Ribuan Peserta Ramaikan Jalan Santai Harjad Kota Banjarmasin ke 497

BANJARMASIN – Ribuan peserta meramaikan olahraga Jalan Santai dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497 dan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2023.

Kegiatan Jalan Santai ini dilepas oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, di kawasan Siring Balaikota Banjarmasin, Minggu (17/9).

Ibnu menjelaskan, kegiatan ini bertujuan supaya, masyarakat turut serta merasakan suasana Hari Jadi Kota Banjarmasin.

“Hari jadi Kota Banjarmasin juga diperingati dengan olahraga jalan santai,” ungkapnya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk puncak peringatan tinggal satu pekan lagi. Sehingga, rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin terus dilaksanakan di kota ini.

“Kami meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, agar pelaksanaan Hari Jadi Kota Banjarmasin dapat berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin ini juga melaunching lima unit Trans Banjarmasin ramah disabilitas untuk koridor 4, dengan rute Sungai Andai – Teluk Tiram.

Launchingnya transportasi itu,tentunya sesuai dengan visi misi Wali Kota Banjarmasin memberikan kenyamanan bagi warga Banjarmasin terutama dalam menggunakan angkutan umum.

“Lima unit bis trans Banjarmasin sudah dilaunching, untuk warga Kota Banjarmasin, agar nyaman dalam ber transportasi,” ucap Ibnu.

Dalam kesempatan tersebut juga ditandai peletakan batu pertama pembangunan Shelter Siring Nol Kilometer. (ADV/SRI/RDM/RH)

Gelar High Level Meeting di Banjarmasin, TPID Kalsel Susun Strategi Ketahanan Pangan Selama El-Nino

BANJARMASIN – BMKG memperkirakan, dampak iklim El-Nino di Indonesia akan dirasakan hingga November 2023 mendatang. Yakni musim kemarau kering, akan berlangsung lebih lama, hingga jelang akhir tahun. Dampak El-Nino inipun, dikhawatirkan dapat mempengahi inflasi, termasuk di provinsi Kalimantan Selatan.

Untuk mengantisipasi hal ini, maka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat tingkat tinggi atau high level meeting se-Kalsel di di Banjarmasin, mulai Senin (18/9) hingga Selasa (19/9). Hadir langsung membuka acara ini, Gubernur, Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara seluruh anggota TPID se-Kalsel, guna mengantisipasi dampak El-Nino yang memicu kenaikan harga-harga pangan.

Gubernur Kalsel

“Di tengah kondisi global yang masih penuh dengan ketidakpastian, kita patut bersyukur bahwa tingkat inflasi di Kalsel masih terkendali dan berada dalam tren yang melandai,” tutur pria yang akrab disapa Paman Birin tersebut.

Setelah mencapai puncaknya sebesar 7,35 persen (year-on-year, yoy) pada September 2022, lanjutnya, tingkat inflasi Kalsel terus menurun hingga mencapai 4,36 persen (yoy) pada Agustus 2023.

Paman Birin juga menyampaikan, bahwa capaian itu tidak lepas dari kerja keras dan sinergitas di antara anggota TPID, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Senada disampaikan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalsel Wahyu Pratomo. Bahwa TPID Provinsi memberikan perhatian lebih pada komoditas beras.

Menurutnya, meski berangsur terkendali, inflasi beras di Kalsel pada Agustus 2023 masih tercatat tinggi yakni sebesar 21,7% (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel

“Kenaikan harga beras dunia terjadi karena berbagai faktor, utamanya perubahan iklim dan kebijakan proteksionisme negara-negara di dunia untuk menjaga ketahanan pangan di masing-masing negara. Termasuk India, produsen utama beras dunia, yang telah melarang ekspor beras sejak Juli 2023,” ungkap Wahyu.

Untuk itu, Wahyu menekankan urgensi TPID se-Kalsel untuk terapkan lima langkah pengendalian inflasi.

