Pasokan Ikan di UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dipastikan Cukup

BANJARMASIN – Untuk pasokan ikan laut di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mencukupi, hal ini terlihat banyaknya kapal nelayan yang sadar di pelabuhan milik Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut, Senin (8/8).

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani Yusuf mengatakan, untuk pasokan ikan saat ini di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mencukupi. Mengingat, saat ini untuk wilayah tangkapan ikan sudah mendekati wilayah Kalimantan Selatan. Sehingga, ikan yang ditangkap sudah semakin banyak.

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani Yusuf

“Oleh karena itu hasil tangkapan ikan sudah mulai banyak, sehingga mencukupi kebutuhan ikan untuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya,” jelasnya.

Namun, tambah Nurbani, meski tangkapan ikan mengalami peningkatan, namun untuk harga masih belum stabil.

“Harga ikan masih belum mengalami penurunan. Seperti harga ikan peda masih berada dikisaran 40 ribu rupiah per kilo,” ucapnya.

Sebelumnya, lanjut Nurbani, harga ikan peda hanya dikisaran Rp35.000 per kilo.

“Kami berharap harga ikan laut akan semakin stabil di Kota Banjarmasin dan sekitarnya,” ucap Nurbani. (SRI/RDM/RH)

Cegah Intoleransi, Polda Kalsel Gelar Seminar Wasbang di Lingkungan Sekolah

BANJARMASIN – Dalam rangka mencegah intoleransi, paham radikalisme dan terorisme dilingkungan sekolah, maka Polda Kalsel melalui Dit Intelkam menggelar seminar wawasan kebangsaan di SD IT Insanurahman Banjarbaru, akhir pekan tadi.

Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Kompol Paryoto (Baju Putih)

Direktur Intelkam Polda Kalsel yang diwakili Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Kompol Paryoto menyampaikan, kegiatan ini dilakukan guna menjaga dan menguatkan situasi kondusif dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), serta mengajak peserta seminar untuk menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme serta terorisme khususnya dilingkungan sekolah.

“Kita mengajak adik-adik kita memiliki pemahaman yg sama terhadap penyebaran paham radikal di wilayah Kalsel,” ujarnya.

Sementara itu dari perwakilan Bakebangpol Kota Banjarbaru Siti Zainab berpesan, lembaga pendidikan dapat berperan sebagai salah satu pencegahan intoleransi dan paham radikalisme.

“Kami berharap sekolah dapat menjadi salah satu tempat pencegahan intoleransi serta paham radikalisme,” ucapnya.

Sedangkan, perwakilan dari Kemenag Kota Banjarbaru Abdul Karim mengatakan, para guru dapat memberikan pencerahan kepada murid dengan menanamkan akidah yang baik.

“Guru diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada para siswa dengan menanamkan akidah yang baik,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SD IT Insanurahman Saparudin mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut, materi yg disampaikan dari para narasumber bisa menjadi wawasan bagi para guru dalam mendidik anak – anak di sekolah.

Kegiatan sosialiasi ini diakhiri dengan penyerahan cindera mata dari para narasumber kepada Kepala Sekolah dan guru di SD IT Insanurahman. (POLDA. KALSEL/SRI/RDM/RH)

Laksanakan Soswasbang, Paman Yani Ingatkan Bahaya Hoaks dan Pentingnya Menjaga Keberagaman

KOTABARU – Keberagaman latar belakang serta pemanfaatan teknologi menjadi titik fokus yang disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi dalam kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pembinaan Ideologi Pancasila, di SMA Negeri 1 Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru, Senin (8/8).

Pelaksanaan yang diikuti oleh tenaga pengajar dan peserta didik ini menghadirkan narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Selatan, yakni Kasubbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Harry Widhiyatmoko, serta Kapolsek Pulau Laut Barat, Ramli Aziz.

