Tanggulangi Banjir, DPRD Banjarmasin Gelar RDP

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait penanggulangan banjir, Kamis (9/12). Mengingat selama hampir 4 hari ini, air pasang rob dan hujan dengan intensitas lama, membuat beberapa wilayah dan ruas jalan kota mengalami genangan.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini, pada mengatakan, dari hasil rapat dengar pendapat, kondisi wilayah terendam ini terjadinya secara bersamaan air pasang rob dan hujan intensitasnya lama terlebih adanya sebagian bangunan yang berada di pinggir sungai, kalau dipaksa dilakukan pengerukan berdampak rumah akan roboh.

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini, saat diwawancarai awak media

“Kami akan jadwalkan kembali RDP, dengan beberapa Dinas terkait, agar bisa maksimal dalam penanggulangan banjir,” ucapnya

Isnaini mengimbau seluruh masyarakat di kota ini, dapat terus meningkatkan waspada yang tinggi untuk berjaga, terlebih bagi yang bermukim dipinggiran sungai, karena
prakiraan BMKG, air pasang rob akan naik, kalau disertai hujan dengan intensitas lama.

“Kita berdoa, semoga tidak lagi terjadi musibah banjir, dan seluruh warga harus selalu waspada serta siaga,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Hizbul Wathony menjelaskan, kondisi sekarang air pasang rob dibarengi hujan yang intensitas lama, membuat banyak genangan, saat ini berdampak di tiga Kecamatan yaitu sebagian wilayah Banjarmasin Utara, Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Selatan. Pihaknya berupaya terus menerus melakukan normalisasi sungai, agar kejadian banjir di pertengahan bulan Januari 2021 lalu, tidak lagi terulang.

Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony, saat memberikan komentarnya

“Ini fenomena air pasang laut karena La-Nina, terlihat di salah satu wilayah Banjarmasin Barat, berdekatan muara laut. Padahal banjir pada pertengahan Januari 2021 lalu, tidak terkena dampak,” tutupnya

Untuk diketahui, Komisi III DPRD kota Banjarmasin menggelar rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) terkait penanggulangan banjir dan penataan infrastruktur, di ruang mini Dewan Banjarmasin, dihadiri Kepala Bidang yaitu Kabid Jembatan, Kabid Sungai, Kabid Jalan dan Kabid Drainase. (NHF/RDM/RH)

Era Digital, Penyuluh Pertanian Diharapkan Melek Teknologi

BANJARMASIN – Di era digitalisasi seperti sekarang ini, para penyuluh pertanian di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan mengetahui perkembangan teknologi informasi atau melek teknologi. Mengingat mereka sebagai garda terdepan dan motor penggerak yang diharapkan bisa meningkatkan produksi pertanian, perkebunan dan peternakan demi kesejahteraan masyarakat tani di Banua.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Alam kepada wartawan, usai membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Provinsi Kalsel yang diadakan di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (9/12).

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Alam

“Saya mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor membuka sekaligus memberikan materi dalam Rakorwil ini. Ini adalah wujud kegiatan dari Perhiptani Kalsel yang semuanya adalah penyuluh yang berasal dari 13 kabupaten/kota. Mereka mempunyai program masing-masing yang dalam kegiatan ini disatukan,” katanya.

Syamsir meminta agar program-program penyuluh pertanian ini berkaitan dengan update keadaan dan situasi sekarang. Sedangkan nantinya Pemprov Kalsel yang akan memback-up program-program tersebut agar kegiatan penyuluh pertanian bisa terarah dan disesuaikan dengan digitalisasi.

