Minimarket Gambut Ambruk, Polda Kalsel Datangkan Labfor Polda Jatim Bantu Penyelidikan

BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan menyebutkan, sedikitnya ada lima korban meninggal dunia, akibat ambruknya bangunan minimarket 3 lantai di Jalan Ahmad Yani Kilometer 14, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, pada Senin (18/4) sore. Korban terakhir bernama Hanafi, meninggal dunia di rumah sakit setelah sempat menjalani perawatan.

Korban meninggal dunia dan yang selamat dalam insiden ambruknya minimarket di kabupaten Banjar ini, ditemukan saat proses evakuasi oleh tim SAR gabungan TNI/Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan, sejak Selasa (18/4) petang hingga Rabu (19/4) dinihari.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K. mengatakan, para korban selamat  langsung dibawa ke RS Sultan Agung, RS Ciputra Citra Garden dan RS Bhayangkara Banjarmasin, untuk penanganan lebih lanjut.  Sedangkan korban meninggal dunia, dibawa ke RSD Ulin Banjarmasin untuk proses autopsi.

“Korban selamat yang berhasil dievakuasi ada sepuluh orang, semuanya dirawat di beberapa rumah sakit. Namun kemudian satu orang meninggal dunia, setelah menjalani perawatan akibat luka-lukanya,” kata Kabid Humas di depan wartawan, saat Konferensi Pers di Ruang Press Conference Bid Humas Polda Kalsel, pada Selasa (19/4) siang.

Ia menambahkan, hingga Selasa siang, personel Polri dan tim gabungan lainnya masih berupaya mencari dan menolong 2 korban lain yang diduga masih terjebak di reruntuhan bangunan.

Sementara itu, terkait penyebab pasti ambruknya bangunan minimarket tersebut, Kabid Humas mengaku masih dilakukan penelusuran bahkan Tim Labfor Polri pun dihadirkan untuk menelisik penyebab ambruknya bangunan tiga lantai tersebut.

“Untuk penyebab ambruknya bangunan nanti dilakukan pendalaman bersamaan dengan pemeriksaan kepada saksi korban dan managemen minimarket,” tuturnya.

Sejauh ini, Polda Kalsel sudah meminta keterangan 4 saksi atas peristiwa ini. Yakni 2 saksi dari manajemen ritel, dan 2 orang korban selamat.

“Berdasarkan pengakuan 2 korban selamat, sebelum kejadian mereka mendengar seperti suara retak, dan beberapa detik kemudian bangunan runtuh dari atas”, paparnya.

Diakui Kabid Humas, proses evakuasi membutuhkan alat berat untuk bisa mengangkat puing-puing bangunan yang hancur. Peristiwa runtuhnya seluruh bangunan minimarket itu sempat membuat jalanan macet total. Banyak pula warga yang ingin melihat lebih dekat ke lokasi. (RIW/RH)

Peringati Hari Jadi ke-23, Pemko Banjarbaru Serahkan Penghargaan Serta Id Card Berbasis E-Money

BANJARBARU – Berbagai kegiatan dilaksanakan Pemko Banjarbaru pada puncak hari jadi ke-23 kota di tahun ini. Salah satunya yaitu penyerahan penghargaan kepada pemenang ragam perlombaan, yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan hari jadi.

Berpusat di gedung Bina Satria, DPRD kota Banjarbaru, pada Selasa (19/4), penyerahan penghargaan dilakukan langsung Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin, didampingi Wakilnya, Wartono, serta ketua panitia hari jadi kota Banjarbaru ke-23, Sutrisno.

Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin (tengah), saat menandatangi MoU dengan perwakilan PT Galuh Cempaka (kanan)

Dalam sambutannya, Aditya mengucapkan selamat kepada para pemenang, serta berterimakasih atas partisipasi seluruh peserta.

Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin, saat memberikan sambutan

“Selamat kepada pemenang lomba yang telah diselenggarakan, semoga hasil karya kalian dapat menjadi inspirasi dan memberikan lembaran baru bagi kota Banjarbaru,” harapnya.

Dirinya juga berharap, hari jadi ini dapat dijadikan momentum oleh seluruh pihak, sebagai pengingat agar terus maju dan bermanfaat.

“Dari tahun ke tahun Banjarbaru terus berkembang. Pemerintah terus berbenah, mencoba menciptakan inovasi dan kreasi, agar kota Banjarbaru dapat mendukung aktivitas masyarakat,” ucapnya.