“Sosialisasi Wasbang kepada pelajar ini tentu sangat baik. Karena mereka masih muda-muda dan perlu diberikan pemahaman untuk menghargai perbedaan dan mencintai kebersamaan,” ujar Yani Helmi, yang akrab disapa Paman Yani ini.

Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat kembali menumbuhkan semangat persatuan dalam bingkai NKRI terlebih di Kalsel.

“Toleransi di daerah sini perlu untuk terus dipertahankan. Apalagi disini dekat sekali dengan perusahaan besar. Sehingga diharapkan saat memasuki dunia kerja mereka mampu menghargai perbedaan tersebut,” katanya.

Legislator yang akrab disapa Paman Yani ini juga memaparkan akan pentingnya untuk menjaga keragaman ini. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi yang positif.

“Banyak sekali beredar berita bohong atau hoaks ditengah masyarakat. Sangat diharapkan anak muda ini mampu untuk menelusuri terlebih dahulu kebenaran berita tersebut sebelum menyebarkan atau menerimanya,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Harry Widhiyatmoko, menyampaikan pentingnya menjaga persatuan di tengah kemajemukan bangsa di Kalsel.

“Toleransi berbangsa di Kalsel harus terus dijaga,” ujarnya.

Sementara itu, potensi perpecahan diakui Kapolsek Pulau Laut Barat, Ramli Aziz, memang selalu ada. Namun selama bertugas di wilayah ini ujar Aziz, belum pernah menemui adanya konflik yang berarti.

“Toleransi masyarakat di sini sangat kuat. Terlebih dengan adanya perusahaan disini, maka masyarakat lebih banyak berfokus pada peningkatan perekonomian,” terangnya. (ASC/RDM/RH)

BUMDes Diharapkan Dapat Berikan Kontribusi Signifikan Bagi Kemajuan Ekonomi Kalsel

BANJARMASIN – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan ekonomi. Hal itu disampaikan Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar kepada wartawan, usai membuka acara Expo BUMDes 2022, Sabtu (6/8).

Menurutnya, kegiatan Expo BUMDes Tahun 2022 ini sebagai bentuk upaya Pemprov Kalsel dalam mendorong dan memberikan ruang kepada BUMDes agar menampilkan produk unggulannya masing-masing sehingga produk tersebut lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas.

“Promosi dalam bentuk expo ini juga membuka peluang untuk membangun kemitraan dengan pihak lain, seperti perbankan, investor dan stakeholder lainnya,” katanya.

Disisi lain, lanjut Roy, penghargaaan terhadap BUMDes berprestasi juga relevan diberikan sebagai wujud perhatian dan kepedulian Pemprov Kalsel terhadap BUMDes yang memiliki andil besar dalam membangun desa.

Suasana Pembukaan Expo BUMDes Kalsel Tahun 2022

Sementara, Kepala Dinas PMD Kalsel Faried Fakhmansyah menyampaikan Expo BUMDes 2022 ini sebagai upaya promosi dan temu bisnis antara pengelola BUMDes dengan perbankan, BUMN dan pebisnis yang berminat.

Dalam kegiatan ini, juga diberikan penghargaan BUMDes terbaik tingkat Kalsel tahun 2022 yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada BUMDes agar terus aktif menjalankan usaha yang dimiliki. Selain itu, meningkatkan kapasitas kelembagaan BUMDes sehingga dapat menghasilkan performa yang lebih baik.

“Pemberian penghargaan kepada BUMDes yang telah aktif juga dalam rangka peningkatan perekonomian desa,” jelasnya.

Ke depan, Faried berharap agar BUMDes dapat benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta dapat menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan usaha-usaha yang ada di desa.

Untuk diketahui, Gubernur Kalsel diwakili Sekdaprov Kalsel membuka Expo BUMDes 2022 di salah satu pusat perbelanjaan di Banjarmasin yang dilaksanakan selama dua hari yaitu 6 dan 7 Agustus 2022. Pembukaan ditandai dengan prosesi “Tepuk Mayang” oleh Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar dengan didampingi Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kalsel, Faried Fakhmansyah.

