Press Room Balaikota Banjarmasin ke PT Indonesia Indicator Jakarta

BANJARMASIN – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin bersama wartawan yang tergabung dalam Press Room Balaikota Banjarmasin, melakukan kunjungan ke PT Indonesia Indicator, di Jakarta, Kamis (19/10).

Kunjungan tersebut, dipimpin Fungsional Pranata Humas Novri Gitayanti mewakili Kadiskominfotik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika.

Fungsional Pranata Humas Novri Gitayanti

Kedatangan rombongan Press Room Balaikota Banjarmasin disambut Direksi Perusahaan PT Indonesia Indicator Ghani.

“Diskominfotik Kota Banjarmasin bersama rekan media ke PT Indonesia Indicator ini, untuk peningkatan wawasan,” ungkap Novri.

Dimana, lanjutnya, Indonesia Indicator ini bekerjasama dengan pemerintah, untuk menganalisis media media yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut.

“Sehingga, setiap pemberitaan yang ditayangkan serta disebar luaskan di Kota Banjarmasin, terpantau oleh Diskominfotik Kota Banjarmasin,” ucap Novri.

Dalam kesempatan tersebut, PT Indonesia Indicator menyarankan Dinas Komunikasi Informatikan dan Teknologi Kota Banjarmasin, untuk melakukan peningkatan teknologi.

Seperti yang disampaikan Area Manager Eksekutif PT Indonesia Indicator Juandre Kadarisman.

“Analisis media dapat membantu Diskominfotik Kota Banjarmasin, untuk memberikan laporan dan masukan kepada pimpinan daerah,” ungkapnya.

Analisis media tersebut, untuk memudahkan dan memfilterisasi isu apa saja yang perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti.

“Oleh karena itu, kami menyarankan Diskominfotik Kota Banjarmasin untuk menggunakan peningkatan teknologi dibidang informasi tersebut,” ucapnya.

Pihaknya berharap, Diskominfotik Kota Banjarmasin agar dapat mengimbangi teknologi yang sudah maju di Jakarta. (SRI/RDM/RH)

Komisi IV DPRD Kalsel Dorong Peremajaan Fasilitas Belajar di BLK Kalsel

BANJARMASIN – Kondisi tenaga kerja yang cukup memprihatinkan menjadi sorotan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Syaifuddin mengatakan kaum buruh cukup mendominasi di Banua. Menurutnya, kondisi ini salah satunya dikarenakan pencari kerja yang memiliki keahlian, ditengarai belum mencakupi kebutuhan diseluruh Kalsel.

Suasana rapat Komisi IV DPRD Kalsel bersama Disnakertrans Kalsel

Hal ini disampaikannya disaat rapat bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Kalsel (Disnatertrans) pada hari Rabu (18/10), diruang rapat Komisi IV DPRD Kalsel.

“Menurut data Pusat Statistik, tenaga kerja lulusan D3 keatas hanya mencapai 20 persen. Artinya Kalsel bisa dikatakan “darurat” ketenagakerjaan karena 80 persennya ialah para buruh,” kata Lutfi.

Untuk mengatasi hal tersebut, menurut Lutfi, beberapa upaya dan masukan sudah diakomodir yang salah satunya adalah pengoptimalan perda.

“Nanti kita akan revisi perdanya, kemudian kita akan tingkatkan program revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK). Bagaimanapun, BLK sebagai tupoksi. Karena yang sangat menentukan ini adalah pelatihannya. Harapannya bagaimana warga asli Banua bisa mengisi posisi strategis diperusahaan Kalsel. Ini makanya kedepannya akan kita dorong dengan perbanyak pelatihan-pelatihan,” jelasnya.

Lutfi juga menambahkan, peremajaan alat peraga di BLK yang keperuntukannya untuk para siswa maupun siswi, juga sudah saatnya untuk diperbaharui.

“Ini sangat memprihatinkan. Bahkan ada alat peraga nya berumur lebih dari 15 tahun, atau mungkin lebih lama. Dan belum pernah ganti. Sehingga ditahun anggaran 2024 ini menjadi prioritas kami dan tidak bisa ditunda-tunda lagi,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti memberikan apresiasi terhadap Komisi IV DPRD Kalsel dan ia juga menyatakan bahwa berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan fasilitas di dalam BLK ini.