“Karena banyak penyuluh pertanian yang belum memahami dengan kemajuan teknologi dan digitalisasi. HPnya saja masih banyak yang jadul. Bagaimana mereka bisa meningkatkan produksi kalau mereka ketinggalan jaman. Karena sekarang perlu pupuk atau benih yang berkualitas bisa melalui HP atau media teknologi yang lebih cepat. Jadi hal itu yang harus ditekankan dalam Rakorwil ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, Syamsir berharap kegiatan ini dapat menyatukan, menumbuhkan semangat dan motivasi para penyuluh sehingga kinerja mereka bisa lebih maksimal di masa-masa mendatang. Syamsir juga menyatakan pihaknya akan memfasilitasi apa saja yang menjadi kendala bagi para penyuluh dan mengkomunikasikannya ke Kementerian Pertanian agar mendapatkan solusi terbaik.

Sementara itu, Ketua DPD Perhiptani Kalsel, Sumedi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyegarkan ingatan para penyuluh pertanian terutama berkaitan dengan ilmu-ilmu dan teknologi pertanian terkini. Pasalnya, lanjutnya, materi itu yang nantinya akan menjadi pegangan dan disampaikan penyuluh pertanian kepada para petani.

Ketua DPW Perhiptani Kalsel, Sumedi

“Selain itu, dalam kegiatan ini, kami ingin membentuk kebersamaan para penyuluh pertanian sehingga semangat mereka bisa tumbuh kembali dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menghadapi era digitalisasi, Sumedi mengungkapkan bahwa pihaknya juga berupaya untuk meningkatkan kapasitas para penyuluh melalui kegiatan pelatihan terkait teknologi informasi.

“Kami mengadakan pelatihan-pelatihan bagi penyuluh tentang IT. Mereka juga secara mandiri melengkapi kinerjanya dengan memiliki smartphone,” jelasnya.

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 orang penyuluh pertanian yang berasal dari 13 kabupaten dan kota di Kalsel, juga menghadirkan beberapa nara sumber antara lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel Suparno dan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel. Dalam kegiatan itu, Ketua DPW Perhiptani Kalsel, Sumedi mengukuhkan pengurus DPD Perhiptani Kota Banjarbaru, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin dan Kabupaten Tabalong. (NRH/RDM/RH)

Hakordia 2021, Pemprov Kalsel Perkuat Pencegahan Korupsi

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadiri Puncak Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang dilaksanakan oleh KPK RI secara virtual, untuk Kalsel, Pemprov mengikutinya dari Command Center Setdaprov Kalsel, Kamis (9/12).

Puncak peringatan tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, serta sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemprov Kalsel.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, menekankan pentingnya inovasi untuk meningkatkan dan menyempurnakan metode pemberantasan Korupsi di Indonesia.

“Metode pencegahan korupsi harus lebih baik lagi, harus dibangun melalui upaya fundamental dan komprehensif yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” ucapnya.

Penanganan kasus korupsi oleh penegak hukum dan KPK selama periode Januari hingga November 2021 mencapai ribuan kasus dengan harta sitaan negara mencapai triliunan Rupiah.

Meski begitu Jokowi meminta kepada aparat penegak hukum dan KPK agar tidak cepat berpuas diri dan bekerja lebih keras lagi.

“Penilaian masyarakat masih belum baik. Untuk itu, upaya penanganan kasus korupsi harus terus ditingkatkan,” pesannya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan pihaknya terus berupaya memperkuat pencegahan korupsi di lingkup Pemprov Kalsel.

“Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kita harus memperbaiki sistem, dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kuat,” ucapnya.

Sahbirin mengaskan SKPD di lingkup pemerintahan perlu menjadi pribadi yang tidak hanya mementingkan kekuasaan dan harta. Namun harus menumbuhkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat

“Saya harap kedepannya provinsi Kalimantan Selatan dapat bersih dari kasus korupsi baik di wilayah pemerintah maupun di masyarakat,” pungkasnya. (TR21-01/RDM/RH)

Akhirnya Ikhsan Budiman Dilantik Sebagai Sekda Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Sempat mengalami penundaan pelantikan sebagai Sekda Kota Banjarmasin, akhirnya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina resmi melantik Ikhsan Budiman sebagai Sekda Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Kamis (9/12).