Dalam kesempatan itu, juga diberikan penghargaan kepada enam BUMDes terbaik, diantaranya BUMDes Maju Jaya Desa Padang Panjang Kabupaten Tabalong meraih Penghargaan BUMDes Terbaik Pertama Tingkat Provinsi Tahun 2022. Disusul BUMDes Makmur Jaya Abadi Sentosa Desa Ayunan Papan Kabupaten Tapin meraih penghargaan terbaik kedua dan BUMDes Tirta Jaya Desa Mekar Jaya Kabupaten Tanah Bumbu meraih penghargaan terbaik ketiga. (NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Ekonomi Desa, Bank Kalsel Siapkan Program Terobosan

BANJARMASIN – Sebagai upaya mendorong dan memberikan ruang kepada para pelaku Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), mampu menampilkan produk unggulannya masing – masing sehingga produk tersebut lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan BUMDes EXPO 2022 yang diikuti perwakilan BUMDes Se-Kalimantan Selatan, pada 6-7 Agustus 2022 di pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin.

Kehadiran BUMDes diharapkan dapat meningkatkan perekonomian tingkat desa. Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, saat membuka kegiatan pada Sabtu (6/8).

Gubernur menyampaikan, bahwa BUMDes adalah salah satu program prioritas pemerintah dalam memajukan desa. Dimana dengan hadirnya BUMDes, diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi tingkat desa sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam pemerataan pembangunan ekonomi di daerah.

“Hadirnya BUMDes diharapkan benar-benar dapat menjadi lokomotif pembangunan ekonomi lokal di tingkat desa,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya menuturkan kegiatan ini merupakan program economy recovery milik Pemprov Kalsel yang melibatkan seluruh Kabupaten/Kota sehingga Bank Kalsel bisa melakukan sinergitas dengan para UMKM. Selain itu atas terselenggaranya kegiatan ini, Bank Kalsel juga memberikan dukungan dengan menjadi salah satu sponsor.

“Bagi Bank Kalsel hal ini sangat strategis dimana Bank Kalsel berkepentingan untuk meningkatkan peranan BUMDes melalui pembiayaan/kredit Bank Kalsel,” ungkap Hana.

Untuk meningkatkan ekonomi di desa Bank Kalsel juga tengah menyiapkan sebuah program terobosan dengan menggunakan Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai). Laku Pandai merupakan Program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penyediaan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain (agen bank) dan didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.

“Jadi nantinya BUMDes akan menjadi mitra atau agen Bank Kalsel untuk mengakses UMKM yang di kecamatan/desa, selain bisa mendapatkan nasabah dan melakukan aktivitas perbankan tentunya BUMDes juga dapat meningkatkan perekonomian di desanya,” pungkasnya.

Selain itu, pada gelaran ini Bank Kalsel melalui Kantor Cabang Rantau didapuk penghargaan atas dukungan dan pembinaan kepada BUMDes Tapin yang menjadi salah satu terbaik pada penilaian BUMDes se-Kalimantan Selatan Tahun 2022. (ADV-RIW/RDM/RH)

Bank Kalsel Optimalkan Layanan Digital Perbankan

BANJARMASIN – Peningkatan mutu kinerja pelayanan merupakan salah satu upaya industri perbankan dalam mempertahankan nasabah dan memenangkan persaingan karena tingkat loyalitas nasabah akan semakin meningkat, apabila bank mampu memberikan kinerja pelayanan yang optimal.

Layanan perbankan digital merupakan salah satu cara yang dikembangkan oleh industri perbankan untuk memudahkan transaksi para nasabahnya. Dengan penggunaan teknologi digital yang kian meningkat, nasabah akan disuguhkan dengan layanan yang mudah, cepat dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Bank Kalsel tak mau ketinggalan dalam meningkatkan pelayanan terbaiknya melalui layanan keuangan berbasis teknologi digital. Transformasi Core Banking System (CBS) Bank Kalsel menjadi Temenos T24 mampu memperluas layanan digital banking, sehingga dapat mengakomodir kebutuhan nasabah dalam bertransaksi dimanapun dan kapanpun. Transformasi CBS T24 berpengaruh positif terhadap peningkatan jumlah nasabah. Hal ini dapat dibuktikan dari data aktivitas e-channel Bank Kalsel yang terus mengalami peningkatan baik dari jumlah pengguna maupun jumlah transaksinya.

