BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan membagikan paket sembako dan ikan segar, kepada masyarakat disekitar Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.
Penyerahan paket Ramadhan sembako dan ikan segar di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono didampingi Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani.
Rusdi mengatakan, pihaknya bersyukur saat ini bersama dengan pelaku usaha perikanan, dapat melakukan pembagian paket sembako dan ikan segar.
“Alhamdulillah saat ini kami kembali membagikan paket Ramadhan sembako dan ikan segar untuk warga, pedagang eceran ikan, di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin,” ungkap Rusdi, kepada sejumlah wartawan, Senin Dini hari (25/4).
Menurut Rusdi, dibagikan paket sembako dan ikan segar ini menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, diharapkan dapat menjadi berkah serta bermanfaat.
“Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Kalsel, UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, serta pengusaha ikan, untuk berbagi di Bulan Ramadhan ini,” tutur Rusdi lebih lanjut.
Paket sembako tersebut berisikan, minyak goreng, gula, sirup dan beras serta ikan segar. Yang dibagikan dalam bentuk kupon berjumlah sekitar 500 lembar.
“Kami berharap bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat, serta dapat dilaksanakan secara rutin setiap Ramadhan,” ucap Rusdi. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar pasar murah menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, di halaman Kantor Gubernur di Banjarmasin, Senin (25/4). Meski belum dibuka secara resmi, masyarakat sudah berbondong – bondong datang, demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga miring, untuk persiapan lebaran.
Dengan memotong untaian bunga melati, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Kalsel Raudatul Jannah dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Imam Subarkah, akhirnya membuka secara resmi pasar murah tersebut. Dilanjutkan dengan meninjau stand yang ada di Pasmur, terutama stand Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, yang menjual minyak goreng dengan harga murah, Rp20.000 per liter, dan gula pasir Rp10.000 per kilogram.
Gubernur Kalsel saat membuka pasmur
Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel saat membuka pasar murah tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun, dengan harga-harga yang dipasarkan berada di bawah standar pasar, sehingga sangat membantu masyarakat.
“Selain untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok disaat menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah, pasar murah ini juga diharapkan dapat menggeliatkan ekonomi daerah yang sempat turun drastis akibat pandemi COVID-19 yang cukup panjang,” kata Paman Birin.
Paman Birin mengaku bangga dan senang, pasar murah yang digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalsel ini, disambut sangat antusias oleh warga.
“Saya berharap, agar masyarakat bisa berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan dengan membeli barang-barang kebutuhan secukupnya dan jangan menyetok secara berlebihan,” harapnya.
Pada kesempatan ini, Paman Birin juga memberikan subsidi tambahan seribu rupiah, untuk minyak goreng dan gula pasir. Sehingga masyarakat dapat membeli kedua produk ini dengan harga Rp19.000 per liter untuk minyak goreng, dan Rp.9.000 per kilogram untuk gula pasir. Pembelian dua produk yang disubsidi ini dibatasi, untuk memastikan semua pengunjung pasar kebagian, dan menghindari aksi penyelewengan untuk penjualan kembali.
Bahan pokok yang juga disediakan di pasar murah ini, diantaranya beras, buah-buahan, sayuran dan kebutuhan pokok lainnya dengan melibatkan 48 pelaku usaha.
Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Imam Subarkah menjelaskan, kegiatan pasar murah ini untuk memenuhi permintaan konsumsi masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok, yang cenderung meningkat sehingga berpotensi menyebabkan harga di level konsumen cenderung naik.
Kondisi tersebut, menyebabkan sebagian kelompok masyarakat prasejahtera, kurang mampu, atau berpenghasilan rendah mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
“Nah, melalui kegiatan pasar murah Ramadhan ini, Bank Indonesia Provinsi Kalsel bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalsel, menyediakan keperluan kebutuhan pokok untuk masyarakat dengan harga yang lebih murah daripada harga dipasaran,” jelasnya. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Sejumlah pejabat struktural Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel menyambangi Sekretariat PWI Provinsi Kalsel di Jalan Pangeran Hidayatullah Banjarmasin, pada Senin (25/4).
Ditemui di sela kegiatan, Kepala Biro Adpim, Berkatullah mengatakan, kedatangan mereka bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan salah satu mitra kerja mereka.
“PWI Kalsel ini adalah salah satu mitra utama kita dalam hal kehumasan. Jadi kami mesti menjaga silaturahmi,” ucap pejabat eselon II yang baru sepekan dilantik sebagai Kepala Biro Adpim.
