Kader Posyandu di Banjarmasin Diminta Cegah Stunting

BANJARMASIN – TP PKK Kota Banjarmasin melaksanakan Jambore Kader PKK di Kota Banjarmasin, dengan tema Kader PKK mendorong Keluarga pelopor perubahan Banjarmasin dan lebih bermartabat.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyerahkan SK Gerakan Basadakah

Jambore Kader PKK Kota Banjarmasin dilaksanakan, di halaman Rumah Sasirangan Banjarmasin, Rabu (24/11).

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasila mengatakan, dilaksanakannya jambore kader PKK ini, merupakan ajang silaturahmi antar kader PKK di Kota Banjarmasin.

“Pada jambore kader PKK ini, semua kader diminta untuk turut serta membantu mensukseskan program Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Mengingat, PKK merupakan mitra kerja dari pemerintah tersebut.

Sementara itu Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, agar kader kader PKK di Kota Banjarmasin dapat mensukseskan program Pemerintah untuk cegah Stunting.

“Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Jambore Kader PKK,” ucapnya.

Ibnu mengatakan, kepada seluruh kadar PKK di Kota Banjarmasin, untuk dapat membantu pemerintah dalam cegah Stunting.

“Cegah Stunting ini merupakan program dari Pemerintah Pusat, untuk bersama sama mencegah angka kelahiran Stunting,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaunching Gerakan Banjarmasin Cegah Stunting Hari Jumat Berkah atau Basadakah.

“Dengan adanya gerakan Basadakah di hari Jumat tersebut, maka program cegah Stunting dapat terus dilaksanakan di Kota Banjarmasin,” katanya.

Menurut Ibnu, kegiatan Basadakah ini, merupakan kegiatan inovasi dari Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin bersama Posyandu.

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasila mengatakan, dengan di launching program Basadakah ini, maka pihaknya siap menjalankan program tersebut.

“Nantinya kader kader PKK akan membagikan makan makan bergizi kepada warga kurang mampu khususnya yang memiliki anak balita. Bahan makanan tersebut hasil dari sedekah dari warga mampu,” ucap Siti Wasila. (SRI/RDM/RH)

Hadiri Rakornas Investasi 2021, Paman Birin Review Arahan Penting Presiden

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertema “Hilirisasi dan Kolaborasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan,”  di salah satu hotel berbintang di Jakarta pada Rabu (24/11).

Gubernur Kalsel berfoto bersama Gubernur Jateng pada rakornas investasi

Rakornas digelar Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, dibuka secar resmi Presiden RI Joko Widodo, dan dihadiri para kepala daerah serta kementerian terkait

Pada acara ini, juga digelar pemberian Anugerah Layanan Investasi 2021 kepada  Kementerian/Lembaga, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Ditemui usai Rakornas, Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel memberikan penjelasan terkait review pengarahan penting Presiden.

Dijelaskan Paman Birin beberapa poin penting yang ditekankan RI 1 pada rakornas.

Antara lain, Presiden mengatakan, Investasi berperan penting sebagai motor penggerak kegiatan perekonomian nasional.

Pemerintah secara konsisten terus berupaya menjadikan daerah-daerah sebagai pusat-pusat kegiatan usaha.

Saat ini, pemerintah mendorong hilirisasi seluruh sumber daya alam yang dimiliki, termasuk dengan pengembangan industri baterai kendaraan listrik dan kendaraan listriknya.

“Materi lain ditekankan  Presiden adalah pentingnya upaya  inovasi sumber daya alam terbarukan, dengan  meninggalkan bahan bakar fosil yang tidak ramah lingkungan dan mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau,” tutup Paman Birin.

RI 1 juga mengatakan, untuk mewujudkan target realisasi investasi Rp1.200 triliun pada tahun 2022, Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah juga didorong untuk meningkatkan kolaborasi dan kekompakan meningkatkan kinerja.

“Setiap investor yang masuk ke daerah diwajibkan berkolaborasi dengan pengusaha yang ada di daerah dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah),” ujarnya.