Berdasarkan data yang dihimpun, pengguna yang aktif pada e-channel Bank Kalsel konvensional periode Januari 2022 sebanyak 67.602 pengguna dengan 384.374 jumlah transaksi.

Jumlah ini terus meningkat menjadi 87.924 pengguna (tumbuh 30,06 persen) dengan 546.495 jumlah transaksi (tumbuh 42,18 persen) per Juni 2022. Begitu pula pada e-channel Bank Kalsel syariah per Januari 2022 tercatat 11.049 pengguna dengan 60.034 transaksi, yang terus mengalami peningkatan menjadi 12.656 pengguna (tumbuh 14,54 persen dengan 60.963 transaksi (tumbuh 1,55 persen) per Juni 2022. Hal ini menunjukkan transformasi CBS T24 ini berpengaruh positif secara signifikan terhadap meningkatnya kepercayaan dan loyalitas nasabah kepada bank.

Hadirnya teknologi ini juga diimbangi dengan kualitas layanan yang diberikan. Hal ini terbukti dengan ditetapkannya Bank Kalsel dalam kategori 5 (lima) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik dengan Pelayanan Prima Tahun 2021-2022 versi Infobank 19th Banking Service Excellence Awards 2022 yang diselenggarakan bersama dengan Marketing Research Indonesia (MRI).

Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, menegaskan, Bank Kalsel akan terus berkomitmen dalam memberikan layanan terbaik baik itu secara digital maupun individual.

“Industri perbankan merupakan industri yang sangat inovatif, maka dari itu untuk menjaga kualitasnya tetap prima dibutuhkan inovasi dari berbagai macam aspek. Fokus kami saat ini menciptakan layanan perbankan berbasis digital yang dapat memenuhi semua keperluan nasabah serta senantiasa menciptakan pelayanan prima. Sebagaimana tajuk kami, Setia Melayani Melaju Bersama,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Labkesda Kalsel Siapkan Kelengkapan Untuk Akreditasi A Kesehatan Lingkungan

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan sedang menyiapkan kelengkapan untuk persyaratan memenuhi akreditasi A Kesehatan Lingkungan.

Suasana Kunjungan Kemenkes RI ke Labkesda Kalsel

Hal itu disampaikan Kepala Labkesda Kalsel, Riko Ijami kepada wartawan, Jum’at (5/8).

Menurutnya dalam upaya persiapan tersebut, Labkesda Kalsel mendapatkan kunjungan pihak Direktorat Penjaminan Mutu Kementerian Kesehatan, beberapa waktu lalu. Kunjungan Kemenkes itu, lanjut Riko, dalam rangka monitoring dan evaluasi karena Labkesda melaksanakan assesment untuk akreditasi A kesehatan lingkungan pada bulan Agustus ini.

“Jadi ini dalam rangka pembinaan, bimbingan sekaligus untuk pendampingan ke Labkesda,” katanya.

Riko menjelaskan dalam kunjungan tersebut, pihak Kemenkes ingin mengetahui sejauh mana aturan pemerintah pusat yang telah dilaksanakan oleh Labkesda Kalsel, khususnya yang berkaitan dengan kesiapan data-data, dokumentasi, fasilitas penunjang serta proses pelayanan termasuk indeks nasional mutu dan indeks penjaminan kesehatan pasien.

“Jadi ada dua hal utama yang menjadi evaluasi dari Kemenkes. Mereka datang kemudian melakukan evaluasi dan ada beberapa hal yang mungkin menjadi permasalahan. Itu yang nanti akan dilakukan pendampingan untuk kelengkapan,” jelasnya.

