobil berisi air bersih, untuk dibagikan kepada masyarakat.

Adapun desa di Kabupaten Banjar yang terdampak kekeringan dan yang dibagikan air bersih, adalah desa Sindang Jaya, Karya Makmur, Sumber Sari dan Galam Rabah.

Penyaluran air bersih oleh SKPD lingkup Pemprov Kalsel

Seluruh bantuan air bersih berkumpul terlebih dahulu di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru di sela apel pagi, Senin (9/10) pagi. Kemudian, rombongan yang membawa tandon air, meluncur dipimpin langsung Paman Birin.

Penyaluran air bersih oleh SKPD lingkup Pemprov Kalsel

Gubernur Kalsel Paman Birin mengaku, dirinya menerima laporan bahwa ada 4 desa yang kekurangan air bahkan sungainya pun mengering.

“Kita mendapat informasi kemarin habis Maghrib, ada 4 desa di daerah kabupaten Banjar kekurangan air bersih, bahkan sungainya mengering. Untuk itu kita hari ini langsung bergerak kesana membantu masyarakat,” katanya.

Paman Birin menegaskan, saat ibu pihaknya juga terus berjuang untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Bahkan, Paman Birin tak ingin Presiden Joko Widodo datang ke Banua hanya karena kebakaran hutan dan lahan seperti beberapa tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindang Jaya, Abdul Wahab mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih dari Paman Birin.

“Alhamdulillah hari ini mendapatkan air bersih dari Paman Birin, kami isi ke tandon-tandon, dengan bantuan ini persediaan air kami cukup untuk seminggu,” katanya.

Menurutnya, desa Sindang Jaya Kecamatan Cinta Puri, saat dihuni 300 warga, dan belum mendapat layanan PDAM. Dikatakannya, selama ini masyarakat harus membeli air bersih dengan harga 8 ribu per galon.

Dirinya berharap, musim kemarau segera berakhir agar mereka tak lagi kekurangan air bersih. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.