Sosper ke Kotabaru Hilir, Paman Yani Komitmen Bantu Kesejahteraan Nelayan

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi kembali mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kali ini, lokus kegiatan yakni Kelurahan Kotabaru Hilir, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru.

Suasana Sosper Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, di Kelurahan Kotabaru Hilir, Kabupaten Kotabaru

Dalam kegiatan itu wakil rakyat akrab disapa Paman Yani menekankan tentang pentingnya membayar pajak dan retribusi daerah demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang selanjutnya akan dikembalikan ke masyarakat seperti pembangunan infrastruktur.

“Karena pada hakikatnya pajak diberlakukan untuk kesejahteraan rakyat. Dari rakyat dan kembali ke rakyat,” tutur Paman Yani, usai kegiatan Sosialisasi Perda (Sosper), Jumat (27/10).

Sejumlah warga Kelurahan Kotabaru Hilir antusias menyambut kedatangan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel (putih) ke pemukiman mereka

Diketahui, sebagian besar warga Kelurahan Kotabaru Hilir berpenghasilan sebagai nelayan. Sebab itu, Paman Yani lebih menekankan tentang Pajak Penggunaan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) khususnya solar.

“Kita tadi menjelaskan beberapa hal yang memang harus diketahui oleh masyarakat. Karena disini banyak nelayan, kita jelaskan bahwa bahan bakar yang mereka gunakan untuk kapal mereka itu juga dikenakan pajak dan secara tidak langsung mereka telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah khususnya Kabupaten Kotabaru,” beber dewan bersahaja yang membidangi ekonomi dan keuangan itu.

Tidak lupa Paman Yani berkomitmen akan terus membantu kesejahteraan nelayan melalui upaya peningkatan kuota bahan bakar solar.

“Tentunya saya hanya bisa membantu memperjuangkan aspirasi nelayan ini ke pemerintah, dalam hal ini ke Dinas Kelautan dan Perikanan. Kebijakan tetap ada di pemerintah. Ini harus dipahami bahwa anggota dewan juga memiliki keterbatasan, kita memiliki wewenang sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Kotabaru Indra Husnul Huda, merasa terbantu atas sosialisasi yang disampaikan oleh Paman Yani.

Menurutnya, sosialisasi Perda tentang Pajak dan Retribusi Daerah ini akan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat dalam membayar pajak.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas sosialisasi yang dilakukan Paman Yani. Semoga kegiatan ini bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu,” katanya.

Disamping itu, Indra mengimbau masyarakat agar membayar pajak di lokasi dan fasilitas pembayaran pajak resmi yang telah disiapkan oleh Pemerintah, bukan melalui calo atau oknum yang mengambil kesempatan untuk mendapat keuntungan pribadi.

“Bayar pajak kini sudah semakin mudah. Bisa melalui online dan ada juga mobil Samsat Keliling yang kami siapkan untuk memudahkan masyarakat membayar pajak. Jangan sampai membayar melalui calo, karena bisa jadi malah dirugikan,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Optimis KIM Kemuning Banjarbaru Raih Juara Pada Ajang KIM Festival Nasional 2023

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel optimis Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kemuning Banjarbaru bisa meraih hasil yang baik pada gelaran KIM Festival Nasional di Surabaya pada 27-28 Oktober ini.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung KIM Kemuning pada gelaran tersebut.

“Kita sudah mencoba mengoptimalkan peranan mereka dan memfasilitasi agar KIM Kemuning ini bisa optimal melaksanakan tugasnya berlomba disana,” ucap Muslim, usai menghadiri sosialisasi tata cara penggunaan aplikasi E-Katalog dan SIRUP, baru-baru tadi.

Muslim menambahkan, keikutsertaan KIM Kemuning pada KIM Festival tahun ini menjadi cerminan keaktifan KIM di Provinsi Kalsel dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Tidak hanya KIM, ke depannya Diskominfo Provinsi Kalsel juga akan merangkul berbagai komunitas lain seperti relawan TIK sehingga pemanfaatan ruang digital, pemanfaatan informasi baik, pencegahan hoaks, dan peningkatan literasi digital meningkat di Kalsel.

“Kita konsisten untuk membina, memfasilitasi, dan memberikan dukungan kepada mereka,” tutup Muslim.

Untuk diketahui, KIM Kemuning Mandiri Banjarbaru menjadi perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada ajang KIM Festival Nasional di Surabaya. KIM Kemuning Mandiri Banjarbaru terpilih setelah melalui sejumlah seleksi yang dilakukan oleh Diskominfo Provinsi Kalsel.