Dengan tema “Bersama Kita Menjadi Juara” ini, lanjut Aditya, secercah harapan dapat mendorong semangat Banjarbaru JUARA.

“Tema ini juga sejalan dengan visi Banjarbaru JUARA, untuk membangkitkan daya juang dan memberdayakan semua potensi, serta bisa bersiang dengan daerah lain,” ungkapnya.

Di tempat sama, Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, mengapresiasi upaya yang telah dilakukan para peserta untuk meraih gelar juara ini.

Disamping itu, Wartono mengharap seluruh pemenang dalam perlombaan ini tidak serta merta merasa puas, tetapi terus berinovasi khususnya dalam kegiatan yang bermanfaat.

“Terus berkarya kedepannya, jadi tidak puas diri karena sudah meraih penghargaan,” ucapnya.

Selain penyerahan penghargan, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan id card berbasis e-money secara simbolis kepada Sekdako Banjarbaru, Said Abdullah dan Kepala Bagian Organisasi Sekdako Banjarbaru, Dedy Sutoyo.

Id card berbasis e-money ini sendiri, merupakan program CSR dari Bank Kalsel kepada ASN kota Banjarbaru. Dimana selain berfungsi sebagai kartu identitas pegawai, kartu ini juga bisa digunakan untuk pembayaran digital.

“Jadi selama ini kebanyakan untuk pajangan, oleh karena itu kita coba melakukan terobosan khusus kota Banjarbaru, ini bekerjasama dengan Bank Kalsel,” jelasnya.

Manfaat dari id card ini disebutkannya, dapat memudahkan ASN untuk berbelanja di merchant yang menyediakan pembayaran digital.

“Karena tidak ada passwordnya, limit kartu ini dibatasi hanya 2 juta Rupiah saja,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemko Banjarbaru melalui Wali Kota M Aditya Mufti Ariffin juga menadatangi kesepakatan dengan PT Galuh Cempaka, untuk memanfaatkan sebagian area tambang eks galian perusahaan tersebut, agar dapat dijadikan embung sebagai upaya mitigasi banjir. (SYA/RH)

Pasca Ambruknya Bangunan Ritel di Gambut, Supian HK Minta Evaluasi Kelayakan Bangunan Ruko di Kalsel

BANJAR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK mengimbau agar pihak-pihak terkait melakukan evaluasi terhadap kelayakan bangunan-bangunan rumah toko (ruko) yang ada di Kalsel.

Imbauan itu Ia sampaikan disela pantauan langsung proses evakuasi di reruntuhan bangunan ritel modern di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, pada Selasa (19/4/2022).

Suasana pemantauan proses evakuasi oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK

Supian HK mengingatkan, kejadian ambruknya bangunan ruko 3 lantai di Gambut ini, dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kedepannya tidak terulang kembali.

“Para pemilik bangunan ruko dan pihak-pihak terkait hendaknya mengevaluasi kelayakan bangunannya supaya hal serupa tidak terulang lagi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Supian HK menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap korban ambruknya bangunan ruko ini.

“Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dalam melewati cobaan ini,” ucapnya.

Supian HK juga mengharapkan kolaborasi pemerintah daerah dan manajemen pusat, dalam membantu biaya pengobatan dan lainnya yang dapat terlaksana dengan baik.

Selain itu, Politisi Partai Golkar itu juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran TNI dan Polri serta para relawan, yang sangat sigap membantu jalannya proses evakuasi korban runtuhan bangunan ruko. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RIW/RH)

Jadi Narasumber Sosialisasi, Yani Helmi Tekankan Anti Korupsi Bisa Diciptakan di Satuan Pendidikan

BANJAR – Anggota DPRD Provinsi Kalsel Muhammad Yani Helmi, berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan rangkaian Sosialisasi Anti Korupsi yang diikuti seluruh satuan pendidikan di tingkat SMK se Kabupaten Banjar.

Yani Helmi menjadi narsum dalam kegiatan sosialisasi anti korupsi untuk SMK se Kabupaten Banjar, di SMK Negeri 1 Martapura.

Kegiatan yang didatangi oleh anggota legislatif itu, dan diikuti seluruh tenaga pengajar atau tenaga kependidikan ini, digelar di SMK Negeri 1 Martapura, pada Selasa (19/4) siang.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, M Yani Helmi, saat menyerahkan secara simbolis buku pelajaran kepada perwakilan tenaga pengajar tentang anti korupsi

Yani Helmi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu, mengingatkan kepada tenaga pengajar untuk dapat mengaplikasikan dan menanamkan hal ini sejak dini kepada peserta didik, agar kedepannya mereka dapat menjadi generasi yang berguna bagi Nusa dan Bangsa.

