26 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Bantu Tingkatkan Perekonomian Pelaku Industri Perbengkelan, Disperin Kalsel Gelar Lomba TTG

2 min read

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni (Kanan), saat melihat teknologi buatan peserta

BANJARBARU – Pengembangan inovasi teknologi tepat guna bagi masyarakat terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya melalui lomba Desain Mesin Teknologi Tepat Guna (TTG), yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian Kalsel.

Salah satu peserta lomba (berdiri), saat mempresentasikan teknologi hasil buatannya

Berpusat di halaman parkir belakang salah satu hotel berbintang di Banjarbaru, pada Kamis (4/8), ada 4 Kabupaten yang turut berpartisipasi, yakni Hulu Sungai Utara sebanyak 3 produk, Hulu Sungai Selatan 2 produk, Tanah Laut 3 produk, serta Kabupaten Balangan sebanyak 1 produk.

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan banyak ide-ide kreatif bermunculan dari pelaku industri perbengkelan.

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni

“Ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Misi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata,” ucapnya

Kegiatan ini lanjut Mahyuni, rencananya akan rutin dilaksanakan oleh Pemprov Kalsel melalui Dinas Perindustrian. Agar menjadi tantangan bagi pelaku usaha perbengkelan untuk terus berinovasi.

“Ini suatu program yang harus kita rutinkan, jika memungkinkan akan kita laksanakan dalam dua tahun sekali,” terangnya.

Dari 9 produk yang ditampilkan dan dipresentasikan dalam kegiatan ini, 5 produk terpilih sebagai Desain Mesin Teknologi Tepat Guna terbaik. Yakni Pengupas Gabah dan Mesin Copy dari kabupaten Tanah Laut, Pembuat Telur Asin dan Mesin Baglog Jamur dari Hulu Sungai Utara, serta pemarut kelapa dari Hulu Sungai Tengah.

Mahyuni mengungkapkan, seluruh produk yang ditampilkan dalam kegiatan ini akan dipublikasikan dan dipromosikan kedalam e-catalog baik di tingkat lokal maupun nasional. Bahkan diakuinya, pihaknya siap untuk membantu kelengkapan perijinan usaha mereka.

“Mungkin diantara mereka ada yang belum punya NIB (Nomor Induk Berusaha), mungkin juga merk mereka belum terdaftar, nanti kita bimbing mereka,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.