TPA Regional Banjarbakula Dipastikan Tidak Beroperasi Selama Hari Raya Idul Fitri

BANJARBARU – Pada Pelaksanaan Hari raya Idul Fitri tahun 1443 Hijriyah tahun 2022, yang akan dilaksanakan umat muslim di Kalsel mulai Senin (2/5) hingga Selasa (3/5) mendatang, pihaknya akan menghentikan pengoperasian Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula selama pelaksanaan idul fitri. Penghentian operasi TPA ini masih dikoordinasikan dan dikomunikasikan bersama TPA Banjarbakula dan Kabupaten-Kota yang telah melakukan kerjasama untuk memproses sampah mereka di TPA Banjarbakula.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, pada Rabu (27/4) tadi menyampaikan, Terkait libur panjang Idulfitri, pihaknya masih berdiskusi dengan TPA Banjarbakula agar bisa menghentikan pengoperasian di hari pertama dan kedua perayaan idul fitri. Penghentian operasi TPA Banjarbakula ini bertujuan untuk memberikan kompensasi libur selama 2 hari kepada TPA Regional, dikarenakan tidak adanya cuti panjang seperti SKPD lainnya.

“Kami coba komunikasikan dengan teman-teman Kabupaten-Kota untuk sementara memproses sampah di TPA mereka dulu, baru hari rabu nya kita sudah mulai beraktivitas seperti hari biasa,” ungkap Hanifah.

Hanifah melanjutkan, dengan berhentinya pengoperasian TPA Banjarbakula selama 2 hari pada hari raya idul fitri, maka Kabupaten-Kota harus bisa memanajemen pengelolaan sampah mereka sendiri agar dapat terhindar dari kelebihan muatan sampah didaerah masing-masing selama idul fitri.

“Takutnya teman-teman Kabupaten-Kota apalagi TPA nya sudah Overload akan menjadi dampak yang besar untuk lingkungan,” lanjut Hanifah.

Dilanjutkan Hanifah, apabila pemberhentian sementara pengoperasian TPA tidak memungkinkan, pihaknya pun meminta pengiriman sampah ke Banjarbakula dilakukan siang hari setelah petugas merayakan Idulfitri bersama keluarga. (MRF/RDM/RH)

Diskop UKM Kalsel Gelar Pasar Rakyat UMKM Bergerak

BANJARMASIN – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pasar rakyat UMKM bergerak, yang dibuka Rabu (27/4).

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai menjelaskan, dalam kegiatan pasar rakyat UMKM bergerak ini, diikuti sebanyak 47 pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang tersebar di 13 kabupaten dan kota, dengan tujuan membangkitkan perekonomian dan membantu warga dalam memenuhi keperluan bulan Ramadhan serta persiapan hari raya Idul Fitri.

“Harga yang ditawarkan dalam pasar rakyat UMKM bergerak ini lebih murah daripada di pasaran,” ucapnya

Disampaikan Rifai, dalam pasar rakyat UMKM bergerak ini, yang dijual berbagai produk mulai dari bahan pokok seperti telur, gula pasir, bawang merah, bawang putih dan minyak goreng, makanan siap saji, dan berbagai minuman kesehatan.

“Kain sasirangan serta tas purun kreasi juga ada dijual,” jelasnya

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM Elisa mengatakan, pihaknya mempromosikan kain sasirangan yang berkreasi yaitu dengan ecoprint. Kombinasi kain sasirangan, batik dan ecoprint warna, saat ini ramai dibeli dan diminati warga di banua anam.

Pelaku UMKM, Elisa

“Produk yang kami jual mukena, dan pakaian jadi tunik,” tutupnya.

Salah satu pembeli di stand pasar rakyat UMKM Bergerak

Untuk diketahui, pasar rakyat UMKM bergerak, dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar dihadiri beberapa SKPD dilingkup Kalsel, berlokasi di halaman kantor Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan A Yani KM 7,8 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. (NHF/RDM/RH)

Tranformasi Pembayaran Digital, CBS Jadi Pilot Project Cashless

BANJAR – Pertokoan Permata Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Kabupaten Banjar, yang dikelola Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) terpilih sebagai pilot project dalam penerapan cashless.

Foto bersama saat melakukan sosialisasi cashless di lokasi sentral batu permata CBS Martapura, Banjar.

Dewan Pengawas Perumda PBB Martapura, Khairullah Ansyari, mengungkapkan, program digitalisasi tersebut merupakan hasil kerjasama dengan Bank Kalsel Syariah. Tujuannya, untuk mempermudah dalam bertransaksi.

