Paman Yani Tekankan Pentingnya Mengajak Generasi Muda Menjaga Warisan Budaya

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengapresiasi kegiatan Jelajah Cagar Budaya yang diusung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel.

Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini menilai, Jelajah Cagar Budaya sangat baik bagi generasi muda, agar benar-benar memahami bahwa budaya adalah bagian dari mas lalu yang dilestarikan.

“Tentu saja budaya ini mesti harus kita terus ingatkan kembali kepada generasi muda kita untuk mencintai budaya Banjar. Meskipun kita tahu di Tanah Bumbu ini ada beragam ras seperti Jawa, Bugis, Bali dan lainnya,” ujar Paman Yani usai menjadi pembicara sekaligus membuka kegiatan Jelajah Cagar Budaya, di SMA Negeri 1 Simpang Empat, Tanah Bumbu, Rabu (25/10).

Foto jajaran Disdikbud Kalsel, para pengurus serta ratusan pelajar SMAN 1 Simpang Empat Tanah Bumbu bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (tengah)

Menurut Paman Yani, cagar budaya memiliki nilai sejarah di dalamnya. Seperti wisata tebing Goa Liang Bangkai, di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu, yang dulunya tempat pejuang bersembunyi dan mengatur strategi dalam melawan penjajah.

“Kami tentu sangat berbahagia dengan. Karena bisa dibilang secara langsung melalui kegiatan ini, visi misi dari Pemerintah dalam meningkatkan pengetahuan tentang kebudayaan kepada generasi muda sangat tepat sasaran,” tutur legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu.

Paman Yani berharap, apa yang disampaikannya bersama dengan narasumber lainnya bisa diserap dengan baik oleh seluruh siswa yang hadir.

“Kita berharap generasi muda kita benar-benar mencintai budaya Banjar. Jangan lupa juga kalau budaya itu bukan hanya bersifat benda tapi juga kebiasaan dan perilaku. Seperti semangat dalam bergotong royong, terutama dalam menjaga apa yang diwariskan kepada kita. Termasuk juga lingkungan sungai, pesisir pantai dan lainnya,” pungkas Paman Yani.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Raudatil Hildayati, melalui Kasi Cagar Budaya Arry Risfansyah, menyebut, Jelajah Cagar Budaya sudah berlangsung selama tiga tahun.

Tujuannya yakni untuk pemanfaatan dan penggunaan tentang cagar budaya seperti Goa Liang Bangkai yang menjadi situs wisata Nasional.

“Tentu ini perlu menjadi perhatian kita dan harus ditanamkan kepada generasi muda,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Wakasek Bidang Kurikulum SMA Negeri 1 Simpang Empat, Apriannoor Miradinata, mengaku sangat berterimakasih banyak kepada Disdikbud Kalsel, khususnya juga kepada Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi yang langsung datang ke sekolah untuk menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga warisan budaya.

“Tentu saja kami sangat senang karena melalui kegiatan ini siswa tidak hanya melaksanakan pembelajaran di kelas tetapi juga melihat langsung ke lokasi cagar budaya yang ada,” katanya.

Melihat antusias para siswa yang sangat tinggi, Apriannoor berharap kegiatan ini terus berjalan setiap tahun.

“Yang mana mereka (siswa) punya tujuan untuk melestarikan kebudayaan dan tentu ini disambut sangat baik oleh SMAN 1 Simpang Empat,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Apresiasi Promosi Berjalan Optimal

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan mengapresiasi, promosi selama ini telah berjalan optimal di lapangan.

Hal itu disampaikan, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, kepada wartawan baru-baru tadi.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto

Teguh mengatakan, selama ini pelayanan yang diberikan berupa Poliklinik Gigi Umum, Poliklinik Gigi Spesialis, Unit Bedah Sentral, Radiologi Gigi, Laboratorium Dental Basah dan Kering, Ruang Integrasi Bedah Mulut, serta Poli Geriatri. Rata-rata pasien BPJS Kesehatan yang berkunjung lebih tinggi yaitu sekitar 85 persen, yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota.