Riko berharap, dengan adanya kunjungan Kemenkes RI, Labkesda bisa menjadi lebih baik, baik yang menyangkut pelaksanaan secara teknis dan administrasi sehingga nanti pada saat dilakukan assessment, Labkesda telah memenuhi persyaratan sehingga bisa terakreditasi dengan baik. (NRH/RDM/RH)

Balai Jalan Diminta Awasi dan Evaluasi PJU Perbatasan Kabupaten dan Kota di Kalsel

BANJARMASIN – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI Banjarmasin diminta melakukan pengawasan, sekaligus evaluasi secara rutin terhadap Penerangan Jalan Umum (PJU), khususnya di wilayah perbatasan antara kabupaten dan kota.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, M Rosehan Noor Bahri kepada wartawan, Kamis (4/8).

Menurutnya, hasil pantauan Komisi III DPRD Kalsel di salah satu wilayah perbatasan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut dan Liang Anggang Kota Banjarmasin pada Selasa (2/8), di ruas jalan di wilayah perbatasan itu ada ditemukan PJU yang kondisinya rusak, sementara di daerah tersebut cukup rawan, sehingga selain perlu perbaikan juga harus ditambah PJU-nya.

“Kami minta Balai Jalan dan Dinas Perhubungan, agar melakukan evaluasi lagi di lapangan, kalau ada hal-hal yang dianggap urgent (penting), terutama di daerah perbatasan antar kabupaten dan kota,” imbaunya.

Rosehan mengingatkan, di wilayah perbatasan itu biasanya merupakan daerah yang padat arus lalu lintas, bahkan bisa saja terjadi kemacetan, sehingga perlu didukung PJU yang memadai untuk keselamatan para pengendara saat melintas.

Suasana Kunjungan Komisi III DPRD Kalsel

“Oleh karena itu, perlunya koordinasi dengan pemerintah pusat, karena ini ranah kementerian, tentu dibantu Dinas Perhubungan dan UPTD,” sarannya. (NRH/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Sampaikan Rancangan KUPA PPAS 2022

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2022 dalam rapat paripurna DPRD Kalsel, Kamis (4/8).

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Dalam pidatonya, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu menerangkan bahwa penyampaian Rancangan KUPA dan PPAS ini sangat penting untuk menjadi dasar dalam menyusun Rencana dan Anggaran Perubahan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Mudah-mudahan, seluruh tahapan rencana dan anggaran perubahan yang tertuang dalam rancangan KUPA dan PPAS ini, bisa kita proses secara transparan, akuntabel serta tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga APBD perubahan tahun anggaran 2022 ini lebih memantapkan pencapaian target-target pembangunan di Kalsel,” katanya.

Paman Birin menjelaskan, pada tahun anggaran 2022 seperti yang tertuang di dalam KUPA dan PPAS Pemerintah Provinsi Kalsel, terdapat beberapa struktur/postur perubahan yaitu pendapatan daerah dianggarkan dengan proyeksi sebesar Rp7.518.805.232.337 atau bertambah sebesar
Rp1.239.966.300.377 dari pagu murni 2022 sebesar Rp6.278.838.931.960.

“Sedangkan belanja daerah dianggarkan sebesar Rp7.789.942.361.192 atau bertambah sebesar Rp1.546.103.429.232 dari pagu murni 2022 sebesar Rp6.243.838.931.960,” jelasnya.

Pada posisi penerimaan pembiayaan, yaitu pada jenis pembiayaan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya, dianggarkan sebesar
Rp424.812.527.050, bertambah sebesar Rp374.812.527.050 dari pagu murni 2022 sebesar
Rp50.000.000.000. Untuk pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp153.675.398.195 bertambah sebesar Rp68.675.398.195 dari pagu murni 2022 sebesar Rp85.000.000.000.