Ia menyebut akan terus berkoordinasi terkait beberapa program kerjasama, seperti uji kompetensi dan pelatihan terhadap wartawan serta staf Adpim.
Sejauh ini kerjasama antara Biro Adpim dan PWI Kalsel dalam memajukan daerah sudah berjalan sangat harmonis. Hal itu ujarnya menjadi bekal bagus dalam kerjasama di berbagai kesempatan.
Sementara itu Ketua PWI Provinsi Kalsel, Zainal Helmie mengaku senang, atas kunjungan Kepala Biro Adpim beserta jajarannya.
Helmie menyebut sejauh ini peran Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Biro Adpim kepada PWI Provinsi Kalsel sangat luar biasa.
“Berbagai kegiatan baik yang sifatnya lokal hingga nasional, seperti Hari Pers Nasional dan Porwanas tak lepas dari kerjasama dengan Biro Adpim,” ujar Helmie.
Helmie berharap apa yang selama ini sudah terjalin baik diantara keduanya dapat terus ditingkatkan. Sehingga dapat memberi dampak positif dalam mengawal pembangunan di daerah.
Diakhir kegiatan, Zainal Helmie menyerahkan dua buku tentang pers kepada Kepala Biro Adpim Sekda Prov Kalsel. (PWIKALSEL-RIW/RDM/RH)
BANJAR – Sisa bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah, benar-benar dimanfatkan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Tiap malam, Paman Birin, sapaan akrab gubernur ini keliling dan mengunjungi mushala, langgar dan masjid secara bergantian.
Minggu (24/4) malam tadi, Paman Birin pun secara khusus mendatangi Masjid Al Karomah Martapura, Kabupaten Banjar. Selepas shalat tarawih, Paman Birin hadir ditengah-tengah jamaah yang dipimpin oleh Guru KH. Hasanudin Badrudin yang sedang khataman Al Qur’an.
Gubernur Kalsel saat ikut khataman Al Qur’an di masjid Al Karomah
Saat khataman berlangsung, Paman Birin pun ikut membaca Surah An-Nas.
Para jamaah khataman Qur’an yang awalnya tak mengira kedatangan Paman Birin pun, tampak senang dan dengan khusyu mendengarkan lantunan bacaan Surah An-Nas yang disampaikan orang nomor satu di Kalsel ini.
Paman Birin selepas khataman Qur’an di hadapan Guru KH. Hasanudin Badrudin dan para jamaah, mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi dengan jamaah dan warga sekitar Masjid Al Karomah Martapura.
“Alhamdulilah, malam ini ulun dapat bersilaturami dalam rangkaian khataman Qur’an. Ulun berpesan hidup hanya sekali, semoga kita semua bisa mengerjakan perintah sang ilahi untuk menuju surga yang abadi,” kata Paman Birin.
Senada dengan Paman Birin, Guru KH. Hasanudin Badrudin menyampaikan di akhir-akhir Ramadan ini adalah kesempatan emas untuk membaca Al Qur’an untuk mendapat ridha dan pahala Allah SWT.
Sementara itu, Lesmana (25), salah satu jamaah yang hadir dalam khataman itu mengaku kaget dan senang atas kehadiran Paman Birin.
“Senang banar bisa ketemu Paman Birin. Awalnya hanya ikut khataman saja, Alhamdulilah bisa badapat Pak Gubernur secara langsung,” kata Lesmana. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
TAPIN – Basarnas Banjarmasin bersama tim SAR gabungan lainnya berhasil menemukan Arsyad (2 tahun) yang diduga terpeleset dan tenggelam di dapur rumah korban yang merupakan Bantaran Sungai Kaladan Kecamatan Candi Laras utara Kabupaten Tapin, Sabtu (23/4).
Penemuan korban berawal dari adanya laporan terkait hal tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad langsung memerintahkan Tim Rescue Alpha menuju Lokasi kejadian setelah sebelumnya berkoordinasi dengan potensi SAR di lapangan.
“Kita kerahkan sore menjelang waktu berbuka puasa kemarin. Tim rescue dengan peralatan SAR air lengkap kemudian kita juga lakukan koordinasi bersama unsur SAR gabungan yang sudah ada di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban,” tegas Al Amrad.
