Demi Capai Target Vaksin 70 Persen, Dispora Kalsel Ajak Masyarakat Bervaksin

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung capaian angka vaksinasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Selatan, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ikut berpartisipasi mengajak masyarakat umum untuk bervaksin.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian Dispora Kalsel Hairansyah mengatakan, Dispora Kalsel ikut berpartisipasi mengajak masyarakat umum, untuk bervaksin.

“Saat ini Dispora Kalsel membawa 60 lebih warga untuk bervaksin di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dari target 100 orang,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/12).

Sedangkan, lanjutnya, 40 warga lagi, akan dibawa pada hari berikutnya. Untuk menghindari terjadinya penumpukan.

“Tujuan dari kegiatan ini dalam rangka mendukung program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam peningkatan capaian angka vaksinasi di Banua ini,” ucapnya

Dispora Kalsel berharap, capaian angka vaksinasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Selatan akan semakin meningkat.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, dalam mengajak masyarakat umum bervaksin.

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Muhamad Muslim.

Muslim mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan yang telah turut serta membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, meningkatkan capaian angka vaksinasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta kepada seluruh SKPD dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan untuk mengajak masyarakat umum untuk bervaksin, salah satunya Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel,” ucapnya.

Muslim berharap, dengan adanya ajakan seluruh SKPD dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini, kepada warga sekitar tempat tinggal mereka, maka masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan ini mau bervaksin demi kesehatan bersama. (SRI/RIW/RH)

Optimis Diakui UNESCO, Geopark Meratus Usung Tema Hamparan Oviolit Tertua di Indonesia

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel optimis Geopark Meratus bakal diakui sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) oleh UNESCO. Hal tersebut didasari asal usul dari pegunungan Meratus, berupa bebatuan Oviolit yang diperkirakan berusia 200 juta tahun.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) provinsi Kalsel, Nurul Fajar Desira, mengatakan, bebatuan di Geopark Meratus, bahkan lebih tua dibandingkan bebatuan di kawasan Gunung Sewu di Pulau Jawa yang telah lebih dulu diakui sebagai UGG.

“Bebatuan di Geopark Meratus hasil kejadian 200 juta tahun lalu, jenis batunya Oviolit makanya temanya adalah Hamparan Oviolit Tertua di Indonesia,” terangnya.

Tak hanya itu, Geopark Meratus juga memiliki keunikan lain. Yaitu terdapatnya bebatuan yang ditumbuhi hutan hujan (Rain Forest), atau yang lebih sering disebut bebatuan Serpentinit.

“Serpentinit hanya ada tiga di dunia yaitu di Geopark Meratus, Pegunungan Jaya Wijaya Papua dan Pegunungan Himalaya Nepal,” terangnya lagi.

Fajar mengungkapkan, terdapat lebih dari 70 Geosite yang ada di Geopark Meratus. Namun pada tahap pertama di tahun depan, hanya 5 Geosite yang akan diajukan.

“Kita sudah membuat dokumen rinci dan pengelolaan dengan baik oleh masyarakat serta bisa menjelaskan sejarah kejadian Geosite tersebut,” ungkapnya.

Tujuan pengembangan Geopark Meratus sebagai UGG, bebernya, adalah untuk menyelamatkan pegunungan Meratus dari pemanfaatan secara ekonomi tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

“Selain itu akan bernilai edukasi bagi khususnya generasi muda sekaligus jadi lokasi penelitian, kita beruntung punya keunikan Geopark Meratus yang bisa kita ceritakan,” pungkasnya. (TR21-01/RIW/RH)

BPSDMD Kalsel, Gelar Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan VII

BANJARBARU – Penutupan ini digelar di Aula Graha  Kampus I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel, pada Selasa (21/12) pagi.

Saat menutup pelatihan, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Syaiful Azhari menyampaikan, dengan ditutupnya pelatihan kepemimpinan angkatan VII tahun 2021 ini, maka para peserta dapat mengaplikasikan segala pengetahuan mereka yang diperoleh dari pelatihan.

“Kepemimpinan dalam pemerintahan mempunyai peranan dominan untuk meningkatkan kualitas kerja. Karena peranan pemimpin diperlukan untuk perubahan-perubahan dalam menetapkan yang benar atau yang paling baik. Sehingga dengan selesainya pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan tujuh tahun 2021, maka diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan segala pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan,” ungkap syaiful.