Pada KIM Festival tersebut, KIM Kemuning Mandiri akan melakukan sejumlah sesi diantaranya sesi persentasi dan wawancara, penampilan video profil, dan lomba cerdas cermat.

Ada tiga tema yang dikategorisasikan oleh pihak Kementerian Kominfo RI, yakni KIM yang bergerak di bidang UMKM, KIM yang bergerak di bidang pariwisata, dan KIM yang bergerak di bidang pertanian. (MRF/RDM/RH)

Film Lokal dan Jukung Hias Asal Kalsel Akan Meriahkan PKN 2023 di Jakarta

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, akan menampilkan Film Lokal dan Jukung Hias, untuk memeriahkan Pekan Kebudayaan Nasional 2023.

Hal itu disampaikan, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, kepada Abdi Persada FM, ditemui di ruang kerjanya baru-baru tadi.

Raudati menjelaskan, Pekan Kebudayaan Nasional 2023 yang diselenggarakan pada 20 – 29 Oktober, pihaknya turut berpartisipasi di Seksi Kesenian Disdikbud Kalsel, mulai dari menampilkan Layar Tancap, pada tanggal 28 Oktober, dengan menayangkan film tokoh dan sejarah Perjuangan Kalsel. Hal ini untuk memperkenalkan secara luas kepada para penonton, tentang biografi Kalimantan Selatan.

“Acara akan digelar di Banjir Kanal Timur, DKI Jakarta,” ucapnya

Disampaikan Raudati, untuk tema Pekan Kebudayaan Nasional 2023, “Merawat Bumi, Merawat Kebudayaan”, dimaksudkan mencerminkan konsep lumbung padi dan praktik gotong royong yang telah mengakar dalam masyarakat Indonesia. Pada puncak perayaan tanggal 29 Oktober akan digelar Pawai Budaya Nasional. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menampilkan Jukung Hias, karena selama ini dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak sungai, terbukti ramainya tingkat kunjungan wisatawan ke Pasar Terapung Kalimantan Selatan.

“Jukung Hias itu akan menampilkan beberapa ornamen yang dibuat seperti Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi, adanya pohon kasturi serta binatang endemik Kalsel yaitu Bekantan,” tutupnya

Untuk diketahui, Pekan Kebudayaan Nasional merupakan perhelatan budaya dwitahunan yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sejak tahun 2019. (NHF/RDM/RH)

Kalsel Raih Juara Pertama Pemuda Pelopor 2023 Tingkat Nasional

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih juara satu, pada ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2023.

Plt Kabag Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugerah mengatakan, pada tahun ini perwakilan dari Provinsi Kalimantan Selatan berhasil kembali menorehkan prestasi terbaik, pada tingkat nasional pemilihan Pemuda Pelopor yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI.

Plt Kabag Pengembangan Pemuda Dispora kalsel Anugerah

“Sandi Agustinus berhasil meraih juara 1 pada bidang agama, sosial, dan budaya,” ungkap Anugerah.

Tentunya, lanjut Anugerah, prestasi yang berhasil diraih tersebut membanggakan provinsi ini. Karena sandi memperkenalkan inovasi baru dalam pembuatan kain sasirangan dikancah nasional tersebut.

“Inovasi yang dibawa Sandi, yaitu pembuatan kain sasirangan dengan adanya tambahan teknis baru, yang dikembangkan oleh wakil Kalsel tersebut,” ucap Anugerah.

Dalam kesempatan tersebut, Anugerah meminta kepada pemenang pemuda pelopor, dapat mengajak pemuda lainnya untuk dapat mengembangkan usaha di bidang kerajinan daerah masing masing.

“Kepada pemenang pemilihan Pemuda Pelopor seperti Sandi Agustinus hendaknya tidak berhenti sampai di sini saja,” ujarnya.

Ia diharapkan dapat mengajak pemuda pemuda di banua dengan menularkan ilmu yang didapat agar para pemuda lainnya, dapat mencontoh keberhasilan yang telah diraih tersebut.

“Keberhasilan pemenang pemuda pelopor dalam menjalankan usaha dibidang kerajinan tersebut, dapat dicontoh pemuda di daerah, untuk dapat terus berinovasi dalam mengembangkan produk dari kerajinan daerah masing masing,” ucap Anugerah. (SRI/RDM
Kalsel Raih Juara Pertama Pemuda Pelopor 2023 Tingkat Nasional

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih juara satu, pada ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2023.

Plt Kabag Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugerah mengatakan, pada tahun ini perwakilan dari Provinsi Kalimantan Selatan berhasil kembali menorehkan prestasi terbaik, pada tingkat nasional pemilihan Pemuda Pelopor yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI.