Sementara itu Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan,   pada tahun 2021 realiasi investasi telah mencapai 63 persen.

Sedang target investasi 2022 sebesar Rp1.200 triliun sebagaimana  ditetapkan Presiden Joko Widodo.

Menurut Bahlil, penyelenggaraan Rakornas Kementerian Investasi/BKPM 2021 dalam rangka menerjemahkan arah kebijakan Presiden bidang investasi pada tahun 2022. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Harapkan Nilai-Nilai Pancasila Bukan Sekedar Ucapan, Tapi Juga Diamalkan

BANJARMASIN – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rachmah Norlias melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Pancasila dan Semangat Persatuan”. Kegiatan yang bertempat di aula gedung Sekretariat Nasyiatul Aisyiyah Provinsi Kalsel di Jalan Perdagangan, Rabu (24/11).

Suasana Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan oleh Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmat Norlias

Rachmah Norlias menyampaikan peserta sosialisasi Wawasan Kebangsaan kali ini bervariasi yaitu berasal dari kalangan mahasiswa, kader dan pengurus Nasyiatul Aisyiyah Kalsel, Pemuda Muhammadiyah, serta kelompok sadar wisata.

“Dengan sosialisasi ini, diharapkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila ini bisa lebih dalam lagi, tidak hanya dimulut saja, akan tetapi terdorong mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Srikandi Partai Amanat Nasional ini menambahkan apabila seluruh masyarakat dapat menghayati dan menjalani nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, niscaya Indonesia akan tumbuh menjadi negara yang kuat, berdaulat, adil dan makmur.

“Karenanya diharapkan para peserta sosialisasi ini bisa mengembangkannya kepada keluarga, teman-teman dan masyarakat disekitarnya,” harapnya.

Sementara itu, Widya Iswara Ahli Madya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Ratna Rosana mengapresiasi sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan Anggota Dewan Provinsi. Pasalnya, empat pilar kebangsaan itu harus ditumbuhkembangkan dan disosialisasikan terus menerus kepada masyarakat sehingga nilai-nilai Pancasila itu lebih “membumi”.

“Yang lebih penting itu adalah perbuatan kita apakah sudah mencerminkan Pancasila itu sendiri. Yang utama adalah ibadah. Misalnya seseorang yang beragama Islam maka sholat lima waktu harus dilaksanakan dengan baik, toleransi beragama, tenggang rasa, tidak mengganggu dan mengintervensi agama lain, dan memberikan kebebasan kepada orang lain untuk menjalankan ibadah sesuai agamanya,” tambahnya.

Selain Ratna Rosana, sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini juga menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kalsel, Yulia Qamariyanti. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Sahkan APBD Banjarmasin 2022

BANJARMASIN – Badan Anggaran DPRD dan Pemerintah Kota, mensahkan APBD 2022 sebesar Rp1,8 triliun lebih. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali, di ruang kerjanya pada Selasa (23/11).

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali, saat memberikan komentarnya

“Setelah melalui proses pembahasan panjang, tim anggaran DPRD dan Pemerintah kota Banjarmasin, telah sepakat. Ada tiga dinas yang paling banyak mendapatkan anggaran, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas PUPR,” ucapnya.

Disampaikan Matnor, selain mensahkan APBD tahun 2022, telah disetujui Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2022, Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 -2026, dan Rancangan Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Pihak Bapemperda juga menyampaikan, dua buah Raperda Inisiatif DPRD Kota Banjarmasin, tentang Raperda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung dan Raperda Retribusi Izin Memperkerjakan Tenaga Asing,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, dalam APBD 2022 ini lebih mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, yakni kesehatan, pendidikan, infrastuktur, penanganan COVID-19, dan pemulihan ekonomi.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakilnya Arifin Noor

Selanjutnya dengan disepakati Prolegda 2022, untuk dibahas pada tahun depan, diantaranya raperda pengembangan budaya literasi, ekonomi kreatif, fasilitasi penyelenggaraan pesantren, pemberdayaan perlindungan lanjut usia dan penanggulangan wabah penyakit menular, menurutnya hal itu tentu sangatlah tepat untuk dibahas, untuk dapat membangun kota seribu sungai lebih baik lagi.