Dalam sambutan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, usai melakukan Pelantikan Sekda Kota Banjarmasin tersebut mengatakan, dengan resminya dilantik Ikhlan Budiman, maka kini Pemerintah Kota Banjarmasin memiliki Sekda Definitif, setelah kosong hampir 1 tahun lamanya, ditinggal Sekda Hamli Kursani yang telah pensiun.

“Sepeninggal sekda sebelumnya menunggu sekda definitif dilantik, sudah ada tiga pejabat dilingkup Pemko Banjarmasin menjadi Plt serta Plh Sekda Kota Banjarmasin,” ungkap Ibnu.

Oleh karena itu Ibnu Sina meminta kepada sekda yang baru dilantik ini, agar dapat mengikuti kinerja di Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami meminta kepada sekda yang baru dilantik ini, agar dapat mengikuti kinerja yang ada di Pemko Banjarmasin,” ujar Ibnu.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga meminta, kepada seluruh pejabat dan ASN dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin agar dapat berkoordinasi dengan Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

“Kami meminta seluruh pejabat dan ASN dilingkup Pemko Banjarmasin untuk berkoordinasi dengan Sekda Ikhsan Budiman,” kata Ibnu.

Sementara itu, Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman yang baru dilantik mengatakan, bahwa menjabat sebagai Sekda merupakan jabatan yang berat.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman

“Kami siap mendukung dan menuntaskan visi misi Baiman,” ucapnya.

Menurut Ikhsan, meski cukup berat tapi ia siap menjalankan tugas, penanganan COVID-19 serta bencana banjir.

“Kami siap menjalankan berbagai tugas yang sudah menjadi tanggung jawab sebagai Sekda Kota Banjarmasin,” ujar Ikhsan. (SRI/RDM/RH)

Irjen Pol (Purn) Arkian Lubis Nahkodai Pengprov Lemkari Kalsel

BANJARMASIN – Setelah sempat mengalami penundaan pelantikan akibat Pandemi COVID-19 berlangsung, akhirnya Pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) Lemkari Kalimantan Selatan Periode 2020-2021 dilaksanakan. Dengan Ketua Baru yakni, Irjen Pol (Purn) Arkian Lubis.

Pelantikan Pengprov Lemkari Kalsel

Pengurus Pengprov Lemkari Kalimantan Selatan ini, resmi dilantik oleh Ketua Dewan Guru PB Lemkari Shuseki Shihan Harried Taning, di salah satu hotel dikawasan Jalan A Yani Kilometer 7, Kabupaten Banjar, Kamis (9/12).

Dalam sambutannya Ketua Pengprov Lemkari Kalimantan Selatan Irjen Pol (Purn) Arkian Lubis mengatakan, ia bersama pengurus yang baru dilantik ini, siap untuk membesarkan Lemkari di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami bersama seluruh pengurus yang baru dilantik siap membesarkan Lemkari,” ucapnya.

Arkian mengatakan, pihaknya juga menargetkan akan menghasilkan atlet atlet karate berbakat dan prestasi, yang dapat membanggakan Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya.

Dalam kesempatan tersebut, Arkian juga berjanji akan mengikutkan para atlet karate Lemkari, pada ajang kejuaraan daerah maupun nasional di Tanah Air ini.

“Pada kepengurusan Pengprov Lemkari yang baru ini kami memiliki program program yang akan dijalankan,” ujarnya.

Salah satu, lanjut Arkian, untuk menciptakan atlet atlet karate handal dari Lemkari, seperti, mengikutisertakan para atlet atlet karate Lemkari pada kejuaraan karate di daerah maupun nasional.

“Selain meningkatkan prestasi atlet, kami juga akan meningkatkan kualitas mutu pelatih karate Lemkari di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Arkian. (SRI/RDM/RH)

Sambut Hari Juang TNI AD, Korem 101/Antasari Gelar Donor Darah

BANJARMASIN – Korem 101/Antasari menggelar kegiatan bakti sosial donor darah menyambut Hari Juang TNI AD 15 Desember, di Aula Korem 101/Antasari, Kamis (9/12).