“Hal ini sangat baik dilaksanakan oleh pemerintah, karena berawal dari guru inilah yang mencetak generasi anti korupsi,” ungkapnya usai menjadi narasumber dalam Sosialisasi Anti Korupsi Untuk SMK se Kabupaten Banjar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel.

Adik kandung dari Gubernur Kalsel itu juga banyak mendapat aspirasi dari sejumlah tenaga pengajar, agar ajaran anti korupsi dapat diterapkan maksimal di bangku pendidikan.

“Jadi, di sini diajarkan sebuah kejujuran. Dimana, sebagai tenaga pendidik tentu menjadi kewajiban untuk mencetak generasi muda yang amanah, utamanya harus dimulai dari pembelajaran atau sosialisasi tersebut,” tegas Yani Helmi yang juga Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalsel tersebut.

Politisi Partai Golkar Kalsel ini juga berpendapat, dengan hadirnya sosialisasi anti korupsi di tingkat satuan pendidikan, dapat meminimalisir terjadinya kegiatan tindak pidana tersebut.

“Yang jelas, peserta didik yang nantinya akan ditanamkan ajaran ini, merupakan calon generasi yang membangun Banua dan lebih besar adalah negara ini,” tuturya.

Selain mengapresiasi dan telah mendengar berbagai aspirasi dari tenaga pengajar, legislatif dari Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu ini, juga menyambut baik antusiasme peserta yang berasal dari guru SMK se Kabupaten Banjar.

“Karena kita ketahui sekolah itu adalah tempat mencari ilmu, maka, dari sinilah menanamkan bibit atau sikap moral anti korupsi tadi,” jelasnya.
 
Anggota Komisi II DPRD Kalsel ini berharap, agar setiap perwakilan sekolah yang hadir, dapat terus mengayomi dan tidak lelah mengarahkan peserta didiknya untuk tidak terjerumus ke arah tindakan negatif, seperti korupsi.

“Sekarang juga yang perlu menjadi perhatian, adalah penggunaan medsos pada telepon pintar untuk menyebarkan pesan negatif terkait korupsi. Kondisi ini, tentunya harus disikapi dengan bijak”, tukasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Martapura, Dwi Ayati, mengapresiasi kedatangan anggota legislatif tingkat provinsi, sebagai narasumber untuk menyampaikan materi terkait sosialisasi anti korupsi.

“Ini sangat bermanfaat tak hanya bagi tenaga pengajar, melainkan, peserta didik sebagai generasi yang nantinya mampu membangun negara ini secara jujur dan amanah,” ungkap lulusan strata II bidang Manajemen Pendidikan ULM tersebut.

Tak lupa dalam kegiatan itu, dirinya mengajak tenaga pendidik untuk bersholawat bersama agar penyelenggaraan ini bernilai ibadah sekaligus memaknai suasana Ramadan 1443 Hijriah.

Dalam kesempatan itu pula, anggota DPRD Provinsi Kalsel yang akrab disapa Paman Yani ini juga menyerahkan buku mashab anti korupsi secara simbolis kepada tenaga pengajar yang hadir dalam penyelanggaraan Sosialisasi Anti Korupsi dilingkungan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) se Kabupaten Banjar. (RHS/RIW/RH)

Puncak Hari Jadi ke-23, Pemko Banjarbaru Ziarah ke Taman Makam Bahagia

BANJARBARU – Puncak peringatan hari jadi kota Banjarbaru ke-23, diperingati Pemko Banjarbaru dengan melaksanakan tabur bunga dan ziarah ke Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin, Banjarbaru, pada Selasa (19/4) pagi.

Suasana kegiatan tabur bunga dan ziarah Pemko Banjarbaru di Taman Makam Bahagia

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh ketua MUI kota Banjarbaru, Nur Syahid Ramli, persis disamping makam Wali Kota Banjarbaru Periode 2016-2020, Nadjmi Adhani. Dilanjutkan dengan menaburkan bunga di makam mantan orang nomor satu di kota Banjarbaru tersebut, serta ke makam Gubernur Kalsel periode 1984-1995, Muhammad Said.

“Mudah-mudahan para pendahulu yang sudah meninggalkan kita dan berjasa untuk Banjarbaru ini, mendapat rahmat dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ucap Aditya usai memimpin kegiatan.