“Kita akan terus bersinergi melalui jalinan komunikasi, dan untuk dua raperda inisiatif Dewan yang diusulkan tadi, akan dibahas dengan Dinas terkait,” tutupnya

Dalam rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya, didampingi unsur pimpinan Matnor Ali, Muhammad Yamin dan Tugiatno, dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakilnya Arifin Noor, bersama seluruh anggota DPRD dan SKPD dilingkup Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Peringati HKN ke 57, Gubernur Kalsel Apresiasi Kinerja Nakes

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 tahun 2021. Peringatan HKN ini dilaksanakan di Institut Agama Islam (IAI) Darussalam Martapura pada Selasa (23/11), yang dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Bupati Banjar Saidi Mansyur, Wakil Bupati Kab Banjar Said Idrus Al-Habsyie, beserta kepala SKPD Lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten Banjar. 

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel menyampaikan, diharapkan momentum  bersejarah peringatan HKN dapat menjadi semangat semua dalam rangka menjaga kesehatan kita, keluarga, dan masyarakat.

“Ulun (Saya) mengapresiasi kepada seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) yang saat ini terus berjibaku menanggulangi pandemi dan tidak hentinya mengkampanyekan hidup sehat,” ucap Sahbirin Noor.

Orang yang akrab disapa Paman Birin ini juga turut berbelasungkawa, atas gugurnya sejumlah Nakes dalam memerangi Pandemi COVID-19 sejak 19 bulan lalu.

“Momen peringatan HKN merupakan momentum bagi kita mewujudkan Kalsel sehat, negeri sehat, demi terwujudnya indonesia yang maju, dan salah satu indikator utama mewujudkan Kalsel sehat adalah menyukseskan program vaksinasi COVID – 19 yang sangat penting dan harus diberikan kepada masyarakat karena vaksinasi salah stau ikhtiar untuk keluar dari pandemi,” tutup Sahbirin Noor.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, secara presentase warga Kalsel yang sudah vaksin pertama 1,4 juta lebih atau 45 persen. Tertinggi wilayah Banjarbaru dan Tanbu yang lebih 64 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa laju transmisi penularan relatif terkendali di Kalsel. Namun sebagaimana yang sering disampaikan Gubernur untuk tetap waspada,” ucap Muslim.

Untuk diketahui, Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 tahun 2021 kali ini juga dibarengi dengan vaksinasi COVID-19 di aula IAI Darussalam Martapura, dengan target vaksi sebesar 5.000 dosis. Serta  penyerahan piagam penghargaan bagi Nakes teladan yang berprestasi di level Nasional dan Provinsi, dan Peluncuran mobil layanan kesehatan keliling dari salah satu perusahaan tambang terbesar di Kecamatan Batulicin. (MRF/RDM/RH)

Gelar Soswasbang di Daerah Pesisir, Yani Helmi Kembali Kunjungi Desa Teluk Sirih Kotabaru

KOTABARU – Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kembali mengunjungi Desa Teluk Sirih, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru.

Yani Helmi serahkan handsanitaizer dan masker kepada Kades Teluk Sirih, Saepul Bakri usai kegiatan Soswasbang.

Tujuan kunjungan ini, selain niat untuk terus menjalin silaturahmi juga memberikan edukasi terkait pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (Soswasbang).

Penyerahan kenang-kenangan secara simbolis kepada warga Desa Teluk Sirih dari anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi.

Bersama warga yang tinggal di pesisir ini, Yani Helmi, menuturkan, selama kurang lebih hampir empat jam setengah menempuh perjalanan. Setidaknya, edukasi yang diberikan olehnya kepada warga pesisir itu berhasil tersampaikan.

“Alhamdulillah, kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan lancar. Hmpir seharian kami di perjalanan dan untuk jarak tempuhnya sekitar 4 hingga 5 jam,” ujarnya usai melaksanakan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, Selasa (23/11) siang, kepada warga pesisir.