Yakni mengoptimalisasi APBD melalui intervensi pasar, operasi pasar, ataupun pasar murah. Kedua, penguatan sarana dan prasarana pertanian guna tingkatkan produktivitas pangan.

“Ketiga, memperkuat kebijakan pengendalian inflasi daerah lewat data stok dan neraca pangan serta implementasi KAD. Keempat, memperkuat infrastuktur dan rantai pasok untuk distribusi barang dan jasa, termasuk optimalisasi peran BUMD Pangan,” kata Wahyu.

Terakhir, lanjut Wahyu, memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi pengendalian inflasi guna menjaga ekspektasi inflasi masyarakat.

Wahyu juga meyakini, dengan berbagai upaya tadi, inflasi gabungan 3 kota IHK di Kalsel pada sisa tahun 2023 tetap terkendali pada titik tengah tengah sasaran target 3,0±1% (yoy).

Wahyu juga menegaskan BI dan Pemprov Kalsel akan terus bersinergi dalam kerangka TPID untuk menjaga inflasi Kalsel berada pada kisaran sasaran 2,5±1 persen (yoy) pada tahun 2024. (RIW-BI.KALSEL/RDM/RH)

Gelar Jalan Sehat, FKPPI Kalsel Berharap Dapat Dikenal Masyarakat Luas

BANJARMASIN – Perayaan Hari Ulang Tahun Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan putra putri TNI/Polri (FKPPI) ke-45 , yang dimeriahkan dengan jalan sehat akhir pekan lalu, yang diikuti 5000 lebih masyarakat banua, menjadi momen penting untuk FKPPI Kalsel.

Kepada Abdi Persada FM, Bendahara PD XVI KB FKPPI Kalsel, Novita Tyasti Setyanti, pada Sabtu (16/9) mengatakan, dengan digelarnya rangkaian kegiatan diantaranya Jalan Sehat, untuk memeriahkan FKPPI ke -45, seluruh lapisan masyarakat di Banua dapat mengenal FKPPI Kalsel dan bergabung menjadi anggota terutama Putra-Putri dari purnawirawan baik TNI dan Polri.

Bendahara PD XVI KB FKPPI Kalsel, Novita Tyasti Setyanti, saat diwancara

“Melalui Jalan Sehat ini kami apresiasi telah diikuti ribuan warga,” ucapnya

Hal senada disampaikan, Sekretaris HIPWI PDXVI KB FKPPI Kalsel, Nawang Wijayati. Ia menyampaikan, kegiatan ini untuk semakin meningkatkan silaturahmi dan kekompakan. Ia berharap, dapat terus digelar nantinya.

Pihaknya mengapresiasi besarnya dukungan dari Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi, dan Forkopimda Kalsel yang turut berpartisipasi dalam memberikan beragam hadiah seperti sepeda, alat elektronik, dan uang tunai, satu buah motor, satu ekor sapi hingga hadiah utama Umroh.

“Kami ucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan support hingga acara berjalan lancar dan sukses,” katanya

Suasana pengumuman pemenang undian, hadiah satu buah motor, dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel

Sementara itu, Ketua Wanita Keluarga Besar FKPPI Kalsel, Yani Maryani, menambahkan, guna memeriahkan Jalan Sehat, pihaknya turut serta dengan membuka stand yang menampilkan beberapa produk usaha mikro kecil, diantaranya es jelly melon, akar pinang, dan pentol bakar pedas.

“Semoga kegiatan ini, FKPPI Kalsel semakin dikenal,” tutupnya.

Untuk diketahui, Jalan Sehat HUT FKPPI Ke-45, di Siring Nol KM Bnajarmasin ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, dihadiri Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK, sejumlah pejabat SKPD dilingkup Pemprov Kalsel, dan unsur Forkopimda Kalsel, diikuti ribuan masyarakat Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Gema Maulid 14 Malam, Wujud Pembangunan Spritual Banua

BANJARMASIN – Ada yang berbeda pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, di lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan. Selama kurang lebih 7 tahun masa kepemimpinan Gubernur, Sahbirin Noor, inilah pertama kalinya digelar Gema Maulid 14 Malam. Yakni lantunan Maulid Habsyi dan Tausiyah agama, digelar selama 14 malam berturut – turut. Mulai dari 16 – 29 September 2023.

