RSUD Ulin Banjarmasin Lulus Akreditasi Paripurna

BANJARMASIN – RSUD Ulin Banjarmasin dinyatakan lulus Akreditasi Paripurna dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Darma Husada.

Sertifikat Akreditasi Paripurna diserahkan langsung Direktur Utama LARS DHP Heru Ariyadi kepada Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, di Gedung Mahligai Pancasila, Selasa (7/3).

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar mengatakan, Perjuangan RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan sertifikat Akreditasi Paripurna kali ini cukup berat.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar

“Mengingat, pada saat pandemi COVID-19, tidak semua pelayanan dilaksanakan secara maksimal, karena fokus dalam penanganan pasien COVID-19 tersebut,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Namun, lanjut Izzak, karena adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Dewan Pengawas RSUD Ulin Banjarmasin, serta seluruh karyawan yang telah bekerja maksimal. Sehingga, akreditasi Paripurna dapat kembali diraih RSUD Ulin Banjarmasin.

“Dengan dukungan semua pihak, maka RSUD Ulin Banjarmasin dapat meraih kembali Akreditasi Paripurna,” ujar Izzak.

Izzak berharap, RSUD Ulin Banjarmasin dapat terus memberikan pelayanan terbaik, kepada masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan serta daerah tetangga lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Izzak juga menyampaikan pesan dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, agar RSUD Ulin Banjarmasin tidak membeda beda pasien.

“Gubernur tidak pernah henti-hentinya mengingat, agar dalam pemberian pelayanan kesehatan tidak membedakan pasien, baik kaya ataupun kurang mampu,” ungkapnya.

Menurut Izzak, bahkan pasien kurang mampu serta tidak memiliki BPJS kesehatan tetap dilayani dengan baik.

“Karena Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan bantuan, untuk pengobatan warga kurang mampu tersebut. Sehingga seluruh warga di Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

Promosikan Cagar Budaya, Disdikbud Kalsel Kembali Gelar Jelajah CB

HULU SUNGAI TENGAH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Jelajah Cagar Budaya (CB), dalam rangka mempromosikan Cagar Budaya di Kalsel.

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, melalui Kabid Kebudayaan, Raudati Hildayati, kepada Abdi Persada FM, melalui sambungan telepon, pada Selasa (7/3)

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati

Raudati mengatakan, Jelajah Cagar Budaya ini merupakan kegiatan rutin tahunan, yang digelar Bidang Kebudayaan dari Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel. Tahun 2023 dilaksanakan ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah, diikuti lima Sekolah yaitu, SMAN 1, SMA 4, SMKN 1, SMKN 2 dan MAN 2, masing-masing satu sekolah terdiri 9 orang peserta baik siswa- siswi serta 1 guru pendamping.

“Kami ingin kalangan pelajar dapat semakin meningkatkan pemahaman tentang sejarah dan cagar budaya, agar membantu dalam mempromosikan, melestarikan, bahkan mencintai cagar budaya sendiri,” pintanya

Disampaikan Raudati, pelaksanaan Jelajah Cagar Budaya tahun 2023 ini, memang berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, karena mengunjungi obyek Cagar Budaya yang bernuansa Islam, yaitu ke Masjid As Shulaha, kemudian Masjid Keramat Palajau, dan Masjid Al A’la di desa Jatuh, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

“Mendekati bulan Ramadhan, sangat tepat dikenalkan objek Cagar Budaya yaitu beberapa Masjid bersejarah,” katanya

Suasana Jelajah Cagar Budaya di Kab HST, di salah satu masjid

Sementara itu, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah menambahkan, dalam kegiatan Jelajah Cagar Budaya, kalangan pelajar diberikan materi tentang Kecagar Budayaan
yang disampaikan Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kalsel Nuralam, dilanjutkan dari Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Sakti Wiku Atmojo, memberikan materi Cagar Budaya Bernuansa Islam, serta Budayawan Kalsel, Sunarno, yang juga memperkenalkan dan memberikan informasi tentang topeng dan wayang.

“Setelah materi disampaikan, kalangan pelajar diajak berkunjung langsung, ke objek Cagar Budaya di Kabupaten HST,” tutupnya

Untuk diketahui, Jelajah Cagar Budaya ini digelar selama tiga hari mulai 6 – 8 Maret 2023, hari pertama persiapan, hari kedua pelaksanaan dan hari ketiga pengadministrasian. (NHF/RDM/RH)

Tanah Laut Jadi Penyumbang TKA Terbanyak di Kalsel

BANJARBARU – Jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kalsel dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Kabupaten Tanah Laut menjadi daerah penyumbang terbanyak atas imigran ini.

Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Wilayah II Kalsel, Akhmad Yurany, menyebutkan, meski tidak hapal berapa total keseluruhan TKA yang bekerja di Tanah Laut, namun ia memastikan ada hampir ratusan lebih pekerja asing resmi terlapor secara legal di sejumlah perusahaan.

“Kalau sesuai kewenangan kami di empat wilayah seperti Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Tapin. Memang terbanyak itu di Tanah Laut,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Senin (6/3) siang.

Dia mengungkapkan, hampir 100 TKA di Bumi Tuntung Pandang tercatat bekerja dilingkungan perusahaan. Namun, hal tersebut justru membuat banyak pekerjaan mereka tidak tetap.

“Hanya saja karyawan asing ini tidak memiliki kontrak yang permanen, sehingga, apabila pekerjaannya habis mereka balik ke negaranya. Setelah ada TKA ini kembali untuk bekerja,” bebernya.

Tercatat data Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Wilayah II Kalsel, dari 100 lebih perusahaan di empat daerah 70 persennya adalah diisi TKA yang berasal dari negara China dan India.

“Rata-rata mereka memang berasal dari dua negara ini. Itu pun merupakan data yang tercatat sejak tahun 2022 – 2023,” ungkap Yurany.

Selain itu, dirinya juga membeberkan daerah kedua yang terbanyak memiliki Tenaga Kerja Asing. Namun, tercatat resmi dan terverifikasi.

“Yang daerah kedua ada di Kabupaten Banjar dan itu juga lumanyan banyak. Ini sama juga seperti tala apabila pekerjaan habis balik lagi mereka ke negaranya dan sistem berlanjut,” ungkap dia

Kemudian, ia menjelaskan, daerah yang tercatat sedikit memiliki tenaga kerja asingnya berada di Kota Banjarbaru. Sedangkan, Tapin diketahui hingga kini masih belum melaporkan berapa total keseluruhan pegawai imigran luar negeri yang bekerja.

“Kalau di Banjarbaru, paling sedikit sekitar di bawah 10 orang. Untuk Tapin nanti akan coba kita telusuri dan tindaklanjuti,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Wakili Gubernur Ikuti Rakornas Perpustakaan, Bunda Nunung Harapkan Kemajuan Literasi Banua

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), Nurliani Dardie, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan Tahun 2023 yang berlangsung selama dua hari pada 6 – 7 Maret 2023.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie menyampaikan bahwa kegiatan Rakornas ini akan membahas kebijakan, rekomendasi, dan rencana program kegiatan tahun 2024 mendatang. Ia berharap Perpusnas terus mendukung kemajuan literasi di daerah, khususnya Kalsel.

“Kita telah membuktikan keseriusan dalam upaya peningkatan literasi. Harapannya juga, Kalsel dapat lebih banyak bantuan dana alokasi khusus dan lainnya,” jelasnya dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM, Selasa (7/3).

Kadispersip yang akrab disapa Bunda Nunung ini juga bercerita, dalam kegiatan tersebut dirinya bertemu dengan protokol dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), yang merupakan salah satu penggiat minat baca.

“Selain mengikuti rakor tentu juga silaturahmi. Saya juga bertemu dan diskusi kecil sebelum kegiatan dengan Asisten Deputi Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Kemenko PMK RI yang mewakili Menko PMK,” ungkapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan rilis yang dikeluarkan Perpusnas RI, Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial menjadi pokok bahasan dalam Rakornas ini.

Dalam kegiatan yang diikuti gubernur dan Kepala Dispersip se-Indonesia ini, mengusung tema “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Kesejahteraan, Solusi Cerdas Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascapandemi COVID-19”. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Apresiasi Sosialisasi Kalsel Innovation Award 2023

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Kalsel Innovation Award Tahun 2023 dan Bimbingan Teknis Inovasi Daerah, yang diinisiasi oleh Balitbangda Kalsel, di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (7/3).

Suasana kegiatan Sosialisasi Kalsel Innovation Award dan Bimtek Inovasi Daerah Tahun 2023

Apresiasi itu disampaikan Gubernur akrab disapa Paman Birin itu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar, saat membuka kegiatan.