Foto bersama saat melakukan sosialisasi cashless di lokasi sentral batu permata CBS Martapura, Banjar.

“Serta lebih mendukung slogan Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri dan Agamis,” ujarnya dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM, Rabu (27/4) siang.

Program ini merupakan tindak lanjut permintaan dari Bank Indonesia (BI) kepada Pasar Bauntung Batuah untuk Menjadikan Pertokoan Permata Cahaya Bumi Selamat sebagai Pilot project Penerapan Cashless pasar rakyat di Kabupaten Banjar.

”Ini untuk menyiapkan event skala nasional yang akan di selenggarakan di Kabupaten Banjar yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional tahun 2022,” jelas Ansyari.

Sebelumnya, Divisi Usaha Syariah Bank Kalsel menaungi KCS Banjarmasin dan KCPS Martapura juga melakukan sosialisasi Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) hingga pembukaan rekening Bank Kalsel Syariah di Pasar Permata CBS Martapura, Selasa (26/4) lalu.

Dalam sosialisasi bersama Perumda Pasar Bauntung Batuah Martapura, Kabupaten Banjar, Kepala Bank Kalsel Syariah Banjarmasin Yuanitha Evayqnthi, menerjunkan Kepala Bagian Dana dan Kelembagaan DUS Bank Kalsel, Ratu Mashamidah.

Juga turut hadir dan mendampingi di lapangan yaitu Manager Dana dan Kelembagaan Divisi Usaha Syariah Bank Kalsel, Adita Evianty Asisten dan Kepala Bank Kalsel KCP Syariah Martapura, Angga Ginanjar Prasetya. (PEMKAB.BJR- RHS/RDM/RH)

DPRD Kalsel Sampaikan Hasil Rekomendasi LKPJ Kepada Eksekutif

BANJARMASIN – Agenda Rapat Paripurna mengenai Hasil Rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan terkait Laporan PertanggungJawaban (LKPj) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2021, Rabu (27/4).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Karmila beserta Anggota Dewan lainnya.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengatakan dalam memberikan rekomendasi ini melalui Keputusan DPRD atas pertimbangan Badan Musyawarah telah menyetujui untuk membentuk Empat Panitia Khusus yang bertugas membahas LKPj ini yaitu Pembahas Bidang Hukum dan Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Keuangan, Bidang Pembangunan dan Infrastruktur, Bidang Kesejahteraan Rakyat .

“Panitia Khusus tersebut telah melaksanakan pembahasan materi dan substansi LKPj dan sebagai proses akhir pembahasan pansus telah membuat rekomendasi serta telah diambil keputusan untuk menyetujui rekomendasi masing-masing Pansus, ” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila menambahkan bahwa DPRD Kalsel telah mempertimbangkan serta menyetujui pembentukan Empat Panitia Khusus (Pansus) dalam menjalankan tugas dibidangnya masing-masing untuk membahas LKPj.

“Penyampaian Rekomendasi DPRD Provinsi kalimantan Selatan ini merupakan catatan strategis sebagai wujud nyata tugas dan fungsi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan pada masyarakat dan merupakan progres report dari Penyelenggaraan Pemerintah Daerah selama satu tahun,” jelas Karmila. (NRH/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Masih Rawat Dua Pasien COVID-19

BANJARMASIN – Jelang libur cuti bersama lebaran Idul Fitri mendatang, RSUD Ulin Banjarmasin mengingatkan COVID-19 masih ada di Kalimantan Selatan.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar mengatakan, saat ini masih ada dua pasien Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin. Pasien tersebut berusia dewasa dan balita.

“Selama Bulan Ramadhan ini kondisi pasien COVID-19 sudah sangat jauh berkurang,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (27/4).

Tercatat, lanjutnya, saat ini masih ada dua pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin.Dengan kondisi sesak napas, sehingga diperlukan perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin.

“Akhir-akhir ini, kasus COVID-19 terus mengalami penurunan. Begitu juga untuk angka kematian hampir tidak ada lagi. Sehingga diharapkan kasus COVID-19 tidak adalagi di Bumi Lambung Mangkurat ini,” jelas Izzak.

Oleh karena itu, warga Kalimantan Selatan dihimbau untuk tetap waspada, terhadap COVID-19 selama libur cuti bersama Idul Fitri.

“Saat ini memasuki minggu terakhir pelaksanaan puasa Ramadhan, setelah itu masyarakat merayakan hari kemenangan Idul Fitri,” ucapnya.