Al Amrad yang merupakan SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR juga mengungkapkan, pada Minggu (24/4) tim SAR gabungan juga telah melakukan pencarian dengan jarak kurang lebih 250 meter ke arah hilir Sungai Kaladan.
“Tim Rescue Kansar Banjarmasin sudah berangkat menggunakan 1 Unit Truck Personil dengan membawa 1 unit Motor Trail KLX, Rubber boat, motor tempel, 1 set Peralatan Alkom, 1 set peralatan medis, 1 buah Aqua Eye dan peralatan pendukung lainnya,” jelasnya.
Disampaikannya, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Minggu (24/4) sekitar jam 03.45 WITA dan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Berkat sinergi SAR gabungan, korban kita temukan dini hari tadi. Sudah kita lakukan evakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ucapnya.
Dengan kejadian ini, Al Amrad sangat mengharapkan agar orang tua, terlebih yang tinggal dekat sungai dapat lebih berhati-hati.
“Kami berharap para orang tua harus lebih berhati-hati, fokus dan jangan sampai lengah apabila mempunyai anak yang masih balita, apalagi tempat tinggal nya dekat dengan aliran sungai, sangat berbahaya apabila tidak diawasi dengan baik,” harapnya.
Selain mengungkapkan turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa korban, ia juga mengapresiasi atas sinergi antara unsur SAR gabungan hingga akhirnya korban ditemukan.
Untuk diketahui, unsur- unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian ini dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Laskar 62, Borneo Rescue Batola, Julungan Fire Rescue, BPK Antasari, Darul Taqwa, BPK Bakumpai Permai, Seman Marabahan, Basahap dan Tim Rescue Tapin. (SAR.BJM-RDM/RH)
BANJARBARU – Memasuki pekan ketiga Ramadhan 1443 H, layanan perekaman sekaligus pencetakan e-KTP yang disediakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarbaru yang diberi nama ‘PERI TUGU’ (Pelayanan Hari Sabtu dan Minggu) di pasar wadai ramadhan di lapangan dr. Murdjani Banjarbaru terus saja ramai dikunjungi warga. Seperti yang terlihat pada Sabtu (23/4) petang, sekitar jam 16.30 WITA.
Menurut salah satu petugas operator Disdukcapil Banjarbaru Ahmad Dahlan, layanan yang menggunakan mobil operasional ini setiap harinya bisa melayani hampir 50 warga.
“Layanan Peri Tugu ini, setiap harinya bisa sampai lima puluhan lebih warga yang melakukan pencetakan atau perekaman e-KTP,” jelas Dahlan kepada Abdi Persada FM, Sabtu (23/4) petang
Ditambahkan Dahlan, layanan Peri Tugu di pasar wadai Ramadhan kali ini beberapa pelayanan yang disediakan pihaknya.
“Kita ada beberapa pelayanan yang disediakan selain perekaman dan pencetakan e-KTP baik yang rusak ataupun baru. Kami di sini juga menyediakan layanan untuk pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), akta Kelahiran dan Akta Kematian,” urainya.
Sehingga menurut Dahlan, memasuki pekan ketiga ramadhan ini, layanan untuk e-KTP saja sudah mencapai 500 lebih.
Sementara itu, kehadiran Peri Tugu Disdukcapil Banjarbaru di lapangan dr. Murdjani untuk memeriahkan keberadaan pasar wadai ramadhan, diakui salah seorang warga Dwi, sangat membantu dalam pencetakan e-KTP nya yang rusak.
“Ternyata mudah di sini. Saya tidak perlu menunggu hari kerja untuk pengurusan pencetakan ulang e-KTP saya yang rusak ini,” ujar Dwi kepada Abdi Persada FM.
Menurut Dwi, yang merupakan warga kelurahan Kemuning Banjarbaru ini, dengan adanya layanan disdukcapil Peri Tugu ini, sangat membantu dirinya dan warga lainnya, terlebih jika tak ada waktu karena kesibukan pekerjaan pada pagi harinya. (RDM/RH)
BANJARBARU – Ajang buka puasa bersama, menjadi momen yang ditunggu – tunggu pada bulan Ramadhan. Apalagi pada tahun ini, pemerintah mulai melonggarkan sejumlah aturan pembatasan kegiatan masyarakat, menyusul semakin membaiknya penanganan COVID-19.
Momen ini pula yang dimanfaatkan LPPL Abdi Persada FM, untuk kembali menjalin keakraban dengan para pendengarnya, setelah selama 2 tahun tidak dapat menyapa langsung Insan Persada, akibat pandemi COVID-19.