“Pengeluaran pembiayaan tersebut digunakan untuk penyertaan modal pada BUMD dan pembentukan dana cadangan untuk persiapan Pilkada serentak tahun 2024,” tambahnya.

Lebih lanjut Paman Birin menyampaikan struktur perubahan yang telah disampaikan tersebut disusun dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektifitas, serta keberpihakan anggaran untuk kepentingan masyarakat luas, seperti anggaran untuk melanjutkan pemulihan ekonomi di daerah, anggaran bidang pendidikan, sosial dan kesehatan.

“Kami merancang anggaran yang tertuang dalam KUPA dan PPAS perubahan APBD tahun anggaran 2022 ini, berharap adanya pengoptimalan anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat kalimantan selatan.”tambah Paman Birin.

Paman Birin berharap penyampaian rancangan KUPA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 kepada pihak DPRD Provinsi Kalsel yang merupakan mitra kerja pemerintah ini agar disepakati secara bersama sesuai dengan jadwal atau tahapan yang sudah ditentukan oleh peraturan yang berlaku.

“Pada prinsipnya, kesepakatan yang kita inginkan adalah kesepakatan yang dilandasi oleh gagasan dan pemikiran yang sama, yaitu menempatkan Perubahan APBD tahun anggaran 2022 sebagai lokomotif yang mempercepat langkah demi langkah dalam mewujudkan Kalsel maju sebagai gerbang ibu kota negara,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK yang memimpin rapat paripurna menyampaikan langkah selanjutnya DPRD Kalsel melalui tim Badan Anggaran akan segera membahas rancangan KUPA PPAS APBD Tahun 2022 tersebut dengan mengundang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan instansi lainnya jika diperlukan. (NRH/RDM/RH)

Bantu Tingkatkan Perekonomian Pelaku Industri Perbengkelan, Disperin Kalsel Gelar Lomba TTG

BANJARBARU – Pengembangan inovasi teknologi tepat guna bagi masyarakat terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya melalui lomba Desain Mesin Teknologi Tepat Guna (TTG), yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian Kalsel.

Salah satu peserta lomba (berdiri), saat mempresentasikan teknologi hasil buatannya

Berpusat di halaman parkir belakang salah satu hotel berbintang di Banjarbaru, pada Kamis (4/8), ada 4 Kabupaten yang turut berpartisipasi, yakni Hulu Sungai Utara sebanyak 3 produk, Hulu Sungai Selatan 2 produk, Tanah Laut 3 produk, serta Kabupaten Balangan sebanyak 1 produk.

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan banyak ide-ide kreatif bermunculan dari pelaku industri perbengkelan.

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni

“Ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Misi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata,” ucapnya

Kegiatan ini lanjut Mahyuni, rencananya akan rutin dilaksanakan oleh Pemprov Kalsel melalui Dinas Perindustrian. Agar menjadi tantangan bagi pelaku usaha perbengkelan untuk terus berinovasi.

“Ini suatu program yang harus kita rutinkan, jika memungkinkan akan kita laksanakan dalam dua tahun sekali,” terangnya.

Dari 9 produk yang ditampilkan dan dipresentasikan dalam kegiatan ini, 5 produk terpilih sebagai Desain Mesin Teknologi Tepat Guna terbaik. Yakni Pengupas Gabah dan Mesin Copy dari kabupaten Tanah Laut, Pembuat Telur Asin dan Mesin Baglog Jamur dari Hulu Sungai Utara, serta pemarut kelapa dari Hulu Sungai Tengah.

Mahyuni mengungkapkan, seluruh produk yang ditampilkan dalam kegiatan ini akan dipublikasikan dan dipromosikan kedalam e-catalog baik di tingkat lokal maupun nasional. Bahkan diakuinya, pihaknya siap untuk membantu kelengkapan perijinan usaha mereka.

“Mungkin diantara mereka ada yang belum punya NIB (Nomor Induk Berusaha), mungkin juga merk mereka belum terdaftar, nanti kita bimbing mereka,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version