Pada saat merayakan hari raya Idul Fitri tersebut, masyarakat melakukan berkumpul bersama keluarga, mudik, serta lainnya.

“Masyarakat perlu diingat Pandemi COVID-19 masih belum berakhir. Agar masyarakat dapat terus berhati hati, menerapkan protokol kesehatan COVID-19, memakai masker, menjaga jarak, minum vitamin, berolahraga ringan, serta lainnya,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

Jelang Idul Fitri, Sampel Pengujian dan Kalibrasi di BPSMB Disdag Kalsel Terus Berdatangan

BANJARBARU – Meski beberapa hari lagi umat muslim akan merayakan lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah. Namun, sampel layanan pengujian dan kalibrasi terus saja berdatangan.

Kepala Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Kalsel, Tanwiriah, mengatakan, pihaknya kini telah menerima sampel hampir di atas 200. Kendati demikian, langkah tersebut merupakan capaian baik dalam penerimaan PAD April 2022.

“Sementara untuk layanan pengantaran baik sampel atau alat yang diuji hingga dikalibrasikan ke kantor induk itu kami menerima batas akhirnya hingga 28 April 2022 dan pengerjaannya nanti selesai lebaran,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Selasa (26/4).

Sebagai bentuk dedikasi terhadap pelanggannya, sebanyak 560 sampel sudah mereka dilayani bahkan diprakirakan akan terus mengalami penambahan per harinya.

“Alhamdulillah, ini merupakan capaian luar biasa di bulan Ramadan,” ucap mantan Kabag Keuangan RSJ Sambang Lihum itu.

Sementara layanan kalibrasi yang dilaksanakan selama Ramadan ini, beber Tanwiriah, sudah berhasil terealisasi 920 alat.

“Dari total keseluruhan ini sudah masuk dalam layanan insitu dan kantor induk di BPSMB Kalsel,” tuturnya.

Terlebih pada Ramadan kali ini, dirinya membeberkan, sudah hampir setiap hari pegawai teknis BPSMB Kalsel memenuhi jadwal secara insitu baik dalam maupun luar daerah.

“Hari ini saja ada sekitar 22 permintaan termasuk yang di luar Kalsel bahkan hingga 28 April masih ada jadwal yang harus didatangi,” ungkapnya.

Melihat kemajuan pesat itu, tak hanya perusahaan yang kini menjadi pelanggan tetap, sejumlah instansi pemerintahan mulai melirik keberadaan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Provinsi Kalsel.

“Kami juga mulai mendapatkan pelanggan baru dari beberapa instansi pemerintahan,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Plaza Pelayanan Publik Kecamatan Simpang Empat Diharapkan Permudah Masyarakat Bayar PKB

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Martapura, mengapresiasi dibukanya pelayanan publik di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar yang dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur pada Kamis (31/3) lalu. Dengan adanya Plaza Pelayanan Publik di Kecamatan Simpang empat, maka dapat mempermudah pengurusan dokumen kependudukan, izin usaha, hingga pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan.

Kepala UPPD Samsat Martapura Zulkifli menyampaikan, untuk menambah pelayanan pembayaran  pajak bermotor, pihaknya berkerjasama bersama Pemerintah Kabupaten Banjar untuk ikut membuka Pelayanan Kesamsatan yang terletak di dalam Plaza tersebut, sehingga masyarakat sekitar dapat dengan mudah membayar pajak bermotor, baik PKB Pertahun, maupun Pajak Kendaraan bermotor Online.

“Pelayanan Ke Samsatan kami buka pada Senin (11/4) lalu, dengan begitu masyarakat sekitar dapat dengan mudah membayar pajak,” ungkap Zulkifli, Selasa (26/4).

Zulkifli menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui UPPD Samsat Martapura juga akan kembali menjalin kerjasama, untuk mengisi pelayanan kesamsat’an di Plaza Pelayanan Publik Kecamatan Gambut, yang direncanakan dibuka pada awal tahun 2023 mendatang.

“Dengan dibukanya Pelayanan Kesamsat’an di Plaza Pelayanan Publik Kecamatan Gambut, maka masyarakat di Kecamatan Gambut, Kecamatan Aluh-aluh, Kecamatan Kertak Hanyar, akan mudah mengurus pembayaran pajak,” tutup Zulkifli. (MRF/RDM/RH)

Pekan Keempat Jelang Idul Fitri, Harga Kedelai di Kalsel Naik

BANJARBARU – Harga komoditi kedelai pada pekan keempat April 2022 di Kalimantan Selatan naik sebesar 2,5 persen atau sekitar Rp13.615. Meski pada minggu kelima hanya berada di kisaran harga Rp13.282.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Fathurrahman, mengatakan, meski tidak naik secara siginifikan. Tetapi, justru bakal sangat berpengaruh terhadap industri pengolah tahu dan tempe.