Syaiful Azhari menambahkan, pihaknya mengapresiasi  Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel, yang telah menyelenggarakan pelatihan-pelatihan sebaik mungkin, sehingga dapat mencetak pemimpin yang dapat menjadi contoh baik bagi para pegawainya di lingkungan masing-masing.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan BPSDMD Provinsi Kalsel dalam rangka meningkatkan kualitas ASN, jadi apa yang dilakukan ini nantinya meningkatkan kualitas dan nantinya akan ditingkatkan lagi sebaik mungkin,” tutup Syaiful Azhari. (MRF/RIW/RH)

Prioritaskan Kesehatan Rakyat, Yani Helmi Sebarluaskan Perda Nomor 3/2011 di Desa Sejahtera

TANAH BUMBU – Sesuai amanat UUD 1945 pasal 28 (H) ayat 1, menyatakan bahwa masyarakat berhak mendapatkan layanan kesehatan yang sama. Hal ini juga dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Pemprov Kalsel Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pola Tarif Pelayanan Kesehatan.

M. Yani Helmi saat memaparkan perda nomor 3 tahun 2011 tetang pola tarif pelayanan kesehatan

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menegaskan, sesuai dengan hak-hak dasar layanan kesehatan masyarakat di provinsi ini, maka pemerintah daerah memang harus memenuhi kewajibannya. Bahkan, ini merupakan amanat undang-undang di dalam negara Indonesia.

Suasana kegiatan Sosper Perda Nomor 3 Tahun 2011, di Desa Sejahtera, Tanbu.

“Adanya Perda ini beserta Pergub yang merupakan turunannya, tentu masyarakat akan merasa dilayani dan terlayani dengan baik,” ujar Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalsel, yang akrab disapa Paman Yani, usai menggelar kegiatan Sosialisasi Perundang-undangan (Sosper) Perda Nomor 3 Tahun 2021, di Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Yani Helmi yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel, menuturkan, bahwa keberadaan Perda Nomor 3/2011 ini ditujukan sebagai bentuk arah dan kebijakan, dalam mengatur sistem layanan bagi masyarakat secara optimal yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dan rumah sakit.

“Nah, inilah yang kami inginkan dalam pelaksanaan kegiatan Sosper Perda dan diharapkan bisa bermanfaat. Bahkan, kita suarakan itu bagaimana hak layanan kesehatan warga di Kalsel khususnya di Tanah Bumbu bisa mendapatkan hal sama,” tegas anggota DPRD Kalsel dari Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Ia menyampaikan, wajar apabila produk hukum yang telah ditetapkan oleh badan eksekutif dan legislatif itu di informasikan kembali kepada warga di daerah pemilihannya, dengan harapan tidak membuat bingung masyarakat lagi dalam mendapatkan hak kesehatan di rumah sakit atau fasilitas layanan kesehatan lainnya.

“Kami juga bersyukur masyarakat yang ikut berhadir dalam kegiatan Sosper ini dapat dengan mudah mencerna materi yang disampaikan bahkan apa yang dipaparkan oleh narasumber sangat dipahami mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Rawat Jalan RSUD Ulin Banjarmasin, Muhammad Aini, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, dalam membantu menyebarluaskan Perda terkait layanan dan pola tarif yang dijalankan oleh rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Tentu ini merupakan bentuk atau langkah tepat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setiap tahunnya kami selalu mendapatkan tantangan besar terkait layanan kesehatan apalagi perkembangan penyakit yang begitu cepat, tanpa didukung penuh oleh instansi-instansi berwenang pastinya tidak bisa berbuat apa-apa,” tuturnya.

Ia mengharapkan, sinerginitas antara  DPRD dan Pemprov Kalsel bisa terus terjalin dengan baik.

“Sekali lagi kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan kepala daerah dalam hal ini Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Banggar di DPRD Kalsel yang mengajak serta untuk ikut mensosialisasikan Perda layanan kesehatan,” tuntasnya. (RHS/RIW/RH)

Sektor Pendidikan, Bantu Dongkrak IPM Kalsel

BANJARBARU – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalsel tahun ini mencapai 71,28 persen. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) meningkat 0,52 persen.

Kadisdik Provinsi Kalsel, Muhammad Yusuf Effendi mengakui, IPM Kalsel tahun 2021, cukup menggembirakan.