Bertempat di salah satu resto kawasan Lingkar Utara Banjarbaru, Abdi Persada FM menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama dengan seluruh jajaran direksi, kru serta Insan Persada.
Salah seorang pendengar Wahyuni, asal Tabunganen Tengah Batola, mengaku senang diundang pada acara berbuka kali ini. Apalagi dirinya juga mendapatkan hadiah paket Ramadhan, karena memenangkan Kuis Persada Sahur.
“Biarpun perjalanan yang saya tempuh lumayan jauh, sekitar 2 setengah jam, tapi saya puas dengan acara ini. Menyenangkan dapat berkumpul kembali dengan sesama Insan Persada lain, dan juga kru Abdi Persada. Semoga tahun depan, bisa berjumpa lagi,” ujarnya usai acara.
Sementara itu, Direktur Abdi Persada FM, Ibnu Min Haji menilai, kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dengan Insan Persada. Apalagi ini adalah yang pertama kalinya, setelah 2 tahun vakum akibat pandemi. Saya berharap, tahun depan bisa berjumpa lagi, dan mengundang lebih banyak pendengar,” harapnya.
Selain itu, Ibnu Min Haji memastikan, bahwa Insan Persada adalah bagian dari kemajuan Abdi Persada FM selama ini. Sebab tanpa pendengar setia, maka Abdi Persada tidak bisa maju seperti saat ini.
Pada kesempatan ini, Abdi Persada FM juga menyerahkan paket sembako kepada pendengar, yang berhasil menjadi pemenang Kuis Persada Sahur. Tercatat 10 Insan Persada mendapatkan paket Ramadhan dari BAZNAS Provinsi Kalsel. Mereka mewakili 50 pendengar lainnya, yang mendapatkan paket Ramadhan tersebut. (RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Intan 2022, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, bertempat di Lapangan Satpas Kilometer 21, Landasan Ulin Banjarbaru, pada Jum’at (22/4) pagi.
Apel Gelar Pasukan itu dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto dan dihadiri Sekda Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kajati Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsuddin Noor, Kabinda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Kepala Subseksi Dan Siaga Pencarian Dan Pertolongan Basarnas Kalsel, Kepala BPBD Kalsel, Kepala Jasa Raharja Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Kapolres Banjarbaru.
Kapolda Kalsel mengatakan, pada Operasi Ketupat tahun ini sebanyak 2.116 personel gabungan dikerahkan. Ribuan personel ini disebar ke 23 Pos Pengamanan yang didirikan. Meliputi Kota Banjarmasin 3 Pos, Kota Banjarbaru 2 Pos, Kabupaten Banjar 3 Pos, Kabupaten Tapin 2 Pos, Kabupaten HSS 2 Pos, Kabupaten HST 4 Pos, Kabupaten Balangan 1 Pos, Kabupaten Tabalong 1 Pos, Kabupaten Tala 1 Pos, Kabupaten Tanbu 1 Pos, Kabupaten Kotabaru 1 Pos, dan Kabupaten Batola 2 Pos.
Selain itu, dalam Operasi Ketupat yang berlangsung selama 12 hari dimulai 28 April hingga 9 Mei 2022, Polda Kalsel tidak hanya mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) saja, namun juga menyediakan lokasi layanan kesehatan (Yankes) sebanyak 60 lokasi yang tersebar di masing-masing satuan wilayah (Satwil).
Adapun lokasi layanan kesehatan tersebut terdiri dari Polresta Banjarmasin 8 lokasi, Polres Banjarbaru 5 lokasi, Polres HSS 14 lokasi, Polres HST 20 lokasi, Polres Tabalong 12 lokasi, Polres Tala 2 lokasi, Poles Tanbu 2 lokasi, Polres Kotabaru 1 lokasi dan Polres Batola 4 lokasi.
Seiring dengan jumlah orang yang terdampak virus COVID-19 yang semakin hari semakin meningkat, maka Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto pun menginstruksikan jajarannya dan Dinas Kesehatan terkait / Gugus Tugas untuk bersama-sama dapat meningkatkan peran aktif pencegahan, penurunan dan mengantisipasi perkembangan wabah COVID-19.
Ditengah pelaksanaan ibadah Ramadhan dan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, upaya pencegahan penyebaran COVID-19 pun harus dilakukan salah satunya dengan menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi, sembari memberitahukan bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa.