Aditya mengungkapkan, tujuan kegiatan ini tidak lain sebagai bentuk penghormatan, sekaligus pengingat akan jasa dan semangat para pendahulu yang telah memberikan dedikasi dan pengorbanan, untuk membangun negara, bangsa, termasuk kota Banjarbaru.

“Banjarbaru bisa semaju ini salah satunya adalah akibat jeri payah para pendahulu kita, dan sekarang adalah tugas kita untuk melanjutkan semangat pembangunan dari beliau-beliau,” ungkapnya.

Dirinya juga mengajak seluruh kalangan, agar memaknai hari jadi kota Banjarbaru ini sebagai salah satu wujud syukur karena telah diberikan kesempatan dan diberikan kemampuan dalam menjalani kehidupan.

“Berikanlah pengabdian kita yang terbaik, untuk kebaikan masyarakat dan daerah kita tercinta,” pintanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, Sekdako Banjarbaru, Said Abdullah, Ketua DPRD Banjarbaru, Fadliansyah Akbar, jajaran pimpinan Forkopimda, serta seluruh pimpinan SKPD se kota Banjarbaru. (SYA/RIW/RH)

Disdag Kalsel Terus Jalin Kolaborasi Gelar Pasmur Ramadhan

TABALONG – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, terus menjalin kolaborasi dengan Dinas Perdagangan di seluruh Kabupaten kota, untuk menggelar pasar murah Ramadhan.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, pada Selasa (19/4) menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pasar murah, dengan target hingga seratus titik selama Ramadhan ini. Dimana tujuannya untuk membantu meringankan beban masyarakat, dalam memenuhi keperluan bahan pokok sehari-hari.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani, melihat langsung penyaluran minyak goreng curah bersubsidi

“Pemprov Kalsel terus bergerak gelar program Pasmur Ramadhan ke berbagai pelosok desa di beberapa kabupaten dan kota, gilirannya Desa Kembang Kuning Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong,” ucapnya

Disampaikan Birhasani, dalam pelaksanaan pasar murah Ramadhan ini, untuk di Desa Kembang Kuning berlokasi di Jalan poros antara Kalsel – Kaltim, dikunjungi langsung oleh Wakil Bupati Tabalong, serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong. Mata pencaharian penduduk kebanyakannya dari sektor perkebunan, yaitu karet.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani, meninjau pelaksaan pasmur Ramadhan

“Kami apresiasi, warga sekitar dan dari desa lain, sangat antusias berbelanja kebutuhan sehari hari, karena harga yang ditawarkan relatif lebih murah dari pasar,”
katanya

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, pihaknya menyempatkan berkunjung ke Pasar Bauntung Tanjung, dan melihat langsung penyaluran minyak goreng curah bersubsidi. Dari hasil pemantauan, kondisi ketersediaan minyak goreng kemasan di pasaran sudah melimpah dengan harga ekonomis, sedangkan migor curah bersubsidi masih terbatas di pasar tradisional. Saat ini penyalurannya lebih konsentrasi bagi keperluan pelaku usaha mikro dan kecil, serta keperluan rumah tangga, yang mana penyalurannya terkontrol dengan baik, di kabupaten Tabalong guna menjaga kesesuaian harga, yakni Rp14.000/liter.

“Tahapan berikutnya, tentu diupayakan migor curah ini didistribusikan melalui pasar tradisional”, tutup Birhasani. (NHF/RIW/RH)

Jembatan HKSN Diresmikan, Diberi Nama Patih Masih

BANJARMASIN – Setelah sempat mengalami dua kali perpanjangan waktu pengerjaan proyek, Jembatan HKSN 1 akhirnya dapat diresmikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, pada Selasa (19/4).

Proses Tapung Tawar Peresmian Jembatan HKSN 1 Patih Masih

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, pemerintah kota Banjarmasin sangat bersyukur dengan diresmikannya jembatan HKSN 1 tersebut.

“Akhirnya Jembatan kebanggaan HKSN ini, dapat diresmikan, setelah tiga tahun masa anggaran” ungkap Ibnu.

Mengingat, lanjutnya, pekerjaan jembatan tersebut memakan waktu dua tahun anggaran, dan baru bisa diresmikan pada tahun ketiga, karena adanya perpanjangan waktu pekerjaan jembatan tersebut.