Suasana saat Gema Maulid 14 Malam

Setiap malamnya, pemerintah provinsi mengundang grup Maulid Habsyi yang berbeda. Begitu juga dengan guru atau ustadz yang memberikan Tausiyah. Pada malam pertama Gema Maulid 14 Malam 1445 Hijriah pada Sabtu (16/9) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, guru Oton atau ustadz Muhammad Syarif Bustomi didaulat menjadi guru pertama memberikan Tausiyah, kepada ratusan jemaah yang hadir. Baik masyarakat umum, maupun ASN lingkup pemerintah provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) mengatakan, bahwa selama kurang lebih 7 tahun memimpin Kalsel,  Gema Maulid semacam ini, baru pertama kali digelar. Tujuannya adalah untuk lebih mendorong pembangunan bidang spritual.

“Kita tidak hanya ingin pembangunan fisik saja yang maju di Banua ini, tetapi juga spiritual. Berimbang keduanya,” ujar Paman Birin.

Oleh karena itu, Gubernur mengundang seluruh masyarakat Kalsel, agar tidak sungkan dan meramaikan Gema Maulid 14 Malam ini. Apalagi setiap malamnya, akan ada Tausiyah dari guru atau ustadz yang berbeda – beda. Termasuk guru Wildan Salman, dan ustadz nasional, Fikri Haikal MZ. (RIW/RDM/RH)

Bertabur Hadiah, Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat Bersama Keluarga FKPPI Kalsel

BANJARMASIN – Ribuan masyarakat provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti jalan sehat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 45 Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) Kalsel dan Hari Olahraga Nasional (Haonas) ke 40.

Jalan sehat tersebut berpusat di kawasan Siring Nol Kilometer di Jalan Jendral Sudirman yang dimulai pada pukul 07.00 WITA dengan jarak tempuh sekitar lima kilometer, Sabtu (16/9). 

Pengibaran bendera start tanda dimulainya jalan sehat dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel yang juga Ketua PD XVI FKPPI Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Komandan Korem 101 Antasari Brigjen TNI Ari Ariyanto, Danlanud, Danlanal serta pejabat lingkup Pemprov Kalsel.

Sebelum melepas peserta jalan sehat, Paman Birin mengobarkan semangat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan oleh jajaran FKPPI dan masyarakat.

“Kalimantan adalah Jawa, Jawa adalah Sumatera, Sumatera adalah Sulawesi, Sulawesi adalah Papua, karena kita adalah Indonesia,” tegasnya 

Paman Birin mengharapkan kegiatan ini bisa menjadi sarana menjadikan badan sehat dan gembira.

“Mudah-mudahan melalui jalan sehat ini bisa memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” harapnya.

Sebelum pengundian hadiah, peserta jalan sehat yang berjumlah sekitar 5.000 orang itu, diharuskan terlebih dulu melewati rute dari Jalan Jenderal Sudirman, Lambung Mangkurat, lanjut ke Jalan RE Martadinata, Anang Adenansi, Sutoyo S, Ass Musaffa, DI Panjaitan, Keramaian, dan kembali ke tempat start.

Selain hadiah utama berupa umrah gratis dan sapi, panitia jalan sehat menyediakan berbagai hadiah, antara lain, kulkas, kompor gas, sepeda listrik, sepeda gunung dan sepeda motor. 

Suasana Pengundian Hadiah Jalan Sehat

Sebagian hadiah adalah partisipasi dari Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani dan berbagai pihak lainnya.

Tak hanya itu, Paman Birin juga berbagi hadiah uang tunai mulai dari Rp500 ribu hingga Rp40 juta per orang kepada puluhan peserta jalan sehat yang beruntung.