“Kami berterima kasih atas inisiatif Komisi IV untuk membuat perda ketengakerjaan ini. Salah satunya alokasi penganggaran tenaga kerja. Terkait wewenang, kami komitmen. Kami terus mencari terobosan-terobosan yang bisa mengoptimalkan kegiatan di BLK walaupun sekarang anggarannya masih belum ideal,” tutup Irfan. (DPRD.KALSEL-NRH/RDM/RH)

Wujudkan Komitmen Bantu Rakyat Hidup Sejahtera, Paman Birin Serahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah di Desa Tajau Landung

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menyerahkan bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) kepada warga penerima di desa Tajau Landung, Sei Tabuk, Kabupaten Banjar pada Kamis (19/10).

Prosesi penyerahan ini, turut dihadiri Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel Muhammadun, Camat Sungai Tabuk Taufiqurrahman, Pambakal desa Tajau Landung, Fahrurazi, serta masyarakat sekitar.

Penyerahan bantuan RS-RTLH ditandai dengan penyerahan kunci secara simbolis dan pemotongan pita oleh Paman Birin.

Paman Birin juga menyempatkan untuk meninjau secara langsung rumah yang sudah diperbaiki. Satu per satu ruangan dilihat kondisinya, ini untuk memastikan rehab yang dilakukan telah berjalan sebagaimana mestinya.

Paman Birin berkomitmen untuk terus hadir dalam membantu rakyat agar bisa lebih sejahtera.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

“Kita berkomitmen untuk selalu hadir dalam membantu rakyat agar bisa hidup lebih sejahtera,” katanya.

Gubernur Kalsel menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada penerima bantuan

Disampaikan Paman Birin, selain bantuan perbaikan rumah, beberapa bantuan langsung juga disalurkan kepada masyarakat. Seperti bantuan sembako, bantuan modal usaha, bantuan bibit, pupuk dan bantuan lainnya yang dibutuhkan masyarakat, khususnya masyarakat miskin atau kurang mampu.

“Kita juga mempercepat perbaikan dan pembangunan baru berbagai infrastruktur, seperti jalan, jembatan, fasilitas air bersih, tempat ibadah, serta infrastruktur lainnya yang dapat meningkatkan pengembangan sektor perekonomian, khususnya di wilayah pedesaan,” katanya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel Muhammadun, melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalsel, Gusnanda Effendi mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat melalui perbaikan atau rehabilitasi kondisi rumah tidak layak huni, dengan prioritas atap, lantai, dan dinding serta yang lainya.

Selain perbaikan rumah, penerima manfaat juga mendapat bantuan peralatan dapur keluarga seperti wajan, panci, talenan, termos, pisau dan yang lainya.

Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan di tahun 2023 melakukan rehab sebanyak 55 buah rumah tidak layak huni. Untuk di desa Tajau Landung berjumlah 4 unit rumah.

Disampaikan Nanda, untuk mendapat program ini, berdasarkan usulan pemerintah kabupaten kota. Kemudian
pihaknya akan mengidentifikasi rumah-rumah yang memenuhi kriteria.

Kriteria tersebut termasuk kondisi fisik rumah yang tidak layak huni, ketidakmampuan finansial pemilik rumah, dan yang lainya.

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat Armiah, mengucapkan terima kasih atas bantuan Gubernur Kalimantan Selatan ini.

“Terima kasih banyak Paman Birin, tidak ada yang bisa saya balas kecuali saya balas dengan doa,” kata Armiah yang berprofesi sebagai petani. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Kembali Musnahkan Arsip Lama

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel telah memusnahkan 2.112 berkas arsip yang telah habis masa retensinya (waktu simpannya).

Ribuan arsip tersebut berasal dari tiga instansi diantaranya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel tahun 1980-2014 sebanyak 1.592 berkas, kemudian Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalsel tahun 2003-2010 sebanyak 320 berkas, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalsel tahun 1989-2005 sebanyak 200 berkas.

Pemusnahan dilakukan oleh Kepala Dispersip Provinsi Kalsel Nurliani Dardie dan disaksikan oleh saksi dari setiap perwakilan instansi, Inspektorat Provinsi Kalsel, Biro Hukum Provinsi Kalsel, serta Tim Penilai dan Pemusnah Arsip Pemerintah Provinsi Kalsel di Depo Arsip Kalsel, Banjarbaru, pada Rabu (18/10).