“Keterlambatan peresmian, karena ada beberapa kendala non teknis lainnya, seperti aspek sosial juga perlu diperhatikan,” ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Ibnu, pihaknya meminta kepada Dinas PUPR saat melakukan pembangunan, untuk memerhatikan proses penyelesaian baik lahan serta lainnya.

“Ketika mengerjakan jembatan mendatang, hendaknya benar-benar clean and clear terlebih dahulu,” tutur Ibnu.

Walaupun, lanjutnya, memakan waktu tetapi hal tersebut perlu dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut Ibnu, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak seperti, Forkopimda, DRPD Kota Banjarmasin, serta lainnya, yang telah membantu dalam penyelesaian pembangunan Jembatan HKSN 1 Patih Masih tersebut.

Ibnu berharap, warga di kawasan Jembatan HKSN 1 Patih Masih dapat menjaga keberadaan jembatan tersebut, dari aksi pencurian.

“Kami meminta tolong kepada warga di sini untuk dapat menjaga hasil pembangunan, seperti Jembatan HKSN 1 Patih Masih ini,” ungkap Ibnu.

Sehingga,, Jembatan HKSN 1 Patih Masih dapat awet, bisa berfungsi dengan baik, serta lainnya.

“Dengan dioperasikan Jembatan HKSN 1 Patih Masih ini, dapat bermanfaat bagi warga Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu. (SRI/RIW/RH)

Diperkirakan Hujan Dua Hari Berturut – Turut, Kabupaten Kota di Kalsel Diminta Waspada Bencana Banjir 

BANJARBARU – Memasuki pergantian musim penghujan ke musim kemarau, BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru menggelar press release prakiraan musim kemarau tahun 2022 Kalimantan Selatan, melalui Zoom Meeting pada Selasa (19/4), yang diikuti ratusan peserta yang berasal dari instansi-instansi lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten-Kota. Dalam Zoom Meeting tersebut, BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dibidangnya masing – masing.

prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor – Rizka Novita

Salah satu Narasumber yang dihadirkan yakni prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Bayu Kencana Putra, dan prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor – Rizka Novita.

Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana Putra

Saat menjadi Pemateri pada Zoom Meeting, Bayu Kencana Putera menyampaikan bahwa pada hari Selasa (19/4), potensi hujan cukup deras mencakup seluruh kabupaten-kota di Kalsel. Sehingga pihaknya mengeluarkan maklumat kewaspadaan potensi dampak bencana banjir untuk seluruh wilayah kabupaten-kota di Kalsel.
 
“Potensi curah hujan ini diperkirakan akan berlangsung hingga Rabu 20 April 2022 khususnya untuk wilayah Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar,” ungkap Bayu.

Dilanjutkan Bayu, usai terjadi potensi hujan pada Selasa (19/4), maka prakiraan berbasis dampak hujan pada Rabu (20/4) akan berdampak pada sejumlah Kabupaten-Kota di Kalsel. Yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten HSU, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten HSS, Kabupaten HST, dan Kabupaten Tapin.

“Rabu (20/4) sudah mulai berkurang wilayah waspada prakiraan berbasis dampak, namun masih signifikan untuk wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin,” tutup Bayu.

Sementara itu, Narasumber lainnya, Rizka Novita menyampaikan, masyarakat dan para peserta Zoom Meeting harus dapat mengetahui 5 Faktor pengendali iklim.  Adapun faktor-faktor yang menjadi pengendali iklim yakni anomali suhu permukaan laut lebih panas dari rata-rata dan kebalikannya, indikator fenomena lautan atmosfir, sirkulasi angin yang mengalami perubahan arah setiap lebih dari 6 bulan sekali, daerah tekanan rendah yang memanjang dari barat ke timur dengan posisi berubah, serta adanya perubahan suhu permukaan laut.

“Lima fakto Pengendali Iklim yakni 1 El Nino Southem Oscillation (ENSO), 2 Indian Ocean Dipole (IOD), 3 Sirkulasi Monsun Asia-Australia, 4 Inter Tropical Convergence Zone (ITCZ), dan Suhu permukaan laut di wilayah Indonesia,” tutup Riska Novita. (MRF/RIW/RH)

Tinjau Lokasi Runtuhnya Bangunan Ritel di Gambut, Paman Birin Sampaikan Duka Cita Mendalam

BANJAR – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor meninjau langsung lokasi robohnya bangunan toko swalayan di Gambut pada Selasa (19/4) dinihari.