Menurut Gubernur, terselenggaranya kegiatan ini, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan daerah. Apalagi diakuinya, inovasi daerah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera.

“Melalui inovasi, pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.

Dalam konteks ini, gagasan, maupun adaptasi dan modifikasi inovasi pelayanan yang diselenggarakan pemerintah daerah, dinilainya juga sangat penting. Sebab inovasi-inovasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Secara faktual, diakuinya, telah banyak inovasi yang dilakukan oleh para inovator baik di lingkungan pemerintah daerah maupun masyarakat umum.

“Dengan adanya program inovasi daerah Kalsel, kami ingin memberikan wadah yang lebih representatif bagi para inovator untuk menunjukkan potensi yang ditunjukkan melalui inovasi-inovasi yang dihasilkan, serta dapat dan menginspirasi orang atau lembaga lainnya,” bebernya.

Kalsel Innovation Awards dimulai sejak tahun 2022 lalu. Bedanya di tahun ini, terdapat penambahan kategori yaitu penjaringan inovasi masyarakat umum.

Selain itu, terdapat juga kewajiban bagi seluruh SKPD mengikuti dan melaporkan inovasi daerah yang sudah dalam tahapan penerapan dari tahun 2021-2022 dengan dasar surat pernyataan komitmen yang telah ditandatangani bersama oleh seluruh SKPD lingkup Kalsel.

Kepala Balitbangda Kalsel, Muhammad Amin, menyebutkan, Rencananya, event seperti ini akan rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Karena inovasi itu saat ini memang sedang digalakan termasuk inovasi yang ada di daerah-daerah,” ungkapnya.

Adapun peserta yang dapat mengikuti program ini adalah seluruh SKPD Pemprov, seluruh SKPD kabupaten/kota se-Kalsel dan masyarakat umum/pelajar/mahasiswa/perorangan/kelompok.

Foto bersama Sekda Kalsel, Kepala Balitbangda, narasumber, bersama peserta sosialisasi dan bimtek

Kategori yang akan dilombakan dalam program ini meliputi inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, dan inovasi masyarakat umum.

“Saat ini kita berikan sosialisasi dulu tentang penyelenggaraan kegiatan, nanti baru kita akan lakukan penilaian. Mungkin disekitar bulan Mei 2023,” bebernya. (SYA/RDM/RH)

Bantu Pemprov Atasi Persoalan “Gas Melon”, PT Bangun Banua Kembangkan Bisnis Agen LPG 3 Kg

BANJARMASIN – PT Bangun Banua Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus berkontribusi demi kepentingan masyarakat di Banua. Kali ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel tersebut mengembangkan keagenan LPG (Elpiji) 3 kilogram kerjasama dengan PT Pertamina Retail.

Suasana Syukuran kantor sekaligus gudang Keagenan LPG 3 Kg PT Bangun Banua Kalsel

Peresmian ditandai dengan syukuran di kantor sekaligus gudang Keagenan LPG 3 Kg PT Bangun Banua Kalsel yang terletak di Jl Mistar Tjokrokusumo Kelurahan Sei Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru, Jumat (3/3). Dalam acara tersebut dilakukan prosesi “Batapung Tawar” armada truk pengiriman tabung gas elpiji 3 kg secara bergantian.

Prosesi Tapung Tawar Armada Truk Pengiriman Gas LPG oleh Plt Asisten 3 Setdaprov Kalsel, Subhan Nor Yaumil

Dalam sambutannya yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten 3 Setdaprov Kalsel, Subhan Nor Yaumil, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor berharap dengan PT Bangun Banua menjadi agen LPG 3 Kg ini dapat berdampak kepada masyarakat untuk kemudahan mendapatkan tabung gas elpiji bersubsidi.

“LPG bersubsidi diharapkan dapat disalurkan dengan tepat kepada masyarakat yang berhak,” pesannya.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin juga meminta PT Bangun Banua Kalsel dapat membantu pemerintah mengatasi kelangkaan LPG bersubsidi yang kerap terjadi.

Sementara, Dirut PT Bangun Banua Kalsel, Bayu Budjang mengatakan keikutsertaan pihaknya menjadi agen gas elpiji atas permintaan masyarakat selama ini.

“Kita berharap PT Bangun Banua dapat membantu pemerintah daerah mengatasi melambungnya harga gas elpiji bersubsidi yang berada di atas HET,” jelasnya.