Suasana donor darah sambut hari juang TNI AD di Korem 101/Antasari

Donor darah diikuti oleh anggota Korem 101/Antasari, Yonif 623/BWU, Persit KCK Koorcabrem 101 PD VI/Mulawarman, Persit KCK Cabang XXXV Yonif 623, Lanal Banjarmasin, FKPPI Kalsel, Satpol PP Kota Banjarmasin, Akbid Bunga Kalimantan Banjarmasin.

Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah membuka secara resmi acara.

“Darah yang disumbangkan kepada orang lain yang memerlukan, diberikan dengan tulus ikhlas, tanpa membeda-bedakan keyakinan, warna kulit, strata pendidikan, tingkat sosial dan bahkan mungkin tidak kenal sekalipun, dengan satu tujuan pendonor yaitu, menyelamatkan jiwa orang lain, ini merupakan bentuk manifestasi yang paling nyata dari rasa kemanusiaan yang murni,” ucapnya.

Danrem menjelaskan, dengan berdonor darah dapat memberikan manfaat, diantaranya, yaitu dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, menurunkan risiko kanker, membantu menurunkan berat badan, mendeteksi penyakit serius dan dapat membantu lebih sehat secara psikologis. Selain itu, donor darah dapat memberikan manfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain.

“Dengan berdonor darah, kita sekaligus beramal untuk ladang ibadah di hari kelak,” pungkasnya. (PENREM-RIW/RDM/RH)

Undang Putri Wapres Makan Malam, Gubernur Kalsel Paparkan Kesiapan Kalsel Menjadi Gerbang Utama IKN

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyambut hangat kunjungan silaturrahmi Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr Hj Siti Ma’rifah Ma’ruf Amin, Rabu (8/12) malam di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Turut hadir dan mendampingi, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, dan sejumlah unsur Forkopimda Kalsel serta kepala SKPD Pemprov Kalsel.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan Ketua Komisi PRK MUI Pusat ke Kalsel untuk menyelenggarakan tes IVA.

“Kami dari Pemprov Kalsel siap mendukung berbagai kegiatan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalsel, termasuk kegiatan IVA Test yang akan diselenggarakan Komisi PRK MUI Pusat,” ujar Paman Birin.

Dihadapan Putri Wapres Ma’ruf Amin, Paman Birin menyampaikan potensi Kalsel sebagai gerbang ibu kota negara yang akan dibangun di Kaltim.

Paman Birin juga tidak lupa menitip salam kepada Wapres Ma’ruf Amin.

“Nanti di Kaltim dibangun sejumlah infrastruktur strategis Ibukota Negara, maka Kalsel siap untuk menjadi gerbang utama ibukota negara, dan siap menjadi sebagai salah satu daerah penyangga,” sampainya.

Sementara Siti Ma’rifah mengaku senang bisa berkunjung di Kalsel, untuk melaksanakan kegiatan tes IVA, serta disambut langsung oleh Gubernur Kalsel.

“Saya sangat senang bisa berkunjung ke Kalsel dan disambut langsung oleh Gubernur Kalsel,” ujarnya.

Siti Ma’rifah menyebut kedatangannya ke Kalsel untuk melaksanakan kegiatan tes IVA yang bekerjasama dengan BAZNAS, kemudian juga mengunjungi sejumlah UMKM, serta menjajaki potensi wisata halal di Kalsel. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Tahun 2022, Kalsel Tawarkan Investasi “Seksi” Kepada PMDN dan PMA

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel berkomitmen untuk menyiapkan karpet merah, bagi setiap investor yang akan berinvestasi di Banua.

Hal itu ditegaskan Sekda Prov Kalsel Roy Rizali Anwar pada webinar dengan tema Menakar Peluang Investasi di Kalimantan, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, pada Rabu (8/12) siang.