Meski cukup melelahkan, anggota DPRD dari fraksi Partai Golkar, mengharapkan, kegiatan yang kembali dilaksanakan olehnya tersebut juga bisa mendapat keberkahan.

“Bukan hanya untuk saya tetapi juga untuk seluruh warga di sini, khususnya yang tinggal di daerah ini,” ungkap anggota DPRD Kalsel membidangi ekonomi dan keuangan yang akrab disapa paman Yani itu.

Selain mendapat senyuman warga, ia yang juga bersama jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel tak lupa mendampingi dalam kegiatan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan ini.

Dia menyakini, desa yang merupakan daerah pesisir tersebut, kedepannya bakal menjadi wilayah yang besar dan berkembang seiring dengan pemanfaatan hasil lautnya.

“Mudah-mudahan mendapatkan suatu kebaikan bagi warganya dan selalu mendapat ketenagan serta kebahagian,” tutupnya.

Adapun dalam rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan secara simbolis kenang-kenangan kepada warga dari anggota Komisi II DPRD Kalsel mulai dari bingkisan, handsanitaizer hingga masker.

Untuk diketahui, kegiatan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan yang diselenggarakan di Desa Teluk Sirih, Pulau Laut Selatan, Kotabaru tersebut kembali disambut Kepala Desa, Saepul Bakri. (RHS/RDM/RH)

Pembahasan APBD Kalsel 2022 Sudah Difinalisasi

BANJARMASIN – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kalsel menggelar rapat kerja di ruang rapat gedung B DPRD Kalsel, Senin (22/11).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan dihadiri Ketua TAPD Kalsel, Roy Rizali Anwar ini membahas finalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022.

Ketua TAPD Kalsel sekaligus Sekretaris Daerah, Roy Rizali Anwar

“Alhamdulillah sudah diketok oleh Pak Ketua DPRD untuk finalisasi APBD. Semua sudah sepakat tentang pendapatan, belanja dan usulan-usulan melalui mekanisme yang sudah diatur,” kata Roy Rizali Anwar.

Roy Rizali menjelaskan nilai APBD Kalsel Tahun 2022 disepakati sebesar Rp5,564 triliun. Angka ini belum termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) karena untuk DAK masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaannya dari pemerintah pusat.

“Untuk APBD 2022 diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi, pembangunan infrastruktur, UMKM dan bantuan sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengatakan dalam rapat tersebut, juga disepakati bahwa tanggal 25 November ini akan dijadwalkan paripurna pengesahan APBD Tahun 2022.

“Kita berharap agar Pemprov bisa menggali potensi sumber pendapatan baru yang bisa dioptimalkan guna meningkatkan pendapatan asli daerah,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Pilih Formatur Kepengurusan Baru, DPC PPP Balangan Gelar Muscab XI

BANJARMASIN – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Balangan ke IX secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Bidang Organisasi dan Kaderisasi Keanggotaan, Syaifullah Tamliha, Senin (22/11). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memilih tim formatur dan jajaran baru untuk DPC PPP Kabupaten Balangan.

Suasana Muscab IX DPC PPP Kabupaten Balangan

Syaifullah Tamliha yang juga Anggota Komisi I DPR RI ini menilai selama dua periode Abdul Hadi memimpin dan menjalankan organisasi di Balangan cukup baik. Mengingat suara dan perolehan kursi PPP di kabupaten tersebut cukup signifikan. Namun lanjutnya, berdasarkan aturan, bahwa masa jabatan Ketua DPW dan DPC tidak boleh lebih dari dua periode sehingga harus digelar Muscab kembali.

“Sehingga kita berupaya memaksimalkan sumber daya yang kita miliki, misalnya meminta kepada Abdul Hadi untuk menunjuk kader yang bisa bekerjasama dengan dirinya yang juga seorang Bupati Balangan,” katanya.

Selain itu, menurut Syaifullah, PPP merupakan Partai Kader, tidak tergantung pada orang, tetapi bekerja berdasarkan sistem yang berlaku di partai itu sendiri. Jadi regenerasi itu terus menerus terjadi.