Pemusnahan arsip di Depo Arsip Banjarbaru

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel Nurliani Dardie menyampaikan, pemusnahan arsip ini sangat penting untuk menciptakan efisiensi pemeliharaan maupun tempat dan sarana prasarana penyimpanan arsip di Depo Arsip Provinsi Kalsel. Pemusnahan arsip hari ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Arsip Nasional RI, dan mendapat Surat Keputusan dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie (Kiri)

“Ini perlu kita lakukan untuk menciptakan efisiensi pemeliharaan maupun tempat dan sarana prasarana penyimpanan arsip ditempat kita,” ucap Nurliani.

Ia melanjutkan, kegiatan pemusnahan arsip pada hari ini tentunya sudah melewati tahapan penilaian dan penelitian oleh tim penilai dan pelaksana pemusnahan arsip Provinsi Kalimantan Selatan terhadap arsip-arsip tiga SKPD di lingkungan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, Arsip yang dimusnahkan juga telah habis masa retensinya.

“Untuk mengetahui masa retensi arsip kita ada pedoman jadwal retensi arsip. Dari situ kita bisa tau berapa tahun arsip tersebut aktif atau in-aktif, kemudian juga ada keterangan setelah masa aktif atau in-aktif tersebut apakah arsip tersebut dimusnahkan atau menjadi arsip permanen,” lanjut Nurliani.

Untuk diketahui, pemusnahan arsip oleh Dispersip Provinsi Kalsel di bawah kepemimpinan Nurliani Dardie ini pernah dilakukan beberapa tahun sebelumnya, dan diantaranya tahun 2018 pemusnahan arsip Inspektorat Propinsi DATI I Kalimantan Selatan, sebanyak 294 berkas kurun waktu arsip 1992 – 2001, Tahun 2019 pemusnahan Arsip Biro Keuangan Sekretariat wilayah/daerah tingkat I Kalimantan Selatan, sebanyak 870 berkas, kurun waktu arsip 1963 – 1995. Kemudian tahun 2020 Bulan April, pemusnahan arsip Biro Kepegawaian Sekretariat wilayah/daerah tingkat I kalimantan selatan sebanyak 26.585 berkas, kurun waktu arsip 1973 – 1987. Pada tahun 2020 bulan November juga dilaksanakan kembali pemusnahan arsip dari enam SKPD sebanyak 21.487 berkas, kurun waktu arsip 1967 – 2005.

“Tahun 2021 bulan Mei kita laksanakan, pemusnahan arsip lima SKPD sebanyak 7.026 berkas, kurun waktu arsip 1971 – 2005, tahun 2022 bulan Agustus tahun kemaren kita laksanakan, pemusnahan arsip tiga SKPD sebanyak 3.090 berkas dengan kurun waktu tahun 1960 – 2009. Dan tahun 2023 bulan oktober ini kita laksanakan, pemusnahan arsip tiga SKPD sebanyak 2.112 berkas dengan kurun waktu tahun 1980 – 2014,” tutup Nurliani. (MRF/RDM/RH)

Polda Kalsel Ungkap Modus Penipuan Masuk Anggota Polisi

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel menggelar, pengungkapan kasus penipuan, dengan modus bisa memasukkan korban, menjadi anggota polisi.

Pengungkapan kasus ini, digelar di Halaman Mapolda Kalsel, di Banjarmasin, Rabu (18/10). Oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi.

“Selain kasus penipuan dalam pengembangannya terungkap kepemilikan senjata api dan amunisi tanpa izin,” ungkap Andi.

Dengan tersangka, lanjutnya, berinisial MR, dengan modus korban orang orang yang ingin mendaftar menjadi anggota polisi.

“Dengan pendaftaran semua tingkatan, Akpol, penerimaan kepolisian dengan sumber sarjana, serta Bintara Polisi,” jelas Kapolda.

Dari korban korbannya tersebut, terdapat warga Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tersangka berhasil tertangkap di Penjaringan Jakarta, oleh Petugas Jatanras Polda Kalsel bekerjasama dengan Bareskrim Polri, berhasil menangkap pelaku penipuan tersebut,” tutur Kapolda lagi.

Dengan total kerugian sebesar miliaran rupiah dengan jumlah korban sebanyak 24 orang.

Dalam kesempatan tersebut, modus penipuan ini sering terjadi, oleh karena itu pihaknya meminta agar masyarakat, agar tidak mudah tertipu dengan bujuk rayu oleh penipu tersebut.

“Karena sudah banyak masyarakat yang menjadi korban. Atas modus tersebut, oleh karena itu kami meminta agar masyarakat tidak mudah tertipu, oleh bujuk rayu pelaku penipuan,” ujar Kapolda.