“Kami berharap, investor luar negeri maupun dalam negeri bisa berinvestasi di Kalsel, Pemprov Kalsel akan menyiapkan karpet merah bagi investor,  mempermudah perizinan, menyiapkan infrastruktur pendukung,” ucapnya.

Menurut Roy, ada beberapa strategi yang dijalankan pemprov Kalsel dalam meningkatkan investasi di Banua.

“Ada beberapa strategi untuk menaikkan investasi diantaranya, perbaikan kemudahan berusaha, eksekusi realiasi investasi besar, mendorong investasi besar bermitra dengan pengusaha nasional di daerah proyek, mendorong peningkatan invetasi dalam negeri/PMDN khususnya UMKM, penyebaran investasi berkualitas, promosi investasi,” katanya.

Di tahun 2021, investasi di Kalsel menunjukan kebangkitan yang sangat menjanjikan. Di triwulan ketiga tahun 2021 realisasi invetasi di Kalsel telah mencapai Rp4,20 triliun.

Nilai investasi ini naik sebesar 214,85 persen dibandingkan dengan triwulan ketiga tahun 2020 dengan investasi sebesar Rp1,33 triliun.

Investasi naik secara keseluruhan, dari triwulan satu hingga triwulan ketiga di tahun 2021 telah terealisasi sebesar Rp9,34 triliun.

Data ini menggambarkan tren yang sangat positif dari sisi pertumbuhan investasi. Jika disandingkan dengan target nasional sebesar Rp10,83 triliun maka capaian di triwulan ketiga ini sudah mencapai 87,12 persen dari target nasional. Sekda Prov Kalsel optimis target realisasi investasi di Kalsel tahun 2021 bisa tercapai.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Prov  Kalsel Amanlison Sembiring mengatakan, di tren ekonomi hijau Kalimantan memiliki banyak peluang investasi.

Menurutnya, potensi investasi di tahun mendatang dapat diarahkan kepada industri peningkatan nilai tambah untuk sektor sektor berbasis SDA Ekstraktif.

“Upaya transformasi struktural perlu didorong melalui peningkatan hilirisasi batubara upgrading coal to methanol, hilirisasi sawit (oleopangan dan oleokimia), hilirasi karet (industri ban),” katanya.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi BI bersama stakeholders terkait dalam promosi investasi melalui Regional Investor Relation Unit (RIRU) akan terus diperkuat. Identifikasi proyek investasi daerah yang clean dan clear. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Lawan Pemkab Banjar, Tim Paman Birin Menangkan Pertandingan Sepak Bola Persahabatan

BANJARBARU – Tim Pemprov Kalsel berhasil memenangkan pertandingan sepak bola dalam laga persahabatan melawan tim Pemkab Banjar dengan raihan skor 0 – 1 lewat tendangan cantik, paman Birin.

Detik-detik Gubernur Kalsel, paman Birin menciptakan gol balasan.

Meski sempat beberapa kali mendapatkan peluang terciptanya gol baru. Namun, nyatanya dilapangan berhasil ditepis oleh lawan dari kapten kesebelasan, Saidi Mansyur.

Meski sengit, sportifitas berlaga yang diciptakan para pemain kesebelasan dari Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar berjalan kondusif.

Terlebih, saat terciptanya gol di babak pertama oleh paman Birin lewat lesakan tim senior Pemprov Kalsel yang berhasil membobol gawang lawan dimenit 30, meskipun sempat imbang dimenit 20.

Kendati, tim Pemprov Kalsel sempat terdesak dengan serangan yang berikan oleh Pemkab Banjar, tetapi, masih bisa dihalau oleh kiper kebanggan mereka.

Bahkan, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang merupakan leader dari kesebelasan Pemprov Kalsel ini sering mendapatakan peluang cantik untuk kembali membobol gawang lawan. Sayangnya, dewi fortuna masih belum memihak Pemprov Kalsel.

Hingga dimenit akhir pertandingan di babak kedua, Pemkab Banjar belum berhasil menciptakan gol balasan. Sehingga, pertandingan persahabatan ini pun dimenangkan oleh Pemprov Kalsel, paman Birin.