“Yang mengalami kenaikan saat ini memang kedelai namun hanya sekitar Rp400 saja,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Selasa (26/4).

Diungkapkannya, selama ini untuk pemasok kedelai yang menjadi bahan baku utama dalam industri pengolahan tahu dan tempe diakui memang diterima dari luar daerah.

“Memang kedelai 100 persen kita impor di luar daerah yakni Jawa Timur dan bahkan ada yang dari luar negeri,” ungkap mantan Kadis TPH Kalsel dan Staf Ahli Gubernur itu.

Namun, ia membeberkan, pada pekan kelima Maret 2022 lalu diketahui harga komoditi kedelai yang dijual dipasaran hanya berkisar Rp13.282.

“Tetapi, sekarang diminggu keempat atau April ini naik 2,5 persen menjadi Rp13.615,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Juni 2022, Pemprov Kalsel Buka Pendaftaran Parpol

BANJARBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan pemungutan suara Pemilu 2024 dilakukan pada 14 Februari 2024 mendatang.

Meski masih dua tahun lagi, Kepala Bidang Politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalsel, Ida Saptika Dewi mengungkapkan, pendaftaran partai politik (parpol) yang akan mengikuti Pemilu akan dimulai pada 7 Juni mendatang.

“Dimulai dari pendaftaran, verifikasi, dan penetapan,” ucapnya, Selasa (26/4).

Ida mengaku, pihaknya juga akan melakukan penyerahan dana bantuan partai politik (banpol), agar dapat digunakan untuk berkegiatan menuju Pemilu 2024 mendatang.

“Kita akan serahkan banpol di Banjarmasin, pada Kamis 28 April 2022,” jelasnya.

Tak hanya kepada parpol, persiapan Pemilu juga akan dilakukan kepada para pemilih suara, terutama kepada penyangga disabilitas dan pelajar.

“Kita akan sosialisasikan dan memberi mereka pendidikan politik, agar tidak menyia-nyiakan hak pilih mereka,” terangnya.

Khusus untuk para pelajar yang tergolong pemula, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel.

“Kita akan mendata terlebih dahulu siswa yang sudah mendapatkan hak pilih,” tutupnya.

Indeks Demokrasi Kalsel tahun 2022 ini ditargetkan dapat menyentuh angka 70 poin.

Dengan seluruh kesiapan tersebut, Ida berharap Indeks Demokrasi Kalsel akan meningkat di tahun ini.

“Kita harapkan Indeks Demokrasi Kalsel tahun dapat melebihi target,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Sopir Angkutan Umum di Terminal Kilometer 6 Banjarmasin Dites Narkoba

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, tes narkoba untuk sopir angkutan umum di Terminal Tipe B Kilometer 6 Banjarmasin, Selasa (26/4).

Kepala BNN Kalsel Jackson Lapalongan (Topi) bersama Kadishub Kalsel Rusdiansyah

Kepala BNN Provinsi Kalimantan Selatan Jackson Lapalongan mengatakan, dilaksanakan kegiatan tes narkoba untuk para sopir angkutan umum, jelang pelaksanaan arus mudik lebaran Idul Fitri Tahun 2022.

“Tujuan dari digelarnya tes narkoba para sopir angkutan umum ini, Untuk keselamatan bagi para penumpang angkutan umum tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan, lanjut Jackson, tes narkoba yang dilakukan saat ini, pihaknya mengambil sampel dari 40 sopir yang ada dikawasan Terminal Tipe B kilometer 6 Banjarmasin.

“Untuk pemeriksaan saat ini, tidak ditemukan hasil yang positif. Apabila nantinya ditemukan ada yang positif narkoba. Maka, akan ditindaklanjuti. Seperti, pelaporan kepada pihak kepolisian serta lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdiansyah mengatakan, tes narkoba untuk sopir angkutan umum di terminal kilometer 6 ini, rutin dilakukan setiap menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri.

“Apabila ditemukan ada sopir yang positif mengkonsumsi narkoba, maka kami melarang sopir tersebut, untuk menjalankan angkutan mereka tersebut,” ucap Rusdiansyah. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version