Pihaknya akan mendistribusikan gas elpiji 3 Kg ke seluruh kabupaten/kota se Kalsel secara merata.

“Tahap awal bakal 560 tabung gas kita bagikan,” katanya.

Sedangkan, Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo memberikan apresiasi kepada PT Bangun Banua Kalsel yang terus berinovasi dalam pengembangan bisnisnya untuk kepentingan masyarakat dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita harapkan PT Bangun Banua Kalsel juga berperan aktif mengatasi kelangkaan gas bersubsidi yang kerap terjadi dan menyalurkan tabung gas bersubsidi secara tepat,” terangnya.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, antara lain Direktur Umum PT Bangun Banua Yusni Hardi dan seluruh jajaran direktur lainnya, Perwakilan Pemko Banjarbaru, Forkopimcam Cempaka serta stake holder lainnya. (RILISBANGUNBANUA-NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Sarankan Penyertaan Modal Perumda PALD Dibentuk Pansus

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menyarankan, pengajuan penyertaan modal dari Perumda Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD), hendaklah dibentuk Panitia Khusus.

Hal itu disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada wartawan, pada Senin (6/3).

Awan menjelaskan, adanya usulan Pemerintah Kota Banjarmasin, terkait pengajuan penyertaan modal untuk Perumda Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Banjarmasin, di tahun 2023 ini, disikapi positif. Secara umum Fraksi PKS DPRD Banjarmasin, memberikan pemandangan umum yaitu setuju, agar dibahas ke tahap berikutnya.

“Kalau disetujui nanti akan dibahas dalam bentuk pansus,” katanya

Disampaikan Awan, sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, maka akan dilakukan rapat pembentukan panitia khusus, supaya diketahui jumlah nominal yang diberikan, kemudian pencairan, termasuk ada atau tidaknya penolakan penyertaan modal tersebut.

“Kami mendukung penuh pembenahan sanitasi, karena sangat penting sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan warga,” jelasnya

Sementara itu, Direktur Perumda PALD Kota Banjarmasin Endang Waryono menyampaikan, saat ini kondisi perusahaan Pengelolaan Air Limbah Domestik memang memerlukan penyertaan modal, dalam bentuk menambah jaringan perpipaan, agar memperluas jangkauan pelanggan. Mengingat biaya operasionalnya lebih besar dari pendapatan yaitu sekitar Rp500 juta, sedang perolehan hanya sekitar Rp300 juta.

Direktur Perumda PALD Kota Banjarmasin Endang Waryono

“Kekurangan itu ditutupi adanya simpanan dana sekitar Rp3 miliar, dan hanya mampu diperkirakan bertahan hingga di tahun 2024 mendatang,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelanggan rumah tangga Perumda PALD sekitar 5.000 atau baru 4 persennya, sedang untuk niaga sekitar 2 persen dari jumlah pelanggan PT Air Minum Bandarmasih Kota Banjarmasin yang mencapai hampir 170 ribu. (NHF/RDM/RH)

Penderita Batu Ginjal di Banjarmasin Meningkat

BANJARMASIN – Jelang Peringatan Hari Ginjal Sedunia Tahun 2023 yang akan diperingati pada 10 Maret nanti, masyarakat di Kalsel diminta untuk menjaga kesehatan ginjal mereka. Mengingat, saat ini tengah terjadi peningkatan penderita batu ginjal di Kota Banjarmasin.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar mengatakan, masyarakat Kalimantan Selatan hendaknya dapat mengkonsumsi makanan yang sehat, minum banyak air putih, tidak mengkonsumsi obat sembarangan atau tanpa resep dokter serta lainnya.

“Ginjal yang dimiliki oleh manusia ada dua, sehingga apabila terjadi kerusakan pada salah satunya, maka akan menyebabkan hal yang serius,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (6/3).

Mengingat, lanjut Izzak, penyakit ginjal termasuk serius, maka Kesehatannya perlu dijaga.

Sementara itu, Direktur RSUD Sultan Suriansyah Muhammad Syaukani mengatakan, saat ini di Kota Banjarmasin terjadi peningkatan Penderita Penyakit Batu Ginjal.

Direktur RSUD Sultan Suriansyah Muhammad Syaukani

“Penyakit ginjal tidak hanya terbatas pada gagal ginjal saja, batu ginjal juga termasuk dari penyakit ginjal,” ungkap Syaukani.

