Pemprov Kalsel Kolaborasikan Pokja PKP dan AMPL

BANJARBARU – Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk yang pesat, kebutuhan perumahan termasuk fasilitas perumahan dan lingkungannya juga meningkat. Semakin berkualitas fasilitas perumahan, semakin menunjukkan taraf sosial ekonomi penghuninya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemprov Kalsel membentuk sinergitas antar Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) dan Pokja Sanitasi.

Selaku Koordinator di Bidang Kemitraan, Informasi dan Evaluasi dalam Pokja tersebut, Kepala Bidang Informasi dan Statistik Diskominfo Kalsel Syarifah Norhani mengatakan, Pokja ini sendiri melibatkan berbagai dinas terkait, seperti BAPPEDA, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan lainnya.

Kabid Informasi dan Statistik Diskominfo Kalsel, Syarifah Norhani

“Banyak pelaku yang terlibat dan program yang ada memadukan kapasitas dan komitmen untuk berkoordinasi dan berkolaborasi, serta kemampuan untuk menyusun rencana kerja,” jelasnya, Rabu (2/2).

Syarifah menambahkan, kebijakan penanggulangan kumuh merupakan tugas  bersama yang tentu tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak selaku pemangku kepentingan.

“Kita akan mencari peserta yang aktif untuk mengumpulkan data siapa yang layak untuk mendapat bantuan, lalu siapa saja yang rumahnya masih tergolong kumuh di seluruh Kabupaten Kota,” ungkapnya.

Melalui Pokja ini diharapkan adanya peningkatan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan agar terwujud permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (SYA/RDM/RH)

Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Gubernur Kalsel Harapkan ASN Teladani Sifat Rasulullah

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar peringatan Isra Mi’raj Baginda Nabi Muhammad SAW 1443 H, acara ini digelar di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel pada Rabu (2/2) siang. Acara peringatan Nabi Besar Muhammad SAW ini dihadiri ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah provinsi Kalsel beserta Kepala Dinas (Kadis) beserta tamu undangan lainnya.

Pada peringatan Isra Mi’raj ini, Pemprov Kalsel mengundang ulama besar DR H Arrazy Hasym atau yang akrab disapa Buya Hasim.

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, dengan diadakannya Isra Mi’raj ini, pihaknya berterima kasih kepada seluruh ASN lingkup Pemprov Kalsel yang telah berhadir untuk mengikuti peringatan Isra Mi’raj.

“Semoga dengan diadakannya peringatan Isra Mi’raj ini, para tamu undangan yang berhadir dapat mendengarkan ceramah dengan khidmat, dan meneladani sifat-sifat baginda Rasulullah SAW,” ungkap Sahbirin Noor.

Sementara itu dalam ceramahnya DR Buya Arrazy Hasym mendoakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, agar diberi kemudahan dan kesabaran dalam memimpin pemerintahan provinsi Kalsel.

“Sahbirin artinya adalah orang yang sabar, sehingga Gubernur Kalsel mudah-mudahan diberi kesabaran dalam memimpin provinsi Kalsel kedepannya agar lebih baik,” ucap Buya Hasym saat ceramah.

Usai memperingati Isra Mi’raj di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, DR Buya Arrazy Hasym diagendakan akan kembali melakukan ceramah agama dan Isra Mi’raj di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin pada malam harinya, dan pada sore harinya, DR Buya Arrazy Hasym diagendakan ke Kab Banjar didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, untuk mendatangi para Alim Ulama yang terdapat di daerah dengan julukan Serambi Mekkah. (MRF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar RDP Terkait Taman Edukasi

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP), terkait persoalan taman edukasi di depan pusat perbelanjaan terbesar di kota ini.

Taman edukasi di depan pusat perbelanjaan Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, Rabu (2/2) sore menjelaskan, rapat dengar dengar pendapat ini melibatkan lintas Komisi, yaitu Komisi II, dan Komisi III Dewan Banjarmasin, dengan menghadirkan beberapa SKPD. Terkait membahas pembangunan taman edukasi di depan pusat perbelanjaan terbesar di kota ini yang dinilai tidak menguntungkan Pemerintah kota.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat memberikan komentar pada awak media

“Pada bulan Mei 2021 lalu, SKPD terkait tidak hadir, sekarang kami gelar lagi RDP,” ucapnya.

Disampaikan Yamin, dalam pembangunan taman edukasi, dinilai ada kejanggalan untuk perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga. Karena status kepemilikan lahan eks Sekolah Dasar (SD) Simpang Ulin tercatat sebagai aset pemerintah.