Salah seorang peserta yang beruntung mendapatkan hadiah umroh, Irham, warga Komplek A. Yani 2 menyampaikan rasa terimakasih.

“Alhamdulilah, tidak menyangka dapat umroh. Terimakasih Paman Birin dan FKPPI,” katanya. (NRH/RDM/RH)

Tindaklanjuti Raperda Tatib, Pansus IV DPRD Kalsel Bertandang ke Kemendagri

JAKARTA – Rancangan Peraturan tentang Perubahan Atas Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2019 tentang Tata Tertib memasuki babak akhir pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua Pansus IV DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi yang akrab disapa Paman Yani didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila dan Wakil Ketua Pansus IV DPRD Kalsel, Imam Kanapi bertandang ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) guna konsultasi pra fasilitasi pada Jum’at (15/9).

Setelah melalui banyak dinamika dalam perubahan yang ada di rancangan peraturan Tatib ini, Paman Yani berharap agar rancangan Tatib bisa segera disetujui oleh Kemendagri dan bisa dijalankan oleh pimpinan dan anggota DPRD.

“Alhamdulillah sudah melalui rangkaian yang cukup panjang akhirnya pansus tatib sudah selesai membahas dan hari ini kita berada di Kemendagri untuk menyerahkan rancangan peraturan. Mudah-mudahan segera disetujui dan bisa diparipurnakan,” harapnya.

Paman Yani juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan koleganya, khususnya Anggota Pansus. Ia berharap dengan disetujuinya rancangan peraturan tatib nanti, bisa bermanfaat untuk semua pihak.

“Terimakasih kepada semua pihak dan kawan-kawan khususnya Pansus tatib, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel yang secara khusus mendampingi kami dan memberikan support selama ini. Mudah-mudahan apapun yang kita hasilkan dalam pertemuan kali ini membawa manfaat untuk kepentingan masyarakat di Kalsel,” tutupnya. (DPRD KALSEL-NRH/RDM/RH)

FKPT Kalsel Ujung Tombak Pencegahan Terorisme

BANJARMASIN – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Selatan menjadi ujung tombak menangkal berkembangnya paham radikalisme dan terorisme
di daerah.

Hal tersebut disampaikan Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI, Kolonel Czi. Rahmad Suhendro pada monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme Melalui FKPT Kalsel, Jumat (15/9) di sebuah hotel di Banjarmasin.

Menurutnya, dengan menjangkau akar rumput atau pelibatan masyarakat maka banyak pemahaman mengenai bahaya radikalisme dan terorisme tersampaikan.
Jadi jangan mengkerdilkan FKPT, karena forum ini perpanjangan BNPT di daerah.  “Jadi pemerintah daerah harus mengerti dan mendukung FKPT untuk pencegahan paham radikalisme di daerah,” ujarnya.
Untuk itu BNPT akan membuat peraturan agar pemerintah daerah dapat menganggarkan kegiatan FKPT.
“Pencegahan radikalisme dan terorisme yang dilakukan FKPT itu untuk kepentingan daerah,” paparnya.
Ditegaskannya, FKPT Kalsel melalui media bisa membuat narasi kontra radikalisme dan konten – konten yang bermuatan kontra radikal, untuk disebarkan lewat media sosial. 
Selaian itu, BNPT memberikan dukungan kepada FKPT dalam pelaksanaan kegiatan – kegiatan pencegahan radikalisme dan terorisme 
Diakuinya, perlu optimalisasi berbagai kegiatan, termasuk inovasi – inovasi dalam pencegahan terorisme melalui FKPT di daerah.
Dalam rapat koordinasi itu, dia meminta kepada FKPT Kalsel tetap menggencarkan program – program dan kegiatan pencegahan melalui kegiatan mandiri maupun sebagai narasumber untuk tetap menyisipkan peran BNPT dan FKPT mencegah paham radikalisme.
Tentu tujuannya, agar masyarakat dan pemerintah daerah di Kalsel  dapat merasakan bagaimana pemahaman mengenai bahaya paham radikalisme dan teroris tersentuh dengan kegiatan-kegiatan pencegahan radikalisme dan terorisme.
Sementara itu, Ketua FKPT Kalsel, Aliansyah Mahadi yang biasa dipanggil Didit ini, menyampaikan kegiatan FKPT yang sudah dan belum dilaksanakan. (RILIS-RDM/RH)