“Sosok Ketua DPC PPP Balangan nantinya diharapkan pemain lapangan yang mampu berjibaku dan bekerjasama dengan calon DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten,” jelasnya.

Ditambahkan Syaifullah, saat ini semua pimpinan anak cabang sudah diberi laptop agar kader PPP di Kalsel bisa lebih melek teknologi dan mengikuti sistem yang sudah berbasis teknologi. Termasuk sekolah politik juga akan selesai di pertengahan tahun 2022 nanti.

“Porsi pengurus kita tetap 60 persen kaum milineal, sekitar 40 persennya adalah om atau tantenya kaum milineal,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPC PPP Balangan, Abdul Hadi mengaku sangat menjunjung tinggi aturan dan ketentuan partai. Meskipun banyak suara yang menghendaki dirinya kembali memimpin PPP di Balangan, namun karena aturan partai tidak membolehkan, maka dirinya tetap menaatinya.

“Nanti kita cari pemimpin yang bisa menjaga kekompakan untuk kader-kader dan organisasi kita,” katanya.

Selain itu, Abdul Hadi berharap melalui Muscab ini bisa menghasilkan kepengurusan yang lebih hebat lagi dan bisa memenangkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024 nanti.

“Kalau saya kembali jadi pengurus di DPW PPP Kalsel,” katanya.

Muscab IX yang diikuti seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Kabupaten Balangan ini dihadiri juga Sekretaris Wilayah PPP Kalsel, Arif Rahman. (NRH/RDM/RH)

Dewi Damayanti Libatkan Organisasi Perempuan Dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dewi Damayanti melaksanakan sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Suasana Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel Dewi Damayanti Said

Kegiatan ini bertempat di aula gedung Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel di Jalan Brigjen H Hasan Basri, Selasa (23/11).

Dewi menyampaikan sosialisasi ini berkaitan dengan Ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, UUD 1945, dan NKRI, untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa sebagai warga negara Indonesia sudah seharusnya memahami empat pilar negara Indonesia tersebut.

“Jadi membuka kembali catatan-catatan masa lalu supaya memahami sejarah dan juga inti kesatuan dan persatuan bangsa kita,” katanya.

Dalam kegiatan ini, “Srikandi” Fraksi Golkar DPRD Kalsel ini melibatkan kaum perempuan yang tergabung dalam BKOW Provinsi Kalsel. Mengingat peran penting mereka sebagai pendidik dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Selain itu, Dewi mengharapkan mereka juga dapat menyebarluaskan apa yang didapat dalam sosialisasi kali ini.

“Meskipun ibu-ibu ini sudah memahami Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, namun tentunya pemahaman tersebut perlu direfresh lagi sehingga mereka dapat menyosialisasikannya kepada keluarga maupun jaringan organisasinya,” jelas Dewi.

Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan tersebut menghadirkan nara sumber yaitu Kepala Bidang Ketahanan Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi Kesbangpol Kalsel, Ratna Rosana. (NRH/RDM/RH)

2022, UMK Banjarmasin Naik dan Lebih Tinggi dari Provinsi Kalsel

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin telah menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Tahun 2022 sebesar Rp3.000.371. Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

“Kenaikan UMK di Kota Banjarmasin sebesar 1,76 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Selasa (23/11).

Untuk UMK Banjarmasin tahun lalu sebesar Rp2.948.576.

UMK Banjarmasin tahun 2022 ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan UMP Kalimantan Selatan.

“Untuk UMP Kalimantan Selatan Tahun 2022 mendatang sebesar Rp 2.906.473,” ujar Ibnu.

Menurut Ibnu, penetapan UMK Banjarmasin ini keputusan tersebut berdasarkan peraturan pemerintah pusat.

Oleh karena itu, lanjutnya, ia meminta agar hak-hak dari para buruh tersebut, dapat dipenuhi oleh para pengusaha di Kota Banjarmasin.

“Pemerintah Kota Banjarmasin meminta kepada seluruh pengusaha untuk memenuhi semua hak hak para buruh serta pekerja di kota ini,” kata Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version