“Kami bangga promosi selama ini gencar dilakukan telah berdampak optimal di lapangan,” katanya

Suasana bakti sosial di RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, pelayanan dalam bentuk indoor

Disampaikan Teguh, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan meski masih tipe B, pihaknya akan terus memberikan mutu dan pelayanan terbaik bagi seluruh warga di Banua. Mengingat juga melayani rawat jalan dan rawat inap, untuk rawat jalan ada beberapa pelayanan diantaranya oral diagnosa, poliklinik gigi umum dan poliklinik gigi spesialis. Sedangkan rawat inap melayani kelas I, II, III satu dan VIP, bahkan UGD umum serta gigi buka 1×24 jam.

“Pelayanan kita tidak hanya indoor juga outdoor, dalam bentuk bakti sosial, yaitu berupa pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, baik di sekolah maupun lansia,” ucap Teguh

Lebih lanjut Teguh menambahkan, hingga di triwulan ketiga ini untuk Pendapatan Asli Daerah Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, telah tercapai sebesar Rp 3 Miliar, dari target Rp 3 Miliar. Pihaknya kembali mengusulkan target PAD melalui APBD Perubahan Tahun 2023 ini sebesar Rp 5,7 Miliar, dan hingga akhir September sudah mampu dicapai Rp 5 Miliar lebih. Ia optimis dapat tercapai melebihi target maksimal Rp 6 Miliar sampai dengan akhir tahun mendatang.

“Kemampuan ini tentu merupakan kerja keras oleh jajaran direksi dan karyawan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, dan tingginya kepercayaan warga, untuk melakukan perawatan, pemeriksaan di RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel,” tutupnya

Seperti diketahui, RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel adalah Rumah Sakit Daerah yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, menggunaan teknologi modern / sehingga pelayanan kesehatan gigi yang diberikan kepada masyarakat selalu berkembang, seiring kemajuan ilmu pengetahuan. (NHF/RDM/RH)

Tingkatkan Layanan Informasi Kearsipan, Dispersip Kalsel Lakukan Bimtek SIKN dan JIKN

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) di salah satu hotel berbintang, Selasa (24/10).

Suasana Bimtek SIKN dan JIKN

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani ini diikuti sebanyak 73 peserta dari 13 lembaga kearsipan daerah (LKD) kabupaten/kota di Kalsel yang berasal dari kalangan admin, verifikator, kontributor, serta penanggung jawab aplikasi SIKN-JIKN.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan kegiatan ini dalam dalam rangka penyediaan akses informasi kearsipan yang autentik, legal, utuh, lengkap, dan terpercaya, dalam kerangka 1-Arsip autentik Indonesia kepada masyarakat dan lembaga negara sebagai pengguna.

Selain itu, dengan kegiatan ini, Nurliani berharap dapat memperkuat koordinasi antara simpul jaringan di Provinsi Kalsel dalam melaksanakan fungsi pengelolaan SIKN dan JIKN, hingga terselenggaranya pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik.

“Mengingat Kalsel salah satu yang ditunjuk Arsip Nasional RI sebagai pilot project pelaksanaan SIKN dan JIKN beberapa waktu lalu di Yogyakarta,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengembangan Layanan Konten SIKN dan JIKN Pusat Anak Agung Gede Sumardika mengatakan, pihaknya memberikan beberapa materi kepada para peserta, salah satunya pelatihan arsip statis.

“Kalau Kementrian lembaga itu baru arsip dinamis. Jadi di LKD ini input materi ke SIKN, kami di Jakarta yang mengelola JIKNnya. Selanjutnya masyarakat yang mengakses arsip yang diinput melalui JIKN,” tuturnya.