“Data ini menunjukkan bahwa tidak benar IPM Kalsel berada diperingkat keempat regional Kalimantan. Justru, hasil ini juga menempatkan Kalsel berada di atas Kalteng, Kalbar dan Kaltara dengan nilai 0,73 poin,” ujarnya melalui rilis yang diterima Abdi Persada FM, Senin (20/12) petang.

Terkait kualitas pendidikan, lanjut yusuf, pemda melalui Disdikbud Kalsel secara sistematis dan terprogram terus mengupayakan optimalisasi delapan standar pendidikan untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di provinsi ini.

“Yakni standar isi, proses, kompetensi lulusan, sarana dan prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), pembiayaan, pengelolaan, dan penilaian,” ungkapnya.

Ia mengemukakan, beberapa kegiatan dalam konteks delapan standar yang terus dilakukan pihaknya adalah meluncurkan program BOSDA, disamping mengoptomalkam alokasi BOS dari pemerintah pusat.

“Pada standar PTK, kita telah mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan non PNS kurang lebih 5.375 orang agar meningkat kinerjanya,” ucapnya.

Untuk sarana dan prasarana, Pemprov Kalsel setidaknya telah berhasil membangun 12 unit sekolah baru dan 238 Ruang Kelas Belajar (RKB).

“Hal ini didasari sepenuhnya berdasarkan regulasi UU Nomor 23 tahun 2021, bahwa urusan dan kewenangan pendidikan terbagi antara pemerintah kabupaten/kota dan Pemprov Kalsel,” paparnya.

Berdasarkan riset Badan Pusat Statistik (BPS) selama tahun 2010 – 2021, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Selatan rata-rata meningkat sebesar 0,85 persen.

“Alhamdulillah, Pemprov Kalsel meraih APK 93,36 dan APM 66,04 untuk pendidikan menengah tahun 2020,” tuntas Yusuf.

Untuk diketahui, IPM Kalbar berada dikisaran 67,90 persen, Kalteng 71,25 persen sedangkan Kaltara meraih 71,19 persen. Meski capaian tahun sebelumnya Kalsel berada diangka 70,91 persen. (RHS/RIW/RH)

Jelang Nataru, Harga Cabai di Kalsel Meroket

BANJARMASIN – Sejak dua pekan terakhir, harga cabai di Kalimantan Selatan mengalami kenaikan di pasaran. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, kepada Abdi Persada FM pada Senin (20/12) mengatakan, kondisi ini terjadi akibat banjir rob yang diperparah curah hujan tinggi, menyebabkan sebagian wilayah pertanian cabai di Kalsel terendam banjir. Dampaknya, terjadi kenaikan harga di pasaran. Untuk di Kalsel l, pemasok cabai biasanya berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah, sedangkan dari luar daerah yaitu pulau Jawa dan Sulawesi.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani

“Tingginya harga cabai ini secara nasional, disebabkan musim hujan yang panjang, dan berakibat rusaknya tanaman, karena kandungan air yang tinggi membuat cepat busuk, baik di pohon maupun saat penyimpanan,” ucap Birhasani.

Birhasani menyampaikan, untuk harga cabai besar atau cabai merah sebelumnya hanya Rp45.000 per kilogram, naik menjadi Rp70.000 per kilogram, cabai tiung yang sebelumnya Rp40.000, harganya melonjak dua kali lipat menjadi Rp80.000 per kilogram, sedangkan cabai taji yang sebelumnya Rp50.000 per kilogram, kini menjadi Rp90.000 per kilogram.

“Harga cabai rawit sebelumnya 80 ribu rupiah, naik menjadi 125 ribu rupiah per kilogram, hanya cabai hijau keriting yang tidak mengalami kenaikan, yaitu dikisaran 25 ribu hingga 30 ribu rupiah per kilogram,” katanya.

Sementara itu, salah satu penjual ayam lalapan di Jalan Pekapuran A Banjarmasin Timur Rima mengakui, naiknya harga cabai, membuatnya kesulitan menjual masakan. Karena biasanya ciri khas masakan yang Ia jua, adalah dari sambal yang pedas. Sebelum harga cabai naik, pembelian satu kilogram cabai rawit dicampur cabai besar atau cabai merah, cukup untuk memenuhi 100 pelanggan.