BKKBN Kalsel Gelar Forum Koordinasi Jurnalis

BANJARMASIN – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Forum Koordinasi Jurnalis, diikuti media cetak eletronik dan online.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel, Ramlan, setelah kegiatan Forum Koordinasi Jurnalis, Jumat (15/9) sore mengatakan, dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, untuk kerangka pelaksanaan rencana aksi Nasional melibatkan multisektor salah satunya media massa. Ia berharap, dapat saling terjalin sinergitas yang lebih baik lagi di lapangan.

Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel, Ramlan, saat memberikan komentarnya

“Kegiatan ini menjadi tempat informasi yang diterima oleh masyarakat,” jelasnya

Disampaikan Ramlan, persoalan stunting kini masih menjadi tantangan di Indonesia, dimana memerlukan jembatan dari media massa untuk menyampaikan pesan, harapan pemikiran, dan pembelajaran bagi semua pihak, agar dapat berkolaborasi dalam menurunkan stunting secara signifikan di Banua.

“Stunting harus dicegah sejak dini, mulai dari tahapan persiapan menikah, masa kehamilan, lahirnya anak hingga proses pertumbuhan diusia emas harus dikawal dengan benar,” pintanya

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, mengatakan, pihaknya mengapresiasi digelarnya Forum Koordinasi Jurnalis ini, guna memberikan kesadaran bagi masyarakat tentang bahaya Stunting, karena akibatnya memperlambat perkembangan otak, dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, saat diwancara awak media

“Peran media sangat penting, melalui pemberitaan,” jelasnya

Lebih lanjut Muslih menambahkan, adanya kegiatan Forum Koordinasi Jurnalis ini, hendaklah dilakukan secara kontinyu oleh BKKBN Kalsel, guna meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan sinergitas dilapangan, yaitu penyebaran informasi yang cepat, tepat, serta akurat, agar target Nasional Tahun 2024 penurunan Stunting di Kalimantan Selatan dapat tercapai dengan maksimal.

“Target penurunan stunting Nasional tahun 2024 di Kalsel sebesar 14 persen, ini haruslah terjalin koordinasi,” tutupnya

Untuk diketahui, Forum Koordinasi Jurnalis dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel Ramlan, dengan menghadirkan Narasumber Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, diikuti media cetak, eletronik dan online, bertempat di ruang Rapat Kantor BKKBN Kalsel Jalan Gatot Subroto Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Gelanggang Olahraga Diminta Untuk Dinamai Gelora Paman Birin

BANJARMASIN – Organisasi Olahraga yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan menginginkan, Gelanggang Olahraga yang dibangun di kawasan, Perkantoran Setda Provinsi Kalimantan Selatan diberi nama Gelora Paman Birin.

Pekerjaan Pembangunan Gelora terus berjalan

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, Gelanggang Olahraga yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini, akan dinamakan Gelanggang Olahraga atau Gelora.

“Dari beberapa organisasi olahraga menginginkan Gelanggang Olahraga tersebut, dinamakan Gelora Paman Birin,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pihak mempersiapkan untuk menamai Gelora tersebut.

Sementara itu, Kabag Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono mengatakan, menanggapi adanya permintaan tersebut, tentu nama ia memberikan dukungan.

Kabag Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Karena nama Gelora Paman Birin tersebut, mengandung muatan lokal,” jelasnya.

Nama Paman Birin, lanjut Budiono, sudah tidak asing lagi ditengah masyarakat di Banua ini.