Untuk diketahui, SIKN dan JIKN ini merupakan sistem jaringan informasi dan sarana pelayanan informasi arsip dinamis dan arsip statis secara Nasional, yang memiliki tujuan mewujudkan arsip sebagai tulang punggung manajemen pemerintahan dan pembangunan, menjamin akuntabilitas manajemen penyelenggaraan negara, serta menjamin ketersediaan arsip sebagai memori kolektif bangsa Indonesia. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Tindaklanjuti SE Dari Kemendagri Soal Pilkades se Indonesia

BANJARBARU – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri RI) telah menetapkan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2023 yang dilayangkan sah melalui surat edaran (SE). Batas pelaksanaannya pun hanya berlangsung sampai November ini, setelah itu dilakukan moratorium.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Wahyu Widio Nugroho, mengungkapkan, setelah dilayangkan suratnya oleh Kemendagri ke masing-masing daerah. Sebagai tindaklanjut Pemprov Kalsel melalui Dinas PMD Kalsel pun juga mengeluarkan surat edaran terkait penyelenggaraan Pilkades 2023.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas PMD Kalsel, Wahyu Widio Nugroho

“Jadi, semua kabupaten sudah mengetahui terkait regulasi pelaksanaan Pilkades yang batasnya waktu sampai November ini,” ujarnya, Selasa (24/10) siang.

Ia membeberkan, rencananya ada dua kabupaten yang bakal melaksanakan Pilkades di tahun ini.

“Kalau tidak salah itu di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan satunya lagi ada cuman lupa daerahnya yang pasti ada dua,” bebernya.

Alasan dilakukannya moratorium, diungkapkan Wahyu, pemerintah pusat dan daerah terlebih dahulu akan berfokus pada penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang dipastikan pelaksanaannya tahun 2024.

“Nantinya Pilkades boleh dilaksanakan kembali di tahun 2025 mendatang,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin Terima Penghargaan ProKlim 2023 dari Menteri LHK

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, dianugerahi Penghargaan Festival Program Kampung Iklim (ProKlim) 2023 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, atas kerja keras Pemerintah Provinsi ini terhadap pembinaan ProKlim.

Gubernur Kalsel berfoto bersama penerima penghargaan dari Kalsel

Penyerahan Penghargaan ProKlim 2023 oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar dirangkai dengan Peresmian Rumah Kolaborasi dan Konsultasi Iklim dan Karbon (RKKIK), berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK, pada Selasa (24/10), di Jakarta.

Penghargaan yang diterima Paman Birin ini, adalah apresiasi sebagai Pembina ProKlim Tingkat Provinsi Tahun 2023. Sebagai Gubernur, Paman Birin berpartisipasi aktif dalam melaksanakan Pembinaan Kampung Iklim (ProKlim) di Daerah

ProKlim merupakan program yang memberikan pengakuan terhadap partisipasi aktif masyarakat yang telah melaksanakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang terintegrasi, sehingga dapat mendukung target penurunan emisi GRK nasional dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.

Paman Birin menyampaikan terima kasih kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah mengapresiasi kerja Pemerintah Provinsi dalam melakukan pembinaan.

Menjadi komitmen Paman Birin, mendukung program ini dalam upaya pengembangan potensi kewilayahan di desa, untuk memperlancar proses pembangunan serta menjadi sarana produktivitas ekonomi masyarakat di wilayah desa/kelurahan.

“Kami berharap kegiatan ProKlim akan membawa dampak positif kepada masyarakat di Kalimantan Selatan, dan memotivasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan-lahan kosong di sekitar rumah untuk pemenuhan gizi keluarga,” ujar Paman Birin.

Selain Provinsi Kalsel, sembilan Pemprov lainnya juga menerima penghargaan serupa yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jambi, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.

Kemudian, diserahkan juga Piagam Apresiasi Pembinaan ProKlim Tingkat kota kepada 13 pemko, salah satunya untuk Pemko Banjarmasin.

Sedangkan Piagam Apresiasi Pembinaan ProKlim tingkat Kabupaten diserahkan kepada 42 pemkab. Di Kalsel, turut sebagai penerima yakni pemkab Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Kotabaru, Tabalong, Tanah Laut, dan Tapin.