“Sandi Agustinus berhasil meraih juara 1 pada bidang agama, sosial, dan budaya,” ungkap Anugerah.

Tentunya, lanjut Anugerah, prestasi yang berhasil diraih tersebut membanggakan provinsi ini. Karena sandi memperkenalkan inovasi baru dalam pembuatan kain sasirangan dikancah nasional tersebut.

“Inovasi yang dibawa Sandi, yaitu pembuatan kain sasirangan dengan adanya tambahan teknis baru, yang dikembangkan oleh wakil Kalsel tersebut,” ucap Anugerah.

Dalam kesempatan tersebut, Anugerah meminta kepada pemenang pemuda pelopor, dapat mengajak pemuda lainnya untuk dapat mengembangkan usaha di bidang kerajinan daerah masing masing.

“Kepada pemenang pemilihan Pemuda Pelopor seperti Sandi Agustinus hendaknya tidak berhenti sampai di sini saja,” ujarnya.

Ia diharapkan dapat mengajak pemuda pemuda di banua dengan menularkan ilmu yang didapat agar para pemuda lainnya, dapat mencontoh keberhasilan yang telah diraih tersebut.

“Keberhasilan pemenang pemuda pelopor dalam menjalankan usaha dibidang kerajinan tersebut, dapat dicontoh pemuda di daerah, untuk dapat terus berinovasi dalam mengembangkan produk dari kerajinan daerah masing masing,” ucap Anugerah. (SRI/RDM/RH)

Tindaklanjuti Keresahan Nelayan, Komisi II DPRD Kalsel Akan Perjuangkan Tambahan Kuota BBM Bersubsidi

BANJARMASIN – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalsel, PT Pertamina Wilayah Kalsel, nelayan di daerah pesisir di Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru, bertempat di ruang Komisi II DPRD Kalsel, Kamis (26/10).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannor didampingi Anggota Komisi II lainnya seperti Karli Hanafi Kalianda, Aris Gunawan dan Iskandar Zulkarnain itu membahas terkait permasalahan BBM bersubsidi bagi para nelayan di Kalsel.

Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannor, meminta agar pendataan kebutuhan BBM bersubsidi ini dan pengawasan terhadap penyalurannya menjadi perhatian serius sehingga benar-benar tepat sasaran.

“Adanya beberapa upaya untuk mengatasi permasalahannya yakni dengan satu pemutakhiran data agar menambah kuota BBM artinya jangan sampai ketika meminta kuota ternyata tidak tersalurkan secara tepat, selanjutnya fungsi pengawasan perlu diperketat,” jelasnya.

Ditambahkan Iqbal, Komisi II DPRD Kalsel bersama dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan dan Pertamina akan berkunjung ke BPH Migas untuk memperjuangkan penambahan kuota BBM bersubsidi bagi nelayan di Kalsel.

“Saya minta kepada dinas terkait untuk menyediakan data real, dan nanti akan kita bawa ke BPH migas,” jelasnya

Sementara itu, Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono mengatakan dari data kuota BBM bersubsidi yang tersedia saat ini, hanya mengcover sekitar 10 persen kebutuhan nelayan.

Oleh karena itu, pihaknya bersama Komisi II DPRD Kalsel akan mengupayakan ke BPH Migas untuk meminta penambahan kuota BBM bersubsidi bagi nelayan.

“Kami juga akan mengupayakan pengawasan di lapangan agar tidak terjadi penyimpangan,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)

Komparasi ke Jatim, DPRD Kalsel Matangkan Materi Raperda Tentang RPIP

BANJARMASIN – Pembangunan industri di Jawa Timur yang lebih maju menjadi salah satu tujuan DPRD Kalimantan Selatan dalam proses penyusunan Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP).

Ketua Pansus IV DPRD Kalimantan Selatan, Iberahim Noor, mengatakan bahwa pertemuan yang digelar pada pekan lalu itu menghasilkan banyak masukan yang diperlukan dalam proses pembahasan raperda.

Suasana Pertemuan Pansus IV DPRD Kalsel ke Disperindag Jatim

Di mana raperda tersebut merupakan perubahan dari Perda Nomor 19 Tahun 2018 tentang RPIP Kalimantan Selatan Tahun 2018-2038.

“Jawa Timur mempunyai kontribusi sebesar 21 persen terhadap nilai penjualan dan berkontribusi sebesar 22 persen terhadap total nilai pembelian dari Kalimantan Selatan,” katanya kepada wartawan, baru-baru tadi.