“Sekarang harga cabai naik, tidak mungkin mengurangi porsi sambal, akan membuat sepi nanti jualan,” tutupnya. (NHF/RIW/RH)

Jaring Bibit Atlet Menembak, Pemprov Kalsel Gelar Paman Birin Shooting Competition

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel menggelar Kejuaraan Paman Birin Shooting Competition, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, pada Minggu (19/12).

Foto bersama Kejuaraan Paman Birin Shooting Competition

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, digelarnya Kejuaraan Paman Birin Shooting Competition ini, merupakan ajang pengembangan talenta atlet menembak.

“Pemerintah Kalsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraganya akan terus mengembangkan olahraga menembak di Banua ini,” ungkap Hermansyah.

Jadi lanjutnya, kegiatan Shooting Competition ini sangat bermanfaat untuk penjaringan bibit-bibit atlet menembak di Kalsel.

“Untuk itu, kegiatan seperti ini nantinya akan diagendakan setiap tahunnya. Karena olahraga menembak menjadi cabang unggulan di Kalsel yang telah menghasilkan beberapa mendali pada saat PON maupun kejurnas,” ucapnya.

Menurut Hermansyah, Dispora Kalsel melihat adanya talenta khusus pada cabang menembak, sehingga diharapkan dapat mengharumkan nama Provinsi Kalsel di ajang nasional hingga internasional.

Sementara itu, ketua Panitia Kejuaraan Paman Birin Shooting Competition Irfan mengatakan, pihaknya berterimakasih atas dukungannya yang diberikan oleh Gubernur Provinsi Kalsel Sahbirin Noor serta Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel.

“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalsel,” ucapnya.

Pada Kejuaraan Paman Birin Shooting Competition ini, diikuti 150 atlet menembak yang ada di berbagai Provinsi di Indonesia seperti DKI Jakarta, Banten, Jateng, Jabar, Jatim, Kaltim serta Kalteng. (SRI/RIW/RH)

Beri Pembekalan Siswa Diktukba Polri, Ini Pesan Wakapolda Kalsel

BANJARBARU – Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. berkunjung ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Kota Banjarbaru, pada Senin (20/12)

Kedatangan Wakapolda Kalsel didampingi beberapa Pejabat Utama di SPN Polda Kalsel tersebut disambut langsung oleh Kepala SPN Polda Kalsel Kombes Pol Restika P. Nainggolan, S.I.K. beserta Waka SPN Polda Kalsel, dan para siswa Diktukba Polri TA.2021 SPN Polda Kalsel.

Kunjungan orang nomor dua di Polda Kalsel tersebut, dalam rangka memberikan pembekalan kepada siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri TA.2021.

Dalam arahannya, Wakapolda Kalsel memberikan penekanan kepada 523 siswa Diktukba Polri, agar selalu meningkatkan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam bertugas nantinya.

“Bagi siswa Diktukba Polri yang saat ini melaksanakan pendidikan di SPN Polda Kalsel jadilah anggota Polri yang melayani, melindungi, mengayomi masyarakat, dengan mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas serta memahami peraturan yang ada di masyarakat,” terang Wakapolda Kalsel di Lapangan Hitam SPN Polda Kalsel.

Wakapolda mengimbau para siswa bilamana nanti sudah menjadi anggota Polri harus belajar dengan cepat dan beradaptasi dengan tugas di lapangan dengan menjaga sikap dan perilaku serta harus menjaga nama baik Polri karena saat ini selalu diawasi oleh siapapun.

“Jaga diri dengan baik, karena kalau sudah terjadi pelanggaran dan melakukan hal yang menyimpang akan berpengaruh kepada pribadi, keluarga dan institusi,” pesan Wakapolda.

Lebih lanjut disampaikan Wakapolda Kalsel, apabila terjadi pelanggaran dan perbuatan tercela akan ada kode etik hingga Sidang peradilan umum, maka daripada itu selaku pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat anggota Polri harus menanamkan iman kepada Allah SWT sehingga bisa terhindar dari perbuatan yang menyimpang dan bisa menjaga nama baik Polri dan angkatan.

Selanjutnya, bagi 523 siswa SPN Polda Kalsel yang nantinya akan dilantik, harus siap untuk ditempatkan dimana saja di seluruh Indonesia serta buat rencana kerja dan rencana hidup mulai dari sekarang.