Penyebab dari baru ginjal sendiri terjadi, menurutnya, disebabkan adanya konsumsi makanan yang tidak sehat. Seperti, makanan atau minuman yang terlalu manis dan kurang mengkonsumsi air putih.

Bahkan, tambah Syaukani, usia penderita batu ginjal saat ini juga, mengalami pergeseran.

“Jika dulu hanya diderita usia tua, kini sudah diderita usia muda atau usia produktif,” ucap Syaukani. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ingatkan Soal Potensi Bencana Hingga Inflasi Jelang Ramadhan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar apel gabungan awal bulan maret tahun 2023, bertempat di Halaman Setdaprov Kalsel pada Senin (6/3). Apel gabungan dihadiri seluruh pejabat Eselon III, Eselon IV, Pejabat Fungsional Khusus, dan Staff PNS dari 24 dinas/badan/biro lingkup Setdaprov Kalsel.

Saat menjadi Pembina Apel, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan apel gabungan awal bulan ini merupakan sarana yang tepat untuk menyampaikan situasi dan dinamika daerah, yang perlu menjadi perhatian bersama, salah satunya terkait potensi hujan sedang, hingga lebat yang melanda beberapa waktu yang lalu hingga beberapa waktu ke depan.

“Kita perlu mempersiapkan diri dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi bencana,” ungkap Sahbirin Noor.

Sahbirin Noor melanjutkan, dirinya mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Provinsi Kalsel, agar dapat memiliki sifat peduli sosial, khususnya peduli terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan akibat terdampak musibah bencana. Para ASN harus dapat tanggap, mampu merasakan dan memahami kebutuhan dan kepentingan rakyat yang sedang mendapat musibah.

Pada apel awal bulan Maret tersebut juga, Sahbirin Noor juga mengingatkan kepada semua pihak dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriyah sebagai bulan untuk sarana pengendalian diri dan meningkatkan kesadaran spiritual.

“Bahwa ibadah dibulan Ramadhan menjadi wahana pengendalian diri dan peningkatan spiritual, sehingga manfaatkanlah kesempatan ini untuk intropeksi diri dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan, ” ucap Sahbirin Noor.

Dirinya juga mengimbau kepada SKPD terkait, agar dapat mengendalikan kenaikan harga bahan-bahan pokok menjelang bulan Ramadhan. Langkah – langkah pengendalian inflasi menjelang bulan Ramadhan harus terus diperhatikan, sepertistabilitas bahan – bahan pokok supaya tidak memberatkan rakyat dibulan Ramadhan. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Hibahkan Tanah ke BKN RI

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negera (BKN) RI, menggelar penandatanganan serah terima hibah tanah untuk pembangunan gedung Kantor Regional BKN. Penandatangan Berita Acara Serah Terima Hibah Tanah Milik Pemerintah Provinsi Kalsel kepada BKN RI dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, bersama Plt. Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana di Kantor Setdaprov Kalsel pada Senin (6/3), sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah untuk kelancaran administrasi kepegawaian daerah.

Plt Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Gubernur Kalsel, atas hibah tanah sehingga BKN bisa memiliki kantor regional yang lebih baik.

“Sebelumnya kami sudah punya kantor regional, namun kurang memadai karena akhir-akhir ini banyak sekali permintaan assessment center dan untuk fasilitas seleksi CAT serta tempat parkir pun tidak memadai sehingga mengganggu lalu lintas sekitar,” ungkap Bima.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, dengan adanya hibah tanah ini pihaknya berharap, tanah seluas 10.000 meter persegi di area perkantoran Setdaprov Kalsel ini dapat membawa manfaat, khususnya untuk BKN dan jajarannya. Sehingga dapat membantu kegiatan BKN dalam hal urusan administrasi Pemerintahan.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja BKN Regional VII atas kerja sama yang sangat luar biasa dengan Pemerintah Daerah karena selalu memudahkan urusan persoalan kepegawaian Kalsel, ” ujar Sahbirin Noor.

Untuk diketahui, berita acara hibah tanah merupakan bagian dari pelaksanaan Naskah Hibah sekaligus sebagai tanda serah terima tanah dan merupakan satu kesatuan serta bagian yang tidak terpisahkan dari Naskah Hibah antara Pemerintah Provinsi Kalsel dengan BKN Nomor 9 Tahun 2023 dan Nomor 8/HM.04.01/2023. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version