“Kita hanya minta penjelasan dari Pemko, lahan yang difungsikan sebagai aset daerah, tetapi telah dikerjasamakan dengan pihak ketiga,” jelas Yamin

Lebih lanjut Yamin menambahkan, saat ini keberadaan taman edukasi tidak hanya berupa taman. Namun juga ada kegiatan niaga berupa bangunan baliho. Dengan demikian kalau pemanfaatannya sebagai taman edukasi, maka haruslah sesuai peruntukannya.

“Hasil RDP ini, kami beri catatan ke Pemerintah kota yaitu, mengevaluasi kerjasama dengan pihak ketiga, agar pemanfaatan taman edukasi bisa menguntungkan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Rangkaian Peringatan HUT ke 50, Basarnas Banjarmasin Gelar Donor Darah

BANJARBARU – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas akan berusia 50 tahun pada 28 Februari 2022 mendatang.

Disampaikan Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad, dalam memperingati HUT Basarnas kali ini, pihaknya menggelar kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada Rabu (2/2) di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.

“Kegiatan ini kami adakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. Kami Bersama UTD PMI Kota Banjarbaru melaksanakan giat donor darah sebagaimana selama ini yang menjadi tugas Basarnas dalam memberikan bantuan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Al Amrad.

Ia juga memastikan akan selalu siap dalam membantu yang membutuhkan. Sehingga menurutnya, tugas seorang SAR bukan hanya mencari dan menolong, tetapi bagaimana membantu dengan berbagi.

“Kegiatan donor darah kali ini diikuti sebanyak 95 peserta. Semoga kegiatan tersebut dapat rutin dilaksanakan. Dan Kami berharap Pihak UTD RSUD Idaman Banjarbaru dan PMI Kota Banjarbaru dapat saling bersinergi dalam kegiatan serupa kedepannya,” harapnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kepala Urusan Umum Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Amri Zuna Kurniawan menjelaskan, personil yang ikut dalam kegiatan donor darah Ini di antaranya ASN, PPNPN, dan di dukung juga oleh anggota Dharmawanita persatuan Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin.

“Sebanyak 95 orang peserta mengikuti giat ini. Dan sebelumnya dilakukan skrining oleh petugas dari UTD RSD Idaman Banjarbaru dan PMI Kota Banjarbaru, untuk memastikan kesehatan dan beberapa faktor yang harus sesuai standar untuk mendonor,” jelasnya

Selain itu direktur Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru dan ketua PMI Kota Banjarbaru, melalui Kepala Unit Transfusi Darah RSD Idaman Banjarbaru Rosida Arisanti, mengucapkan terimakasih atas partisipasi jiwa kemanusiaan SAR dengan terlaksananya kegiatan tersebut.

“Kami berterimakasih sekali atas partisipasi jiwa kemanusiaan rekan-rekan SAR, di rumah sakit kita sangat kekurangan stok kantong darah sehingga kami sangat bersyukur sekali ketika ada sumbangan bantuan darah, sehingga ketika pasien RSD Idaman Banjarbaru memerlukan darah maka kami sudah memiliki stok darah,” pungkasnya. (SAR.BJM-RDM/RH)

Kolonel Inf Rudi Puruwito, Resmi Menjabat Danrem 101/Antasari

BALIKPAPAN – Untuk meningkatkan kualitas kinerja dan produktivitas satuan serta pengembangan karir para perwira, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso memimpin sertijab dan tradisi korps pelepasan serta penerimaan Pejabat Kodam VI/Mulawarman di Aula Makodam VI/Mulawarman Balikpapan, pada Rabu (2/2).

Pada sertijab ini, Kolonel Inf Rudi Puruwito resmi menjabat Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari menggantikan Brigadir Jenderal TNI Firmansyah yang menempati jabatan baru sebagai Irdam III/Siliwangi. Selanjutnya Letnan Kolonel Arh Samujiyo resmi menjabat Kajasdam VI/Mulawarman, mengantikan Kolonel Inf Risa Wilsi yang mendapat jabatan baru sebagai Kasiter Kasrem 043/Gatam Kodam II/Sriwijaya.

Suasana Sertijab pejabat di lingkungan Kodam VI/Mulawarman

Pada upacara tradisi korps pelepasan serta penerimaan ini, Pangdam juga melepas Pamen Ahli Bidang Ideologi Politik Pangdam VI/Mulawarman Kolonel Caj Yuli Marjoko, Psikolog yang akan menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Psikologi TNI AD.