Andi menegaskan, dalam proses seleksi anggota kepolisian tidak dipungut biaya apapun. (SRI/RDM/RH)

Muslam Kalsel Beri Edukasi Tentang Kearifan Lokal ke Sekolah Lewat Museum Keliling

BANJARBARU – Selain menampilkan berbagai benda bernilai sejarah dan budaya, Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mempunyai berbagai program kerja yang berkaitan dengan penyampaian informasi tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat. Salah satunya yaitu melalui kegiatan Museum Keliling.

Museum keliling rutin dilaksanakan setiap tahun oleh museum di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, dengan menghadirkan “museum mini” yang berisi benda-benda koleksi museum ke sekolah. Selain itu, juga digelar beberapa kegiatan bernilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Banua.

Suasana pemberian materi budaya dan kearifan lokal oleh Museum Lambung Mangkurat di SMKN 1 Tanjung

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar, menjelaskan museum keliling merupakan salah satu upaya untuk mengedukasi masyarakat khususnya pelajar (generasi milenial) tentang sejarah dan budaya lokal.

“Budaya dan kearifan lokal yakni suatu warisan tak benda yang harus diketahui oleh generasi muda,” ujar Akbar, Rabu (18/10)

Menurutnya, kegiatan ini juga seiring dengan keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang berharap tradisi masyarakat sejak zaman dahulu tidak pudar oleh kecanggihan teknologi.

“Karenanya museum keliling ini kita gelorakan. Ini agar sekolah-sekolah yang berlokasi jauh dari museum, tetap bisa mendapatkan edukasi tentang sejarah dan budaya,” tuturnya.

Seperti pada Agustus lalu, pihak museum menggelar museum keliling ke Kabupaten Tabalong, tepatnya ke SMK Negeri 1 Tanjung.

Disana, Akbar menyebut, pihaknya menyelenggarakan berbagai lomba tradisional seperti balogo, sembari menerangkan tentang bagaimana aturan dan sejarah tentang permainan itu.

“Kita juga hadirkan beberapa peralatan yang digunakan dalam permainan tradisional seperti untuk permainan balogo, dakuan, bakujur, sepak raga, gasing, tiwah, kaleker,” bebernya.

Akbar berharap, sinergitas yang terjalin antara pihaknya dan sekolah, bisa menjadikan museum sebagai salah satu jendela informasi dalam membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten.

“Sesuai dengan keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Beliau ingin menjadikan museum sebagai salah satu kunci kesuksesan generasi muda di masa yang akan datang,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Gelar Penyuluhan Pemeriksaan Gigi dan Mulut

BANJARMASIN – Guna memberikan edukasi sejak dini dalam merawat gigi dan mulut, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, menggelar Penyuluhan dan Pemeriksaan di SDIT Ukhuwah Banjarmasin.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, pada Rabu (18/10) mengatakan, kegiatan ini rutin digelar untuk memberikan edukasi kepada para peserta didik, terutama yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar mulai dari kelas I – VI. Ia berharap, dengan diberikan penyuluhan dan pemeriksaan gigi, dapat tercipta sejak dini kesehatan gigi dan mulut hingga diusia tuanya.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto

“Sebelum kami periksa, peserta didik akan diberikan penyuluhan terlebih dahulu,” katanya

Disampaikan Teguh, jumlah petugas yang melakukan penyuluhan dan pemeriksaan gigi, ada sebanyak 20 orang, yaitu terdiri dari dokter gigi didampingi perawat gigi, serta tim kesehatan. Terkait hasilnya akan disampaikan ke pihak sekolah, untuk nanti diberitahukan kepada orangtuanya masing-masing.

“Semoga setelah ini para peserta didik akan mengamalkan mulai dari cara menyikat gigi dengan benar, serta merawat kesehatan gigi dan mulut,” pinta Teguh

Sementara itu, Kepala SDIT Ukhuwah 2 Banjarmasin, Abdul Muhshi, menambahkan, selama ini pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas terdekat, dalam memeriksakan kesehatan gigi dan mulut peserta didik. Hal ini merupakan baru pertama kalinya menjalin kerjasama, dengan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan.