Gubernur Kalsel diapit Pj Bupati Tala dan Pj Bupati Batola serta Kadis LH Kalsel

Di acara yang sama, dari 26 dusun/desa/kelurahan penerima trophy ProKlim Lestari, lima diantaranya berasal dari Provinsi Kalsel. Yakni desa Mandikapau Barat Kecamatan Karang Intan kabupaten Banjar, desa Danda Jaya kecamatan Rantau Badauh, Barito Kuala, RW 02 Kelurahan Sungai Miai kecamatan Banjarmasin Utara kota Banjarmasin, dusun I Desa Asri Mulya Kecamatan Jorong kabupaten Tanah Laut, dan RW 04 Kelurahan Karang Taruna kecamatan Pelaihari kabupaten Tanah Laut.

Untuk penerima trophy ProKlim Utama, enam diantaranya berada di provinsi Kalsel, yakni desa Mandikapau Timur Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, RW 01 Kelurahan Pangambangan Banjarmasin Timur kota Banjarmasin, desa Maburai Murung Pudak kabupaten Tabalong, desa Al-Kautsar kecamatan Satui kabupaten Tanah Bumbu, desa Sungai Bakar kecamatan Bajuin kabupaten Tanah Laut, dan desa Hiyung, Tapin Tengah kabupaten Tapin.

Kementerian LHK juga menyerahkan Piagam Apresiasi Pendukung ProKlim kepada 23 perusahaan/yayasan/lembaga.

Diawal acara, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian LHK Laksmi Dewanthi menyatakan, dalam dokumen komitmen pengurangan emisi GRK (Nationally Determined Contributions/NDC), Indonesia mengakui besarnya peran multi pihak dalam pengendalian perubahan iklim.

Menurutnya, salah satu program yang dikembangkan untuk menjalin kemitraan multi pihak dalam pengendalian perubahan iklim dari berbagai tingkatan mulai dari nasional hingga di tingkat tapak, adalah Program Kampung Iklim (ProKlim) yang dikembangkan sejak tahun 2012, dan terus diperkuat sebagai program strategi pengendalian perubahan iklim. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Banua Ekonomi Syariah Expo ke 2 di Kalsel, Resmi Digelar

BANJARBARU – Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama DPW Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kalsel untuk menggelar Banua Ekonomi Syariah Expo 2023 kembali terlaksana. Event Expo Ekonomi Syariah yang ke 2 diselenggarakan di Kalsel ini, dilaksanakan di Lapangan dr Murjani Kota Banjarbaru, selama 3 hari terhitung 23 – 25 Oktober 2023.

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyampaikan, penyelenggaraan banua ekonomi syariah expo ini, menjadi sarana untuk menghimpun ekosistem usaha berbasis syariah di kalimantan selatan, dalam satu area yang terkoordinir dan terfasilitasi sebagaimana mestinya.
“Event ini diharapkan, dapat menjadi ruang bagi unit usaha pesantren dan pelaku usaha berbasis syariah, untuk meningkatkan daya saing dan lebih dikenal masyarakat, ” ungkap Sahbirin Noor.

Melalui banua ekonomi syariah expo ini, pemerintah provinsi kalimantan selatan bermaksud mendorong pemberdayaan pesantren dalam bidang ekonomi. unit usaha pesantren yang sejahtera, tidak hanya akan menyokong kemandirian pesantren, tapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya.

“Provinsi Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah,” lanjutnya.

Orang yang akrab disapa Paman Birin ini menuturkan, di Kalimantan Selatan, terdapat 286 pondok pesantren dengan jumlah santri lebih dari 64.000 orang. selain itu, empat perguruan tinggi di banua membuka program studi keuangan syariah. lahirnya sdm-sdm di bidang tersebut niscaya akan semakin menggerakkan pengembangan ekonomi berbasis islam di Kalsel Babussalam.

“Sosok para ulama sebagai penyambung umat juga berperan dalam menanamkan prinsip-prinsip yang sejalan terhadap praktik ekonomi syariah,” lanjut Paman Birin.