Ditegaskan oleh Pangdam, sertijab ini adalah bagian dari upaya pembinaan satuan serta pembinaan personel melalui Tour of Duty dan Tour of Area dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi, sekaligus untuk penyegaran tugas personel secara berkesinambungan.

“Melalui alih tugas dan jabatan ini diharapkan akan meningkatkan profesionalisme dan menambah pengalaman tugas para Perwira. Selain itu, merupakan bagian dari upaya membangun sistem pembinaan personel yang lebih efektif,” ujar Pangdam.

Pangdam menaruh harapan besar kepada pejabat baru agar dapat mengembangkan gagasan-gagasan baru yang konstruktif, kreatif dan inovatif, dengan menjunjung tinggi integritas dan komitmen kuat terhadap kemajuan organisasi untuk berbuat yang terbaik dalam menjalankan setiap tugas.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kodam VI/Mulawarman kepada Kolonel Inf Rudi Puruwito dan Letkol Arh Samujiyo.

Jenderal bintang dua ini juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Brigadir Jenderal TNI Firmansyah, Kolonel Inf Risa Wilsi dan Kolonel Caj Yuli Marjoko atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat di lingkungan Kodam VI/Mulawarman. Semoga pengabdian yang tulus dan ikhlas menjadi amal ibadah dan mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Sertijab tersebut dihadiri para pejabat utama Kodam VI/Mulawarman, para perwira serta Ibu-Ibu Pengurus Persit KCK PD VI/Mulawarman. Pada kesempatan ini juga, telah dilaksanakan Serah Terima Jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 101 PD VI/Mulawarman. (Penrem-RIW/RDM/RH)

Pemko Banjarbaru Apresiasi Turnamen Mobile Legend Esport Indonesia Kota Banjarbaru

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mengapresiasi diadakannya turnamen game online Mobile Legend di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Banjarbaru. Turnamen Mobile Legend ini merupakan turnamen kedua yang diadakan E-Sport Indonesia Kota Banjarbaru yang pelaksanaan turnamennya mampu menarik perhatian sebanyak 115 Tim pemain laki-laki dan 8 Tim pemain perempuan, terdaftar sebagai peserta pada ajang turnamen yang diadakan mulai Sabtu (29/1) – Minggu (30/1).

Kepada sejumlah wartawan, Wali Kota Banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, turnamen game online Mobile Legend merupakan salah satu turnamen game online yang dapat menyalurkan bakat bermain para generasi millenial, turnamen ini merupakan salah satu kegiatan positif yang diharapkan akan dijadikan sebagai salah satu agenda rutin tahunan Pemko Banjarbaru.

Walikota Banjarbaru (Baju Hijau) bersama Kejari Kota Banjarbaru (Baju Merah)

“Kaum millennial inilah yang akan menjadi penyangga ibukota Negara serta berkembang pesatnya kemajuan teknologi, anak muda harus bisa berpartisipasi dalam pembangunan baik pembangunan teknologi dan Industri Kecil Menengah (IKM),” ungkap Wali Kota.

Aditya berharap, para kaum millenial tidak hanya menjadi penonton dimasa kemajuan teknologi, namun juga berpartisipasi  dalam pembangunan.

Senada dengan Walikota Banjarbaru, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru Andri Irawan juga menyampaikan, bahwa dijaman kemajuan teknologi seperti sekarang ini. Kaum millenial harus lebih mendalami ilmu teknologi, hal ini dikarenakan setiap tahunnya perkembangan jaman akan lebih maju dan lebih banyak menggunakan ilmu teknologi.

“Dengan kaum millenial ikut bermain game, maka minat mereka bisa tersalurkan dibidang ilmu  teknologi, dikarenakan kedepannya akan lebih banyak menggunakan teknologi, sehingga dengan adanya turnamen ini merupakan salah satu cara dalam mendalami teknologi,” ungkap Andri Irawan.

Sementara itu, Ketua E-Sport Indonesia Kota Banjarbaru Firdaus K Yudha menyampainan ucapan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru, Media Partner, beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi untuk menyelenggarakan turnamen game Mobile Legend Community Championship (MLCC) ini, sehingga pelaksanaan turnamen dapat berjalan dengan lancar.