Hal itu pula yang jadi pertimbangan mereka untuk menggali informasi dan memperdalam materi terkait.

Iberahim menambahkan, antara Jawa Timur dan Kalimantan Selatan memiliki hubungan dagang dan industri yang erat karena adanya jalur antar pelabuhan. Yakni dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dengan Tanjung Perak Surabaya.

“Semoga Perda yang akan kita buat dapat bermanfaat bagi Kalimantan Selatan, khususnya di bidang ekonomi. Juga diharapkan akan memperkuat subtansi materi perda,” jelasnya lagi.

Untuk diketahui, rombongan Pansus IV DPRD Kalsel diterima langsung oleh Kabid Sarana Prasarana, Pengawasan dan Pengendalian Industri, Disperindag Provinsi Jawa Timur, Eddy Wiyono beserta jajarannya.

Sebelumnya, Pansus IV DPRD Kalsel juga sudah melakukan komparasi dan konsultasi ke Kementerian Perindustrian RI di Jakarta dan Disperindag Provinsi Jawa Barat, pada bulan lalu. (NRH/RDM/RH)

Kabut Asap Menipis, Rutinitas di PPRSLU Budi Sejahtera Kalsel Dilonggarkan

BANJARBARU – Semenjak kabut asap di Kalsel sudah dalam kondisi aman, aktivitas rutin pun mulai kembali dilaksanakan. Termasuk yang ada dilingkungan Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Kalimantan Selatan.

Kepala PPRSLU Budi Sejahtera Kalsel, Hairun Nissa mengatakan, setelah terjadinya beberapa kali hujan setidaknya aktivitas lansia mulai kembali dilonggarkan pihaknya.

Kepala PPRSLU Budi Sejahtera Kalsel, Hairun Nissa, saat menjelaskan kondisi terkini soal rutinitas lansia

“Memang sempat terjadinya kabut asap tebal yang sangat menganggu kesehatan lansia khususnya yang mempunyai riwayat ISPA. Sehingga, kemarin kami menghentikan sementara aktivitas rutin sebagai bentuk antisipasi,” ujarnya, Jumat (27/10).

Ia menerangkan, dengan mulai menipisnya kabut asap tentu proteksi dalam memberikan perlindugan bagi lansia tetap diperketat.

“Yakni tetap dengan pemberian asupan gizi dan vitamin agar imun mereka terjaga,” ungkapnya.

Meski mulai dilonggarkan kegiatan, pihaknya tetap menganjurkan lansia untuk menggunakan perlindungan diri dari kabut asap.

“Kami mengharuskan lansia agar memakai masker apabila kabutnya tebal. Keluar wisma juga wajib menggunakan masker,” paparnya.

Saat ini, kata dia, aktivitas senam pagi yang ditiadakan sementara akibat kabut asap sudah mulai dilaksanakan. Tetapi, masih dalam pengawasan pengelola panti.

“Masih dalam catatan tidak boleh terlalu lama. Kemudian, harus mengenakan masker serta kami tambah dengan minuman susu untuk meningkatkan imunitas lansia,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Lestarikan Permainan Balogo, Muslam Kalsel Kembali Gelar Belajar Bersama Pelajar

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar kegiatan Belajar Bersama, dengan mengangkat tema permainan tradisional Kalsel yakni Balogo.

Berpusat di ruang Auditorium Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Kamis (26/10), kegiatan diawali dengan penyampaian materi tentang sejarah dan tata cara permainan tradisional Balogo, oleh para narasumber termasuk Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar, yang sekaligus membuka kegiatan ini.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar (kiri), saat memberikan sambutan

“Kegiatan ini berdasarkan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sudah diberikan kepada kita. Allhamdulilah kegiatan ini selalu dilaksanakan tiap tahunnya dan ini belajar bersama yang ke 4 di tahun ini,” kata Taufik Akbar di sela kegiatan.

Peserta belajar bersama yakni para pelajar serta dewan guru darj MTs Ihya Ulumuddin Banjarbaru.

Puluhan pelajar terlihat antusias mendengarkan penjelasan tentang permainan Balogo

Akbar menyebut, kegiatan ini bertujuan menambah wawasan dan pembelajaran pelajar untuk kedepannya. Karena sejarah yang ada di Museum, menurutnya, tidak luput dari sejarah yang ada di Kalsel.

“Jadi kita harus mengenal sejarah kita, didalam daerah kita dulu yang kita kenal lalu baru keluar,” pesan Taufik Akbar.

Akbar juga mengucap terima kasih kepada para dewan guru serta pelajar yang berkunjung dan mengikuti kegiatan belajar bersama itu.