Event ini diharapkan, dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan Islam, kemandirian, dan kreativitas di kalangan para santri. event ini kiranya juga menjadi sarana untuk meningkatkan literasi ekonomi syariah dan kewirausahaan islam tidak hanya di kalangan para santri, tetapi juga masyarakat umum.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pesantren Indonesia (DPW IPI) Kalimantan Selatan KH Mukri Yunus menyampaikan, kegiatan ini adalah rangkaian Hari Santri Nasional 2023 yang akan diisi pameran ekonomi pesantren dan UMKM, forum ekonomi pesantren, forum ekonomi dan keuangan syariah.

“Kegiatan ini adalah kedua kalinya dilaksanakan, sebelumnya telah dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia KH Maruf Amin, ” ucapnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2023 ini One Pesantren One Product (OPOP) Kalsel telah menerima dana hibah sebesar Rp 500 juta dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Dana tersebut akan disalurkan kepada 14 pesantren anggota OPOP untuk pengembangan usaha. Dengan adanya banua event ekonomi syariah expo 2023, produk-produk pesantren dapat terus berkembang dan mampu mensosialisasikan literasi keuangan syariah. (MRF/RDM/RH)

Hadiri Syukuran HUT ke-23 Abdi Persada FM, Ini Pesan Paman Birin

BANJARMASIN – Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, menjadi saksi kebahagiaan yang dirasakan LPPL Abdi Persada FM. Memasuki usianya ke-23 tahun, Abdi Persada FM menggelar syukuran di gedung milik rakyat Banua ini, pada Senin (23/10). Yang lebih membahagiakan lagi, syukuran ini dihadiri langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dan istri. Turut hadir pula Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, jajaran Forkopimda Provinsi, Wakil Walikota Banjarbaru, Wartono, kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Kalsel bercengkrama dengan Wakil Walikota Banjarbaru dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi

Istimewanya lagi, hadir pula Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, yang pernah menjabat sebagai Direktur Abdi Persada FM periode 2016-2018, yang juga didampingi istri.

Dalam sambutannya, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin ini berharap, diusia ke-23 tahun ini, Abdi Persada FM dapat terus menunjukkan eksistensinya, sebagai salah satu lembaga penyiaran, dengan senantiasa meningkatkan kualitas siaran dan persebaran informasi kepada masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan pada syukuran HUT Abdi Persada FM

“Sebagai lembaga informasi publik di daerah, radio Abdi Persada, dapat mengambil peran lebih, dalam menyukseskan pembangunan di Banua, maupun mewujudkan masyarakat Banua yang melek terhadap informasi,” paparnya.

Di momen yang membahagiakan ini, Paman Birin juga berharap, radio Abdi Persada sebagai lembaga penyiaran publik lokal, dapat terus berinovasi dalam berkarya, dan dapat menjadi media teladan, dalam memberikan informasi akurat, terpercaya, dan mencerdaskan,” ucapnya.

Diharapkannya, radio Abdi Persada semakin maju, produktif, dan dapat terus berkarya serta berkolaborasi untuk kemajuan bangsa dan Banua yang kita cintai, serta terus bergerak menjadi media terdepan gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Selamat ulang tahun yang ke-23 LPPL Abdi Persada. Semoga Radio Abdi Persada selalu mengudara,” tutupnya.

Sebelumnya, Direktur LPPL Abdi Persada FM, Ibnu Min Haji menegaskan, bahwa pencapaian Abdi Persada tidak terlepas dari dukungan Gubernur Kalsel dan direktur sebelumnya.

“Kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Gubernur Kalsel Paman Birin yang Insya Allah, di tahun 2024 nanti Abdi Persada disupport dengan pembangunan tower baru guna memperkuat dan memperluas jangkauan dalam memberikan informasi pembangunan di Banua dalam menghadapai gerbang IKN,” ungkapnya dalam sambutan.