Ketua E-Sport Indonesia Kota Banjarbaru Firdaus K Yudha

“Kedepannya turnamen game Mobile Legend Community Championship (MLCC) ini akan diadakan berkelanjutan untuk mencari bibit-bibit pro player Banua,” ujar Firdaus.

Ditambahkannya, meskipun turnamen MLCC merupakan agenda besar yang pihaknya adakan dimasa Pandemi COVID-19, namun pihaknya tidak lupa tentang penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya Klaster COVID-19 di turnamen ini. (MRF/RDM/RH)

Tiga Sekolah di Banjarmasin Ditemukan Siswa Positif COVID-19

BANJARMASIN – Setelah beberapa bulan berlangsung Sekolah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Banjarmasin, saat ini terkonfirmasi ada tiga sekolah yang siswanya terpapar COVID-19.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto, kepada sejumlah wartawan, di Kantor Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Senin (31/1).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto

“Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menerima laporan dari pihak sekolah pada hari Minggu 30 Januari 2022, adanya siswa yang positif COVID-19,” ungkapnya.

Totok mengatakan, tiga Sekolah tersebut, yaitu, SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, serta SMP Negeri 19.

“Karena ada siswa yang positif tersebut, maka untuk sekolah tatap muka dihentikan, untuk sementara waktu, selama 14 hari,” ucapnya.

Setelah itu, lanjut Totok, pihaknya akan melakukan evaluasi apakah PTM dilanjutkan atau tidak di sekolah-sekolah tersebut.

“Sekolah tersebut diberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Totok juga menghimbau, agar sekolah-sekolah di Kota Banjarmasin, memperhatikan kondisi kesehatan siswa siswa mereka.

“Dihimbau kepada seluruh sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, agar memperhatikan kondisi kesehatan siswa mereka,” tuturnya.

Menurut Totok, apabila ditemukan siswa yang menunjukkan gejala seperti COVID-19, maka hendaknya siswa tersebut dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Seluruh sekolah juga diminta untuk terus melaporkan, kondisi siswa siswa mereka, selama pembelajaran tatap muka berlangsung ke Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, dengan ditemukannya siswa yang terpapar COVID-19, maka sekolah tersebut ditutup atau pembelajaran tatap muka dihentikan.

“Sekolah yang siswanya terkonfirmasi COVID-19 maka sekolah sementara ditutup atau PJJ,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Labkes Kalsel Sediakan Layanan Home Visit

BANJARMASIN – Terkadang pelanggan yang menggunakan layanan kesehatan dalam keadaan tertentu tidak bisa datang ke fasilitas pelayanan kesehatan. Mungkin terkendala sudah lanjut usia atau yang tidak ingin berisiko jika pergi ke luar rumah di masa pandemi saat ini karena mungkin ada orang lanjut usia atau balita yang tinggal serumah.

Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menangkap keperluan pelanggan tersebut dengan menyediakan layanan “Home Visit” (kunjungan ke rumah).

Kepala Labkes Kalsel, Susi Hermina

“Jadi kalau ada pelanggan kita yang sudah sepuh, misalnya ingin tes swab antigen atau PCR tapi tidak bisa langsung datang ke Labkes, tinggal hubungi nomor customer service kami dan kami langsung jemput,” kata Kepala Labkes Kalsel, Susi Hermina kepada wartawan, di ruang kerjanya, Senin (31/1).

Selain itu, lanjut Susi, Labkes Kalsel juga melayani tes swab COVID-19 pada hari libur, baik hari Minggu atau hari libur nasional jika sudah memenuhi kuota maka akan dilakukan pelayanan.

“Contoh besok (Selasa) itu hari libur, tapi ada anak-anak yang mau berangkat keluar negeri, sekitar 25 orang yang ingin tes swab, kita layani,” jelasnya.

Susi mengatakan terobosan dan inovasi ini dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mencapai target pendapatan yang telah ditetapkan pada tahun 2022. Apalagi saat ini, Labkes Kalsel telah resmi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). (NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Edukasi Warga Terkait Aturan Mengelola dan Membuang Sampah

BATOLA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Isra Ismail melakukan edukasi kepada warga sekitaran Pasar Ahad Kertak Hanyar terkait tata cara dan aturan mengelola serta membuang sampah.

Edukasi ini diberikannya melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah di salah satu Rumah Makan di kawasan Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (29/1).

Suasana Sosper 8/2018 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail

Dalam perda ini, ungkap Isra, diatur secara jelas dan terperinci aturan mengelola serta membuang sampah, baik itu jam yang diperbolehkan membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) termasuk sanksi yang diberikan jika aturan itu dilanggar.