“Kegiatan ini akan digelar selama 6 Minggu, setiap hari Rabu dan Kamis, karena total jumlah keseluruhan siswa ada sebanyak 1.110 orang,” tutupnya

Foto bersama : Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel beserta tim, dan Kepala SDIT Ukhuwah serta guru Banjarmasin

Untuk diketahui, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan SDIT Ukhuwah dan SDIT Ukhuwah 2 Banjarmasin, menggelar Penyuluhan Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut. Kegiatan dibuka secara resmi Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, Teguh Hadianto, didampingi jajaran direksi, dokter gigi, perawat, tim kesehatan dan Kepala SDIT Ukhuwah 2 Banjarmasin serta peserta didik, bertempat di Aula Sekolah Dasar Islam Terpadu Banjarmasin. (NHF/ RDM/RH)

Pj Bupati HSS Resmikan Relokasi Bank Kalsel KCP Nagara

HULU SUNGAI SELATAN – Dalam upaya peningkatan pelayanan perbankan di wilayah Daha, Bank Kalsel meresmikan relokasi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Nagara yang beralamat di desa Tumbukan Banyu, Nagara, pada Senin (16/10).

Seluruh pejabat Bank Kalsel berfoto bersama Pj Bupati HSS pasca peresmian

Kantor tersebut merupakan relokasi dari gedung sebelumnya di desa Daha Selatan Hulu Sungai Selatan.

Peresmian ditandai pengguntingan pita oleh Pj Bupati HSS, Hermansyah, disaksikan Komisaris Utama Bank Kalsel, Hatmansyah; Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, Ketua MUI Daha Selatan, KH. Abdul Hasan dan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Nagara. Turut berhadir, Kepala Dinas PMD Kabupaten HSS, Kepala Cabang Kandangan, Kepala Cabang Syariah Kandangan, Camat Daha Barat, Camat Daha Utara, dan Camat Daha Selatan serta seluruh Kepala Desa se-Daha.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Hermansyah, mewakili pemerintah kabupaten HSS mengucapkan selamat atas gedung baru Bank Kalsel cabang pembantu Nagara yang diresmikan.

“Mudah-mudahan dengan peresmian gedung baru ini, Bank Kalsel yang merupakan bank asli daerah Kalimantan Selatan terus berupaya untuk mendekatkan dan meningkatkan pelayanan baik dan ramah bagi masyarakat khususnya di Nagara, yang mana berbagai dukungan dan kerjasama selama ini. Tentunya ke depan sinergi ini tetap terus terjalin bersama-sama demi kemajuan baik di Nagara-Daha, Kabupaten HSS,” ungkap Herman.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari pemerintah kabupaten dan masyarakat HSS khususnya di Kecamatan Nagara, sehingga Bank Kalsel selalu berbenah dalam memberikan pelayanan yang terbaik.

“Alhamdulillah, pada hari ini Pj Bupati HSS beserta jajaran datang dan meresmikan relokasi Bank Kalsel Capem Nagara, yang mana di lokasi sekarang lebih luas dan nyaman serta mudah dijangkau. Selain pencapaian kinerja yang sangat baik, relokasi kantor baru ini juga menjadi dampak positif membawa peningkatan pelayanan dan menghasilkan laba atau keuntungan baik untuk Bank Kalsel yang nantinya akan dikembalikan dalam bentuk deviden untuk daerah,” pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)

Hadiri Sispamkota Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, Paman Birin : Masyarakat Jangan Terhasut Isu Radikalisme dan Perpecahan

BANJARBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.

Sebanyak 6.000 personel kepolisian siap diturunkan untuk mengamankan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024

Dipusatkan di depan Balai Kota Banjarbaru, Selasa (17/10), simulasi diawali apel Operasi Mantap Brata Intan, yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel Andi Rian Djajadi.

Simulasi melibatkan 2.400 anggota kepolisian termasuk tim Gegana Brimon Polda Kalsel.

Kapolda menyebut kegiatan ini guna memantapkan kesiapan personel dan peralatan yang akan digunakan dalam pengamanan “pesta demokrasi” tahun 2024.

“Ini wujud kesiapan personel mengamankan Pemilu yang dilaksanakan serentak tahun 2024,” ujar Andi usai kegiatan.

Andi mengungkapkan, dua pertiga atau sebanyak 6.000 personel kepolisian dilibatkan dalam Ops Mantap Brata Intan. Termasuk didalamnya dari Polsek dan Polres.

“Setiap personel sudah diberikan pengarahan saat menangani situasi sesuai standar operasional prosedur (SOP),” ungkapnya.

Andi menegaskan, segala bentuk ancaman dan gangguan sudah disiapkan sedari dini. Mulai dari cara bertindak sesuai eskalasi yang terjadi di lapangan, hingga kemungkinan terjadinya ancaman bom.