“Sehingga, keterwakilan masyarakat, sosial, kearifan lokal, sudah terwakili,” ucapnya.

Seperti diketahui, saat ini pembangunan Gelora sudah diatas 50 persen.

Diharapkan, pembangunan Gelora dapat digunakan untuk acara pembukaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) di Kalimantan Selatan Tahun 2023.

Selain itu, Gelora ini dapat digunakan berbagaimacam cabang olahraga, sehingga dapat berfungsi dengan maksimal kedepannya. (SRI/RDM/RH)

Dishut Kalsel Kembali Berhasil Amankan Kayu Illegal Dari Dua Wilayah Berbeda

BANJARBARU – Sekitar 13 kubik kayu berjenis ulin dan rimba campuran dengan berbagai ukuran berhasil diamankan tim gabungan satuan Polisi Hutan (polhut) Dinas Kehutanan dan Polhut Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di dua lokasi berbeda dalam kurun waktu 2 hari. Kayu tersebut diduga hasil dari kegiatan illegal logging dari kawasan hutan yang masih dalam wilayah KPH Kusan dan KPH Cantung.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fatimatuzzahra, melalui Kepala Seksi Pengamanan Hutan Dishut Provinsi Kalsel Haris Setiawan menyampaikan, kayu tanpa kepemilikan yang diamankan didapati berdasarkan hasil dari laporan masyarakat akan ada nya tindak illegal logging di kawasan hutan. Menindaklanjuti laporan tersebut, patroli pengamanan hutan gabungan Dishut Kalsel dan KPH Kusan memasuki daerah-daerah yang diduga rawan terjadinya kegiatan illegal/pelanggaran dalam kawasan hutan. Dan benar saja, di desa Emil Baru Kecamatan Mantewe, tim menemukan beberapa titik lokasi tumpukan kayu olahan/gergajian kurang lebih 10 M³ yang diduga berasal dari dalam kawasan hutan dan siap diangkut keluar.

“Tim berusaha mencari tahu pemilik kayu temuan tersebut dengan bertanya kepada warga yang melintas sekitar lokasi temuan, namun tidak ada yang mengetahuinya. Tim juga sekaligus memberikan sosialisasi dan arahan kepada warga agar tidak melakukan tindakan illegal dalam kawasan hutan,” ucap Haris di Kantor Dishut Provinsi Kalsel, Kamis (14/9).

Dikarenakan tidak adanya warga sekitar dilokasi kejadian, tim gabungan tidak dapat menemukan informasi mengenai kepemilikan kayu tersebut, sehingga tim hanya melakukan tindakan pengamanan dengan mengangkut dan mengawal barang temuan tersebut menuju kantor KPH Kusan.

“Sehari sebelumnya, di tempat berbeda tim pengamanan hutan gabungan KPH Cantung & KPH Sengayam melaksanakan kegiatan patroli rutin pengamanan hutan di daerah teritori KPH Cantung tepatnya di Dusun Lipon Desa Bangkalaan Dayak Kecamatan Kelumpang Hulu dan menemukan tumpukan kayu illegal,” lanjut Haris.

Ia menambahkan, tim gabungan mendapati tumpukan kayu tak bertuan dengan jenis kayu indah (Ulin) dan kayu jenis Rimba Campuran dengan estimasi kurang lebih 3 Kubik di Desa Gendang Timbur, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru.

“Selanjutnya kayu-kayu tersebut kemudian diangkut dan diamankan ke kantor KPH Cantung, dibackup oleh KPH Pulau Laut Sebuku, sebagai barang bukti kayu temuan dan kemudian dilakukan pengukuran oleh petugas yang berwenang,” tutup Haris.

Seringnya dilaksanakan patroli rutin pengamanan hutan diharapkan mampu mengurangi tindak kejahatan illegal logging di wilayah kawasan hutan Kalimantan Selatan. (DISHUTKALSEL-MRF/RDM/RH)

Exit mobile version