Hasil pertandingan pun berakhir tanpa tambahan waktu (injury time) dengan torehan skor 0 – 1 dalam laga persahabatan pada acara pembukaan Turnamen Sepak Bola Antar Kelurahan UP 40 Paman Birin Trophy IV 2021, Rabu (8/12) sore.

Setelah pertandingan, Gubernur Kalsel yang akrab disapa paman Birin itu, mengungkapkan, bahwa pertandingan yang dilaksanakan antara Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar selama hampir 60 menit itu benar-benar berjalan secara sportif.

“Saya akui pertandingan ini sungguh sangat seru sekali,” ucapnya.

Sementara itu, kapten kesebelasan Pemkab Banjar, Saidi Mansyur yang sekaligus sebagai Bupati itu, menuturkan, sangat bangga dapat bertanding dengan orang nomor satu di Kalimantan Selatan dalam hal ini Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

“Suatu kebanggaan bisa bermain langsung besama Gubernur Kalsel, paman Birin, semoga acaranya berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Untuk diketahui, pertandingan persahabatan antara Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar ini dilaksanakan di stadiun mini, Lapangan Murjani, Kota Banjarbaru, Kalsel. (RHS/RDM/RH)

Kalsel Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

BANJARBARU – Status bencana di Kalimantan Selatan akhirnya mengalami peningkatan yakni dari siaga darurat menjadi tanggap darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan gelombang pasang.

Status tanggap darurat ini akan berlaku selama 14 hari, terhitung sejak 3 hingga 16 Desember 2021.

“SK nya memang agak terlambat, karena proses di Biro Hukum Setdaprov Kalsel. Namun tetap terhitung sejak 3 Desember,” ujar Kalak BPBD Kalsel, Mujiyat.

Dalam SK dengan nomor 188.44/ 0773 / KUM/2021 ini, disampaikan beberapa alasan terkait peningkatan status ini, antara lain berdasarkan prediksi BMKG yang mana pada Desember 2021 serta Januari 2022. Kalsel mempunyai potensi rawan banjir dan puting beliung serta fenomena ENSO La Nina lemah-netral.

Selain itu, penetapan status tanggap darurat ini menyusul dua Kabupaten yang telah menetapkan status tanggap darurat. Yakni Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Utara (HSU). Hal ini tidak lain karena adanya peningkatan intensitas bencana di kedua wilayah tersebut.

Dijelaskan Mujiyat, segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya keputusan gubernur ini akan dibebankan pada APBD Kalsel tahun 2021. Anggaran penanganan bencana juga dapat diambil dari bantuan Dana Siap Pakai (DSP) pada APBN, serta bantuan dari sumber lain yang sah dan bersifat tidak mengikat.

“Dengan adanya status ini, anggaran penanganan bencana bisa diambil dari APBD Kalsel, DSP APBN, serta bantuan lain yang tidak mengingat,” tambahnya.

Apabila kejadian bencana semakin meningkat, lanjut Mujiyat, maka status tanggap darurat akan diperpanjang dengan mengacu pada aturan yang berlaku.

berharap dengan adanya penetapan status ini, penanganan bencana di Kalsel akan lebih maksimal, sehingga dampak yang dirasakan masyarakat dapat diminimalisir.

“Iya mudahan lah masyarakat dapat lebih terbantu,” terangnya.

Sebelum adanya peningkatan status ujar Mujiyat, Pemprov Kalsel juga telah mengirimkan bantuan alat berat untuk membersihkan sisa-sisa banjir di Kabupaten HST.

Selain itu, personel Tim Reaksi Cepat dan Tagana Kalsel, juga telah dikirim ke lokasi bencana, untuk membantu tim yang disiapkan pemerintah daerah setempat.

“Kita sesuai arahan gubernur bergerak cepat membantu penanganan bencana. Karena bencana tak bisa menunggu,” paparnya. (ASC/RDM/RH)

Exit mobile version