“Sayangnya pengawasan dan pemberian sanksi tersebut belum berjalan maksimal karena masih minimnya tenaga yang dimiliki pemerintah,” katanya.

Sehingga, Politisi dari Fraksi Golkar ini mengharapkan melalui sosialisasi Perda 8/2018, pencegahan pelanggaran bisa diatasi dengan memberikan kesadaran terlebih dahulu kepada masyarakatnya. Dengan meningkatkan kesadaran di masyarakat, menurut Isra, perda ini dipastikan terimplementasi secara maksimal karena turut membantu pemerintah melakukan pengawasan pengelolaan sampah sesuai aturan.

“Kita tahu masyarakat mungkin sebagian ada yang belum memahami dan mengerti tentang pembuangan sampah. Ada yang membuang dari mobil, di got dan lain-lain. Padahal itu dilarang. Jadi kita ingin memberikan pemahaman ke masyarakat supaya penanganan sampah dilakukan jangan sampai dibuang sembarangan. Pertama, hal itu demi kesehatan dan azas kesadaran wajib ditingkatkan itu agar lingkungan baik dan bersih,” jelasnya.

Wakil Rakyat Dapil Kabupaten Banjar ini juga mengajak pihak Dinas PUPR Kalsel untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah ini.

“Warga Pasar Ahad ini sengaja dilibatkan karena sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai pedagang dan diharapkan ikut menyampaikan kepada warga lainnya agar bersama-sama menjaga kebersihan di wilayah yang rawan terjadi penumpukan sampah,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Keterbatasan Lembaga Hukum, Warga Batola Kesulitan Dapatkan Bantuan Hukum Gratis

BATOLA – Keterbatasan lembaga hukum yang tidak sepenuhnya berada di tiap kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dinilai menjadi kendala masih minimnya warga memanfaatkan bantuan hukum gratis oleh pemerintah.

Hal itu muncul saat sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2015 tentang Bantuan Hukum Gratis Untuk Masyarakat Miskin yang dilaksanakan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Siti Noortita Ayu Febria Roosani atau yang akrab disapa Tatum disalah satu cafe kawasan Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala (Batola), Sabtu (29/1).

Suasana Sosper 10/2015 oleh Anggota DPRD Kalsel Siti Nortita Ayu Febria Roosani

Dalam sosper yang dihadiri warga Berangas Timur Kabupaten Batola itu, menurut Tatum, banyak dari mereka mempertanyakan dimana saja lembaga hukum yang bisa diakses untuk mendapat pendampingan ketika tersandung kasus hukum. Namun, sayangnya, tidak ada satupun lembaga hukum gratis berada di wilayah mereka sehingga tak heran banyak yang tidak memanfaatkan keberadaan Perda ini. Oleh karena itu, Tatum memastikan akan segera menindaklanjutinya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.

“Jadi tadi ada permintaan dari masyarakat di Berangas Timur karena Batola belum ada lembaga hukum gratis di pemerintah. Hal ini akan kami sampaikan melalui Biro Hukum Pemkab Batola. Insyaallah segera kita sampaikan sehingga bisa ditanggapi. Apalagi banyak warga di Batola ini berada di daerah pelosok dengan keterbatasan sarana transportasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Pengaturan Biro Hukum Setdaprov Kalsel, Said mengungkapkan hingga saat ini terdata baru ada dua lembaga hukum di Kalsel yang memberikan pendampingan hukum gratis kepada warga tidak mampu. Mengingat lembaga hukum tersebut baru bisa memberikan bantuan hukum gratis setelah mereka memenuhi persyaratan dan mendapatkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM.

“Memang saat ini hampir semua kabupaten/kota di Kalsel tidak ada lembaga hukum. Lembaga bantuan hukum itu ditetapkan oleh Kemenkumham. Tapi setidaknya di 2021 ada dua lembaga hukum yang bisa memberikan bantuan hukum gratis, ini yang kami dorong agar lebih banyak dan mereka supaya terakreditasi dulu jadi baru bisa memberi bantuan hukum,” jelasnya.

Sosialisasi Perda ini sendiri menjadi salah satu upaya untuk membantu pemerintah memaksimalkan pemanfaatan bantuan hukum untuk masyarakat miskin ini. Dewan menghimbau agar warga tak segan untuk meminta pendampingan hukum gratis kepada pemerintah jika terlibat kasus hukum. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version