“Penanganan sudah disimulasikan melalui Sispamkota. Tapi kami berharap ancaman dan gangguan tidak terjadi,” terangnya.

Menurut Andi, Kalsel dipastikan tidak memiliki lokasi rawan konflik politis. Akan tetapi, daerah rawan geografis menjadi salah satu kesulitan yang akan dihadapi.

“Seperti kita ketahui, ada beberapa daerah yang harus dijangkau melalui jalur air dan bahkan harus berjalan kaki. Disitu nanti kesulitannya,” katanya.

Di tempat sama, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengapresiasi segala kesiapan Polda Kalsel demi mengamankan Pemilu serentak 2024.

Kapolda Kalsel Andi Rian Djajadi (tengah) didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (biru) saat memberi keterangan kepada wartawan

“Ini berkat Kapolda Kalsel, tentu atas arahan dari Kapolri juga. Simulasi yang sama-sama kita saksikan barusan benar-benar terlihat nyata,” tutur Paman Birin (sapaan akrab).

Paman Birin meminta pesta demokrasi tahun 2024 nanti menjadi ajang kegembiraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga berpesan, agar masyarakat tidak terhasut oleh isu radikalisme dan perpecahan, serta turut serta memberikan hak suara pada Pemilu dan Pilkada nanti.

“Saya ingatkan agar jangan menumpakan kekecewaan terlalu berlebihan. Kalah menang biasa. Yang jelas jangan sampai tidak hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS),” imbaunya.

Untuk diketahui, hadir pula pada kegiatan, Forkopimda Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Ketua KPU Kalsel, Wali Kota Banjarbaru, dan instansi lembaga lainnya. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Digelarnya Seminar Nasional ULM LPPM

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi, atas inisiasi Universitas Lambung Mangkurat melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang menggelar Seminar Nasional Lahan Basah, di salah satu hotel Berbintang Banjarmasin, Selasa (17/10).

Suasana Seminar Nasional Lahan Basah, disalah satu Hotel Berbintang Banjarmasin

Kepada wartawan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah mewakili Gubernur mengatakan, guna melestarikan ekosistem mangrove dan gambut untuk menjaga keseimbangan ekologis serta mendorong lingkungan yang lebih baik dan berkualitas bagi kehidupan manusia, sangatlah tepat digelar Seminar Nasional Lahan Basah. Dengan mengangkat tema “Ekosistem Mangrove dan Gambut : Peluang dan Tantangan dalam Pembangunan Rendah Karbon yang Berkelanjutan”, dalam rangka mengajak seluruh lapisan masyarakat berkomitmen untuk melindungi ekosistem mangrove dan gambut, yaitu saling memberi dukungan dan bergerak melanjutkan perjuangan demi keseimbangan alam, peningkatan kesejahteraan menuju Kalsel Babussalam.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel, Husnul Hatimah, saat diwancara awak media

“Kami ingin adanya kepedulian berkontribusi tidak hanya dalam upaya penanggulangan tetapi preventif selama ini, sebagai bentuk tanggung jawab menjaga lingkungan warisan anak cucu generasi mendatang,” ucapnya

Disampaikan Husnul, dengan terjadinya fenomena di muka bumi seperti pemanasan global, perubahan iklim, banjir dan tanah longsor, merupakan bencana disebabkan berkurangnya fungsi-fungsi alam, maka sebagai pertanda kerusakan alam. Hal itu karena kurangnya kesadaran dan informasi, menyebabkan beberapa aktivitas manusia menjadi ancaman serius keberlangsungan ekosistem di alam. Salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam menjaga ekosistem dan sebagai program revolusi hijau, yang sedang digaungkan, pada Bulan Juni lalu dalam rangkaian puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup, telah di tanam 7.000 bibit mangrove di Kawasan Sungai Bakau, desa Sungai Bakau, Kabupaten Tanah Laut.

“Langkah ini harus kita jaga dan pelihara, agar hasilnya lingkungan akan kembali menghijau,” tutupnya

Untuk diketahui, seminar Nasional Lahan Basah, menghadirkan Keynote Speaker Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Hanif Faisal Nurofiq, Invited Speaker Peneliti Senior Pusat Penelitian Kelapa Sawit Unit Bogor, Didiek Hadjar Goenadi, dan Invited Speaker Dosen Fakultas Hukum, Mirza Satria Buana, digelar selama dua hari, tanggal 17 – 18 Oktober 2023, diikuti sebanyak 842 peserta. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version