Ibe (panggilan akrabnya) berharap, Abdi Persada selalu konsisten dalam memberikan informasi yang akurat, terdepan dan bermanfaat untuk warga Banua.

“Sampai saat ini kami tetap menjaga dan menyebarluaskan informasi Banua, sehingga bisa didengar secara nasional dan internasional melalui pemutaran serentak Berita Indonesia Live yang diputar setiap hari melalui streaming LPPL se- Indonesia,” tutupnya.

Pada kesempatan ini, Paman Birin didaulat menyerahkan penghargaan kepada kepada mitra dan SKPD lingkup pemerintah provinsi, yang terlibat langsung dengan LPPL Abdi Persada FM dalam pemberitaan. Yakni BAZNAS Provinsi Kalsel, sebagai mitra program Ramadhan tahun 2023, Kanwil Kementrian Agama Provinsi Kalsel sebagai mitra program Info Haji 2023, dan Bank Kalsel sebagai mitra penunjang kegiatan LPPL Abdi Persada FM.

Tiga penghargaan lainnya diberikan kepada SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalsel yang paling informatif, yakni BPBD Provinsi, Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Kalsel.

Sebelum melanjutkan agenda lainnya, Gubernur Kalsel dan istri, didampingi Ketua DPRD Provinsi, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi dan istri, Wakil Walikota Banjarbaru, Kepala Diskominfo Provinsi dan Direktur LPPL Abdi Persada FM, memotong tumpeng HUT ke-23 Abdi Persada FM. (RIW/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Evaluasi dan Konsolidasi SP4N LAPOR! Tahap 2

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar evaluasi dan konsolidasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) Se-Kalimantan Selatan, yang digelar di Commad Center Setdaprov Kalsel pada Jum’at (20/10).

Kepala Seksi Pengelolaan Opini Publik, Diskominfo Provinsi Kalsel Chairun Ni’mah menyampaikan, evaluasi SP4N LAPOR! seminimal mungkin harus dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam setahun, dan 1 kali pertama sidah pihaknya laksanakan berbarengan dengan rapat kerja daerah (Rakerda) Diskominfo Provinsi Kalsel pada bulan Mei yang lalu.

Kepala Seksi Pengelolaan Opini Publik, Diskominfo Provinsi Kalsel Chairun Ni’mah

“Dan pada saat itu juga sudah disampaikan hasil evaluasi pengelolaan SP4N LAPOR! Disetiap Kabupaten-Kota se-Kalsel, serta pengelolaan SP4N LAPOR! disetiap Kabupaten-Kota,” ungkap Chairun.

Pada evaluasi SP4N LAPOR! yang pertama kali dilaksanakan pada bulan Mei lalu, Pemerintah Kota Banjarmasin, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dan Pemerintah Kota Banjarbaru menduduki peringkat teratas dalam capaian rating tertinggi penerapan SP4N LAPOR! disetiap daerah masing-masing.

“Nah ini adalah evaluasi yang kami rangkai dengan konsolidasi di semester kedua tahun 2023,” lanjut Chairun.

Ia menambahkan, evaluasi SP4N LAPOR! Kali ini akan berbeda dibandingkan evaluasi tahap pertama sebelumnya, yang sebelumnya dilakukan secara ceremonial dengan mengundang pejabat daerah disetiap Kabupaten-Kota, tapi kali ini Diskominfo Kalsel sengaja mengundang khusus admin koordinator SP4N LAPOR! yang dinilai benar-benar mengelola SP4N LAPOR! disetiap Kabupaten-Kota.

“Admin koordinator yang dekat sekali dengan sistem, sehingga evaluasi dan koonsolidasi akan terarahkan dengan baik,” tutup Chairun. (MRF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Lantik dan Kukuhkan 250 Orang PNS

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, melantik dan mengukuhkan ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, bertempat di Gedung Auditorium Idham Chalid, Kompleks Kantor Gubernur Kalsel, di Banjarbaru, Jumat (20/10) sore.