“Terlebih pada tahun ini, pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan mudik, sehingga diperlukan langkah – langkah sinergi dengan seluruh stakeholder agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan Idul Fitri 1443 Hijriah atau 2022 Masehi, serta terhindar dari penularan COVID-19,” ujarnya. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru mendukung penuh status ibukota Provinsi Kalimantan Selatan yang telah ditetapkan di Banjarbaru sesuai Undang Undang Nomor 8 Tahun 2022.
Disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru Napsiani Samandi, secara kelembagaan pihaknya sudah mengeluarkan surat keputusan tentang dukungan terhadap ditetapkanya Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan. Pihaknya pun ditegaskan Napsiani siap, jika terjadi sengketa di Mahkamah Konstitusi.
“Kami, lembaga DPRD kota Banjarbaru sudah mengeluarkan keputusan tentang dukungan terhadap ditetapkannya Banjarbaru sebagai Ibu kota provinsi Kalimantan Selatan,”ujarnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (20/4).
Disebutkan Napsiani pula, keputusan dukungan tersebut pada 31 Maret lalu telah ditandatangani 3 (tiga) unsur pimpinan DPRD yakni Ketua DPRD Fadliansyah, 2 Wakil Ketua yakni Taufik Rachman dan dirinya sendiri, yang atas nama lembaga mewakili seluruh anggota DPRD yang ada.
“Dukungan ini adalah bentuk penguatan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2022 tentang provinsi Kalimantan Selatan, yang didalamnya menyebutkan bahwa ibu kota provinsi berkedudukan di kota Banjarbaru,” ucapnya lagi.
Selian itu dijelaskan Napsiani, dukungan atas status Banjarbaru sebagai ibukota Kalsel tersebut atas pertimbangan pihaknya menyikapi aspirasi masyarakat berdasarkan UU nomor 8 tahun 2022 yang baru disahkan pada 15 Februari lalu. Sehingga dipandang perlu dukungan DPRD secara kelembagaan.
Surat keputusan tersebut, menurut politisi PPP ini juga telah ditembuskan kepada gubernur Kalsel, wali kota Banjarbaru, kepala kejaksaan negeri, kepala PN, kepala kepolisian resor Banjarbaru dan Komandan Kodim 1006/Banjar.
“Dukungan yang dituangkan dalam keputusan DPRD nomor 188.4.43/06/III/DPRD/2022, ini juga sebagai antisipasi, jika ada yudicial review dari pemko Banjarmasin,” pungkasnya. (RDM/RH)
BANJARBARU – Dalam momentum Hari Kartini, Paman Birin bagi-bagi bingka bagi ASN dan karyawan-karyawati di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (21/4).
Tiba sekitar jam 14.00 WITA di depan kantor Setda Provinsi Kalsel, Paman Birin yang membawa bingka langsung disambut ASN dan karyawan-karyawati di lingkup kantor Setda Provinsi Kalsel.
Sebagai penghargaan Hari Kartini, ASN dan karyawati perempuan pun terlebih dulu mendapatkan kue bingka, yang secara bergiliran langsung diserahkan Paman Birin.
Bingka yang dibeli dari beberapa pelaku usaha UMKM yang ada di Banua ini pun secara khusus diberi nama Bingka Kartini.
Mendapat kue bingka yang langsung diserahkan oleh orang nomor satu di Kalsel, benar-benar membuat senang para ASN dan karyawan-karyawati.
Meski antre agar tertib untuk mendapatkan, namun secara bergiliran, Paman Birin menyerahkan langsung satu per satu.
“Alhamdulilah. Terimakasih Pak Gubernur Paman Birin,” ujar Naimah, salah satu karyawati yang menerima bingka.
Selain karyawan dan karyawati yang menerima, para kepala SKPD, staf ahli dan asisten di lingkup Pemprov Kalsel pun yang hadir di halaman kantor setda, juga mendapatkan bingka.
Selepas membagikan bingka, Paman Birin bersyukur bisa bersilaturahmi langsung dengan karyawan dan karyawati di kantor Setda Provinsi Kalsel.
Paman Birin pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh karyawan karyawati di lingkup Setda Provinsi Kalsel yang selama ini banyak membantu kegiatan – kegiatan dalam maupun luar kantor.
“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang telah begawi tanpa kenal lelah di kantor setda. Semoga ini menjadi ladang pahala bagi setiap pekerjaan pian sabarataan,” kata Paman Birin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)