“Semoga dengan adanya belajar bersama Permainan Balogo ini mudah-mudahan menjadi wawasan kita semua untuk kedepannya agar dapat melestarikan kebudayaan yang ada di Kalsel,” harapnya.(SYA/RDM/RH)

Pelajar Kalsel Sambut Gembira Sosialisasi Pemilu 2024

BANJARBARU – Ratusan pelajar dari empat sekolah di Kota Banjarbaru terlihat antusias mengikuti sosialisasi edukasi politik dan Pemilu 2024, yang digelar Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan.

Para pelajar berasal dari SMKN1 , SMKN 2, SMK PGRI dan SMA PGRI 2 tersebut mengaku terkesan dan gembira dengan kegiatan yagm digelar.

Mereka juga bangga dengan para narasumbet hebat serta profesional moderator selaku pemandu diskusi.

“Rasanya waktu terlalu singkat meski sudah dua jam lebih kami diberikan edukasi terkait pemilu dan edukasi politik,” tutur Rahmat , perwakilan pelajar dari SMKN 1 Banjabaru. di sela mengikuti.sosialisasi pemilu dan edukasi politik oleh Bakesbangpol Kalsel dii salah satu hotel Banjarbaru, Kamis (26/10)

Rahmat mengatakan, sosialisasi politik dan pemilu 2024 di kalangan pelajar atau pemilih pemula sangat penting.

Ini karena kesuksesan pemilu sangat tergantung dari animo.masyarakat untuk berpartisipasi datang ke tempat pemungutan suara , salah satu unsur itu adalah peran penting kalangan milenial.

Dipandu Toto Fachrudin dengan pengalaman sebagai jurnalis senior, membuat suasana jalannya sosialisasi makin hidup dan berkembang.

Kegiatan sosialisasi semakin semarak karena pihak Kesbangpol menghadirkan pakar yang kompetensi di bidangnya.

Mereka adalah, Taufik Arbain dari akademisi ULM, Akhmad Mukhlis dari Bawaslu dan dari unsur KPU diwakili Arif Mukhyar.

Tiga naraumber sepakat sosialisasi di kalangan pelajar atau pemilih pemula merupakan media strategis untuk meningkatkan partisipasi pemilu 2024.

Sementara itu Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel Heriansyah melalui Kabid Politik Sri Rachma mengatakan, sosialisasi ini rangka meningkatkan parrtisipasi generasi muda atau pemilih pemula agar lebih awal mengenal proses politik melalui kegiatan edukasi poltik dan proses pemilu .

“Ini sesuai arahan.Bapak Gubernur Paman Birin melalui Kesbangpol agar giat melalukan sosialisasi dan edukasi dalam rangja mensukseskan pemilu dan meningkatkan pengetahuan atau pendidikan demokrasi,” terangnya.

Rachma menjelaskan, sebagai sebuah proses tranformasi politik maka keterlibatan pemilih pemula merupakan bagin dari penataan struktur betekelanjutan menuju demokrasi negara yang lebih baik dan maju. (Bakesbangpol.Kalsel/RDM/RH)

Gubernur Akan Pimpin Pemecahan Rekor Muri Pencak Silat di Kalsel

BANJARMASIN – Jelang pelaksanaan pemecahan Rekor MURI 10 ribu peserta Pencak Silat di Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor akan memimpin pemecahan rekor tersebut.

Sumber Foto : Net

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, pemecahan rekor muri akan dilaksanakan pada Sabtu 28 Oktober 2023 mendatang.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Pemecahan rekor MURI dilaksanakan kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru, dipimpin langsung oleh Gubernur Sahbirin Noor,” ungkapnya.

Gubernur Kalsel ini, lanjut Hermansyah, merupakan Ketua Umum IPSI Kalsel.

Dikatakan Hermansyah, untuk persiapan pemecahan Rekor MURI Pencak Silat saat ini sudah siap, tinggal pelaksanaannya saja.

“Pemecahan rekor Muri pencak silat ini dalam rangka Hari Sumpah Pemuda,” ujarnya.

Hermansyah berharap, Pemecahan Rekor 10 ribu peserta pencak silat dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

“Tentunya kami berharap pemecahan rekor MURI ini, dapat berharap lancar,” ucap Hermansyah.

Ditambahkan Hermansyah, untuk peserta sendiri sampai saat ini, sudah tercatat sebanyak 11 ribu orang, yang siap meramaikan pemecahan rekor MURI Pencak Silat tersebut.

“Sampai saat ini sudah terdata 11 ribu peserta,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version