Penandatangan yang disaksikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, oleh satu PNS yang berhasil dikukuhkan dan dilantik secara serentak di Gedung Auditorium Idham Chalid Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru.

Dari kegiatan ini, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, kembali melantik Zulkifli, sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dilanjutkan dengan pendatangan tiga perwakilan yang juga disaksikan orang nomor satu di Kalsel itu.

Melalui sambutannya, Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin itu, menyampaikan, kepada seluruh PNS dilingkupnya agar dapat menjalankan tugas dan fungsi yang baik. Termasuk, bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Salah satunya adalah percepatan target pembangunan, meningkatkan pelayanan publik serta mendorong pemerintahan yang baik dan efisien,” ujarnya kepada seluruh PNS yang berhasil dikukuhkan dan dilantik.

Oleh karenanya, dia meminta, agar PNS dapat benar-benar memahami jabatannya dengan benar dan cermat atas aturan substansi dalam penempatan yang dilakukan.

“Kepada seluruh struktural SKPD tentu sudah mempertimbangkan kompetensi dan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Sementara, ia menekan, agar profesi yang telah diemban melalui penempatan baru itu tentu harus dijalankan dengan serius. Tak lupa, mempunyai integritas tinggi melalui nilai-nilai dan norma yang berlaku di Indonesia.

“Tetaplah berpegang teguh dengan ajaran agama dan norma sosial yang berlaku. Dengan dilakukan sumpah jabatan kali ini dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan rasa tanggungjawab,” harapnya.

Dia mengharapkan, dibalik pelantikan dan pengukuhan yang digelar tersebut ada tugas penting yang harus direalisasikan.

“Yakni pengentasan kemiskinan ekstrim, stunting, pengendalian inflasi serta resisi ancaman pangan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Dinansyah, mengungkapkan, total keseluruhan yang dilantik dan dikokohkan Gubernur Sahbirin Noor seluruhnya berjumlah 250 orang.

Kepala BKD Provinsi Kalsel, Dinansyah, saat menyampaikan total PNS yang dilantik dan dikukuhkan

“Terdiri dari eselon II, III, eselon IV dan kepala tata usaha (Katas) yang bertugas dimasing-masing sekolah baik SMA atau pun SMK,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, dikukuhnya Zulkifli yang saat ini masih menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kalsel telah melalui mekanisme persetujuan Kemendagri.

“Jadi, kenapa hari ini baru melaksanakan pengukuhan dan pelantikan ya karena prosesnya yang cukup panjang,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Bahas Propemperda 2024

BANJARMASIN – Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Banjarmasin, tengah melakukan pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2024.

Hal itu disampaikan, Ketua Bapemperda DPRD Banjarmasin, Darma Sri Handayani, kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi.

Darma menjelaskan, guna menentukan Raperda yang akan dibahas baik eksekutif bersama legislatif pada tahun depan, pihaknya menggelar rapat, untuk sementara ini, ada sebanyak 19 Raperda di Tahun 2024 mendatang. Terdiri dari Raperda usulan Pemerintah Kota ada 14 buah, dari dewan inisiatifnya ada 5 Raperda.

“Kami masih melakukan pembahasan, tetapi bisa saja ada perubahan,” katanya

Disampaikan Darma, untuk Raperda usulan Pemerintah Kota Banjarmasin, diantaranya tentang pengembangan kota layak anak, dan perlindungan perempuan dan anak. Sedangkan, inisiatif DPRD Banjarmasin, seperti inovasi daerah, serta fasilitas olahraga.

“Selama pembahasan kita menerima masukan yang mengusulkan, diantaranya, Disbudparpora, DPPPA, serta Bagian Hukum,” ucapnya

Darma menambahkan, selain membahas Raperda baru, juga ada revisi perda lama,
karena harus diselaraskan dengan Undang-Undang Cipta Kerja yang baru. Namun, akan dibahas secara bertahap, agar sesuai dengan Omnibus Law.

“Semoga Raperda yang menjadi usulan ini dapat dibahas nanti,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version