“Saya berharap siswa angkatan 2021 SPN Polda Kalsel mempunyai warna sendiri untuk bisa memberikan prestasi yang baik dan membawa nama harum Polri dan kesatuan siswa berdinas nanti, jangan menjadi beban bagi masyarakat, namun sebaliknya harus melayani masyarakat dengan baik,” ucap Wakapolda. (Bidhumaspoldakalsel-RIW/RH)

Danrem Rayakan HUT ke-60, Bersama Prajurit Korem 101/Antasari

BANJARMASIN – Korem 101/Antasari merayakan hari ulang tahun ke-60 secara sederhana pada Senin (20/12).

Pemberian piagam penghargaan kepada prajurit berprestasi juga diberikan oleh Danrem 101/Antasari, atas prestasi prajurit sebagai Juara 1 Lomba Binaraga Kelas 70 Kilogram Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Penghargaan kepada Prajurit Purna Tugas, dan Pemberian pemenang hadiah Lomba Dalam Rangka HUT ke-60 Korem 101/Antasari.

Danrem 101/Ant memberikan sambutan saat peringatan HUT ke-60 Korem 101/Antasari

Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah mengucapkan selamat ulang tahun Korem 101/Antasari. Ia berharap, di usia ke-60 ini, Korem 101/Antasari beserta jajaran dapat lebih optimal dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan oleh Bangsa dan Negara, khususnya dalam membina pertahanan negara di daerah, sehingga dapat mewujudkan stabilitas wilayah yang kondusif bagi kepentingan pembangunan nasional di wilayah Kalimantan Selatan.

“Kita perlu menyadari bahwa memeringati hari ulang tahun satuan yang diselenggarakan hari ini, hendaknya jangan dimaknai sekadar kegiatan seremonial dan rutinitas tahunan atau sekadar mempertahankan tradisi satuan, akan tetapi peringatan ini hendaknya dimaknai sebagai wahana untuk instrospeksi diri terhadap pelaksanaan tugas serta untuk memperkuat komitmen dan tekad pengabdian yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ucapnya.
 
Syukuran ini, menurut Danrem, dapat juga dijadikan sebagai sarana introspeksi diri, agar tidak cepat merasa puas terhadap keberhasilan yang diperoleh selama ini.

“Pencapaian ini juga kita jadikan sebagai tolak ukur untuk kita tingkatkan di masa yang akan datang,” jelasnya.

Memeriahkan hari ulang tahun, terdapat doorprize 2 sepeda motor dan berbagai macam hadiah yang diundi untuk seluruh peserta acara yang terpilih.

Acara ini dihadiri oleh Kasrem 101/Antasari, Para Kasi Kasrem 101/Antasari, Para Dandim & Danyonif Jajaran Korem 101/Antasari, Persit KCK Koorcabrem101 PD VI/Mulawarman. (Penrem-RIW/RH)

Danrem 101/Antasari, Terima dan Lepas Pejabat Kasi Ops Kasrem

BANJARMASIN – Korem 101/Antasari menggelar acara serah terima jabatan Kasi Ops Kasrem 101/Antasari pada Senin (20/12).

Kasi Ops Kasrem 101/Antasari saat ini dijabat oleh Kolonel Inf Romas Herlandes, S.E., M.Si., M.M., yang sebelumnya sebagai Dandim 0410/Bandar Lampung Korem 043/Gatam Kodam II/Sriwijaya.

Pejabat lama Kolonel Inf Leonardus Kunto Wibisono saat ini mendapat jabatan baru sebagai Pamen Ahli Bidang Jemen Sishanneg Sahli Pangdam V/Brawijaya.

Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama, atas segala dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama menjabat di Korem 101/Antasari.

“Jadikan tugas sebagai wahana mengembangkan kepemimpinan dan manajerial. Berbuatlah yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kelancaran tugas pokok TNI AD,” ucapnya.

Sedangkan pejabat baru, diharapkan selain dapat melanjutkan program yang telah dicanangkan oleh pejabat sebelumnya, juga dapat terus mengembangkan serta mencari terobosan baru dalam upaya untuk meningkatkann kualitas pelaksanaan tugas Korem 101/Antasari.

“Saya yakin dan percaya pejabat baru akan dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan Korem 101/Antasari,” jelasnya.

Acara ini dihadiri oleh Kasrem 101/Antasari, Para Kasi Kasrem 101/Antasari, Para Dandim & Danyonif Jajaran Korem 101/Antasari, Persit KCK Koorcabrem101 PD VI/Mulawarman. (Penrem-RIW/RH)

Exit mobile version