Kedatangan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini ingin melihat dari dekat proses evakuasi dan penyelamatan korban robohnya bangunan tingkat tiga itu.

Tiba di lokasi sekira pukul 00.30 Wita, Paman Birin juga mendengarkan penjelasan dari aparat keamanan dan relawan dalam upaya pencarian korban yang masih belum ditemukan.

“Kami Pemerintah Provinsi Kalsel menyampaikan duka yang mendalam atas musibah robohnya bangunan di Gambut Kabupaten Banjar ini. Kita mendoakan agar korban diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapinya,” kata Paman Birin.

Dihadapan warga dan keluarga korban yang belum ditemukan, Paman Birin juga berharap dan mendoakan agar tim baik itu dari BPBD Kalsel, SAR, aparat keamanan serta relawan bisa secepatnya bisa menemukan.

Paman Birin yang mendengar cerita dari keluarga korban tak kuasa menahan sedih. Pun begitu, orang nomor satu di Kalsel ini tetap memberikan semangat dan doa terbaik untuk korban, baik yang sudah ditemukan maupun korban yang masih dalam proses pencarian.

Pada kesempatan itu juga, Paman Birin meminta kepada stakeholder di Pemprov Kalsel, baik itu Dinas Sosial dan BPBD Kalsel bertindak cepat dan tanggap dengan memberikan bantuan pelayanan pencarian korban maupun penyampaian informasi kepada keluarga korban. (Biroadpim-RIW/RH)

Satu Hari Pasca Insiden Ambruknya Bangunan di Gambut, Basarnas dan Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Evakuasi Korban

BANJAR – Petang menjelang berbuka puasa, sebuah bangunan toko ritel modern di Jl. Ahmad Yani KM. 12 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar tiba-tiba ambruk dan rata dengan tanah, pada Senin (18/4). Diperkirakan ada belasan korban yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan tersebut.

Kepala Basarnas Banjarmasin melalui Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Wasino menuturkan, pihaknya menerjunkan 2 tim rescue yang berjumlah 18 orang untuk melakukan upaya evakuasi.

“Kami perkirakan masih ada belasan orang yang tertimbun reruntuhan di bangunan toko ritel modern tersebut. Seluruh jumlah korban yang tertimbun belum pasti, namun akan kami pastikan bahwa semua korban yang ada akan kami evakuasi seluruhnya. Tentu dengan kerjasama dari seluruh tim SAR Gabungan yang berada di lokasi saat ini”, tegasnya.

Sampai saat ini, tim SAR Gabungan masih berupaya mengeluarkan korban dari reruntuhan. Bahkan pada waktu malam hari sekalipun, pihak tim SAR Gabungan menyiapkan 1 set emergency lighting dan jenis lampu penerangan lainnya, untuk membantu penerangan di lokasi kejadian.

“Kami juga mempergunakan peralatan penunjang lainnya seperti Search Cam, Thermal, Rescue Radar dan Life Detector untuk membantu tim rescue yang berada di lokasi”, tambahnya.

Ramainya warga yang berada di sekitar lokasi menyaksikan proses evakuasi, menjadi kendala ketersendiri dalam melakukan proses evakuasi. Selain itu, jalan yang berada di depan lokasi, mengalami kemacetan yang sangat panjang.

“Kami berharap kepada masyarakat yang tidak ikut melakukan proses penyelamatan untuk berbesar hati tidak berada di lokasi kejadian, agar proses evakuasi berjalan dengan lancar, dan kami minta bantuan aparat kepolisian untuk membantu mengamankan situasi di lokasi kejadian”, ungkap Wasino.

Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad menuturkan, bangunan 3 lantai yang runtuh rata dengan tanah itu, diperkirakan memiliki tinggi sekitar 12 meter.

“Berdasarkan informasi yang kami himpun saat kejadian, karyawan ritel tersebut sedang melakukan proses transaksi dengan pembeli sambil menunggu waktu ganti jaga shift karyawan ritel. Diperkirakan sedikitnya beberapa karyawan ritel yang menjadi korban pada kejadian tersebut.

Sudah banyak beredar foto screenshot dari olah gambar CCTV yang terpasang di ritel tersebut sebelum runtuh. Kami berharap semua korban yang belum terevakuasi segera bisa kami selamatkan. Kami akan memaksimalkan Golden Time yang ada untuk melakukan penyelamatan bersama tim SAR gabungan di lokasi”, jelas Al Amrad. (HMS/SAR-BJM-RIW/RH)

Exit mobile version